P. 1
Hadits Masyhur

Hadits Masyhur

|Views: 53|Likes:
Dipublikasikan oleh Desti Khoirunnisa

More info:

Published by: Desti Khoirunnisa on Nov 09, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/03/2014

pdf

text

original

HADITS

MASYHUR
Makalah Ini Disusun Guna Memenuhi Tugas Akademik

Mata kuliah Dosen pengampu

: Studi Al-Hadis: Teori dan Metodologi : Dr. Hj. Marhumah, M.Pd.

Disusun Oleh: Jiyanto NIM: 1320411020 AI A MANDIRI

!ONS"NTRASI "NDIDI!AN A#AMA IS$AM AS%A SARJANA RO#RAM "NDIDI!AN IS$AM UNI&"RSITAS IS$AM N"#"RI SUNAN !A$IJA#A YO#YA!ARTA 2013

HADITS MASYHUR 'A' I "NDAHU$UAN
A.

ATA! "# A$A%G &mat Islam telah selah sepakat 'ah(asan)a apa )ang keluar dari rasulullah sa(., 'aik 'erupa perkataan, per'uatan, atau ta*riri, dan hal itu dimaksudkan se'agai pem'entukan

Hal ini penting karena dengann)alah kita 'isa memilih dan memilah hujjah )ang tepat ketika hendak melakukan suatau amalan tertentu. pikiran dan harta 'enda untuk mengkaji -meneliti.. dan analisa penulis mengenai hadits mas)hur. para ulama mem'erikan se'uah pemetaan kepada hadits menjadi 'e'erapa aspek diantara)a )aitu dari aspek kuantitas. urgensi hadits mas)hur. 67 .hokum-hukum Islam dan se'agai tuntunan serta diri(a)atkan kepada kita dengan sanad )ang shahih )ang menunjukkkan kepastian atau dugaan kuat tentang ke'enarann)a. Hal. Adapun salah satu pemetaan hadits ditinjau dari aspek kuantitasn)a adalah hadits mas)hur. maka ia menjadi hujjah atas kaum muslimin. 0ontoh hadits mas)hur ma0am-ma0am hadits mas)hur. untuk itu pada makalah ini akan di'ahas mengenai konsep hadits mas)hur. Ilmu &shul 3i*ih. -Semarang: Dira &tama. Mereka menghasi'kan (aktu tenaga.ur+an maka para ulama mem'erikan perhatian khusus padan)a. salah satu disiplin ilmu Islam terse'ut. se'agai sum'er hukum Islam )ang kedua setelah Al .1 Hadits. 'A' II "M'AHASAN 1 A'dul 1ahha' $halla2. dan se'agai sum'er hukum s)ara+. Dalam penelitiann)a dan dengan s)arat-s)arat tertentu )ang mereka tetapkan. 4556. Apa dan 'agaimana hadits mas)hur itu/ Maka.

. atau seim'ang. I!htisar "usthalahul hadits.. 47<. 6 A. Ilmu Hadis. Intisari Ilmu Hadits. 5 3athur !ahman. suatu hadits dikatakan dengan mustafid 'ila jumlah ra(i-ra(in)a tiga orang atau le'ih sedikit..5 Hal ini diperkuat oleh pendapat A. Sedang ulama )ang lain mem'edakann)a. serta 'elum men0apai derajat muta(atir.. . 'aru kemudian jumlah ra(i-ra(i dalam tha'a*ah kelima dan seterusn)a 'an)ak sekali. 'isa terjadi jumlah ra(i-ra(i dalam tha'a*ah pertama saha'at.athan adalah hadits )ang diri(a)atkan oleh tiga pera(i atau le'ih pada setiap thabaqah -tingkatan. Hal. Hal.adir Hassan.I'id. dalam hadits mas)hur. 4 Manna Al . terdiri dari seorang saja.. 7::<. 7<7 7 3athur !ahman.athan. hadits mas)hur itu adalah muradif dengan hadits mustafid. Smeer mem'erikan de2inisi )ang le'ih luas )aitu hadits )ang diri(a)atkan oleh le'ih dari tiga pera(i dan 'elum men0apai 'atasan 2 Mudasir. Hal. 3 Mahmud Thahhan.odir Hassan 'ah(a hadits mas)hur adalah suatu hadits )ang diri(a)atkan dengan tiga sanad )ang 'erlainan ra(i-ra(in)a.. -"andung: Pustaka Setia. $arena itu. hadits mas)hur adalah hadits )ang diri(a)atkan oleh tiga orang atau le'ih. 7::<. thabaqah ketiga ta'iut ta'i+in dan thabaqah keempat orang setelah ta'iut ta'i+in.7 "er'eda lagi de2inisi )ang di'erikan oleh 9eid ".. dan 'elum men0apai 'atas muta(atir.A. 7::.4 Senada dengan itu 3athur !ahman mem'erikan de2inisi.Hal. -"andung: Diponegoro. sejak dari thabaqah pertama sampai dengan thabaqoh terakhir. -Malang: &I%-Press.2 Menurut Mahmud Thahhan. . thabaqah kedua ta'i+in. 8akni jumlah ra(i-ra(i dalam tiap-tiap thabaqoh tidak harus selalu sama 'aikn)a. "N#"RTIAN HADITS MASYHUR Ditinjau dari segi etimologi. mas)hur menurut 'ahasa adalah Al-Intisyar wa Az-Zuyu’ -sesuatu )ang sudah terse'ar dan populer. =>. 7:4:. Sedang hadits mas)hur le'ih umum dari pada hadits mustafidz. Ilmu "usthalah Hadits. Pen antar Studi Ilmu Hadits. -"andung: PT Al Ma+ari2. 455@. .>. 8akni. Hal. mas)hur merupakan mashdar 'er'entuk Isim maf’ul dari kata “Syaharats Al Amru” )ang 'erarti sesuatu )ang telah terkenal setelah dise'arluaskan dan ditampakkan di permukaan. .> 44= . -?akarta: Pustaka Al-$autsar. Hal.6 Menurut ulama 2i*ih.3 Sedangkan pengertian hadits mas)hur ditinjau dari segi terminologi menurut Manna Al .

