Anda di halaman 1dari 25

KOMUNITAS MASYARAKAT ADAT ULU RIAU

Kedaulatan komunitas masyarakat asli yang tersebar di seluruh Nusantara sudah ada sejak ribuan tahun bahkan kalau boleh dikatakan sejak manusia mendiami bumi persada ini. Kehadiran manusia dalam bentuk komunitas telah ada, serta melangsungkan aktivitas-aktivitas sosial kemasyarakatan di seluruh Nusantara dari waktu ke waktu atau generasi ke generasi. Melalui proses jangka waktu yang sangat panjang terjadi interaksi sosial antar anggota komunitas serta interaksi dengan lingkungan fisiknya secara runtut dan melembaga sedemikian rupa, sehingga terbangun suatu satuan kemasyarakatan yang mandiri yang mempunyai sistem nilai tersendiri dengan perangkat hukumnya yang dibangun oleh komunitas itu sendiri. Komunitas tersebut mandiri dan berdaulat dalam arti kemampuan keberadaan komunitas melalui proses sosialisasi nilai dan tradisi yang dilakukan dari generasi ke generasi. U U !"#U sebagai sebuah kejatian !iau, karena dikawasan inilah nama !iau mula diasaskan menjadi $ebuah Negeri dan kemuadian pernah menjadi %usat %emerintahan $ebuah Kerajaan Melayu yang merupakan cikal bakal kebangkitan Melayu hari ini. %erjalanan panjang sejarah dikawasan Ulu !iau sebagai daerah %angkal telah termaktub pada berbagai kisah baik buku maupun lisan, kewujudan Ulu !iau sebagai teras dari Keadatan Melayu merupakan sebuah legitimasi tentang Kemelayuan bahkan takakan ada pemisahan antara !iau dan Melayu baik hingga hari ini, walau secara administrasi pemerintah tidak disebut lagi kawasan ini sebagai !iau melainkan Kepulauan !iau, namun secara harfiahnya Ulu !iau tetap wujud sebagai kejatian dari !iau itu sendiri. $etelah sekian

panjang rentang waktu yang tentunya banyak hal telah mengisi pergolakan %erlembagaan Keadatan di kawasan Ulu !iau, sehingga sekian lama fungsi-dungsi keadatan dikawasan ulu !iau lebih cendrung kepada keadatan Ketemenggungan yang lebih mengedepamkan unsur-unsur mistis sehingga nilai realitas tidak wujud lagi dikawasan ini sebagai sebuah %erlembagaan #dat yang wujudnya berperan penuh dalam sendi kehidupan kemelayuan di kawasan ini. Ulu !iau merentang panjang dari Kuala !iau bermula di gerbang Kuala, yaitu %ulau &ayan, 'anjung Unggat ($ungai %ayung) Kampung &ulang ($ungai *robos) Kampung Melayu($ungai &atang) Kota %iring ($ungai *alang Kecik) &ukit *alang+Kota 'inggi !iau ($ungai *alang) #er !aja ($ungai ,arang dan $ungai %ulai) Kota !ebah ($ungai 'imun) Kampong $ei 'imon ($ungai !iau) !antau %anjang 'anjung $epadam ($ungai 'anjung+$ungai 'erusan) 'anjung anjut ($ungai adi) Kampong $ei adi , Khoda %asir, Kampong &ugis.

II. Kelembagaan Adat %roses perkembangan serta pola interaksi sosial baik antar anggota komunitas maupun antar komunitas dapat mengancam kemandirian atau eksistensi kedaulatan komunitas itu sendiri. !eaktualita dalam menghadapi situasi perubahan dibutuhkan suatu pengorganisasian agar fungsi-fungsi politik, ekonomi dan hukum dapat berjalan sebagai pilar kemandirian atau kedaulatan. -ungsi-fungsi tersebut perlu diemban dan dikawal oleh satu organisasi yang dibangun dan disepakati oleh masyarakat melalui kontak

