Anda di halaman 1dari 13

BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Ilmu kimia secara sejarah merupakan pengembangan baru, tapi ilmu ini berakar pada

alkimia yang telah dipraktikkan selama berabad-abad di seluruh dunia. Alkimiawan menemukan banyak proses kimia yang menuntun pada pengembangan kimia modern. Kita sering menemui unsur di sekitar kita. Apabila kita sebutkan satu per satu akan sangat sulit karena saat ini telah ditemukan kurang lebih 11 unsur. !ebagian besar merupakan unsur yang ditemukan di alam dan berjumlah "#, sedangkan unsur lainnya merupakan unsur buatan. $ntuk mempelajari tiap-tiap unsur, pembahasannya sangat kompleks karena si%at-si%at unsur ber&ariasi antara satu dengan yang lainnya dan jika kita mempelajari satu demi satu alangkah sulitnya. $nsur-unsur tersebut perlu dikelompokkan supaya mudah dalam mempelajarinya.. 'al inilah yang mendorong para ahli dari dulu untuk mengelompokkan unsur. Bagaimana mengelompokkan unsur-unsur dengan jumlah yang besar dan si%at yang berbeda-beda( )engelompokkan dilakukan dengan membandingkan si%at-si%at unsur. *asar pertama yang digunakan untuk mengelompokkan unsur adalah kemiripan si%at, kemudian kenaikan massa atom, dan sekarang berdasarkan kenaikan nomor atom. )engelompokkan unsur mengalami perkembangan dari pengelompokkan unsur yang paling sederhana berdasarkan si%at logam dan bukan logam, kemudian disusuli sistem triad *obereiner, sistem okta% +ewlands, system periodik ,endeleye&, dan sistem periodik yang kita gunakan saat ini -'enry .. ,oseley/. B. Rumusan Masalah Bagaimana si%at-si%at sistem periodik modern( C. Tujuan Penulisan ,akalah ini dibuat untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Ibu dosen untuk kelancaran berlangsungnya proses kuliah.

13

BAB II ISI )ada awal abad #0, pengetahuan kita terhadap atom mengalami perkembangan yang sangat mendasar. )ara ahli menemukan bahwa atom bukanlah suatu partikel yang tak terbagi melainkan terdiri dari partikel yang lebih kecil yang di sebut partikel dasar atau partikel subatom. Kini atom di yakini terdiri atas tiga jenis partikel dasar yaitu proton, elektron, dan neuron. 1umlah proton merupakan si%at khas dari unsur, artinya setiap unsur mempunyai jumlah proton tertentu yang berbeda dari unsur lainya. 1umlah proton dalam satu atom ini disebut nomor atom. !istem )eriodik ,odern -2abel )eriodik ,odern/ merupakan 2abel )eriodik ,endele& yang telah disempurnakan oleh 'enry .wyn 1e%%reis ,oseley pada tahun 1"13 melakukan eksperimen pengukuran panjang gelombang unsur menggunakan sinar-4 dalam memperbaiki susunan 2abel )eriodik ,endele&. ,oseley berhasil menemukan kesalahan dalam tabel periodik ,endelee& dimana si%at yang dimiliki oleh unsur sangat banyak. )ada tahun 1"15, berdasarkan hasil eksperimen 'enry . 1 ,oseley tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa si%at dasar atom bukan didasari oleh massa atom relati&e, melainkan berdasarkan kenaikan jumlah proton. 'al tersebut diakibatkan adanya unsur-unsur yang memiliki massa atom berbeda, tetapi memiliki jumlah proton sama atau disebut isotop. Kenaikan jumlah proton ini mencerminkan kenaikan nonor atom unsur tersebut. )engelompokan unsurunsur sisitem periodik modern merupakan penyempurnaan hukum periodik ,endelee&, yang di sebut juga sistem periodik bentuk panjang. !istem periodik modern disusun berdasarkan kebaikan nomor atom dan kemiripan si%at. Lajur-lajur hori6ontal, yang disebut periode disusun berdasarkan kenaikan nomor atom 7 sedangkan lajur-lajur &ertikal, yang disebut golongan, disusun berdasarkan kemiripan si%at. !istem periodik modern terdriri atas 8 periode dan menjadi golongan A- IA-9IIIA / dan golongan. !etiap golongan dibagi lagi golongan B -IB : 9IIIB/.