Atau hadits mas)hur adalah hadits )ang diri(a)atkan oleh tiga pera(i atau le'ih pada setiap thabaqah -tingkatan. 9 Mahmud Thahhan. &I%-Malang Press. Hal. 6:-@: 8 .lumul Hadits %en antar studi Hadits Pra!tis -Malang. I'id.. akan tetapi tidak men0apai derajat muta(atir. ُ ‫" إ‬/ ِ‫ ل‬+ ُ ‫"ناإ إ‬ َ‫ن ى‬ ْ‫ َر‬0 ُ ‫إ‬ $Semua %erbuatan ter antun niatnya& dan 'balasan( ba i tia%-tia% oran 'ter antun ( a%a yan diniat!an) *aran sia%a niat hi+rahnya !arena dunia yan in in di a%ainya atau !arena seoran %erem%uan yan in in dini!ahinya& ma!a hi+rahnya adalah !e%ada a%a dia diniat!an$ $eterangan: 9eid ". sekalipun pada #habaqah se'elum atau sesudahn)a terdapat 'an)ak pera(i8 Dari 'e'erapa uraian di atas dapat kita am'il kesimpulan 'ah(a hadits mas)hur -mustafidz.-Pendapat pertama. 67. . Hal. namun tidak men0apai derajat muta(atir. ٍ ‫ م‬َ‫ر ى‬ َ‫م ى‬ ْ‫ل ىإ ا َر‬ َ‫إ ى‬ ِ‫ َرْإ ل‬َ‫)ناإ ى‬ َ‫ ى‬. adalah hadits )ang dalam salah satu atau le'ih thabaqah dari thabaqah sanad terdapat tiga pera(i atau le'ih. Hadits mas)hurBmusta2idA -pendapat 4. Smeer. 'ila tern)ata 'ertentangan dengan hadits aAiA dan hadits ghari' 9 8ang dimaksud hadits mas)hur sohih adalah hadits mas)hur )ang telah memenuhi ketentuan-ketentuan hadits sohih. ‫لل ى‬ َ‫إ ى‬ ِ‫هإ ل‬ ُ ‫تل إ‬ ُ ‫ ىَإ‬ ‫جر‬ ْ‫ه َر‬ ِ‫تإ ل‬ ْ‫ن َر‬ َ‫كلنا ى‬ َ‫نإ ى‬ ْ‫مل َر‬ َ‫ف ى‬ َ‫و ىإ ى‬ َ‫ن ى‬ َ‫مناإ ى‬ َ‫ئإ ى‬ ٍ ‫ر م‬ ِ‫م ل‬ ْ‫لإ ا َر‬ ِّ ‫ك‬ ُ ‫ل إ‬ ِ‫مناإ ل‬ َ‫ن ى‬ َّ‫إ م‬ ِ‫!إ ىَل‬ ِ‫"نا ل‬ َّ‫ م‬# ِّ ‫نال‬$ ِ‫إ ل‬% ُ ‫منا إ‬ َ‫& ى‬ ْ‫' َر‬ ْ‫مناإ ا ىََر‬ َ‫ن ى‬ َّ‫إ م‬ ِ‫إ ل‬ ِ‫" ل‬ ‫ه‬ ْ‫ل َر‬ َ‫إ ى‬ ِ‫رإ ل‬ َ‫( ى‬ َ‫هنا ى‬ َ‫مناإ ى‬ َ‫ل ىإ ى‬ َ‫إ ى‬ ِ‫هإ ل‬ ُ ‫ت إ‬ ُ ‫ر إ‬ َ‫ج ى‬ ْ‫) َر‬ ِ‫ف ل‬ َ‫)ناإ ى‬ َ‫* ى‬ ُ ‫ك إ‬ ِ‫ ل‬# ْ‫ َر‬+ َ‫إ ى‬.muta(atir . hasan atau dho+i2 'ahkan ada )ang 'ernilai maudhu+. -Pendapat kedua. seperti 0ontoh hadits di 'a(ah ini: 1. apa'ila dalam salah satu #habaqahn)a dari #habaqah sanad terdapat tiga pera(i maka hadits terse'ut dikategorikan hadits mas)hur. B. !"HUJJAHAN DAN %ONTOH HADITS MASYHUR Hukum hadits mas)hur adakalan)a shohih. Akan tetapi hadits mas)hur )ang 'erkualitas shohih memiliki kele'ihan untuk ditarjih -diunggulkan.

