Anda di halaman 1dari 2

BAB III METODELOGI PENELITIAN

1.1 Bahan
Bahan penelitian ini adalah tanah lempung yang diambil dari daerah Panam Pekanbaru, sedangkan bahan penstabilisasinya adalah Abu Dasar (Bottom Ash) hasil limbah padat pembakaran batu bara. Yang banyak ditemukan pada PLTU.

1.2 Metode Metode penelitian ini dari awal hingga berakhirnya penelitian secara rinci mengacu pada langkah berikut ini:
1. mulai 2. persiapan tanah dan peralatan 3. pengujian tanah lempung asli tanpa bahan tambahan o Atteberg Test (Konsistensi Kekentalan) o Standard Compaction Test (Pemadatan Standar) o Permeabilitas (k) o Kadar Air (w)

4. pembuatan benda uji Tanah + 15 % Abu dasar Tanah + 30 % Abu dasar Tanah + 45 % Abu dasar Tanah + 60 % Abu dasar Tanah + 75 % Abu dasar 5. penambahan kadar air 6. pengujian benda uji - CBR - Swelling - Unconfined Compression 7. hasil penelitian 8. selesai

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN


4.1 Kesimpulan Tanah merupakan dasar dari suatu struktur atau kontruksi, baik itu kontruksi banguanan maupun kontruksi jalan, dan menjadi masalah apabila memiliki sifat sifat yang buruk. Sifat sifat yang buruk dari tanah dapat menggangu suatu kontruksi sehingga kontruksi dapat mengalami kerusakan struktur. Dalam masalah tanah penting untuk mengetahui pengaruh kadar air terhadap sifat-sifat mekanis tanah. Salah satu upaya untuk mendapatkan sifat tanah yang memenuhi syarat-syarat teknis tertentu adalah dengan metode stabilisasi tanah.

1. 2. 3. 4. 5.

Stabilitas tanah ekspansif yang murah dan efektif adalah dengan menambahkan bahan kimia tertentu, dengan penambahan bahan kimia dapat mengikat mineral lempung menjadi padat, sehingga mengurangi kembang susut tanah lempung. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan Abu Dasar (Bottom Ash) ke tanah lempung.Abu Dasar (Bottom Ash) adalah salah satu limbah padat yang dihasilkan dari proses pembakaran batubara dalam PLTU. Persentasi abu dasar yang di campurkan adalah sebagai berikut: Tanah + 15 % Abu dasar Tanah + 30 % Abu dasar Tanah + 45 % Abu dasar Tanah + 60 % Abu dasar Tanah + 75 % Abu dasar Penambahan limbah batubara dapat meningkatkan kualitas tanah sehingga dapat menguragi laju pengembangan dan plastisitas tanah. 4.2 Saran Untuk penelitian selanjutnya peneliti menyarankan agar pengembangan penelitian tentang tanah lempung dapat terus dilakukan dengan cara yang lebih mudah dan efisien, karena tanah merupkan dasar dari berbagai struktur.

DAFTAR PUSTAKA
Hardiyatmo, H.C. 2002. Mekanika Tanah 1. Jogja: Gajah Mada University Press. Sudjianto, A.T. 2007. Stabilitas Tanah Lempung Ekspansif dengan Garam Dapur (NaCl). Jurnal Teknik Sipil. 10:53-63.