sosial atau kesepakatan melalui musyawarah yang awalnya merupakan embrio dari kelembagaan adat dalam komunitas atau yang la.im di sebut Masyarakat Adat. Keberadaan lembaga adat dalam Komunitas harus diakui dan diterima oleh seluruh anggota komunitas yang memungkinkan adat-istiadat serta tradisi semakin mapan serta tumbuh berkembang secara dinamis dalam menghadapi perubahan dari waktu ke waktu. $ilsilah tersebut diakui dengan sejarah dan peristiwa dari waktu ke waktu yang berfungsi sampai kepada masa kini. "dentifikasi melalui silsilah serta sejarah perkembangan tiap lembaga adat atau komunitas dalam mempertahankan eksistensinya dapat ditelusuri sehingga merupakan kebanggaan setiap insan Melayu. &ermacam-macam sejarah dengan versi masing-masing baik dalam /ikayat rakyat, atau sajak yang diucapkan dalam bahasa tinggi (SYAIR dan PANTUN) dapat dibuktikan keberadaannya sampai sekarang dalam bentuk budaya adatistiadat dan upacara-upacara adat. %enamaan Komunitas dengan embaga adat selamanya dikaitkan dengan nama lokasi atau tanah tempat bermukim. III. Kontrak Sos al &angunan yang dibuat oleh masyarakat sebagai upaya pemberdayaan komunitas dalam mempertahankan kedaulatannya yang la.im disebut Lembaga Adat. embaga tersebut sebagai wadah musyawarah untuk membuat aturan-aturan adat yang dipimpin oleh seorang Pemangku Adat. 0leh karena pada asasnya jiwa demokrasi dalam pengambilan keputusan

dalam masyarakat adat diwujudkan dalam bentuk musyawarah yang demokratis (%emangku #dat, 1ngku Muda). %ada prinsipnya di setiap komunitas asli atau masyarakat adat bangunan kelembagaan dengan perangkatnya diangkat dan disetujui oleh masyarakat melalui suatu perjanjian untuk menjamin kedemokrasiaan dan kepentingan umum yang diwujudkan melalui suatu upacara yang bermakna sebagai sumpah+kontrak sosial (Basse). Umumnya dalam komunitas tersebut setiap kesepakatan harus diresmikan atau dilegitimasi melalui upacara adat yang maknanya sebagai kontraksosial yang mengikat dengan sanksi sehingga oleh masyarakat Melayu khususnya Ulu !iau disebut sebagai Sum!ah Set a. #danya %emangku #dat dengan konsekuensi terciptanya birokrasi dalam komunitas dapat merupakan ancaman terhadap nilai demokrasi komunitas terutama dalam pengambilan keputusan. $epanjang pengetahuan kami awal bangunan atau pembentukan dalam perjalanan antar waktu terjadi pergeseran nilai yang menyebabkan kepemimpinan dipertahankan dalam komunitas melalui memfungsikan atau melembagakan musyawarah disepakati. Melembagakan musyawarah dan &asse dalam masyarakat atau komunitas merupakan pilar demokrasi yang sekaligus mengawal keberlangsungan hidup komunitas itu sendiri dalam mengadapi berbagai macam perubahan atau ancaman. I". As!ek Kese#arahan . Ulu !iau sebagai studi kasus karena merupakan salah satu kawasan !iau ama dan mempunyai sejarah yang dapat diindentifikasi mulai dari awal

sampai sekarang. $ejarah adalah suatu cerita dari realitas masa lampau atau dengan kata lain sebagai upaya menyusun gambar tentang kejadian masa lalu yang punya kaitan sampai kini merupakan 'akdir #llah2taala. &ukti yang dapat ditelusuri adalah bahwa setiap orang Keturunan !aja Ulu !iau dapat menyelusuri silsilahnya dari generasi ke generasi. $etiap masyarakat Ulu !iau merupakan masih ada keterkaitan dengan keturunan Kerajaan Melayu dan 3uga $uku aut (suku asli di !iau) $ilsilah tersebut diikuti dengan sejarah dan peristiwa dari waktu ke waktu khususnya yang berfungsi sampai kepada masa kini. "ndentifikasi melalui silsilah serta sejarah perkembangan tiap lembaga adat atau komunitas dalam mempertahankan eksistensinya dapat ditelusuri sehingga merupakan kebanggaan setiap insan Ulu !iau. &ermacammacam sejarah dengan versi masing-masing baik dalam dongen rakyat, atau $yair, *urindam dan %antun yang diucapkan dalam bahasa tinggi dapat dibuktikan keberadaannya sampai sekarang dalam bentuk budaya adat-istiadat dan upacara adat. $ebagai suku menetap, maka sejarah suku asli khususnya Melayu mempunyai kaitan dengan ekosistem alamnya yang menghasilkan budaya serta mempengaruhi aturan-aturan adat. %enamaan komunitas dengan lembaga adat selamanya dikaitkan dengan nama lokasi atau tanah tempat bermukim. ". Legenda $uk t S guntang $ebagai suku yang tertua nenek moyang suku-suku di Kepulauan Melayu dapat dimulai dari sebuah Cerita Suku Laut. !ibuan tahun yang lalu telah menetap sekelompok manusia dikawasan kepulauan Melayu . inilah cikal