#‫ال‬ 4‫نا‬56‫نإ ال‬$ ‫&مرإ‬ 1‫نا‬7 ‫نإ‬$ ‫إ‬8‫م‬9:& ‫راه"<إ ال.& ‫ن‬$‫إ ا‬ G"$‫وإ الر‬$.H‫نإ >م‬$ ‫م=إ‬ 3 *‫م‬ ‫البخاري‬ ‫مسلم‬ b. pada tha'a*ah kedua han)a diri(a)atkan oleh Al*amah sendiri.a. . pada tha'a*ah ketiga han)a diri(a)atkan oleh I'nu I'rahim At Taim) sendiri dan pada tha'a*ah keempat diri(a)atkan oleh 8ah)a 'in Sa+id sendiri. Hadits terse'ut pada tha'a*ah pertama han)a diri(a)atkan oleh saha'at &mar sendiri.0= 3 F‫م‬ ‫ ى‬#I‫نإ الم‬$‫ا‬ D": 3‫ال‬ E‫منال‬ 4‫)نا‬ 3 ‫=إ ال‬. Hadits terse'ut diri(a)atkan oleh "ukhari dan Muslim Gam'aran sanadn)a adalah se'agai 'erikut: 1 ‫إ‬2 3 ."م ى‬$‫نإ ا‬$ ‫م=إ‬ 3 *‫م‬ ‫نا> ى‬/‫نإ @?"=إ ا'ن‬$ ‫* ىإ‬+ A‫"نا‬B@ ="‫ال*م‬ 8‫م‬:F‫م‬ 0‫منا‬ 3C ‫?من‬#‫وإ ال‬$.

?O‫ال‬ P‫نا‬9?9‫ال‬ ‫ر‬BF‫ ىإ ال‬$‫ا‬ 10 3athur .‫نإ‬$ ‫إ‬M‫=ا‬. ِ‫= ل‬ J ِ‫ ل‬+ َ‫هإ ىَ ى‬ ِ‫ن ل‬ ِ‫نا ل‬F َ‫ل ى‬ ِ‫نإ ل‬ ْ‫م َر‬ ِ‫إ ل‬A َ‫مو ى‬ ُ ‫ إ‬: ِ‫ل‬F ْ‫م َر‬ ُ ‫ل إ‬ ْ‫<إ ا َر‬ َ‫ ى‬: ِ‫@ل‬ َ‫نإ ى‬ ْ‫م َر‬ َ‫<إ ى‬ ُ ‫ إ‬: ِ‫ل‬F ْ‫م َر‬ ُ ‫ل إ‬ ْ‫ ا َر‬. Ditinjau dari segi klasi2ikasi hadits Ahad )ang lain.0‫ر‬$ ‫إ‬4.. Hadits terse'ut.” $eterangan: a.#‫ال‬ . Hal. diri(a)atkan oleh "ukhari. Hadits mas)hur -pendapat 7.0‫ر‬$ ‫وإ‬$- ‫ن‬$ ‫إ‬M‫=إ ا‬.. Dari 8ah)a 'in Sa+id inilah hadits terse'ut diri(a)atkan oleh orang 'an)ak.c.0‫ر‬$ ‫وإ‬$- ‫نإ &مر‬$ ‫إ‬M‫=إ ا‬.I'id. .10 2.& ‫نإ‬$ ‫إ‬. mas)hur pada akhirn)a.. maka hadits &mar terse'ut dapat juga dikatakan dengan hadits Ghari' pada a(aln)a..& ‫ ى‬. Muslim dan TurmudAi dengan 'erlainan sanadn)a. Gam'aran sanad-sanadn)a adalah se'agai 'erikut: 1 ‫إ‬2 3 ..5 .‫ر‬+‫وإ هر‬$‫ا‬ H‫نال‬N ‫وإ‬$‫ا‬ K'‫إ ا‬L‫وإ مو‬$..& ‫إ‬ !ahman. $Seoran muslim adalah oran yan !aum muslimin selamat dari lisan dan tan annya.

