Anda di halaman 1dari 31

Case Report Session KARSINOMA NASOFARING

Oleh : Melisha Lisman Gaya Madona Utami Dewi Ind!i Sondan" F#S# 07120022 0712007 071201$7

%!ese&to! ' D!# ())y *+!iyati, S&#-*-.KL

/AGIAN ILMU %(N0AKI- -(LINGA *IDUNG -(NGGOROK FAKUL-AS K(DOK-(RAN UNI1(RSI-AS ANDALAS RSU% D!# M# D2AMIL %ADANG 2012 BAB I
1

TINJAUAN PUSTAKA 1#1 De)inisi Karsinoma adalah pertumbuhan baru yang ganas terdiri dari sel-sel epitelial yang enderung mengin!iltrasi "aringan se#itarnya dan menimbul#an metas tasis$ Sedang#an Naso!aring merupa#an bagian perna!asan % &'( bagian atas dari !aring) yang dilapisi oleh epitelial dan tida# dapat bergera#* #e uali palatum mole bagian ba+ah$& Karsinoma naso!aring adalah tumor ganas yang tumbuh di daerah naso!aring dengan predile#si di !osa ,ossenmuller dan atap naso!aring* merupa#an tumor daerah #epala dan leher yang terbanya# di temu#an di Indonesia$1#2 Anatomi Naso)a!in" Untu# #eperluan #linis !aring dibagi men"adi ( bagian utama : &) Naso!aring merupa#an bagian perna!asan dari !aring % &'( bagian atas) dan tida# dapat bergera#* #e uali palatum mole bagian ba+ah$ -) Oro!aring merupa#an bagian tengah dari !aring meluas dari batas ba+ah palatum mole sampai permu#aan lingual epiglotis$ Pada bagian ini termasu# tonsil palatina dengan ar#usnya dan tonsil lingualis yang terleta# pada dasar lidah$ () .aringo!aring disebut "uga dengan hipo!aring merupa#an bagian ba+ah !aring* menun"u##an daerah "alan na!as bagian atas yang terpisah dari saluran pen ernaan bagian atas$( Naso!aring atau disebut "uga dengan epi!aring mempunyai batas sebagai beri#ut :/ Atap : orpus ossis s!enoidalis Batas depan: #oana Batas bela#ang: orpus 0ertebra er0i alis Batas ba+ah: palatum mole 1ibagian .ateral terdapat muara Tuba 2usta hius dan 3ossa ,osenmuler$

Gam3a! 1# Potongan sagittal dari #epala dan leher yang menun"u##an subdi0isi dari !aring 4

1iameter posteroanterior naso!aring ber#isar antara --( m* diameter trans!ersal dan 0erti#al #ira-#ira (-/ m$ Stru#tur dinding nasopharing terdiri dari: Muscular layer Terdapat - lapisan otot* obli5ue di bagian luar dan longitudinal di bagian dalam$ / Fibrous layer Terdiri dari - !asia$ 1i bagian luar disebut buccopharingeal fascia yang melapisi permu#aan dari m$ #onstri#tor superior dan di bagian dalam atau disebut jugaaponeurosis pharyngeal yang terdapat di antara muscular layer dengan m$ #onstri#tor$/ Mucosal layer Nasopharing pada de+asa mempunyai epitel bersilia yang terdapat dise#itar #oana dan daerah de#at atap$ Sedang#an daerah ba+ah merupa#an epitel s#uamosa$/ Stru#tur-stru#tur penting pada nasopharing: Tonsil pharyngeal ' adenoid : Adenoid merupa#an "aringan lim!oid yang merupa#an bagian dari in in 6aldeyer$ Pada ana# ditemu#an adenoid yang membesar dan a#an hilang pada saat pubertas atau usia se#itar 7-&8 tahun$/ Torus tubarius ' Eustachian cushion Torus tubarius merupa#an re!le#si mu#osa !aringeal di atas #artilago saluran tuba eusta#ius yang berbentu# bulat dan men"ulang tampa# sebagai ton"olan seperti ibu "ari #e dinding lateral naso!aring tepat di atas perle#atan palatum mole$(*/ 3ossa rosenmuller ' pharyngeal re ess : Berada tepat di atas dan bela#ang dari torus tubarius$ U#uran tiap orang berbeda- beda$ Pada ana#-ana# !ossa #e il dan sering terobliterasi oleh "aringan lim!oid sedang#an pada de+asa sering terhalangi oleh fibrous trabecula terutama yang mengalami lu#a pada saat adenoide#tomi$ 3ossa yang sangat luas bisa terdapat pada orang de+asa$ 9enurut 6ilson disebab#an #arena anomali branchiogenic* sedang#an menurut Khoo !ossa yang luas ter"adi pada orang-orang :hina %geneti )$Tempat ini penting #arena merupa#an site of origin dari nasopharyngeal carcinoma$Selain itu #esulitan a#ses untu# men apai tempat ini menyebab#an su#ar untu# mela#u#an pemeri#saan otolaringologi yang bai# dan teliti$( ;ubungan !ossa rosenmuller :/
3

Anterior Posterior 9edial Posterior .ateral In!erior

: tuba eusta hii : retropharyngeal spa eSuperior: : !oramen la erum : ape< petrous dan analis arotid : m$ tensor 0eli palatine* pharyngeal spa e

Antero-lateral: m$ le0ator 0eli palatini

Antero-lateral: !oramen o0al dan !oramen spinosum %prestyloid#ompartemen) : m$ #onstri#tor superior

Gam3a! $# =ambaran in!erior dari tulang teng#ora#>

Gam3a! 4# Area Naso!aring 7

Gam3a! # =ambaran posterior !aring 7 3ungsi naso!aring :/ ? Sebagai "alan udara pada respirasi ? Jalan udara #e tuba eusta hii ? ,esonator ? Sebagai drainase sinus paranasal #a0um timpani dan hidung Perdarahan nasopharing berasal dari suplai darah arteri yang utama berasal dari arteri pharyngeal ascendens* a$ palatine ascendens* a$ palatine descenden dan abang pharyngeal dari sphenopalatina yang merupa#an abang dari a$ #arotis e#sternal$