bakal yang kemudian membentuk sebuah kekuatan besar yang mampu menyokong kerajaan cikal bakal melayu selama ribuan tahun. &angsa Melayu adalah bangsa besar yang sangat menguasai system pemerintahan, hingga pasca keruntuhan kerajaan Melayu yang konon di %alembang, telah turun 4 orang anak raja keturunan "skandar 5ulkarnain di &ukit $iguntang, lalulah ia ke bentan dan dibentan ialah di !ajakan maka mashurlah anak raja keturunan "skandar .ulkarnain itulah keturunan !ajaraja melayu yang kemudian menetap didalam Ulu !iau ini. %. " s #da 6 (dua) prinsip dasar yang mengatur tata kehidupan Mela u yaitu 7 8. /ubungan antar manusia 6. /ubungan manusia dengan sumberdaya alam dan 'uhan yang 1sa. a. " s &ubungan ya tu ' 8. 6. 4. (bersatu kita teguh bercerai kita runtoh) (saling menghargai dan musyawarah) (hidup bersama bagaikan ikan dan air yang saling

membutuhkan). b. " s Unsur Keh du!an Manusia asalnya dibekali( aturan yang mengatur hubungan manusia dengan sumberdaya alamnya serta manusia dengan dalam komunitas. -ilosofi Melayu yang menyatu dengan alam artinya

bahwa di atas bumi persada terdapat ! (tiga) unsur kehidupan yang tumbuh dan berkembang biak, saling hidup-menghidupi yaitu 7 8. 6. 4. (manusia) (hewan) dan9 (tumbuhan)

Ketiga unsur ini saling berkaitan yang diatur melalui #turan-aturan. "I. )enyebaran Komun tas %emangku #dat masyarakat yang disebut juga 1ngku Muda yang berusaha dengan menjunjong adat Melayu yang ada. maka

berbagai macam aturan dan siasah adat untuk mempersatukan komunitas diselenggarakan Upacara #dat besar. $ebenarnya menurut aturan adat upacara tersebut dilakukan melalui keputusan musyawarah #dat. Membentuk komunitas dengan aturan-aturan yang sesuai dengan kondisi fisik di lokasi permukiman serta pola hubungan sosial. :idirikan rumah adat tempat pertemuan yang dinamakan Balai Mus a"arah. 'empat tersebut diberi nama Rumah Ulu artinya Rumah Pangkal atau dimengerti se#agai Rumah tem$at mengem#alikan segala $ermasalahan kem#ali ke$ada Tu%uan Asal aitu kedamaian dan kese%ahteraan Rak at. %emangku #dat beserta :atok-datok Utama membuat struktur dan aturan-aturan yang disepakati bersama melalui Musyawarah #dat yang diselenggarakan di !umah Ulu. :atok-datok Utama inilah yang merupakan dengan ungkapan Datok Pemecah Masalah. embaga pengambil keputusan tertinggi. Kewenangan :atok-datok Utama diberi arti

&'munitas Mas arakat Adat yang dinamakan Ulu !iau dengan struktur kelembagaan adatnya merupakan embrio kelembagaan dan embaga #dat yang pertama di Ulu !iau. :ari embaga ini diharapkan kedepannya menyebarlah ke seluruh 'anah Melayu serta membawa adat dan budaya serta %ola Ulu dari Melayu itu sendiri di setiap tempat senantiasa terbentuk komunitas dengan basis Komunitas #dat Melayu yang sebenarnya di atas wilayah tertentu. 3adi dapat dilihat bahwa penamaan Komunitas Masyarakat #dat Ulu !iau senantiasa dikaitkan dengan sumberdaya alamnya khususnya tanah sangat mempengaruhi pola pergaulan dan aktivitas sosial dalam Komunitas #dat. II. L*M$A+A ADAT M*LAYU ,LAM- RIAU LAMR atau lem#aga adat mela u Riau adalah $r'duk #aru dari se#uah Pr'(insi ang #ernama Riau. $etelah berlangsung beberapa generasi dimana manusia mulai berkembang dengan diiringi oleh terbentuknya embaga adat Melayu !iau baru. /al ini mulai menimbulkan persaingan antar kelompok adat Melayu terutama para %ewaris dari Kerajaan Melayu !iau. Karena LAM RIAU hanya mengatur intern kelompok, maka tidak dapat lagi mengatur hubungan antar masyarakat melayu. Maka oleh #llah dikumpulkanlah 0rang-orang yang %eduli terhadap kesinambungan tata adat dan hajat hidup masyarakat melayu Ulu !iau (!"#U #$ ") dalam satu kesepakatan dan kemudian hendaknya diperbuat aturan serba seratus yang mengatur hubungan antar komunitas atau antar !akyat Melayu. %rinsip dasar adalah persatuan dan kesatuan dengan motto MELAYU SATU MELAYU PADU MELAYU JADI TERAJU KEMBALI KEADAT DULU DI ULU. $trategi sebagai pintu masuk adalah