A'u "urdah 'in A'dullah 3.aits "&$HA!I 4:< M&S IM 4 : => T&!M&D9I 4: : 5= .?R S0- ‫ ى‬T‫ال. S)u+'ah 5.a+*a+ 'in A'i "urdah 4. Al. Sa+id 4. A'u Musa 2. A'u "urdah 1. Adam 4. A'dullah 'in Amr 2. A'dullah 'in A'is Sa2ar 1.AQ‫نإ &ج‬$‫ا‬ D":‫ال‬ 8.رم‬ <:F‫م‬ ‫نا> ى‬6. 8ah)a 5. As)-S)a+'i 3. A'i Hurairah 2. A'u Shalih 3. I'nu CAjlan 5.". Al-.‫ال‬ %A"I SA1 1.7 ‫*" ى‬+ ="?@ 8.

Eleh se'a' itu. Do'alah perhatikan sanad dari jalan A'dullah 'in CAmr sampai "ukhari. Al-Hakim meri(a)atkan dari A'i Sa+ad Al-$hudr) dan dia menganggap hadits shohih sesuai dengan s)arat Muslim. dan dinamakan mas)hur c. Hal. 455=. 'erikut: َ‫را ى‬ > َ‫ ى‬U َ‫إ ى‬V َ‫>إ ىَ ى‬ َ‫ر ى‬ َ‫ ى‬U َ‫إ ى‬V َ‫ ى‬ “"udharat tida! boleh dihilan !an den an -ara mudharat” Hadits ini diri(a)atkan melalui 'an)ak jalan )ang meningkat sampai ke tingkat hasan atau sohih. Ilmu Hadits. I'nu majah meri(a)atkan dari &'adah se0ara mun*athi+ dan juga meri(a)atkan dari I'nu CA''as. . hadits ini dikatakan mempun)ai tiga sanad. 'aik pada sanad maupun matann)a. se'agaimana sa'da !asulullah sa(.5< . seperti la2adA hadits di 'a(ah ini: ٍ ‫م م‬ 8 َ‫ ى‬: ِ‫ل‬F ْ‫م َر‬ ُ ‫<إ ىَ إ‬ ٍ ‫ م‬: ِ‫ل‬F ْ‫م َر‬ ُ ‫لإ إ‬ ِّ ‫ك‬ ُ ‫ ىإ إ‬: َ‫& ى‬ َ‫إ ى‬8 WX َ‫ ى‬+ ْ‫ر َر‬ ِ‫ ىَ ل‬ ‫<إ ف‬ ِ‫ ل‬: ْ‫? َر‬ ِ‫ل ل‬ ْ‫إ ا َر‬Y ُ ‫ إ‬: َ‫ ى‬Z َ‫ ى‬ “"enuntut ilmu itu wa+ib ba i muslim la!i-la!i dan %erem%uan” 11 A.b. dan )ang dari jalan A'i Hurairrah sampai TurmudAi Akan kita dapati: tidak seorangpun dari antara ra(i-ra(i itu )ang 'ersamaan orangn)a. Hal. -?akarta: PT !aja Gra2indo. Dontoh di atas haditsn)a shohih karena ra(i-ra(in)a keper0a)aan11 Sedangkan )ang dimaksud dengan hadits mas)hur hasan adalah hadits mas)hur )ang telah memenuhi ketentuan-ketentuan hadits hasan. 12 Adapun )ang dimaksud dengan hadits mas)hur Dho+i2 adalah hadits mas)hur )ang tidak memenuhi s)arat hadits sohih dan hasan. I'id. )ang dari jalan A'i Musa sampai Muslim. 7<7-7<= 12 %ur Ad-Din dalam MunAier Suparta dan &jang !anu(ija)a. 'aik mengenai sanad maupun matann)a.adir Hassan..

