Anda di halaman 1dari 156

KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM DAGANG (Wetboek van Koophandel voor Indonesie) K T NTUAN UMUM !

asal " Selama dalam Kitab Undang-undang ini terhadap Kitab Undang-undang Hukum Perdata tidak diadakan penyimpangan khusus, maka Kitab Undang-undang Hukum Perdata berlaku juga terhadap hal-hal yang dibicarakan dalam Kitab Undang-undang ini. Alinea kedua gugur berdasarkan S.19 !-"#$. BAB I BUKU K #ATU DAGANG !ADA UMUMN$A !asal % %erdasarkan S.19 !-"#$ yang berlaku mulai pada 1# &uli 19 ! maka %ab ' tentang Pedagang dan Perbuatan (agang telah dihapus. !asal & %erdasarkan S.19 !-"#$ yang berlaku mulai pada 1# &uli 19 ! maka %ab ' tentang Pedagang dan Perbuatan (agang telah dihapus. !asal ' %erdasarkan S.19 !-"#$ yang berlaku mulai pada 1# &uli 19 ! maka %ab ' tentang Pedagang dan Perbuatan (agang telah dihapus. !asal ( %erdasarkan S.19 !-"#$ yang berlaku mulai pada 1# &uli 19 ! maka %ab ' tentang Pedagang dan Perbuatan (agang telah dihapus. BAB II ! MBUKUAN !asal ) Setiap )rang yang menjalankan perusahaan di*ajibkan untuk menyelenggarakan catatancatatan menurut syarat-syarat perusahaannya tentang keadaan hartanya dan tentang apa yang berhubungan dengan perusahaannya, dengan cara yang sedemikian sehingga dari catatancatatan yang diselenggarakan itu se*aktu-*aktu dapat diketahui semua hak dan ke*ajibannya. 'a di*ajibkan dalam enam bulan pertama dari tiap-tiap tahun untuk membuat neraca yang diatur menurut syarat-syarat perusahaannya dan menandatanganinya sendiri.

Halaman 1 dari 1+$

'a di*ajibkan menyimpan selama tiga puluh tahun, buku-buku dan surat-surat di mana ia menyelenggarakan catatan-catatan dimaksud dalam alinea pertama beserta neracanya, dan selama sepuluh tahun, surat-surat dan telegram-telegram yang diterima dan salinan-salinan surat-surat dan telegram-telegram yang dikeluarkan.

!asal * Untuk kepentingan setiap )rang, hakim bebas untuk memberikan kepada pemegang buku, kekuatan bukti sedemikian rupa yang menurut pendapatnya harus diberikan pada masingmasing kejadian yang khusus. !asal + Se*aktu pemeriksaan perkara di sidang pengadilan berjalan, hakim dapat menentukan atas permintaan atau karena jabatannya, kepada masing-masing pihak atau kepada salah satu pihak untuk membuka buku-buku yang diselenggarakan, surat-surat dan naskah-naskah yang harus dibuat atau disimpan )leh mereka menurut pasal $ alinea ketiga, agar dapat dilihat di dalamnya atau dibuat petikan-petikannya sebanyak yang dibutuhkan berkenaan dengan s)al yang dipersengketakan. Hakim dapat mendengar para ahli mengenai si,at dan isi surat-surat yang diperlihatkan, baik pada sidang pengadilan maupun dengan cara seperti yang diatur dalam pasal-pasal "1+ sampai dengan ""9 -eglemen Acara Perdata. (ari tidak dipenuhinya perintahnya itu, hakim bebas untuk mengambil kesimpulan yang sebaiknya menurut pendapatnya. !asal , %ila buku-buku, naskah atau surat-surat berada di tempat lain daripada tempat kedudukan hakim yang mengadili perkara itu, maka ia dapat mengamanatkan kepada hakim dari tempat lain untuk menyelenggarakan pemeriksaan yang dikehendaki terhadap hal itu dan membuat berita acara tentang pendapat pendapatnya serta mengirimkannya. !asal "(ihapus dg. S.19"#-1.$. !asal "" (ihapus dg. S.19"#-1.$. !asal "% /iada se)rang pun dapat dipaksa untuk memperlihatkan pembukuannya kecuali untuk mereka yang mempunyai kepentingan langsung sebagai ahli *aris, sebagai pihak yang berkepentingan dalam suatu persekutuan, sebagai perser), sebagai pengangkat Pimpinan perusahaan atau pengel)la dan akhirnya dalam hal kepailitan. !asal "& (ihapus dg. S.19"#-1.$. BAB III B B .A!A / NI# ! .# .0AN Ba1ian " Ketent2an-Ketent2an U323

Halaman " dari 1+$

!asal "' (ihapus dg. S.19 !-"#$.

!asal "( Perser)an-perser)an yang disebut dalam bab ini dikuasai )leh perjanjian pihak-pihak yang bersangkutan, )leh Kitab Undang-undang ini dan )leh Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Ba1ian % !erseroan 4ir3a Dan !erseroan Den1an 5ara 3e3in6a3kan Uan1 Ata2 Diseb2t !erseroan Ko3anditer !asal ") Perser)an 0irma adalah suatu perser)an yang didirikan untuk melakukan suatu usaha di ba*ah satu nama bersama. !asal "* /iap-tiap perser) kecuali yang tidak diperkenankan, mempunyai *e*enang untuk bertindak, mengeluarkan dan menerima uang atas nama perser)an, dan mengikat perser)an kepada pihak ketiga, dan pihak ketiga kepada perser)an. tindakan-tindakan yang tidak bersangkutan dengan perser)an, atau yang bagi para perser) menurut perjanjian tidak ber*enang untuk mengadakannya, tidak dimasukkan dalam ketentuan ini. !asal "+ (alam perser)an ,irma tiap-tiap perser) bertanggung ja*ab secara tanggung renteng untuk seluruhnya atas perikatan-perikatan perser)annya. !asal ", Perser)an yang terbentuk dengan cara meminjamkan uang atau disebut juga perser)an k)manditer, didirikan antara sese)rang atau antara beberapa )rang perser) yang bertanggung ja*ab secara tanggung-renteng untuk keseluruhannya, dan satu )rang atau lebih sebagai pemberi pinjaman uang. Suatu perser)an dapat sekaligus ber*ujud perser)an ,irma terhadap perser)-perser) ,irma di dalamnya dan perser)an k)manditer terhadap pemberi pinjaman uang. !asal %(engan tidak mengurangi kekecualian yang terdapat dalam pasal 1 alinea kedua, maka nama perser) k)manditer tidak b)leh digunakan dalam ,irma. Perser) ini tidak b)leh melakukan tindakan pengurusan atau bekerja dalam perusahaan perser)an tersebut, biar berdasarkan pemberian kuasa sekalipun. 'a tidak ikut memikul kerugian lebih daripada jumlah uang yang telah dimasukkannya dalam perser)an atau yang harus dimasukkannya, tanpa di*ajibkan untuk mengembalikan keuntungan yang telah dinikmatinya. !asal %" Perser) k)manditer yang melanggar ketentuan-ketentuan alinea pertama atau alinea kedua dari pasal yang lain, bertanggung ja*ab secara tanggung renteng untuk seluruhnya terhadap semua utang dan perikatan perser)an itu.

Halaman

dari 1+$

!asal %% Perser)an-perser)an ,irma harus didirikan dengan akta )tentik, tanpa adanya kemungkinan untuk disangkalkan terhadap pihak ketiga, bila akta itu tidak ada. !asal %& Para perser) ,irma di*ajibkan untuk menda,tarkan akta itu dalam register yang disediakan untuk itu pada kepaniteraan raad 2an justitie 3pengadilan negeri4 daerah hukum tempat kedudukan perser)an itu. !asal %' Akan tetapi para perser) ,irma diperkenankan untuk hanya menda,tarkan petikannya saja dari akta itu dalam bentuk )tentik. !asal %( Setiap )rang dapat memeriksa akta atau petikannya yang terda,tar, dan dapat memper)leh salinannya atas biaya sendiri. !asal %) Petikan yang disebut dalam pasal ". harus memuat5 1. nama, nama kecil, pekerjaan dan tempat tinggal para perser) ,irma6 ". pernyataan ,irmanya dengan menunjukkan apakah perser)an itu umum, ataukah terbatas pada suatu cabang khusus dari perusahaan tertentu, dan dalam hal terakhir, dengan menunjukkan cabang khusus itu6 . penunjukan para perser), yang tidak diperkenankan bertanda tangan atas nama ,irma6 .. saat mulai berlakunya perser)an dan saat berakhirnya6 +. dan selanjutnya, pada umumnya, bagian-bagian dari perjanjiannya yang harus dipakai untuk menentukan hak-hak pihak ketiga terhadap para perser). !asal %* Penda,tarannya harus diberi tanggal dari hari pada *aktu akta atau petikannya itu diba*a kepada panitera. !asal %+ (i samping itu para perser) *ajib untuk mengumumkan petikan aktanya dalam surat kabar resmi sesuai dengan ketentuan pasal "$. !asal %, Selama penda,taran dan pengumuman belum terjadi, maka perser)an ,irma itu terhadap pihak ketiga dianggap sebagai perser)an umum untuk segala urusan, dianggap didirikan untuk *aktu yang tidak ditentukan dan dianggap tiada se)rang perser) pun yang dilarang melakukan hak untuk bertindak dan bertanda tangan untuk ,irma itu. (alam hal adanya perbedaan antara yang dida,tarkan dan yang diumumkan, maka terhadap pihak ketiga berlaku ketentuan-ketentuan yang berkenaan dengan pasal yang lalu yang dicantumkan dalam surat kabar resmi. !asal &-

Halaman . dari 1+$

0irma dari suatu perser)an yang telah dibubarkan dapat dilanjutkan )leh se)rang atau lebih, baik atas kekuatan perjanjian pendiriannya maupun bila dii7inkan dengan tegas )leh bekas perser) yang namanya disebut di situ, atau bila dalam hal adanya kematian, para ahli *arisnya tidak menentangnya, dan dalam hal itu untuk membuktikannya harus dibuat akta, dan menda,tarkannya dan mengumumkannya dalam surat kabar resmi atas dasar dan dengan cara yang ditentukan dalam pasal " dan berikutnya, serta dengan ancaman hukuman yang tercantum dalam pasal "9. Ketentuan pasal "1 alinea pertama tidak berlaku, jikalau perser) yang mengundurkan diri sebagai perser) ,irma menjadi perser) k)manditer. !asal &" Pembubaran sebuah perser)an ,irma sebelum *aktu yang ditentukan dalam perjanjian, atau terjadi karena pelepasan diri atau penghentian, perpanjangan *aktu setelah habis *aktu yang ditentukan, demikian pula segala perubahan yang diadakan dalam perjanjian yang asli yang berhubungan dengan pihak ketiga, diadakan juga dengan akta )tentik, dan terhadap ini berlaku ketentuan-ketentuan penda,taran dan pengumuman dalam surat kabar resmi seperti telah disebut. Kelalaian dalam hal itu mengakibatkan, bah*a pembubaran, pelepasan diri, penghentian atau perubahan itu tidak berlaku terhadap pihak ketiga. /erhadap kelalaian menda,tarkan dan mengumumkan dalam hal perpanjangan *aktu perser)an, berlaku ketentuan-ketentuan pasal "9. !asal &% Pada pembubaran perser)an, para perser) yang tadinya mempunyai hak mengurus harus membereskan urusan-urusan bekas perser)an itu atas nama ,irma itu juga, kecuali bila dalam perjanjiannya ditentukan lain , atau seluruh perser) 3tidak termasuk para perser) k)manditer4 mengangkat se)rang pengurus lain dengan pemungutan suara se)rang demi se)rang dengan suara terbanyak. &ika pemungutan suara macet, raad 2an justitie mengambil keputusan sedemikian yang menurut pendapatnya paling layak untuk kepentingan perser)an yang dibubarkan itu. !asal && %ila keadaan kas perser)an yang dibubarkan tidak mencukupi untuk membayar utang-utang yang telah dapat ditagih, maka mereka yang bertugas untuk membereskan keperluan itu dapat menagih uang yang seharusnya akan dimasukkan dalam perser)an )leh tiap-tiap perser) menurut bagiannya masing-masing. !asal &' Uang yang selama pemberesan dapat dikeluarkan dari kas perser)an, harus dibagikan sementara. !asal &( Setelah pemberesan dan pembagian itu, bila tidak ada perjanjian yang menentukan lain, maka buku-buku dan surat-surat yang dulu menjadi milik perser)an yang dibubarkan itu tetap ada pada perser) yang terpilih dengan suara terbanyak atau yang ditunjuk )leh raad 2an justitie karena macetnya pemungutan suara, dengan tidak mengurangi kebebasan para perser) atau para penerima hak untuk melihatnya. Ba1ian & !erseroan Terbatas !asal &)

Halaman + dari 1+$

Perser)an terbatas tidak mempunyai ,irma, dan tak memakai nama salah se)rang atau lebih dari antara para perser), melainkan mendapat namanya hanya dari tujuan perusahaan saja. Sebelum perser)an tersebut dapat didirikan, akta pendiriannya atau rencana pendiriannya harus disampaikan kepada 8ubernur &enderal 3dalam hal ini Presiden4 atau penguasa yang ditunjuk )leh Presiden untuk memper)leh i7innya. Untuk tiap-tiap perubahan syarat-syarat dan untuk perpanjangan *aktu perser)an, harus juga terdapat i7in seperti itu. !asal &* %ila perser)an itu tidak bertentangan dengan kesusilaan atau dengan ketertiban umum, dan selain itu tidak ada keberatan-keberatan yang penting terhadap pendiriannya, pun pula aktanya tidak memuat ketentuan-ketentuan yang berla*anan dengan hal-hal yang diatur dalam pasal ! sampai dengan pasal ++, maka i7innya diberikan. %ila i7in itu tidak diberikan, alasan-alasannya diberitahukan kepada para pem)h)n agar diketahuinya, kecuali sekiranya pemberitahuan itu dianggap tidak sey)gyanya. Pemberian i7in itu, bila ada alasan-alasannya, dapat digantungkan pada syarat bah*a perser)an itu akan bersedia dibubarkan, bila menurut pertimbangan 8ubernur &enderal 3dalam hal ini 9enteri Kehakiman4 hal itu dianggap perlu untuk kepentingan umum. %ila i7in itu diberikan tanpa syarat, maka perser)an tidak dapat dibubarkan atas kekuasaan umum, kecuali setelah H))ggerechtsh), 3kini5 9ahkamah Agung4, yang pendapatnya dalam hal ini harus didengar, menyatakan, bah*a para pengurusnya telah tidak memenuhi ketentuanketentuan dan syarat-syarat akta perser)an itu. !asal &+ Akta perser)an itu harus dibuat dalam bentuk )tentik dengan ancaman akan batal. Para perser) di*ajibkan untuk menda,tarkan akta itu dalam keseluruhannya beserta i7in yang diper)lehnya dalam register yang diadakan untuk itu pada panitera raad 2an justitie dari daerah hukum tempat kedudukan perser)an itu, dan mengumumkannya dalam surat kabar resmi. Segala sesuatu yang tersebut di atas berlaku terhadap perubahan-perubahan dalam syaratsyarat, atau pada perpanjangan *aktu perser)an. Ketentuan-ketentuan pasal "+ berlaku juga terhadap ini. !asal &, Selama penda,taran dan pengumuman seperti yang termaktub dalam pasal yang lalu belum terjadi, maka para pengurus atas perbuatan mereka, terikat secara pribadi untuk keseluruhannya terhadap pihak ketiga. !asal '9)dal perser)an dibagi atas saham-saham atau Ser)-ser) atas nama atau blangk). Para perser) atau pemegang saham atau ser) tidak bertanggung ja*ab lebih daripada jumlah penuh saham-saham itu. !asal '" /iada ser) atau saham blangk) dapat dikeluarkan sebelum jumlah sepenuhnya diset)r dalam kas perser)an. !asal '% (alam akta ditentukan cara bagaimana ser)-ser) atau saham-saham atas nama di)perkan6 hal itu dapat dilakukan dengan Pemberitahuan suatu pernyataan kepada para pengurus dari Perser) bersangkutan dan pihak penerima peng)peran, atau dengan pernyataan seperti itu yang dimuat dalam buku-buku perser)an itu dan ditandatangani )leh atau atas nama kedua belah pihak.

Halaman $ dari 1+$

!asal '& %ila jumlah penuh ser) atau saham demikian belum diset)r, para perser) aslinya, atau ahli *aris mereka atau mereka yang memper)leh hak, tetap bertanggung ja*ab atas penyet)ran jumlah yang terutang pada perser)an, kecuali bila pengurus dan para k)misaris, bila ini ada, menyatakan dengan tegas persetujuan mereka untuk menerima baik penerima hak yang baru itu, dan demikian perser) lama menjadi bebas dari segala tanggung ja*ab. !asal '' Perser)an itu diurus )leh para pengurus, para perser), atau lain-lainnya yang diangkat )leh para perser), dengan atau tanpa menerima upah, dengan atau tanpa penga*asan k)misaris. Para pengurus tak dapat diangkat dengan cara yang tidak dapat ditarik kembali. !asal '( para pengurus tidak bertanggung ja*ab lebih daripada untuk menunaikan sebaik-baiknya tugas yang diberikan kepada mereka6 mereka tidak bertanggung ja*ab secara pribadi terhadap pihak ketiga atas perikatan perser)an. Akan tetapi bila mereka melanggar suatu ketentuan dalam akta atau perubahan syaratsyaratnya yang diadakan kemudian, maka mereka terhadap pihak ketiga bertanggung ja*ab masing-masing secara tanggung-renteng untuk keseluruhannya untuk kerugian-kerugian yang diderita )leh pihak ketiga karenanya. !asal ') Perser)an terbatas itu harus didirikan untuk jangka *aktu tertentu, dengan tidak mengurangi kemungkinan untuk memperpanjangnya, setiap kali setelah *aktu itu lampau. !asal '* %ila nyata bagi para pengurus, bah*a telah diderita kerugian sebesar lima puluh persen dari m)dal perser)an, maka mereka berke*ajiban untuk mengumumkannya dalam register yang diselenggarakan untuk itu pada kepaniteraan raad 2an justitie, dan demikian pula dalam surat kabar resmi. %ila kerugian itu berjumlah tujuh puluh lima persen, maka perser)an itu demi hukum bubar, dan para pengurus bertanggung ja*ab terhadap pihak ketiga atas perjanjian-perjanjian yang telah mereka adakan setelah mereka tahu atau harus mereka tahu tentang kerugian itu. !asal '+ Untuk menghindari pembubaran menurut peraturan tersebut di atas, aktanya harus memuat ketentuan-ketentuan untuk membentuk kas cadangan yang dapat digunakan untuk menutupi kekurangan uang itu untuk sebagian atau untuk seluruhnya. !asal ', (alam akta itu tidak b)leh diperjanjikan bunga tetap. Pembagian pembagiannya harus diambil dari pendapatan setelah dip)t)ng dengan segala pengeluaran. Akan tetapi dapat diadakan perjanjian, bah*a pembagian-pembagian itu tidak akan melebihi suatu jumlah tertentu. !asal ('7in termaksud dalam pasal $ tidak akan diberikan, kecuali bila ternyata bah*a para pendiri pertama bersama-sama me*akili paling sedikit seperlima dari m)dal perser)an6 selanjutnya akan ditentukan suatu jangka *aktu, dimana sisa ser)-ser) atau saham-saham harus sudah ditempatkan.

Halaman # dari 1+$

&angka *aktu itu atas perm)h)nan para pendiri selalu dapat diperpanjang )leh 8ubernur &enderal 3dalam hal ini Presiden4 atau )leh pejabat yang ber*enang atas penunjukan Presiden berdasarkan pasal $ alinea kedua. !asal (" Perser)an itu tidak akan dapat mulai berjalan sebelum paling sedikit sepuluh persen dari m)dal bersama diset)r. !asal (% %ila pekerjaan para k)misaris hanya terbatas pada penga*asan terhadap para pengurus, dan dengan demikian sama sekali tidak ikut serta dalam pengurusan, maka mereka dalam akta dapat diberi kuasa untuk memeriksa dan mengesahkan perhitungan dan pertanggungja*aban para pengurus, atas nama para perser). (alam hal yang sebaliknya, pemeriksaan dan pengesahan itu harus dilakukan )leh para perser) atau )rang-)rang yang ditunjuk dalam akta. !asal (& Pada perser)an asuransi atas benda-benda tertentu harus ditentukan dalam akta suatu maksimum, yang tidak b)leh dilampaui untuk mengasuransikan telah menyerahkan kepada keputusan para pengurus, dengan atau tanpa para suatu benda yang sama, kecuali para perser) dalam akta dengan perjanjian tegas k)misaris. !asal (' Hanya pemegang saham yang berhak mengeluarkan suara. Setiap pemegang saham sekurang-kurangnya berhak mengeluarkan satu suara. (alam hal m)dal perser)an terbagi dalam saham-saham dengan harga n)minal yang sama, maka setiap pemegang saham berhak mengeluarkan suara sebanyak jumlah saham yang dimilikinya. (alam hal m)dal perser)an terbagi dalam saham-saham dengan harga n)minal yang berbeda, maka setiap pemegang saham berhak mengeluarkan suara sebanyak kelipatan dari harga n)minal saham yang terkecil dari perser)an terhadap keseluruhan jumlah harga n)minal dari saham yang dimiliki pemegang. Sisa suara yang belum mencapai satu suara tidak diperhitungkan. Pembatasan mengenai banyaknya suara yang berhak dikeluarkan )leh pemegang saham dapat diatur dalam akta pendirian, dengan ketentuan bah*a se)rang pemegang saham tidak dapat mengeluarkan lebih dari enam suara apabila m)dal perser)an terbagi dalam seratus saham atau lebih, dan tidak dapat mengeluarkan lebih dari tiga suara apabila m)dal perser)an terbagi dalam kurang dari seratus saham. /idak se)rang pengurus atau k)misaris dib)lehkan bertindak sebagai kuasa dalam pemungutan suara.

314 3"4

3 4

3.4

3+4

!asal (( para pengurus di*ajibkan setiap tahun membuat lap)ran tentang laba dan rugi yang diper)leh atau diderita dalam tahun yang telah lampau. :ap)ran itu dapat dilakukan, baik dalam rapat umum, maupun dengan mengirimkan suatu da,tar kepada masing-masing perser), ataupun dengan menyediakan suatu perhitungan untuk diperiksa dan memberitahukannya kepada para perser), dengan jangka *aktu tertentu yang ditetapkan dalam akta. !asal () Perser)an yang dibubarkan dibereskan )leh para pengurus, kecuali bila dalam akta hal itu ditentukan cara lain.

Halaman ! dari 1+$

Ketentuan pasal + berlaku untuk hal ini. !asal (* (ihapus dg. s. 19 !-"#$. !asal (+ (ihapus dg. s. 19 !-"#$. BAB I7 BU.#A ! .DAGANGAN8 MAK 9A. DAN KA#I. Ba1ian " B2rsa !erda1an1an !asal (, %ursa perdagangan adalah pertemuan para pedagang, juragan kapal, makelar, kasir dan )rang-)rang lain yang bersangkut-paut dengan perdagangan. Hal itu diselenggarakan atas kekuasaan 8ubernur &enderal 3dalam hal ini 9enteri Keuangan4. !asal )(ari perundingan-perundingan dan kesepakatan-kesepakatan yang diadakan pada bursa disusunlah ketentuan-ketentuan kurs-kurs *esel, harga barang-barang dagangan, asuransiasuransi dan muatan janji laut, biaya pengangkutan laut dan darat, )bligasi dalam dan luar negeri, dana-dana, dan surat-surat berharga lainnya yang dapat digunakan untuk menetapkan kurs. Kurs-kurs atau harga-harga yang bermacam-macam itu disusun menurut peraturan atau kebiasaan setempat. !asal )" &am mulai diadakan dan berakhirnya bursa, dan segala sesuatu yang berkenaan dengan ketertibannya yang baik diatur )leh 8ubernur &enderal 3dalam hal ini 9enteri Keuangan4 dengan peraturan tersendiri. Ba1ian % Makelar !asal )% 9akelar adalah pedagang perantara yang diangkat )leh 8ubernur &enderal 3dalam hal ini Presiden4 atau )leh penguasa yang )leh Presiden dinyatakan ber*enang untuk itu. 9ereka menyelenggarakan perusahaan mereka dengan melakukan pekerjaan seperti yang dimaksud dalam pasal $. dengan mendapat upah atau pr)2isi tertentu, atas amanat dan atas nama )rang-)rang lain yang dengan mereka tidak terdapat hubungan kerja tetap. Sebelum diperb)lehkan melakukan pekerjaan, mereka harus bersumpah di depan raad 2an justitie di mana 'a termasuk dalam daerah hukumnya, bah*a mereka akan menunaikan ke*ajiban yang dibebankan dengan jujur. !asal )& Perbuatan-perbuatan para pedagang perantara yang tidak diangkat dengan cara demikian tidak mempunyai akibat yang lebih jauh daripada apa yang ditimbulkan dari perjanjian pemberian amanat.

Halaman 9 dari 1+$

!asal )' Pekerjaan makelar terdiri dari mengadakan pembelian dan penjualan untuk majikannya atas barang-barang dagangan, kapal-kapal, saham-saham dalam dana umum dan e,ek lainnya dan )bligasi, surat-surat *esel, surat-surat )rder dan surat-surat dagang lainnya, menyelenggarakan disk)nt), asuransi, perkreditan dengan jaminan kapal dan pemuatan kapal, perutangan uang dan lain sebagainya. !asal )( Pengangkatan makelar adalah umum, yaitu dalam segala bidang, atau dalam akta pengangkatan disebutkan bidang atau bidang-bidang apa saja pekerjaan makelar itu b)leh dilakukan. (alam bidang atau bidang-bidang di mana ia menjadi makelar, 'a tidak diperb)lehkan berdagang, baik sendiri maupun dengan perantaraan pihak lain, ataupun bersama-sama dengan pihak-pihak lain, ataupun secara berk)ngsi, ataupun menjadi penjamin perbuatanperbuatan yang dilakukan dengan perantaraan mereka. !asal )) para makelar di*ajibkan untuk segera mencatat setiap perbuatan yang dilakukan dalam bukusaku mereka, dan selanjutnya setiap hari memindahkannya ke dalam buku-harian mereka, tanpa bidang-bidang k)s)ng, garis-garis sela, atau catatan-catatan pinggir, dengan menyebutkan dengan jelas nama-nama pihak-pihak yang bersangkutan, *aktu perbuatan atau *aktu penyerahan, si,atnya, jumlahnya dan harga barangnya, dan semua persyaratan perbuatan yang dilakukan. !asal )* Para makelar di*ajibkan untuk memberikan kepada pihak-pihak yang bersangkutan setiap *aktu dan begitu mereka ini menghendaki, petikan-petikan dari buku mereka yang berisi segala sesuatu yang mereka catat berkenaan dengan perbuatan yang menyangkut pihak tersebut. Hakim dapat memerintahkan para makelar untuk membuka buku-bukunya di hadapan pengadilan untuk menc)c)kkan petikan-petikan yang dikeluarkan dengan aslinya, dan mereka dapat menuntut penjelasan tentang itu. !asal )+ %ila perbuatannya tidak seluruhnya dipungkiri, maka catatan-catatan yang dipindahkan )leh makelar dari buku-sakunya ke buku-hariannya merupakan bukti antara pihak-pihak yang bersangkutan mengenai *aktu, dilakukannya perbuatan dan penyerahannya, mengenai si,atsi,at dan jumlah barangnya, mengenai harga beserta syarat-syaratnya yang menjadi dasar pelaksanaan perbuatan itu. !asal ), %ila tidak dibebaskan )leh pihak-pihak yang bersangkutan, maka para makelar harus menyimpan c)nt)h dari tiap-tiap partai barang yang telah dijual atas dasar c)nt)h dengan perantaraan mereka, hingga pada *aktunya terselenggara penyerahan, dengan dibubuhi catatan yang cukup untuk mengenalinya. !asal *Setelah menutup jual-beli surat *esel atau e,ek lain semacam itu yang dapat diperdagangkan, makelar menyerahkannya kepada pembeli, bertanggung ja*ab atas kebenaran tanda tangan penjual yang ada di atasnya. !asal *"

Halaman 11 dari 1+$

Para makelar yang bersalah karena melanggar salah satu ketentuan yang diatur dalam bagian ini, sejauh mengenai mereka, akan dihentikan sementara dari tugasnya )leh kekuasaan umum yang mengangkat mereka, menurut keadaan, atau dihentikan dari jabatannya, dengan tidak mengurangi hukuman-hukuman yang ditentukan untuk itu, demikian pula penggantian biayabiaya, kerugian-kerugian dan bunga-bunga yang menjadi ke*ajibannya sebagai penerima amanat. !asal *% Se)rang makelar dihentikan sementara dari tugasnya )leh keadaan pailit, dan kemudian dapat dihentikan dari jabatannya )leh hakim. (alam hal pelanggaran larangan yang termuat dalam pasal $+ alinea kedua, se)rang makelar yang telah dinyatakan pailit, harus dipecat dari jabatannya. !asal *& 9akelar yang telah dihentikan dari jabatannya tak dapat sama sekali dikembalikan ke dalam jabatannya. Ba1ian & Kasir !asal *' Kasir adalah )rang yang diserahi kepercayaan untuk menyimpan dan membayarkan uang dengan mendapat upah atau pr)2isi tertentu. !asal *( Se)rang kasir yang menangguhkan pembayarannya atau jatuh pailit dianggap karena kesalahannya sendiri menjatuhkan usahanya. BAB 7 K0MI#I0N .8 K#! DITU.8 ! NGANGKUT DAN /U.AGAN KA!A9 $ANG M NGA.UNGI #UNGAI-#UNGAI DAN ! .AI.AN ! DA9AMAN Ba1ian " Ko3isioner !asal *) K)misi)ner adalah )rang yang menyelenggarakan perusahaannya dengan melakukan perjanjian-perjanjian atas namanya sendiri atau ,irmanya, dan dengan mendapat upah atau pr)2isi tertentu, atas )rder dan atas beban pihak lain. !asal ** K)misi)ner tidak berke*ajiban untuk memberitahukan kepada )rang dengan siapa ia bertindak tentang yang menanggung beban tindakannya itu. 'a langsung bertanggung ja*ab terhadap sesama rekan dalam perjanjian se)lah-)lah tindakan itu urusannya sendiri. !asal *+ Pemberi amanat tidak mempunyai hak tagihan terhadap pihak dengan siapa k)misi)ner bertindak, seperti halnya pihak yang bertindak dengan k)misi)ner tidak dapat menuntut pemberi amanat.

Halaman 11 dari 1+$

!asal *, Akan tetapi bila se)rang k)misi)ner telah bertindak atas nama pemberi amanat, maka hak-hak dan ke*ajiban-ke*ajibannya, juga terhadap pihak ketiga, diatur )leh ketentuan-ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Perdata dalam %ab ;Pemberian Amanat;. 'a tidak mempunyai hak mendahului seperti dimaksud dalam pasal-pasal berikut. !asal +Untuk tagihan-tagihan terhadap pemberi amanat sebagai k)misi)ner, demikian pula dalam hal uang yang telah dibayarkan lebih dahulu, bunga-bunga, biaya-biaya dan pr)2isi-pr)2isi, demikian juga untuk perikatan-perikatannya yang masih berjalan, k)misi)ner mempunyai hak mendahului atas barang-barang yang telah dikirim kepadanya )leh pemberi amanat untuk dijual, atau untuk disimpan sampai penentuan lebih lanjut, atau yang telah dibeli )lehnya untuk pemberi amanat dan telah diterimanya, selama barang-barang itu masih ada dalam kekuasaannya. Hak mendahului ini mengalahkan segala hak lainnya, kecuali dari pasal 11 9-1 dari Kitab Undang-undang Hukum Perdata. !asal +" %ila barang-barang yang dimaksud dalam pasal !1 dijual dan diserahkan atas nama pemberi amanat, maka k)misi)ner membayar pada dirinya sendiri jumlah tagihan-tagihannya yang ada hak mendahuluinya menurut pasal tersebut, yang diambilkan dari hasil penjualannya. !asal +% %ila pemberi amanat telah mengirimkan barang-barang kepada k)misi)ner, dengan amanat untuk menyimpannya sampai ketentuan lebih lanjut atau membatasi kekuasaan k)misi)ner untuk menjualnya, atau bila amanat untuk menjualnya sudah dihapus, dan yang disebut pertama tidak memenuhi tagihan-tagihan k)misi)ner terhadapnya yang diberi hak mendahului )leh pasal !1, maka dengan memperlihatkan surat-surat bukti yang perlu, atas surat perm)h)nan sederhana k)misi)ner dapat memper)leh i7in dari raad 2an justitie tempat tinggalnya untuk menjual barang-barang itu seluruhnya atau sebagian dengan cara yang ditentukan dalam surat keputusan hakim. K)misi)ner tersebut berke*ajiban untuk memberitahukan kepada pemberi amanat baik tentang perm)h)nan i7in itu, maupun tentang penjualan yang telah terjadi berdasarkan i7in itu paling lambat hari berikutnya, bila tiap-tiap hari ada p)s ataupun telegrap, atau kalau tidak demikian, dengan p)s pertama yang berangkat. Pemberitahuan dengan telegrap atau dengan surat tercatat berlaku sebagai pemberitahuan yang sah. !asal +& Se)rang k)misi)ner yang untuk pemberi amanat telah membeli barang-barang dan menerimanya, dapat diberi kuasa )leh raad 2an justitie tempat tinggalnya dengan cara seperti ditentukan dalam pasal di atas untuk menjual barang-barang itu, bila pemberi amanat tidak memenuhi tagihan-tagihan k)misi)ner itu terhadapnya dan yang menurut pasal !1 diberi hak mendahului. Alinea terakhir pasal !" berlaku terhadap hal ini. !asal +' (alam hal pailitnya pemberi amanat, maka ketentuan-ketentuan dalam pasal-pasal +$, +# dan +! peraturan kepailitan mengenai pihak pemegang gadai atau pihak yang berutang berlaku bagi dan terhadap k)misi)ner. Penundaan pembayaran yang diberikan kepada pihak pemberi amanat tidak menjadi halangan baginya untuk menggunakan *e*enang-*e*enang yang diberikan kepadanya )leh pasal-pasal !1, !" dan ! .

Halaman 1" dari 1+$

!asal +( Pemberian *e*enang-*e*enang tersebut dalam pasal !1, !" dan ! sama sekali tidak mengurangi hak menahan yang diberikan kepada k)misi)ner )leh pasal 1!1" Kitab Undangundang Hukum Perdata. !asal +(a %ila sese)rang atas namanya sendiri atau ,irmanya dan dengan mendapat upah atau pr)2isi tertentu, atas )rder dan atas beban )rang lain, mengadakan perjanjian tanpa menjadikannya sebagai perusahaan, maka terhadapnya berlaku juga pasal-pasal ##, #!, !1 sampai dengan !+, ".1 dan ".1. Ba1ian % kspedit2r !asal +) <kspeditur adalah sese)rang yang pekerjaannya menyelenggarakan pengangkutan barangbarang dagangan dan barang-barang lain di darat atau di perairan. 'a di*ajibkan membuat catatan-catatan dalam register harian secara berturut-turut tentang si,at dan jumlah barang-barang atau barang-barang dagangan yang harus diangkut, dan bila diminta, juga tentang nilainya. !asal +* 'a harus menjamin pengiriman dengan rapi dan secepatnya atas barang-barang dagangan dan barang-barang yang telah diterimanya untuk itu, dengan mengindahkan segala sarana yang dapat diambilnya untuk menjamin pengiriman yang baik. !asal ++ 'a juga harus menanggung kerusakan atau kehilangan barang-barang dagangan dan barangbarang sesudah pengirimannya yang disebabkan )leh kesalahan atau keteled)rannya. !asal +, 'a harus juga menanggung ekspeditur-perantara yang digunakannya. !asal ,Surat muatan merupakan perjanjian antara pengirim atau ekspeditur dan pengangkut atau juragan kapal, dan meliputi selain apa yang mungkin menjadi persetujuan antara pihak-pihak bersangkutan, seperti misalnya jangka *aktu penyelenggaraan pengangkutannya dan penggantian kerugian dalam hal kelambatan, juga meliputi5 1. nama dan berat atau ukuran barang-barang yang harus diangkut beserta merekmereknya dan bilangannya6 ". nama yang dikirimi barang-barang itu6 . nama dan tempat tinggal pengangkut atau juragan kapal6 .. jumlah upah pengangkutan6 +. tanggal penandatanganan6 $. penandatanganan pengirim atau ekspeditur. Surat muatan harus dicatat dalam da,tar harian )leh ekspeditur. Ba1ian & !en1an1k2t Dan /2ra1an Kapal Melal2i #2n1ai-s2n1ai Dan !erairan !edala3an

Halaman 1 dari 1+$

!asal ," Para pengangkut dan juragan kapal harus bertanggung ja*ab atas semua kerusakan yang terjadi pada barang-barang dagangan atau barang-barang yang telah diterima untuk diangkut, kecuali hal itu disebabkan )leh cacat barang itu sendiri, atau )leh keadaan di luar kekuasaan mereka atau )leh kesalahan atau kelalaian pengirim atau ekspeditur sendiri. !asal ,% Pengangkut atau juragan kapal tidak bertanggung ja*ab atas kelambatan pengangkutan, bila hal itu disebabkan )leh keadaan yang memaksa. !asal ,& Setelah pembayaran upah pengangkutan barang-barang dagangan dan barang-barang yang telah diangkut atas dasar pesanan diterima, maka gugurlah segala hak untuk menuntut kerugian kepada pengangkut atau juragan kapal dalam hal kerusakan atau kekurangan, bila cacatnya *aktu itu dapat dilihat dari luar. &ika kerusakan atau kekurangannya tidak dapat dilihat dari luar, dapat dilakukan pemeriksaan )leh pengadilan setelah barang-barang itu diterima, tanpa membedakan sudah atau belum dibayar upah pengangkutan, asalkan pemeriksaan itu diminta dalam *aktu dua kali dua puluh empat jam setelah penerimaan, dan ternyata barang-barang itu masih dalam *ujud yang semula. !asal ,' %ila terjadi pen)lakan penerimaan barang-barang dagangan atau barang-barang lainnya, atau timbul perselisihan tentang hal itu, ketua -aad 2an &ustitie, atau bila tidak ada, hakim karesidenan atau jika 'a tidak ada, terhalang atau tidak di tempat, maka kepala pemerintahan setempat memerintahkan, atas surat pem)h)nan sederhana untuk diambil tindakan-tindakan seperlunya guna pemeriksaan barang-barang itu )leh ahli-ahli, setelah pihak lainnya, bila 'a berada di tempat itu juga, didengar, dan dengan demikian pula dapat memerintahkan juga untuk menyimpannya secara memuaskan, agar dari itu dapat dibayarkan upah pengangkutan dan biaya-biaya lainnya kepada pengangkut dan juragan kapal. -aad 2an justitie atau Hakim Karesidenan atau Kepala (aerah setempat ber*enang dengan cara seperti ditentukan di atas untuk memberi kuasa menual di depan umum barang-barang yang mudah rusak atau sebagian dari barang-barang itu untuk memenuhi pembayaran upah pengangkutan dan biaya lain. !asal ,( Semua hak-menuntut terhadap ekspeditur, pengangkut atau juragan kapal berdasarkan kehilangan barang-barang seluruhnya, kelambatan penyerahan, dan kerusakan pada barangbarang dagangan atau barang-barang, kedalu*arsanya pengiriman yang dilakukan dalam *ilayah 'nd)nesia, selama satu tahun dan selama dua tahun dalam hal pengiriman dari 'nd)nesia ke tempat-tempat lain, bila dalam hal hilangnya barang-barang, terhitung dari hari *aktu seharusnya pengangkutan barang-barang dagangan dan barang-barangnya selesai, dan dalam hal kerusakan dan kelambatan penyampaian, terhitung dari hari *aktu barang-barang itu seharusnya akan sampai di tempat tujuan. Kedalu*arsa ini tidak berlaku dalam hal adanya penipuan atau ketidakjujuran. !asal ,) (engan tidak mengurangi hal-hal yang mungkin diatur dalam peraturan khusus, maka ketentuan-ketentuan bagian ini berlaku pula terhadap para pengusaha kendaraan umum di darat dan di air. 9ereka berke*ajiban menyelenggarakan registrasi untuk barang-barang yang diterimanya.