$nsur-unsur golongan A disebut golongan utama, sedangkan golongan B disebut golongan transisi. .olongan-golongan juga dapat ditandai dengn bilangan 1 sampai dengan 1 secara berurutan dari kiri ke kanan. *engan cara ini maka unsur transisi terletak pada golongan 3 sampai golongan 1#. )ada periode ; dan 8 terdapat masing-masing 15 unsur yang disebut unsur-

13

unsur transisi dalam, yaitu unsur-unsur antanida dan aktinida. $nsur-unsur transisi dalam semua termasuk golongan IIIB. $nsur-unsur lantanida pada periode ; golongan IIIB, dan unsur-unsur aktinida pada periode 8 golongan IIIB. )enempatan unsur-unsur tersebut di bagian bawah tabel periodik adalah untuk alasan teknis, sehingga da%tr tidak terlalu panjang. *a%tar asli ,endeleye& mengalami banyak perubahan, namun masih terlihat pada sistem periodik modern. Ada berbagai macam sistem periodik, tetapi yang sering digunakan adalah sistem periodik panjang. *a%tar ini disusun berdasarkan kon%igurasi elektron dari atom unsurunsur. $nsur-unsur dengan kon%igurasi elektron yang mirip mempunyai si%at-si%at kimia yang mirip. 1adi si%at unsur ini ada hubungannya dengan kon%igurasi elektron. Sifat-Sifat Peri !i" Unsur Ada beberapa si%at periodik unsur yang terdapat dalam tabel periodik, yaitu< a. Jari-jari atom 1ari-jari atom merupakan jarak elaktron terluar ke inti atom dan menunjukan ukuran suatu atom. 1ari-jari atom sukar diukur sehingga pengukuran jari-jari atom dilakukan dengan cara mengukur jarak inti antar dua atom yang berikatan sesamanya.

13

*alam suatu golongan, jari-jari atom semakin ke atas cenderung semakin kecil. 'al ini terjadi karena semakin ke atas, kulit elektron semakin kecil. *alam suatu periode, semakin ke kanan jari-jari atom cenderung semakin kecil. 'al ini terjadi karena semakin ke kanan jumlah proton dan jumlah elektron semakin banyak, sedangkan jumlah kulit terluar yang terisi elektron tetap sama sehingga tarikan inti terhadap elektron terluar semakin kuat. b. Jari-jari ion Ion mempunyai jari-jari yang berbeda secara nyata -signi%ikan/ jika dibandingkan dengan jari-jari atom netralnya.Ion bermuatan positi% -kation/ mempunyai jari-jari yang lebih kecil, sedangkan ion bermuatan negati% -anion/ mempunyai jari-jari yang lebih besar jika dibandingkan dengan jari-jari atom netralnya. c. Energi ionisasi 1ika dalam suatu atom terdapat satu elektron di luar subkulit yang mantab, elektron ini cenderung mudah lepas supaya mempunyai kon%igurasi seperti gas mulia. +amun, untuk melepaskan elektron dari suatu atom dperlukan energi. =nergi yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari suatu atom dinamakan energi ionisasi. *alam suatu periode semakin banyak elektron dan proton gaya tarik menarik elektron terluar dengan inti semakin besar -jarijari kecil/ Akibatnya, elektron sukar lepas sehingga energi untuk melepas elektron semakin besar. 'al ini berarti energi ionisasi besar. 1ika jumlah elektronnya sedikit, gaya tarik menarik elektron dengan inti lebih kecil -jarijarinya semakain besar/. Akibatnya, energi untuk melepaskan elektron terluar relati% lebih kecil berarti energi ionisasi kecil. $nsur-unsur yang segolongan < energi ionisasi makin ke bawah makin kecil, karena elektron terluar makin jauh dari inti -gaya tarik inti makin lemah/, sehingga elektron terluar makin mudah di lepaskan. $nsur-unsur yang seperiode < energi ionisai pada umumnya makin ke kanan makin besar, karena makin ke kanan gaya tarik inti makin kuat. Kekecualian <

13

$nsur-unsur golongan II A memiliki energi ionisasi yang lebih besar dari pada golongan III A, dan energi ionisasi golongan 9 A lebih besar dari pada golongan 9I A.

d. Afinitas elektron A%initas elektron ialah energi yang dibebaskan atau yang diserap apabila suatu atom menerima elektron. 1ika ion negati% yeng terbentuk bersi%at stabil, maka proses penyerapan elektron itu disertai pelepasan energi dan a%initas elektronnya dinyatakan dengan tanda negati&e. Akan tetapi jika ion negati&e yang terbentuk tidak stabil, maka proses penyerapan elektron akan membutuhkan energi dan a%initas elektronnya dinyatakan dengan tanda positi%. 1adi, unsur yang mempunyai a%initas elektron bertanda negati% mempunyai kecenderungan lebih besar menyerap elektron daripada unsur yang a%initas elektronnya bertanda positi%. ,akin negati&e nilai a%initas elektron berarti makin besar kecenderungan menyerap elktron.