15 MunAier Suparta dan &jang !anu(ija)a. tetapi ditetapkan juga mem'erikan si2at suatu hadits )ang mempun)ai ketenaran di kalangan para ahli ilmu tertentu atau di kalangan mas)arakat tertentu. Mas)hur di kalangan ahli hadits Dontoh: ِ‫ ل‬$ ‫ن‬ ْ‫[إ َر‬ ِ‫ن ل‬ َ‫ ى‬َ‫&نَرْإ ى‬ َ‫\إ ى‬ ٍ ‫ م‬: َ‫ج ى‬ ْ‫م َر‬ ِ‫إ ل‬2$ ِ‫ ل‬َ‫نإ ى‬ ْ‫& َر‬ َ‫إ ى‬2 ِّ ‫م‬ ِ‫" ل‬ ْ‫. ُ ‫= إ‬ َ‫] ى‬ ِ‫^ا ل‬ َ‫ناإ ى‬# َ‫_ ى‬ َ‫= ى‬ َّ‫ م‬C َ‫إ ى‬% َ‫نا ى‬7 َ‫[إ ى‬ َ‫ن ى‬ ُ ‫و إ‬+ ُ ‫نإ إ‬ ُ ‫ إ‬$ ْ‫=إ َر‬ ُ ‫م إ‬ َ‫ ى‬C ْ‫ َر‬َ‫ناإ ى‬# َ‫_ ى‬ َ‫= ى‬ َّ‫ م‬C َ‫إ ى‬ َ‫نا ى‬7 % َ‫إ ى‬E ٍ ‫ل م‬ ِ‫منال‬ َ‫ ى‬ َ‫وا ى‬ A َ‫ك ى‬ ْ‫` َر‬ َ‫لإ ىَ ى‬ ٍ ‫& م‬ ْ‫> َر‬ ِ‫ ىإ ل‬: َ‫& ى‬ َ‫&وإ ى‬ ُ ‫= إ‬ ْ‫ َر‬+ َ‫راإ ى‬ a) ْ‫ َر‬R َ‫<إ ى‬ َ‫ ى‬: َّ‫@م‬ َ‫هإ ىَ ى‬ ِ‫" ل‬ ْ‫ َر‬: َ‫& ى‬ َ‫إ ى‬M ُ ‫ ىإ ا إ‬: َّ‫م‬ َّ‫م‬N َ‫إ ى‬2 b. -?akarta: PT !aja Gra2indo. )akni 'an)akn)a ra(i-ra(i )ang meri(a)atkan suatu hadits. telah men0eritakan kepada kami 9aFidah dari At Taimi dari A'u MijlaA dari Anas 'in Malik ia 'erkata. Al "aiha*i dan lain-lain. 455=.14 Dari tujuan inilah men)e'a'kan ada suatu hadits 'ila dilihat dari 'ilangan ra(in)a tidak dapat dikatakan se'agai hadits mas)hur. Hal.5< 14 3athur !ahman. 'ahkan ada hadits )ang tidak 'erasal -'ersanad. >5. maka hadits mas)hur itu ter'agi menjadi 'e'erapa ma0am antara lain )aitu: 1. I'id . dapat dikatakan dengan hadits mas)hur. $.Hadits ini di dho+i2kan oleh Imam Ahmad. Hal. ِ‫ ل‬# َّ‫تإ ال م‬ َ‫ ى‬# َ‫ ى‬7 َ‫ ى‬ Telah men0eritakan kepada kami Ahmad 'in 8unus 'erkata. I'id. MA%AM(MA%AM HADITS MASYHUR Istilah mas)hur )ang ditetapkan pada suatu hadist. sama sekalipun.15 Sehingga dengan demikian ada suatu hadits )ang ra(i-ra(in)a kurang dari tiga orang.. Dari segi ini. kadang-kadang 'ukan untuk menetapkan kriteria-kriteria hadits menurut ketetapan di atas. tetapi 'ila dilihat dari kepopulerann)a tergolong hadits mas)hur. َر‬ َّ‫نإ ال م‬ ْ‫& َر‬ َ‫إ ى‬.13 C.abi 13 MunAier Suparta dan &jang !anu(ija)a. Ilmu Hadits.

