Anda di halaman 1dari 4

Fiksasi Eksterna, external Fixation

Posted on 6 February 2011 by ArtikelBedah PENDAHULUAN Dalam penanganan pada seorang pasien yang mengalami fraktur terdapat beberapa cara yang digunakan tergantung dari bagaimana bentuk fraktur yang terjadi !alah satunya adalah fiksasi eksterna yang merupakan teknologi baru yang digunakan untuk menstabilkan patah tulang atau fraktur dengan menggunakan pin yang dihubungkan dengan bars atau frame yang dapat dilihat diluar tubuh "eknik ini pertama kali dilakukan oleh !trader seorang dokter he#an kemudian digunakan untuk manusia lebih dari $ dekade yang lalu oleh %oger DEFINISI Fiksasi eksterna adalah alat yang diletakkan diluar kulit untuk menstabilisasikan fragmen tulang dengan memasukkan dua atau tiga pin metal perkutaneus menembus tulang pada bagian proksimal dan distal dari tempat fraktur dan pin tersebut dihubungkan satu sama lain dengan menggunakan eksternal bars "eknik ini terutama atau kebanyakan digunakan untuk fraktur pada tulang tibia& tetapi juga dapat dilakukan pada tulang femur& humerus dan pel'is (1&)&$&6* Prinsip dasar dari teknik ini adalah dengan menggunakan pin yang diletakkan pada bagian proksimal dan distal terhadap daerah atau +ona trauma& kemudian pin,pin tersebut dihubungkan satu sama lain dengan rangka luar atau eksternal frame atau rigid bars yang berfungsi untuk menstabilisasikan fraktur Alat ini dapat digunakan sebagai temporary treatment untuk trauma muskuloskeletal atau sebagai definiti'e treatment berdasarkan lokasi dan tipe trauma yang terjadi pada tulang dan jaringan lunak Pada pel'is& kompresi oleh fiksasi eksterna dapat menstabilisasikan pel'is& mengurangi perdarahan& sebagai penatalaksanaan resusitasi a#al dan sebagai definiti'e treatment pada beberapa trauma (2&-&$* Fiksasi eksterna terutama digunakan ketika terdapat luka dan trauma pada jaringan lunak yang merupakan kontraindikasi langsung untuk dilakukan pembedahan terhadap fraktur TIPE FIKSASI EKSTERNA "erdapat beberapa tipe fiksasi eksterna yaitu . ()* Pin fi/ators . unilateral& bilateral frame& 0,shaped dan triangular %ing (1ire fi/ator* 2ybrid fi/ators (#ire and pin*& adalah tipe fiksasi eksternal yang digunakan untuk fraktur tertutup pada sendi Dinamakan hybrid karena terdiri dari #ire fi/ation (-3) ring fi/ator* dengan pin fi/ator (fiksasi unilateral pada bagian diafisis* Pinless e/ternal fi/ators & tujuan utama desain dari pinless fi/ator adalah untuk menghindari tembusnya pin kedalam kanalis medularis 4efisto& merupakan teknik fiksasi eksterna yang baru diperkenalkan dan dirancang untuk limb lengthening dan bone transport INDIKASI ()&5* "erdapat indikasi absolut untuk penatalaksanan fiksasi baik internal maupun eksternal pada fraktur yang terbagi menjadi dua bagian utama yaitu . 1 !a'ing life& yang dimaksud dengan sa'ing life atau menyelamatkan hidup adalah dengan adanya stabilisasi yang cepat maka dapat mengurangi resiko terjadinya kematian 2 !a'ing 6imb& stabilisasi pada fraktur diafisis merupakan suatu bagian penatalaksanan darurat terutama pada fraktur dengan trauma jaringan lunak dimana dengan stabilisasi dapat mengurangi