Halaman 1. dari 1+$

%ila barang-barang itu terdiri dari uang, emas, perak, permata, mutiara, batu-batu mulia, e,eke,ek, kup)n-kup)n atau surat-surat berharga lain yang semacam itu, maka pengirim berke*ajiban untuk memberitahukan nilai barang-barang itu, dan 'a dapat menuntut pencatatan hal itu dalam register tersebut. %ila pemberitahuan itu tidak terjadi, maka dalam hal terjadinya kehilangan atau kerusakan, pembuktian tentang nilainya hanya diperb)lehkan menurut ujud lahirnya saja. %ila pemberitahuan nilai itu ada, maka hal itu dapat dibuktikan dengan segala alat bukti menurut hukum, dan malahan hakim ber*enang untuk mempercayai sepenuhnya pemberitahuan pengirim setelah diperkuat dengan sumpah, dan menaksir serta menetapkan ganti rugi berdasarkan pemberitahuan itu. !asal ,* Pelayaran-bergilir dan semua perusahaan pengangkutan lainnya tetap tunduk kepada peraturan-peraturan dan perundang-undangan yang ada dalam bidang ini, selama hal itu tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam bab ini. !asal ,+ Ketentuan-ketentuan bab ini tidak berlaku terhadap hak-hak dan ke*ajiban-ke*ajiban antara pembeli dan penjual. !asal ,, (ihapuskan. BAB 7I #U.AT W # 9 DAN #U.AT #ANGGU! (0.D .) Ba1ian " !en1el2aran Dan Bent2k #2rat Wesel !asal "-Surat *esel memuat5 1. pemberian nama ;surat =esel;, yang dimuat dalam teksnya sendiri dan dinyatakan dalam bahasa yang digunakan dalam surat itu6 ". perintah tak bersyarat untuk membayar suatu jumlah uang tertentu6 . nama )rang yang harus membayar 3tertarik46 .. penunjukan hari jatuh temp) pembayaran6 +. penunjukan tempat pembayaran harus dilakukan6 $. nama )rang kepada siapa pembayaran harus dilakukan, atau )rang lain yang ditunjuk kepada siapa pembayaran itu harus dilakukan6 #. pernyataan hari ditandatangani beserta tempat penarikan surat =esel itu6 !. tanda tangan )rang yang mengeluarkan surat =esel itu 3penarik4. !asal "-" Suatu surat demikian, di mana satu dari pernyataan-pernyataan yang termaktub dalam pasal yang lalu tidak tercantum, tidak berlaku sebagai surat =esel, dengan pengecualianpengecualian seperti tersebut di ba*ah ini5 Surat =esel yang tidak ditetapkan hari jatuh temp) pembayarannya, dianggap harus dibayar pada hari ditunjukkannya. %ila tidak terdapat penunjukan tempat khusus, maka tempat yang tersebut di samping nama tertarik dianggap sebagai tempat pembayaran dan juga sebagai tempat d)misili tertarik.

Halaman 1+ dari 1+$

Surat =esel yang tidak menunjukkan tempat penarikannya, dianggap telah ditandatangani di tempat yang tercantum di samping nama penarik. !asal "-% Surat =esel dapat dibuat kepada )rang yang ditunjuk )leh penarik. (apat ditarik atas diri penarik sendiri. (an yang dapat ditarik atas beban pihak ketiga. Penarik dianggap menarik atas beban diri sendiri, bila dari surat =esel itu atau dari surat pemberitahuannya tidak ternyata atas beban siapa hal itu terjadi. !asal "-%a %ila penarik mencantumkan pada surat =esel pernyataan ;nilai untuk diinkas);, ;untuk inkas);, ;diamanatkan;, atau pernyataan lain yang memba*a arti amanat belaka untuk memungut, maka penerimanya dapat menggunakan semua hak yang timbul dari surat =esel, akan tetapi 'a tidak dapat mengend)semenkan secara lain daripada secara mengamanatkannya. Pada surat =esel demikian para debitur =esel hanya dapat menggunakan alat-alat pembantah terhadap pemegang, yang semestinya dapat mereka gunakan terhadap penarik. Amanat yang termuat dalam surat =esel inkas) tidak berakhir karena meningkatnya pemberi amanat atau karena kemudian pemberi amanat menjadi tidak cakap menurut hukum. !asal "-& Surat =esel dapat dibayar di tempat kediaman pihak ketiga, baik di tempat d)misili tertarik, maupun di tempat lain. !asal "-' (alam surat =esel yang harus dibayar atas pengunjukan atau dalam suatu jangka *aktu tertentu setelah pengunjukan, penarik dapat menentukan, bah*a jumlah uang itu memba*a bunga. (alam tiap-tiap surat =esel lain, Klausula bunga ini dianggap tidak ditulis. %unga itu berjalan terhitung dari hari penandatanganan surat =esel itu, kecuali bila ditunjuk hari lain. !asal "-( Surat =esel yang jumlah uangnya dengan lengkap ditulis dengan huru, dan juga dengan angka, maka bila terdapat perbedaan, berlaku menurut jumlah uang yang ditulis lengkap dengan huru,. Surat =esel yang jumlahnya berkali-kali ditulis dengan lengkap baik dengan huru, maupun dengan angka, maka bila terdapat perbedaan, hanya berlaku sebesar jumlah yang terkecil. !asal "-) %ila surat =esel memuat tanda tangan )rang-)rang yang menurut hukum tidak cakap untuk mengikatkan diri dengan menggunakan surat =esel, memuat tanda tangan palsu, tanda tangan dari )rang rekaan, atau tanda tangan )rang-)rang yang karena alasan-alasan lain apa pun juga tidak dapat mengikat )rang-)rang yang telah membubuhkan tanda tangan atau )rang yang atas nama siapa telah dilakukan hal itu, namun perikatan-perikatan )rang-)rang lain yang tanda tangannya terdapat dalam surat =esel itu, berlaku sah. !asal "-* Setiap )rang yang membubuhkan tanda tangannya di atas surat =esel sebagai *akil dari sese)rang untuk siapa 'a tidak mempunyai *e*enang untuk bertindak, 'a sendiri terikat berdasarkan surat =esel itu, dan setelah membayar, mempunyai hak yang sama seperti yang semestinya ada pada )rang yang katanya di*akilinya itu. Hal itu berlaku juga terhadap se)rang *akil yang melampaui batas *e*enangnya.

Halaman 1$ dari 1+$

!asal "-+ Penarik menjamin akseptasinya dan pembayarannya. 'a dapat menyatakan dirinya bebas dari -penjaminan akseptasi6 tiap-tiap Klausula yang membebaskannya dari ke*ajiban penjaminan pembayaran, dianggap tidak ditulis. !asal "-, %ila surat *esel yang pada *aktu pengeluarannya tidak lengkap, telah dibuat lengkap, bertentangan dengan perjanjian-perjanjian yang telah dibuat, maka kepada pemegang tidak dapat diajukan tentang tidak memenuhi perjanjian-perjanjian itu, kecuali pemegang telah memper)leh surat *esel itu dengan itikad buruk atau disebabkan )leh kesalahan yang besar. !asal "-,a Penarik berke*ajiban untuk menetapkan atas pilihan penerima, apakah harus dibayarkan kepada penerima surat *esel itu, ataukah kepada )rang lain6 dalam hal kedua-duanya itu kepada tertunjuk atau tanpa tambahan kata ;kepada tertunjuk ;, ataupun dengan penambahan suatu istilah seperti dimaksud dalam pasal 111 alinea kedua. !asal "-,b Penarik atau sese)rang atas tanggungan siapa surat *esel ditarik, berke*ajiban untuk berusaha agar tertarik mempunyai dana yang cukup guna membayar, sekalipun jika surat *esel itu harus dibayar pada pihak ketiga, tapi dengan pengertian, bah*a penarik sendiri secara pribadi bagaimanapun bertanggung ja*ab pada pemegang dan para end)san sebelumnya. !asal "-,: /ertarik dianggap telah mempunyai dana yang diperlukan itu, bila pada *aktu jatuh temp) pembayaran surat *esel itu, atau pada saat di mana berdasarkan pasal 1." alinea ketiga pemegang dapat menggunakan hak regresnya, tertarik berutang kepada penarik atau kepada )rang yang atas bebannya telah ditarik *esel, suatu jumlah uang yang sudah dapat ditagih, paling sedikit sama dengan jumlah pada surat *esel itu. Ba1ian % ndose3en !asal ""Setiap surat *esel, juga yang tidak dengan tegas berbunyi kepada tertunjuk, dapat dipindahkan ke tangan )rang lain dengan jalan end)semen. %ila penarik mencantumkan dalam surat *esel itu5 ;tidak kepada tertunjuk; atau pernyataan lain semacam itu, maka surat *esel itu hanya dapat dipindahkan ke tangan )rang lain dalam bentuk sesi biasa beserta akibat-akibatnya. <nd)semen yang ditempatkan pada surat *esel yang demikian berlaku sebagai sesi biasa. <nd)semen itu bahkan dapat dilakukan untuk keuntungan tertarik, baik sebagai akseptan ataupun bukan, untuk keuntungan penarik atau setiap debitur *esel. >rang-)rang ini dapat mengend)semenkan lagi surat *esel itu. !asal """ <nd)semen itu harus tidak bersyarat. Setiap syarat yang dimuat padanya dianggap tidak ditulis. <nd)semen untuk sebagian adalah batal. <nd)semen atas-tunjuk berlaku sebagai end)semen dalam blangk). !asal ""%

Halaman 1# dari 1+$

<nd)semen itu harus diadakan di atas surat *esel itu atau pada lembaran yang dilekatkan padanya 3lembaran sambungan4. Hal itu harus ditandatangani )leh end)san. <nd)semen itu dapat membiarkan pihak yang diend)semenkan tidak disebut, atau end)semen itu terdiri dari tanda tangan belaka dari end)san 3end)semen blangk)4. (alam hal yang terakhir, agar dapat berlaku sah, end)semen itu harus dibuat di halaman belakang surat *esel itu atau pada lembaran sambungannya. !asal ""& (engan end)semen itu semua hak-hak yang bersumber pada surat *esel itu dipindahkan ke tangan pihak lain. %ila end)semen itu dalam blangk), maka pemegangnya dapat5 1. mengisi blangk) itu baik dengan namanya sendiri ataupun nama )rang lain6 ". mengend)semenkan lebih lanjut surat *esel itu dalam blangk) atau kepada )rang lain6 . menyerahkan surat *esel itu kepada pihak ketiga tanpa mengisi blangk) itu dan tanpa mengend)semenkannya. !asal ""' Kecuali bila dipersyaratkan lain, maka end)san menjamin akseptasi dan pembayarannya. 'a dapat melarang end)semen baru6 dalam hal itu 'a tidak menjamin akseptasi dan pembayarannya terhadap mereka kepada siapa surat *esel itu diend)semenkan kemudian. !asal ""( %arangsiapa memegang surat *esel, dianggap sebagai pemegang yang sah, bila 'a menunjukkan haknya dengan memperlihatkan deretan end)semen yang tak terputus, bahkan bila end)semen terakhir dibuat sebagai end)semen blangk). <nd)semen-end)semen yang dic)ret dianggap dalam hal itu tidak ditulis. %ila end)semen blangk) diikuti )leh end)semen lain, maka penanda tangan end)semen terakhir ini dianggap telah memper)leh surat *esel itu karena end)semen dalam blangk). %ila sese)rang dengan jalan apa pun juga telah kehilangan surat *esel yang dikuasainya, maka pemegangnya yang menunjukkan haknya dengan cara seperti yang diatur dalam alinea di atas, tidak di*ajibkan untuk melepaskan surat *esel itu, kecuali bila 'a telah memper)lehnya dengan itikad buruk, atau karena suatu kesalahan yang besar. !asal "") 9ereka yang ditagih berdasarkan surat *esel terhadap pemegangnya tidak dapat menggunakan alat-alat pembantah yang berdasarkan hubungan pribadinya dengan penarik atau para pemegang yang terdahulu, kecuali bila pemegang tersebut pada *aktu memper)leh surat *esel itu dengan sengaja telah bertindak dengan merugikan debitur. !asal ""* %ila end)semen itu memuat pernyataan5 ;nilai untuk inkas);, ;diamanatkan;, atau pernyataan lain yang memba*a arti amanat belaka untuk memungut, maka pemegangnya dapat menggunakan semua hak yang timbul dari surat *esel itu, akan tetapi 'a tidak dapat mengend)semenkannya secara lain daripada secara mengamanatkannya. (alam hal itu para debitur *esel hanya dapat menggunakan alat-alat pembantah terhadap pemegangnya, seperti yang semestinya dapat digunakan terhadap end)san. Amanat yang termuat dalam end)semen inkas) tidak berakhir karena meninggalnya pemberi amanat atau karena kemudian pemberi amanat menjadi tak cakap menurut hukum. !asal ""+

Halaman 1! dari 1+$

%ila suatu end)semen memuat pernyataan5 ;nilai untuk jaminan;, ?nilai untuk gadai; atau pernyataan lain yang memba*a arti pemberian jaminan gadai, maka pemegangnya dapat mempergunakan segala hak yang timbul dari surat *esel itu, akan tetapi end)semen yang dilakukan )lehnya hanya berlaku sebagai end)semen dengan cara pemberian amanat. Para debitur *esel terhadap pemegangnya tidak dapat menggunakan alat-alat pembantah yang berdasarkan hubungan pribadi mereka terhadap end)san, kecuali bila pada *aktu memper)leh surat *esel itu pemegang dengan sengaja telah bertindak dengan merugikan debitur. !asal "", <nd)semen yang dilakukan setelah jatuh temp) pembayaran, mempunyai akibat-akibat yang sama seperti end)semen yang dibuat sebelum jatuh temp) itu. Akan tetapi end)semen yang dilakukan setelah pr)tes n)n-pembayaran atau setelah le*at jangka *aktu yang ditentukan untuk membuat pr)tes itu, hanya mempunyai akibat-akibat sebagai sesi biasa. (engan kemungkinan untuk membuktikan kebalikannya, maka end)semen tanpa tanggal dianggap dibuat sebelum le*atnya jangka *aktu yang ditentukan untuk membuat pr)tes tersebut. Ba1ian & Akseptasi !asal "%Sampai hari jatuh temp) pembayaran, surat *esel dapat diajukan )leh pemegang yang sah atau )leh )rang yang semata-mata hanya memegangnya belaka, kepada tertarik di tempat tinggalnya untuk akseptasi. !asal "%" (alam setiap surat *esel dapat ditentukan )leh penarik, dengan atau tanpa penetapan suatu jangka *aktu, bah*a surat *esel itu harus diajukan untuk akseptasi. 'a dapat melarang dalam surat *esel itu diajukan untuk akseptasi, kecuali dalam surat-surat *esel yang harus dibayar )leh pihak ketiga, atau harus dibayar di tempat lain dari tempat d)misili tertarik atau yang harus dibayar pada *aktu tertentu setelah pengunjukan. 'a dapat juga menentukan, bah*a mengajukannya untuk akseptasi tidak dapat dilakukan sebelum suatu hari tertentu. Setiap end)san dapat menentukan, dengan atau tanpa penetapan jangka *aktu, bah*a surat *esel itu harus diajukan untuk akseptasi, kecuali bila penarik telah menerangkan, bah*a surat *esel itu tidak dapat dimintakan akseptasi. !asal "%% Surat *esel yang harus dibayar suatu *aktu setelah ditunjukkan harus diajukan untuk akseptasi dalam satu tahun setelah hari ditandatangani. Penarik dapat memperpendek atau memperpanjang hal itu. Para end)san dapat memperpendek jangka-jangka *aktu tersebut. !asal "%& /ertarik dapat meminta untuk mengadakan pengajuan kedua pada kees)kan harinya setelah pengajuan hari pertama. 9ereka yang berkepentingan tidak akan diperkenankan untuk menggunakan sebagai dalih, bah*a )leh mereka permintaan itu telah tidak dikabulkan, kecuali bila permintaan itu tercantum dalam pr)tesnya. Pemegang tidak berke*ajiban untuk melepaskan kepada tertarik surat *esel yang diajukan )lehnya untuk akseptasi. !asal "%'

Halaman 19 dari 1+$

Akseptasi dibuat di atas surat *esel. Hal itu dinyatakan dengan perkataan5 ;diakseptasi;, atau dengan kata semacam itu6 'a ditandatangani )leh tertarik. Sebuah tanda tangan saja dari tertarik yang dibubuhkan di halaman depan surat *esel itu, berlaku sebagai akseptasi. %ila surat *esel itu harus dibayar suatu *aktu tertentu setelah ditunjukkan, atau bila ia berdasarkan persyaratan tegas harus diajukan untuk akseptasi dalam jangka *aktu tertentu, maka dalam akseptasi harus termuat tanggal hari penyelenggaraannya, kecuali pemegangnya minta hari pengajuannya. %ila tanggal itu tidak tercantum, pemegangnya harus menyuruh menetapkan kelalaian itu dengan jalan pr)tes pada saatnya, dengan ancaman hukuman kehilangan hak regres terhadap para end)san dan terhadap penariknya yang telah menyediakan dananya. !asal "%( Akseptasi itu tidak bersyarat, akan tetapi tertarik dapat membatasinya sampai sebagian dari jumlahnya. Setiap perubahan lain yang diadakan )leh akseptan berkenaan dengan hal yang dinyatakan dalam surat *esel itu, berlaku sebagai pen)lakan akseptasi. Akan tetapi akseptan terikat sesuai dengan isi akseptasinya. !asal "%) %ila penarik menetapkan pada surat *esel itu, bah*a pembayarannya harus dilakukan di tempat lain dari tempat d)misili tertarik, tanpa menunjuk )rang ketiga di mana pembayaran harus dilakukan, maka tertarik dapat menunjuknya pada akseptasinya. (alam hal kelalaian penunjukan demikian, akseptan dianggap mengikatkan diri untuk membayar pada tempat pembayaran. %ila surat *esel itu harus dibayar di tempat d)misili tertarik, maka ia dalam akseptasinya dapat menunjuk alamat di tempat itu juga di mana pembayarannya harus dilakukan. !asal "%* (engan akseptasi itu tertarik mengikat diri untuk membayar surat *eselnya pada hari jatuh temp) pembayarannya. (alam kelalaian pembayaran, pemegang sekalipun 'a penarik, mempunyai tagihan langsung yang timbul dari surat *esel itu terhadap akseptan, untuk segala sesuatu yang dapat ditagih berdasarkan pasal-pasal 1.# dan 1.!. !asal "%*a %arangsiapa memegang dana secukupnya yang khusus disediakan untuk pembayaran surat *esel yang telah ditarik, di*ajibkan melaksanakan akseptasinya, dengan ancaman hukuman penggantian biaya, kerugian dan bunga terhadap penarik. !asal "%*b Penyanggupan untuk mengakseptasi suatu surat *esel, tidak berlaku sebagai akseptasi, akan tetapi memberi hak kepada penarik untuk menggugat penggantian kerugian terhadap penyanggup, yang men)lak memenuhi kesanggupannya. Kerugian terdiri dari biaya pr)tes dan penarikan surat *esel baru, bila surat *esel itu telah ditarik atas beban penarik sendiri. %ila penarikan telah dilakukan atas beban pihak ketiga, kerugian dan bunga itu terdiri dari biaya pr)tes dan penarikan surat *esel baru, dan dari jumlah yang atas kredit surat *esel itu telah dibayar lebih dulu )leh penarik, berdasarkan penyanggupan yang diper)leh dari penyanggup, kepada pihak ketiga itu. !asal "%*:

Halaman "1 dari 1+$

Penarik berke*ajiban untuk memberikan ad2is pada saatnya kepada tertarik tentang surat *esel yang ditarik )lehnya, dan bila melalaikan hal itu, 'a berke*ajiban mengganti biaya akibat pen)lakan akseptasi atau pembayaran yang terjadi karena itu. !asal "%*d %ila surat *esel itu ditarik atas beban )rang ketiga, maka hanya )rang inilah yang terikat pada akseptan. !asal "%+ %ila tertarik menc)ret akseptasi yang telah dilakukan atas surat *esel sebelum penyerahan kembali surat tersebut, dianggap akseptasinya telah dit)lak. (engan kemungkinan pembuktian sebaliknya maka penc)retan itu dianggap telah terjadi sebelum penyerahan kembali surat *esel itu. Akan tetapi bila tertarik telah menyatakan secara tertulis tentang akseptasinya kepada pemegangnya atau kepada sese)rang yang tanda tangannya terdapat dalam surat *esel itu, maka 'a terikat terhadap )rang ini sesuai dengan isi akseptasinya. Ba1ian ' Aval (!er6an6ian /a3inan) !asal "%, Pembayaran suatu surat *esel dapat dijamin dengan perjanjian jaminan 3a2al4 untuk seluruhnya atau sebagian dari uang *esel itu. Pesan tersebut dapat diberikan )leh pihak ketiga, atau bahkan )leh )rang yang tanda tangannya terdapat dalam surat *esel itu. !asal "&A2al ditulis dalam surat *esel itu atau pada lembaran sambungan. Hal itu dinyatakan dengan kata-kata ;baik untuk a2al; atau dengan pernyataan semacam itu6 hal itu ditandatangani )leh pemberi a2al. /anda tangan saja dari pemberi a2al pada halaman depan surat *esel itu, berlaku sebagai a2al, kecuali bila tanda tangan itu dari tertarik atau penarik. Hal itu juga dapat dilakukan dengan naskah tersendiri atau dengan sepucuk surat yang menyebutkan tempat di mana hal itu diberikan. (alam a2al itu harus dicantumkan untuk siapa hal itu diberikan. %ila hal itu tidak ada, dianggap diberikan untuk penarik. !asal "&" Pemberi a2al terikat dengan cara yang sama seperti )rang yang diberi a2al. Perikatannya berlaku sah, sekalipun perikatan yang dijamin )lehnya batal )leh sebab lain daripada cacat dalam bentuk. (engan membayar, pemberi a2al memper)leh hak-hak yang berdasarkan surat *esel itu dapat digunakan terhadap )rang yang diberi a2al, dan terhadap mereka yang berdasarkan surat *esel itu terikat padanya. Ba1ian ( Hari 6at2h Te3po !asal "&% Surat *esel dapat ditarik5

314 3"4 3 4 3.4 3+4

314 3"4 3 4

Halaman "1 dari 1+$

a. b. c. d. e.

Pada *aktu ditunjukkan6 Pada *aktu tertentu setelah pengunjukan6 Pada *aktu tertentu setelah hari tanggalnya6 Pada hari tertentu6 Surat-surat *esel dengan hari jatuh temp) yang ditentukan lain atau dapat dibayar dengan angsuran adalah batal.

!asal "&& Surat *esel yang ditarik sebagai *esel atas-tunjuk harus dibayar pada *aktu ditunjukkan. Surat *esel tersebut harus diajukan untuk dibayar dalam jangka satu tahun setelah hari tanggalnya. Penarik dapat memperpendek atau memperpanjang jangka *aktu itu. para end)san dapat memperpendek jangka *aktu itu. Penarik dapat menetapkan, bah*a suatu surat *esel tidak b)leh diajukan untuk dibayar sebelum hari tertentu. (alam hal demikian jangka *aktu itu berjalan mulai hari itu. !asal "&' Hari jatuh temp) pembayaran suatu surat *esel yang ditarik untuk dibayar pada suatu *aktu tertentu setelah pengunjukan, ditentukan )leh hari tanggal akseptasi, atau hari tanggal pr)tesnya. %ila tidak ada pr)tes maka akseptasi yang tidak bertanggal, terhadap akseptan dianggap telah dilakukan pada hari terakhir dari jangka *aktu yang ditetapkan untuk mengajukannya untuk akseptasi. !asal "&( Surat *esel yang ditarik untuk dibayar satu atau beberapa bulan setelah hari tanggalnya atau setelah pengunjukan, jatuh temp)nya ialah pada hari dari bulan seperti yang ditetapkan untuk melakukan pembayaran itu. %ila tidak terdapat hari seperti yang dimaksud maka surat *esel demikian mencapai jatuh temp) pembayarannya pada hari terakhir bulan itu. Pada surat *esel yang ditarik dengan jatuh temp) pembayaran pada satu atau beberapa bulan ditambah setengah bulan setelah hari tanggalnya atau setelah pengunjukan, dihitung lebih dahulu bulan-bulannya yang penuh. %ila hari jatuh temp) itu ditentukan pada a*al, pertengahan 3pertengahan &anuari, pertengahan 0ebruari dsb.4 atau pada akhir suatu bulan, maka pernyataan-pernyataan demikian harus diartikan5 tanggal satu, tanggal lima belas, hari terakhir bulan itu. Pernyataan-pernyataan5 ;delapan hari;, ;lima belas hari;, harus diartikan bukan satu atau dua minggu, melainkan suatu jangka *aktu dari delapan atau lima belas hari. Pernyataan5 ;setengah bulan; berarti jangka *aktu lima belas hari.

314

3"4

3 4

3.4 3+4

!asal "&) Hari jatuh temp) suatu surat *esel yang harus dibayar pada suatu hari tertentu, pada suatu tempat, di mana tarikhnya berlainan dengan tarikh tempat pengeluarannya, dianggap telah ditetapkan menurut tarikh tempat pembayaran. Hari pengeluaran suatu surat *esel yang ditarik antara dua tempat dengan tarikh yang berbeda dan harus dibayar pada *aktu tertentu setelah pengunjukan, dijatuhkan pada hari yang sama dari tarikh tempat pembayaran, dan hari jatuh temp) pembayarannya ditetapkan sesuai dengan itu. &angka *aktu pengajuan surat *esel dihitung sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam alinea yang lalu. Pasal ini tidak berlaku bila dari Klausula yang termuat dalam surat *esel itu atau dari katakatanya dapat ditarik kesimpulan tentang adanya maksud lain.

Halaman "" dari 1+$

Ba1ian ) !e3ba;aran !asal "&* Pemegang suatu surat *esel, yang harus dibayar pada hari tertentu atau pada *aktu tertentu setelah pengunjukan, harus mengajukannya untuk pembayaran, pada hari surat itu harus dibayar, atau satu dari antara dua hari kerja berikutnya. Pengajuan suatu surat *esel kepada suatu badan pemberesan berlaku sebagai pengajuan untuk pembayaran. >leh 8ubernur &enderal 3dalam hal ini Presiden4 akan ditunjuk badan-badan yang akan dipandang sebagai badan pemberesan dalam arti bab ini. !asal "&+ (i luar hal seperti yang tercantum dalam pasal 1$#b, tertarik sambil membayar surat *esel itu, dapat menuntut penyerahan surat *esel itu kepadanya lengkap dengan tanda pelunasan yang sah dari pemegangnya. Pemegang tidak b)leh men)lak pembayaran sebagian. (alam hal pembayaran sebagian, tertarik dapat menuntut, bah*a tentang pembayaran itu dinyatakan di atas surat *esel itu dan bah*a untuk itu 'a mendapat tanda pembayaran. !asal "&, Pemegang surat *esel tidak dapat dipaksa untuk menerima pembayaran sebelum hari jatuh temp)nya. /ertarik yang membayar sebelum hari jatuh temp)nya, melakukan hal itu atas tanggung ja*abnya sendiri. %arangsiapa membayar surat *esel pada hari jatuh temp)nya, telah terbebas dengan sempurna, asalkan dari pihaknya tidak ada penipuan atau kesalahan yang besar. ia berke*ajiban memeriksa tertibnya deretan end)semen-end)semen, tetapi tidak terhadap tanda tangannya. %ila ia, setelah melakukan pembayaran tanpa dibebaskan, di*ajibkan membayar untuk kedua kalinya, maka 'a mempunyai hak-menagih kepada mereka yang telah memper)leh surat *esel itu dengan itikad buruk, atau mereka yang telah memper)leh karena kesalahannya yang besar.

314

3"4

314

3"4 3 4

314 3"4 3 4

3.4

!asal "'Surat *esel yang pembayarannya dipersyaratkan untuk dilakukan dengan uang lain dari yang berlaku di tempat pembayarannya, dapat dibayar dengan uang dari negerinya menurut nilai pada hari jatuh temp)nya. %ila debitur lalai, pemegang dapat menuntut menurut pilihannya, bah*a jumlah pada surat *esel itu dibayar dalam uang negerinya menurut kursnya, baik dari hari jatuh temp)nya ataupun dari hari pembayarannya. @ilai uang asing itu, ditetapkan menurut kebiasaan di tempat pembayarannya. Akan tetapi penarik dapat menetapkan, bah*a jumlah uang yang harus dibayar harus dihitung menurut kurs yang ditetapkan dalam surat *esel tersebut. Hal yang tercantum di atas tidak berlaku bila penarik menetapkan, bah*a pembayarannya harus dilakukan dalam uang tertentu yang ditunjuknya 3klausula pembayaran sungguh dalam uang asing4. %ila jumlah dalam *esel itu dinyatakan dalam uang yang mempunyai nama sama, akan tetapi mempunyai nilai yang berbeda dalam negeri pengeluarannya dan negeri tempat pembayarannya, maka dianggap bah*a yang dimaksud adalah uang dari tempat pembayarannya. !asal "'"

Halaman " dari 1+$

%ila tidak terjadi pengunjukan surat *esel untuk pembayaran, dalam jangka *aktu yang ditetapkan dalam pasal 1 #, maka tiap-tiap debitur mempunyai *e*enang untuk menyerahkan jumlah itu kepada yang ber*ajib untuk disimpan atas biaya dan tanggung ja*ab pemegangnya. Ba1ian * Hak -egres (alam Hal @)nakseptasi Atau @)npembayaran !asal "'% Pemegang surat *esel dapat melakukan hak regresnya terhadap para end)san, terhadap penarik dan para debitur *esel lainnya5 Pada hari jatuh temp)nya5 %ila pembayarannya tidak terjadi. %ahkan sebelum hari jatuh temp)nya5 1. bila akseptasi dit)lak seluruhnya atau sebagian6 ". dalam hal pailitnya tertarik, baik sebagai akseptan ataupun bukan dan sejak saat berlakunya penundaan pembayaran6 . dalam hal pailitnya penarik dari surat *esel yang tidak dapat dimintakan akseptasinya. !asal "'& Pen)lakan akseptasi atau pembayaran harus ditetapkan dengan akta )tentik 3pr)tes n)nakseptasi atau n)npembayaran4. Pr)tes n)nakseptasi harus diselenggarakan dalam jangka *aktu yang ditetapkan untuk pengajuan untuk akseptasi. %ila dalam hal seperti yang diatur dalam pasal 1" alinea pertama, pengajuan pertama dilakukan pada hari terakhir dari jangka *aktu itu, maka pr)tes itu masih dapat dilakukan pada hari berikutnya. Pr)tes n)npembayaran suatu surat *esel yang harus dibayar pada hari tertentu, atau pada *aktu tertentu setelah hari tanggalnya atau setelah pengunjukan, harus dilakukan pada salah satu dari dua hari kerja yang berikut dari hari surat *esel itu harus dibayar. %ila ini mengenai surat *esel yang harus dibayar atas-tunjuk, maka pr)tesnya harus dilakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dalam alinea di atas untuk membuat pr)tes n)nakseptasi. Pr)tes n)nakseptasi menjadikan Pengajuan untuk pembayaran dan pr)tes n)npembayaran tidak perlu lagi. (alam pengangkatan para pengurus atas permintaan tertarik, akseptasi atau bukan akseptan, untuk penundaan pembayaran, maka pemegangnya tidak dapat melakukan hak regresnya, sebelum surat *esel itu diajukan kepada tertarik untuk pembayaran dan dibuat pr)tes. %ila tertarik, akseptan atau bukan akseptan, telah dinyatakan pailit, atau bila penarik surat *esel yang tidak dapat dimintakan akseptasi, dinyatakan pailit, maka untuk melakukan hak regresnya, pemegangnya cukup dengan memperlihatkan keputusan hakim, di mana dinyatakan kepailitan itu.

314 3"4

3 4

3.4 3+4

3$4

!asal "'&a Permintaan pembayaran surat *esel dan pr)tes yang menyusulnya kemudian, harus dilakukan di tempat tinggal tertarik. %ila surat *esel itu ditarik untuk dibayar di tempat tinggal lain yang ditunjuk, atau )leh )rang yang ditunjuk, baik di dalam a,deling 3kini dapat disamakan dengan kabupaten4 yang sama maupun dalam kabupaten lain, maka permintaan pembayaran dan pembuatan pr)tes harus dilakukan di tempat tinggal yang ditunjuk atau kepada )rang yang ditunjuk itu.

Halaman ". dari 1+$

%ila )rang yang harus membayar surat *esel itu tidak dikenal sama sekali atau tidak dapat ditemukan, maka pr)tes itu harus dilakukan pada kant)r p)s di tempat tinggal yang ditunjuk untuk pembayaran, dan bila di sana tidak ada kant)r p)s, di daerah 8ubernemen di &a*a dan 9adura kepada asisten-residen dan di luar itu kepada Kepala Pemerintahan (aerah setempat. (emikianlah juga harus dilakukan seperti itu, bila surat *esel ditarik untuk dibayar di luar kabupaten yang bukan tempat tinggal tertarik, dan tidak ditunjuk tempat tinggal untuk melakukan pembayarannya. !asal "'&b Semua pr)tes, baik pr)tes n)nakseptasi maupun pr)tes n)npembayaran harus dibuat )leh n)taris atau )leh juru sita. Hal itu harus disertai dua saksi. Pr)tes-pr)tes itu memuat5 1. salinan kata demi kata dari surat *eselnya, dari akseptasinya, dari end)semenend)semen, dari a2alnya dan dari alamat-alamat yang dibuat di atasnya6 ". pernyataan, bah*a mereka telah memintakan akseptasi itu atau pembayarannya kepada )rang-)rang atau di tempat yang disebut dalam pasal yang lalu dan tidak memper)lehnya6 . pernyataan tentang alasan yang telah dikemukakan tentang n)nakseptasi atau n)npembayaran6 .. peringatan untuk menandatangani pr)tes itu, dan alasan-alasan pen)lakannya6 +. pernyataan, bah*a ia, n)taris atau juru sita, karena n)nakseptasi atau n)npembayaran itu telah mempr)tes. %ila pr)tes itu mengenai surat *esel yang hilang, cukuplah dengan uraian yang seteliti-telitinya dari isi surat *esel itu, untuk mengganti apa yang ditentukan dalam 11 dari alinea yang lalu. !asal "'&: Para n)taris atau juru sita dengan ancaman untuk mengganti biaya-biaya, kerugian dan bunga, *ajib untuk membuat salinan pr)tes tersebut dan memberitahukan hal itu dalam, dan membukukannya dalam register khusus, menurut urutan *aktu, yang diberi n)m)r dan tanda pengesahan )leh Ketua raad 2an justitie, bila tempat tinggal mereka dalam kabupaten di mana raad 2an justitie itu berada, dan di luar itu, )leh hakim pengadilan karesidenan6 bila ini tidak ada, terhalang atau tak mungkin bertindak, di daerah 8ubernemen di &a*a dan 9adura )leh asisten-residen dan di luar itu )leh Kepala Pemerintahan (aerah setempat. 9ereka juga berke*ajiban, bila dikehendaki, untuk menyerahkan selembar atau lebih dari salinan-salinan pr)tes itu kepada mereka yang berkepentingan. !asal "'&d Sebagai pr)tes n)nakseptasi, dan berturut-turut juga sebagai pr)tes n)npembayaran, berlakulah keterangan yang dibuat di atas surat *esel dengan i7in pemegangnya, ditanggali dan ditandatangani )leh )rang yang diminta akseptasinya atau pembayarannya, yang berisi bah*a ia men)lak, kecuali bila penarik telah mencatat, bah*a ia menghendaki pr)tes )tentik. !asal "'' Pemegangnya harus memberitahu kepada end)sannya dan kepada penariknya tentang n)nakseptasi atau n)npembayaran itu dalam empat hari kerja berikut dari hari pr)tes, atau bila surat *esel itu telah ditarik dengan klausula tanpa biaya, berikut pada hari pengajuan. Setiap end)san harus memberitahukan tentang pemberitahuan yang diterimanya dalam dua hari kerja berikut pada hari penerimaan pemberitahuan tersebut, dengan menunjukkan nama dan alamat mereka yang telah melakukan pemberitahuan yang terdahulu, dan demikian selanjutnya kembali pada penariknya. &angka-jangka *aktu ini berjalan mulai hari penerimaan pemberitahuan-pemberitahuan yang lebih dahulu. %ila sesuai dengan alinea yang lalu disampaikan pemberitahuan kepada sese)rang yang tanda tangannya terdapat pada surat *esel itu, harus disampaikan pemberitahuan yang sama dalam jangka *aktu itu juga kepada pemberi a2alnya.