I -H!. apa )ang diniatkanH "arangsiapa niat hijrahn)a karena dunia )ang ingin digapain)a atau karena seorang perempuan )ang ingin dinikahin)a. Mas)hur di kalangan ahli ushul 2i*ih. 7<6 17 I'id. Mas)hur di kalangan ulama ahli hadits. dan -'alasan. Mas)hur di kalangan ulama ahli 2i*ih.adir Hassan. ى‬ َ‫( ى‬ ْ‫فنا َر‬ َ‫<إ ى‬ ُ ‫ك إ‬ ِ‫*نا ل‬ َ‫ل ى‬ ْ‫<إ ا َر‬ َ‫ك ى‬ َ‫ ى‬C َ‫`اإ ى‬ َ‫إ ى‬ ِ‫إ ل‬ W( ‫ر‬ ْ‫ َر‬َ‫ ى‬ 16 A. Muslim. . Hal. 7<@ 18 MunAier Suparta dan &jang !anu(ija)a.17 3.shallallahu /alaihi wasallam %ernah mela!sana!an qunut selama satu bulan untu! mendo/a!an '!ebinasaan( atas su!u 0i/la dan 1za!wan. ُ ‫" إ‬/ ِ‫ ل‬+ ُ ‫"ناإ إ‬ َ‫ن ى‬ ْ‫ َر‬0 ُ ‫إ‬ GSemua per'uatan tergantung niatn)a. 16 2. Dontoh: ُ ‫ إ‬: ‫ه‬ َ‫ف ى‬ َ‫إ ى‬d َ‫ ىَ ى‬ 5e ْ‫ َر‬َ‫<إ ى‬ َّ‫_ م‬ ُ ‫=إ إ‬ َ‫) ى‬ َ‫. I'id.18 4. ِ‫نا ل‬/ َ‫* ى‬ َ‫ل ى‬ ْ‫إ ا َر‬G ِ‫" ل‬ ْ‫ َر‬$ َ‫نإ ى‬ ْ‫& َر‬ َ‫<إ ى‬ َ‫ ى‬: َّ‫@م‬ َ‫هإ ىَ ى‬ ِ‫" ل‬ ْ‫ َر‬: َ‫& ى‬ َ‫إ ى‬M ُ ‫ ىإ ا إ‬: َّ‫م‬ َّ‫م‬N َ‫إ ى‬M ِ‫إ ا ل‬% َّ‫م‬ ُ ‫@و إ‬ ُ ‫> إ‬ َ‫) ىإ ى‬ َ‫ن ى‬ َ‫ ى‬ “0asulullah shallallahu /alaihi wasallam melaran +ual beli den an -ara hashah 'yaitu2 +ual beli den an melem%ar !eri!il( dan -ara lain yan men andun unsur %eni%uan. ى‬ َ‫( ى‬ ْ‫فنا َر‬ َ‫<إ ى‬ َ‫ك ى‬ َ‫ ى‬C َ‫`اإ ى‬ َ‫إ ى‬ ِ‫إ ىَل‬A ِ‫را ل‬ َ‫( ى‬ ْ‫ َر‬َ‫هإ ى‬ ُ ‫ إ‬: َ‫ف ى‬ َ‫إ ى‬4 َ‫نا ى‬N َ‫ ى‬َ‫<إ ى‬ َّ‫_ م‬ ُ ‫=إ إ‬ َ‫) ى‬ َ‫. Dontoh: ‫ل ى‬ َ‫إ ى‬ ِ‫هإ ل‬ ُ ‫ت إ‬ ُ ‫ ىَإ‬ ‫جر‬ ْ‫ه َر‬ ِ‫تإ ل‬ ْ‫ن َر‬ َ‫كنا ى‬ َ‫نإ ى‬ ْ‫م َر‬ َ‫ف ى‬ َ‫و ىإ ى‬ َ‫ن ى‬ َ‫مناإ ى‬ َ‫ئإ ى‬ ٍ ‫ر م‬ ِ‫م ل‬ ْ‫لإ ا َر‬ ِّ ‫ك‬ ُ ‫ل إ‬ ِ‫مناإ ل‬ َ‫ن ى‬ َّ‫إ م‬ ِ‫!إ ىَل‬ ِ‫"نا ل‬ َّ‫ م‬# ِّ ‫نال‬$ ِ‫إ ل‬% ُ ‫منا إ‬ َ‫& ى‬ ْ‫' َر‬ ْ‫مناإ ا ىََر‬ َ‫ن ى‬ َّ‫إ م‬ ِ‫إ ل‬ ِ‫" ل‬ ‫ه‬ ْ‫ل َر‬ َ‫إ ى‬ ِ‫رإ ل‬ َ‫( ى‬ َ‫هنا ى‬ َ‫مناإ ى‬ َ‫ل ىإ ى‬ َ‫إ ى‬ ِ‫هإ ل‬ ُ ‫ت إ‬ ُ ‫ر إ‬ َ‫ج ى‬ ْ‫) َر‬ ِ‫ف ل‬ َ‫)ناإ ى‬ َ‫* ى‬ ُ ‫ك إ‬ ِ‫ ل‬# ْ‫ َر‬+ َ‫إ ى‬. Hal. maka hijrahn)a adalah kepada apa dia diniatkanG -H!. .$ -H!. ٍ ‫ م‬َ‫ر ى‬ َ‫م ى‬ ْ‫ل ىإ ا َر‬ َ‫إ ى‬ ِ‫ َرْإ ل‬َ‫)ناإ ى‬ َ‫ ى‬. 5. 'agi tiap-tiap orang -tergantung. "ukhari. I'id. Hal. "ukhari 4: 445. Dontoh: ِ‫ ىَ ل‬ > ‫ر‬c َ‫ل ى‬ ْ‫إ ا َر‬G ِ‫" ل‬ ْ‫ َر‬$ َ‫نإ ى‬ ْ‫& َر‬ َ‫إ ىَ ى‬. ulama-ulama lain dan dikalangan orang umum.