dengan pengembangan sejarah dan ikatan silsilah kekeluargaan antar anggota Komunitas adat yang menggambarkan kesatuan asal keturunan dan persamaan nasib. $eluruh wilayah permukiman #dat dikoordinir dalam satu kesatuan yang dinamakan ULU RIAU M*NYATU $AL*K K*)AN+KAL. :ibentuk -orum Koordinasi yang mengatur tata hubungan antar Masyarakat Melayudan penyelesaian sengketa antar sesame masyarakat yang menjunjung adat melayu. Upaya dan proses perkembangan tersebut di atas dimana komunitas dengan kelembagaan adatnya yang terbangun dari dan oleh mereka sendiri melalui musyawarah menciptakan suatu organisasi yang dinamis, mapan dan dapat menghadapi perubahan-perubahan. &erasal dari sejarah asal-usul dan tradisi setempat dimana proses waktu serta dinamika pola interaksi sosial antar anggota komunitas serta dengan alam lingkungannya menghasilkan berbagai keragaman komunitas. Keragaman budaya, sistem pemerintahan, sistem hukum serta kearifan tradisional sangat dipengaruhi oleh hal-hal tersebut di atas. :apat dipahami bila sebelum %emerintahan Kolonial didapati berbagai ragam komunitas-komunitas yang berdaulat. Keragaman dalam tradisi, sejarah, adat-istiadat sistem pemerintahan merupakan kekayaan budaya bangsa yang diakui melalui semboyan .$h nneka Tunggal Ika./ :i U U !"#U Komunitas#:#' U U !"#U diikat melalui semboyan )MELAYU SATU MELAYU PADU MELAYU JADI TERAJU KEMBALI KEADAT Da- ULU DI ULU !PA"#KAL$..* "III. Keteran0aman N la Demokras dengan Kedatangan K*TURUNAN RA1A &AUS KUASA

:isisi lain keturunan SULTAN sebagai pelaksana TATA A+AT dalam perkembangannya memposisikan dirinya menjadi supra struktur di atas komunitas yang merupakan cikal bakal terbentuknya strata sosial, feodalisme atau pemerintahan kerajaan. /arapan semula untuk menjadi juru damai antar komunitas dalam perjalanan sejarahnya terpaksa mencari basis kekuasaan yaitu terbentuknya lembaga supra di atas komunitas yang dibeberapa tempat dilegitimasi melalui (gabungan Komunitas adat besar basis). %enguatan kelembagaan adat adat rakyat dan dapat dilihat dengan terbentuknya Kelembagaan banyak) yang mengontrol

kelembagaan $upra Komunitas. lembaga adat dibuat tidak berfungsi dan tidak berdaya. I2. Struktur Kelembagaan Komunitas merupakan sebuah wilayah Masyarakat /ukum #dat yang mempunyai struktur dan perangkat lembaga adat yang dinamakan lem#aga $eradatan di Ulu dan dipimpin oleh Pemangku Adat atau ,ngku Muda. $ejak dari dalu dalam perkembangannya sekarang ini ada beberapa aspek yang sangat mendasar serta melembaga dalam pergaulan sosial suku Melayu, yakni 7

/idup berkelompok dalam suatu komunitas Keluarga #da pemimpin atau yang dituakan dan9 Nilai demokrasi melalui Nusyawarah mufakat merupakan

kekuasaan yang tertinggi

:iikat oleh nilai yang diwarisi dan leluhur yang sama. MASYARAKAT ADAT ULU RIAU kesatuan ; wilayah yang diikat melalui satu pintu. . $eluruh sistem dan struktur pemerintahan adat /#!U$ #:# %enyesuaian tersebut dapat dilihat pada Kampung yang dipimpin oleh seorang yang disebut &athin kemudian dijadikan Kepala Kampung #dat. <ilayah terdiri dari = (tujuh) Kampong dengan 'ujuh dinamakan Kebatinan. Ketujuh Kampong tersebut adalah 7 8. Kampong 'anjung Unggat dipimpin oleh &athin 'anjung Unggat. (&athin 'anjong) 6. Kampong &ulang dipimpin oleh &athin Kampong &ulang. (&athin Kuale+Kuala) 4. Kampong Melayu , Kota %iring, Kampong $ungai 'imun dan Kota 3urong+ juga kini disebut Kota !ebah, Kota &aru serta Kota $ubang dipimpin &athin $ei 'imun dipimpin :atok &athin Mercu &uane !"#U (&athin !iau+$ungai ) . 4. Kampong 'anjung anjut , 'anjung $epadam, $ungai !iau , Kampong $ungai adi, Kampong &uges dan #nak Kota pasir dipimpin &athin 'elok >. %ulau &ayan merupekan tapal &atas Kawasan #dat Ulu !iau ie merupekan Kuale %ertemuan antara $ungai 'anjong, kuale dan embagaan #dat embaga %eradilan