Gam3a! 5# @as#ularisasi Arteri #epala leher 7


5

Gam3a! 7# K=B #epala leher 7 1#$ *istolo"i 9u#osa naso!aring sama dengan mu#osa hidung respiratory tipe* yaitu epitel bersilia dan mengandung sel goblet$ 2pitel se ara lambat laun bertrans!ormasi men"adi epitel nonkeratinizin squamous saat berusia se#itar &8 tahun* #e uali pada beberapa area %transition Aone)$ 9u#osa membentu# in0aginasi membentu# #ripta$ Stroma #aya a#an "aringan lim!oid dan ter#adang di"umpai "aringan lim!oid yang rea#ti!$ 2pitel permu#aan dan #ripta sering diin!iltrasi dengan sel radang lim!osit dan ter#adang merusa# epitel membentu# reticulated pattern$ Kelen"ar seromusinous dapat "uga di"umpai* tetapi tida# sebanya# yang terdapat pada rongga hidung$4*B

Gam3a! 6# Sel epitel transisional* pelapis naso!aring &8

1itin"au se ara ma#ros#opis dan mi#ros#opis* pertumbuhan KN3 dibeda#an men"adi ( bentu# :&& a. lseratif Biasanya berupa lesi #e il disertai "aringan ne#roti#$ Terbanya# di"umpai di dinding posterior naso!aring atau fossa Rossenmuller yang lebih dalam dan sebagian #e il dinding lateral$ Tipe ini sering tumbuh progresi! in!iltati!* meluas pada bagian lateral* atap naso!aring dan tulang basis #ranium$ .esi ini "uga sering merusa# !oramen laserum dan meluas pada !ossa serebralis media melibat#an beberapa sara! #ranial %II$III*I@*@*@I) yang menimbul#an #elainan neurologi#$&& b. !odular Biasanya berbentu# anggur atau polipoid tanpa adanya ulserasi tetapi #adang#adang ter"adi ulserasi #e il$ .esi terbanya# mun ul di area tuba eusta hius sehingga menyebab#an sumbatan tuba$ Tumor dapat meluas pada retrospenoidal dan tumbuh dise#itar sara! #ranial namun tida# menimbul#an gangguan neurologi#$ Pada stadium lan"ut tumor dapat meluas pada !ossa serebralis media dan merusa# basis #ranium atau meluas #e daerah orbita melalui !ossa orbitalis in!erior dan dapat mengin0asi sinus ma#silaris melalui tulang ethmoid$&& c. Eksofitik Biasanya non-ulserati!* tumbuh pada satu sisinaso!aring* #adang-#adang bertang#ai dan permu#aan li in$ Tumor mun ul dari bagian atap* mengisi #a0um nasi dan menimbul#an penyumbatan hidung$ Tumor ini mudah ne#rosis dan berdarah sehingga menyebab#an epista#sis$ Tumor bentu# ini epat men apai sinus ma#silaris dan rongga orbita sehingga menyebab#an e#so!talmus unilateral$ Tipe ini "arang melibat#an sara! #ranial$&& 1#4 (&idemiolo"i Karsinoma naso!aring merupa#an tumor ganas daerah #epala dan leher yang terbanya# ditemu#an di Indonesia$ ;ampir C8D tumor ganas #epala dan leher merupa#an #arsinoma naso!aring* #emudian dii#uti oleh tumor ganas hidung dan sinus paranasal %&7D)* laring %&CD)* dan tumor ganas rongga mulut* tonsil* dan hipo!aring dalam prosentase rendah$ Berdasar#an data laboratorium patologi anatomi* tumor ganas naso!aring sendiri selalu berada dalam #edudu#an lima besar dari tumor ganas tubuh manusia bersama tumor ganas ser0i#s uteri* tumor mamae* tumor #elen"ar getah bening dan tumor #ulit$&7

9es#ipun banya# ditemu#an di Negara dengan pendudu# non- 9ogoloid* namun demi#ian daerah :ina bagian selatan masih mendudu#i tempat tertinggi* yaitu dengan -488 #asus baru pertahun untu# propinsi =uang-1ong % K+antung) atau pre0alensi (B*7/' &88$888 pendudu#$&,as mongoloid merupa#an !a tor dominan timbulnya #an#er naso!aring* sehingga #e#erapan u#up tinggi pada pendudu# :ina bagian selatan* ;ong#ong* @ietnam* Thailand* 9alaysia* Singapura* dan Indonesia$ 1itemu#an pula u#up banya# #asus di Eunani* A!ri#a bagian utara* seperti Al"aAair* Tunisia* pada orang 2s#imo di Alas#a* dan Tanah ;i"au yang diduga penyebabnya adalah #arena mere#a mema#an ma#anan yang dia+et#an dalam musim dingin dengan mengguna#an bahan penga+et nitrosamin$&1i Indonesia !re#uensi pasien ini hamper merata di setiap daerah$ 1i ,SUPN 1r$ :ipto 9angun#usumo Ja#arta sa"a ditemu#an lebih dari &88 #asus per tahun* ,S$ ;asan Sadi#in Bandung rata-rata C8 #asus* U"ung Pandang -4 #asus* Palembang -4 #asus* &4 #asus per tahun di 1enpasar* dan && #asus di Padang dan Bu#ittinggi$ &1# (tiolo"i dan Fa7to! Resi7o 2tiologi dan !a tor resi#o dari #arsinoma naso!aring antara lain : a$ 2ipstein- Barr 0irus Karena pada setiap pasien #arsinoma naso!aring didapat#an titer anti0irus 2B yang u#up tinggi$ Titer ini lebih tinggi daripada titer orang sehat* pasien tumor ganas leher dan #epala lainnya* bah#an pada #elainan naso!aring yang lain se#alipun$/*&b$ ,as Pada ras mongoloid insiden #arsinoma naso!aring banya# ditemu#an$/*&$ .eta# =eogra!is Pendudu# yang tinggal di Negara yang mempunyai / musim lebih tinggi ang#a #e"adiannya$ Ini berhubungan dengan #onsumsi ma#anan berpenga+et yang mengandung nitrosamin yang tinggi di #onsumsi pada saat musim dingin$/*&d$ 3a#tor ling#ungan Iritasi oleh bahan #imia* asap se"enis #ayu tertentu* #ebiasaan memasa# dengan bumbu tertentu dan #ebiasaan ma#an ma#anan yang terlalu panas/*&e$ =eneti# Banya# ditemu#an #asus herediter atau !amilier dari pasien #arsinoma naso!aring dengan #eganasan pada organ tubuh lain$ /*&8