Dan masih 'a)ak lagi hadits-hadits )ang kemas)hurann)a han)a di kalangan tertentu sesuai dengan disiplin ilmu dan 'idangn)a masing-masing. se'a' kami dari golongan prang . Hal. Mas)hur di kalangan mas)arakat umum Dontoh: ِ‫نا ل‬5 A َ‫" ى‬ ْ‫ َر‬O َّ‫نإ ال م‬ ْ‫م َر‬ ِ‫إ ل‬8 ُ ‫ إ‬: َ‫ج ى‬ َ‫? ى‬ َ‫ل ى‬ ْ‫إ ىَا َر‬M ِ‫نإ ا ل‬ َّ‫م‬ ْ‫م َر‬ ِ‫إ ل‬. 19 I'id.-55 20 Manna Al . َ‫ ى‬C ْ‫ َر‬d َ‫ف ى‬ َ‫"ناإ ى‬ aB ِ‫ ل‬6 ْ‫م َر‬ َ‫\اإ ى‬ a# ْ‫ك َر‬ َ‫تإ ى‬ َ‫ ى‬# ْ‫ك َر‬ ُ ‫إ‬ JAku pada mulan)a adalah harta )ang tersem'un)i. I'id. Mas)hur di kalangan ulama-ulama Ara' Dontoh: J$ami -orang-orang Ara' )ang paling 2asih mengu0apkan huru2 dad -h. Hal.$3i!a seoran ha!im beri+tihad dalam meneta%!an suatu hu!um& ternyata hu!umnya benar& ma!a ha!im tersebut a!an menda%at!an dua %ahala& dan a%abila dia beri+tihad dalam meneta%!an suatu hu!um& namun dia salah& ma!a dia a!an menda%at!an satu %ahala. ِ‫ف ل‬ َ‫إ ى‬f َ‫ ى‬: ْ‫ َر‬6 َ‫ل ى‬ ْ‫تإ ا َر‬ ُ ‫ إ‬9 ْ‫ َر‬: َ‫ ى‬6 َ‫ف ى‬ َ‫إ ى‬g َ‫ر ى‬ َ‫& ى‬ ْ‫ َر‬ُ ‫إ إ‬A ْ‫ َر‬َ‫تإ ى‬ ُ ‫ إ‬. 446 21 MunAier Suparta dan &jang !anu(ija)a.ura)sI. ْ‫ َر‬.22 8.$'H!. Hal. TirmidAi. 55 . kemudian Aku ingin dikenal. Mas)hur di kalangan su2i Dontoh: ْ‫ن َر‬ 2 ِ‫فو ل‬ ُ ‫ر إ‬ َ‫& ى‬ َ‫إ ى‬2 ْ‫ َر‬.$ -H!. 55 I'id.esa itu odaan dari setan. maka $u0iptakan makhluk dan melalui Aku merekapun kenal pada$uI Hadits ini 'an)ak diketemukan di dalam 'uku-'uku tasa(u2 se'agai landasan adan)a aliran tasa(u2.19 5..21 7.athan. Muslim. 22 I'id. Hal. ُ ‫ننا إ‬ َ‫' ى‬ ْ‫ا ىََر‬ $Sifat hati-hati 'was%ada( itu dari Allah dan ter esa. 5.20 6.