berikot 'elok. "e merupekan pegangan akan %anglime aut Kederat $hakti. Ke-1mpat &athin tersebut serte %anglime laot Kederat $hakti %ancarpancarnye dari &ongsu di atas dinamakan penopang atau pilar. Struktur Kelembagaan 1M&#*# %1!#:#'#N tertinggi yang merupakan dwitunggal yaitu DUNIA dan AK&*RAT dengan %emangku #dat (d"i tunggal). Kekuasaan meliputi sebagaimana tersebut di atas. D sam! ng tu terda!at )A3AN+ yang 4ungs onal ya tu 5

pengelolaan sumber daya alam termasuk hutan keagamaan dan melaksanakan upacara apabila terjadi

pelanggaran adat.

yang menentukan waktu turun aot dengan ilmu perbintangan.

)os s )emangku Adat


%enguasa seluruh ulu riau ( embaga tertinggi) Mengatur serta mengayomi aturan adat yang disepakati oleh

:atok-datok utama yang dudok pade Majlis %angkuan #dat


Menyelesaikan peselisihan antar %erbatinan setiap kampong /ubungan dengan Madat tetangga atau pemerintahan formal

Memimpin #dat Kaula seluruh Ulu !iau yang menyangkut

evaluasi kembali aturan yang ada, mencabut, mengubah atau membuat peraturan adat yang baru.

&ertanggung jawab apabila ada pelaksanaan aturan adat yang

tidak sesuai dengan hasil musyawarah.

Memimpin sidang adat pendamai atas kasus yang tidak

diselesaikan pada tingkat Kampong.

Menjadi panutan.

Untok $ath n Kam!ong

Mengatur serta mengayomi aturan adat atau kesepakatan hasil Menyelesaikan perselisihan antar anggota masyarakat dalam

Musyawarah dalam lingkup Kampong masing-masing.

lingkup Kampong masing-masing

Memimpin dan mengatur serta bertanggung jawab atas

pelaksanaan upacara adat dalam Kampong masing-masing

Memimpin

pelaksanaan

kerja

gotong-royong

dalam

penanggulangan bencana, pembuatan pondok upacara dan gotongroyong lainnya.

Menjadi pengayom masyarakat

Mekan sme )engangkatan $ath n :iseleksi oleh warga berdasarkan garis keturunan dan pengabdian serta penguasaan adat istiadat serta ilmu agama dan lebih baik "lmu

%erpawangan. :iajukan dalam Musyawarah Kampong yang harus dihadiri oleh masyarakat. baru dapat diresmikan.

&ubungan Lembaga )*RADATAN dengan Masyarakat 8. #pabila terjadi perselisihan antar warga dalam K#M%0N*, maka %1M#N*KU #:#' dibantu :atok-datok Utama dan &athin wajib dan bertanggung jawab untuk menyelesaikannya melalui sidang adat pendamai yang diselenggarakan di !UM#/ U U di U U !"#U. 6. Upacara adat yang dilakukan oleh anggota masyarakat dalam wilayah kampong yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya adalah &athin sedangkan yang punya upacara hanya menyediakan bahan pengerahan tenaga dan pengaturannya dan pelaksanaannya mennjadi tanggungjawab bathin bersama %emangku #dat . #ndaikata ada sesuatu yang tidak beres, maka bukan yang punya upacara yang bertanggung jawab tetapi &athin. 4. %enyelesaian pelanggaran adat yang merugikan masyarakat melalui adat pendamai. ?. Mengatur dan menyelesaikan pembagian warisan anggota

masyarakat apalagi yang menyangkut tanah (lihat lam$iran). 2. MUSYA3ARA& ADAT sebaga ) lar Demokras dalam L*M$A+A

MUSYA3ARA& ADAT sebagai pilar demokrasi dan sebagai wadah yang mengawal dinamika adat sesuai perubahan kebutuhan masyarakatnya. maka salah satu ciri yang mendasar dalam komunitas adalah musyawarah yang dinamakan MUSYA3ARA& ADAT (mematri asa) MUSYA3ARA& ADAT tersebut selayaknya sudah melembaga dari generasi ke generasi maka ianya harus diatur khusus oleh :atok-:atok Utama. $emboyan MUSYA3ARA& ADAT yaitu @ADAT TER#A"TU"# PADA PAKAT% PAKAT ME"DAPAT DAULAT artinya da$at meme-ahkan #atu -adas yang mempunyai makna bahwa apapun dan bagaimanapun asal disetujui melalui MUSYA3ARA& ADAT dapat merubah, menghapus atau membuat aturan adat yang baru. /asil MUSYA3ARA& ADAT setelah disahkan merupakan adat. %rinsip tersebut sudah membudaya disetiap insan M1 #AU sehingga dimanapun mereka berada di seluruh Nusantara hidup berkelompok dan bermusyawarah persetujuan) yaitu 7

tetap

dipertahankan.

