Anda di halaman 1dari 4

Fermentasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.

Fermentasi sedang berlangsung. Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi yang mengasilkan asam laktat sebagai produk sampingannya. Akumulasi asam laktat inilah yang berperan dalam menyebabkan rasa kelelahan pada otot.

Karbohidrat
http://kimia.upi.edu/staf/nurul/web2012/1105955/materi.html http://id.wikipedia.org/wiki/Karbohidrat http://softilmu.blogspot.com/2013/07/fungsi-metabolisme-karbohidrat.html

KARBOHIDRAT yaitu senyawa organik terdiri dari unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Terdiri atas unsur C, H, O dengan perbandingan 1 atom C, 2 atom H, 1 atom O. karbohidrat banyak terdapat pada tumbuhan dan binatang yang berperan struktural & metabolik. sedangkan pada tumbuhan untuk sintesis CO2 + H2O yang akan menghasilkan amilum / selulosa, melalui proses fotosintesis, sedangkan Binatang tidak dapat menghasilkan karbohidrat sehingga tergantung tumbuhan. sehingga tergantung dari tumbuhan. karbohidrat merupakan sumber energi dan cadangan energi, yang melalui proses metabolisme. Banyak sekali makanan yang kita makan sehari hari adalah suber karbohidrat seperti : nasi/ beras,singkung, umbi-umbian, gandum, sagu, jagung, kentang, dan beberapa buah-buahan lainnya, dll. Rumus umum karbohidrat yaitu Cn(H2O)m, sedangkan yang paling banyak kita kenal yaitu glukosa : C6H12O6, sukrosa : C12H22O11, sellulosa : (C6H10O5)n. Klasifikasi dan Struktur Karbohidrat Monosakarida Monosakarida adalah gula sederhana. Ada tiga jenis monosakarida yaitu glukosa, fruktosa, dan galaktosa. Glukosa (kita ketahui juga sebagai gula anggur, dextrosa, dan gula jagung) sering ditemui pada buahbuahan dan susu dan makanan atau minuman dari hasil produksi susu. Jenis monosakarida yang kedua adalah fruktosa (kadang-kadang disebut juga levulosa), dapat kita temui pada buah-buahan, sayuran, madu dan gula tebu. Galaktosa adalah jenis monosakarida yang ketiga, dapat kita temukan pada susu dan makanan atau minuman dari hasil produksi susu. Disakarida Disakarida terdiri atas sukrosa, laktosa dan maltosa. Sukrosa banyak terdapat pada makanan dan dapat kita temukan pada gula, yang dapat kita peroleh dari gula jagung atau gula bit. Sukrosa terbentuk dari glukosa dan fruktosa. Jenis disakarida yang kedua yaitu laktosa. Laktosa disebut juga gula susu. dapat kita temukan hanya pada susu hewan menyusui dan Air Susu Ibu (ASI). Laktosa terbentuk dari galaktosa