kerusakan yang lebih lanjut pada jaringan lunak !edangkan indikasi pada fiksasi eksterna yaitu . Fraktur "erbuka Fiksasi eksterna merupakan satu,satunya kemungkinan yang digunakan untuk menstabilkan tulang pada fraktur terbuka& khususnya pada fraktur terbuka tipe 777 B dan 8 Dengan fiksasi eksterna maka dapat menghindari bertambahnya kerusakan pada jaringan lunak& dan 'askularisasi tulang dapat berjalan dengan baik Fraktur "ertutup Pada fraktur tertutup& fiksasi eksterna jarang dilakukan& kecuali pada polytrauma yang berat& atau terdapat luka memar yang berat pada fraktur tertutup Polytrauma Pada polytrauma yang berat& fiksasi eksterna dapat menjadi indikasi utama untuk menstabilisasi multiple fractures Fraktur pada Anak,anak Pada anak,anak& meskipun terdapat polytrauma atau tidak& fiksasi eksterna tetap merupakan indikasi terapi khususnya pada ekstremitas ba#ah atau pada kasus dengan fraktur terbuka 7ndikasi 9husus, articular fractures3 joint bridging %ekonstruksi sendi yang tepat dan fiksasi yang stabil dengan kompresi interfragmen yang dapat mengurangi nyeri pada pergerakan bebas merupakan terapi utama untuk articular fractures "ujuan ini dapat dilaksanakan dengan cara :%7F atau pada simpler fractures dengan cara kombinasi lag,scre# fi/ation dan hybrid fi/ator KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN A. KEUNTUNGAN FIKSASI EKSTERNA(1&)&;* 4engurangi kerusakan 'askuler pada tulang 4engurangi gangguan pada lapisan jaringan lunak !angat berguna untuk menstabilkan fraktur terbuka 9ekakuan pada fiksasi dapat diatur tanpa prosedur operasi 4engurangi resiko terjadinya infeksi 8ukup aman untuk digunakan pada kasus dengan infeksi pada tulang 4obilisasi dapat cepat dilakukan oleh pasien& dan bagian tubuh dapat digerakkan dan berpindah posisi tanpa adanya perasaan takut akan terjadi pergeseran pada tulang 9ompresi& netralisasi dan distraksi dapat dilakukan dengan fiksasi eksterna sesuai dengan bentuk fraktur B. KERUGIAN FIKSASI EKSTERNA (1&)&;* Pin dan #ires dapat menembus jaringan lunak 4embatasi pergerakan sendi "erdapat komplikasi pin,track pada penggunaan fiksasi eksterna yang lama !ecara mekanis pemasangan pin dan rangka fiksasi sulit dilakukan dan mudah terjadi infeksi jika teknik pemasangannya tidak benar Alat,alat pada fiksasi eksterna sangat mahal %angka fiksasi dapat terdiri dari beberapa rangkaian sehingga pasien merasa tidak nyaman dan dengan alasan estetika METODE DAN TEKNIK PEMASANGAN 4etode "erdapat dua metode yang pada umumnya digunakan untuk meletakkan pin yang digunakan pada fiksasi eksterna yaitu . ()&$&<* 1 "hrough,and,through& yaitu masing,masing pin dimasukkan melalui kulit dan menembus