Halaman "+ dari 1+$

%ila se)rang end)san tidak menyatakan alamatnya atau menyatakannya dengan cara yang sukar dibaca, sudah cukuplah dengan pemberitahuan kepada end)san yang lebih dahulu. %arangsiapa harus mengadakan pemberitahuan, dapat melakukan hal itu dalam bentuk apa pun, bahkan dapat dengan hanya mengirimkan kembali surat *eselnya. 'a harus membuktikan, bah*a ia telah melakukan pemberitahuan itu dalam jangka *aktu yang telah ditetapkan. &angka *aktu tersebut dianggap telah diindahkan, bila surat yang memuat pemberitahuan itu dalam jangka *aktu tersebut telah disampaikan dengan p)s. %arangsiapa melakukan pemberitahuan itu tidak dalam jangka *aktu tersebut di atas, tidak menyebabkan dirinya kehilangan hak6 bila ada alasannya, ia bertanggung ja*ab atas segala kerugian yang disebabkan )leh kelalaiannya, akan tetapi biaya, kerugian dan bunga itu tidak mungkin melampaui jumlah pada *esel tersebut. !asal "'( Penarik, se)rang end)san atau se)rang pemberi a2al, dapat membebaskan pemegangnya dari pembuatan pr)tes n)nakseptasi atau n)npembayaran, untuk melaksanakan hak regresnya, dengan jalan klausula ;tanpa biaya;, ;tanpa pr)tes; atau Klausula lain semacam itu yang ditulis dan ditandatangani di atas surat *esel itu. Klausula ini tidak membebaskan pemegang dari pengajuan surat *esel itu dalam jangka-jangka *aktu yang ditetapkan ataupun dari penyelenggaraan pemberitahuannya. %ukti tentang tidak diindahkannya jangka *aktu itu harus diberikan )leh mereka yang mendasarkan haknya atas hal itu terhadap pemegang. %ila Klausula itu dibuat )leh penarik, maka hal itu berakibat terhadap mereka semua yang tanda tangannya terdapat pada surat *esel itu6 bila hal itu dibuat )leh end)san atau pemberi a2al, maka hal ini hanya berakibat terhadap end)san atau pemberi a2al saja. %ila pemegang mengadakan juga pr)tes, meskipun ada Klausula itu yang dibuat )leh penarik, maka biayabiayanya untuk itu adalah atas bebannya. %ila Klausula itu berasal dari se)rang end)san atau se)rang pemberi a2al, maka bila diadakan pr)tes, biayanya dapat ditagih pada mereka semua yang tanda tangannya terdapat pada surat *esel itu. !asal "') Semua )rang yang menarik, mengakseptasi, mengend)semen, atau menandatangani surat *esel untuk a2al, terikat pada pemegangnya secara tanggung-renteng. (i samping itu juga pihak ketiga yang atas bebannya telah ditarik surat *esel itu dan telah menikmati nilainya, bertanggungja*ab pula terhadap pemegang. Pemegang dapat menggugat )rang-)rang ini, baik masing-masing tersendiri, maupun bersamasama, tanpa berke*ajiban untuk mengindahkan urutan *aktu mereka mengikatkan diri. Hak itu pun diberikan juga kepada setiap )rang yang tanda tangannya terdapat pada surat *esel itu dan telah membayarnya untuk memenuhi ke*ajiban regresnya. 8ugatan yang dilakukan terhadap salah se)rang debitur *esel, tidak menghalangi gugatan kepada debitur lainnya, meskipun mereka mengikatkan diri lebih belakangan daripada yang digugat paling Pertama. !asal "')a Pemegang surat *esel yang dipr)tes tidak mempunyai hak apa pun atas uang cadangan penarik yang ada pada tertarik. %ila surat *esel itu tidak diakseptasi, maka dalam hal kepailitan penarik, uang *esel termasuk harta bendanya. (alam hal akseptasi, tetaplah dana itu pada tertarik sampai jumlah dalam surat *esel itu, dengan tidak mengurangi ke*ajibannya terhadap pemegang untuk memenuhi akseptasinya. !asal "'* Pemegang melakukan gugatan kepada mereka, terhadap siapa 'a melaksanakan hak regresnya5

Halaman "$ dari 1+$

1.

jumlah surat *esel yang tidak diakseptasi atau tidak dibayar dengan bunganya bila hal ini dipersyaratkan6 ". bunga sebesar enam persen, terhitung dari hari jatuh temp) pembayarannya6 . biaya-biaya pr)tes, pemberitahuan-pemberitahuan yang telah dilakukan beserta biayabiaya lainnya. %ila penggunaan hak regres dilaksanakan sebelum hari jatuh temp), maka dilakukan pem)t)ngan terhadap jumlah uang *esel itu. P)t)ngan ini dihitung menurut disk)nt) resmi 3disk)nt) bank4 yang berlaku di tempat tinggal pemegang, pada hari pelaksanaan hak regres. !asal "'+ %arangsiapa telah membayar surat *esel untuk memenuhi ke*ajiban regresnya, dapat menagih kepada )rang yang mempunyai ke*ajiban regres terhadapnya5 1. seluruh jumlah uang yang telah dibayarnya6 ". bunga sebesar enam persen terhitung dari hari pembayarannya6 . biaya-biaya yang telah dikeluarkannya. !asal "', Setiap debitur *esel, terhadap siapa dilakukan atau dapat dilakukan hak regres, dapat menuntut dengan pembayaran sebagai pemenuhan ke*ajiban regresnya, untuk penyerahan surat *esel itu dengan pr)tesnya beserta perhitungan yang ditandatangani sebagai tanda pelunasan. Setiap end)san yang telah membayar surat *esel untuk memenuhi ke*ajiban regresnya, dapat menc)ret end)semennya sendiri dan end)semen-end)semen berikutnya. !asal "((alam hal akseptasi sebagian dapatlah )rang yang telah membayar bagian nilai *esel yang tidak diakseptasi untuk memenuhi ke*ajiban regresnya, menuntut, bah*a pembayaran itu disebutkan dalam surat *esel itu dan padanya diberi tanda pelunasan. (i samping itu pemegang harus menyerahkan kepadanya salinan surat *esel itu yang sama bunyinya beserta pr)tesnya, untuk memungkinkannya melaksanakan hak-hak regres selanjutnya. !asal "(" Setiap )rang yang dapat melakukan hak regres, kecuali dipersyaratkan kebalikannya, dapat mendapatkan bagi dirinya penggantian kerugian-kerugian itu dengan jalan surat *esel baru 3surat *esel ulangan4 yang ditarik sebagai surat *esel untuk salah se)rang dari mereka yang berke*ajiban regres terhadapnya, dan harus dibayar di tempat tinggalnya. =esel ulangan itu meliputi kecuali jumlah-jumlah uang yang disebut dalam pasal-pasal 1.# dan 1.!, juga jumlah-jumlah uang pr)2isi dan meterai dari *esel ulangan. %ila *esel ulangan itu ditarik )leh pemegang, maka jumlah uangnya ditentukan menurut kurs sebuah *esel atas-tunjuk, yang ditarik dari tempat surat *esel asli harus dibayar, di tempat tinggal *ajib regres. %ila *esel ulangan itu ditarik )leh se)rang end)san, maka jumlah uangnya ditentukan menurut kurs sebuah *esel atas-tunjuk yang ditarik dari tempat tinggal penarik *esel ulangan itu di tempat tinggal *ajib regres. !asal "(% Setelah le*at jangka *aktu yang ditetapkan5 untuk pengajuan sebuah surat *esel yang ditarik atas-tunjuk atau untuk *aktu tertentu setelah pengunjukan6 untuk membuat pr)tes n)nakseptasi atau n)npembayaran6 untuk pengajuan buat pembayaran dalam hal ada persyaratan tanpa biaya, gugurlah hak pemegang terhadap end)san, terhadap tertarik dan terhadap para debitur *esel lainnya, dengan pengecualian terhadap akseptan.

Halaman "# dari 1+$

%ila terjadi kelalaian mengajukan untuk akseptasi dalam jangka *aktu yang ditetapkan )leh penarik, gugurlah hak regres Pemegang, baik karena n)npembayaran maupun n)nakseptasi, kecuali bila dari kata-kata surat *esel itu ternyata, bah*a penarik hanya menghendaki untuk membebaskan diri dari ke*ajiban untuk menjamin akseptasinya. %ila ketentuan jangka *aktu untuk mengajukan dimuat dalam end)semen, maka hanya end)san itu saja yang dapat menggunakannya sebagai landasan. !asal "(%a Surat *esel n)nakseptasi atau n)npembayaran yang dipr)tes, namun penarik berke*ajiban untuk membebaskan, *alaupun pr)tes itu dilakukan tidak pada saatnya, kecuali bila penarik membuktikan, bah*a pada hari jatuh temp) pembayarannya pada tertarik ada tersedia dana untuk pembayaran surat *esel itu. %ila dana yang harus disediakan hanya ada sebagian, maka penarik bertanggung ja*ab untuk kekurangannya. %ila surat *esel itu tidak diakseptasi, maka jikalau pr)tes dilakukan tidak pada saatnya, penarik yang dengan ancaman *ajib membebaskan, berke*ajiban untuk melepaskan dan menyerahkan kepada pemegangnya tagihan terhadap dana itu, yang telah diterima dari padanya )leh tertarik pada hari jatuh temp) pembayaran, dan meliputi jumlah *esel itu6 dan ia harus memberikan kepada pemegang atas biayanya, bukti-bukti secukupnya untuk memungkinkan berlakunya tagihan itu. %ila penarik dinyatakan pailit, maka para penga*as hartanya mempunyai ke*ajiban yang sama, kecuali bila mereka menganggap lebih baik untuk mengi7inkan pemegang itu sebagai penagih utang untuk jumlah surat *esel itu. !asal "(& %ila pengajuan surat *esel atau penyelenggaraan pr)tesnya dalam jangka *aktu yang ditentukan terhalang )leh rintangan yang tidak dapat diatasi 3peraturan undang-undang dari suatu negara atau lain hal di luar kekuasaannya4, maka jangka *aktu itu diperpanjang. Pemegangnya berke*ajiban untuk segera memberitahukan kepada end)sannya tentang keadaan yang di luar kekuasaannya itu, dan mencantumkan pemberitahuannya pada surat *esel itu atau halaman sambungannya dengan tanggal dan tanda tangannya6 untuk selebihnya berlaku ketentuan pasal 1... Setelah berakhirnya keadaan yang di luar kekuasaannya, pemegangnya harus segera terus mengajukan surat *esel itu untuk akseptasi atau pembayaran, dan mengajukan pr)tes bila ada alasannya. %ila keadaan di luar kekuasaannya itu berlangsung lebih dari tiga puluh hari terhitung dari hari jatuh temp) pembayarannya, maka dapatlah dilakukan hak regresnya tanpa memerlukan pengajuan atau pembuatan pr)tes. Untuk surat-surat *esel yang ditarik sebagai *esel atas-tunjuk atau dengan jatuh temp) pembayaran pada *aktu tertentu setelah penunjukan, berjalannya jangka *aktu tiga puluh hari itu mulai hari ketika pemegang memberitahukan tentang keadaan di luar kekuasaannya itu kepada end)sannya, meskipun belum berakhir jangka *aktu pengajuan6 untuk surat-surat *esel yang ditarik dengan jatuh temp) pembayaran pada *aktu tertentu setelah pengajuan, maka jangka *aktu tiga puluh hari diperpanjang dengan jangka *aktu pengunjukannya yang dinyatakan dalam surat *esel itu. 0akta-,akta yang bersi,at pribadi bagi pemegangnya, atau untuk )rang yang ditugaskan )lehnya untuk mengajukan surat *esel itu atau untuk mengadakan pr)tes, tidak dianggap sebagai halhal yang ada di luar kekuasaannya. Ba1ian + !erantaraan #2b " Ketent2an U323 !asal "('

Halaman "! dari 1+$

Penarik, se)rang end)san, atau se)rang pemberi a2al dapat menunjuk sese)rang yang dalam keadaan darurat untuk mengakseptasi atau membayar. Surat =esel itu dapat diakseptasi atau dibayar dengan syarat-syarat yang ditetapkan di ba*ah ini )leh sese)rang yang memberi perantaraan untuk se)rang debitur yang terhadapnya dapat dilakukan hak regres. Perantara itu bisa se)rang ketiga, bahkan tertarik, atau )rang yang telah terikat berdasarkan surat =esel itu, kecuali akseptan. Perantara itu memberitahukan dalam jangka *aktu dua hari tentang perantaraannya kepada )rang yang diberi perantaraan )lehnya. %ila ia tidak 9emperhatikan jangka *aktu itu, maka bila ada alasan untuk itu, ia bertanggung ja*ab untuk kerugian yang disebabkan )leh kelalaiannya, akan tetapi biaya, kerugian dan bunga tidak dapat melebihi jumlah uang dalam surat =esel itu. #2b % Akseptasi Den1an !erantaraan !asal "(( Akseptasi dengan perantaraan dapat terjadi dalam segala keadaan, di mana Pemegang surat =esel yang dapat diakseptasi, sebelum hari jatuh temp) pembayaran dapat melakukan hak regres, %ila pada surat =esel ditunjuk sese)rang untuk mengakseptasinya atau membayar di tempat pembayarannya, dalam keadaan darurat, maka pemegang tidak dapat melakukan haknya terhadap )rang yang telah melakukan penunjukan dan terhadap mereka yang sesudah itu telah membubuhkan tanda tangannya pada surat =esel itu, sebelum hari jatuh temp) pembayarannya, kecuali bila ia telah mengajukan surat =esel tersebut kepada )rang yang ditunjuk itu dan telah dibuat pr)tes tentang pen)lakannya untuk mengakseptasi. (alam keadaan-keadaan lainnya tentang perantaraan, pemegang dapat men)lak akseptasi dengan perantaraan. Akan tetapi bila ia menerimanya, ia kehilangan hak regresnya yang ia miliki sebelum hari jatuh temp) terhadap )rang untuk siapa telah dilakukan akseptasi itu, dan terhadap mereka yang sesudah itu telah membubuhkan tanda tangannya pada surat =esel itu. !asal "() Akseptasi dengan perantaraan dicantumkan pada surat =esel6 hal itu ditandatangani )leh perantara. Hal itu menunjuk )rangnya untuk siapa akseptasi itu telah diberikan6 bila tidak ada penunjukan itu, dianggap hal itu telah dilakukan untuk penarik. !asal "(* Akseptan dengan perantaraan terhadap pemegang dan terhadap para end)san yang telah mengend)semenkan surat =esel itu setelah )rang untuk siapa perantaraan itu diberikan, terikat dengan cara yang sama seperti mereka yang tersebut di atas ini. 9eskipun ada akseptasi dengan perantaraan, )rang untuk siapa hal itu telah dilakukan dan mereka yang *ajib regres terhadap )rang itu dapat menuntut dari pemegangnya penyerahan surat =esel itu, pr)tesnya dan perhitungan yang ditandatangani sebagai pelunasan, dengan pembayaran kembali jumlah uang yang dimaksud dalam pasal 1.#, bila ada alasan untuk itu. #2b & !e3ba;aran Den1an !erantara !asal "(+ Pembayaran dengan perantaraan dapat dilakukan dalam semua keadaan, di mana pemegang mempunyai hak regres, baik pada hari jatuh temp), maupun sebelum hari jatuh temp). Pembayaran itu harus meliputi seluruh jumlah uang yang harus dilunasi )leh )rang untuk siapa hal itu dilakukan.

Halaman "9 dari 1+$

Hal itu harus berlangsung paling lambat pada hari terakhir, di mana pr)tes n)npembayaran dapat diselenggarakan. !asal "(, %ila Surat =esel itu diakseptasi )leh perantara, yang mempunyai d)misili pada tempat pembayaran, atau bila disebut )rang dengan d)misili di tempat itu juga yang dalam keadaan darurat akan membayar, pemegang harus mengajukan surat =esel itu kepada mereka semua, dan bila ada alasan untuk itu, harus menyelenggarakan pr)tes n)npembayaran paling lambat pada hari yang berikut pada hari terakhir *aktu hal ini dapat dilakukan. %ila tidak terjadi pr)tes dalam jangka *aktu tersebut, maka )rang yang telah memberikan alamat darurat atau untuk siapa surat =esel itu diakseptasi, dan end)san yang kemudian, terbebas dari segala ikatan mereka. !asal ")Pemegang yang men)lak pembayaran dengan perantaraan, kehilangan hak regresnya terhadap mereka yang seharusnya akan terbebas )leh itu. !asal ")" Pembayaran dengan perantaraan harus dinyatakan dengan tanda pelunasan, dibubuhkan pada surat =esel dengan menunjuk kepada )rang, untuk siapa hal itu dilakukan. %ila penunjukan itu tidak ada, maka dianggap pembayaran itu dilakukan untuk penarik. Surat =esel dan pr)tesnya, bila ini diadakan, harus diserahkan kepada )rang yang membayarnya selaku perantara. !asal ")% %arangsiapa membayar selaku perantara, memper)leh hak yang bersumber dari surat =esel itu terhadap )rang untuk siapa ia telah melakukan pembayaran, dan terhadap mereka yang berdasarkan surat =esel terikat pada )rang yang tersebut terakhir ini. Akan tetapi dia tidak b)leh mengend)semenkannya kembali. Para end)san yang berikut untuk siapa telah dilakukan pembayaran, terbebas dari segala ikatan. %ila ada beberapa )rang yang mengajukan untuk pembayaran dengan perantaraan, didahulukan pembayaran yang menyebabkan jumlah pembebasan yang terbesar. Perantara yang dengan sadar melanggar ketentuan ini, kehilangan hak regresnya terhadap mereka yang seharusnya sudah terbebas. Ba1ian , 9e3baran Wesel8 #alinan Wesel Dan #2rat Wesel ;an1 Hilan1 #2b " 9e3baran Wesel !asal ")& Surat =esel dapat ditarik dalam beberapa lembaran yang bunyinya sama. :embaran itu harus dibubuhi n)m)r dalam teks sendiri dari atas-hak, dan bila hal ini tidak ada, maka setiap lembar dianggap sebagai surat =esel tersendiri. /iap pemegang suatu surat =esel, di mana tidak dicantumkan, bah*a hal itu ditarik dalam satu lembar saja, dapat menuntut atas biayanya untuk menyerahkan beberapa lembar. Untuk hal itu ia harus menghubungi end)san yang langsung mengend)semenkan padanya, yang *ajib memberikan bantuannya untuk meminta kepada end)sannya sendiri, dan demikian seterusnya sampai kembali pada penariknya. para end)san juga *ajib menulis end)semen itu pada lembaran yang baru.

Halaman

1 dari 1+$

!asal ")' Pembayaran yang dilakukan atas salah satu lembar mengakibatkan pembebasan, meskipun tidak disyaratkan, bah*a pembayaran tersebut menggugurkan kekuatan berlakunya lembaranlembaran lainnya. Akan tetapi tertarik tetap terikat )leh setiap lembaran yang diakseptasi dan tidak diserahkan kepadanya. <nd)san yang telah menyerahkan lembaran itu kepada berbagai )rang, demikian pula end)san yang kemudian, terikat )leh lembaran yang memuat tanda tangan mereka dan tidak diserahkan. !asal ")( %arangsiapa telah mengirimkan salah satu lembaran untuk akseptasi, harus menunjukkan pada lembaran yang lain, nama )rang pada siapa lembaran itu berada. >rang ini berke*ajiban untuk menyerahkan lembaran itu kepada pemegang yang sah dari lembaran lain. %ila ia men)lak, maka pemegang baru dapat melakukan hak regresnya, setelah dia dengan pr)tes mengatakan5 1. bah*a lembaran yang dikirimkan untuk akseptasi setelah diminta tidak diserahkan6 ". bah*a ia telah tidak berhasil memper)leh akseptasi atau pembayaran atas lembaran lain. #2b % #alinan Wesel !asal ")) Setiap pemegang surat *esel mempunyai hak untuk membuat beberapa salinannya. Salinannya harus dengan saksama menggambarkan aslinya dengan end)semennya dan semua penyebutan lainnya, yang terdapat padanya. Salinan tersebut harus menunjukkan, di mana salinan itu berakhir. Salinan dapat diend)semenkan dan di tanda tangan untuk a2al dengan cara dan dengan akibat yang sama seperti aslinya. !asal ")* Salinan harus menyebutkan )rang pada siapa lembaran aslinya berada. >rang ini *ajib menyerahkan lembaran aslinya kepada pemegang yang sah dari salinannya. %ila ia men)lak hal ini, maka pemegang baru hanya dapat melakukan hak regresnya terhadap mereka, yang telah mengend)semenkan salinannya atau menandatanganinya untuk a2al, setelah dengan pr)tes ia menyelenggarakan pernyataan, bah*a lembaran asli yang telah diminta tidak diserahkan kepadanya. %ila setelah end)semen yang terakhir diadakan di atasnya, sebelum salinannya dibuat, lembaran aslinya memuat klausula6 ?mulai dari sini end)semen hanya berlaku pada salinannyaA, atau Klausula lain semacam itu, maka end)semen yang kemudian diadakan pada lembaran aslinya adalah batal. #2b & #2rat Wesel ;an1 Hilan1 !asal ")*a %arangsiapa kehilangan surat *esel yang pemegangnya adalah ia, hanya dapat meminta Pembayaran dari tertarik dengan mengadakan jaminan untuk *aktu tiga puluh tahun. !asal ")*b

Halaman

1 dari 1+$

%arangsiapa kehilangan surat *esel yang pemegangnya adalah ia, dan sudah jatuh temp) pembayarannya dan di mana perlu telah dipr)tes, hanya dapat melakukan haknya terhadap akseptan dan terhadap penarik dengan mengadakan jaminan untuk *aktu tiga puluh tahun. Ba1ian "!er2bahan !asal ")+ %ila ada perubahan dalam teks suatu surat *esel, maka mereka yang kemudian membubuhkan tanda tangannya pada surat *esel itu, terikat menurut teks yang telah diubah6 mereka yang telah membubuhkan tanda tangannya sebelum itu terikat menurut teks yang asli. Ba1ian "" Dal2<arsa !asal ")+a (engan tidak mengurangi ketentuan pasal berikut, maka utang *esel dihapus )leh segala ikhtiar pembebasan utang *esel yang tercantum dalam Kitab Undang -undang Hukum Perdata. !asal "), Semua tuntutan hukum yang timbul dari surat *esel terhadap akseptan, kedalu*arsa karena lampaunya *aktu tiga tahun, terhitung dari hari jatuh temp)nya. /untutan hukum pemegang terhadap para end)san dan terhadap penariknya kedalu*arsa karena lampaunya *aktu satu tahun, terhitung dari tanggal pr)tes yang dilakukan pada saatnya atau, dari hari jatuh temp)nya bila ada Klausula tanpa biaya. /untutan hukum end)san yang satu terhadap end)san yang lain dan terhadap penarik kedalu*arsa karena lampaunya *aktu enam bulan terhitung dari hari pembayaran surat *esel itu )leh end)san untuk memenuhi *ajib regresnya, atau dan hari end)san sendiri digugat di depan pengadilan. (alu*arsa yang dimaksud dalam alinea pertama tidak dapat digunakan )leh akseptan, bila atau sejauh ia telah menerima dana atau telah memperkaya diri secara tidak adil6 demikian pula dalu*arsa yang dimaksud dalam alinea kedua dan ketiga tidak dapat digunakan )leh penarik, bila dan sejauh ia selama tidak menyediakan dana, dan tidak dapat pula digunakan )leh penarik atau para end)san, yang telah memperkaya diri secara tidak adil, semuanya tanpa mengurangi ketentuan dalam pasal 19$# Kitab Undang-undang Hukum Perdata. !asal "*Pencegahan dalu*arsa hanya berlaku terhadap )rang yang terhadapnya dilakukan tindakan pencegahan dalu*arsa itu. 9enyimpang dari pasal 19!# dan 19!! Kitab Undang-undang Hukum Perdata berlakulah dalu*arsa yang dibicarakan dalam pasal yang lalu terhadap mereka yang belum de*asa dan terhadap mereka yang berada dalam pengampuan, demikian pula antara suami-istri, dengan tidak mengurangi hak-tagih mereka yang belum de*asa dan yang dalam pengampuan terhadap *ali atau pengampu mereka. Ba1ian "% Ketent2an-ketent2an U323 !asal "*"

Halaman

" dari 1+$

Pembayaran suatu surat *esel yang hari jatuh temp)nya pada hari raya resmi, baru dapat ditagih pada hari kerja berikutnya. (emikian pula semua tindakan lain berkenaan dengan surat *esel, yaitu pengajuannya untuk akseptasi dan pr)tesnya, tidak dapat dilakukan selain pada hari kerja. %ila salah satu tindakan itu harus dilakukan dalam jangka *aktu tertentu yang hari terakhirnya adalah hari raya resmi, maka jangka *aktu ini diperpanjang sampai hari kerja pertama berikut pada akhir jangka *aktu tersebut. Hari raya yang terdapat di antara itu dimasukkan dalam perhitungan jangka *aktu. !asal "*"a Bang dianggap hari raya resmi menurut bagian ini ialah5 9inggu, /ahun %aru, Paskah Kristen kedua dan Pantek)sta, kedua hari @atal, Kenaikan 'sa Almasih, beserta hari-hari raya lainnya yang setiap tahun kembali yang ditetapkan )leh 9enteri yang bersangkutan. Penunjukan tanggal semua hari raya dimaksud dalam pasal ini, kecuali hari 9inggu, dilakukan setiap tahun dengan surat ketetapan yang dimuat dalam surat kabar resmi sebelum permulaan tahun. !asal "*% (alam jangka *aktu yang ditetapkan undang-undang atau Perjanjian, tidak termasuk hari permulaan jangka *aktu itu. !asal "*& /iada satu hari penangguhan pun dii7inkan, baik menurut undang-undang, maupun menurut keputusan hakim. Ba1ian "& #2rat #an112p (0rder) !asal "*' Surat sanggup memuat5 1. baik Klausula tertunjuk, maupun sebutan, ?surat sanggup? atau pr)mes kepada tertunjuk, yang dimasukkan dalam teksnya sendiri dan dinyatakan dalam bahasa yang digunakan dalam atas-hak itu6 ". penyanggupan tak bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu6 . penunjukan hari jatuh temp)6 .. penunjukan tempat pembayaran harus dilakukan6 +. nama )rang yang kepadanya pembayaran itu harus dilakukan atau yang kepada tertunjuk pembayaran itu harus dilakukan6 $. penyebutan tanggal, serta tempat surat sanggup itu ditandatangani6 #. tanda tangan )rang yang mengeluarkan atas hak itu 3penandatanganan4. !asal "*( Atas-hak yang tidak memuat salah satu pernyataan yang ditetapkan dalam pasal yang lalu, tidak berlaku sebagai Surat sanggup, kecuali dalam hal tersebut di ba*ah ini. Surat sanggup yang hari jatuh temp) pembayarannya tidak ditunjuk, dianggap harus dibayar atas-tunjuk. %ila tidak terdapat penunjukan khusus, tempat penandatanganannya Surat itu dianggap sebagai tempat pembayarannya dan juga sebagai d)misili penandatangan. Surat sanggup yang tidak menyebutkan tempat penandatangannya, dianggap ditandatangani di tempat yang disebut di samping nama dari penandatangan. !asal "*)

Halaman

dari 1+$

Selama tidak menyalahi si,at Surat sanggup, maka terhadapnya berlaku ketentuan-ketentuan mengenai Surat =esel tentang5 end)semen6 hari jatuh temp)6 pembayaran6 hak regres dalam hal n)npembayaran6 pembayaran dengan perantaraan6 salinan Surat =esel6 Surat =esel yang hilang6 perubahan6 dalu*arsa6 hari-hari raya, perhitungan jangka *aktu dan larangan hari penangguhan. (emikian pula terhadap Surat sanggup berlaku ketentuan tentang Surat =esel yang harus dibayar )leh Pihak ketiga atau di tempat lain dari d)misili penarik, Klausula bunga, Perbedaan pernyataan berkenaan dengan jumlah uang yang harus dibayar, akibat pembubuhan tanda tanpa adanya keadaan dimaksud dalam pasal 11$, akibat dari tanda tangan sese)rang yang bertindak tanpa *e*enangnya dan Surat =esel blangk). (emikian pula terhadap surat sanggup berlaku ketentuan mengenai a2al6 bila sesuai dengan apa yang ditentukan pada pasal 1 1 alinea terakhir, a2al itu tidak menyebutkan kepada siapa a2al itu diberikan, dianggap diberikan atas tanggungan penandatangan surat sanggup itu. !asal "** Penandatangan Surat sanggup terikat dengan cara yang sama seperti akseptan Surat =esel. Surat sanggup yang harus dibayar pada *aktu tertentu setelah pengunjukan, harus diajukan kepada penandatangan untuk ditandatangani sebagai tanda ;telah dilihat ; dalam jangka *aktu yang ditetapkan dalam pasal 1"". &angka *aktu pengunjukan berlangsung mulai pada tanda itu, yang harus dibuat )leh penandatangan pada Surat sanggup itu. Pen)lakan untuk memberikan tanda tangan itu, harus dinyatakannya dengan pr)tes 3pasal 1".4 yang tanggalnya merupakan permulaan berlangsungnya jangka, *aktu pengunjukan. BAB 7II 5 K8 !.0M # DAN KWITAN#I ATA#-TUN/UK Ba1ian " !en1el2aran Dan Bent2k 5ek !asal "*+ Cek memuat5 1. @ama Acek;, yang dimasukkan dalam teksnya sendiri dan dinyatakan dalam bahasa yang digunakan dalam atas-hak itu6 ". perintah tidak bersyarat untuk membayar suatu jumlah uang tertentu6 . nama )rang yang harus membayar 3tertarik46 .. penunjukan tempat pembayaran harus dilakukan6 +. pernyataan tanggal penandatanganan beserta tempat cek itu ditarik6 $. tanda tangan )rang yang mengeluarkan cek itu 3penarik4. !asal "*, Atas-hak yang di dalamnya tidak memuat salah satu pernyataan yang ditetapkan dalam pasal yang lalu, tidak berlaku sebagai cek, kecuali dalam hal tersebut di ba*ah ini.

Halaman

. dari 1+$

%ila tidak terdapat penunjukan khusus, tempat yang ditulis di samping nama penarik dianggap sebagai tempat pembayarannya. %ila ditulis beberapa tempat di samping nama penarik, maka cek itu harus dibayar di tempat yang ditulis pertama. %ila tidak terdapat penunjukan itu atau penunjukan lain apa pun, maka cek itu harus dibayar di tempat kedudukan kant)r pusat tertarik. Cek yang tidak menunjukkan tempat ditarik, dianggap telah ditandatangani di tempat yang disebut di samping nama penarik. !asal "+Cek itu harus ditarik atas se)rang bankir yang menguasai dana untuk kepentingan penarik, dan menurut perjanjian tegas atau secara diam-diam yang menetapkan, bah*a penarik mempunyai hak untuk menggunakan dana itu dengan menarik cek. Akan tetapi bila peraturan-peraturan itu tidak diindahkan, maka atas-hak itu tetap berlaku sebagai cek. !asal "+" Cek tidak dapat diakseptasi. Suatu pernyataan akseptasi yang dibuat pada cek itu dianggap tidak ditulis. !asal "+% Cek dapat ditetapkan untuk dibayarkan5 kepada )rang yang namanya disebut dengan atau tanpa Klausula tegas5 ;kepada tertunjuk;6 kepada )rang yang namanya disebut dengan klausula5 ;tidak kepada tertunjuk;, atau Klausula semacam itu6 atas-tunjuk.

Cek yang ditetapkan harus dibayarkan kepada )rang yang namanya disebut, dengan menyatakan5 ;atau atas-tunjuk;, atau istilah semacam itu berlaku sebagai cek atas-tunjuk. Cek tanpa pernyataan tentang penerimaannya berlaku sebagai cek atas-tunjuk. !asal "+& Cek dapat berbunyi kepada yang ditunjuk )leh penarik. Cek dapat ditarik atas beban pihak ketiga. Penarik dianggap menarik atas bebannya sendiri bila dari cek itu atau dari Surat pemberitahuannya tidak ternyata atas beban siapa hal itu dilakukan. Cek dapat ditarik pada penariknya sendiri. !asal "+&a %ila penarik memuat dalam cek pernyataan5 ;nilai untuk diinkas)A, ;untuk inkas);, ;diamanatkan;, atau pernyataan lain yang memba*a arti amanat belaka untuk memungut, penerima dapat melakukan semua hak yang timbul dari cek itu, akan tetapi 'a tidak dapat mengend)semenkannya, selain dengan cara mengamanatkannya. (alam cek demikian para debitur cek hanya dapat menggunakan alat-alat pembantah terhadap pemegangnya, seperti yang semestinya dapat digunakan terhadap penarik. Amanat yang dimuat dalam cek-inkas) tidak berakhir karena meninggalnya pemberi amanat atau karena pemberi amanat menjadi tak cakap menurut hukum. !asal "+' Klausula bunga yang dimuat dalam cek dianggap tidak ditulis. !asal "+(

Halaman

+ dari 1+$

Cek dapat ditentukan bah*a dapat dibayar di tempat tinggal pihak ketiga, baik di tempat tinggal tertarik, ataupun di tempat lain. !asal "+) Cek yang jumlah uangnya ditulis lengkap dalam huru, dan juga dengan angka, bila terdapat perbedaan, berlaku jumlah yang ditulis lengkap dalam huru,. Cek yang jumlah uangnya ditulis beberapa kali, baik lengkap dengan huru, maupun dengan angka, bila terdapat perbedaan, hanya berlaku jumlah yang terkecil. !asal "+* %ila cek itu memuat tanda tangan )rang yang tidak cakap menurut hukum untuk mengikatkan diri dengan menggunakan cek, tanda tangan palsu, atau tanda tangan dari )rang rekaan, atau tanda tangan )rang-)rang yang karena alasan lain apa pun juga, tidak dapat mengikat )rang)rang yang telah membubuhkan tanda tangan mereka atau )rang yang atas namanya telah dilakukan hal itu, namun perikatan-perikatan dari )rang-)rang lain yang tanda tangannya terdapat pada cek itu, berlaku sah. !asal "++ Setiap )rang yang membubuhkan tanda tangannya di atas cek sebagai *akil dari sese)rang untuk siapa 'a tidak mempunyai *e*enang untuk bertindak, 'a sendiri terikat karena cek itu, dan setelah membayar, mempunyai hak yang sama seperti yang semestinya harus dipunyai )leh )rang yang di*akili )lehnya. Hal itu berlaku juga terhadap *akil yang melampaui batas *e*enangnya. !asal "+, Penarik menjamin pembayarannya. Setiap Klausula yang meniadakan ke*ajiban ini, dianggap tidak ditulis. !asal ",%ila cek, yang pada *aktu pengeluarannya tidak lengkap, telah dibuat lengkap, bertentangan dengan perjanjian-perjanjian yang telah dibuat, maka kepada pemegang tidak dapat diajukan tentang tidak memenuhi perjanjian-perjanjian itu, kecuali pemegang telah memper)leh cek itu dengan itikad buruk atau karena kesalahan yang besar. !asal ",-a Penarik atau sese)rang yang atas tanggungannya cek itu ditarik, *ajib berusaha agar dana yang diperlukan untuk pembayaran pada hari pengajuannya ada di tangan tertarik, sekalipun bila cek itu ditetapkan harus dibayar )leh pihak ketiga, dengan tidak mengurangi ke*ajiban penarik sesuai dengan pasal 1!9. !asal ",-b /ertarik dianggap mempunyai dana yang diperlukan, bila pada *aktu pengajuan cek itu kepada penarik atau kepada )rang yang atas tanggungannya cek itu ditarik, ia mempunyai utang sejumlah uang yang sudah dapat ditagih, paling sedikit sama dengan jumlah pada cek itu. Ba1ian % !en1alihan !asal "," Cek yang ditetapkan agar harus dibayarkan kepada )rang yang namanya disebut dengan atau tanpa Klausula yang tegas ;kepada tertunjuk;, dapat dialihkan dengan jalan end)semen.

Halaman

$ dari 1+$

Cek yang ditetapkan agar harus dibayarkan kepada )rang yang namanya disebut dengan klausula5 ;tidak kepada tertunjuk;, atau Klausula semacam itu, hanya dapat dialihkan dalam bentuk sesi biasa beserta akibatnya. <nd)semen yang ditempatkan pada cek demikian berlaku sebagai sesi biasa. <nd)semen itu bahkan dapat ditetapkan untuk keuntungan penarik atau setiap debitur cek lainnya. >rang ini dapat mengend)semenkan lagi cek itu. !asal ",% <nd)semen harus tidak bersyarat. Setiap syarat yang dimuat di dalamnya dianggap tidak ditulis. <nd)semen untuk sebagian adalah batal. (emikian juga end)semen dari tertarik adalah batal. <nd)semen atas-tunjuk berlaku sebagai end)semen blangk). <nd)semen kepada tertarik hanya berlaku sebagai pemberian pernyataan lunas, kecuali bila tertarik mempunyai beberapa kant)r dan bila end)semen itu ditetapkan untuk keuntungan kant)r lain daripada kant)r yang atasnya cek itu ditarik. !asal ",& <nd)semen harus dibuat di atas cek atau pada lembaran yang dilekatkan padanya 3lembaran sambungan4. Hal itu harus ditandatangani )leh end)san. <nd)semen itu dapat membiarkan pihak yang diend)semenkan tidak disebut, atau end)semen itu hanya terdiri dari tanda tangan end)san 3end)semen blangk)4. (alam hal terakhir, agar dapat berlaku sah, end)semen itu harus dibuat di halaman belakang cek itu atau pada lembaran sambungannya. !asal ",' (engan end)semen itu dipindahkan semua hak yang bersumber pada cek itu. %ila end)semennya itu dalam blangk), pemegangnya dapat5 1. mengisi blangk) itu baik dengan namanya sendiri ataupun dengan nama )rang lain6 ". mengend)semenkan lagi cek itu dalam blangk) atau kepada )rang lain6 . menyerahkan cek itu kepada )rang ketiga tanpa mengisi blangk)nya dan tanpa mengend)semenkannya. !asal ",( Kecuali bila dipersyaratkan lain, maka end)san menjamin pembayarannya. 'a dapat melarang end)semen baru6 dalam hal itu ia tidak menjamin pembayarannya terhadap mereka kepada siapa cek itu diend)semenkan kemudian. !asal ",) %arangsiapa memegang cek yang dapat dialihkan dengan end)semen, dianggap sebagai pemegangnya yang sah, bila 'a menunjukkan haknya dengan memperlihatkan deretan end)semen yang tak terputus, bahkan bila end)semen terakhir dibuat sebagai end)semen blangk). <nd)semen-end)semen yang dic)ret dianggap dalam hal itu tidak ditulis. %ila end)semen blangk) diikuti )leh end)semen lain, maka penandatangan end)semen terakhir ini dianggap telah memper)leh cek itu karena end)semen blangk). !asal ",* <nd)semen yang terdapat pada cek atas-tunjuk membuat end)san bertanggungja*ab sesuai dengan ketentuan mengenai hak regres6 selanjutnya hal itu tidak membuat menjadi cek kepada tertunjuk.

Halaman

# dari 1+$

!asal ",+ %ila sese)rang dengan jalan apa pun juga telah kehilangan cek yang dikuasainya, maka pemegang cek tersebut, tidak *ajib untuk menyerahkan kembali, kecuali bila 'a telah memper)lehnya dengan itikad buruk atau mendapatnya karena kesalahan yang besar, dan hal itu tidak dibedakan apakah mengenai cek atas-tunjuk atau cek yang dapat diend)semenkan, yang haknya alas cek itu dibuktikan )leh pemegang dengan cara yang diatur dalam pasal 19$. !asal ",, 9ereka yang ditagih berdasarkan cek terhadap pemegangnya tidak dapat menggunakan alatalat pembantah yang berdasarkan hubungan pribadinya dengan penarik atau para pemegang yang terdahulu, kecuali bila pada *aktu memper)leh cek itu dengan sengaja telah bertindak dengan merugikan debitur. !asal %-%ila end)semen memuat pernyataan5 ;nilai untuk diinkas);, ;untuk inkas);, ;diamanatkan; atau pernyataan yang memba*a arti amanat belaka untuk memungut, maka pemegangnya dapat melakukan semua hak yang timbul dari cek itu, akan tetapi 'a tidak dapat mengend)semenkannya secara lain daripada secara mengamanatkannya. (alam hal itu para debitur cek hanya dapat menggunakan alat-alat pembantah terhadap pemegangnya, seperti yang semestinya dapat digunakan terhadap end)san. Amanat yang dimuat dalam end)semen inkas) tidak berakhir karena meninggalnya pemberi amanat atau karena kemudian pemberi amanat menjadi tak cakap menurut hukum. !asal %-" <nd)semen yang dilakukan pada cek setelah pr)tes atau keterangan yang sama dengan itu, atau setelah habis jangka *aktu pengajuan, hanya mempunyai akibat dari sesi biasa. (engan pengecualian pembuktian kebalikannya, end)semen tanpa tanggal dianggap telah dibuat sebelum pr)tes atau keterangan yang sama dengan itu, atau sebelum lampaunya jangka *aktu yang dimaksud dalam alinea yang lalu. Ba1ian & Aval (!er6an6ian /a3inan) !asal %-% Pembayaran cek dapat dijamin dengan perjanjian jaminan 3a2al4 untuk seluruhnya atau sebagian dari uang cek itu. Penjaminan tersebut dapat diberikan )leh pihak ketiga, atau bahkan )leh )rang yang tanda tangannya terdapat pada cek itu, kecuali )leh tertarik. !asal %-& A2al itu ditulis dalam cek itu atau di atas lembaran sambungannya. Hal itu dinyatakan dengan kata-kata5 ;baik untuk a2al;, atau dengan pernyataan semacam itu6 yang ditandatangani )leh pemberi a2al. /anda tangan saja dari pemberi a2al pada halaman depan cek itu berlaku sebagai a2al, kecuali bila tanda tangan itu dari penarik. Hal itu dapat juga dilakukan dengan naskah tersendiri atau dengan sepucuk surat yang menyebutkan tempat di mana hal itu diberikan. (alam a2al harus dicantumkan untuk siapa hal itu diberikan. %ila hal ini tidak ada, dianggap diberikan untuk penarik.

Halaman

! dari 1+$

Perikatannya berlaku sah, sekalipun perikatan yang dijamin )lehnya batal )leh sebab lain daripada cacat dalam bentuk. (engan membayar, pemberi a2al memper)leh hak-hak yang berdasarkan cek itu dapat digunakan terhadap )rang yang diberi a2al dan terhadap mereka yang berdasarkan cek itu terikat padanya. Ba1ian ' !en1a62an dan !e3ba;aran !asal %-( Cek harus dibayar pada *aktu ditunjukkan. Setiap pernyataan sebaliknya dianggap tidak ditulis. Cek yang diajukan untuk pembayaran sebelum tanggal yang disebut sebagai tanggal pengeluaran, dapat dibayar pada hari pengajuannya. !asal %-) Sepucuk cek yang dikeluarkan atau yang harus dibayar di 'nd)nesia harus diajukan untuk pembayaran dalam *aktu tujuh puluh hari. &angka *aktu tersebut di atas mulai berjalan sejak hari yang disebut pada cek itu sebagai hari pengeluarannya. !asal %-* Hari pengeluaran cek yang ditarik antara dua tempat dengan tarikh yang berbeda dijatuhkan pada hari yang sama dari tarikh tempat pembayaran. !asal %-+ Pengajuan kepada lembaga pemberesan 32errekeningskamer4 berlaku sebagai pengajuan untuk pembayaran. >leh 8ubernur &enderal 3dalam hal ini Pemerintah4 akan ditunjuk badan-badan yang dianggap sebagai lembaga tersebut dalam arti bab ini. !asal %-, Penarikan kembali cek itu hanya berlaku setelah jangka *aktu pengajuan berakhir. %ila tidak ada penarikan kembali, maka tertarik dapat membayar bahkan setelah jangka *aktu berakhir. !asal %"%aik kematian penarik maupun ketidakcakapannya menurut hukum yang timbul setelah pengeluaran cek itu, tidak berpengaruh pada akibat-akibat dari cek. !asal %"" (iluar hal dimaksud dalam pasal ""#a, tertarik yang telah membayar dapat menuntut penyerahan cek tersebut lengkap dengan tanda pelunasan secukupnya dari pemegang. Pemegang tidak b)leh men)lak pembayaran sebagian. (alam hal pembayaran sebagian, tertarik dapat menuntut, bahkan pembayaran dinyatakan dalam cek dan bah*a untuk itu ia mendapat tanda pembayaran. !asal %"% /ertarik yang membayar cek dengan end)semen, *ajib meneliti tertibnya deretan end)semen, akan tetapi tidak tanda tangan para end)semen.