13

*alam satu periode dari kiri ke kanan, jari-jari semkain kecil dan gaya tarik inti terhadap elektron semakin besar, maka atom semakin mudah menarik elektron dari luar sehingga a%initas elektron semakin besar. )ada satu golongan dari atas ke bawah, jari-jari atom makin besar, sehingga gaya tarik inti terhadap elektron makin kecil, maka atom semakin sulit menarik elektron dari luar, sehingga a%initas elektron semakin kecil.

e. Keelektronegatifan Kelektronegati%an adalah kemampuan suatu atom untuk menarik elektron dari atom lain. >aktor yang mempengaruhi keelektronegati%an adalah gaya tarik dari inti terhadap elektron dan jari-jari atom. 'arga keelektronegati%an bersi%at relati% -berupa perbandingan suatu atom yag lain/. $nsur-unsur yang segolongan < keelktronegati%an makin ke bawah makin kecil, karena gaya taikmenarik inti makin lemah. $nsur-unsur bagian bawah dalam sistem periodik cenderung melepaskan elektron. $nsur-unsur yang seperiode < keelektronegati%an makin kekanan makin besar.keelektronegati%an terbesar pada setiap periode dimiliki oleh golongan 9II A -unsur-unsur halogen/. 'arga

13

kelektronegati%an terbesar terdapat pada %lour ->/ yakni 5,0, dan harga terkecil terdapat pada %ransium ->r/ yakni 0,8. 'arga keelektronegati%an penting untuk menentukan bilangan oksidasi -biloks/ unsur dalam sutu senyawa. 1ika harga kelektronegati%an besar, berarti unsur yang bersangkutan cenderung menerim elektron dan membentuk bilangan oksidasi negati%. 1ika harga keelektronegati%an kecil, unsur cenderung melepaskan elektron dan membentuk bilangan oksidasi positi%. 1umlah atom yang diikat bergantung pada elektron &alensinya.

f. Sifat logam dan non logam !i%at-si%at unsur logam yang spesi%ik, antara lain < mengkilap, menghantarkan panas dan listrik, dapat ditempa menjadi lempengan tipis, serta dapat ditentangkan menjadi kawat ? kabel panjang. !i%at-si%at logam tersebut diatas yang membedakan dengan unsur-unsur bukan logam. !i%at-si%at logam, dalam sistem periodik makin kebawah makin bertambah, dan makin ke kanan makin berkurang.

13

Batas unsur-unsur logam yang terletak di sebelah kiri dengan batas unsur-unsur bukan logam di sebelah kanan pada system periodic sering digambarkan dengan tangga diagonal bergaris tebal. $nsur-unsur yang berada pada batas antara logam dengan bukan logam menunjukkan si%at ganda. @ontoh < 1. Berilium dan Aluminium adalah logam yang memiliki beberapa si%at bukan logam. 'al ini disebut unsur-unsur am%oter. #. Baron dan !ilikon adalah unsur bukan logam yang memiliki beberapa si%at logam. 'al ini disebut unsur-unsur metalloid. g. Kereaktifan Aeakti% artinya mudah bereaksi. $nsur-unsur logam pada system periodik, makin ke bawah makin reakti%, karena makin mudah melepaskan elektron. $nsur-unsur bukan logam pada sistem periodik, makin ke bawah makin kurang reakti%, karena makin sukar menangkap elektron. Kereakti%an suatu unsur bergantung pada kecenderungannya melepas atau menarik elektron. 1adi, unsur logam yang paling reati% adalah golongan 9IIA -halogen/. *ari kiri ke kanan dalam satu periode, mula-mula kereakti%an menurun kemudian bertambah hingga golongan 9IIA. .olongan 9IIA tidak reakti%. g. Sifat Magnetik !i%at ,agnetik -)ercobaan Stern-Gerlach/< Interaksi antara atom-atom yang mempunyai elektron berpasangan dalam orbitalnya dengan medan magnet menyebabkan atom ditolak medan magnet -diamagnetik/. 1ika dalam orbital atom terdapat elektron tidak berpasangan, maka atom akan ditarik medan magnet -paramagnetik/. !emakin banyak terdapat elektron tidak berpasangan, maka si%at paramagnetiknya semakin kuat. h. Titik didih dan titik leleh !emakin cepat suatu cairan mendidih maka semakin kecil titik didihnya. *alam system periodic,semakin ke bawah suatu golongan maka semakin basa, sedangkan semakin ke samping suatu periode maka semakin asam.