Motto,

(kesepakatan

dan

MUSYA3ARA& ADAT Kaula %emangku dan :atok Utama + Majlis %angkuan MUSYA3ARA& ADAT Kaula dan embaga %eradatan MUSYA3ARA& ADAT KAM)ON+ dalam tiap K#M%0N* MUSYA3ARA& ADAT 1URAI dalam kelompok basis di bawah K#M%0N*

MUSYA3ARA&

ADAT

YAN+

UTAMA

!Mus&a'a(ah

Daulat$,

MUSYA3ARA& ADAT seluruh U U !"#U yang merumuskan dan

memusyawarahkan aturan-aturan yang menyangkut antar %eradatan. MUSYA3ARA& ADAT tersebut sesuai

embaga dan

tingkatan

urgensinya dapat dihadiri oleh seluruh masyarakat ulu riau atau di luar Ulu !iau. 0leh karena pertimbangan efesiensi, maka MUSYA3ARA& ADAT tersebut dihadiri oleh wakil atau utusan dari masing-masing kelompok jadi berlaku demokrasi perwakilan. MUSYA3ARA& ADAT yang tertinggi dalam wilyah adat. :ilakukan setiap tahun atau apabila ada hal yang penting atau khusus. :ihadiri oleh seluruh pemuka &athin bersama pemuka adat dan masyarakat. Mekanisme dalam persidangan sangat terbuka dan bebas dimana tiap peserta bebas mengeluarkan pendapat namun pengambil keputusan oleh tiap Kampong melalui musyawarah dan mufakat. Musyawarah MUSYA3ARA& ADAT kaula dalam pengambilan keputusan berdasarkan keterwakilan oleh &athin karena asumsi bahwa sudah ada proses di tingkat Kampong sebelum terjun ke MUSYA3ARA& ADAT kaula. $eluruh keputusan dalam MUSYA3ARA& ADAT kaula dibacakan kembali oleh %emangku #dat dan akhiri dengan $holat &erjamaah dan memakan nasi yang berarti apabila ada yang mengingkari hasil MUSYA3ARA& ADAT, maka atas i.in #llah nasi tersebut ditingkatkan kekuatannya menjadi sum$ah. /asil MUSYA3ARA& ADAT Kaula disosialisasikan kembali oleh &athin atau pemuka adat yang biasanya dilakukan pada saat upacara adat dan mengikat seluruh warga embang sang NanggalUlu !iau. akan menyumbat lehernya dan akan menusuk perut sehingga hasil MUSYA3ARA& ADAT

MUSYA3ARA& ADAT Kam!ong di tingkat perbatinan dinamakan MUSYA3ARA& ADAT saja. :ilaksanakan tiap tahun atau apabila ada hal yang khusus antar lain apabila terjadi pelanggaran adat atau hasil MUSYA3ARA& ADAT kaula. MUSYA3ARA& ADAT dihadiri oleh seluruh warga dan dilaksanakan dengan demokratis. :alam MUSYA3ARA& ADAT tersebut tanpa melihat tingkatan dan golongan bebas berbicara sehingga kadang-kadang terjadi perdebatan yang sengit. :i sini kecenderungan rakyat meminta pertanggungjawaban dari &athin atas pelaksanaan adat dalam wilayahnya sehingga biasanya MUSYA3ARA& ADAT menjadi ajang %engadilan bathin, namun karena kedudukan barhin serta mekanisme pengangkatannya melalui usulan keluauji kelayakan yamng mempuni serta dorongan keluarga besar, maka sukar dijatuhkan namun bathin dapat dikenakan denda . Aang dibahas adalah aturan adat yang berlaku, merubah, mencabut aturan-aturan baru yang semuanya berasal dari usulan masyarakat. #pabila ada yang tidak dapat diselesaikan atau menyangkut hubungan dengan Karopikampong lainnya, maka akan diajukan ke MUSYA3ARA& ADAT Kaula. MUSYA3ARA& ADAT tersebut sesuai fungsinya menunjuk beberapa pemuka sebagai #dat %endamai atau %eradilan #dat. MUSYA3ARA& ADAT 1ura % MUSYA3ARA& ADAT yang menyangkut aturan lokal dalam wilayah kecil atau kelompok keluarga atau organisasi kemasyarakatan antara lain organisasi remaja mesjid, koperasi kelompok atau wilayah sebesar !'. Mengkaji dan membuat kesepakatan khususnya yang berkaitan dengan gotong-royong kelompok atau menyelesaikan kasus tanah hak milik bersama atas tanah atau hutan. $egala keputusan

MUSYA3ARA& ADAT diketahui oleh bathin dan yang tidak terselesaikan di bawa ke MUSYA3ARA& ADAT kam!ong. 2I. 6 r 7 6 r Khusus 8. Masyarakat #dat Ulu !iau adalah penduduk menetap.