Halaman

9 dari 1+$

%ila ia, setelah membayar yang tidak membebaskan, *ajib membayar untuk kedua kalinya, maka 'a berhak menagih kepada mereka semua yang telah memper)leh cek itu dengan itikad buruk, atau yang memper)lehnya karena kesalahan yang besar. !asal %"& Cek yang pembayarannya dipersyaratkan dalam uang lain dari uang di tempat pembayarannya dapat dibayar dalam jangka *aktu pengajuan dengan uang dari negerinya menurut nilai pada hari pembayaran. %ila pembayaran itu tidak terjadi pada *aktu diajukan, pemegang dapat menuntut sesuai dengan pilihannya, bah*a jumlah pada cek itu dibayar dalam uang negerinya menurut kurs, baik dari hari pengajuan, maupun dari hari pembayaran. @ilai uang asing itu ditetapkan menurut kurs pada tempat pembayarannya. Akan tetapi penarik dapat menetapkan, bah*a jumlah yang harus dibayar diperhitungkan menurut kurs yang ditetapkan dalam cek itu. Hal yang tercantum di atas tidak berlaku, bila penarik menetapkan, bah*a pembayarannya harus dilakukan dalam uang tertentu yang ditunjuk 3Klausula pembayaran sesungguhnya dalam uang asing4. %ila jumlah dari cek itu dinyatakan dalam uang yang mempunyai nama yang sama, akan tetapi mempunyai nilai yang berbeda dalam negeri pengeluarannya dan dalam negeri tempat pembayarannya, maka dianggap, bah*a yang dimaksud adalah uang dari tempat pembayaran. Ba1ian ( 5ek Bersilan1 Dan 5ek Unt2k !erhit2n1an !asal %"' Penarik atau pemegang cek dapat menyilangnya dengan akibat yang disebut dalam pasal berikut. Penyilangan dilakukan dengan menempatkan dua garis sejajar di halaman depan cek itu. Penyilangan ada yang umum atau ada juga yang khusus. Penyilangan itu umum, bila tidak memuat di antara dua garis itu suatu penunjukan pun, atau pernyataan5 ;bankir ; atau kata semacam itu6 penyilangan itu khusus, bila terdapat nama se)rang bankir di antara dua garis itu. Penyilangan umum dapat diubah menjadi penyilangan khusus, tapi penyilangan khusus tidak dapat diubah menjadi penyilangan umum. Penc)retan penyilangan atau nama bankir yang ditunjuk dianggap tidak pernah terjadi. !asal %"( Cek dengan penyilangan umum )leh tertarik hanya dapat dibayar kepada bankir atau kepada nasabah tertarik. Cek dengan penyilangan khusus )leh tertarik hanya dapat dibayar kepada bankir yang ditunjuk, atau bila bankir ini tertarik hanya kepada salah se)rang nasabahnya. Akan tetapi bankir yang disebut dapat mengalihkan cek itu kepada bankir lain untuk diinkas). Se)rang bankir hanya b)leh menerima cek bersilang dari salah se)rang nasabahnya atau dari se)rang bankir lain. 'a tidak b)leh menagih atas beban )rang lain selain dari )rang tersebut. Cek yang memuat lebih dari satu penyilangan khusus, hanya b)leh dibayar )leh tertarik, bila tidak memuat lebih dari dua penyilangan yang satu di antaranya bertujuan untuk penagihan )leh suatu lembaga pemberesan. /ertarik atau bankir yang tidak menaati ketentuan di atas, harus bertanggung ja*ab untuk kerugian sebesar jumlah dari cek itu. !asal %")

Halaman .1 dari 1+$

Penarik, juga pemegang cek, dapat melarang pembayaran dalam uang tunai dengan menyebutkan pada halaman depan dengan arah miring5 ;untuk dimasukkan dalam rekening; atau pernyataan semacam itu. (alam hal demikian, cek itu hanya memberi alasan kepada tertarik untuk membukukannya 3rekening k)ran, gir) atau k)mpensasi4. Pembukuan berlaku sebagai pembayaran. Penc)retan pernyataan5 ;untuk dimasukkan dalam rekening; dianggap tidak pernah terjadi. /ertarik yang tidak menaati ketentuan di atas, bertanggung ja*ab untuk kerugian sebesar jumlah dari cek itu. Ba1ian ) Hak .e1res Dala3 Hal Nonpe3ba;aran !asal %"* Pemegang dapat melakukan hak regresnya terhadap para end)san, penarik dan para debitur cek yang lain, bila cek yang diajukan tepat pada *aktunya tidak dibayar, dan bila perubahan itu ditetapkan5 1. baik dengan akta )tentik 3pr)tes46 ". atau dengan keterangan tertarik yang diberi tanggal dan ditulis di atas cek dengan pernyataan hari pengajuannya6 . ataupun dengan keterangan yang diberi tanggal dari suatu lembaga pemberesan, di mana dinyatakan bah*a cek itu telah diajukan tepat pada *aktunya dan tidak dibayar. !asal %"*a %ila n)npembayaran dari cek ditetapkan dengan pr)tes atau dengan keterangan yang disamakan dengan itu, maka bagaimanapun juga penarik *ajib menjamin ganti rugi, meskipun pr)tes atau keterangan tidak diberikan pada *aktunya, kecuali bila dibuktikan bah*a pada hari cek diajukan dana yang diperlukan untuk pembayaran ada di tangan tertarik. %ila dana yang dibutuhkan hanya ada sebagian, maka penarik bertanggung ja*ab atas kekurangannya. (alam hal pr)tes atau keterangan yang tidak diberikan pada *aktunya, maka penarik dengan ancaman hukuman, *ajib menjamin ganti rugi, *ajib melepaskan dan menyerahkan kepada pemegang, tagihan atas dana penarik, yang ada di tangan tertarik pada hari pengajuan sebesar jumlah cek itu6 dan 'a harus memberikan kepada pemegang atas biayanya ini, bukti yang diperlukan untuk membuat tagihan itu berlaku sah. %ila penarik dinyatakan dalam kepailitan, maka para penga*as hartanya mempunyai ke*ajiban yang sama seperti itu, kecuali bila mereka lebih suka untuk mengi7inkan tampil sebagai penagih untuk jumlah cek itu. !asal %"+ Pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu harus dilakukan sebelum akhir jangka *aktu pengajuan. %ila pengajuan terjadi pada hari terakhir jangka *aktu tersebut, pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu dapat dilakukan pada hari kerja pertama berikutnya. !asal %"+a Pembayaran cek harus diminta dan pr)tes yang menyusul kemudian harus dilakukan di tempat tinggal tertarik. %ila cek ditarik untuk dibayar di tempat lain yang ditunjuk atau )leh )rang lain yang ditunjuk, baik di kabupaten yang sama, maupun di kabupaten lain, maka permintaan pembayaran harus diminta dan pr)tes dibuat di tempat yang ditunjuk atau kepada )rang yang ditunjuk itu.

Halaman .1 dari 1+$

%ila )rang yang harus membayar cek tidak dikenal sama sekali atau tidak dapat ditemukan, maka pr)tes itu harus dilakukan pada kant)r p)s di tempat tinggal yang ditunjuk untuk pembayaran, dan bila di sana tidak ada kant)r p)s, di daerah 8ubernemen &a*a dan 9adura kepada assisten-residen, dan di luar itu kepada Kepala Pemerintahan (aerah setempat. (emikian pulalah harus dilakukan seperti itu, bila suatu cek ditarik untuk dibayar di kabupaten lain daripada tempat tinggal tertarik, dan tempat tinggal di mana pembayaran harus dilakukan tidak ditunjuk. !asal %"+b Pr)tes n)npembayaran dilakukan )leh n)taris atau juru sita. Hal itu harus disertai dengan dua saksi. Pr)tes itu memuat5 1. Salinan kata demi kata dari cek itu, dari end)semen-end)semen, dari a2alnya, dan dari alamat-alamat yang ditulis di atasnya6 ". pernyataan, bah*a mereka telah meminta pembayarannya kepada )rang-)rang atau di tempat yang disebut dalam pasal yang lalu dan tidak memper)lehnya6 . pernyataan alasan yang telah dikemukakan tentang n)npembayaran6 .. penerimaannya untuk menandatangani pr)tes itu, dan alasan pen)lakannya6 +. pernyataan, bah*a la, n)taris atau juru sita, karena pen)lakan itu telah mempr)tes. %ila pr)tes itu mengenai cek yang hilang, cukuplah dengan uraian yang seteliti-telitinya dari isi cek itu, untuk mengganti apa yang ditentukan dalam n)m)r 1 alinea yang lalu. !asal %"+: Para n)taris atau para juru sita dengan ancaman untuk mengganti biaya-biaya, kerugian dan bunga, *ajib untuk membuat salinan pr)tes tersebut dan memberitahukan hal itu dalam salinan, dan membukukannya dalam register khusus menurut urutan *aktu, yang diberi n)m)r dan tanda pengesahan )leh Ketua raad 2an justitie, bila tempat tinggal mereka dalam kabupaten di mana raad 2an justitie itu berada dan di luar itu, )leh hakim pengadilan karesidenan6 bila ini tidak ada, terhalang atau tak mungkin bertindak, di daerah 8ubernemen &a*a dan 9adura )leh asisten-residen dan di luar itu )leh Kepala Pemerintahan (aerah, setempat. 9ereka juga *ajib, bila dikehendaki, menyerahkan selembar atau lebih dari salinan pr)tes itu kepada mereka yang berkepentingan. !asal %", Pemegangnya harus memberitahukan kepada end)sannya dan kepada penariknya tentang n)npembayaran itu dalam empat hari kerja berikut dari hari pr)tes, atau keterangan yang disamakan dengan itu dan, bila cek itu ditarik dengan Klausula tanpa biaya, berikut dari hari pengajuan. Setiap end)san harus memberitahukan kepada end)sannya dalam dua hari kerja yang berikut dan hari penerimaan pemberitahuan itu, tentang pemberitahuan yang diterima )lehnya, dengan menyebut nama dan alamat mereka yang telah melakukan pemberitahuan yang lebih dahulu, dan demikian seterusnya kembali pada penariknya. &angka *aktu ini berjalan mulai dari penerimaan pemberitahuan yang lebih dahulu. %ila sesuai dengan alinea yang lalu disampaikan pemberitahuan kepada sese)rang yang tanda tangannya terdapat pada cek itu, harus disampaikan pemberitahuan yang sama dalam jangka *aktu itu juga kepada pemberi a2alnya. %ila se)rang end)san tidak menyatakan alamatnya atau menyatakannya dengan cara yang sukar dibaca, sudah cukuplah dengan pemberitahuan kepada end)san yang lebih dahulu. %arangsiapa harus mengadakan pemberitahuan, dapat melakukan hal itu dalam bentuk apa pun, bahkan dapat dengan hanya mengirimkan kembali cek itu. 'a harus membuktikan, bah*a 'a telah melakukan pemberitahuan itu dalam jangka *aktu yang telah ditetapkan. &angka *aktu tersebut dianggap telah diindahkan, bila surat yang memuat pemberitahuan itu dalam jangka *aktu tersebut telah disampaikan dengan p)s.

Halaman ." dari 1+$

%arangsiapa melakukan pemberitahuan itu tidak dalam jangka *aktu tersebut di atas, tidak menyebabkan dirinya kehilangan hak6 bila ada alasannya, 'a bertanggung ja*ab atas segala kerugian yang disebabkan )leh kelalaiannya, akan tetapi biaya, kerugian dan bunga itu, tidak mungkin melampaui jumlah cek itu. !asal %%Penarik, se)rang end)san atau se)rang pemberi a2al, dapat membebaskan pemegangnya dari pembuatan pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu untuk melakukan hak regresnya, dengan jalan klausula5 ;tanpa biaya;, ;tanpa pr)tes; atau Klausula lain semacam itu yang ditulis dan ditandatangani di atas cek itu. Klausula ini tidak membebaskan pemegang dari pengajuan cek itu dalam jangka *aktu yang ditetapkan ataupun dari penyelenggaraan pemberitahuannya. %ukti tentang tidak diindahkannya jangka *aktu itu harus diberikan )leh mereka yang mendasarkan haknya atas hal itu terhadap pemegang. %ila Klausula itu dibuat )leh penarik, maka hal itu berakibat terhadap mereka Semua yang tanda tangannya terdapat pada cek itu6 bila hal itu dibuat )leh end)san atau )leh pemberi a2al, maka hal ini hanya berakibat terhadap end)san atau pemberi a2al saja. 9eskipun ada Klausula yang ditetapkan )leh penarik, bila pemegang menyuruh juga menetapkan pen)lakan pembayaran itu dengan pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu, maka biaya menjadi bebannya. %ila Klausula itu berasal dari end)san atau pemberi a2al, maka biaya untuk pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu, bila dibuat akta semacam itu, dapat ditagih dari mereka yang tanda tangannya terdapat pada cek itu. !asal %%" Semua )rang yang terikat berdasarkan cek, masih terikat untuk sepenuhnya terhadap pemegangnya. (i samping itu juga pihak ketiga yang atas bebannya cek itu ditarik dan yang telah menikmati nilainya, bertanggung ja*ab pula terhadap pemegang. Pemegang dapat menggugat )rang-)rang ini, baik masing-masing maupun bersama-sama, tanpa *ajib memperhatikan urutan ikatan mereka. Hak yang sama ada pada setiap )rang yang tanda tangannya terdapat pada cek dan yang telah membayar untuk memenuhi ke*ajiban regresnya. 8ugatan yang dilakukan terhadap salah se)rang debitur cek, tidak menghalangi gugatan kepada debitur lainnya, meskipun mereka mengikatkan diri lebih belakangan daripada yang ditagih pertama. !asal %%"a Pemegang cek yang n)npembayarannya ditetapkan dengan pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu, sama sekali tidak mempunyai hak atas dana yang ada di tangan tertarik dari penariknya. (alam hal kepailitan penarik, uang itu termasuk hartanya. !asal %%% Pemegang melakukan gugatan kepada mereka, terhadap siapa ia melaksanakan hak regresnya5 1. jumlah uang cek itu yang tidak dibayar6 ". bunga enam persen terhitung dari hari pengajuan6 . biaya pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu biaya pemberitahuan yang telah dilakukan beserta biaya lain. !asal %%& >rang yang untuk memenuhi ke*ajiban regresnya, telah membayar cek itu, dapat menagih mereka yang berke*ajiban regres terhadapnya5 1. seluruh jumlah yang telah dibayarkan )lehnya6

Halaman . dari 1+$

". .

bunga enam persen terhitung dari hari pembayarannya6 biaya yang telah dikeluarkan )lehnya.

!asal %%' Setiap debitur cek, terhadap siapa dilakukan atau dapat dilakukan hak regres, dengan membayar untuk memenuhi ke*ajiban regresnya, dapat menuntut penyerahan ceknya dengan pr)tes, atau keterangan yang disamakan dengan itu, beserta perhitungan yang ditandatangani sebagai pelunasan. Setiap end)san yang telah membayar cek untuk memenuhi ke*ajiban regresnya, dapat menc)ret end)semennya sendiri dan end)semen-end)semen berikutnya. !asal %%( %ila pengajuan cek itu atau pembuatan pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu dalam jangka *aktu yang ditetapkan terhalang )leh rintangan yang tidak dapat diatasi 3peraturan perundang-undangan dari suatu negara atau hal lain di luar kekuasaannya4, maka jangka *aktu itu diperpanjang. Pemegangnya *ajib segera memberitahukan kepada end)sannya tentang keadaan yang di luar kekuasaan itu, dan mencantumkan pemberitahuannya pada cek itu atau lembaran sambungannya dengan diberi tanggal dan ditandatangani6 untuk selebihnya berlaku ketentuan pasal "19. Setelah berakhirnya keadaan yang di luar kekuasaannya, pemegangnya harus segera mengajukan cek itu untuk pembayaran, dan, bila ada alasan untuk itu, menyuruh menetapkan pen)lakan pembayaran dengan pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu. %ila keadaan di luar kekuasaannya itu berlangsung lebih dari lima betas hari terhitung dari hari se*aktu pemegang memberitahukan tentang keadaan yang di luar kekuasaannya kepada end)sannya, meskipun sebelum akhir jangka *aktu pengajuan, maka hak regres dapat dilakukan tanpa diperlukan pembuatan pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu. 0akta-,akta yang bersi,at pribadi bagi pemegangnya, atau untuk )rang yang ditugaskan )lehnya untuk mengajukan cek itu atau untuk mengadakan pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu, tidak dianggap sebagai hal-hal yang di luar kekuasaannya. Ba1ian * 9e3baran 5ek Dan 5ek ;an1 Hilan1 !asal %%) Kecuali cek atas-tunjuk, setiap cek yang dikeluarkan dalam suatu negara dan harus dibayar di negara lain atau di daerah seberang laut dari satu negara yang sama dan sebaliknya, atau dikeluarkan dan harus dibayar di daerah seberang laut yang sama atau di daerah seberang laut dari satu negara, dapat ditarik dalam lembaran-lembaran lebih dari satu yang bunyinya sama. %ila cek ditarik dalam beberapa lembar, lembaran itu harus diberi n)m)r dalam atas-haknya, yang dianggap bah*a setiap lembar merupakan cek tersendiri, bila pemberian n)m)r itu tidak ada. !asal %%* Pembayaran yang dilakukan atas salah satu dari lembaran mengakibatkan pembebasan, meskipun tidak disyaratkan, bah*a pembayaran itu menghapuskan kekuatan lembaran lain. <nd)san yang telah menyerahkan lembaran itu kepada beberapa )rang, demikian pula end)san yang kemudian, terikat )leh lembaran yang memuat tanda tangan mereka dan tidak diserahkan. !asal %%*a >rang yang kehilangan cek yang pemegangnya adalah ia sendiri, hanya dapat meminta pembayaran kepada tertarik dengan mengadakan jaminan untuk *aktu tiga puluh tahun.

Halaman .. dari 1+$

!asal %%*b >rang yang kehilangan cek yang pemegangnya adalah ia sendiri dan yang sudah gugur dan di mana perlu telah dipr)tes, hanya dapat melakukan haknya terhadap penarik, dengan mengadakan jaminan untuk *aktu tiga puluh tahun. Ba1ian + !er2bahan !asal %%+ %ila ada perubahan dalam atas-hak suatu cek, maka mereka yang kemudian membubuhkan tanda tangan pada cek itu, terikat menurut atas-hak yang diubah6 mereka yang sebelum itu membubuhkan tanda tangan mereka pada cek itu, terikat menurut atas-hak aslinya. Ba1ian , Dal2<arsa !asal %%+a (engan tidak mengurangi ketentuan pasal berikut, utang karena cek dihapus )leh segala ikhtiar pembebasan utang yang tercantum dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata. !asal %%, Semua tuntutan regres pemegang terhadap para end)san, penarik dan debitur cek lain, kedalu*arsa dengan lampaunya *aktu enam bulan, terhitung dari akhir jangka *aktu pengajuan. /untutan regres dari berbagai debitur yang satu terhadap yang lain, yang *ajib terhitung dari hari pembayaran )leh debitur cek itu untuk memenuhi ke*ajiban melakukan pembayaran cek, kedalu*arsa dengan lampaunya *aktu enam bulan, regresnya, atau dari hari 'a digugat di depan pengadilan. (alu*arsa yang dimaksud dalam alinea pertama dan kedua tidak dapat digunakan )leh penarik, bila atau sejauh 'a tidak menyediakan dana, dan tidak dapat digunakan )leh penarik atau para end)san, yang telah memperkaya diri secara tidak adil, semuanya tanpa mengurangi ketentuan dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 19$#. !asal %%,a Pencegah dalu*arsa hanya berlaku terhadap )rang yang terhadapnya dilakukan tindak pencegahan dalu*arsa itu. 9enyimpang dari Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 19!# dan pasal 19!! berlakulah dalu*arsa yang dibicarakan dalam pasal yang lalu terhadap mereka yang belum de*asa dan terhadap mereka yang berada dalam pengampuan, demikian pula antara suami-istri, dengan tidak mengurangi hak-tagih mereka yang belum de*asa dan yang dalam pengampuan terhadap *ali atau pengampu mereka. Ba1ian "Ketent2an-ketent2an U323 !asal %%,a=bis= %ankir, yang tersebut dalam bagian-bagian sebelum bab ini, disamakan dengan semua )rang atau lembaga yang dalam pekerjaan mereka secara tertib memegang uang untuk penggunaan langsung )leh )rang lain.

Halaman .+ dari 1+$

!asal %%,b Pengajuan dan pr)tes dari suatu cek tidak dapat dilakukan selain pada hari kerja. %ila hari terakhir jangka *aktu yang ditetapkan )leh Undang-undang untuk melakukan tindakan mengenai cek yaitu untuk pengajuan dan untuk membuat pr)tes atau keterangan yang disamakan dengan itu adalah hari raya,maka jangka *aktu ini diperpanjang sampai hari kerja pertama berikut pada akhir jangka *aktu tersebut. Hari raya yang terdapat diantara itu dimasukkan dalam perhitungan jangka *aktu. !asal %%,b=bis= Bang dianggap hari raya resmi dalam arti bagian ini ialah 9inggu, /ahun %aru, Paskah Kristen kedua dan Pantek)sta, kedua hari @atal, Kenaikan 'sa Almasih, beserta hari-hari raya lainnya yang setiap tahun kembali ditetapkan )leh (irecteur 2an &ustitie 39enteri Kehakiman4. Penunjukan tanggal semua hari raya yang dimaksud dalam pasal ini, kecuali hari 9inggu, dilakukan setiap tahun dengan Surat ketetapan yang dimuat dalam Surat kabar resmi sebelum permulaan tahun. !asal %%,: (alam jangka *aktu yang diatur dalam bagian-bagian sebelum bab ini, tidak termasuk hari permulaan jalannya jangka *aktu ini. !asal %%,d /iada satu hari penangguhan pun dii7inkan, baik menurut undang-undang maupun menurut keputusan hakim. Ba1ian "" K2itansi Dan !ro3es Atas-T2n62k !asal %%,e Kuitansi dan pr)mes atas-tunjuk harus memuat tanggal yang betul dari terbitan aslinya. !asal %%,> Penerbit asli kuitansi atas-tunjuk, yang harus dibayar )leh pihak ketiga, bertanggung ja*ab terhadap setiap pemegangnya untuk memenuhinya selama dua puluh hari setelah hari tanggalnya dan hari itu tidak termasuk. !asal %%,1 Akan tetapi tanggung ja*ab penerbit asli tetap berlangsung, kecuali bila ia membuktikan bah*a selama *aktu yang ditentukan dalam pasal yang lampau mempunyai dana sebesar jumlah pada Surat yang diterbitkannya pada )rang yang atas dirinya telah diterbitkan Surat itu. Penerbit asli, dengan ancaman hukuman tanggung ja*abnya akan berlangsung terus, *ajib melepaskan dan menyerahkan kepada pemegang saham pada dana yang ada darinya pada hari jatuh temp) di tangan )rang yang atas namanya Surat itu telah dikeluarkan, dan hal itu sebesar jumlah pada Surat yang dikeluarkan6 dan ia harus memberikan kepada pemegang atas biayanya ini, bukti yang diperlukan untuk menjadikan tagihan itu berlaku sah. %ila penerbit asli dinyatakan pailit, para penga*as hartanya mempunyai ke*ajiban yang sama, kecuali bila mereka menganggap lebih baik untuk mengi7inkan pemegang itu sebagai penagih utang untuk jumlah pada Surat yang dikeluarkan itu. !asal %%,h Selain penerbit aslinya, setiap )rang yang telah memberikan Surat tersebut di atas sebagai pembayaran, tetap bertanggung ja*ab selama *aktu enam hari sesudahnya, tidak termasuk hari penerbitannya, terhadap )rang yang telah menerima Surat itu darinya.

Halaman .$ dari 1+$

!asal %%,i Pemegang pr)mes atas-tunjuk *ajib menagih pemenuhannya dalam *aktu enam hari setelah hari Surat itu diambil sebagai pembayaran, di dalamnya tidak termasuk hari itu, dan bila tidak dilakukan pembayaran, ia harus mengajukan pr)mes itu untuk pencabutan, dalam jangka *aktu yang sama, kepada )rang yang telah memberikan pr)mes sebagai pembayaran kepadanya, semua itu dengan ancaman hukuman akan kehilangan hak tagihnya terhadap )rang itu, akan tetapi dengan tidak mengurangi haknya terhadap )rang yang menandatangani pr)mes itu. %ila pada pr)mes itu dinyatakan hari harus dibayar, maka jangka *aktu enam hari tersebut berjalan mulai satu hari setelah hari pembayaran yang dinyatakan itu. !asal %%,6 %ila hari terakhir suatu jangka *aktu, yang terdapat dalam suatu ketentuan dalam bagian ini, jatuh pada hari raya resmi dalam arti pasal ""9b bis, ke*ajiban bertanggung ja*ab itu tetap berlangsung sampai dengan hari pertama berikut yang bukan hari raya resmi. !asal %%,k Semua tuntutan hak terhadap para penerbit Surat yang disebut dalam bagian ini, atau terhadap mereka yang di samping penerbit asli telah mengeluarkan Surat itu sebagai pembayaran, kedalu*arsa dengan lampaunya *aktu enam bulan, terhitung dari hari penerbitan yang asli. (alu*arsa yang dimaksud dalam alinea yang lalu tidak dapat digunakan )leh penerbit, bila dan selama ia tidak menyediakan dananya, tidak dapat pula )leh penerbit atau )leh mereka, yang di samping penerbit asli telah mengeluarkan Surat itu sebagai pembayaran, bila mereka telah memperkaya diri dengan cara yang tidak adil6 semuanya tidak mengurangi yang ditentukan dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 19$#. /erhadap dalu*arsa yang disebut dalam pasal ini berlaku pasal ""9a alinea kedua. BAB 7III . K9AM ATAU TUNTUTAN K MBA9I DA9AM HA9 K !AI9ITAN= !asal %&&ika barang bergerak telah dijual dan diserahkan, dan harga pembeliannya belum dilunasi sepenuhnya, dalam hal kepailitan pembeli, penjual berhak untuk menuntut kembali barang itu menurut ketentuan-ketentuan berikut. !asal %&" Untuk melakukan hak penuntutan kembali disyaratkan, bah*a barang itu masih berada dalam keadaan yang sama seperti *aktu diserahkan. %ukti untuk itu dii7inkan, meskipun barang itu sudah dikeluarkan dari bungkusannya, dibungkus kembali atau dikurangi. !asal %&% %arang bergerak, yang telah dijual baik dengan penentuan *aktu maupun tanpa penentuan *aktu dapat dituntut kembali, bila barang itu masih dalam perjalanan, baik di darat maupun di air, atau bila barang itu masih berada pada )rang yang jatuh pailit, atau pada pihak ketiga yang menguasai atau menyimpan barang itu untuknya. (alam kedua hal, tuntutan kembali hanya dapat dilakukan dalam jangka *aktu enam puluh hari terhitung dari hari barang itu di simpan di ba*ah kekuasaan )rang yang pailit atau pihak ketiga. !asal %&&

Halaman .# dari 1+$

%ila pembeli telah melunasi sebagian uang pembeliannya, maka pada penuntutan kembali seluruhnya, penjual *ajib memberikan kembali uang yang telah diterimanya kepada harta pailit itu. !asal %&' %ila barang yang dijual hanya sebagian didapatkan pada harta pailit, pemberian kembali dilakukan menurut imbangan dan dalam perbandingan dengan harga pembelian dalam keseluruhannya. !asal %&( Penjual yang menerima kembali barangnya *ajib memberikan ganti rugi kepada harta )rang yang jatuh pailit untuk semua yang telah dibayar atau yang masih terutang karena bea, upah pengangkutan, k)misi, asuransi, a2arij umum 3kerugian laut umum4, dan selanjutnya segala biaya yang digunakan untuk keselamatan barang dagangan. !asal %&) %ila pembeli telah mengakseptasi dengan Surat *esel atau Surat dagang lain jumlah penuh dari harga barang yang dijual dan diserahkan, maka tidak terjadi penuntutan kembali. %ila akseptasi itu dilakukan untuk sebagian dari uang pembelian yang terutang, dapat dilakukan penuntutan kembali, asalkan untuk kepentingan harta )rang yang pailit diadakan jaminan untuk hal sebagai akibat dari akseptasi itu, yang darinya dapat dituntut. !asal %&* %ila barang yang dituntut kembali diambil dengan itikad baik sebagai jaminan utang )leh pihak ketiga, penjual tetap mempunyai hak menuntut kembali, akan tetapi sebaliknya mempunyai ke*ajiban kepada pemberi utang untuk memenuhi jumlah yang dipinjamkan, dengan bunga dan biaya yang terutang. !asal %&+ /untutan kembali barang dihapus, bila barang itu selama perjalanan dibeli dengan itikad baik )leh pihak ketiga atas ,aktur dan atas k)n)semen atau surat muatan. @amun penjual aslinya dalam hal itu berhak untuk menagih pada pembeli harga pembeliannya, selama belum dilunasi sebesar jumlah tagihannya, dan 'a mempunyai hak mendahului terhadap uang itu, dengan tidak diperb)lehkan untuk mencampurkan uang itu dengan harta )rang yang pailit. Ketentuan alinea yang lalu berlaku juga dalam hal barang itu, setelah berada dalam penguasaan )rang yang pailit atau sese)rang yang bertindak untuknya, akibat pembelian dan penyerahan dengan itikad baik, telah menjadi milik pihak ketiga. !asal %&, Para pengurus harta pailit mempunyai *e*enang untuk mempertahankan harta itu, barangbarang yang dituntut kembali, asalkan memenuhi harga pembelian kepada penjual yang )lehnya telah dipersyaratkan pada )rang yang pailit. !asal %'Selama barang bergerak yang diberikan dalam k)misi masih berada pada k)misi)ner atau pada pihak ketiga yang menguasainya atau menyimpan untuk )rang yang pailit, barang-barang itu dapat dituntut kembali )leh pemberi k)misi, dengan ke*ajiban yang dinyatakan dalam pasal " +.

Halaman .! dari 1+$

Hak menuntut kembali yang sama terjadi terhadap harga pembelian barang-barang yang diberikan dalam k)misi dan yang telah dijual dan diserahkan )leh k)misi)ner, asalkan harga pembeliannya tidak dilunasi sebelum kepailitannya, *alaupun k)misi)ner telah memperhitungkan keuntungan sebagai jaminan untuk pembelinya, atau yang dinamakan del credere. !asal %'" &ika barang-barang yang diberikan dalam k)misi diambil sebagai jaminan utang )leh pihak ketiga dengan itikad baik, berlakulah peraturan-peraturan dari pasal " #. !asal %'% %ila dalam harta pailit terdapat surat-surat *esel, surat-surat dagang dan surat lain yang belum sampai jatuh temp) pembayarannya, atau yang sudah sampai jatuh temp)nya dan belum dibayar, yang diserahkan ke tangan )rang yang pailit hanya dengan amanat untuk menagihkannya dan memegang jumlah uangnya untuk penggunaan pengirim, atau untuk melakukan pembayaran tertentu yang ditunjuk atau bila hal itu dimaksudkan untuk menjamin surat-surat *esel yang ditarik atas )rang yang pailit dan diakseptasi )lehnya, atau surat-surat yang harus dibayar di tempat tinggalnya, maka surat-surat *esel, surat-surat dagang dan suratsurat lain itu dapat dituntut kembali, selama hal ini masih berada pada )rang yang pailit, atau pada pihak ketiga yang menguasai atau menyimpan untuknya, namun semua tidak mengurangi hak atas harta itu untuk minta jaminan yang untuknya mungkin dapat dituntut darinya karena akseptasi-akseptasi )rang yang pailit. !asal %'& &uga selain s)al maksud atau akseptasi yang disebut dalam pasal yang lalu, surat-surat *esel, atau surat-surat dagang atau surat-surat lainnya yang dialihkan kepada )rang yang pailit dapat dituntut kembali, meskipun ada sesuatu yang dimasukkan dalam rekening k)ran, asalkan pengirimnya pada *aktu pengiriman, atau kemudian, tidak pernah berutang sama sekali untuk sesuatu jumlah pada )rang yang pailit dan tidak termasuk dalam hal itu biaya yang timbul karena pengiriman itu. !asal %'' (ihapus dg. S. 19 !-"#$. !asal %'( (ihapus dg. S. 19 !-"#$. BAB I? A#U.AN#I ATAU ! .TANGGUNGAN !ADA UMUMN$A !asal %') Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian, di mana penanggung mengikat diri terhadap tertanggung dengan memper)leh premi, untuk memberikan kepadanya ganti rugi karena suatu kehilangan, kerusakan, atau tidak mendapat keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dapat diderita karena suatu peristi*a yang tidak pasti. !asal %'* Pertanggungan itu antara lain dapat mengenai5 bahaya kebakaran6 bahaya yang mengancam hasil pertanian yang belum dipanen6 ji*a satu )rang atau lebih6 bahaya laut dan bahaya perbudakan6

Halaman .9 dari 1+$

bahaya pengangkutan di darat, di sungai, dan perairan pedalaman. 9engenai dua hal terakhir dibicarakan dalam buku berikutnya. !asal %'+ /erhadap semua pertanggungan, baik yang dibicarakan dalam buku ini maupun dalam Kitab Undang-undang Hukum (agang %uku Kedua ini, berlakulah ketentuan-ketentuan yang termuat dalam pasal-pasal berikut. !asal %', Penanggung sama sekali tidak *ajib menanggung untuk kerusakan atau kerugian yang langsung timbul karena cacat, kebusukan sendiri, atau karena si,at dan k)drat dari yang dipertanggungkan sendiri, kecuali jika dipertanggungkan untuk itu dengan tegas. !asal %(%ila sese)rang yang mempertanggungkan untuk dirinya sendiri, atau sese)rang yang atas bebannya dipertanggungkan )leh pihak ketiga, pada *aktu pertanggungan tidak mempunyai kepentingan dalam denda yang dipertanggungkan, maka penanggung tidak *ajib mengganti kerugian. !asal %(" Semua pemberitahuan yang keliru atau tidak benar, atau semua penyembunyian keadaan yang diketahui )leh tertanggung, meskipun dilakukannya dengan itikad baik, yang si,atnya sedemikian, sehingga perjanjian itu tidak akan diadakan, atau tidak diadakan dengan syaratsyarat yang sama, bila penanggung mengetahui keadaan yang sesungguhnya dari semua hal itu, membuat pertanggungan itu batal. !asal %(% Kecuali dalam hal yang diuraikan )leh ketentuan undang-undang, tidak b)leh diadakan pertanggungan kedua untuk *aktu yang sama, dan untuk bahaya sang sama atas barangbarang yang telah dipertanggungkan untuk nilainya secara penuh, dengan ancaman kebatalan terhadap pertanggungan yang kedua. !asal %(& Pertanggungan yang melampaui jumlah harganya atau kepentingan yang sesungguhnya, hanyalah berlaku sampai jumlah nilainya %ila nilai barang itu tidak dipertanggungkan sepenuhnya, maka penanggung, dalam hal kerugian, hanya terikat menurut perimbangan antara bagian yang dipertanggungkan dan bagiyang tidak dipertanggungkan. Akan tetapi bagi pihak yang berjanji bebas untuk mempersyaratkan dengan tegas, bah*a tanpa mengingat kelebihan nilai barang yang dipertanggungkan, kerugian yang diderita )leh barang itu akan diganti sampai jumlah penuh yang dipertanggungkan. !asal %(' pelepasan yang dilakukan pada *aktu mengadakan pertanggungan atau selama berjalannya hal itu, atas hal yang menurut ketentuan undang-undang dipersyaratkan untuk hakikat perjanjian itu, atau hal yang dengan tegas dilarang, adalah batal. !asal %(( Pertanggungan harus dilakukan secara tertulis dengan akta, yang diberi nama p)lis. !asal %()

Halaman +1 dari 1+$

Semua p)lis, terkecuali p)lis pertanggungan ji*a, harus menyatakan5 1. hari pengadaan pertanggungan itu6 ". nama )rang yang mengadakan pertanggungan itu atas beban sendiri atau atas beban )rang lain6 . uraian yang cukup jelas tentang barang yang dipertanggungkan6 .. jumlah uang yang untuk itu dipertanggungkan6 +. bahaya yang diambil )leh penanggung atas bebannya6 $. *aktu mulai dan berakhirnya bahaya yang mungkin terjadi atas beban penanggung6 #. Premi pertanggungan6 dan !. pada umumnya, semua keadaan yang pengetahuannya tentang itu mungkin mutlak Penting bagi penanggung, dan semua syarat yang diperjanjikan antara para pihak. P)lis itu harus ditandatangani )leh setiap Penanggung. !asal %(* Perjanjian pertanggungan ada seketika setelah hal itu diadakan6 hak mulai saat itu, malahan sebelum P)lis ditandatangani. dan ke*ajiban kedua belah pihak dari penanggung dan dari tertanggung berjalan Pengadaan perjanjian itu memba*a ke*ajiban penanggung untuk menandatangani P)lis itu dalam *aktu yang ditentukan dan menyerahkannya kepada tertanggung. !asal %(+ Untuk membuktikan adanya perjanjian itu, harus ada bukti tertulis6 akan tetapi semua alat bukti lain akan dii7inkan juga, bila ada permulaan bukti tertulis. @amun demikian janji dan syarat khusus, bila timbul perselisihan tentang hal itu dalam *aktu antara pengadaan perjanjian dan penyerahan p)lisnya, dapat dibuktikan dengan semua alat bukti6 akan tetapi dengan pengertian bah*a harus ternyata secara tertulis syarat yang pernyataannya secara tegas diharuskan dalam p)lis, dengan ancaman hukuman menjadi batal, dalam berbagai pertanggungan )leh ketentuan undang-undang. !asal %(, %ila Pertanggungan langsung diadakan antara tertanggung, atau )rang yang diamanatkan atau diberi *e*enang untuk itu, dan penanggung, p)lis itu dalam ". jam setelah pengajuan )leh penanggung harus ditandatangani dan diserahkan, kecuali bila ditentukan jangka *aktu yang lebih panjang )leh ketentuan undang-undang, dalam sesuatu hal khusus. !asal %)%ila pertanggungan diadakan dengan perantaraan se)rang makelar asuransi, p)lisnya yang ditandatangani harus diserahkan dalam delapan hari setelah mengadakan perjanjian. !asal %)" %ila ada kelalaian dalam hal yang ditentukan dalam kedua pasal yang lalu, penanggung atau makelar untuk kepentingan tertanggung, *ajib mengganti kerugian yang mungkin dapat timbul karena kelalaian itu. !asal %)% >rang yang setelah menerima perintah )rang lain untuk mempertanggungkan, menahan atas bebannya sendiri, dianggap menjadi penanggung dengan syarat yang diajukan semula, dan bila tidak diajukan syarat itu, maka dengan syarat sedemikian dapat dipakai untuk mengadakan pertanggungan itu, di tempat ia seharusnya melaksanakan perintah itu atau bila ini tidak ditunjukkan, pada tempat tinggalnya.