13

BAB III PENUTUP

#esim$ulan % SIFAT-SIFAT PERIODIK A. 1ari-jari atom 1ari-jari atom adalah jarak dari inti atom hingga ke kulit terluar. .olongan < semakin ke bawah jari-jarinya semakin besar )eriode < semakin ke kanan jari-jarinya semakin kecil. B.energi ionisasi =nergi ionisasi diperlukan untuk melepas electron pada kulit terluar. ,akin kecil energi ionisasi makin mudah melepas electron,, sebaliknya makin besar makin sukar melepas electron. .olongan < semakin ke bawah energi ionisasinya semakin kecil )eriode < semakin ke kanan energi ionisasinya semakin besar. @.Keelektronegati%an -K=/ Kemampuan atom untuk menangkap -menarik/ electron, makin keelektronegati%an makin mudah menangkap electron. .olongan < semakin ke bawah keelektronegati%annya semakin kecil )eriode < semakin ke kanan keelektronegati%annya semakin besar. .olongan 9IIIA -gas mulia/ mempunyai nilai keelektronegati%an B 0 karena struktur elektro sudah stabil. *.!i%at logam !i%at logam sangat erat kaitannya dengan kecenderungan atom untuk melepas electron. ,akin mudah melepas electron -jari-jarinya besar, energi ionisasinya kecil/ maka si%at logam makin bertambah. .olongan < semakin ke bawah si%at logam semakin besar. )eriode < semakin ke kanan si%at logam semakin kecil.

13

=.Kereakti%an a.kereakti%an unsur logam ditentukan oleh kecenderungan atom untuk melepas electron. ,akin mudah melepas electron -energi ionisasinya kecil/, maka kereakti%an unsur logam bertambah. b.Kereakti%an unsur non logam ditentukan oleh kecenderungan atom menagkap electron. ,akin mudah menangkap electron -keelektronegati%annya besar/, maka kereakti%an unsur non logam bertambah. $nsur logam semakin ke bawah semakin reakti% $nsur non logam semakin ke atas semakin reakti% >.2itik didih dan titik leleh !emakin cepat suatu cairan mendidih maka semakin kecil titik didihnya. *alam system periodic,semakin ke bawah suatu golongan maka semakin basa, sedangkan semakin ke samping suatu periode maka semakin asam.

13

DA&TAR PUSTA#A

Anonim.. #010. Sistem Periodik. -online/ -http<??ama6ingbiges.blogspot.com?#011?0C?makalahkimia-sistem-periodik.html/ diakses pada C ,ei #01#. Artomaryanto. #011. Sifat Sistem Periodik dalam Sistem Periodik. -online/

-http<??www.scribd.com?doc?#5313381?!i%at-$nsur-)eriodik-*alam-!istem-)eriodik/ diakses pada C ,ei #01# Aibut, *ian. #01#. Sifat-Sifat Keperiodikan ns!r. -http<??www.sentra-

edukasi.com?#01#?0C?si%at-si%at-keperiodikan-unsur.html

13

TU'AS MA#ALAH #IMIA DASAR

*isusun oleh <


Kelompok +ama Anggota <1 < 1.Lily !uherlina -0 11100#001/ #.+o&iana !ari -0 11100#00#/ 3.1uni !yah )utri Br -0 11100#003/ 5.Dolanda )ertiwi -0 11100#005/ C.Dohanes *wi.) -0 11100#00C/ ;.Ayu Aesti .A -0 11100#00;/ 8.'eri Dusran !aragih -0 11100#008/ .+ur 'idayah *e&i -0 11100#00"/ ".Eipri -0 10100#051/ *osen < *r.,uharni ,,.!i

TAHUN A(ARAN )*++,)*+)


13

13