Anda di halaman 1dari 1

Karakteristik Pembelajaran Yang Berbasis Karakter

Ciri-ciri Guru Melaksanakan Pembelajaran Berbasis Karakter Perubahan kesadaran, keyakian, kepekaan, dan sikap diharapkan dapat memicu munculnya kebajikan masyarakat yang tadinya masih ter-pendam dan menghindarkan masyarakat dari ber-kembangnya kebiasaan yang merusak diri sendiri. Pada tataran lebih nyata, dalam jangka panjang pendidikan karakter sekurang- kurangnya diharap-kan dapat membawa perubahan pada perilaku orang-orang yang bekerja pada lembaga-lembaga Negara dan sektor swasta dan pada perilaku ma-syarakat luas. Perubahan jangka panjang merupakan aku-mulasi dari perubahan jangka pendek yang terjadi secara berkesinambungan. Untuk meyakinkan ter-jadinya perbaikan jangka menengah dan jangka panjang, pendidikan karakter haruslah memberi ke-majuan jangka pendek yang bisa dilihat atau di-rasakan.

Dalam memantau keberhasilan pendidikan karakter di sekolah, kita perlu mengidentifikasikan indikator kemajuan yang dicapai. Indikator ini terutama sekali mencakup berkembangnya kebiasa- an baik pada semua kemajuan yang dicapai. Indikator ini terutama sekali mencakup berkem- bangnya kebiasaan baik pada semua unsur komu-nitas sekolah dan dampak dari berkembangnya ke- biasaan baik tersebut.

Guru dinyatakan telah melakukan pembe-lajaran berbasis karakter apabila dalam proses pembelajaran yang dilakukan mencakup;

1. Siswa berpartisipasi aktif dalam proses pem-belajaran partisipasi ini dilakukan dengan ber-

tanya atau memberikan pendapat atau gagasan atau mempersiapkan diri lebih baik untuk meng-ikuti pelajaran.

2. Meningkatnya tingkat kejujuran siswa atau me-nurunnya tingkat kecurangan dalam proses

pem-belajaran.

3. Proses pembelajaran menjadi lebih menggem-birakan namun tetap terkendali. Siswa akan

lebih menikmati proses pembelajaran; bagi me-reka belajar tidak dirasakan sebagai beban, teta-pi sebagai tantangan.

4. Guru menjadi lebih kreatif dalam merancang proses pembelajaran. Guru akan mencari cara-

cara baru yang membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan efektif bagi siswa. [11]