Halaman +1 dari 1+$

!asal %)& Pada penjualan dan segala peralihan hak milik atas barang yang dipertanggungkan, pertanggungannya berlangsung untuk keuntungan pembeli atau pemilik baru, bahkan tanpa penyerahan, sepanjang mengenai kerugian yang timbul setelah barang itu menjadi keuntungan atau kerugian pembeli atau mereka yang haru memper)lehnya6 semua hal demikian berlaku, kecuali bila dipersyaratkan sebaliknya antara penanggung dan tertanggung yang asli. %ila pada *aktu penjualan atau peralihan hak milik, pembeli atau pemilik baru men)lak untuk mengambil alih pertanggungannya, dan tertanggung asli masih tetap mempunyai kepentingan dalam barang yang dipertanggungkan, maka pertanggungan itu akan tetap berjalan untuk kepentingannya. !asal %)' Pertanggungan dapat diadakan tidak hanya atas beban sendiri, akan tetapi juga atas beban pihak ketiga, baik berdasarkan amanat umum atau khusus, maupun di luar pengetahuan yang berkepentingan sekalipun, dan untuk hal itu harus diindahkan ketentuan-ketentuan berikut. !asal %)( Pada pertanggungan untuk pihak ketiga, harus dengan tegas dinyatakan dalam p)lisnya, adakah hal itu terjadi berdasarkan pemberian amanat, ataukah di luar pengetahuan yang berkepentingan. !asal %)) Pertanggungan tanpa pemberian amanat dan di luar pengetahuan yang berkepentingan, adalah batal, bila dan sejauh barang yang sama itu telah dipertanggungkan )leh yang berkepentingan, atau )leh pihak ketiga atas amanatnya, sebelum saat ia mengetahui tentang pertanggungan yang diadakan di luar pengetahuannya. !asal %)* %ila dalam p)lisnya tidak dinyatakan, bah*a pertanggungan itu diadakan atas beban pihak ketiga, tertanggung dianggap telah mengadakannya untuk dirinya sendiri. !asal %)+ Pertanggungan dapat menjadikan sebagai p)k)k yakni semua kepentingan yang dapat dinilai dengan uang, dapat terancam bahaya dan tidak dikecualikan )leh undang-undang. !asal %), Semua pertanggungan yang diadakan atas suatu kepentingan apa pun, yang kerugiannya terhadap itu dipertanggungkan, telah ada pada saat mengadakan perjanjiannya, adalah batal, bila tertanggung atau )rang yang dengan atau tanpa amanat telah menyuruh mempertanggungkan, telah mengetahui tentang adanya kerugian itu. !asal %*Persangkaan ada, bah*a )rang telah mengetahui tentang kerugian itu, bila hakim dengan mengindahkan keadaannya, berpendapat bah*a sejak adanya kerugian itu telah lampau begitu banyak *aktu, sehingga tertanggung telah dapat mengetahuinya. (alam hal keragu-raguan, hakim bebas untuk memerintahkan tertanggung dan pemegang amanatnya bersumpah, bah*a mereka pada *aktu mengadakan perjanjiannya tidak mengetahui tentang adanya kerugian itu. %ila sumpah itu dibebankan )leh satu pihak kepada pihak la*annya, maka sumpah itu dalam segala hal )leh hakim harus diperintahkan. !asal %*"

Halaman +" dari 1+$

Penanggung selalu dapat mempertanggungkan lagi hal yang telah ditanggung )lehnya. !asal %*% %ila tertanggung membebaskan penanggung dari ke*ajibannya untuk *aktu yang akan datang melalui pengadilan ia dapat mempertanggungkan lagi kepentingannya untuk bahaya itu juga. (alam hal itu, dengan ancaman hukuman menjadi batal, harus disebutkan dalam p)lis yang baru, baik pertanggungan yang lama maupun pemutusan melalui pengadilan. !asal %*& %ila nilai barang yang dipertanggungkan tidak dinyatakan dalam p)lisnya )leh para pihak, hal itu dapat dibuktikan dengan semua alat bukti. !asal %*' 9eskipun nilai itu dinyatakan dalam p)lisnya, hakim mempunyai *e*enang untuk memerintahkan kepada tertanggung untuk menguraikan dasar layaknya nilai yang dinyatakan, bila diajukan alasan yang menimbulkan persangkaan yang mempunyai dasar karena pemberitahuan nilai yang terlalu tinggi. Penanggung dalam segala hal mempunyai kekuasaan untuk membuktikan terlalu tingginya nilai yang dinyatakan itu di depan hakim. !asal %*( Akan tetapi bila barang yang dipertanggungkan sebelumnya telah dinilai )leh ahli yang diperuntukkan bagi itu )leh para pihak, dan bila dituntut, disumpah )leh hakim, maka penanggung tidak dapat membantahnya, kecuali dalam hal adanya penipuan6 semuanya ini tidak mengurangi pengecualian yang dibuat dalam ketentuan undang-undang. !asal %*) /iada kerugian atau kerusakan yang disebabkan )leh kesalahan dari tertanggung sendiri, dibebankan pada penanggung. %ahkan ia b)leh tetap memegang atau menagih preminya, bila ia sudah mulai memikul bahaya. !asal %** %ila berbagai pertanggungan diadakan dengan itikad baik terhadap satu barang saja, dan dengan yang pertama ditanggung nilai yang penuh, hanya inilah yang berlaku dan penanggung berikut dibebaskan. %ila pada penanggung pertama tidak ditanggung nilai penuh, maka penanggung berikutnya bertanggung ja*ab untuk nilai selebihnya menurut urutan *aktu mengadakan pertanggungan itu. !asal %*+ %ila pada satu p)lis saja, meskipun pada hari yang berlainan )leh berbagai penanggung dipertanggungkan lebih dari nilainya, mereka bersama-sama, menurut perimbangan jumlah yang mereka tanda tangani, hanya memikul nilai sebenarnya yang dipertanggungkan. Ketentuan itu juga berlaku, bila pada hari yang sama, terhadap satu benda yang sama diadakan berbagai pertanggungan. !asal %*, /ertanggung dalam hal-hal yang disebut dalam dua pasal yang lalu, tidak b)leh membatalkan pertanggungan yang lama agar dengan demikian penanggung yang kemudian terikat.

Halaman + dari 1+$

%ila tertanggung membebaskan penanggung-penanggung pertama, ia dianggap menetapkan diri mengganti tempat mereka sebagai penanggung untuk jumlah yang sama dan urutan yang sama. %ila ia mengadakan pertanggungan ulang untuk dirinya, maka para penanggung ulang mengganti tempatnya dalam urutan itu juga. !asal %+/ak dianggap sebagai perjanjian yang tidak diperkenankan, bila setelah pertanggungan suatu barang untuk nilai penuhnya, yang berkepentingan selanjutnya mempertanggungkannya, untuk seluruhnya atau sebagian, dengan ketentuan tegas, bah*a ia hanya akan dapat melakukan haknya terhadap para penanggung, bila dan selama ia tidak akan dapat menagih ganti rugi pada penanggung yang dahulu. (alam hal perjanjian yang demikian, perjanjian yang diadakan sebelum itu, dengan ancaman hukuman akan menjadi batal, harus diuraikan dengan jelas dan begitu pula akan berlaku ketentuan pasal "## dan pasal "#! terhadap itu. !asal %+" (alam segala hal di mana perjanjian pertanggungan untuk seluruhnya atau sebagian gugur, atau menjadi batal, dan asalkan telah bertindak dengan itikad baik, penanggung harus mengembalikan preminya, baik untuk seluruhnya atau sebagian yang sedemikian untuk mana 'a belum menghadapi bahaya. !asal %+% %ila batalnya perjanjian terjadi berdasarkan akal busuk, penipuan atau kejahatan tertanggung, penanggung mendapat preminya, dengan tidak mengurangi tuntutan pidana, bila ada alasan untuk itu. !asal %+& (engan tidak mengurangi ketentuan khusus yang dibuat tentang berbagai macam pertanggungan, tertanggung *ajib dengan giat mengusahakan, agar kerugian terhindar atau berkurang, setelah kejadian tersebut ia harus segera memberitahukan kepada penanggung6 semua dengan ancaman penggantian kerugian, biaya dan bunga, bila ada alasan untuk itu. %iaya yang dikeluarkan )leh tertanggung untuk menghindari atau mengurangi kerugian menjadi beban penanggung, meskipun hal itu bila ditambahkan pada kerugian yang diderita, melampaui jumlah uang yang dipertanggungkan, atau daya upaya yang dilakukan itu telah sia-sia belaka. !asal %+' Penanggung yang telah membayar kerugian barang yang dipertanggungkan, memper)leh semua hak yang sekiranya dimiliki )leh tertanggung terhadap pihak ketiga berkenaan dengan kerugian itu6 dan tertanggung bertanggung ja*ab untuk setiap perbuatan yang mungkin merugikan hak penanggung terhadap pihak ketiga itu. !asal %+( (ihapus dg. s. ig)$- .!. !asal %+) Perser)an-perser)an pertanggungan atau penjaminan timbal-balik harus menaati ketentuan dalam perjanjiannya dan peraturan yang berlaku, dan bila tidak lengkap, harus menurut asasasas hukum pada umumnya. :arangan-larangan yang termuat dalam pasal "!9 alinea terakhir, secara khusus juga berlaku terhadap perser)an-perser)an ini. BAB ?

Halaman +. dari 1+$

A#U.AN#I ATAU ! .TANGGUNGAN T ..ADA! BAHA$A-BAHA$A K BAKA.AN8 T .HADA! BAHA$A-BAHA$A $ANG M NGAN5AM HA#I9 ! .TANIAN $ANG B 9UM DI!AN NI8 DAN T NTANG ! .TANGGUNGAN /IWA= Ba1ian " !ertan112n1an Terhadap Baha;a Kebakaran !asal %+* Selain menyatakan persyaratan dalam pasal "+$, p)lis kebakaran harus menerangkan5 1. letak dan batas barang tetap yang dipertanggungkan6 ". penggunaannya6 . si,at dan penggunaan bangunan-bangunan yang berbatasan, selama hal itu dapat mempunyai pengaruh terhadap pertanggungannya6 .. nilai barang yang dipertanggungkan6 +. letak dan batas bangunan dan tempat, di mana barang bergerak yang dipertanggungkan berada, disimpan atau ditumpuk. !asal %++ Pada pertanggungan milik yang dibangun dipersyaratkan, akan diganti kerugian yang diderita pada persil itu, atau persil itu akan dibangun kembali atau diperbaiki paling tinggi sampai jumlah yang dipertanggungkan. (alam hal yang pertama, kerugiannya dihitung dengan memperbandingkan nilai persil sebelum bencana, dengan nilai sisanya segera setelah kebakaran, dan kerugiannya diganti dengan uang tunai. (alam hal kedua, penanggung *ajib membangun kembali atau memperbaikinya. Penanggung mempunyai hak untuk menga*asi, bah*a uang yang harus dibayar )lehnya, dalam *aktu yang ditentukan, kalau perlu )leh hakim, sungguh digunakan untuk tujuan itu6 hakim bahkan dapat memerintahkan kepada tertanggung atas tuntutan penanggung, bila ada alasannya, untuk menjamin hal itu secukupnya. !asal %+, Pertanggungan dapat dilakukan untuk nilai penuh barang yang dipertanggungkan. (alam hal persyaratan pembangunan kembali, dipersyaratkan )leh tertanggung, bah*a biaya yang diperlukan untuk pembangunan kembali itu, akan diganti )leh penanggung. Akan tetapi pada persyaratan itu pertanggungan sekali-kali tidak b)leh melampaui tiga perempat biaya itu. !asal %,Bang dibebankan pada penanggung adalah semua kerugian dan kerusakan yang menimpa barang yang dipertanggungkan karena kebakaran yang disebabkan )leh cuaca yang sangat buruk atau peristi*a lain, apinya sendiri, kelalaian, kesalahan atau kejahatan pelayan sendiri, tetangga, musuh, peramp)k, dan lain-lainnya dengan nama apa pun, dengan cara apa pun terjadinya kebakaran itu, direncanakan atau tidak direncanakan, biasa atau tidak biasa, tanpa ada yang dikecualikan. !asal %,"

Halaman ++ dari 1+$

Kerugian yang disebabkan )leh kebakaran disamakan dengan kerugian sebagai akibat kebakaran, juga bila hal itu terjadi dari kebakaran dalam bangunan-bangunan yang berdekatan, misalnya barang-barang yang dipertanggungkan berkurang atau membusuk, karena air atau alat lain yang digunakan untuk menahan atau memadamkan kebakaran itu, atau hilangnya sesuatu dari barang itu karena pencurian, atau sebab lain, selama pemadaman kebakaran atau penyelamatannya6 juga kerusakan yang disebabkan )leh penghancuran seluruhnya atau sebagian barang yang dipertanggungkan, yang terjadi atas perintah pihak atasan untuk menahan menjalarnya kebakaran yang terjadi. !asal %,% (emikian pula kerugian yang disebabkannya )leh ledakan mesiu, ketel uap, sambaran petir, atau sebab lainnya, meskipun meledaknya, pecahnya atau sambaran itu tidak mengakibatkan kebakaran, disamakan dengan kerugian yang disebabkan )leh kebakaran. !asal %,& %ila sebuah bangunan yang dipertanggungkan diperuntukkan bagi penggunaan lain, dan karena itu besar kemungkinan bahaya kebakaran lebih banyak, sehingga bila hal itu telah ada sebelum dipertanggungkan, penanggung tidak akan mempertanggungkan sama sekali atau tidak atas dasar syarat yang sama seperti itu, maka berhentilah ke*ajibannya. !asal %,' Penanggung terbebas dari ke*ajibannya untuk memenuhi penggantian kerugian, bila ia membuktikan, bah*a kebakaran itu disebabkan )leh kesalahan atau kelalaian besar tertanggung sendiri. !asal %,( Pada pertanggungan atas barang-barang bergerak dan barang-barang dagangan dalam rumah, gudang atau tempat penyimpanan lain, bila tidak ada atau tidak lengkap alat-alat bukti yang dinyatakan dalam pasal-pasal "# , "#. dan "#+, hakim dapat memerintahkan tertanggung untuk bersumpah. Kerugiannya dihitung menurut nilai barang-barang yang ada pada *aktu ada kebakaran. !asal %,) %ila tidak diadakan persyaratan khusus dalam p)lis tentang barang-barang bergerak, harta dalam rumah, perkakas rumah dan perhiasan rumah, maka pernyataan-pernyataan itu diberi arti sedemikian seperti yang diuraikan dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata %uku Kedua %ab ', %agian .. !asal %,* %ila pada suatu hip)tek antara debitur dan penagihnya dipersyaratkan, bah*a dalam hal ada kerugian menimpa persil yang dihip)tekkan yang dipertanggungkan atau yang akan dipertanggungkan, uang asuransinya sampai jumlah utang dan bunga yang terutang, akan menggantikan hip)tek itu, maka penanggung yang diberitahukan persyaratan itu *ajib memperhitungkan ganti rugi yang terutang dengan penagih utang hip)tek. !asal %,+ Persyaratan dalam pasal di atas tidak mempunyai akibat, kecuali bila dan sepanjang penagih utang hip)tek akan mendapat keuntungan, seandainya kerugian itu tidak terjadi. Ba1ian % !ertan112n1an Terhadap Baha;a ;an1 Men1an:a3 Hasil !ertanian ;an1 Bel23 Dipaneni

Halaman +$ dari 1+$

!asal %,, Selain syarat-syarat yang tercantum dalam pasal "+$, p)lis itu harus menyatakan5 1. letak dan batas-batas tanah yang hasilnya dipertanggungkan6 ". penggunaannya. !asal &-Pertanggungannya dapat diadakan untuk satu tahun atau lebih. %ila tidak ada penentuan *aktu, dianggap bah*a pertanggungan itu diadakan untuk satu tahun. !asal &-" Pada penyusunan penghitungan kerugian, dihitung berapa nilai hasil pada *aktu dipanen atau dinikmati tanpa terjadinya bencana, dan nilainya setelah bencana itu. Penanggung membayar selisihnya sebagai ganti rugi. Ba1ian & !ertan112n1an /i<a !asal &-% &i*a sese)rang dapat dipertanggungkan untuk keperluan )rang yang berkepentingan, baik untuk selama hidup ataupun untuk suatu *aktu yang ditentukan dengan perjanjian. !asal &-& Bang berkepentingan dapat mengadakan pertanggungan, bahkan di luar pengetahuan atau i7in dari )rang yang ji*anya dipertanggungkan. !asal &-' P)lis itu memuat5 1. hari pengadaan pertanggungan itu6 ". nama tertanggung6 . nama )rang yang ji*anya dipertanggungkan6 .. *aktu bahaya bagi penanggung mulai berjalan dan berakhir6 +. jumlah uang yang dipertanggungkan6 $. premi pertanggungannya. !asal &-( Perencanaan jumlah uangnya dan penentuan syarat pertanggungannya, sama sekali diserahkan kepada persetujuan kedua belah pihak. !asal &-) %ila )rang yang ji*anya dipertanggungkan pada *aktu pengadaan pertanggungan telah meninggal dunia , gugurlah perjanjian itu, meskipun tertanggung tidak dapat mengetahui tentang meninggalnya itu6 kecuali bila dipersyaratkan lain. !asal &-* %ila )rang yang mempertanggungkan ji*anya bunuh diri atau dihukum mati, gugurlah pertanggungannya. !asal &-+

Halaman +# dari 1+$

(alam bagian ini tidak termasuk dana janda, perkumpulan-perkumpulan tunjangan hidup 3t)ntine4, perser)an pertanggungan ji*a timbal-balik, dan perjanjian lain semacam itu yang berdasarkan kemungkinan hidup dan kematian, yang untuk itu diharuskan mengadakan simpanan atau sumbangan tertentu atau kedua-duanya. BUKU K DUA HAK-HAK DAN K WA/IBAN-K WA/IBAN $ANG TIMBU9 DA.I ! 9A$A.AN K T NTUAN UMUM !asal &-, Kapal adalah semua alat berlayar, bagaimanapun namanya dan apa pun si,atnya. Kecuali bila ditentukan lain, atau diadakan perjanjian lain, dianggap bah*a kapal itu meliputi perlengkapan kapalnya. (engan perlengkapan kapal diartikan segala barang yang tidak merupakan bagian kapal itu, tetapi diperuntukkan tetap digunakan dengan kapal itu. BAB I KA!A9-KA!A9 9AUT DAN MUATANN$A !asal &"Kapal laut adalah semua kapal yang dipergunakan untuk pelayaran di laut atau diperuntukkan bagi itu. (alam %ab ' sampai dengan %ab 'D buku ini yang dimaksud dengan kapal semata-mata hanya kapal laut. !asal &"" Kapal 'nd)nesia adalah kapal yang dianggap sebagai kapal berdasarkan peraturan perundangundangan tentang surat laut dan pas kapal. !asal &"% Kapal yang telah atau sedang dibuat di negeri ini, dianggap sebagai kapal 'nd)nesia, sampai pembuatnya menyerahkannya kepada )rang yang atas bebannya kapal itu telah atau sedang dibuat, atau memasukkannya dalam pelayaran atas bebannya sendiri. !asal &"& Pengalihan seluruhnya atau sebagian saham pada kapal, yang karenanya kapal itu akan berakhir menjadi kapal 'nd)nesia, membutuhkan persetujuan semua, sesama-pemilik. %ila pemilik saham pada kapal kehilangan ke*arganegaraan 'nd)nesia atau berhenti sebagai penduduk 'nd)nesia, atau bila hak milik suatu saham pada kapal seluruhnya atau sebagian dengan cara lain daripada penyerahan, beralih kepada )rang, yang bukan *arga negara 'nd)nesia atau bukan penduduk 'nd)nesia, sehingga karena itu kapalnya tidak lagi sebagai kapal 'nd)nesia, maka masing-masing dari para sesama pemilik selama enam bulan mempunyai hak untuk mem)h)nkan kepada raad 2an justitie di tempat terda,tarnya kapal itu dalam register kapal, suatu perintah penjualan umum saham itu. Perintah itu diberikan setelah mendengar atau memanggil secukupnya para angg)ta perusahaan kapal itu. Panggilan ini dilakukan dengan surat tercatat )leh panitera. Saham itu hanya b)leh diberikan kepada )rang yang menginginkan, yang karena diper)lehnya kapal itu memenuhi kembali syarat yang ditetapkan untuk kapal 'nd)nesia. Kapal itu dengan demikian dianggap tidak kehilangan kedudukannya sebagai kapal 'nd)nesia.

Halaman +! dari 1+$

!asal &"' Kapal-kapal 'nd)nesia yang isi k)t)rnya berukuran paling sedikit "1 m dapat dibukukan dalam register kapal menurut peraturan, yang akan diberikan dengan )rd)nansi tersendiri. (alam )rd)nansi ini diatur juga cara peralihan milik dan penyerahan kapal yang dibukukan dalam register kapal itu atau kapal dalam pembuatan dan saham pada kapal demikian atau kapal-kapal dalam pembuatan. Atas kapal dalam pembuatan dan saham-saham pada kapal demikian dan kapal dalam pembuatan yang dibukukan dalam register kapal dapat diadakan hip)tek. Atas kapal yang tersebut dalam alinea pertama tidak dapat diadakan hak gadai. Atas kapal yang dibukukan, Kitab Undang-undang Perdata pasal 19## tidak berlaku. !asal &"( Urutan tingkat antara hip)tek-hip)tek ditentukan )leh hari penda,tarannya. Hip)tek yang dida,tarkan pada satu hari yang sama, mempunyai tingkat yang sama. !asal &"(a %ila piutangnya berbunga, maka hip)tek itu berlaku juga sebagai jaminan terhadap bunga dari jumlah p)k)k untuk tahun yang berjalan, beserta dua tahun sebelumnya. !asal &"(b Kreditur yang piutangnya dijamin dengan hip)tek, dapat menuntut haknya atas kapal itu atau sahamnya atas kapal, di tangan siapa pun kapal itu berada. !asal &"(: /erhadap hip)tek kapal, sekedar hal ini dimungkinkan )leh si,at barang jaminan itu, dilakukan penerapan yang sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal-pasal 11$!, 11$9, 11#1 alinea ketiga dan keempat, 11#+, 11#$ alinea kedua, 11##, 11#!, 11!1, 11!$, 11!#, 11!9, 1191, 119 -119#, 1199-1"1+, 1"1#-1"19, 1"".-1""# tentang hip)tek. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 11!+ berlaku juga baik terhadap s)al penye*aan maupun terhadap s)al pencarteran menurut *aktu dari kapal yang dihip)tekkan. %ila kapal itu dipertanggungkan terhadap kebakaran atau terhadap bahaya lain, maka di samping itu berlaku juga Kitab Undang-undang Hukum (agang pasal "9# dan pasal "9!. !asal &"(d %ila sebuah kapal karena lain daripada sita-lelang tidak lagi sebagai kapal 'nd)nesia, tagihan hip)teknya menjadi dapat ditagih, bila hal itu belum demikian adanya. /agihan itu tetap dapat ditagih atas kapal itu, sampai telah lunas, dengan mendahulukan tagihan kemudian, meskipun hal itu dida,tar di luar 'nd)nesia. !asal &"(e (alam hal sita-lelang di luar 'nd)nesia terhadap kapal yang dida,tarkan dalam register kapal, maka kapal itu tidak dibebaskan dari hip)tek yang membebaninya berdasarkan pasal sebelum ini, kecuali bila para kreditur telah dipanggil sendiri untuk melakukan hak mereka terhadap hasil lelang itu dan juga dengan nyata memberi kesempatan untuk itu. Hip)tek atas saham tetap berlaku setelah pengalihan atau pembagian kapalnya. !asal &") Piutang yang diberi hak mendahului atas kapal, dengan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal 1!, adalah5 1. biaya sita-lelang6

Halaman +9 dari 1+$

".

tagihan nakh)da dan anak buah kapalnya yang timbul dari perjanjian perburuhan, selama mereka bekerja dalam dinas kapal itu6 . upah pert)l)ngan, uang pandu, biaya rambu dan biaya pelabuhan, dan biaya pelayaran lain-lain6 .. tagihan karena penubrukan. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 11 9 tidak berlaku terhadap kapal. !asal &")a /ingkat piutang yang mempunyai hak mendahului ditentukan )leh n)m)r, yang menyebutkan piutang itu, dalam pasal sebelum ini. Piutang dengan satu n)m)r yang sama mempunyai tingkat yang sama dan dibayar menurut perimbangan, kecuali piutang untuk upah pert)l)ngan, yang darinya didahulukan yang lebih baru daripada yang lebih lama. Piutang yang mempunyai hak mendahului didahulukan daripada hip)tek. Hak mendahului tersebut dalam n)m)r 1 pasal yang lain, gugur, bila kapalnya memulai perjalanan baru. !asal &")b Piutang dengan hak mendahului meliputi bunga dan biaya-biaya berdasarkan undang-undang, sekedar ini belum termasuk dalam n)m)r 1 pasal 1$. !asal &"): Piutang yang mempunyai hak mendahului atas kapal, juga berhak mendahului tagihan yang timbul dari perusahaan kapal, seperti tagihan untuk pembayaran muatan dan biaya angkutan, upah pert)l)ngan, bila kapalnya untuk dinas penyimpanan, upah pemanduan, bila kapal itu digunakan untuk dinas pemanduan. !asal &")d Hak mendahului yang diuraikan dalam pasal 1$ dan pasal 1$c, meluas sampai ke penggantian yang terutang karena kerusakan atau kehilangan kapalnya atau karena kehilangan sebagian atau seluruhnya dari salah satu tagihan yang disebut dalam pasal 1$c. Hak mendahului tidak meluas sampai ke tagihan dari perjanjian pertanggungan. !asal &")e Kreditur yang piutangnya bersi,at mendahului dapat menuntut haknya atas kapal atau saham kapal, di tangan siapa pun itu berada dan atas tagihan yang disebut dalam pasal 1$c dan pasal 1$d, juga setelah pengalihan atau penggadaiannya kepada pihak ketiga. !asal &"* Piutang yang berhak mendahului atas muatan adalah5 1. biaya sita-lelang6 ". tagihan pembayaran upah pert)l)ngan dan kerugian laut umum6 . tagihan dari perjanjian pengangkutan. Piutang ini mendahului piutang yang disebut dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 11 9. Pada kapal nelayan laut, dimasukkan juga dalam arti muatan, hasil penangkapan ikan yang ada di atas kapal. !asal &"*a

Halaman $1 dari 1+$

Urutan tingkat piutang yang berhak mendahului ditentukan )leh n)m)r yang menyebutkan piutang itu dalam pasal sebelum ini. (ari piutang yang tersebut dalam n)m)r "1 pasal di atas, yang lebih baru didahulukan terhadap yang lebih lama. !asal &"*b Piutang yang berhak mendahului itu meliputi bunga dan biaya berdasarkan undang-undang, sekedar ini belum termasuk dalam n)m)r 11 pasal 1#. Hak mendahuluinya meluas sampai ke penggantian yang terutang karena kerusakan atau kehilangan bagian dari muatan. Hak mendahului tidak meluas sampai ke tagihan yang timbul dari perjanjian pertanggungan. !asal &"+ /agihan mengenai kapal atau mengenai perusahaan kapal atau berdasarkan tanggung ja*ab pengusaha perkapalan yang diuraikan dalam pasal "1, setelah piutang yang berhak mendahului yang disebut dalam pasal 1$, dan setelah tagihan hip)tek, berhak mendahului terhadap kapal itu dan penggantian yang disebut dalam pasal 1$d di atas semua tagihan karena hal lain. /agihan itu mempunyai tingkat yang sama dan dibayar menurut perimbangan. Pasal 1$c dan pasal 1$e tidak berlaku terhadap tagihan ini. !asal &"+a Piutang dan tagihan yang disebut dalam pasal 1$ dan pasal 1! dapat ditagih dengan hak mendahului atas kapalnya, juga bila hal itu merupakan akibat dari pemakaian kapal untuk pelayaran di laut )leh )rang lain daripada pemiliknya, kecuali bila )rang yang menggunakan kapal, untuk itu tidak ber*enang terhadap pemilik dan kreditur itu tidak beritikad baik. !asal &"+b %ila pembagian le*at pengadilan dari hasil sebuah kapal asing terjadi di 'nd)nesia, maka biaya sita-lelang, upah pert)l)ngan, uang pandu, biaya rambu dan biaya pelabuhan serta biaya pelayaran lain, bagaimanapun ditempatkan di tingkat yang diberikan kepada itu semua )leh pasal 1$. !asal &", Ketentuan pasal-pasal 11- 1!b tidak berlaku terhadap kapal-kapal yang dimiliki )leh @egara atau badan resmi, yang diperuntukkan bagi dinas umum. BABII ! NGU#AHA-! NGU#AHA KA!A9 DAN ! NGU#AHA-! NGU#AHA ! .KA!A9AN !asal &%Pengusaha kapal adalah )rang yang menggunakan kapal untuk pelayaran di laut dan untuk itu dikemudikannya sendiri atau menyuruh se)rang nakh)da, yang bekerja padanya. !asal &%" Pengusaha kapal terikat )leh perbuatan hukum, yang dilakukan )leh mereka yang bekerja tetap atau sementara pada kapal itu, dalam jabatan mereka, dalam lingkungan *e*enang mereka. 'a bertanggung ja*ab untuk kerugian yang didatangkan kepada pihak ketiga )leh perbuatan mela*an hukum dari mereka yang bekerja tetap atau sementara pada kapal itu atau bekerja di kapal untuk keperluan kapal itu atau muatannya, dalam jabatan mereka atau dalam pelaksanaan pekerjaan mereka.

Halaman $1 dari 1+$

!asal &%% 9ereka yang sebelum penye*aan atau peminjaman sebuah kapal terda,tar dalam register kapal, atas dasar ketentuan dalam alinea pertama pasal di atas memper)leh suatu tagihan terhadap penye*a atau peminjam, dapat juga menggugat pemilik kapal, kecuali bila pada *aktu timbul tagihan mereka, mereka tahu tentang penye*aan atau peminjaman itu. Pemilik kapal dapat menuntut penye*a atau peminjam atas pembayaran tersebut di atas. !asal &%& %ila sebuah kapal dimiliki )leh beberapa )rang yang atas dasar lain daripada perjanjian perser)an seperti yang dimaksud %uku Kesatu %ab ''', mempergunakannya atas beban bersama untuk pelayaran di laut, maka antara mereka terdapat sebuah perusahaan perkapalan. !asal &%' Keangg)taan pada perusahaan perkapalan beralih seluruhnya atau sebagian )leh pengalihan hak milik seluruhnya atau sebagian saham kapal. !asal &%( Perusahaan perkapalan tidak bubar )leh kepailitan atau meninggalnya salah se)rang angg)ta, penempatan angg)ta tersebut dalam suatu lembaga karena penyakit ji*a atau di ba*ah pengampuan. Keangg)taan dalam perusahaan perkapalan tidak dapat dim)h)nkan pemberhentiannya6 demikian pula se)rang angg)ta tidak dapat dinyatakan hilang keangg)taannya pada perusahaan perkapalan. !asal &%) Angg)ta perusahaan perkapalan bertanggung ja*ab untuk perikatan perusahaannya, masingmasing menurut perimbangan sahamnya dalam kapal itu. !asal &%* (alam perusahaan perkapalan dapat diangkat se)rang pemegang buku. Sebuah perser)an dapat diangkat menjadi pemegang buku. !asal &%+ %ila pemegang buku adalah angg)ta perusahaan perkapalan, maka bila perusahaan mengakhiri hubungan kerjanya, ia mempunyai hak untuk menuntut, bah*a sahamnya diambilalih )leh perusahaan dengan harga sedemikian yang dianggap pantas )leh para ahli, kecuali bila perusahaan mengakhiri hubungan kerja tersebut karena alasan yang mendesak. Pemegang buku mempunyai hak yang sama, bila pengakhiran hubungan kerja dilakukan )lehnya atas dasar alasan yang mendesak, yang diberikan padanya karena kesengajaan atau kesalahan perusahaan. !asal &%, Pengangkatan dan penghentian pemegang buku tidak dapat dikemukakan sebagai alasan kepada pihak ketiga, selama belum terjadi pencatatan tentang hal ini dalam register kapal, kecuali bila mereka mengetahui hal ini. !asal &&-

Halaman $" dari 1+$

%ila dari register kapal tidak ternyata tentang pengangkatan pemegang buku atau )rang yang menurut register diangkat untuk itu telah meninggal, dimasukkan ke suatu lembaga karena sakit ji*a, ditempatkan dalam pengampuan, dinyatakan pailit atau tidak bertempat tinggal di 'nd)nesia, maka perusahaan perkapalan itu baik di dalam maupun di luar pengadilan, di*akili dan untuknya dapat dilakukan perbuatan )leh se)rang atau lebih dari angg)ta-angg)tanya, asalkan sendiri-sendiri atau bersama-sama merupakan pemilik kapal itu untuk lebih dari separuh bagian. %ila dari register kapal tidak ternyata tentang pengangkatan pemegang buku atau bila salah satu keadaan termaksud dalam alinea pertama terjadi, maka perusahaan perkapalan tersebut berdasarkan hukum berd)misili di kant)r penyimpanan register kapal pusat untuk penda,taran kapal. !asal &&" Pemegang buku ber*enang untuk bertindak dengan pihak ketiga untuk perusahaan perkapalannya dan me*akilinya baik di dalam maupun di luar pengadilan dalam segala hal yang diba*a )leh kebiasaan kapal itu menurut penetapan tujuannya. Pembatasan *e*enang pemegang buku hanya dapat dikemukakan sebagai alasan kepada pihak ketiga, bila hal itu diketahui )leh pihak tersebut. !asal &&% Keputusan hakim yang diper)leh terhadap perusahaan perkapalan atau pemegang buku dalam jabatannya, dapat dilaksanakan terhadap harta bersama dari angg)ta-angg)ta perusahaan kapal itu. !asal &&& " tidak dapat diadakan penyimpangan dengan perjanjian.

(ari ketentuan pasal -pasal ".-

!asal &&' Semua keputusan mengenai urusan perusahaan perkapalan diambil dengan suara terbanyak dari angg)ta perusahaan perkapalan itu. Saham yang terkecil memberi hak satu suara, saham yang lebih besar sekian suara menurut jumlah perkaliannya, sehingga dalam saham ini termasuk yang terkecil. Keputusan tentang pengangkatan pemegang buku, yang tidak bertempat tinggal di 'nd)nesia, bukan angg)ta perusahaan perkapalan, bukan *arga negara 'nd)nesia, bukan juga perser)an yang dimaksud dalam Kitab Undang-undang ini pasal 11 disamakan dengan *arga negara 'nd)nesia, menyangkut hal penualan kapal dengan cara lain daripada penjualan di depan umum dan pembubaran perusahaan perkapalan selama berlangsungnya suatu pencarteran atau perjalanan yang dilakukan, membutuhkan kebulatan suara. !asal &&( %ila kemacetan pengambilan suara mengakibatkan penggunaan kapal terhalang, atas perm)h)nan salah se)rang atau beberapa angg)ta perusahaan perkapalan, dan setelah mendengar atau memanggil semua angg)ta selayaknya, hakim dapat memerintahkan penjualan kapal di depan umum. !asal &&) Setiap angg)ta perusahaan perkapalan *ajib menanggung pengeluaran perusahaan tersebut menurut perimbangan sahamnya. !asal &&*

Halaman $ dari 1+$

%ila telah diputuskan untuk mengadakan perbaikan kapal, kecuali selama melaksanakan perjalanan, atau mengadakan perjalanan baru, maka setiap angg)ta perusahaan perkapalan yang tidak ikut serta dalam pengambilan keputusan dapat mengharapkan, bah*a mereka yang telah ikut serta menyetujui dalam pengambilan keputusan itu, mengambil alih sahamnya dengan harga menurut taksiran para ahli pada saat ia mengharap pengambilalihan itu. 'a harus memberitahukan harapannya untuk pengambilalihan kepada pemegang buku atau bila tidak ada pemegang buku, kepada mereka yang telah memberi suara setuju, dalam satu bulan, setelah keputusan itu diberitahukan kepadanya >leh masing-masing dari mereka yang *ajib mengambil alih, diper)leh sebagian dari saham yang dialihkan seimbang dengan sahamnya dalam kapal itu. !asal &&+ /erhadap perusahaan perkapalan, pemegang buku itu senantiasa *ajib untuk bertindak sesuai dengan ketentuan tentang pengangkatan dan perintah yang diberikan kepadanya berdasarkan pengangkatan itu. Sebelum memulai perjalanan baru, perbaikan luar biasa atau pertanggungan kapalnya, atau pengangkatan atau penghentian nakh)danya, ia meminta keputusan terlebih dahulu dari perusahaan perkapalan itu, kecuali bila hal itu diperjanjikan lain. Selebihnya itu *e*enangnya, juga dalam hubungannya dengan perusahaan perkapalan, dinilai menurut ketentuan dalam pasal 1 alinea pertama. !asal &&, Pemegang buku harus mengurus kepentingan perusahaan perkapalan seperti layaknya se)rang pengusaha perkapalan yang baik mengurus kepentingannya. 'a harus menunaikan ke*ajibannya yang dibebankan )leh undang-undang kepada pengusaha perkapalan. 'a bertanggung ja*ab terhadap para angg)ta perusahaan perkapalan untuk kerugian yang diderita karena kesengajaan atau kesalahannya. !asal &'Para angg)ta perusahaan perkapalan membagi keuntungan atau kerugian menurut perimbangan saham mereka dalam kapal itu. !asal &'-a Pemegang buku memberitahukan kepada setiap angg)ta atas keinginannya, segala urusan mengenai perusahaan perkapalan dan memperlihatkan semua buku, surat dan tulisan yang bersangkut-paut dengan pengurusannya. !asal &'-b Pemegang buku *ajib setiap kali menurut kebiasaan, tetapi setidak-tidaknya setelah le*at 1 tahun, memberikan perhitungan dan pertanggungja*aban kepada para angg)ta perusahaan perkapalan tentang pengurusannya, dengan menunjukkan segala surat bukti yang berkenaan dengan itu, dan memberikan kepada mereka masing-masing apa yang menjadi hak mereka. /untutan hukum untuk menyelenggarakan perhitungan dan pertanggungja*aban ini kedalu*arsa dengan lampaunya *aktu 11 tahun setelah berakhirnya jangka *aktu perhitungan dan pertanggungja*aban itu harus dilakukan. !asal &'-: Setiap angg)ta perusahaan perkapalan *ajib memeriksa dan menutup perhitungan dan pertanggungja*aban pemegang buku dan membayarkan bagian dari jumlah yang ternyata yang harus dibayar kepada pemegang buku itu. !asal &'-d

Halaman $. dari 1+$

Pembenaran perhitungan dan pertanggungja*aban )leh jumlah terbanyak angg)ta perusahaan perkapalan hanya mengikat mereka yang melakukan hal itu, tetapi hal itu juga mengikat sesama pengusaha perkapalan yang tidak membenarkan perhitungan dan pertanggungja*aban itu, bila ia lalai untuk membantah perhitungan dan pertanggungja*aban itu di depan pengadilan dalam tahun, setelah ia dapat mengetahuinya, dan setelah pembenaran tersebut disetujui )leh jumlah terbanyak angg)ta dan diberitahukan secara tertulis kepadanya. !asal &'-e %ila diputuskan untuk membubarkan perusahaan perkapalan, maka kapalnya harus dijual. Keputusan atau perintah yang diberikan menurut pasal +, untuk menjual kapal tersebut adalah sama dengan keputusan untuk membubarkan perusahaan perkapalan itu. !asal &'-> Setelah keputusan pembubaran, perusahaan perkapalan masih tetap berdiri, selama hal ini dibutuhkan untuk pemberesannya. Pemegang bukunya, bila ini ada, ditugaskan untuk pemberesan itu. !asal &'-1 (ihapus dg. S. 19 !-1 j). ". BAB III NAKH0DA8 ANAK BUAH KA!A9 DAN ! NUM!ANG Ba1ian " Ketent2an-ketent2an U323 !asal &'" @akh)da ialah )rang yang memimpin kapal. Anak buah kapal 3A%K4 adalah mereka yang terdapat pada da,tar anak buah kapal 3m)nsterr)l4. Per*ira kapal adalah anak buah kapal yang )leh da,tar anak buah kapal diberi pangkat per*ira. Pembantu anak buah kapal adalah semua anak buah kapal selebihnya. Penumpang yang diartikan dalam Kitab Undang-undang ini ialah mereka semua yang berada di kapal kecuali nakhk)danya. /erhadap kuli muatan dan para pekerja yang melakukan pekerjaan di kapal, yang menurut si,atnya hanyalah sementara, berlaku peraturan dalam bab ini yang berlaku untuk anak buah kapal, kecuali bila ternyata sebaliknya. !asal &'"a %ila pengusaha kapal tidak mengatur hubungan antara per*ira kapal yang satu terhadap yang lain, antara anak buah kapal yang satu terhadap yang lain dan antara per*ira kapal dan anak buah kapal, nakh)da mengambil keputusan tentang hal itu. !asal &'"b Ketentuan-ketentuan bab ini tidak berlaku terhadap kapal yang isi k)t)rnya kurang dari 111 m bila kapal dilengkapi dengan alat penggerak mekanis, dan yang isi k)t)rnya kurang dari 11 m$ bila hal itu tidak demikian. Ketentuan-ketentuan bab ini juga tidak berlaku bila sebuah kapal semata-mata berlayar untuk pelayaran perc)baan.