#amyiz At-#ayibi oleh I'n Ad-Dai'a+ As-S)ailani. 2. $umpulan hadits mas)hur dapat kita temui di'e'erapa kita' di 'a(ah ini: 1. ANA$ISA Apa'ila kita amati dengan seksama maka akan kita temukan 'ah(asan)a istilah mas)hur )ang terdapat di dalam se'uah kita' tertentu. !ITA'(!ITA' YAN# '"RISI T"NTAN# !UM U$AN HADITS MASYHUR) Se0ara khusus para ulama mengumpulkan haidts mas)hur pada kita' mereka. Istilah mas)hur )ang ditetapkan pada se'uah hadits. Hal. mengandung makna se0ara 'ahasa dan juga se0ara istilah. 4asyaf Al-4hifa dan "azil Al-Ilbas oleh Ismail 'in Muhammad Al-CAjaluni. terkadang 'ukan untuk menetapkan kriteria-kriteria hadits menurut ketetapan ra(i-ra(i )ang meri(a)atkan suatu hadits. &ntuk itu kita harus jeli sehingga dapat mendudukkan se'uah hadits mas)hur terse'ut sesuai dengan klasi2ikasin)a. tetapi ditetapkan juga mem'erikan si2at suatu hadits )ang mempun)ai ketenaran di kalangan para ahli ilmu tertentu. 3. di kalangan mas)arakat tertentu atau golongan tertentu. I'id. Hal ini penting karena dengan mengetahui kondisi hadits ditinjau dari segi kuantitasn)a dapat mempengaruhi takhrij hadits -kita 'isa memilah hadits mana )ang le'ih rajih. !ahman As-Sakha() -(a2at 5:7 H.23 E. 55 . 23 MundAier Suparta dan &jang !anu(ija)a.D. Al-"aqasid Al5Hasanah Al-Ahadis al-"asyhurah karangan Al-Ha2iA S)ams ad-Din Muhammad 'in CA'd. 4. Asna Al-"atalib oleh S)ekh Muhammad 'in Sa))id "ar(isi.

Hadits mas)hur adalah hadits )ang diri(a)atkan oleh tiga pera(i atau le'ih pada setiap thabaqah -tingkatan. se'elum melaksanakan isi kandungan se'uah hadits agar hati kita )akin dan tidak ragu-ragu ketika mengamalkan se'uah amal dengan 'erlandaskan hadits )ang sudah jelas derajatn)a. dho+i2 'ahkan maudhu+ Diperlukan se'uah penelitian terle'ih dahulu -takhrijul hadits.Sedangkan di antara hadits mas)hur terse'ut terdapat derajat sohih dan dho+i2 'ahkan maudhu+. Hadits mas)hur ter'agi menjadi dua )aitu hadits mas)hur 'erdasar jumlah ra(i dan hadits mas)hur 'erdasar kepopuleran se'uah disiplin ilmu atau se'uah komunitas. hasan. Hadits terse'ut adakalan)a 'ernilai sohih.. -Pendapat kedua. -Pendapat pertama. 'A' III !"SIM U$AN Para ulama mem'erikan ta+ri2 )ang 'er'eda mengenai hadits mas)hur. hadits mas)hur itu adalah muradif dengan hadits mustafid. Sedang ulama )ang lain mem'edakann)a. . Hadits mas)hur -mustafidz. Menurut ulama 2i*ih. namun tidak men0apai derajat muta(atir. akan tetapi tidak men0apai derajat muta(atir. adalah hadits )ang dalam salah satu atau le'ih thabaqah dari thabaqah sanad terdapat tiga pera(i atau le'ih. kita akan menjadi le'ih )akin dan tidak ragu-ragu dalam 'eramal dengan 'erlandaskan hadits )ang telah kita ketahui derajatn)a terse'ut. maka kita harus hati-hati dan perlu melakukan penelitian terle'ih dahulu agar dapat di'edakan) Hal ini sangat penting karena dengan mengetahui kualitas se'uah hadits. Hadits mas)hur le'ih umum dari pada hadits mustafdi.

Semarang: Dira &tama. "andung: PT Al Ma+ari2. Ilmu Hadis. "andung: Pustaka Setia. ?akarta: Pustaka Al-$autsar.DA*TAR USTA!A Al . . Ilmu .&jang. Pen antar Studi Ilmu Hadits. 4556 . Ilmu Hadits. "andung: Diponegoro.athan. I!htisar "usthalahul hadits. Intisari Ilmu Hadits. MunAier dan !anu(ija)a. Ilmu "usthalah Hadits. Mahmud. Mudasir. . A. ?akarta: PT !aja Gra2indo.. !ahman. 455= Thahhan. 7::< 1ahha' $halla2. 7::.lumul Hadits %en antar studi Hadits Pra!tis. &I%-Malang Press Suparta. Manna.shul 6iqih.adir. 455@. Malang: &I%-Press. A'dul. 7:4:Hassan. 3athur. Smeer. Malang. 9eid ". 7::<.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->