1#5 %ato)isiolo"i

S7ema 1# Pato!isiologi #arsinoma naso!aring&(

1#7 %ato"enesis

S7ema 2# Patogenesis #arsinoma naso!aring &/ 1#6 Mani)estasi Klinis =e"ala #arsinoma naso!aring dibagi men"adi / #elompo# : &$ =e"ala naso!aring :&sumbatan hidung pile# berulang dengan ingus ber ampur darah #adang-#adang di"umpai epista#sis

-$ =e"ala telinga&10

rasa telinga berdenging #adang-#adang disertai penurunan pendengaran yang umumnya unilateral otalgia rasa penuh ditelinga

($ =e"ala mata &Tumor yang meluas #e rongga teng#ora# melalui !oramen laserasum dan mengenai grup anterior sara! ota# yaitu syara! ota# III* I@ dan @I$ Perluasan yang paling sering mengenai syara! ota# @I % paresis abdusen) dengan #eluhan berupa diplopia* bila penderita meliri# #e arah sisi yang sa#it$ Pene#anan pada syara! ota# @ memberi #eluhan berupa hipestesi % rasa tebal) pada pipi dan +a"ah$ =e"ala #lini# lan"ut berupa ophtalmoplegi bila #etiga syara! penggera# mata ter#ena$ Nyeri #epala hebat timbul #arena pening#atan te#anan intra#ranial$ /$ =e"ala sara! &Proses #arsinoma yang lan"ut a#an mengenai sara! ota# #e IF* F* FI dan FII dengan pen"alaran melalui !oramen "ugulare* yaitu suatu tempat yang relati! "auh dari naso!aring dengan tanda-tanda #elumpuhan pada lidah* palatum* !aring atau laring* 9$ sterno leidomastoideus* dan 9$ trapeAeus yang menyebab#an paresis'paralisis ar#us !aring* #elumpuhan otot bahu* dan sering terseda#$ =angguan ini sering disebut dengan sindrom Ja #son$ Apabila sudah mengenai seluruh syara! ota# disebut dengan sindrom unilateral yang dapat disertai dengan destru#si tulang teng#ora# yang memilli#i prognosis buru#$ 4$ =e"ala dileher ' metastase /*B*&9etastasis sel-sel tumor melalui #elen"ar getah bening menga#ibat#an timbulnya pembesaran #elen"ar getah bening bagian samping % lim!adenopati ser0i#al)$ Selan"utnya sel-sel #an#er dapat mengada#an in!iltrasi menembus #elen"ar dan mengenai otot diba+ahnya$ Kelen"ar men"adi le#at pada otot dan sulit digera##an$ .im!adenopati ser0i#al ini merupa#an ge"ala utama yang di#eluh#an oleh pasien$ Suatu #elainan naso!aring yang disebut dengan lesi hiperplasti# naso!aring atau .;N telah diteliti di :ina % ,,:)* yaitu ( bentu# yang men uriga#an pada naso!aring seperti pembesaran adenoid pada orang de+asa* pembesaran nodul* dan mu#osistis berat pada daerah naso!aring$ Kelainan ini bila dii#uti bertahun-tahun #emudian a#an men"adi #arsinoma naso!aring$&11

1#8 *isto&atolo"i Klasi!i#asi gambaran histopatologi yang dire#omendasi#an oleh Organisasi Kesehatan 1unia %6;O) sebelum tahun &BB&* dibagi atas ( tipe* yaitu:&& &$ Karsinoma sel s#uamosa %KSS) ber#eratinisasi %"eratinizing Squamous Cell Carcinoma) Tipe ini dapat dibagi lagi men"adi di!erensiasi bai#* sedang dan buru#$ -$ Karsinoma non-#eratinisasi %!onkeratinizing Carcinoma) Pada tipe ini di"umpai adanya di!erensiasi* tetapi tida# ada di!erensiasi sel s#uamosa tanpa "embatan intersel$ Pada umumnya batas sel u#up "elas$ ($ Karsinoma tida# berdi!erensiasi % ndifferentiated Carcinoma) Pada tipe ini sel tumor se ara indi0idu memperlihat#an inti yang 0esi#uler* berbentu# o0al atau bulat dengan nu#leoli yang "elas$ Terdapat #esamaan antara tipe II dan III sehingga selan"utnya disaran#an pembagian stadium KN3 terbaru hanya dibagi atas - tipe* yaitu :&& &$ KSS ber#eratinisasi %"eratinizing Squamous Cell Carcinoma)$ -$ Karsinoma non-#eratinisasi %!on#"eratinizing Carcinoma)$ Tipe ini dapat dibagi lagi men"adi berdi!erensiasi dan tida# berdi!erensiasi$ 1#10 Sta"in" Klini7 Penentuan stadium dila#u#an berdasar#an atas #esepa#atan antara UI:: % nion $nternational Centre Cancer ) dan AJ:: %%mericant &oint Committe onCancer)$ Untu# #arsinoma naso!aring pembagian TN9 adalah sebagai beri#ut : &4 - Tumor Primer %T) -9 Tumor primer tida# dapat dinilai -0 Tida# tampa# tumor -is Karsinoma in situ -1 Tumor terbatas di naso!aring*atau tumor meluas #e oro!aring dan'atau #a0um nasi tanpa perluasan #e para!aringeal % ontoh: tanpa in!iltrasi tumor #e posterolateral) -2 Tumor meluas #e para!aringeal % ontoh: tumor mengin!iltrasi #e posterolateral) -$ Tumor mengin0asi stru#tur tulang dan atau sinus paranasal -4 Tumor dengan perluasan intra#ranial dan atau terdapat #eterlibatan sara! #ranial* !ossa in!ratemporal* hipo!aring* orbita atau ruang masti#ator$ - ,egional lymph nodes %N) N9 Pembesaran K=B tida# dapat dinilai N0 Tida# ada pembesaran
12