Halaman $+ dari 1+$

@amun pasal # a berlaku terhadap semua kapal tanpa memandang besarnya atau penggunaannya. Ba1ian % Nakhoda !asal &'": (ihapus dg. S. 19 !-1, ". !asal &'"d %ila nakh)da berhalangan, atau bila ia ada dalam keadaan tidak mungkin untuk memimpin kapalnya, maka selaku nakh)da bertindaklah mualim pertama6 dalam hal mualim pertama juga tidak hadir atau berhalangan, bila di kapal ada se)rang mualim atau lebih, yang ber*enang untuk bertindak sebagai nakh)da, yang lebih tinggi dalam pangkat, kemudian dari mualimmualim selebihnya yang lebih tinggi dalam pangkat, dan bila mereka juga tidak hadir atau terhalang, )rang yang ditunjuk )leh de*an kapal. !asal &'"e Pengusaha kapal ber*enang untuk setiap *aktu mencabut kekuasaan nakh)da atas kapalnya. !asal &'% @akh)da *ajib bertindak dengan kepandaian, ketelitian dan dengan kebijaksanaan yang cukup untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. 'a bertanggung ja*ab untuk kerugian yang disebabkan )lehnya pada )rang lain karena kesengajaannya atau kesalahannya yang besar. !asal &'& @akh)da *ajib menaati dengan seksama peraturan yang la7im dan ketentuan yang ada untuk menjamin kesanggupan berlayar dan keamanan kapal, keamanan para penumpang dan pengangkutan muatannya. 'a tidak akan melakukan perjalanannya, kecuali bila kapalnya untuk melaksanakan itu memenuhi syarat, dilengkapi sepantasnya dan diberi anak buah kapal secukupnya. !asal &'' @akh)da *ajib menggunakan pandu, di mana pun bila peraturan perundang-undangan, kebiasaan atau ke*aspadaan mengharuskannya. !asal &'( @akh)da tidak b)leh meninggalkan kapalnya selama pelayaran atau bila ada bahaya mengancam, kecuali bila ketidakhadirannya mutlak perlu atau dipaksa untuk itu )leh ikhtiar penyelamatan diri. !asal &') @akh)da *ajib mengurus barang yang ada di kapal milik penumpang yang meninggal selama perjalanan, di hadapan dua )rang penumpang membuat uraian secukupnya mengenai hal itu atau menyuruh membuatnya, yang ditandatangani )lehnya dan )leh dua )rang penumpang tersebut. !asal &'*

Halaman $$ dari 1+$

@akh)da harus dilengkapi di kapal dengan5 3KUH( . ".4 surat laut atau pas kapal, surat ukur dan petikan dari register kapal yang memuat semua pembukuan yang berkenaan dengan kapal sampai hari keberangkatan terakhir dari pelabuhan 'nd)nesia. (a,tar anak buah kapal, mani,es muatan, carter partai dan k)n)semen, ataupun salinan surat itu. Peraturan perundang-undangan dan reglemen yang berlaku di 'nd)nesia terhadap perjalanan, dan segala surat lain yang diperlukan. /erhadap carter partai dan k)n)semen, ke*ajiban ini tidak berlaku dalam keadaan yang ditetapkan )leh Kepala (epartemen 9arine. !asal &'+ @akh)da berusaha agar di kapal diselenggarakan buku harian kapal 3register harian atau jurnal4, di mana semua hal yang penting yang terjadi dalam perjalanan dicatat dengan teliti. @akh)da sebuah kapal yang digerakkan secara mekanis, di samping itu harus berusaha agar )leh se)rang pers)nil kamar mesin diselenggarakan buku harian mesin. !asal &', (i kapal 'nd)nesia hanya diperb)lehkan menggunakan buku harian yang lembar demi lembar diberi n)m)r dan diberi tanda pengesahan )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal atau di luar 'nd)nesia )leh pega*ai k)nsulat 'nd)nesia, yang lembar demi lembar diberi n)m)r dan disahkan. %uku harian itu bila mungkin diisi setiap hari, diberi tanggal dan ditandatangani )leh nakh)da dan anak buah kapal yang ditugaskan )lehnya untuk memelihara buku itu. :ain daripada itu tatanan buku harian itu diatur )leh atau atas nama Kepala (epartemen 9arine. !asal &(@akh)da dan pengusaha kapal *ajib memberikan kesempatan kepada )rang-)rang yang berkepentingan atas permintaan mereka untuk melihat buku harian, dan dengan pembayaran biayanya memberikan salinannya. !asal &(" %ila nakh)da telah mengadakan pembicaraan mengenai urusan penting dengan para anak buah kapal, maka nasihat yang diberikan kepadanya disebutkan dalam buku harian. !asal &(% @akh)da *ajib dalam .! jam setelah tibanya di pelabuhan darurat atau di pelabuhan tujuan akhir, menunjukkan atau menyuruh menunjukkan buku harian kapal atau buku harian kepada pega*ai penda,taran anak buah kapal, dan minta agar buku itu ditandatangani )leh pega*ai tersebut sebagai tanda telah dilihatnya. 9enyimpang dari yang ditentukan pada alinea pertama, dapat ditentukan )leh atau atas nama Kepala (epartemen 9arine, bah*a dalam hal tertentu nakh)da harus menunjukkan atau menyuruh menunjukkan buku harian kapal atau buku harian pada saat yang tetap di pelabuhan tertentu yang ditunjuk untuk itu. @akh)da di luar *ilayah 'nd)nesia *ajib menghadap pega*ai k)nsulat 'nd)nesia atau bila pega*ai demikian tidak ada, kepada pejabat yang ber*enang. !asal &(%a (i kapal harus ada register hukuman yang lembar demi lembar dipara, )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal.

Halaman $# dari 1+$

(alam register ini dilakukan pencatatan yang dimaksud dalam pasal 91, sedangkan di dalamnya juga diselenggarakan pencatatan semua kejahatan yang dilakukan di lautan bebas di atas kapal itu. Atas permintaan atau atas nama nakh)da, pega*ai penda,taran anak buah kapal membubuhkan pada register hukuman yang ditunjukkan kepadanya tanda ?telah melihatA yang ditandatangani dan diberi tanggal )lehnya. !asal &(& Setelah tiba di suatu pelabuhan, nakh)da dapat menyuruh pega*ai yang ber*enang untuk membuat keterangan kapal mengenai kejadian dalam perjalanan. %ila kapal itu atau muatannya mendapat kerusakan atau telah terjadi suatu peristi*a yang luar biasa, maka nakh)da dalam E ". jam setelah tiba dalam suatu pelabuhan, di mana berada se)rang pega*ai yang ber*enang untuk membuat keterangan kapal, *ajib menyuruh membuat setidak-tidaknya keterangan kapal sementara. Keterangan sementara harus disusul )leh keterangan yang lengkap dalam 1 hari. @akh)da di luar 'nd)nesia harus menghadap pega*ai k)nsulat 'nd)nesia atau bila pega*ai demikian tidak ada, kepada pejabat yang ber*enang. Pega*ai yang disebut dalam alinea pertama dan ketiga memberikan salinan keterangan kapal dengan pembayaran biayanya, kepada siapa saja yang menginginkan. >leh Kepala (epartemen 9arine ditunjuk pega*ai yang ber*enang untuk membuat keterangan kapal, dan ditetapkan tari, biayanya. !asal &(' (alam menghitung jangka *aktu berdasarkan undang-undang yang tersebut dalam alinea pertama pasal +", dan alinea kedua pasal + , ikut terhitung hari 9inggu dan hari yang disamakan dengan itu seperti dimaksud dalam alinea kedua pasal 1+ dan, di luar 'nd)nesia tidak ikut terhitung hari raya berdasarkan undang-undang yang berlaku di sana. !asal &(( Para anak buah kapal yang ditunjuk )leh nakh)da pada *aktu membuat keterangan kapal *ajib memberi bantuan dengan memberikan keterangan tentang pendapat mereka. !asal &() Penilaian kekuatan pembuktian buku harian kapal dan keterangan kapal mengenai kejadian dari perjalanan yang disebut di dalamnya, untuk tiap kejadian diserahkan kepada hakim. (alam hal pembuktian dengan saksi mengenai kejadian dalam perjalanan terhadap mereka yang selama perjalanan termasuk penumpang kapal itu, Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1911 alinea pertama dalam hal ini tidak berlaku, akan tetapi )rang yang tersebut dalam pasal itu dapat membebaskan diri dari pemberian kesaksian. !asal &(* %ila sangat diperlukan, demi keselamatan kapal atau muatannya, nakh)da ber*enang untuk melemparkan ke laut atau memakai habis perlengkapan kapal dan bagian dari muatan. !asal &(+ @akh)da dalam keadaan darurat selama perjalanan ber*enang untuk mengambil dengan membayar ganti rugi, bahan makanan yang ada pada para penumpang atau yang termasuk muatan, untuk digunakan demi kepentingan semua )rang yang ada di kapal. !asal &(+a

Halaman $! dari 1+$

@akh)da *ajib memberi pert)l)ngan kepada )rang-)rang yang ada dalam bahaya, khususnya bila kapalnya terlibat dalam tubrukan, kepada kapal lain yang terlibat dan )rang-)rang yang ada di atasnya, dalam batas kemampuan nakh)da tersebut, tanpa mengakibatkan kapalnya sendiri dan penumpang penumpangnya tersebut ke dalam bahaya besar. (i samping itu ia *ajib, bila hal ini mungkin baginya, memberitahukan kepada kapal lain yang terlibat dalam tubrukan itu, nama kapalnya, pelabuhan tempat kapal terda,tar, dan pelabuhan tempat kedatangan dan tempat tujuannya. %ila ke*ajiban ini tidak dipenuhi )leh nakh)da, hal ini tidak memberi kepadanya hak tagih terhadap pengusaha kapal. !asal &(+b @akh)da kapal 'nd)nesia yang bertujuan ke 'nd)nesia, dan sedang berada di pelabuhan luar 'nd)nesia, *ajib memba*a ke 'nd)nesia, pelaut-pelaut berke*arganegaraan 'nd)nesia dan penduduk 'nd)nesia, yang berada di sana dan membutuhkan pert)l)ngan, bila di kapal ada tempat untuk mereka, atas keinginan pega*ai k)nsulat atau jika tidak ada, pejabat setempat. %iaya untuk ini adalah atas beban @egara. Penetapan biaya itu dilakukan atas dasar yang ditentukan )leh Kepala (epartemen 9arine. !asal &(, @akh)da mempunyai tugas penyusunan anak buah kapal dan segala hal yang berhubungan dengan memuat dan memb)ngkar kapal, termasuk di dalamnya pemungutan biaya angkutan, bila dalam hal ini pengusaha kapal tidak menugaskan )rang lain. !asal &)(i tempat-tempat pengusaha kapal tidak di*akili dan ia sendiri dengan cara sederhana tidak dapat mengambil tindakan yang perlu, maka nakh)da kapal ber*enang untuk melengkapi kapalnya dengan segala yang dibutuhkannya, dan melakukan hal yang biasanya diperlukan dalam penggunaan kapal itu, sesuai dengan tujuan yang dimaksud )leh pengusaha kapal, atau yang sangat diperlukan demi penyelamatan kapal itu. @amun terhadap pihak ketiga yang dengan itikad baik telah melakukan perbuatan dengan nakh)da itu, tidak dapat dilakukan bantahan dengan menggunakan ketidakber*enangannya nakh)da atas dasar bah*a pengusaha kapal di tempat itu di*akili atau bah*a ia sendiri dengan cara yang sederhana dapat mengambil tindakan yang diperlukan. !asal &)" (i luar 'nd)nesia dalam urusan-urusan yang menyangkut kapalnya, nakh)da dapat dipanggil ke depan pengadilan, dan dapat bertindak sebagai penggugat untuk pengusaha kapal. Pengusaha kapal setiap *aktu dapat mengambil alih perkaranya. Keputusan hakim terhadap nakh)da atas perbuatannya, dianggap terhadap pengusaha kapal. Pemberitahuan )leh juru sita yang ditujukan pada pengusaha kapal, di luar 'nd)nesia dapat dilakukan di kapal. !asal &)% @akh)da hanya ber*enang untuk perbaikan luar biasa, membebani atau menjual kapalnya, bila kapal itu berada di luar 'nd)nesia dan ada kejadian yang merupakan keharusan mendesak serta masuk akal yang menyebabkan, tidak mungkin untuk menunggu perintah pengusaha kapal atau )rang yang ber*enang untuk bertindak atas namanya. Penjualannya harus dilakukan di depan umum. !asal &)& Pembatasan *e*enang nakh)da menurut undang-undang tidak berlaku terhadap pihak ketiga, kecuali bila mereka mengetahuinya.

Halaman $9 dari 1+$

!asal &)' /erhadap pengusaha kapalnya, nakh)da selalu *ajib bertindak sesuai dengan ketentuan pengangkatannya dan perintah yang diberikan kepadanya atas dasar pengangkatan itu, asalkan ketentuan dan perintah itu tidak bertentangan dengan ke*ajiban yang dibebankan )leh peraturan perundang-undangan kepadanya sebagai pemimpin. 'a harus terus-menerus memberitahukan kepada pengusaha kapalnya tentang segala sesuatu mengenai kapal dan muatannya, dan minta perintahnya, sebelum mulai dengan tindakan keuangan yang penting. :ain daripada itu ketentuan pada pasal-pasal +9- $" berlaku juga terhadap hubungannya terhadap pengusaha kapal. !asal &)( %ila pada nakh)da di luar 'nd)nesia tidak mempunyai dana untuk menutupi pengeluaran yang perlu sekali untuk melanjutkan perjalanannya, dan ia tidak dapat memper)lehnya dengan mengeluarkan *esel atas pengusaha kapal ataupun dengan jalan lain, maka ia ber*enang untuk mengambil pinjaman uang dengan jaminan kapalnya atau, bila ia dalam hal itu tidak berhasil, menggadaikan atau menjual sebagian dari muatannya ia *ajib, bila sekiranya mungkin, menjelaskan kepada pengusaha kapal dan mereka yang berkepentingan pada muatannya dan menunggu perintah mereka, sebelum mulai melakukan salah satu dari tindakan itu. /erhadap )rang yang dengan itikad baik telah melakukan tindakan dengan nakh)da itu, tidak dapat dilakukan bantahan dengan tidak terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan di sini. Penjualan itu harus dilakukan di depan umum atau pada bursa. !asal &)) Pengusaha kapal harus mempertanggungja*abkan hasil penjualan barang itu kepada para pemilik atau mengganti nilainya menurut nilai barang dengan macam dan si,at yang sama di tempat dan pada *aktu yang sama, di mana muatan selebihnya akan diba*a ke tujuan yang sama, dikurangi dengan apa yang telah dihemat mengenai bea, biaya dan biaya muatan, bila nilai tersebut setelah pengurangan demikian lebih tinggi daripada hasilnya. !asal &)* @akh)da yang mendengar, bah*a bendera yang diba*anya berlayar telah menjadi tidak bebas, *ajib memasuki pelabuhan tak memihak yang paling dekat di sekitarnya dan tetap berlabuh di situ, sampai ia dapat berangkat secara aman atau telah menerima perintah yang pasti dari pengusaha kapalnya untuk berangkat. !asal &)+ %ila ternyata kepada nakh)da, bah*a pelabuhan yang ditentukan sebagai tujuan dibl)kir, maka ia *ajib memasuki pelabuhan yang terdekat di sekitarnya. !asal &), %ila kapal dipaksa masuk ke suatu pelabuhan, ditahan atau dihalangi, maka nakh)da *ajib menuntut kembali kapal dan muatannya dan untuk itu mengambil tindakan yang perlu ia segera memberitahukan kejadian tersebut kepada pengusaha kapal dan pencarter kapal dan sedapatdapatnya bertindak setelah berunding dengan mereka dan menurut perintah mereka. !asal &*@akh)da b)leh menyimpang dari arah yang harus diikutinya untuk menyelamatkan ji*a manusia.

Halaman #1 dari 1+$

!asal &*" @akh)da *ajib menjaga kepentingan mereka yang berhak atas muatannya selama perjalanan, untuk mengambil tindakan yang perlu untuk itu, dan bila perlu bertindak di depan pengadilan. /entang segala kejadian yang menyangkut muatan harus segera diberitahukan kepada pencarternya6 ia sedapat-dapatnya bertindak setelah berunding dan menurut perintah pencarter tersebut. (alam keadaan yang sangat mendesak, ia ber*enang untuk menjual muatannya, atau sebagian darinya, atau untuk mengambil pinjaman uang dengan menjaminkan muatan, guna menutup pengeluaran yang telah dilakukan untuk keperluan muatan itu. !asal &*"a %ila selama perjalanan di kapal terdapat )rang yang tidak mempunyai karcis perjalanan yang berlaku, dan tidak bersedia dan tidak mampu untuk membayar biaya angkutan pada teguran pertama dari nakh)da, maka nakh)da mempunyai hak untuk menyuruh ia melakukan pekerjaan di kapal yang mampu dikerjakannya, dan menurunkannya dari kapal pada kesempatan pertama. !asal &*% @akh)da tidak b)leh mengangkut barang dalam kapal untuk bebannya sendiri, kecuali berdasarkan perjanjian dengan pengusaha kapal atau i7in darinya, dan bila kapalnya dicarter, juga dari pencarter. %ila dilakukan perbuatan yang bertentangan dengan larangan ini, maka untuk barang itu harus dibayar biaya angkutan tertinggi yang dipersyaratkan atau dapat dipersyaratkan pada *aktu pemuatan untuk barang semacam itu dengan ketentuan tujuan yang sama, dan harus mengganti kerugian yang terjadi di samping itu. !asal &*& (engan tidak mengurangi ketentuan pasal ." alinea kedua, nakh)da hanya terikat, bila ia melampaui batas *e*enangnya atau dengan tegas menerima suatu ke*ajiban pribadi. !asal &*&a @akh)da yang dengan suatu cara telah bersikap tidak pantas terhadap kapal, muatan dan para penumpang, dengan keputusan 9ahkamah Pelayaran dapat dicabut *e*enangnya untuk berlayar sebagai nakh)da kapal 'nd)nesia, selama *aktu tertentu yang tidak lebih dari " tahun. /erhadap urusan ini tidak dapat diadakan pemeriksaan, kecuali atas pengaduan pengusaha kapal atau dari se)rang penumpang yang dimasukkan dalam tiga minggu setelah tibanya kapal di tempat pertama yang disinggahi )leh kapal setelah terjadinya sikap yang tidak pantas. (i 'nd)nesia yang berlaku sebagai tempat demikian hanyalah tempat yang ada syahbandarnya, dan di luar 'nd)nesia hanya tempat yang ada pega*ai k)nsulat 'nd)nesia. Pengaduan itu harus diteruskan kepada Kepala (epartemen 9arine 3K)mandan Angkatan :aut4, harus disampaikan di 'nd)nesia5 kepada syahbandar, di luar 'nd)nesia5 kepada pega*ai k)nsulat, dan )leh Kepala (epartemen 9arine, untuk pertimbangan sementara, diserahkan kepada &aksa Agung /entara. 3sudah disesuaikan dengan keadaan sekarang.4 %ila nasihat pega*ai tersebut men)lak, akan tetapi Kepala (epartemen 9arine menyetujui hal itu, pengaduan itu tidak dikabulkan. %ila nasihat tersebut tidak men)lak, atau bila Kepala (epartemen 9arine tidak dapat menyetujui nasihat yang men)lak itu, maka pengaduan itu )leh pejabat yang tersebut terakhir untuk penyelenggaraan pemeriksaan dan pengambilan keputusan, diteruskan kepada 9ahkamah Pelayaran. !asal &*' Pasal-pasal .#-.+"a tidak berlaku terhadap kapal yang isi k)t)rnya kurang dari +11 m .

Halaman #1 dari 1+$

(i atas kapal ini harus ada surat laut atau pas kapal, petikan register kapal, bila kapal itu terda,tar, da,tar anak buah kapal dan peraturan perundang-undangan dan reglemen-reglemen yang berlaku pada kapal ini. Ba1ian & Anak B2ah Kapal !asal &*( Untuk tiap-tiap kapal, dibuat di hadapan pega*ai yang diangkat )leh pengusaha yang ber*enang sebuah da,tar tentang semua )rang yang harus melakukan dinas anak buah kapal yang disebut da,tar anak buah kapal. (inas anak buah kapal adalah pekerjaan yang biasanya dilakukan )leh mereka, yang diterima untuk dinas di kapal kecuali pekerjaan nakh)da. (alam dinas anak buah kapal tidak dimasukkan segala pekerjaan kuli muatan dan pekerja yang melakukan pekerjaan di kapal, yang bersi,at sementara, dan dalam keadaan darurat dilakukan )leh para penumpang selain anak buah kapal. !asal &*) (a,tar anak buah kapal dibuat rangkap dua, satu lembar diperuntukkan bagi pega*ai penda,tar anak buah kapal, lembar lainnya bagi nakh)da. (a,tar anak buah kapal itu menyebut selain nama para anak buah kapal dan dengan tidak mengurangi hal yang diatur di lain tempat5 1. nama kapalnya6 ". nama pengusaha kapalnya dan nakh)danya6 . jabatan tiap anak buah kapal yang akan melakukan dinasnya di atas kapal dan siapa dari para anak buah kapal akan berpangkat per*ira. (a,tar itu ditandatangani )leh atau atas nama nakh)da dan )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal. (a,tar anak buah kapal itu bebas dari meterai. !asal &** %ila terjadi pergantian nakh)da atau bila terjadi perubahan dalam susunan pers)nil yang termuat dalam da,tar anak buah kapal atau perubahan dalam jabatan yang dipegang )leh se)rang anak buah kapal yang berdinas di kapal, maka lembaran da,tar anak buah kapal yang diperuntukkan bagi nakh)da, diubah sesuai dengan itu, di pelabuhan pertama di mana hal itu dapat dilakukan, di hadapan pega*ai penda,taran anak buah kapal. Perubahan itu diberi tanda pengesahan )leh atau atas nama nakh)da dan )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal. !asal &*+ %ila se)rang anak buah kapal harus dimasukkan dalam da,tar anak buah kapal, )leh atau atas nama nakh)da ditunjukkan salinan akta perjanjian kerja yang telah dibuat dengan anak buah kapal itu yang sebelumnya harus diberi tanda pengesahan )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal. Salinan perjanjian kerja dari semua )rang, yang melakukan dinas anak buah kapal, harus selalu ada di kapal itu. Ketentuan dalam pasal ini juga berlaku terhadap perjanjian kerja k)lekti, yang menjadi dasar bagi satu perjanjian kerja atau, lebih yang diadakan dengan para anak buah kapal yang terdapat dalam da,tar anak buah kapal. !asal &*,

Halaman #" dari 1+$

Setiap anak buah kapal di kapal harus diberi kesempatan untuk melihat da,tar anak buah kapal dan perjanjian yang menyangkut dirinya. !asal &+(alam da,tar anak buah kapal hanya b)leh dimuat mereka, yang telah membuat perjanjian kerja dengan pengusaha kapal atau dengan majikan lain, yang me*ajibkan mereka untuk melakukan dinas anak buah kapal di atas kapal atau yang dengan i7in pengusaha atas beban sendiri di atas kapal menjalankan perusahaan. !asal &+" Pega*ai penda,taran anak buah kapal harus mempunyai register dari da,tar anak buah kapal yang dibuat di hadapan mereka. !asal &+% Kuli muatan dan pekerja yang untuk sementara *aktu melakukan pekerjaan di kapal, disebutkan dalam da,tar yang ditandatangani )leh nakh)da dan diberi tanda pengesahan )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal. !asal &+& (engan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal #1a dan dalam alinea berikut dari pasal ini, maka dinas anak buah kapal hanya b)leh dilakukan )leh mereka yang termuat dalam da,tar anak buah kapal. (inas anak buah kapal b)leh dilakukan )leh pekerja yang diterima dalam perjalanan. Akan tetapi mereka harus mengadakan perjanjian kerja-laut dan dimasukkan dalam da,tar anak buah kapal di pelabuhan pertama di mana hal itu dapat dilakukan. !asal &+' Selama anak buah kapal berada dalam dinas di kapal, ia *ajib melaksanakan perintah nakh)da dengan seksama. %ila ia menganggap bah*a perintah ini mela*an hukum, di pelabuhan pertama yang disinggahi kapal itu, dan di tempat menurut perkiraan hal ini dapat dilakukan tanpa menghambat kapal, ia dapat minta bantuan kepada syahbandar atau di luar 'nd)nesia dari pega*ai dipl)matik atau pega*ai k)nsulat yang digaji, yang pertama dapat dicapai. !asal &+( /anpa i7in nakh)da, anak buah kapal tidak b)leh meninggalkan kapal. %ila nakh)da men)lak memberikan i7in, maka atas permintaan anak buah kapal itu, ia *ajib menyebut alasan pen)lakannya dalam buku harian, dan memberi ketegasan tertulis kepadanya tentang pen)lakan ini dalam dua belas jam. !asal &+) @akh)da mempunyai kekuasaan disipliner atas anak buah kapal. Untuk mempertahankan kekuasaan ini ia dapat mengambil tindakan yang selayaknya diperlukan. !asal &+*

Halaman # dari 1+$

%ila anak buah kapal meninggalkan kapal tanpa i7in, kembali tidak tepat pada *aktunya di kapal, melakukan pen)lakan kerja, melakukan dinas tidak sempurna, mengambil sikap tidak pantas terhadap nakh)da, terhadap anak buah kapal atau penumpang lain, dan mengganggu ketertiban, nakh)da dapat mengenakan denda sebesar upah yang ditetapkan dalam uang menurut lamanya *aktu dari setinggi-tingginya sepuluh hari, namun denda itu tidak b)leh berjumlah lebih dari sepertiga dari upah untuk seluruh masa perjalanan. (alam masa sepuluh hari tidak b)leh dikenakan denda yang keseluruhannya berjumlah lebih tinggi dari jumlah tertinggi tersebut. Pengenaan denda dapat dilakukan dengan syarat. Ketentuan tujuan denda harus dinyatakan dalam perjanjian kerjanya. (enda tidak b)leh menguntungkan baik nakh)da maupun pengusaha kapal. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$11u tidak berlaku dalam hal ini. !asal &++ (i samping atau sebagai pengganti denda seperti dimaksud dalam pasal sebelum ini, nakh)da dapat mengurung pembantu anak buah kapal satu sampai tiga hari dalam kamar atau memasukkannya dalam penjara bila ia tidak mau bekerja, bersikap tidak pantas terhadapnya, terhadap se)rang anak buah kapal atau salah se)rang penumpang lainnya, dan mengganggu ketertiban. @akh)da dapat mengurung selama satu sampai tiga hari dalam kamar atau memasukkan dalam penjara pembantu anak buah kapal yang telah satu kali dihukum karena meninggalkan kapal tanpa i7innya, tidak kembali pada *aktunya ke kapal atau tidak melaksanakan dinas dengan sempurna, bila ia mengulanginya dalam masa satu perjalanan yang sama. !asal &+, %ila karena peristi*a yang dimaksud dalam pasal !# nakh)da seketika menghentikan hubungan dinas, maka karena peristi*a itu tidak dapat sekaligus juga memberi hukuman. !asal &,Sebelum mengenakan hukuman nakh)da *ajib mendengar yang bersangkutan dan dua saksi dengan dihadiri sedapat mungkin )leh dua )rang per*ira kapal yang dalam da,tar anak buah kapal ditunjuk untuk itu. Suatu hukuman tidak dapat dikenakan lebih cepat dari dua belas jam dan tidak lebih lambat dari satu minggu setelah terjadi peristi*a, kecuali bila keadaan membuat penyimpangan menjadi sangat diperlukan. /iap hukuman harus segera dicatat dalam register hukuman, dengan menyebutkan peristi*a yang menyebabkan pengenaan hukuman dan tentang hari terjadinya hal itu, beserta hari dikenakannya hukuman. /iap pencatatan harus ditandatangani )leh nakh)da dan para per*ira kapal yang tersebut dalam alinea pertama. Hukuman yang tidak dicatat dalam register dianggap dikenakan dengan tidak sah. Anak buah kapal dapat naik banding tentang penjatuhan hukuman itu di &a*a dan 9adura pada residentierechter 3kini dapat disamakan dengan hakim karesidenan4 yang di *ilayah kapal berada pada *aktu perm)h)nan banding diajukan, dan di luar &a*a dan 9adura pada Kepala Pemerintahan (aerah setempat. Perm)h)nan banding tidak dapat lagi diterima, bila diajukan setelah sembilan puluh hari setelah anak buah kapal dijatuhi hukuman dan berada untuk pertama kali di pelabuhan 'nd)nesia. -esidentierechter atau Kepala Pemerintahan (aerah setempat mempertahankan, meringankan atau menghapuskan hukuman yang dijatuhkan. Pencatatan keputusan banding diurus )leh nakh)da ke dalam register hukuman di samping hukuman yang dijatuhkan. /erhadap keputusan itu tidak diperkenankan untuk mengadakan perla*anan atau upaya hukum lebih tinggi. Ketetapan berdasarkan alinea yang lain pasal ini tidak diambil kecuali setelah mendengar atau pemanggilan secukupnya pihak-pihak. %ila ketetapan itu mengenai denda, hal itu dapat diberikan dalam bentuk seperti yang ditentukan dalam -eglemen Acara Perdata pasal . +.

Halaman #. dari 1+$

!asal &," Anak buah kapal tidak b)leh memba*a atau mempunyai minuman keras atau senjata di kapal tanpa i7in nakh)da. %arang yang kedapatan di kapal yang bertentangan dengan ketentuan ini, dapat disita )leh nakh)da dan dihancurkan atau dijual untuk keperluan lembaga bagi para pelaut yang ditunjuk )leh Kepala (ienst 2an Scheep2aart 3kini dapat disamakan dengan (irektur &enderal Perhubungan :aut4, kecuali bila ketentuan undang-undang menentang hal ini. @akh)da mempunyai *e*enang yang sama terhadap barang selundupan, barang larangan, candu atau )bat bius lainnya, yang diba*a )leh anak buah kapal atau ada padanya di kapal. !asal &,% Untuk pemakaian )leh para anak buah kapal, tidak b)leh ada minuman keras di kapal melebihi jumlah yang ditentukan )leh atau atas nama Kepala (epartemen 9arine. 9inuman keras yang berada di kapal dan bertentangan dengan ketentuan ini, yang didapati )leh p)lisi atau pejabat bea dan cukai, dapat disita )leh mereka. 9inuman keras itu dapat dijual untuk keperluan lembaga yang dimaksud dalam pasal 91 alinea kedua. Ba1ian ' !en23pan1 !asal &,& @akh)da mempunyai kekuasaan di kapal atas semua penumpang. 9ereka *ajib menaati perintah yang diberikan )leh nakh)da untuk kepentingan keamanan atau untuk mempertahankan ketertiban dan disiplin. !asal &,' Penumpang tidak b)leh mengangkut barang di kapal atas beban sendiri, kecuali berdasarkan perjanjian dengan pengusaha kapal atau i7innya, dan bila kapal itu dicarter, juga dari pencarter. %ila dilakukan perbuatan yang bertentangan dengan ini, maka untuk barang itu harus dibayar biaya angkutan tertinggi yang dipersyaratkan atau dapat dipersyaratkan untuk barang-barang semacam itu dengan ketentuan tujuan yang sama pada *aktu pemuatan, dan harus dibayar ganti rugi yang terjadi di samping itu. %ila barang tersebut berbahaya untuk barang lain atau untuk kapalnya ataupun dianggap sebagai barang larangan, maka nakh)da ber*enang menurunkan ke darat atau bila perlu melemparkannya ke laut. !asal &,'a /erhadap para penumpang yang melakukan kejahatan dalam kapal di luar perairan terit)rial, nakh)da *ajib mengambil semua tindakan pencegahan yang diharuskan )leh si,at perkaranya6 bila perhubungan bebas mereka membahayakan, atau diharuskan )leh kepentingan penuntutan, maka bila mungkin dengan berunding dengan dua )rang per*ira kapal yang dalam da,tar anak buah kapal ditunjuk, nakh)da dapat memasukkan mereka dalam tahanan6 ia mengumpulkan bukti dari perbuatan yang telah dilakukannya, membuat lap)ran tentang keterangan saksi, memuatkan tindakan yang telah diambil dalam register hukuman, dan memberitahukan kepada pejabat yang diserahi tugas penuntutan dengan menunjukkan register hukuman dan bukti yang dikumpulkan, bila ia tiba di pelabuhan 'nd)nesia. %ila nakh)da memasuki pelabuhan di luar 'nd)nesia, pemberitahuan itu dilakukan )lehnya kepada k)mandan kapal perang 'nd)nesia, sekiranya ada di sana, dan bila ini tidak ada kepada k)nsul 'nd)nesia, bila ini pun tidak ada, kepada pejabat setempat.

Halaman #+ dari 1+$

(i situ nakh)da meminta nasihat para pejabat dan menetapkan tindakan, sehingga )rang yang telah melakukan kejahatan itu, dengan bukti yang dikumpulkan segera dan pasti dapat diserahkan kepada hakim yang ber*enang di 'nd)nesia. /indakan pencegahan yang dimaksud dalam alinea pertama juga berlaku, bila sese)rang dalam perjalanan menjadi gila. /entang kejadian yang diatur dalam pasal ini disebutkan juga dalam buku harian. 9eskipun nakh)da tidak *ajib mempunyai register hukuman di kapal, ia ber*enang untuk mengambil tindakan yang disebut dalam pasal ini. (alam hal itu bila kapalnya tiba di tempat tujuannya di 'nd)nesia, ia *ajib segera memberitahukan hal itu dan kejahatan yang dilakukan di kapal kepada pejabat bersangkutan yang ditugaskan dengan penuntutan kejahatan. BAB I7 ! ./AN/IAN K ./A-9AUT Ba1ian " !er6an6ian Ker6a-9a2t !ada U323n;a #2b " Ketent2an-ketent2an U323 !asal &,( Bang diartikan dengan perjanjian kerja-laut adalah perjanjian yang diadakan antara se)rang pengusaha perkapalan pada satu pihak dengan se)rang buruh di pihak lain, di mana yang terakhir ini mengikat dirinya untuk melakukan pekerjaan dalam dinas pada pengusaha perkapalan dengan mendapat upah sebagai nakh)da atau anak buah kapal. /erhadap perjanjian kerja antara majikan lain dan se)rang buruh di mana yang terakhir ini mengikat diri untuk melakukan dinas anak buah kapal berlaku selama *aktu buruh itu terdapat dalam da,tar anak buah kapal, ketentuan bab ini, kecuali pasal-pasal 99-.1" dan .1.. !asal &,) /erhadap perjanjian kerja laut di samping ketentuan bab ini berlaku ketentuan-ketentuan dari Kitab Undang-undang Hukum Perdata %uku Ketiga, %ab D''A %agian ke-", ke- , ke-. dan ke-+ bila berlakunya itu tidak dilarang. !asal &,* Selama perjalanan, nakh)da me*akili pengusaha kapal dan majikan lainnya yang buruhnya bekerja di kapal yang dipimpinnya dalam melaksanakan perjanjian kerja yang diadakan dengan mereka. !asal &,+ Perjanjian kerja laut dapat diadakan untuk *aktu tertentu, untuk satu perjalanan atau lebih, untuk *aktu yang tidak tertentu atau sampai pemutusan perjanjian. !asal &,, Perjanjian kerja antara pengusaha kapal dan se)rang buruh yang akan bertindak sebagai nakh)da atau per*ira kapal, harus diadakan secara tertulis dengan ancaman hukuman perjanjian kerja menjadi batal. %iaya akta dan biaya tambahan lain menjadi beban pengusaha kapal. !asal '--

Halaman #$ dari 1+$

Perjanjian kerja antara pengusaha kapal dan se)rang buruh yang akan bertindak sebagai pembantu anak buah kapal, dengan ancaman hukuman menjadi batal, harus dilakukan di hadapan pega*ai yang diangkat )leh pejabat yang ber*enang. Sebelum bertanya kepada buruh apakah ia menyetujui perjanjian, pega*ai menerangkan dengan jelas isi perjanjian itu kepada buruh dan meyakinkan bah*a ia telah mengerti isinya. Segera setelah tercapai persetujuan, pega*ai tersebut membuat akta perjanjian. Akta harus ditandatangani selain )leh pega*ai tersebut juga )leh pengusaha kapal atau atas namanya dan ditandatangani )leh buruh atau dibubuhi cap jari. %iaya akta dan biaya tambahan lain menjadi beban pengusaha kapal. Perjanjian kerja hanya dapat dibuktikan dengan akta ini. !asal '-" Perjanjian kerja antara pengusaha kapal dengan )rang yang akan menjadi anak buah kapal harus memuat, selain apa yang diatur di tempat lain5 1. nama dan nama depan buruh itu, hari kelahirannya atau setidak-tidaknya perkiraan umumnya, tempat kelahirannya6 ". tempat dan hari penutupan perjanjian itu6 . penunjukan kapal atau kapal-kapal tempat buruh itu mengikat diri akan bekerja6 .. perjalanan atau perjalanan -perjalanan yang akan dilakukan, bila ini sudah pasti6 +. jabatan yang akan dipegang buruh dalam dinasnya6 $. penyebutan apakah buruh juga mengikat diri untuk melakukan pekerjaan di darat dan bila demikian pekerjaan apa6 #. bila mungkin, hari dan tempat di mana akan dimulainya dinas di kapal6 !. ketentuan pasal .1+ tentang hak atas hari-hari libur6 9. mengenai pengakhiran hubungan kerja5 a. bila perjanjian diadakan untuk *aktu tertentu, hari pengakhiran hubungan kerjanya, dengan menyebutkan isi pasal ..!6 b. bila perjanjian diadakan menurut perjalanan, pelabuhan yang diperjanjikan untuk pengakhiran hubungan kerja itu, dengan menyebutkan isi pasal ..9 alinea kedua, bila pelabuhannya adalah pelabuhan 'nd)nesia, juga pasal .+" alinea pertama dan kedua, sekedar disebut atau tidak nama pelabuhan itu6 c. bila perjanjian itu diadakan untuk *aktu tak tertentu, isi pasal .+1 alinea pertama. %ila nama tempat dan hari kelahiran buruh tidak diketahui, hal itu diberitahukan dalam perjanjian. Penunjukan kapal atau kapal-kapal dalam perjanjian di mana buruh mengikatkan diri akan melakukan dinas dapat juga dilakukan dengan menentukan, bah*a ia akan melakukan dinasnya di atas sebuah kapal atau lebih yang ditunjuk )leh pengusaha kapal, yang termasuk kapal yang digunakan )leh pengusaha kapal untuk pelayaran di laut. %ila pihak-pihak itu menghendaki penyimpangan dari ketentuan pasal-pasal .1+, ..!, ..9 alinea kedua, .+1 alinea pertama, atau .+" pertama atau kedua, bila hal itu menurut undangundang diperkenankan, untuk gantinya pengaturan yang menyimpang itu dimuat dalam perjanjian tersebut. !asal '-% Penentuan jumlah upah yang akan dibayar dalam uang tidak dapat diserahkan kepada kehendak dari salah satu pihak. Perjanjian kerja laut, dengan ancaman akan menjadi batal, harus menentukan jumlah upah yang akan dibayar dalam uang atau menetapkan bagaimana hal itu akan ditentukan. Salah satu cara dapat dilakukan dengan peraturan upah yang dalam perjanjian kerja laut itu ditunjuk kepadanya, dan yang tidak dapat diubah dengan merugikan buruh. /erhadap peraturan ini tidak berlaku Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal-pasal 1$11j1$11m.