"nteraksi dengan alam lingkungannya sangat menentukan pola hubungan sosial dalam kaitannya dengan adat dan budaya. ,iri tersebut mempengaruhi bentuk komunitas yang bernuansa kebersamaan dan demokratis. 6. 0leh proses sejarah yang panjang dan dituntut sampai

sekarang, maka budaya hidup berkelompok dalam satu komunitas di atas wilayah yang tetap merupakan ciri khusus masyarakat suku melayu. 4. MUSYA3ARA& ADAT sebagai wadah musyawarah

merupakan lembaga yang tertinggi. $egala sesuatu aturan yang menyangkut publik harus diputuskan melalui Kebersamaan &erpakat bersyiar Kuala. %engambilankeputusan tanpa musyawarah atau otoriter baik oleh pemerintah ataupun oleh %emangku #dat tidak pernah ditaati atau dilaksanakan oleh masyarakat. "stilah (otoriter) tidak pernah diterima oleh masyarakat melayu ulu !iau. ?. -aktor sejarah dan silsilah lembaga tempat asalnya merupakan

kebanggaan masing-masing masyarakatnya. >. -aktor hubungan keluarga yang legitimasi melalui sejarah dan

silsilah merupakan tali pengikat yang dapat merupakan salah satu sarana penyelesaian konflik.

$trategi dan pintu masuk dalam rangka penguatan adalah melalui komunitas embaga atau kelompok dan bukan individu. %engungkapan embaga merupakan alat sejarah serta nilai adat masing-masing komunikasi yang efektif dengan masyarakat. :i Ulu !iau hendaknya kini mulai menata adat istiadat dan kemudian

mempergunakan tatanan adat tersebut untuk hidup lebih baik. 2II. Kes m!ulan 8. $ebagai suku yang menetap maka faktor sejarah, budaya dan

adat merupakan pengikat dan pemersatu dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang dan berubah-ubah. 6. MUSYA3ARA& ADAT sebagai pilar demokrasi dan sekaligus

sebagai wadah dalam mengantisipasi perubahan-perubahan dalam masyarakat sehingga memberikan nilai tersendiri sebagai adat yang dinamis dan perlu ditum#uhkem#angkan dari ketersisihan sebagai akibat dari UU+>+8B=B. 4. Namun aktualita dampak perkembangan pembangunan dan

dinamika perubahan sosial yang tidak disikapi secara konkrit, mengakibatkan terjadinya proses perubahan nilai pada generasi muda sehingga dapat menciptakan manusia tanpa identitas atau tercabut dari akarnya. 2II. Rekomendas

8.

Kurun waktu >= tahun telah meluluhlantarkan adat dan budaya

suku atau Komunitas #dat di seluruh "ndonesia dan khususnya kelembagaan Kombongan yang dieleminasi melalui KM: dan M:. 6. UU+66+8BBB sebagai salah satu peluang untuk

mengembangkan kembali demokrasi dan pola hubungan sosial melalui pembentukan desa adat. 4. UU+66+8BBB mendapat banyak kendala oleh karena sudah

terjadi pergeseran nilai dikalangan masyarakat terutama antara generasi tua dan muda. Untuk itu diperlukan kerja keras melalui identifikasi dan revitalisasi hukum adat dalam tiap komunitas adat. ?. Memberdayakan &adan %erwakilan :esa (&%:) sebagi pintu yang strategis agar menerapkan mekanisme sistem

masuk

musyawarah Kombongan yang demokratis. >. Mengakomodasi dan memberdayakan kelembagaan adat atau

masyarakat yang masih diterima dan hidup dalam masyarakat.

hasil %ertemuan -orum ??.

R*KAM 1*1AK SYIAR KUAL* %emimpin Keadatan di Ulu !iau sejak 8B88 atau jue disebot @$yiar KualeC, dimane penguasaan "lmu Ugame "slam menjadi acuan tolak ukor yang utame dan pertame-tame tiade selaen dari pade itu, "lmu Kebathinan yang cukop sehingga mampu melindungi seluroh kuale hinge ke :ese make segale sesuatu yang gaib baek di Kuale, telok, $ungai, $uak, &uket dan merate-rate #tas ".en #llah, barang mahlok *aib penunggu akan setiap tempat tersebot menundok tiade bise melaenkan ienye patoh kepade :atok $yiar Kuale, 7

8. 'an $idek

"bni $ultan 'haf $inar

($erdang)

jurai-jurainya dari

aksmana Khoja &intan+!aja &ia.id ibni $ultan #hmad+!aja #bdullah ($ultan *#$"& @*rahi $iak &entan) yang menikah dengan tengku #isyah binti 'engku #njang <ok ibni 'engku 'engah Muhamad Ausof ibni $ultan Machmud Mu.affar $yah.