N1 9etastasis K=B unilateral dengan u#uran G C m di atas !ossa supra#la0i#ula* dan'atau K=B retro!aringeal unilateral atau bilateral u#uran H C m %K=B yang terleta# di tengah dianggap sebagai K=B ipsilateral) N2 9etastasis K=B bilateral dengan u#uran G C m di atas !ossa supra#la0i#ula %K=B yang terleta# di tengah dianggap sebagai K=B ipsilateral) N$ 9etastasis K=B bilateral dengan u#uran I C m atau terleta# didalam !ossa

supra#la0i#ula %K=B yang terleta# di tengah dianggap sebagai K=B ipsilateral) - 9etastasis "auh %9) M0 Tida# ada metastasis "auh M1 Ada metastasis "auh *istolo"i: "!ade ;G<1 G9 =rade tida# dapat dinilai G1 1i!erensiasi bai# G2 1i!erensiasi sedang G$ 1i!erensiasi buru# G4 Tida# berdi!erensiasi Anatomi: sta"e=&!o"nosti: "!o+&s1 Sta" e 0 I II III Tis T& T& TTT& TT( T( T( T/ T/ T/ T Any T Any N N8 N8 N& N8 N& NNN8 N& NN8 N& NN( M 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98 98

I1A I1/ I1>

N Any 9&

1#11 Dia"nosis(*&&$ -$ =e"ala #lini# Pemeri#saan naso!aring* dengan ara rinos#opi posterior dan nasoendos#opi
13

($ /$ 4$ 1#12

:T-S an daerah #epala dan leher Serologi IgA anti 2A dan IgA anti @:A untu# in!e#si 0irus 2B Biopsi -atala7sana

Proto#ol pengobatan untu# KN3 termasu# terapi umum yang lini pertamaJ terapi #emoradiasi dan #emoterapi indu#si untu# penya#it lo#al lan"utan dan #emoterapi lini pertama* #edua* dan #etiga untu# yang metastase atau penya#it berulang$ &C -e!a&i Radiasi +nt+7 Kan7e! Naso)a!in" Stadi+m Awal ata+ yan" -e!lo7alisasi &C Stage $ ' Pasien dengan penya#it stadium a+al atau yang terlo#alisasi diobati dengan terapi radiasi hanya untu# naso!aring$ 1osis radiasi adalah CC->8 =y %-*8 =y'!ra#siJ setiap hari dari Senin-JumKat selama > minggu$ Kemote!a&i den"an te!a&i !adiasi +nt+7 7a7n7e! naso)a!in" yan" mel+as se:a!a lo:al &C Stage $$#$() : Pasien dengan #an#er naso!aring stage II-I@B diobati dengan #emoterapi dan radiaisi #on#uren* dii#uti dengan #emoterapi ad"u0ant$ Regimen kemoterapi yang dapat digunakan untuk kanker nasofaring lanjut *stage $$#$()+ ' :isplatin &88 mg'm- I@ pada hari #e &* --* dan /( dengan radiasi* #emudian isplatin 78 mg'm- I@ pada hari #e-& ditam3ah !luoroura il %4-3U) &888 mg'm-'hari dengan in!us I@ se ara ber#elan"utan pada hari #e &-/ setiap / minggu selama ( si#lus$ 1osis radiasi selama #emoradiasi #on#uren adalah >8 =y %-*8 =y'!ra#si) Kemote!a&i lini &e!tama +nt+7 7an7e! naso)a!in" yan" s+dah metastasis ata+ 3e!+lan"15 Stage $(C' Pasien dengan #arsinoma naso!aring atau penya#it yang berulang %setelah terapi lini pertama diobati dengan platinum sebagai #emoterapi dasar$ Agen tunggal dapat diguna#an "i#a pasien tida# bisa mentoleransi platinum Re"imen Kemote!a&i yan" da&at dite!ima &ada &asien den"an 7a!sinoma naso)a!in" yan" &!o"!esi) dan 3e!+lan" ;7e:+ali dinyata7an lain, t+?+annya adalah te!a&i len"a& dalam 4.5 si7l+s< '15
14

:isplatin >4 mg'm- I@ pada hari pertama ditambah do eta<el >4 mg'mpertama tiap ( minggu atau

I@

pada hari

:isplatin >4 mg 'm- I@ pada hari pertama ditambah pa lita<el &>4 mg'm- I@ pada hari pertama tiap ( minggu atau :arboplatin I@ pada hari pertama ditambah do eta<el C4 mg'm- I@ pada hari pertama tiap ( minggu atau :arboplatin C I@ pada hari pertama ditambah pa lita<el -88 mg'm- I@ pada hari pertama tiap ( minggu atau :isplatin &88 mg'm- I@ pada hari pertama ditambah 4 3U &888 mg'm -'hari dengan in!us I@ se ara ber#elan"utan pada hari #e &-/ setiap ( minggu :isplatin 48->8 mg'I@ pada hari pertama ditambah gem itabine &888 mg'm - I@ pada hari #e &* 7*dan &4 setiap / minggu atau =em itabine &888 mg'm- I@ pada hari #e &* 7* dan &4 setiap / minggu atau =em itabine &-48 mg'm- I@ pada hari #e & dan 7 setiap ( minggu atau 9ethotre<ate /8 mg'm- I@ tiap minggu %( minggu sama dengan & si#lus) atau Pa lita<el -88 mg'm- I@ tiap ( minggu atau 1o eta<el >4 mg'm- I@ tiap ( minggu