Halaman ## dari 1+$

%ila untuk melaksanakan perjanjian kerja yang batal ia telah melakukan pekerjaan, kepadanya dibayarkan penggantian yang sama dengan upah untuk pekerjaan itu menurut kebiasaan. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$11E alinea pertama dalam hal ini tidak berlaku. !asal '-& (alam pengetrapan ketentuan dalam pasal-pasal !# alinea pertama, .1$ alinea pertama, .1$a, .1$b, ."1, ..# dan .+" alinea ketiga, maka upah yang ditetapkan menurut perjalanan, dianggap ditetapkan masa *aktu yang sama dengan lama rata-rata perjalanan itu. !asal '-' Suatu persyaratan dalam perjanjian kerja laut yang membatasi kebebasan buruh untuk melakukan pekerjaan setelah hubungan dinasnya berakhir, adalah batal. 3KUH( 99 dst.4 Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$11E dalam hal ini tidak berlaku. !asal '-( (alam perjanjian, pihak-pihak tidak dapat menyimpang dari ketentuan dalam pasal-pasal !.!#, $9, 9#-.1 , .11 alinea pertama, .1#, ."1 alinea pertama dan ketiga, ."!, ."9, . $-..", ..+, ..$, .+"a, .+"e, .+",, ataupun dari ketentuan dalam pasal-pasal .19, .1+, .1$, .1$a.1$,, ."1 alinea keempat, ."1-."$, . 1, . +, .. , ..#, ..9, .+1, .+", .+"c, dan .+"g, dengan merugikan nakh)da dan anak buah kapalnya. 9ereka tidak b)leh memasukkan ketentuan dalam perjanjian yang menyimpang dari peraturan perundang-undangan mengenai *e*enang hakim untuk mengadili perselisihan tentang perjanjian ini, dengan tidak mengurangi kemungkinan mengikat diri untuk menyerahkan perselisihan kepada putusan hakim yang bertempat tinggal di 'nd)nesia. !asal '-) -esidentierechter tidak memberikan putusan berdasarkan pasal-pasal .1$, alinea kedua, ."1, .+"a, .+"e, .+",, dan .+"g, sebelum mendengar atau memanggil secukupnya pihak-pihak. Pada pemanggilan pihak lainnya dilampirkan salinan dari surat perm)h)nannya. (alam hal-hal tersebut dalam pasal-pasal .1$, alinea kedua, .+"a, .+"e, .+",, dan .+"g, putusannya dapat diberikan dalam bentuk seperti tercantum dalam -eglemen Acara Perdata pasal . +. !asal '-* Ketentuan bab ini tidak berlaku terhadap dinas di kapal yang isi k)t)rnya kurang dari 111 9 , bila kapal itu diperlengkapi dengan alat secara mekanis dan yang isi k)t)rnya kurang dari 11 9 , bila hal ini tidak demikian adanya. Ketentuan bab ini juga tidak berlaku, bila kapal dipakai semata-mata untuk pelayaran perc)baan di laut. #2b % !er6an6ian Ker6a 9a2t Nakhoda !asal '-+ Sejak saat hubungan kerja itu akan dimulai menurut perjanjian kerja, nakh)da *ajib menyediakan diri bagi pengusaha kapal untuk memimpin kapal yang ditunjuk dalam perjanjian, atau bila ini tidak menyebutkan apa-apa, kapal yang ditunjuk )leh pengusaha kapal, asalkan ini termasuk kapal yang digunakan pengusaha kapal untuk pelayaran di laut. %ila tentang permulaan hubungan kerja tidak ditentukan apa-apa, maka hal itu untuk berlakunya peraturan ini dianggap jatuh bersamaan dengan pengadaan perjanjian tersebut.

Halaman #! dari 1+$

!asal '-, Kecuali bila perjanjian diadakan menurut perjalanan, maka nakh)da, yang untuk tiap tahun bekerja tanpa terputus-putus pada pihak yang lain, berhak atas hari libur sedikit-dikitnya empat belas hari atau atas pilihan pengusaha kapal dua kali delapan hari berturut-turut dengan tetap mendapat upah. Hari libur ini harus diberikan paling lambat segera setelah berakhirnya tahun, kecuali bila pengusaha kapal untuk kepentingan dinas lebih suka memberikan penundaan hari :ibur itu, akan tetapi tidak lebih lama dari satu tahun. Pada *aktu pengakhiran hubungan dinas itu, nakh)da harus sudah menikmati semua hari libur yang menjadi haknya. (alam penghitungan hari libur yang berkenaan dengan hubungan tahun dinas tertentu, maka b)leh dikurangkan cuti luar negeri yang jatuh dalam tahun dinas itu atau cuti dalam negeri yang menurut si,atnya disamakan dengan itu, *aktu yang digunakan dalam dinas militer dan cuti untuk mengikuti kursus untuk memper)leh pangkat yang lebih tinggi. @akh)da yang bertempat tinggal di 'nd)nesia diberi hari liburnya, di 'nd)nesia, bila ia menginginkan, yaitu di pelabuhan yang dipilihnya, bila kapal tempat ia berdinas singgah di pelabuhan itu, dan bila hal itu dapat disesuaikan dengan kepentingan dinas. Hak atas hari libur terhapus, bila nakh)da tidak meminta sebelum berakhirnya tahun untuk mana hari libur itu menjadi haknya. Untuk tiap hari libur yang menjadi hak nakh)da, yang tidak dinikmatinya, di samping upah yang harus dibayar kepadanya, ia berhak atas penggantian yang sama besarnya dengan upah yang dalam uang yang diper)lehnya terakhir. Penggantian ini tidak diberikan, bila nakh)da tidak menggunakan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk mengambil hari libur yang menjadi haknya. Bang diartikan dengan upah dalam alinea pertama pasal ini ialah upah yang harus dibayar dalam uang tanpa mengikutkan premi dan tunjangan lain, baik yang berhubungan dengan ekspl)itasi kapal atau hasil dari perusahaan, maupun dengan kerja lembur atau pekerjaan khusus yang harus dilakukan nakh)da, ataupun yang berhubungan dengan tatanan, tujuan atau muatan khusus kapal itu, akan tetapi ditambah dengan jumlah yang menjadi dasar penghitungan kenikmatan makan cuma-cuma atau yang menjadi dasar. !asal '"@akh)da hanya dapat dijatuhi denda berdasarkan persyaratan dalam perjanjian kerja atau berdasarkan peraturan yang ditunjuk dalam perjanjian kerja itu, karena pelanggaran ketentuan yang harus diuraikan di dalamnya dan sampai jumlah tertinggi yang harus ditetapkan di dalamnya. Penentuan tujuan denda itu harus disebut dalam perjanjian. (enda itu tidak b)leh menguntungkan pengusaha kapal. (enda itu didahulukan terhadap bagian upah nakh)da yang harus dibayar dalam uang, yang dapat ditahan sampai jumlah itu, dan pertama-tama dibebankan pada bagian upah yang dibayarkan kepada nakh)da secara pribadi. Alinea terakhir pasal .1# berlaku di sini. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$11u dalam hal ini tidak berlaku. !asal '"" Selain dalam hal tersebut dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 alinea kedua, bagi pengusaha kapal akan dapat dianggap juga ada alasan mendesak5 1. bila nakh)da menganiaya se)rang penumpang di atas kapal yang dipimpinnya, menghinanya dengan kasar, mengancamnya dengan sungguh-sungguh, membujuk atau menc)ba membujuknya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang atau kesusilaan6 ". bila nakh)da men)lak memenuhi perintah yang diberikan kepadanya sesuai dengan ketentuan dalam pasal .1!6 . bila *e*enang nakh)da, untuk sementara ataupun untuk selamanya, dicabut untuk melakukan dinas selaku nakh)da di atas kapal6 .. bila di luar pengetahuan pengusaha kapal, nakh)da memasukkan barang selundupan atau membiarkan barang itu dimasukkan di atas kapal.

Halaman #9 dari 1+$

!asal '"% Pasal-pasal .1$-.1$h dan .19-."$ berlaku juga terhadap perjanjian kerja nakh)da. #2b & !er6an6ian Ker6a 9a2t !ara Anak B2ah Kapal !asal '"& Sejak saat hubungan kerja itu akan mulai menurut perjanjian kerja, buruh *ajib menyediakan diri bagi pengusaha kapal untuk ditempatkan sebagai anak buah kapal di kapal yang ditunjuk dalam perjanjian. %ila tentang mulai berlakunya hubungan dinasnya tidak ditentukan apa-apa, maka mulai berlakunya peraturan ini dianggap jatuh bersamaan dengan pengadaan perjanjian itu. !asal '"' @akh)da dapat minta bantuan alat negara terhadap buruh yang telah mengikat diri untuk bekerja sebagai anak buah kapal, bila ia men)lak untuk datang di kapal atau meninggalkan kapalnya tanpa i7in. !asal '"( Anak buah kapal yang telah mengadakan perjanjian untuk sekurang-kurangnya satu tahun, untuk tiap tahun tanpa terputus-putus dalam dinas pada pihak lain, ia mempunyai hak atas tujuh hari libur atau atas pilihan pengusaha kapal dua kali lima hari berturut-turut dengan tetap mendapat upah, kecuali bila perjanjian diadakan menurut perjalanan. Hari libur ini harus diberikan paling lambat segera setelah tahun berakhir, kecuali bila untuk kepentingan dinas pengusaha kapal lebih suka memberikan penundaan hari libur itu, akan tetapi tidak lebih lama dari satu tahun. Pada *aktu pengakhiran hubungan kerja anak buah kapal harus sudah menikmati semua hari libur yang menjadi haknya. (alam perhitungan hari libur yang berkenaan dengan hubungan kerja tertentu, b)leh dikurangkan dengan cuti luar negeri yang jatuh dalam tahun kerja itu atau cuti dalam negeri yang menurut si,atnya disamakan dengan itu, *aktu yang digunakan dalam dinas militer dan cuti untuk mengikuti kursus untuk memper)leh pangkat yang lebih tinggi. Anak buah kapal yang bertempat tinggal di 'nd)nesia diberi hari liburnya, bila ia menginginkan, di 'nd)nesia yaitu di pelabuhan yang dipilihnya, bila kapal tempat ia berdinas singgah di pelabuhan itu, dan bila hal itu dapat disesuaikan dengan kepentingan dinas. Hak atas hari libur terhapus, bila anak buah kapal itu tidak memintanya sebelum akhir tahun untuk mana hari liburnya menjadi haknya. Untuk tiap hari libur yang menjadi hak anak buah kapal yang tidak dinikmatinya, di samping upah yang harus dibayar kepadanya, dia mendapat hak atas penggantian yang sama besarnya dengan upah untuk satu hari yang terakhir dinikmatinya. Penggantian ini tidak diberikan, bila anak buah kapal itu tidak menggunakan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk mengambil hari libur yang menjadi haknya. Bang diartikan dengan upah dalam alinea pertama pasal ini ialah upah yang harus dibayar dalam uang tanpa mengikutkan premi dan tunjangan lain, baik yang berhubungan dengan ekspl)itasi kapal atau hasil perusahaan, maupun kerja lembur atau pekerjaan khusus yang harus dilakukan anak buah kapal itu, ataupun yang berhubungan dengan tatanan, ketentuan tujuan atau muatan khusus kapal itu, akan tetapi ditambah dengan jumlah yang menjadi dasar atau harus menjadi dasar penghitungan kenikmatan makan cuma-cuma. /erhadap per*ira kapal berlaku ketentuan pada pasal .19. !asal '")

Halaman !1 dari 1+$

Se)rang buruh yang telah mengadakan perjanjian kerja untuk sekurang-kurangnya satu tahun, atau selama satu setengah tahun tanpa terputus-putus bekerja pada pengusaha kapal, dan yang menderita sakit atau mendapat kecelakaan se*aktu ia bekerja di kapal, juga bila hubungan kerja itu telah berakhir lebih dahulu, berhak atas bagian penuh dari upah yang ditetapkan dalam uang menurut lamanya *aktu, juga atas pera*atan dan peng)batan yang cukup selama ia ada di kapal. Pengusaha kapal dapat menurunkan dari kapal buruh yang ditimpa penyakit atau kecelakaan, di setiap tempat di 'nd)nesia, di mana buruh itu dapat memper)leh pera*atan tanpa biaya khusus. Pengusahaan kapal juga dapat menurunkan buruh itu di tempat-tempat lain, asalkan ia mena*arkan kepadanya pera*atan dan peng)batan yang cukup sampai ia sembuh kembali atas biaya pengusaha kapal, namun sekali-kali tidak lebih lama dari +" minggu, beserta secepat-cepatnya kemudian bila di samping itu perjanjian kerjanya telah berakhir, pengangkutan cuma-cuma ke tempat di mana perjanjian kerjanya telah diadakan. /ermasuk pengangkutan ialah biaya hidup dan penginapan selama perjalanan. /erhitung dari hari buruh itu meninggalkan kapal tempat ia bekerja, maka ia mempunyai hak atas !1F dari upah yang ditetapkan dalam uang menurut lamanya *aktu, yang dinikmatinya se*aktu ia ditimpa penyakit atau kecelakaan, sampai ia sembuh kembali, akan tetapi sampai paling tinggi selama "$ minggu. !asal '")a Se)rang buruh yang mengadakan perjanjian kerja untuk sekurang-kurangnya satu tahun, atau selama satu setengah tahun tanpa terputus-putus bekerja pada pengusaha kapal, yang menderita sakit atau mendapat kecelakaan se*aktu ia tidak berdinas di kapal, sejak hari ia ditimpa penyakit atau kecelakaan itu, ia berhak atas !1F dari upah yang ditetapkan menurut lamanya *aktu yang dinikmatinya *aktu itu, sampai ia sembuh kembali, akan tetapi paling tinggi selama "$ minggu. !asal '")b Se)rang buruh yang mengadakan perjanjian untuk kurang dari satu tahun, atau selama satu setengah tahun tanpa terputus-putus bekerja pada pengusaha kapal, bila ia ditimpa penyakit atau kecelakaan,ia mempunyai hak yang ditetapkan dalam pasal .1$ dan pasal .1$a, dengan pengertian, bah*a pembayaran upahnya hanya perlu dilakukan selama perjanjian kerjanya berlangsung, akan tetapi sekurang-kurangnya selama . minggu dan tidak lebih lama dari "$ minggu, !asal '"): (alam pasal .1$ dan pasal .1$a tidak dimasukkan dalam upah yang ditetapkan menurut lamanya *aktu premi dan tunjangan lain yang berhubungan dengan kerja lembur atau pekerjaan khusus yang harus dilakukan buruh itu ataupun yang berhubungan dengan tatanan, ketentuan tujuan atau muatan khusus dari kapal itu. !asal '")d %ila pengusaha kapal, dalam pelayarannya hanya mempunyai kapal yang isi k)t)r di ba*ah 11 m , maka terhadap kapal-kapal dari isi k)t)r sekurang-kurangnya 111 m yang dilengkapi dengan alat secara mekanis, pada penerapan pasal-pasal .1$, .1$a dan .1$b jangka *aktu +" dan "$ minggu diperpendek menjadi $ dan 1! minggu, dan persentase !1 menjadi +1. !asal '")e Hak buruh menurut pasal-pasal .1$-.1$d gugur5 1. bila ia harus menyelenggarakan sendiri pera*atan dan peng)batannya, bila ia atas perintah pengusaha kapal tidak segera ber)bat pada d)kter yang ber*enang di tempat ia berada, bila ia menghindarkan diri dari peng)batan d)kter ataupun tidak mematuhi dengan cukup peraturan yang diberikan )leh d)kter6

Halaman !1 dari 1+$

".

bila pera*atan dan peng)batan menjadi beban pengusaha kapal, bila ia lalai menggunakan kesempatan yang diberikan kepadanya, atau bila ia menghindarkan diri dari pera*atan atau peng)batan yang telah dimulai tanpa segera ber)bat atas biaya sendiri pada d)kter yang ber*enang di tempat ia berada, tidak tetap dalam peng)batan sampai ia sembuh dan tidak mengikuti dengan cukup peraturan yang diberikan )leh d)kter.

!asal '")> Pembayaran upahnya dapat dit)lak atau dikurangi )leh pengusaha kapal, bila penyakit atau kecelakaan itu merupakan akibat kesengajaan atau kesalahan besar dari buruh. Atas perm)h)nan buruh, residentierechter yang berada dalam daerahnya, ber*enang untuk mengambil keputusan menurut kelayakan dan bila demikian, sampai sejumlah berapa buruh itu berhak atas pembayaran upahnya. !asal '")1 Ketentuan pasal-pasal .1$-.1$, tidak berlaku sejauh peraturan perundang-undangan yang bersi,at umum, juga untuk keperluan buruh yang telah mengadakan perjanjian kerja laut, diadakan peraturan tentang pembayaran uang, pera*atan atau peng)batan pada *aktu sakit atau kecelakaan. !asal '")h Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"c dan pasal 1$1"h tidak berlaku di sini. !asal '"* (enda yang dimaksud dalam pasal !# didahulukan atas bagian upah buruh yang harus dibayar dalam uang, yang dapat ditahan sampai jumlah itu dan pertama-tama dibebankan kepada bagian upah yang dibayarkan kepada buruh pribadi. /erhadap bagian upah yang menurut Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"r diperkenankan untuk diadakan k)mpensasi )leh pengusaha kapal sebelum berakhirnya hubungan kerja, dikurangkan uang yang ditahan sebagai denda seperti yang dimaksud di sini. !asal '"+ Kecuali dalam hal tersebut dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 ) alinea kedua, bagi pengusaha kapal akan dapat dianggap ada alasan mendesak5 1. bila buruh menganiaya nakh)da atau se)rang penumpang kapal, menghinanya dengan kasar, mengancam dengan sungguh-sungguh, membujuk atau menc)ba membujuknya untuk melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang atau kesusilaan6 ". bila setelah hubungan dinas mulai, buruh tidak melap)rkan diri di kapal pada *aktu yang ditunjukkan )leh pengusaha kapal6 . bila *e*enang buruh untuk sementara atau untuk selamanya dicabut untuk melakukan dinas dalam jabatan yang untuk itu ia telah mengikatkan diri untuk bekerja6 .. bila di luar pengetahuan pengusaha kapal atau nakh)da, buruh memasukkan barang selundupan ke kapal atau menyimpannya di situ. !asal '", Selain dalam hal tersebut dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 p alinea kedua, bagi buruh akan dapat dianggap ada alasan mendesak5 1. bila pengusaha kapal memberi perintah kepadanya yang bertentangan dengan perjanjian kerjanya atau dengan ke*ajiban yang dibebankan kepada buruh )leh undang-undang6

Halaman !" dari 1+$

".

bila pengusaha kapal menentukan tujuan kapal ke pelabuhan suatu negara yang tersangkut dalam perang laut, atau ke pelabuhan yang dibl)kir, kecuali bila hal ini dengan tegas diatur lebih dulu dalam perjanjian kerjanya yang diadakan setelah pecahnya perang atau setelah bl)kade itu dinyatakan6 . bila dalam hal pasal $#, pengusaha kapal memberi perintah untuk berangkat ke pelabuhan musuh6 .. bila pengusaha kapal menggunakan atau menyuruh menggunakan kapalnya untuk perdagangan budak, pembajakan, pelayaran pembajakan yang terlarang atau untuk pengangkutan barang yang pemasukannya dilarang di negeri tujuan6 +. bila pengusaha kapal menggunakan kapalnya untuk pengangkutan barang terlarang, kecuali bila perjanjian kerjanya telah mengatur hal ini dengan tegas dan diadakan setelah pecahnya perang6 $. bila terhadapnya di kapal ada bahaya mengancam, bah*a ia akan dianiaya )leh nakh)da atau se)rang penumpang6 #. bila tempat menginapnya di kapal ada dalam keadaan yang merusak kesehatan buruh6 !. bila jatah makan yang menjadi haknya tidak diberikan kepadanya atau tidak diberikan dalam keadaan baik6 9. bila kapalnya kehilangan hak untuk memakai bendera 'nd)nesia6 11. bila perjanjian kerjanya diadakan untuk satu perjalanan tertentu atau lebih dan pengusaha kapal menyuruh kapalnya melakukan perjalanan lain. Apa yang ditentukan dalam n)m)r "1, 1, dan +1, tidak dianggap sebagai alasan mendesak, bila satu dan lainnya terjadi atas perintah 8ubernur &enderal 3Pemerintah4. !asal '%9asing-masing pihak setiap *aktu, juga sebelum hubungan dinasnya dimulai, karena alasanalasan penting, ber*enang untuk menghadap kepada residentierechter yang berada di dalam daerah kediamannya yang sesungguhnya, atau bila kapal itu berada di luar 'nd)nesia, kepada pega*ai dipl)matik atau k)nsulat 'nd)nesia, dengan perm)h)nan untuk menyatakan perjanjian kerjanya bubar. %uruh hanya dapat mengadakan perm)h)nan ini, bila hal ini selayaknya dapat dilakukan tanpa menghambat perjalanan kapal. Selain yang tersebut dalam alinea kedua pasal 1$1 2, dianggap pula sebagai alasan-alasan yang penting yaitu keadaan setelah perjanjian kerja atau yang timbul sesudahnya, keadaan perjalanannya ke tempat tujuan atau keadaan untuk meneruskan perjalanan itu, di mana pem)h)n akan dihadapkan kepada bahaya maut yang tak terduga sebelumnya, kecuali bila perjalanan itu diperintahkan )leh 8ubernur &enderal. (engan tidak mengurangi kejadian, bah*a buruh telah mengadakan perjanjian untuk satu tahun atau lebih, bila baginya ada kemungkinan untuk memper)leh pekerjaan yang lebih tinggi ia ber*enang untuk mengajukan perm)h)nan dimaksud dalam alinea pertama, asalkan ia menyediakan penggantinya tanpa menambah biaya bagi pengusaha kapal dan dapat diterima )lehnya. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 2 alinea pertama dalam hal ini tidak berlaku. !asal '%" %ila hubungan kerja diadakan menurut perjalanan dan karena tindakan penguasa atau karena keadaan memaksa, sehingga perjalanan itu tidak dapat dimulai atau setelah dimulai dihentikan, maka berakhirlah hubungan kerja itu. (alam hal yang tersebut terakhir, buruh mempunyai hak atas upah yang ditetapkan menurut lamanya *aktu, sampai saat ia dapat tiba kembali di tempat perjanjian kerja diadakan, dan bila ini diadakan di luar 'nd)nesia, di &akarta, atau sampai saat ia telah mendapat pekerjaan lain lebih dahulu. (alam hal ada sengketa, jumlah upah ditetapkan )leh residentierechter, yang di daerahnya perjanjian kerja itu diadakan atau perusahaan perkapalan itu berkedudukan atau bila tempat kedudukan perusahaan perkapalan itu ada di luar 'nd)nesia, dari tempat di 'nd)nesia dari mana perusahaan perkapalan itu dipimpin, dan bila tempat demikian tidak dapat ditunjuk, di &akarta.

Halaman ! dari 1+$

%ila buruh telah mengikat diri untuk bekerja di kapal tertentu saja dan kapal itu tenggelam, berlaku ketentuan pada alinea pertama, meskipun hubungan dinas tidak diadakan menurut perjalanan. !asal '%% Sejauh bagian upah yang dinyatakan dengan uang ditetapkan menurut perjalanan, maka buruh mempunyai hak alas kenaikan upah yang seimbang, bila perjalanan itu diperpanjang karena tindakan pengusaha kapal melebihi *aktu yang biasa. %agian upah yang dinyatakan dalam uang tidak dimasukkan premi dan tunjangan lain yang berhubungan dengan biaya ekspl)itasi kapal, hasil perusahaan atau muatan khusus kapal itu. !asal '%& %ila karena gangguan perang 3m)lest4 atau karena tinggal dalam pelabuhan darurat, atau karena alasan lain semacam itu *aktu perjalanan itu diperpanjang hingga melebihi *aktu yang biasa, maka buruh mempunyai hak juga atas kenaikan yang seimbang dari bagian upahnya yang dinyatakan dalam uang, sejauh hal itu ditetapkan menurut perjalanan. (alam bagian upah yang dinyatakan dalam uang, selain premi dan tunjangan lain yang disebut dalam alinea kedua pasal yang lampau, juga tidak termasuk premi dan tunjangan yang berhubungan dengan kerja lembur atau pekerjaan khusus yang harus dilakukan )leh buruh itu, atau dengan tatanan atau ketentuan tujuan khusus dari kapal itu. !asal '%' %ila hubungan kerja itu diadakan menurut perjalanan dan perjalanan itu tidak dimulai karena tindakan pengusaha kapal, atau dihentikan setelah dimulai, berakhirlah hubungan kerja. %uruh dalam hal itu mempunyai hak atas penggantian kerugian yang ditentukan dalam Kitab Undangundang Hukum Perdata pasal 1$1 G. !asal '%( &ika hubungan kerja berakhir tidak karena selesainya perjalanan atau perjalanan-perjalanan yang menjadi dasar hubungan itu, karena pemutusan hubungan itu )leh buruh selain apa yang diatur dalam pasal .19, karena pemutusan secara mela*an hukum )leh buruh, karena diputuskan )leh pengusaha perkapalan disebabkan hal-hal yang sangat mendesak yang segera diberitahukan kepada buruh atau karena pemutusan hubungan kerja atas permintaan buruh yang disebabkan )leh alasan yang sangat penting yang tidak termasuk alasan penting dalam arti Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 p atau dalam arti pasal .19 buku ini, maka buruh yang bertempat tinggal di 'nd)nesia berhak atas biaya angkutan ke tempat diadakannya perjanjian kerja, dan jika hal itu dilakukan di luar 'nd)nesia, angkutan ke &akarta. %ila buruh tidak bertempat tinggal di 'nd)nesia, maka ia mempunyai hak yang sama atas pengangkutan cuma-cuma ke tempat hubungan kerjanya di kapal dimulai, atau ke pelabuhan negara di mana ia bertempat tinggal menurut pilihan pengusaha kapal. Hak itu terhapus, bila buruh tidak menyatakan keinginannya untuk diangkut dengan cuma-cuma sebelum keberangkatan kapal itu dan paling lambat pada hari sesudah hari berakhirnya hubungan kerjanya dengan tidak ikut menghitung hari-hari yang dimaksud dalam pasal +.. (alam pengangkutan cuma-cuma termasuk biaya pemeliharaan hidup dan penginapan sejak berakhirnya hubungan kerja sampai tibanya buruh di tempat tujuannya. !asal '%) Pengusaha kapal yang *ajib mengangkut buruh dengan cuma-cuma ke suatu pelabuhan, berhak untuk memenuhi ke*ajibannya itu dengan memberikan pekerjaan kepadanya di kapal yang bertujuan ke pelabuhan dimaksud, sesuai dengan jabatan yang dipegangnya dalam dinas pengusaha kapal itu, asalkan ia mampu bekerja. Se)rang buruh ka*ulanegara %elanda dapat meminta, agar jabatan itu diberikan dalam kapal %elanda atau kapal 'nd)nesia.

Halaman !. dari 1+$

Perselisihan tentang pelaksanaan ketentuan ini diputus di 'nd)nesia )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal, dan di dalam *ilayah kerajaan di luar 'nd)nesia )leh pega*ai yang ber*enang dan di luar kerajaan dipl)matik atau pega*ai k)nsulat yang digaji, atau bila ini tidak ada, )leh penguasa yang ber*enang. Ba1ian % Dinas Di Kapal #2b " Dinas Nakhoda Di Kapal !asal '%* @akh)da dianggap berdinas sejak hari ia menerima tugasnya di kapal sampai hari ia dibebaskan dari tugas atau meletakkannya. !asal '%+ Peraturan yang ditetapkan )leh pengusaha kapal mengenai dinas itu di atas kapal bagi nakh)da mengikat, asalkan kepadanya diberikan selembar, dan sejauh isinya tidak bertentangan dengan perjanjian kerja yang diadakan )lehnya. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal-pasal 1$11j-1$11m dalam hal ini tidak berlaku. !asal '%, @akh)da selama berdinas di kapal mempunyai hak atas makan dan penginapan. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$11p dan pasal 1$11r, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '&%ila pengusaha kapal tanpa alasan sah menghambat nakh)da di suatu pelabuhan untuk menerima upahnya yang harus dibayar selama atau pada akhir tugasnya di kapal, maka ia dikenakan denda gulden per hari. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"G, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '&" @akh)da yang mengakhiri hubungan kerjanya, sedangkan kapal yang dipimpinnya berada dalam perjalanan, *ajib mengambil tindakan yang perlu untuk keamanan kapal, para penumpang dan muatannya, dengan ancaman hukuman ganti rugi. 8anti rugi ini mempunyai hak didahulukan atas bagian upah nakh)da yang harus dibayar yang dapat ditahan sampai jumlah itu dan pertama-tama dibebankan pada bagian upah yang dibayarkan kepada nakh)da pribadi. !asal '&% Setelah berakhirnya suatu perjalanan, nakh)da *ajib menyerahkan surat-surat kapal kepada pengusaha kapalnya dengan mendapat tanda bukti penerimaan. !asal '&& Pasal-pasal . #, ..1, dan ..+-.+", berlaku juga terhadap perjanjian kerja nakh)da. #2b % Dinas !ara Anak B2ah Kapal Di Kapal !asal '&'

Halaman !+ dari 1+$

Anak buah kapal dianggap bekerja di kapal sejak hari ditunjukkan di dalam da,tar anak buah kapal, atau bila itu tidak ada, sejak hari da,tar anak buah kapal itu dibuat, sampai dengan hari ia dibebaskan dari pekerjaan di kapal atau meletakkannya. !asal '&( Peraturan yang ditetapkan )leh pengusaha kapal tentang dinas di kapal mengikat anak buah kapal, asalkan selembar digantung di tempat yang setiap *aktu dapat didatangi )leh anak buah janji dan tetap tergantung di situ dan dapat dibaca dengan jelas dan sejauh isinya tidak bertentangan dengan perjanjian kerja yang diadakan )lehnya. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$11j-1$11m, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '&) Pengusaha kapal *ajib menyediakan makanan dan tempat tinggal yang pantas di kapal untuk anak buah kapal. Kecuali makanan p)k)k, maka makanan itu dapat diganti dengan uang makan, asalkan Pengusaha kapal melakukan pembayaran di muka untuk tidak lebih dari satu bulan. !asal '&* Untuk setiap hari bila uang makan tidak diberikan atau tidak diberikan sepenuhnya, anak buah kapal mempunyai hak atas ganti rugi yang jumlahnya ditentukan )leh Perjanjian kerja atau, bila ini tidak menyebutkan apa-apa, ditentukan )leh kebiasaan atau kepantasan. !asal '&+ Atas permintaan dari sekurang-kurangnya satu pertiga dari per*ira-Per*ira kapal atau dari anak buah kapal, diadakan penyelidikan tentang baik dan cukup banyaknya bahan makanan dan minuman. Pemeriksaan itu di 'nd)nesia dilakukan )leh pega*ai penda,taran anak buah kapal, di luar 'nd)nesia )leh pega*ai k)nsulat 'nd)nesia, atau bila ini tidak ada )leh pejabat yang ber*enang. @akh)da *ajib mengganti bahan makanan dan minuman yang tak dapat digunakan dengan yang dapat digunakan dan menyediakan apa yang diperlukan atau perintah pejabat tersebut. !asal '&, >leh sekurang-kurangnya bagian yang sama dari per*ira-per*ira kapal atau anak buah kapal dapat diadukan kepada pejabat tersebut tentang kurang cukupnya tempat beristirahat atau ruangan, yang terjadi setelah bert)laknya kapal, tentang hal itu diadakan penyelidikan. @akh)da *ajib melengkapi apa yang kurang itu atas perintah pejabat tersebut. @akh)da yang tidak memenuhi perintah yang diberikan sesuai dengan pasal ini dan pasal yang lampau, dianggap telah bersikap buruk terhadap anak buah kapal. !asal ''%ila anak buah kapal meninggal di luar tempat tinggalnya se*aktu ia bekerja dalam kapal, mayatnya dikubur atau dilemparkan ke laut atas biaya pengusaha kapal. !asal ''" @akh)da *ajib mengatur Pekerjaan anak buah kapal sesuai dengan ketentuan mengenai itu yang ditetapkan )leh peraturan perundang-undangan dan dalam batas peraturan-peraturan ini )leh perjanjian kerjanya. (alam keadaan bagaimanapun pada hari 9inggu pekerjaan harus tetap dibatasi sampai pada yang sangat perlu saja dengan mengindahkan kepentingan yang layak dari dinas. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"2, dalam hal ini tidak berlaku.

Halaman !$ dari 1+$

!asal ''% Anak buah kapal *ajib melakukan pekerjaan yang diperintahkan )leh nakh)da, akan tetapi mempunyai hak atas suatu tambahan upah untuk *aktu di mana ia melakukan pekerjaan dengan *aktu kerja lebih lama daripada yang ditentukan )leh peraturan perundang-undangan atau perjanjian kerjanya, kecuali bila nakh)da menganggap pekerjaan itu sangat perlu untuk keselamatan, kapal, para penumpang atau muatannya. &umlah tambahan upah itu ditentukan )leh perjanjian kerjanya atau, bila tidak disebutkan tentang hal itu, )leh kebiasaan @akh)da menyuruh menyelenggarakan catatan tentang setiap kerja lembur dalam register yang disediakan untuk itu. Hak untuk menagih tambahan upah itu dihapus dengan lampaunya *aktu satu bulan setelah berakhirnya dinas di kapal di pelabuhan 'nd)nesia, dan $ bulan setelah berakhirnya dinas di kapal di luar 'nd)nesia. Peraturan-peraturan mengenai kerja lembur ini tidak berlaku terhadap per*ira kapal, juga kepala dinas, d)kter, dan mark)nis. !asal ''& %ila kepada anak buah kapal setelah permulaan perjalanan untuk sementara *aktu diberikan pekerjaan lain daripada yang harus dikerjakannya sesuai dengan jabatannya menurut perjanjian kerja untuk berdinas di kapal, dan maka pekerjaan ini menurut perjanjian atau kebiasaan diberi upah lebih tinggi, 'a mempunyai hak atas upah yang lebih tinggi sesuai dengan itu. !asal ''' 9enyimpang dari apa yang ditentukan dalam Kitab Undang -undang Hukum Perdata pasal 1$1"p, untuk macam-macam perjanjian kerja tertentu yang ditunjuk )leh 8ubernur &enderal dapat ditentukan, bah*a selama perjalanan tidak b)leh dibayarkan kepada anak buah kapal lebih daripada bagian upah dalam uang yang ditunjuknya. !asal ''( %agian upah yang harus dibayar dalam uang yang diper)leh karena dinas di kapal, harus dilakukan dalam mata uang yang dinyatakan dalam perjanjian kerja, atau dalam mata uang yang berlaku di tempat pembayaran menurut kurs pada hari bersangkutan. Kurs yang dalam hal terakhir ini digunakan sebagai ukuran penghitungan, dicatat dalam buku harian dan atas permintaan anak buah kapal diberitahukan kepadanya. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"h, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '') Hak atas bagian upah yang diper)leh dalam dinas di kapal dan harus dibayar dalam uang, sejauh hal ini dikuasai )lehnya, )leh anak buah janji hanya dapat dilepaskan, termasuk digadaikan, untuk keperluan istrinya sebanyak-banyaknya sepertiga, untuk keperluan anakanaknya, para pemelihara anak anaknya dan )rang tuanya sebanyak-banyaknya separuh, dan untuk keluarga sedarah lainnya sampai derajat keempat dan untuk keluarga semua sampai bah*a jumlah yang diserahkannya tidak b)leh melampaui dua pertiga bagian derajat yang sama sebanyak-banyaknya sepertiga6 semua dengan pengertian, dari seluruh upah yang ditetapkan dalam uang. Pembayaran upah berdasarkan alinea pertama ini yang dilakukan dengan itikad baik atas permintaan anak buah kapal tersebut, kepada )rang lain daripada yang tersebut di situ, atau untuk bagian yang lebih besar daripada mereka yang mempunyai hak atasnya, membebaskan pengusaha kapal. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"g alinea kedua, dalam hal ini tidak berlaku. !asal ''*

Halaman !# dari 1+$

%ila anak buah kapal meninggal dalam dinas di kapal, bagian upah yang ditetapkan menurut lamanya *aktu dibayarkan sampai akhir bulan di mana kematian itu terjadi, akan tetapi tidak akan melampaui hari hubungan dinas itu menurut perjanjian kerjanya seharusnya sudah akan berakhir. !asal ''+ %ila hubungan kerja itu diadakan untuk *aktu tertentu, dan ini berakhir se*aktu kapal tempat anak buah kapal itu berdinas berada dalam perjalanan, berakhirlah hubungan kerjanya di pelabuhan pertama yang disinggahi kapal itu, di mana ada pega*ai penda,taran anak buah janji yang ditempatkan. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 e, ,, i bis, dan i ter, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '', Hubungan yang diadakan menurut perjalanan, berakhir bila perjalanan atau perjalananperjalanan yang diadakan untuk hubungan kerja itu sudah selesai. @amun demikian anak buah kapal, setelah mele*ati satu setengah tahun, dapat mengakhiri hubungan kerjanya dengan pemberitahuan di setiap pelabuhan yang disinggahi kapal itu, di mana ada pega*ai penda,taran anak buah kapal yang ditempatkan. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 e,,, i bis, i ter, dan u, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '(Hubungan kerja yang diadakan untuk *aktu tidak tertentu, dapat diakhiri )leh masing-masing pihak selama anak buah kapal berdinas di kapal, dengan pemberitahuan pemberhentian, dengan mengindahkan jangka *aktu yang ditetapkan untuk itu di setiap pelabuhan tempat kapal memuat atau memb)ngkar, di mana ada pega*ai penda,taran anak buah kapal. Kecuali bila dibuat perjanjian untuk jangka *aktu yang lebih panjang, maka hal itu adalah kali ". jam. &angka *aktu untuk pengusaha kapal tidak b)leh menjadi lebih pendek daripada untuk anak buah kapal. Hubungan kerja itu tidak berakhir karena kematian pengusaha kapal. @amun ahli *arisnya maupun anak buah kapal ber*enang untuk mengakhiri dengan pemberitahuan pemberhentian hubungan kerja untuk *aktu-*aktu tertentu seakan-akan diadakan untuk *aktu tak tertentu. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 h, i, i bis, i ter, dan k, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '(" Selama perjalanan kapal, di mana anak buah kapal berdinas, salah satu pihak hanya dapat mengakhiri hubungan kerjanya sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1 n menjelang saat kapal berada dalam suatu pelabuhan. !asal '(% %ila dibuat perjanjian, bah*a hubungan ketika akan berakhir pada *aktu kapal tiba kembali dalam suatu pelabuhan di 'nd)nesia yang disebut namanya, maka pengusaha kapal ber*enang untuk mengakhirinya dalam suatu pelabuhan yang dari situ pelabuhan 'nd)nesia tersebut dapat dicapai dengan cara lain dari. pada dengan kapal terbang, dalam kali ". jam. %ila nama pelabuhan di 'nd)nesia yang akan didarati kembali )leh kapal tidak disebut, maka pengusaha kapal ber*enang untuk mengakhiri hubungan kerja dalam suatu pelabuhan yang dari situ pelabuhan tempat diadakannya perjanjian kerja atau bila perjanjian kerja diadakan di luar 'nd)nesia, &akarta, dapat dicapai dengan cara seperti termaksud dalam alinea pertama. Selain biaya perjalanan, untuk hari-hari setelah Pengakhiran hubungan kerja sampai hari yang berikut pada hari yang seharusnya 'a dapat tiba, pengusaha kapal harus membayarkan kepada anak buah kapal, upah berdasarkan ketetapan dalam perjanjian kerja menurut lamanya *aktu, beserta biaya pemeliharaan hidup dan bila perlu biaya penginapan.