fragmen tulang kemudian keluar menembus kulit pada sisi sebelahnya 2 :ne,side (8antile'er system*& yaitu pin dimasukkan mele#ati fragmen tulang tetapi tidak sampai menembus sampai pada sisi sebelah dan menonjol hanya pada salah satu sisi tubuh "=9>79 P=4A!A>?A> ()&5&10* A "eknik pin insertion !ebelum dilakukan fiksasi& berikan tanda silang pada tempat atau daerah @safe AoneB sebagai tempat untuk memasukkan pin dan meminimalkan resiko trauma pada sistem saraf& pembuluh darah dan tendo 1 Diafisis C Dntuk pemasangan pin pada bagian diafisis sangat penting bagi kita untuk menghindari terjadinya kerusakan pada tulang akibat rasa panas yang ditimbulkan pada saat memasukkan pin atau schan+ scre#s C Dntuk memasukkan pin atau schan+ scre#s secara tepat& maka pin tersebut harus mencapai korteks pada bagian ujungnya tetapi tidak sampai menembus terlalu jauh Dan untuk mencapai sasaran yang tepat maka kita bisa menggunakan ukuran atau dibantu dengan intraoperati'e /,ray C Eika pin yang dimasukkan tidak mencapai ujung korteks maka kemungkinan pin yang digunakan agak pendek atau pin yang dimasukkan menembus bagian lain Dan dari gambaran /, ray kontrol akan tampak Fempty holeG pada bagian ujung korteks yang berarti skrup yang dimasukkan tidak mencapai ujung korteks 2 4etafisis Dntuk pemasangan pada bagian metafisis terdapat hal,hal penting yang harus diperhatikan pada saat akan memasukkan pin atau schan+ scre# yaitu . C "idak membuat trauma pada pembuluh darah dan nadi C "idak meletakkan pin pada sendi C 4enghindari fracture lines C 4enggunakan self,drilling scre#s pada tulang metafisis B Frame construction a "ampak gambaran ilustrasi penatalaksanaan Ffi/ator firstG untuk comple/ open fracture b Pada setiap fragment tulang& pin dipasang berdasarkan kondisi jaringan lunak c 2ubungkan pin pada rangka atau bar yang memiliki dua pengait untuk mereposisi d !etelah direposisi& kedua bars dihubungkan dengan tube ketiga dan dilakukan tube,to,tube clamps e "ampak pada tulang fibula juga difiksasi untuk menjaga stabilisasi PERAWATAN POST OPERATI E (1&)&$&5* Pera#atan Pin,track Pin site dibersihkan tiap hari dengan menggunakan cairan hydrogen pero/ide atau sabun antibakteri atau dengan larutan betadine Pasien dilatih tiap 2,) minggu sampai penyembuhan fraktur Pin site dijaga agar tidak terjadi infeksi dan semua hubungan fiksator di cek untuk memastikan tetap saling berhubungan Pada ),6 minggu pertama hanya diberikan latihan keseimbangan berat badan Pada pasien dengan trauma pada tumit yang tidak stabil& maka pin pada kaki dapat di pertahankan lebih lama sampai tumit dapat stabil kembali "iming of procedure 7ntramedullary nailing atau pemasangan plat atau fiksasi interna dipertimbangkan aman jika dilaksanakan dalam dua minggu pertama setelah fiksasi eksterna& dimana pera#atan pin,site baik tanpa tanda,tanda infeksi 9emudian fiksasi eksterna dapat dilepaskan setelah 6,; minggu dengan mempertimbangkan fracture healing

KOMPLIKASI (1&)&;* "erdapat beberapa potensi komplikasi dengan sepsis yang pada umumnya terjadi yaitu . Pin "ract 7nfection "anpa adanya keahlian dalam teknik pemasangan pin dan pera#atan yang baik& maka hal ini merupakan komplikasi yang pada umumnya paling banyak terjadi sekitar -0 H Dimulai dari proses radang yang berasal dari luka sampai terjadi infeksi superfisial yang dapat menyebabkan terjadinya osteomyelitis hingga memerlukan pemberian antibiotik ?angguan >euro'askular !eorang ahli bedah harus mengetahui daerah @safe +oneB dan @danger +oneB sebelum memasang pin >er'us radialis pada bagian distal tangan dan pada bagian proksimal dari telapak tangan& dan arteri tibialis anterior serta ner'us peroneus pada kaki merupakan tempat yang paling sering terkena 0essel penetration & trombosis& arteri'enous fistula& dan aneurysma sering ditemukan %efraktur 9emungkinan besar dapat terjadi pada saat mengeluarkan pin !eperti pada metode open reduction dapat menjadi sulit atau tidak mungkin dilakukan apabila terdapat infeksi pada pin tract