Anda di halaman 1dari 5

BAB 6 IMPLEMENTASI FORTRAN DALAM MENCARI INVERS MATRIKS

TUJUAN PRAKTIKUM Tujuan Instruksi Umum: Mengarahkan mahasiswa agar dapat memahami proses inversi matriks dengan menggunakan Metode Gauss - Jordan

Tujuan Instruksi Khusus: Agar praktikan dapat membuat suatu program dengan menggunakan Fortran untuk mencari nilai inversi matriks dengan menggunakan metode Gauss - Jourdan

MATERI PRAKTIKUM Mengerjakan eliminasi dengan menggunakan transformasi elementer baris / kolom dari suatu matriks, yaitu : Penukaran baris / kolom ke-i dengan baris / kolom ke-j Perkalian baris / kolom ke-i dengan skalar Bij (A) atau Kij (A)

Bi ()(A) atau Ki ()(A) Bij ()(A)

Penambahan baris / kolom ke-i dengan kali baris / kolom ke-j atau Kij ()(A)

Untuk mencari akar (solusi) persamaan linier simultan, metode numerik yang digunakan adalah : Eliminasi Gauss-Jourdan Iterasi Gauss-Seidel Tetapi, Metode Gauss-Jourdan dapat juga digunakan untuk mencari invers suatu matriks. Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika-2010 29

6.1 Metode Gauss-Jourdan Misalkan PLS : Anxn Xnx1 = bnx1 Mencari solusi dengan 2 langkah, yaitu : Mengeliminir x1 s/d xn-1 Ax = b dibuat menjadi bentuk X*x=b* dengan A* adalah matriks segitiga atas Melakukan subtitusi mundur, sehingga diperoleh xn, x n-1, , x2, x1 Contoh : a11x1 + a12x2 + a13x3 = b1 a21x1 + a22x2 + a23x3 = b2 a31x1 + a32x2 + a33x3 = b3 Mengeliminir x1 pada baris ke dua (membuat koefisien x1 pada baris kedua menjadi nol). Eleminir x1 pada baris ketiga. Setelah eliminir x1 maka diperoleh : a11x1 + a12x2 + a13x3 = a14

a22*x2 + a23*x3 = a24* a32*x2 + a33*x3 = a34* Eliminir x2 pada baris ke tiga, maka diperoleh : a11x1 + a12x2 + a13x3 = a14

a22*x2 + a23*x3 = a24* a33*x3 = a34* Langkah berikutnya adalah subtitusi mundur (back subtitution) dari persamaan ke-3 x3 = a34* / a33* 30

Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika-2010

Subtitusikan x3 kepersamaan ke-2 sehingga diperoleh : x2 = (a24* - a23*x3) / a22* Subtitusikan x3 dan x2 kepersamaan ke-1 sehingga diperoleh x1. Dengan demikian diperoleh x1, x2, x3 sedemikian sehingga Ax = b.

6.1.1 Metode Gauss-Jordan dalam Mencari Invers suatu Matriks Suatu matriks bujur sangkar A berordo (N X N) dikatakan memiliki invers matriks yang berordo (N X N) jika berlaku hal-hal sebagai berikut: A * A-1 = I N A-1 * A = I N Dimana I N adalah matriks identitas yang berordo (N X N). Disamping itu untuk dapat dikatakan suatu matriks memiliki invers adalah matriks tersebut harus merupakan matriks non singular atau determinan dari matriks tersebut tidak sama dengan nol. Ada beberapa metode umum untuk mencari determinasi sutu matriks anatara lain: Metode matriks adjoint Metode penyapuan / eleminasi Gauss (yang dimodfikasi menjadi eleminasi gauss - jourdan) Namun dalam modul ini hanya akan dibahas mengenai metode gauss-jourdan untuk menganalisa determinasi suatu matriks. Contoh:

Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika-2010

31

Diketahui suatu matriks : 2 A= 3 2 Langkah Penyelesaian : 1. Mula - mula matriks tersebut dirangkai dengan matriks identitas dengan ordo yang sama. 4 5 1 4 3 2

2 3 2 2.

4 5 1

4 3 2

1 0 0

0 1 0

0 0 1

Tentukan Pivot dari matriks A yaitu A(1,1) untuk menolkan A(2,1) dan A(3,1) dengan membagi 2 untuk baris pertama : 2 3 2 4 5 1 4 3 2 1 0 0 0 1 0 0 0 1

3.

Kurangi baris kedua dengan 3 kali baris pertama; baris ketiga dengan 2 kali baris pertama.

1 0 0

2 -1 -3

2 -3 -2

-1

0 0

0 0 1

-3/2 1

4.

Elemen A(2,2) sekarang menjadi pivot, untuk menolkan A(3,2).Untuk itu baris kedua dikalikan dengan -1 dan baris ketiga ditambah 3 kali baris kedua tersebut. 1 0 0 2 1 0 2 3 7 0 0 0 1

3/2 -1 7/2 -3

Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika-2010

32

5.

Elemen A(3, 3) dijadikan pivot 1 0 0 2 1 0 2 3 1 0 0 0

3/2 -1

-3/7 1/7

6.

Elemen A (3,3) ini kemudian menolkan A(2,3) dan A(1,3)

1 0 0 7.

2 1 0

0 0 1

-1/2 6/7 -2/7 0 2/7 -3/7 -3/7 1/7

Terakhir A(2,2) menolkan A(1,2) 1 0 0 0 1 0 0 0 1 -1/2 2/7 4/7 0 2/7 -3/7 -3/7 1/7

8.

Matriks Invers A adalah

A-1 = 0

2/7 4/7 2/7 -3/7 -3/7 1/7

Untuk dapat mengetahui langkah-langkah pembuatan programnya, perhatikan dan ikuti dengan seksama Activity Lab yang telah disediakan.

Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika-2010

33