Kemote!a&i lini 7ed+a dan 7eti"a +nt+7 7an7e! naso)a!in" yan" s+dah 3e!metastasis ata+ 3e!+lan"15 Stage $( C Kemoterapi lini #edua diberi#an apabila ada perburu#an penya#it atau #e#ambuhan setelah terapi lini pertama Terapi lini #etiga diberi#an apabila ada perburu#an penya#it atau #e#ambuhan setelah terapi lini pertama dan #edua$ ,egimen lini #edua dan #etiga mirip dengan regimen lini pertama tapi biasanya respon dan ang#a harapan hidupnya lebih rendah$ Pasien sebai#nya diterapi dengan #emoterapi yang berbasis platinum apabila sebelumnya belum pernah mendapat terapi berbasis platinum$ Beberapa regimen biasanya diguna#an untu# #an#er #epala dan leher se ara umum* sedang#an lainnya telah dipela"ari se ara spesi!i# untu# #an#er naso!aring$

15

Regimen kemoterapi yang dapat digunakan pada pasien dengan perburukan penyakit atau karsinoma nasofaring yang rekuren setelah selesai terapi lini pertama : 16 :isplatin >4 mg'm- I@ pada hari pertama ditam3ah do eta<el >4 mg'm- I@ pada hari pertama setiap ( minggu ata+ :isplatin >4 mg'm- I@ pada hari pertama ditam3ah pa lita<el &>4 mg'm- I@ pada hari pertama setiap ( minggu ata+ :arboplatin AU: C I@ pada hari pertama ditam3ah do eta<el C4 mg'm- I@ pada hari pertama setiap ( minggu ata+ :arboplatin AU: C I@ pada hari pertama ditam3ah pa lita<el -88 mg'm- I@ pada hari pertama setiap ( minggu ata+ :isplatin &88 mg'm- I@ pada hari pertama ditam3ah 4-3U &888 mg'm-'hari dengan in!us I@ ber#elan"utan pada hari &-/ setiap ( minggu ata+ :isplatin 48->8 mg'm- I@ pada hari pertama ditam3ah gem itabine &888 mg'm- I@ pada hari &*7*dan &4 setiap / minggu ata+ =em itabine &888 mg'm- I@ pada hari &* 7* dan &4 setiap / minggu ata+ =em itabine &-48 mg'm- I@ pada hari & dan 7 setiap ( minggu ata+ 9ethotre<ate /8 mg'm- I@ setiap minggu %( minggu L & si#lus) ata+ Pa lita<el -88 mg'm- I@ setiap ( minggu ata+ 1o eta<el >4 mg'm- I@ setiap ( minggu %!o"nosis Ang#a #etahanan hidup dipengaruhi oleh usia %lebih bai# pada pasien usia muda)* staging #lini# dan lo#asi dari metatase regional % lebih bai# pada yang homolateral dibanding#an pada metastase #ontralateral dan metastase yang terbatas pada leher atas dibanding#an dari leher ba+ah)$ Studi tera#hir dengan mengguna#an TN9 Staging System menun"u##an 4 years sur,i,al rate untu# : &4*&C stage I B7D stage II A-B B4D stage III 7CD stage I@ A-B >(D$

1#12

16

/A/ II LA%ORAN KASUS

ID(N-I-AS %ASI(N Nama Usia : Tn$ A : 4B tahun

Jenis #elamin : .a#i-la#i Agama Alamat 9, : Islam : Koto Nopa# Pasaman : >>8(-8

17

ANAMN(SIS Pasien seorang la#i-la#i usia 4B tahun datang #e poli#lini# T;T tanggal 8( April -8&- dengan : Kel+han Utama : Beng#a# di leher #anan se"a# 7 bulan yang lalu

Riwayat %enya7it Se7a!an" ' Beng#a# di leher #anan se"a# 7 bulan yang lalu* a+alnya beng#a# dirasa#an sebesar #elereng* ma#in lama ma#in membesar hingga sebesar telur ayam* beng#a# tida# terasa nyeri Telinga terasa penuh se"a# &8 bulan yang lalu disertai telinga berdengung dan penurunan pendengaran ,i+ayat telinga berair se"a# B bulan yang lalu* hilang timbul* +arna #uning #e o#latan* tida# berbau ,i+ayat telinga sa#it tida# ada ;idung tersumbat sudah dirasa#an B bulan yang lalu* terus menerus disertai gangguan penghidu ,i+ayat #eluar darah dari hidung se"a# 7 bulan yang lalu* ber ampur ingus* #onsistensi #ental* "umlah sedi#it Nyeri menelan ada Nyeri saat bi ara ada Suara sera# dan sengau ada Na!su ma#an menurun disertai dengan penurunan berat badan dari 47 #g men"adi 48 #g$ Penglihatan ganda tida# ada Sa#it #epala ada terutama sebelah #anan* #adang-#adang dirasa#an #ebas di pipi #anan dan bibir Beng#a# di #etia# tida# ada* beng#a# di lipat paha tida# ada Sesa# na!as tida# ada Tida# ada ri+ayat pusing berputar Penurunan #esadaran tida# ada Pasien tida# mengeluh#an mual dan muntah ,i+ayat #onsumsi i#an asin ada tiap hari* sering tida# di u i saat digoreng
18

,i+ayat mero#o# selama - tahun lebih* & batang per hari ,i+ayat nyeri tulang tida# ada BAB dan BAK biasa

Riwayat &enya7it dah+l+ ' Pasien tida# memili#i ri+ayat penya#it seperti ini sebelumnya ,i+ayat sa#it gula tida# ada* sa#it "antung dan asma tida# ada* ri+ayat trauma tida# ada Riwayat &enya7it 7el+a!"a ' Tida# ada anggota #eluarga yang menderita penya#it #eganasan$ Pasien seorang petani dengan sosioe#onomi menengah #eba+ah$ Riwayat &e7e!?aan, sosial e7onomi dan 7e3iasaan '