Menyerah Mandat #dat 3unjong $yiar Kuale pade 8B?D , Kepade 7 6. $abtu $idek "bni 'an $idek, menikah dengan 'engku $anah binti '.$a2ban ibni '. #wang (%emilik akan seluruh Kampong 'anjong'anjong Unggat) "bni $ultan Aahya siak marhom Kemaman 'erenggano.

Menyerah Mandat #dat 3unjong $yiar Kuale pade 8B;E, Kepade 7 4. !aja Muhamad #li $idek "bni 'an $idek

Menyerah Mandat #dat 3unjong $yiar Kuale pade 6E84, Kepade 7 ?. 'engku Muhamad -uad "bni 'engku M.Ausof "bni 'engku Kecik "bni 'engku Kadir yang menikah dengan 'engku &ilik+!aja /alimah binti !aja Muhamad Ausof A#M 'uan Muda !iau Ke-F dari hasil pernikahan nya dengan '1N*KU 1M%U#N $U '#N#/ 1M&0N* -#'"M#/ binti $ultan Machmud Mud.afar $yah.

S*KAT* S*1I3* S*RA+* 1 ke ngkar enye men#ad DOS*. 1 ke d !egang e men#ad Tuah

&ismillah.. #tas ".en #llah make hari ini /ambe mahlok lemah dihadapan #llah ini, berikrar akan tugas amanah yang diberikan 0leh #llah melalui sekelian Kaom. :emi #llah yang mencipte 'ujoh %etale anget 'ujoh %etale bumi , dimane bumi dan matehari berputar pade pijarnye atas i.en #llah ienye tiade saleng berbenturan. 'elah /ambe pahami bahwesenye Kuase #llah itu yang Maha &esar dan tiadelah siape-siape yang mampu melawannye. Make sujod sembah hambe hanye %ade #llah semate-mate dan tiade pule selaen dari padenye.

:an demi mase, :emi #llah yang menciptekan kite insan manusie /#M&1 &1!"K!#!

UN'0K M1 #N30' K#N #:#' $A"#! KU# 1 dari Ulu $ungai sampai ke muke telok !iau. /ambe mengabdikan diri untok menjadi %engayom akan dirimu semue wahai kaom kerabat di Ulu !iau, $ebagaimane yang termaktob dari dahulu .aman-ber.aman puak-puak melayu yang alem yang menjaohkan .alem tak bertindak lalem.

:emi Mase, /#M&1 '1N*KU MU/#M#: -U#: "&N" '1N*KU M0/: AU$0- "&N" '1N*KU K1,"K &ahwesenye /#M&1 '":#K #K#N &1!'"N:#K 5# 1M, K#!N1 !#31 # 1M !#31 :"$1M&#/ !#31 5# 1M M#K1 #5#& #/ # #/ &1!"K#N. hambe datang dari Kote !aje "nderesakti. &erikrar dihadapan sekelian "si #lam dan dihadapan sekelian kaom saksinye.

3"K1 $# #/ :"#N'#!1 K#UM #K#N /#M&1 /UK0M N#M0N '#K #K#N %1!N#/ /#M&1 N"$'1K#N "1 :#N K1 U#!*1NA1 $1!'# &#!#N* $#'U%0N K#0M :" U U "N".

:1M" M#$$1 A# # /#M&1 #/ &1!" #/ /#M&1 %1'U30K :#N K1KU#'#N #*#!

'1*0/ #K#N K1%#:1MU $1/"N**# $1*# 1 K#0M

:"/U U $1N'0$1 #:1NA1.

3"K1 '1! #N**#! A#N* '1 #/ '1!$1M#' 'U*#$ A#N* /#M&1 K/":M#' M#K1 #5#& # #/ A#N* %# 1N* NA#'1 '"#:1 M1M&1!" $1 #M#' :UN"1 #K/1!#'.

#/U#K&#!.. #

#/U#K&#!G#

#/U#K&#!

('engku fuad teriakkan 4 H) diikuti oleh semue kaom)

:#U #' 'U#NKU G :#U #' 'U#NKUG. :#U #' 'U#NKU :#U #' 'U#NKU G :#U #' 'U#NKUG. :#U #' 'U#NKU :#U #' 'U#NKU G :iterikakkan = kali 0leh %anglime aot Kederat $hakti