dan glukosa. Maltosa adalah jenis disakarida yang ketiga. Maltosa dihasilkan dari hasil pemecahan zat tepung. Maltosa terbentuk dari dua molekul glukosa. Polisakarida Jenis polisakarida yang penting dalam ilmu gizi adalah zat tepung, dekstrin, glikogen dan selulosa. Zat tepung (amilum) adalah zat gizi yang penting untuk manusia. Zat tepung dapat kita temukan pada bijibijian, padi-padian, dan umbi-umbian. Ketika zat tepung dicerna dalam tubuh, zat tepung akan diubah pertama-tama menjadi dekstrin, kemudian maltosa, dan yang terakhir glukosa. Jenis polisakarida yang kedua adalah dekstrin. Dekstrin adalah hasil antara zat tepung dan gula. Contohnya ketika roti dibakar, beberapa zat tepung pada roti akan diubah menjadi dekstrin. Jenis polisakarida yang ketiga adalah Glikogen. Glikogen dinamakan juga pati hewan, yaitu bentuk simpanan karbohidrat dari hewan dan manusia. Glikogen disimpan dalam hati, dan sebagian kecil disimpan dalam sel tubuh. Selulosa adalah jenis polisakarida yang keempat. Selulosa merupakan bagian dari struktur tumbuhan dan tidak dapat larut dalam air. Bagi manusia selulosa sangat penting untuk kesehatan sistem pencernaan. Ada pula jenis polisakarida lain, seperti agar-agar dan pektin. Agar-agar dan pektin sedikit atau bahkan tidak mempunyai nilai gizi. Polisakarida jenis ini dapat larut dalam air dan dapat dicerna oleh tubuh. Fungsi Karbohidarat Di samping sebagai sumber energi, fungsi karbohidrat adalah mencegah dan menetralisir racun. Sebagai contoh, hati dapat melawan berbagai macam zat berbahaya jika glukosa di dalam hati mencukupi. Fungsi karbohidrat ini di dalam hati penting untuk seluruh tubuh dalam mengubah atau menghancurkan racun. Selain itu, karbohidrat juga berfungsi memberikan aroma yang khusus pada makanan dan memberikan rasa manis pada makanan khususnya jenis monosakarida dan disakarida. Tingkat kemanisan dari setiap klasifikasi karbohidrat ini berbeda-beda. Tingkat kemanisan tersebut berturut-turut dari tingkat kemanisan yang paling tinggi adalah fruktosa, glukosa, galaktosa, maltosa dan laktosa. Sebagai Bahan Bakar sekaligus Nutrisi Makhluk hidup yang ada di bumi membutuhkan karbohidrat sebagai kebutuhan utama. Tanpa adanya karbohidrat maka rasanya seperti sayur tanpa garam. Penggunaan karbohidrat semisal glukosa, sangat dibutuhkan oleh sel sebagai nutrisi utamanya. Contoh penggunaan glukosa sebagai nutrisi utama sel adalah pada vertebrata. Pada vertebrata keterseidaan nutrisi bagai seluruh sel tubuh dipenuhi oleh glukosa dengan ikut mengalir melalui aliran darah. Glukosa yang ada pada aliran darah tersebut kemudian diserap olhe sel-sel tubuh. Dengan menyerap glukosa tersebut, sel-sel tubuh mampu memperoleh tenaga yang akan digunakan untuk menjalankan sel-sel tubuh. Dengan demikian sel-sel tubuh bisa berjalan dengan normal karena asupan nutrisinya terpenuhi oleh glukosa. Karbohidrat sebagai Cadangan Energi Peran karbohidirat sebagai cadangan makanan berbeda-beda pada setiap makhluk hidup. Penyimpanan energi ini dilakukan oleh tubuh untuk digunakan sewaktu-waktu diperlukan. Pada tumbuhan proses penyimpanan karbohidrat berupa polisakarida yang berbentuk pati. Kelebihan glukosa yang ada pada tumbuhan merupakan timbunan pati pada tumbuhan. Glukosa yang ada pada tumbuhan tersebut merupakan bahan bakar utama bagi sel tumbuhan. Oleh karena itu, pati merupakan sumber energi utama bagi tumbuhan. Sebenarnya hewan pun juga menyimpan karbohidrat dalam bentuk polisakarida. Hanya

saja polisakarida yang disimpan hewan isebut dengan glikogen. Seperti hewan, manusia juga menyimpan glikogen yang banyak ditemui pada sel hati dan otot. Ketika kebutuhan gula dalam tubuh meningkat maka glikogen yang tersimpan tersebut akan dilepas untuk menghasilkan glukosa. Meskipun demikian, tubuh tidak bisa selalu mengandalkan glikogen sebagai sumber energinya. Hal tersebut disebabkan oleh glikogen yang ada dalam tubuh tidak dapat terimpan dalam waktu yang lama. Glikogen yang ada dalam tubuh adakan habis dalam waktu sehari. Ketersediaannya ada lagi ketika tubuh kembali mengkonsumsi makanan berkarbohidrat. Meski memiliki manfaat yang cukup banyak, Anda disarankan untuk mengkonsumsi karbohidrat secukupnya dan tidak berlebihan. Kekurangan karbohidrat dapat menyebabkan kekurangan gizi, tubuh lemah, lesu, dan tidak berenergi. Jika kekurangan karbohidrat tersebut terus berlanjut, maka dapat menimbulkan penyakit Marasmus (gangguan gizi). Apabila kelebihan karbihidrat akan terjadi diabetes. Angka Kebutuhan Gizi (AKG) harian untuk karbohidrat adalah sebesar 300 gram dengan kebutuhan serat setiap harinya mencapai 25 gram. Mulailah dari sekarang untuk memenuhi asupannya untuk mendapatkan manfaat karbohidrat yang maksimal.