%(M(RIKSAAN FISIK Stat+s Gene!alis Keadaan Umum Kesadaran Te#anan darah 3re#uensi nadi 3re#uensi na!as Suhu BB TB .PT %eme!i7saan Sistemi7 Kepala 9ata Thora< Abdomen Stat+s Lo7alis -*-elin"a
19

: Tampa# sa#it sedang : :omposmentis : &/8'78 mm;g : 78 <'menit : -- <'menit : (>8: : 48 #g : &C4 m : &*/> m-

: normo hepal : #on"ungti0a tida# anemis* s#lera tida# i#teri# : paru dan "antung dalam batas normal : dalam batas normal

Pemeri#saan 1aun telinga

Kelainan Kel #ongenital Trauma ,adang Kel$ 9etaboli# Nyeri tari# Nyeri te#an tragus :u#up lapang %N)

1e#stra Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada :u#up lapang Tida# ada Tida# ada Tida# ada Ada Tida# ada Putih Sedi#it 9u#opurulen Putih Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Ada Sentral Antero-superior ,ata

Sinistra Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada :u#up lapang Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Putih Ada* arah "am > Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada

1inding

liang Sempit ;iperemi telinga 2dema 9assa Ada ' Tida# Bau Se#ret'serumen 6arna Jumlah Jenis 9embran timpani 6arna ,e!le# ahaya Bulging ,etra#si Atro!i Jumlah per!orasi Jenis K+adran Pinggir

Utuh

Per!orasi

=ambar

9astoid

Tes garpu tala

Tanda radang 3istel Si#atri# Nyeri te#an Nyeri #eto# ,inne S h+aba h 6eber Kesimpulan

Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# Ada Tida# Ada 9eman"ang

Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada M Sama dengan

pemeri#sa .ateralisasi #e #anan Tuli Kondu#ti! telinga #anan


20

Audiometri *id+n" Pemeri#saan Kelainan 1e!ormitas Kelainan #ongenital Trauma ,adang 9assa

Tida# dila#u#an

;idung luar

1e#tra Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada

Sinistra Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada

Sin+s &a!anasal Pemeri#saan Nyeri te#an Nyeri #eto# Rinos7o&i Ante!io! Pemeri#saan @estibulum Kelainan @ibrise ,adang :u#up lapang %N) Sempit .apang .o#asi Jenis Jumlah Bau U#uran 6arna Permu#aan 2dema U#uran 6arna Permu#aan 2dema :u#up lurus'de0iasi Permu#aan 6arna Spina Krista Abses .o#asi 1e#stra Ada Tida# ada Sempit Pada a0um nasi dan 0estibulum 9u#us Sinistra Ada Tida# ada Sempit Pada a0um nasi dan 0estibulum 9u#us 1e#stra Tida# ada Tida# ada Sinistra Tida# ada Tida# ada

:a0um nasi Se#ret

Kon#a in!erior

Kon#a media

Septum

ber ampur darah ber ampur darah Sedi#it Sedi#it Tida# ada Tida# ada ;ipertro!i ;ipertro!i 9erah muda 9erah muda ,ata ,ata Tida# ada Tida# ada Su#ar dinilai Su#ar dinilai Su#ar dinilai Su#ar dinilai Su#ar dinilai Su#ar dinilai Su#ar dinilai Su#ar dinilai 1e0iasi ,ata 9erah muda Tida# ada Ada* menon"ol #e #a0um nasi #iri Tida# ada Tida# ada Tida# ada
21

Bentu# U#uran 9assa Permu#aan 6arna Konsistensi 9udah digoyang Pengaruh 0aso#onstri#tor Rinos7o&i %oste!io! Pemeri#saan Koana 9u#osa Kelainan :u#up lapang %N) Sempit .apang 6arna 2dema Jaringan granulasi U#uran 6arna Permu#aan 2dema Ada ' tida# Tertutup se#ret 2dema mu#osa .o#asi U#uran Bentu# Permu#aan Ada ' tida# Jenis

Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada

Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada

Kon#a In!erior Adenoid 9uara tuba eusta#hius 9assa Post nasal drip =ambar

1e#stra Sinistra Sempit Sempit 9erah muda 9erah muda Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada ;ipertro!i ;ipertro!i 9erah muda 9erah muda ,ata ,ata Tida# ada Tida# ada Su#ar dinilai Su#ar dinilai Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Naso!aring ;ampir menutupi naso!aring Tida# beraturan Tida# rata Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada

22

O!o)a!in" dan m+l+t Pemeri#saan Kelainan Simetris'tida# 6arna Palatum mole M 2dem Ar#us 3aring Ber a#'e#sudat 1inding !aring 6arna Permu#aan U#uran 6arna Permu#aan 9uara #ripti 1etritus 2#sudat Tonsil Perleng#etan dengan pilar 6arna 2dema Abses .o#asi Bentu# U#uran Permu#aan Konsistensi Karies',adi#s Kesan 6arna .idah Bentu# 1e0iasi 9assa 1e#stra Sinistra Asimetris* u0ula terdorong #e #iri$ 9erah muda Tida# ada Tida# ada 9erah muda .i in T& T& 9erah muda 9erah muda .i in .i in Tida# 9elebar Tida# 9elebar Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada

Peritonsil

Tumor =igi

9erah muda 9erah muda Tida# ada Tida# ada Tida# ada Tida# ada Oro!aring Tida# beraturan ;ampir menutupi ororaring Tida# rata Keras Ada Ada -ral hygiene #urang 9erah muda dengan ber a# putih Normal Tida# ada Tida# ada

=ambar

La!in"is7o&i Indi!e7

' Su#ar dinilai

%eme!i7saan Kelen?a! Getah /enin"


23

Inspe#si

: .o#asi : ,egio oli sinistra le0el II Bentu# : .on"ong* soliter U#uran: (*4<&*4<& m

.o#asi : ,egio oli de<tra le0el II Bentu# : .on"ong* soliter U#uran: C*4</*4<&*4 m Palpasi :

Bentu# : lon"ong* soliter* berbatas tegas U#uran : C*4</*4<&*4 m Konsistensi: Padat 9obilitas : ter!i#sir* nyeri te#an tida# ada* permu#aan rata

Bentu# : lon"ong* soliter* berbatas tegas U#uran : (*4<&*4<& m Konsistensi: Padat 9obilitas : ter!i#sir* nyeri te#an tida# ada* permu#aan rata

Ren:ana %eme!i7saan ' 1arah rutin %;b* ;t* .eu#osit dan Trombosit) Pemeri#saan PT'APTT Pemeri#saan titer IgA anti @:A* IgA anti 2A Pemeri#saan S=OT ' S=PT 2#spertise ,ontgen er0i al AP-.ateral 2#spertise ,ontgen !oto tora#s Nasoendos#opi :T-s an naso!aring Konsul #e bagian mata dan sara!

Dia"nosis Ke!?a : Susp$ :a$ nasopharyn< O9SK A1 tipe aman* !ase a#ti!$

-atala7sana : I@31 ,. 1iet 9B In"$ Tramadol In"$ :e!tria<on -<& gr I@N s#in teste

%!o"nosis'
24

Ouo ad Sanam Ouo ad @itam

: dubia et malam : dubia et malam

Ouo ad 3ungsionam : dubia et malam

*asil %eme!i7saan %en+n?an" ' ;asil pemeri#saan :T s an naso!aring %&B Januari -8&-) : sesuai gambaran Karsinoma Naso!aring dengan limadenopati oli de#stra dan destru#si li0us$ ;asil Brain :T s an tanpa #ontras %-B 9aret -8&-) : tida# tampa# metastase maupun in!iltrasi #e intra ranial$ ;asil PA : #arsinoma insitu dengan bagian mi#roin0asi ,ontgen thora# : tida# ada gambaran metastase #e paru$ ;asil pemeri#saan laboratorium %( April -8&-) : o ;b : && gr'd. o .eu#osit : B$788'mm( o Trombosit : 48>$888'mm( o ;t : (/D o Na'K':l mmol'. o Ureum : -8*4 o Kreatinin : 8*> o S=OT : -8 mi#ro'. o S=TP : -( mi#ro'. : &(-'/*C'BB

Dia"nosis ' Karsinoma Naso!aring stage I@ B %T(N(98) O9SK A1 tipe aman !ase a#ti!

An?+!an -e!a&i Kemoradiasi #on#uren M #emoterapi ad"u0ant ,egimen #emoterapi yang diguna#an : o :isplatin &/> mg I@ pada hari #e &* --* dan /( dengan radiasi* #emudian :isplatin &&>*C mg pada hari #e-& ditambah 4-!luoroura il &$/>8 mg'hari in!us I@ pada hari #e &-/ setiap / minggu selama ( si#lus$ o 1osis radiasi selama #emoradiasi #on#uren adalah >8 =y %-*8 =y'!ra#si) ;-O- (D C < sehari gtt 4$
25

:e!adro<il - < I tab ,ino!ed ( < I tab

FOLLO@ U% / April -8&S : demam %-)* mual muntah %-)* sa#it #epala %-)* telinga berdenging %M)* ma#an dan minum biasa O: Status generalis KU sedang Status lokalis ./. Telinga A1S : .T lapang'lapang* se#ret %M'-)* 9T per!orasi 'utuh ;idung KN1S : KN sempit'sempit* KI hipertro!i'hipertro!i* KN eutro!i'eutro!i* se#ret M'M serous* de0iasi septum M'M Tenggoro# : ar#us !aring asimetris* palatum mole terdorong 1' :a naso!aring stage I@ B %T(* N(* 98) ,en ana: pro#emoterapi 4 April -8&S : demam %-)* mual %M) muntah %-)* sa#it #epala %-)* telinga berdenging %M)* ma#an dan minum biasa O: Status generalis KU sedang Status lokalis ./. Telinga A1S : .T lapang'lapang* se#ret %M'-)* 9T per!orasi 'utuh ;idung KN1S : KN sempit'sempit* KI hipertro!i'hipertro!i* KN eutro!i'eutro!i* se#ret M'M serous* de0iasi septum M'M
26

Kes :9:

T1 &(8'78

nadi >C

na!as &7

Kes :9:

T1 &(8'78

nadi 78

na!as -8

Tenggoro#: ar#us !aring asimetris* palatum mole terdorong

1' :a naso!aring std I@ B %T(* N(* 98) ,en ana: Kemoterapi Pa lita<el -4> mg* :isplatin 77 mg

> April -8&S : demam %-)* mual %M) muntah %-)* sa#it #epala %-)* telinga berdenging %M)* ma#an dan minum biasa O: Status generalis KU sedang Status lokalis ./. Telinga A1S : .T lapang'lapang* se#ret %M'-)* 9T per!orasi 'utuh ;idung KN1S : KN sempit'sempit* KI hipertro!i'hipertro!i* KN eutro!i'eutro!i* se#ret M'M serous* de0iasi septum M'M Tenggoro#: ar#us !aring asimetris* palatum mole terdorong 1' :a naso!aring std I@ B %T(* N(* 98) ,en ana: Kemoterapi ( minggu lagi Kes :9: T1 &(8'>8 nadi 7na!as --

27

/A/ III DISKUSI Telah dilapor#an #asus seorang pasien la#i-la#i usia 4B tahun dira+at di bangsal T;T-K. se"a# tanggal ( April -8&- dengan diagnosis #arsinoma naso!aring stage I@ B$ 1iagnosis #er"a ditega##an dari anamnesis pasien dengan adanya #eluhan : &$ =e"ala naso!aring : Sumbatan hidung terus menerus : #arena tumor di naso!aring menutupi lubang hidung posterior Pile# berulang dengan ingus ber ampur darah ter"adi #arena rupturnya dinding tumor yang ber0as#ularisasi$ Penurunan penghidu ,asa telinga berdengung disertai penurunan pendengaran yang ter"adi #arena sumbatan pada Tuba 2usta hius$ ,asa penuh ditelinga Pembeng#a#an pada leher #iri dan #anan #arena metastasis tumor #e #elen"ar getah bening regional 1ari pemeri#saan status lo#alis T;T didapat#an adanya : &$ 9assa di ,egio :oli 1e<tra le0el II u#uran C*4</*4<&*4 m* padat* ter!i<ir* berbatas tegas dan massa di ,egio :oli Sinistra le0el II u#uran (*4<&*4<& m* ter!i<ir* padat* dan berbatas tegas yang merupa#an tanda metastasis di #elen"ar regional se#itar leher$ -$ Pemeri#saan rinos#opi posterior terdapat massa yang hampir menutupi seluruh naso!aring dan oro!aring$ 9assa berbentu# tida# beraturan dengan permu#aan yang tida# rata$
28

-$ =e"ala telinga

($ =e"ala dileher ' metastasis :

($ Pada pemeri#saan telinga terdapat #esan tuli #ondu#ti! telinga #anan yang merupa#an tanda adanya sumbatan pada Tuba 2usta hius yang sudah menyebab#an O9SK$ Terapi yang diberi#an saat ini adalah : &$ In"e#si tramadol untu# menghilang#an rasa nyeri sa#ibat tumor -$ In"e#si :e!tria#son sebagai pro!ila#sis in!e#si post biopsi tumor ($ Kemoterapi dengan Ta<an -4> mg* :isplatin 77 mg$ Berdasar#an teori* terapi yang diberi#an pada #an#er naso!aring stage I@ B seharusnya adalah #emoradiasin #on#uren dilan"ut#an dengan #emoterapi ad"u0an* tapi pada pasien hanya mendapat terapi #emoterapi di#arena#an terbatasnya !asilitas radioterapi di ,S 9$ 1"amil pada saat ini$ ,egimen isplatin M golongan ta<ane dipilih pada #emoterapi pada pasien ini #arena menurut penelitian terbaru didapat#an e!e# samping yang lebih minimal dibanding#an penggunaan #ombinasi isplatin M 4-3U +alaupun out ome yang dihasil#an tida# "auh berbeda$

29

DAF-AR %US-AKA &$ 1orland* Ne+man$ Kamus #edo#teran$ 2disi -B$ Penerbit 2=:$ Ja#arta : -88-J (/B -$ 9ans"oer* Ari!* Kuspu"i T* ,a#hmi S* d##$ Kapita sele#ta #edo#teran$ 2disi ($ Jilid &$ 3KUI$
Ja#arta : -888J&&8-&&

($ Adam =.$ Tumor-tumor ganas #epala dan leher$ 1alam : Adams* Boies* ;igler$ Boies bu#u
a"ar penya#it T;T$ Penerbit Bu#u Kedo#teran 2=:$ Ja#arta : &BB>J /-B-44

/$ O#ta0iani* 2lies$ Karsinoma Naso!aring$ Bagian T;T


Kristen Indonesia$ Ja#arta : -88B

3a#ultas Kedo#teran Uni0ersitas

4$ 2llis* ;arold$ .he head and neck$ 1alam : 2llis* ;arold$ :lini al anatomy$ 2disi &&$
Bla #+ell Publishing Asia$ Australia : -88CJ ->>-(88

C$ Tabu hi* Kei"i* d##$ Early detection of nasopharyngeal carcinoma $ International Journal o!
Otolaryngology : ;inda+i Publishing :orporation$ 1ia#ses tanggal / April -8&-

>$ =raa!!* @1$ /uman %natomy$ 2disi C$ =ro+ ;ill :ompanies : -88&J&C( 7$ Netter$ %tlas of human anatomy$ N19: : -88-J &87-&C B$ ;ermani B* Abdurrahman ;$ Karsinoma Naso!aring . 1alam : Soepardi 2A* Is#andar N$
Bu#u A"ar Ilmu Kesehatan Telinga ;idung Tenggoro# Kepala dan .eher$ 2disi C$ Balai Penerbit 3KUI$ Ja#arta : -88B$

&8$ Respiratory system pre lab$ 1ia#ses dari http:''anatomy$iupui$edu' ourses'histoP148- tanggal
/ april -8&-$

&&$ 3irdaus 9A* Pri"adi J$ Kemoterapi neoad"u0an pada #arsinoma naso!aring$ 1iupdate tanggal
( 9aret -8&-$ 1ia#ses dari http:''tht$!#$unand$a $id'ma#alah'4B-#emoterapi-neoad"u0anpada-#arsinoma-naso!aring$html tanggal / April -8&-$

&-$ ,oeAin* A0erdi* 9arlinda A$ Karsinoma Naso!aring$ Bu#u a"ar ilmu #esehatan hidung dan
tenggoro#an #epala dan leher$ 2disi C$ 3KUI$ Ja#arta : -88>

&($ Karsinoma Naso!aring$ 1ia#ses dari


naso!aring$html tanggal

http:''semangateli$blogspot$ om'-887'&8'#arsinoma/ April -8&-

&/$ Tao O* :han AT:$ !asopharyngeal carcinoma' molecular pathogenesis and therapeutic
de,elopment in e0pert re,ie1. 9ole ular medi ine$ -88>J B$ 30

&4$ 2aryngeal cancer treatment .!M classification for nasopharyngeal cancers. 1ia#ses dari
http:''emedi ine$meds ape$ om'arti le'-8/788>-o0er0ie+ tanggal -B 9aret -8&-

&C$ /ead

and neck cancer treatment protocols $ 1ia#ses http:''emedi ine$meds ape$ om'arti le'-88C-&C-o0er0ie+ tanggal 4 April -8&-

dari

31