Halaman !! dari 1+$

(i dalam upah yang ditetapkan menurut lamanya *aktu dalam alinea yang lampau tidak termasuk premi dan tunjangan yang berhubungan dengan kerja lembur atau pekerjaan khusus yang harus dilakukan )leh anak buah kapal, dan dengan tatanan khusus ketentuan tujuan atau muatan kapal itu. !asal '(%a %ila pada akhir dinas di kapal timbul perselisihan mengenai penyelesaian perhitungan, pengusaha kapal sejauh mungkin *ajib menyerahkan kepada anak buah kapal itu suatu perhitungan tertulis. Pihak yang paling siap dapat menghadap residentierechter yang di daerahnya kapal itu tiba atau da,tar anak buah kapal itu dibuat, dengan perm)h)nan untuk memeriksa dan menetapkan perhitungan itu. %ila dinas itu berakhir di luar 'nd)nesia, maka masing-masing pihak untuk memper)leh keputusan sementara dapat menghadap pega*ai dipl)matik atau k)nsulat 'nd)nesia yang dapat dicapai paling a*al. !asal '(%b Setelah perjalanan berakhir, anak buah kapal yang hubungan kerjanya telah selesai, bagaimanapun juga *ajib membantu membuat suatu keterangan kapal atas keinginan nakh)da selama hari kerja. !asal '(%: %ila pengusaha kapal tanpa alasan sah menghambat per*ira kapal atau anak buah kapal di suatu pelabuhan untuk menerima upah mereka yang harus dibayar selama atau pada akhir tugasnya di kapal, maka ia dikenakan denda per hari gulden bagi per*ira kapal dan satu setengah gulden bagi anak buah kapal. Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"G, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '(%d Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1$1"1 dan pasal 1$1"m, dalam hal ini tidak berlaku. !asal '(%e Para anak buah kapal *ajib membantu menyelamatkan kapal dan muatan. 9ereka mempunyai hak atas upah luar biasa untuk hari-hari kerja tersebut. %ila ada perselisihan, maka upah itu ditetapkan )leh residentierechter, yang di daerahnya telah dilakukan penyelamatan itu. (i luar 'nd)nesia penetapan itu dilakukan )leh pega*ai dipl)matik atau k)nsulat 'nd)nesia, yang dapat dicapai paling a*al. !asal '(%> %ila sebuah kapal yang tidak diperuntukkan melakukan pekerjaan menghela, telah memberikan jasa penghelaan kepada kapal lain yang dijumpainya di lautan terbuka dalam keadaan yang tidak memberikan hak atas upah pen)l)ngan, para anak buah kapal mempunyai hak atas bagian dari upah penghelaan. Pengusaha kapal *ajib memberitahukan, bila dikehendaki, kepada setiap anak buah kapal jumlah upah penghelaan dan pembagiannya secara tertulis. %agian dari upah penghelaan untuk anak para anak buah kapal, dalam hal ada perselisihan, ditetapkan menurut kelayakan )leh residentierechter yang di daerahnya kapal itu tiba atau da,tar anak buah kapal itu dibuat. !asal '(%1

Halaman !9 dari 1+$

(alam hal hilangnya kapal karena kecelakaan, bila karena itu anak buah kapal menganggur, pengusaha kapal *ajib membayarkan kepada anak buah kapal itu ganti rugi, akan tetapi untuk sebanyak-banyaknya selama " bulan, sampai jumlah yang sama dengan bagian upah yang ditetapkan dalam perjanjian kerja menurut lamanya *aktu dalam uang. %ila upah itu untuk seluruhnya atau untuk sebagian tidak ditetapkan menurut lamanya *aktu, maka harus dibayar suatu yang sama dengan upah yang dibayar menurut kebiasaan karena suatu perjalanan seperti itu, di mana kapalnya hilang, dengan menetapkan seluruh menurut lamanya *aktu6 bila ada perselisihan, diambil keputusan )leh residentierechter yang daerahnya dibuat da,tar anak buah kapal itu atau terletak tempat kedudukan perusahaan kapal itu, atau bila perusahaan itu ada di luar 'nd)nesia, diputuskan )leh residentierechter tempat perusahaan kapal itu dipimpin di 'nd)nesia, dan bila tempat demikian tidak dapat ditunjukkan, )leh residentierechter &akarta. (alam upah yang ditetapkan menurut lamanya *aktu dalam alinea yang lampau, tidak dimasukkan premi dan tunjangan lain yang berhubungan dengan kerja lembur atau pekerjaan khusus yang harus dilakukan )leh anak buah kapal dan dengan tatanan, ketetapan tujuan atau muatan khusus kapal itu. %ila anak buah kapal berdasarkan ketentuan pasal ."1 berhak atas upah, maka upah ini dikurangkan dari ganti rugi yang dimaksud di sini. /untutan ganti rugi itu diberi hak didahulukan atas semua harta yang dapat dipindahkan dan harta tetap pengusaha kapal6 hak didahulukan itu mempunyai hak yang sama dengan yang dimaksud dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 11.9-.. Pengusaha kapal yang menyangka, bah*a se)rang anak buah kapal atau lebih mempunyai kesalahan besar terhadap kecelakaan kapal, bila 9ahkamah Pelayaran diperintahkan menyelidiki sebab kecelakaan kapal itu, dapat menghadap residentierechter dengan perm)h)nan untuk menangguhkan ke*ajiban yang dimaksud dalam alinea pertama terhadap anak buah kapal tertentu, sampai 9ahkamah Pelayaran telah memberi keputusan tentang sebab bencana itu. -esidentierechter itu berhubung dengan keputusan 9ahkamah Pelayaran dapat membebaskan pengusaha kapal untuk selamanya dari ke*ajibannya. 3KUH( .1+1, .1$.4 %erdasarkan S. 19 -.# j). S. 19 !-", yang berlaku sejak 1 April 19 !, maka %ab D dan D' diganti dengan %ab-bab D, DA, D%, dan D'. BAB 7 M N5A.T .KAN DAN M N5A.T . KA!A9 #2b " Ketent2an-ketent2an U323 !asal '(& Bang diartikan dengan mencarterkan 32er2rachten4 dan mencarter 3be2rachten4 ialah pencarteran menurut *aktu 3carter *aktu4 dan pencarteran menurut perjalanan 3carter perjalanan4. Percarteran menurut *aktu ialah perjanjian di mana pihak yang satu 3yang mencarterkan4 mengikatkan diri untuk menyediakan penggunaan sebuah kapal yang ditunjuk bagi pihak lainnya 3pencarter4, agar digunakan untuk keperluannya guna pelayaran di laut, dengan membayar suatu harga yang dihitung menurut lamanya *aktu. Pencarteran menurut perjalanan adalah perjanjian di mana pihak yang satu 3yang mencarterkan4 mengikatkan diri untuk menyediakan penggunaan sebuah kapal yang ditunjuk untuk seluruhnya atau untuk sebagian bagi pihak lainnya 3pencarter4, agar baginya dapat diangkut )rang atau barang melalui laut dengan satu perjalanan atau lebih dengan membayar harga tertentu untuk pengangkutan ini. !asal '(' 9asing-masing pihak dapat mengharap bah*a dari perjanjian itu dibuat suatu akta. Akta ini disebut carter-partai.

Halaman 91 dari 1+$

!asal '(( %arangsiapa mengadakan perjanjian pencarteran untuk )rang lain, bagaimanapun juga karena itu terikat terhadap pihak lainnya, kecuali bila dalam perjanjian itu 'a bertindak dalam batas kuasanya dan menyebutkan pemberi kuasanya. !asal '() (engan pemindahtanganan sebuah kapal, perjanjian pencarteran yang diadakan )leh pemilik sebelumnya tidak menjadi putus. Pemilik baru *ajib memenuhi perjanjian tersebut di samping yang memindahtangankan. !asal '(* %ila carter-partai dibuat atas nama, maka pencarter dapat mengalihkan hak dan ke*ajibannya kepada )rang lain dengan end)semen dan penyerahan akta itu. %ila carter-partai tidak dibuat atas nama, maka setelah end)semen dan penyerahan akta, pencarter tetap terikat terhadap yang mencarterkan untuk memenuhi ke*ajiban perjanjian itu. !asal '(+ %ila kapalnya pada *aktu yang ditentukan dalam perjanjian tidak tersedia bagi pencarter, ia dapat memutuskan perjanjian itu, dan memberitahukan dengan tertulis kepada pihak yang lain. %agaimanapun juga 'a mempunyai hak atas ganti rugi tanpa disyaratkan adanya pernyataan lalai, kecuali bila yang mencarterkan membuktikan, bah*a kelambatannya tidak dapat dipersalahkan kepadanya. !asal '(, Sebelum menggunakan apa yang ditentukan dalam carter-partai, pencarter ber*enang untuk menyuruh memeriksa kapal itu )leh se)rang ahli atau lebih atas biayanya. Para ahli diangkat )leh ketua raad 2an justitie di daerah kapal itu berada, setelah mendengar atau memanggil yang mencarterkan secukupnya atau )rang yang me*akilinya. Panggilan ini dilakukan dengan surat tercatat )leh panitera (i luar a,deling 3kini dapat disamakan dengan kabupaten4 yang ada raad 2an justitie, para ahli itu diangkat )leh kepala Pemerintahan (aerah setempat, yang di daerahnya kapal itu berada. Bang mencarterkan atau *akilnya *ajib, bila perlu, membantu pemeriksaannya dengan ancaman hukuman ganti rugi. Selama tidak ditunjukkan ketidakbenarannya, berita para ahli berlaku antara pihak-pihak pada perjanjian pencarteran sebagai bukti di hadapan pengadilan mengenai keadaan kapal itu pada *aktu pemeriksaan. Pencarter *ajib mengganti kerugian yang mencarterkan, yang sekiranya diderita )lehnya karena pemeriksaan dan kelambatan yang disebabkan )leh itu, kecuali bila dari pemeriksaan itu terbukti, bah*a kapal ada dalam keadaan tidak cukup terpelihara, tidak dilengkapi dengan cukup atau tidak c)c)k untuk penggunaan yang ditunjuk dalam carter-partai. #2b % !en:arteran Men2r2t Wakt2 !asal ')%ila diadakan pencarteran menurut *aktu, yang mencarterkan harus menyediakan kapalnya untuk digunakan )leh pencarter, dan selama berlangsungnya perjanjian itu menjaga agar tetap dalam keadaan cukup terpelihara, cukup dilengkapi dan diberi anak buah kapal dan c)c)k untuk penggunaan seperti yang ditunjuk dalam carter-partai. 'a menjamin kerugian yang diderita )leh pencarter akibat keadaan kapal, kembali bila 'a membuktikan telah memenuhi ke*ajibannya dalam hal ini.

Halaman 91 dari 1+$

%ila perjanjiannya mengenai kapal yang digerakkan secara mekanis, maka bahan bakar untuk mesinnya menjadi beban pencarter. !asal ')" Upah pen)l)ngan yang diper)leh )leh kapal itu selama berlangsungnya perjanjian, setelah dikurangi dengan semua biaya dan bagian yang menjadi hak )rang lain, dibagi sama rata )leh yang mencarterkan dan pencarter. !asal ')% Perjanjian berakhir dengan karamnya kapal, dan bila kapal hilang, pada hari pemberitaan terakhir. Uang carternya tidak harus dibayar selama kapal dalam keadaan tidak dapat digunakan akibat kerusakan yang diderita, karena kekurangan anak buah kapal atau bekal yang cukup. !asal ')& %ila uang carternya tidak dibayar pada *aktu yang ditentukan, maka pihak yang mencarterkan dapat memutuskan perjanjian itu, asalkan pemberitahuan tentang hal itu dilakukan secara tertulis kepada pihak lainnya. !asal ')' 9asing-masing pihak dapat memutuskan perjanjian dengan pemberitahuan tentang hal itu secara tertulis kepada pihak lainnya, jika karena tindakan penguasa atau karena pecahnya perang, pelaksanaan perjanjiannya terhalang dan tidak dapat dimulai kembali dalam *aktu yang layak. %ila kapal itu berisi muatan atau penumpang di dalamnya dan tidak berada dalam suatu pelabuhan, kapal itu harus menuju ke pelabuhan pertama yang dapat dicapai. !asal ')( (alam segala kejadian di mana perjanjian berakhir sebelum habis *aktunya, uang carternya harus dibayar sampai dengan hari berakhirnya. @amun bila dalam hal dari pasal .$ dan pasal .$. kapal berisi muatan atau penumpang di dalamnya, uang carter itu harus dibayar sampai hari muatan telah dib)ngkar atau penumpangnya telah diturunkan. BAB 7A ! NGANGKUTAN BA.ANG-BA.ANG #2b " Ketent2an-ketent2an U323 !asal ')) Pengangkut dalam pengertian bab ini ialah )rang yang mengikat diri, baik dengan carter menurut *aktu atau carter menurut perjalanan, maupun dengan suatu perjanjian lain, untuk menyelenggarakan pengangkutan barang seluruhnya atau sebagian melalui laut. !asal ')* Pengangkut dalam batas-batas yang layak, bebas dalam memilih alat pengangkutannya, kecuali bila diperjanjikan suatu alat pengangkutan tertentu. !asal ')+

Halaman 9" dari 1+$

Perjanjian pengangkutan menjanjikan pengangkut untuk menjaga keselamatan barang yang harus diangkut dari saat penerimaan sampai saat penyerahannya. Pengangkut harus mengganti kerugian karena tidak menyerahkan seluruh atau sebagian barangnya atau karena ada kerusakan, kecuali bila 'a membuktikan bah*a tidak diserahkannya barang itu seluruhnya atau sebagian atau kerusakannya itu adalah akibat suatu kejadian yang selayaknya tidak dapat dicegah atau dihindarinya, akibat si,atnya, keadaannya atau suatu cacat barangnya sendiri atau akibat kesalahan pengirim. 'a bertanggung ja*ab atas tindakan )rang yang dipekerjakannya, dan terhadap benda yang digunakannya dalam pengangkutan itu. !asal '), /erhadap pencurian dan hilangnya emas, perak, batu mulia dan barang berharga lainnya, uang dan surat-surat berharga, dan juga terhadap kerusakan barang-barang berharga yang mudah menjadi rusak, pengangkut hanya bertanggung ja*ab bila kepadanya diberitahukan tentang si,at dan nilai barang itu sebelum atau pada *aktu ia menerimanya. !asal '*Pengangkut tidak bebas untuk mempersyaratkan, bah*a ia tidak bertanggung ja*ab atau bertanggung ja*ab tidak lebih daripada sampai jumlah yang terbatas untuk kerugian yang disebabkan karena kurang cakupnya usaha untuk pemeliharaan, perlengkapan atau pemberian a*ak untuk alat pengangkutnya, atau untuk kec)c)kannya bagi pengangkutan yang diperjanjikan, maupun karena perlakuan yang keliru atau penjagaan yang kurang cukup terhadap barang itu. Persyaratan yang bermaksud demikian adalah batal. @amun pengangkut ber*enang untuk mempersyaratkan, bah*a ia tidak akan bertanggung ja*ab untuk tidak lebih dari suatu jumlah tertentu atas tiap-tiap barang yang diangkut, kecuali bila kepadanya diberitahukan tentang si,at dan nilai barangnya sebelum atau pada *aktu penerimaan. &umlah ini tidak b)leh ditetapkan lebih rendah dari ,. $11,-. Pengangkut di samping itu dapat mempersyaratkan, bah*a ia tidak *ajib mengganti kerugian, bila kepadanya diberitahukan si,at dan nilai barangnya dengan sengaja secara keliru. !asal '*-a Persyaratan untuk membatasi tanggung ja*ab pengangkut dalam hal apa pun tidak membebaskannya untuk membuktikan, bah*a untuk pemeliharaan, perlengkapan atau pemberian a*ak untuk alat pengangkutan yang diperjanjikan telah cukup diusahakan, bila ternyata, bah*a kerugian itu adalah akibat dari cacat alat pengangkutannya atau tatanannya. (ari hal ini tidak dapat diadakan penyimpangan dengan perjanjian. !asal '*" Persyaratan untuk membatasi tanggung ja*ab pengangkut tidak membebaskannya dari tanggung ja*ab, bila dibuktikan, bah*a ada kesalahan atau kelalaian padanya sendiri atau pada )rang-)rang yang dipekerjakannya, kecuali bila tanggung ja*ab untuk itu pun ditiadakan dengan tegas. !asal '*% 8anti rugi yang harus dibayar )leh pengangkut karena tidak menyerahkan seluruhnya atau sebagian dari barang-barang, dihitung menurut nilai barang yang macam dan si,atnya sama di tempat tujuan, pada *aktu barang itu seharusnya diserahkan, dikurangi dengan apa yang dihemat untuk bea, biaya dan biaya angkutan karena tidak adanya penyerahan. %ila muatan selebihnya dengan ketentuan tujuan yang sama, sebagai akibat suatu sebab untuk hal mana pengangkut tidak bertanggung ja*ab, tidak mencapai tujuannya, maka ganti ruginya dihitung menurut nilai barang yang macam dan si,atnya sama di tempat dan pada *aktu barang itu didatangkan.

Halaman 9 dari 1+$

!asal '*& (alam hal adanya kerusakan, maka harus diganti jumlah uang yang diper)leh dengan mengurangi nilai yang dimaksud dalam pasal .#" dengan nilai barang yang rusak, dan selisih ini dikurangi dengan apa yang dihemat untuk bea, biaya dan biaya angkutan karena adanya kerusakan. !asal '*' %ila pengangkut adalah pengusaha kapal, maka tanggung ja*ab atas kerusakan yang diderita barang yang diangkut dengan kapal, terbatas sampai jumlah ,. +1,- setiap meter kubik isi bersih kapalnya, sepanjang mengenai kapal yang digerakkan secara mekanis, ditambah dengan apa yang untuk menentukan isinya dikurangkan dari isi k)t)r untuk ruangan yang ditempati )leh tenaga penggerak. !asal '*( %ila pengangkut bukan pengusaha kapal, ke*ajiban untuk ganti rugi menurut pasal .$! yang mengenai pengangkutan melalui laut, terbatas sampai jumlah yang dalam urusan kerusakan yang diderita, berdasarkan ketentuan pasal yang lalu, dapat ditagih pada pengusaha kapal. (alam hal adanya perselisihan, maka pengangkut harus menunjukkan sampai seberapa batas pertanggungja*abannya. !asal '*) (engan menyimpang dari ketentuan pasal-pasal .#"-.#+, maka dapat dituntut ganti rugi penuh, bila kerusakan itu disebabkan )leh kesengajaan atau kesalahan besar pengangkut sendiri. Persyaratan perjanjian yang bertentangan dengan ini adalah batal. !asal '** Pengangkut bertanggung ja*ab untuk kerugian yang disebabkan )leh penyerahan barang yang terlambat, kecuali bila ia membuktikan, bah*a keterlambatan itu adalah akibat suatu kejadian yang selayaknya tidak dapat dicegah atau dihindarinya. !asal '*+ Pengangkut mempunyai hak atas ganti rugi yang diderita karena tidak diserahkan kepadanya sebagaimana mestinya surat-surat yang menjadi syarat untuk mengangkut barang itu. 'a bertanggung ja*ab untuk mematuhi undang-undang dan peraturan pemerintah mengenai barang itu, bila surat-surat dan pemberitahuan yang diberikan kepadanya memungkinkannya untuk itu. !asal '*, Pengangkut mempunyai hak atas penggantian kerugian yang dideritanya akibat diberikan kepadanya pemberitahuan yang tidak betul atau tidak lengkap mengenai *aktu dan si,at-si,at barang, kecuali bila ia telah mengenal atau seharusnya mengenal *atak dan si,at-si,at itu. Pengangkut setiap *aktu dapat melepaskan dirinya dari barang-barang yang menimbulkan bahaya bagi muatan atau kapalnya, juga dengan cara menghancurkannya tanpa diharuskan mengganti kerugian karena hal itu. Hal ini berlaku jika terhadap barang-barang yang dianggap sebagai barang selundupan, bila kepada pengangkut diberikan pemberitahuan yang tidak betul dan tidak lengkap mengenai barang-barang itu. !asal '+%ila kapal karena keadaan setempat tidak mencapai atau tidak dapat mencapai tempat tujuannya dalam *aktu yang layak, pengangkut *ajib berusaha atas biayanya mengantarkan barang-barang ke tempat tujuannya dengan t)ngkang atau dengan jalan lain.

Halaman 9. dari 1+$

%ila diperjanjikan, bah*a kapal tidak perlu pergi lebih jauh dari tempat yang dapat sampai dan berlabuh lancar dan aman, maka pengangkut ber*enang untuk menyerahkan barang-barang itu di tempat terdekat pada tempat tujuannya yang memenuhi syarat ini, kecuali bila halangan itu hanya bersi,at sementara, sehingga hal itu hanya akan menyebabkan kelambatan sedikit. !asal '+" %ila pada suatu tempat ditempatkan pega*ai yang diangkat )leh pemerintah setempat, yang ditugaskan untuk menga*asi penghitungan, pengukuran atau penimbangan barang-barang yang harus diserahkan, maka atas perintah pengakut atau penerima pada *aktu penerimaan, penghitungan, pengukuran atau pertimbangannya, dapat dilakukan atau dia*asi )leh pega*ai tersebut. Hasil penghitungan, pengukuran atau penimbangan yang d6lakukan atau dia*asi )leh pega*ai tersebut untuk pihak-pihak itu adalah mengikat, kecuali bila dibuktikan bah*a hal itu tidak benar. %iaya yang timbul untuk pemberian upah kepada pega*ai tersebut dipikul sama rata )leh kedua belah pihak. !asal '+% Apa yang ditentukan pada alinea Pertama pasal yang lalu tidak berlaku, bila dan sekedar karena itu pemb)ngkaran janji terlambat. !asal '+& %aik pengangkut maupun penerima ber*enang untuk minta agar diadakan pemeriksaan )lah hakim tentang keadaan se*aktu barang diserahkan atau telah diserahkan, beserta anggaran penaksiran kerugian yang ditimbulkannya. Pengangkatan ahli-ahli dilakukan )leh ketua raad 2an justitie, bila dalam *ilayah tempat terjadinya penyerahan ada pengadilan tinggi, atau kalau tidak ada, )leh residentierechter atau bila ia tidak hadir, terhalang atau tidak ada, )leh kepala Pemerintahan (aerah setempat, dan dalam semua hal, setelah pihak lain atau *akilnya didengar atau dipanggil secukupnya. Pemeriksaan yang dimaksud dalam pasal ini tidak b)leh dilakukan sedemikian rupa, sehingga peraturan dinas kapal pelayaran terganggu karenanya. !asal '+' %ila pemeriksaan usaha telah diadakan dengan dihadiri )leh pihak yang lain atau *akilnya atau yang telah dipanggil secukupnya, maka berita acara yang dikeluarkan mengenai hal usaha berlaku sebagai bukti di hadapan pengadilan mengenai keadaan barang pada *aktu pemeriksaan, selama tidak ditunjukkan bah*a hal itu tidak benar adanya. !asal '+( %ila barang-barang yang telah diterima tanpa diadakan penga*asan seperti termaksud dalam pasal .!1, dianggap barang-barang itu telah diserahkan tanpa ada kekurangan, kecuali bila sebelum atau pada kesempatan penerimaan barang itu, atau bila kekurangannya dari luar tidak kelihatan, selambat-lambatnya pada hari ketiga setelah penerimaan, penerima telah memberitahukan secara tertulis kepada pengangkut atau *akilnya tentang adanya suatu kekurangan. %ila suatu kekurangan sudah pasti, maka bila hal usaha mengenai barang -barang dengan berbagai-bagai si,at, dianggap bah*a kekurangannya mempunyai susunan yang sama menurut imbangan seperti pada barang-barang yang telah diserahkan, kecuali ada dasar untuk menerima pendapat lain. !asal '+)

Halaman 9+ dari 1+$

%ila barang-barang yang tanpa diadakan pemeriksaan pengadilan seperti termaksud dalam pasal .! , dianggap bah*a hal itu telah diterima diserahkan menurut isi dari k)n)semennya, kecuali bila sebelum atau pada kesempatan penerimaan barang atau bila kekurangannya dari luar tidak kelihatan, selambat-lambatnya pada hari ketiga setelah penerimaan, penerima telah memberitahukan secara tertulis kepada pengangkut atau *akilnya tentang adanya suatu kekurangan. Pemberitahuan itu harus menyebut si,at kerugian pada umumnya. Kerusakan meliputi kehilangan isi seluruhnya atau sebagian. !asal '+* 8ugatan untuk penggantian kerugian harus dida,tarkan dalam 1 tahun setelah penyerahan barang atau setelah hari barang itu seharusnya diserahkan. !asal '++ Penerima barang mempunyai hak didahulukan mengenai ganti rugi atas barang-barang angkutannya terhadap para kreditur, kecuali yang disebut dalam pasal 1$, asalkan ia menyuruh menyita biaya angkutan dalam jangka *aktu yang disebut dalam pasal yang lalu. (engan penyitaan itu dianggap peraturan dalam pasal yang lalu telah terpenuhi. %ila tidak ada surat, penyitaan dapat dilakukan dengan i7in ketua raad 2an justitie yang daerahnya barang-barang itu diserahkan pengadilan usaha memeriksa tuntutan pernyataan sahnya dan pencabutan penyitaan, beserta tuntutan untuk pemberian pernyataan kepada pihak ketiga yang barangnya disita. (i luar kabupaten yang ada raad 2an justitienya penyitaan dapat dilakukan atas i7in residentierechter yang mempunyai *ilayah penyerahan barang yang bersangkutan. !asal '+, Penerima barang yang menduga adanya kerusakan pada barangnya, ber*enang untuk menyuruh mengadakan pemeriksaan )leh pengadilan sebelum atau pada *aktu penyerahan, tentang cara memuat barang dalam kapal, dan tentang sebab kerusakannya. Pengangkatan ahli-ahlinya dilakukan )leh ketua raad 2an justitie, bila ada dalam *ilayah tempat dilakukannya penyerahan, dan kalau tidak ada )leh residentierechter, atau jika ia tidak ada )leh kepala pemerintahan (aerah setempat, bagaimanapun juga setelah mendengar atau memanggil secukupnya pihak la*an atau *akilnya. %ila pemeriksaan usaha telah diadakan dengan dihadiri )leh pihak yang lain atau *akilnya atau setelah panggilan secukupnya, maka berita yang dikeluarkan mengenai itu berlaku sebagai bukti di hadapan pengadilan mengenai pemuatan barang ke dalam kapal dan sebab dari kerusakan itu, selama tidak ditunjukkan bah*a hal itu tidak benar adanya. Pemeriksaan yang dimaksud dalam pasal usaha tidak akan dilakukan, bila peraturan dinas kapal pelayaran terganggu karenanya. !asal ',%iaya pemeriksaan pengadilan yang dimaksud dalam pasal .! dan pasal .!9 menjadi beban pem)h)n. @amun bila pengangkut harus mengganti kerugian yang dinyatakan itu, bila ada dasarnya, hakim dapat membebankan biaya pemeriksaan yang diusahakan )leh pem)h)n kepada pengangkut. !asal '," Setelah penyerahan barang di tempat tujuannya, penerima harus membayar biaya angkutannya dan apa yang selanjutnya harus dibayar sesuai dengan d)kumennya yang berdasarkan itu telah menerima penyerahannya. !asal ',%

Halaman 9$ dari 1+$

%ila biaya angkutannya ditetapkan menurut ukuran, berat atau bilangan barang-barang yang harus diangkut, maka hal itu dihitung menurut ukuran, berat atau bilangan yang ada pada barang-barang itu pada *aktu penyerahan kepada penerima, kecuali bila ternyata, bah*a ukuran, berat atau bilangannya pada *aktu pengambilalihan untuk diangkut lebih sedikit, yang dalam hal itu dilakukan. %iaya pengukuran, penimbangan dan penghitungan pada *aktu penyerahan dibebankan kepada pengangkut, kecuali bila dalam pelabuhan itu ada kebiasaan yang lain. Penghitungannya menurut ketentuan-ketentuan usaha. !asal ',& (engan tidak mengurangi ketentuan dalam alinea kedua pasal usaha, pengangkutan tidak ber*enang untuk menahan barang guna menjamin apa yang harus dibayar dalam urusan pengangkutannya dan sebagai sumbangan dalam kerugian 3a2arij4 umum. Persyaratan perjanjian yang bertentangan dengan usaha adalah batal. 'a berhak, sebelum penyerahan barangnya, untuk menuntut agar diadakan jaminan pembayaran yang )leh penerima harus dibayar dalam urusan pengangkutannya dan sebagai sumbangan dalam kerugian umum. %ila timbul sengketa mengenai jumlah atau si,at jaminan yang harus diadakan, diambil keputusan )leh ketua raad 2an justitie, bila ada dalam *ilayah tempat penyerahannya harus dilakukan, bila tidak ada, )leh residentierechter, atau jika ia tidak ada )leh kepala Pemerintahan (aerah setempat, bagaimanapun juga atas perm)h)nan pihak yang paling bersedia, setelah mendengar atau memanggil secukupnya pihak la*an atau *akilnya. !asal ',' %ila pada *aktu perhitungan akhir timbul perselisihan tentang jumlah yang harus dibayar )leh penerima, apakah untuk menentukan itu tidak diperlukan perhitungan yang segera dilaksanakan, maka penerima *ajib dengan seketika memenuhi bagian yang harus dibayarnya disetujui )leh pihak-pihaknya, dan mengadakan jaminan untuk pembayaran bagian yang diperselisihkan )lehnya atau untuk bagian yang jumlahnya belum pasti. %ila sesuai dengan pasal yang lalu telah diadakan jaminan, penerima *ajib mengusahakan agar jumlah jaminan itu tetap dalam keadaan yang mencukupi. %ila timbul sengketa mengenai jumlah atau si,at jaminan yang harus diadakan, atau mengenai jumlah yang untuk itu jaminan yang harus diadakan itu harus diusahakan dalam keadaan tetap mencukupi, diambil keputusan )leh ketua raad 2an justitie, bila ada dalam *ilayah tempat penyerahannya harus dilakukan, dan bila tidak ada, )leh residentierechter, atau jika ia tidak ada )leh kepala pemerintahan (aerah setempat, dan bagaimanapun juga atas perm)h)nan dari pihak yang paling bersedia, setelah mendengar atau memanggil secukupnya pihak la*an atau *akilnya. !asal ',( %ila penerima tidak datang, men)lak untuk menerima barangnya, atau bila atas barang itu dilakukan penyitaan re2indikatur 3yang barangnya dapat dituntut kembali )leh yang berhak4, pengangkut *ajib menyimpan barang di tempat penyimpanan yang sesuai untuk itu atas beban dan kerugian dari yang mempunyai hak. Pengangkut dapat memutuskan untuk melakukan penyimpanan, bila penerima men)lak untuk mengadakan jaminan sesuai dengan ketentuan pasal .9 atau timbul perselisihan tentang jumlah atau si,at jaminan yang harus diadakan. %ila di tempat tujuannya tidak ada tempat penyimpanan yang sesuai atau pengangkut tidak mempunyai *akil di sana, pengangkut dalam hal tersebut dalam alinea kedua pasal usaha, ber*enang untuk mengangkut barang itu ke pelabuhan pertama yang berikut, di mana penyimpanan dapat dilakukan paling sesuai, dan ia mempunyai *akil dan menyimpannya di sana dalam tempat yang sesuai untuk itu, semuanya untuk beban dan kerugian dari yang mempunyai hak.

Halaman 9# dari 1+$

!asal ',) %ila barang yang sudah disimpan, bila mudah menjadi busuk, baik pengangkut maupun penyimpan dapat dikuasakan untuk menjual seluruhnya atau sebagian dengan cara yang ditentukan )leh pejabat yang dalam alinea berikut dinyatakan ber*enang6 pengangkut di samping itu dapat dikuasakan, agar dari hasilnya ia mengambil apa yang harus dibayar kepadanya. Pemberian kuasa dilakukan )leh ketua raad 2an justitie, yang di daerahnya barang itu disimpan, sedapat-dapatnya setelah mendengar atau memanggil dengan cukup )rang-)rang yang ikut berkepentingan atau *akil mereka. (i luar daerah di mana ada ketua raad 2an justitie, pemberian kuasa ini dilakukan )leh residentierechter atau bila ia tidak ada atau berhalangan, )leh kepala pemerintahan (aerah setempat. Hasil penjualan barang, sekedar tidak digunakan untuk memenuhi biaya penyimpanan dan tagihan pengangkut, disimpan pada pengadilan. !asal ',* %ila hasil penjualan barang tidak cukup untuk memenuhi tagihan pengangkut, maka kekurangannya ditagih dari )rang yang telah mengadakan perjanjian pengangkutan dengannya. !asal ',+ %ila atas barang itu dilakukan penyitaan lain daripada re2indikatur, pengangkut *ajib juga menyimpan dalam tempat yang sesuai untuk itu. %ila barangnya mudah menjadi busuk, maka baik pengangkut dan penyimpan maupun penyita dan penerima dapat dikuasakan untuk menjualnya. Hasil penjualan barang-barang, setelah dikurangi biaya penyimpanan, disimpan pada pengadilan. !asal ',, Pengangkut yang menyerahkan barang angkutannya bertentangan dengan pasal yang lalu, begitu pula penerima yang menerima penyerahan itu, sedangkan ia tahu bah*a barang itu ada di ba*ah penyitaan, bertanggung ja*ab secara pribadi terhadap pemenuhan tuntutan yang menyebabkan diletakkannya penyitaan, sepanjang tuntutan pada *aktu barang diserahkan dapat dipenuhi dengan barang tersebut. (ianggap bah*a tuntutan itu seluruhnya dapat dipenuhi dengan barang tersebut dan bah*a penerima barang mengetahui tentang adanya penyitaan itu, kecuali dapat dibuktikan sebaliknya. !asal (-Setelah penyerahan, maka pengangkut setelah menerima i7in dari ketua raad 2an justitie, di mana pun juga barang itu berada, dapat menyita barang itu untuk jumlah yang harus dibayar kepadanya, bila untuk pembayarannya )leh penerima tidak diadakan jaminan, dan selama tidak ada pihak ketiga yang telah memper)leh suatu hak atas barang itu dengan itikad baik dan menjaminnya dengan imbalan atau belum le*at satu bulan setelah penyerahannya. (i luar kabupaten yang ada raad 2an justitienya, penyitaan dapat dilakukan dengan i7in residentierechter. Pasal-pasal #"1-#"# -eglemen Acara perdata berlaku terhadap penyitaan usaha. -aad 2an justitie yang di dalam daerahnya dilakukan penyitaan, memeriksa, tuntutan pernyataan sahnya dan pencabutan penyitaan. !asal (-"

Halaman 9! dari 1+$

%ila pengangkut menyerahkan barang tanpa menyuruh memenuhi apa yang kepadanya harus dibayar pada penyerahan itu karena pengangkutan tersebut atau tanpa menerima jaminan untuk itu, maka ia kehilangan hak dalam urusan itu, terhadap )rang yang telah mengadakan perjanjian pengangkutan dengannya, bila )rang usaha membuktikan, bah*a dengan dasar hubungan hukum yang ada antara ia dan penerima, apa yang harus dibayar harus dipikul )leh penerima dan bila ia tidak akan dapat menagih hal itu kepadanya, seandainya ia telah membayarnya. !asal (-% Penerima tidak ber*enang untuk melepaskan hak atas barang-barangnya untuk seluruhnya atau sebagian untuk membayar biaya angkutannya. !asal (-& %iaya pemilihan barang-barang, sekedar diperlukan untuk penyerahan yang rapi, menjadi beban pengangkut. !asal (-' Pengirim dapat meminta agar pengangkut mengeluarkan k)n)semen tentang barang yang diterimanya untuk diangkut, dengan menarik kembali tanda terima, sekiranya telah dikeluarkan )lehnya. Pengirim di lain pihak *ajib memberikan pada *aktu yang tepat bahan-bahan yang diperlukan guna pengisian k)n)semennya. !asal (-( @akh)da ber*enang mengeluarkan k)n)semen barang-barang yang diterima untuk dimuat di kapal yang dipimpinnya, kecuali jika ada )rang lain yang ditugaskan untuk mengeluarkannya. !asal (-) K)n)semen adalah surat yang diberi tanggal yang di dalamnya diterangkan )leh pengangkut, bah*a ia telah menerima barang-barang tertentu, dengan maksud untuk mengangkut barangbarang ke tempat yang ditunjuk, dan menyerahkannya di sana kepada )rang yang ditunjuk, demikian pula dengan persyaratan perjanjian yang bagaimana penyerahan itu akan dilakukan. >rang usaha dapat disebut dengan namanya, baik sebagai yang ditunjuk dari pengirim atau dari pihak ketiga, maupun sebagai )rang yang menunjukkan k)n)semen itu, dengan atau tanpa di samping )rang yang disebut dengan namanya. Kata-kata ?atas-tunjukA begitu saja dianggap menunjukkan yang ditunjuk dari pengirim. %ila k)n)semen dikeluarkan setelah pemuatan barang-barang, maka di dalamnya atas kehendak pengirim disebut nama kapal yang memuat barang itu. %ila k)n)semen itu dikeluarkan sebelum pemuatan barang-barang tanpa menyebut nama kapal yang akan memuat barang-barang itu, maka pengirim dapat mengharap, agar di dalamnya masih akan dicatat )leh pengangkut nama kapalnya dan hari pemuatannya, segera setelah itu terjadi. !asal (-* K)n)semen dikeluarkan dalam dua lembar yang dapat diperdagangkan, yang di dalamnya dinyatakan berapa lembar seluruhnya yang dikeluarkan, berlaku semua untuk satu dan satu untuk semuanya. :embar-lembar yang tidak dapat diperdagangkan harus dinyatakan sebagai demikian. /erhadap tiap lembar yang di dalamnya tidak terdapat pernyataan jumlah lembar yang dikeluarkan dan yang tidak ditandai bah*a tidak dapat diperdagangkan, pengangkut *ajib melakukan penyerahan kepada )rang yang memper)lehnya dengan itikad baik dan menjaminnya dengan imbalan. !asal (-+

Halaman 99 dari 1+$

K)n)semen atas-tunjuk dipindahtangankan dengan end)semen dan penyerahan naskahnya. <nd)semen itu tidak usah memuat harga yang telah dinikmati, begitu pula tidak usah ditentukan atas-tunjuk. Satu tanda tangan pun di halaman belakang k)n)semen sudah cukup. !asal (-, %ila telah dikeluarkan k)n)semen, tidak dapat dituntut penyerahan barang sebelum tiba di tempat tujuan selain dengan penyerahan kembali semua lembar k)n)semen yang dapat diperdagangkan atau, bila tidak semua diserahkan kembali, dengan jaminan untuk semua kerugian yang mungkin diderita karenanya. %ila timbul perselisihan tentang jumlah dan si,at jaminan, maka hal itu diserahkan kepada putusan hakim. !asal ("Pemegang yang sah berhak menuntut penyerahan barang di tempat tujuan sesuai dengan isi k)n)semennya, kecuali bila ia menjadi pemegang tidak sah menurut hukum. Surat-surat yang )leh pemegang k)n)semen dikeluarkan kepada pihak ketiga, dengan maksud agar dengan itu diterima bagian dari barang-barang yang disebut dalam k)n)semennya, tidak memberikan hak tersendiri kepada para pemegangnya atas penyerahan terhadap pengangkut. !asal ("" Perjanjian pengangkutan atau bila diadakan carter-partai, carter-partai hanya dapat digunakan sebagai alat untuk membantah pemegang k)n)semen dan usaha hanya dapat digunakan sebagai dalih, bila dan sekedar )leh k)n)semen ditunjuk kepada hal itu, kecuali bila ia sendiri atau )rang yang atas bebannya ia bertindak, adalah suatu pihak pada perjanjian itu atau carterpartai itu. Pemegang k)n)semen tidak *ajib memenuhi bea berlabuh tambahan atau ganti rugi dalam urusan pemuatan atau yang harus dibayar karena sebagian barang tidak dimuat, kecuali jika ke*ajiban membayar itu ternyata dari k)n)semen itu, atau ia selayaknya dapat dianggap mengetahui pada *aktu memper)leh k)n)semen dari tempat lain tentang ke*ajiban bayar itu, atau k)n)semen memuat penunjukan secara umum kepada ketentuan dalam carter-partai dan usaha menentukan, bah*a tanggung ja*ab pencarter untuk bea berlabuh tambahan atau ganti rugi berhenti dengan berakhirnya pemuatan. pengecualian yang diadakan pada akhir alinea pertama berlaku juga di sini. !asal ("% %ila pemegang k)n)semen sendiri adalah pengirimnya atau bertindak untuk bebannya, pengangkut cukup dengan menyerahkan apa yang telah diterimanya untuk diangkut, meskipun uraian mengenai barangnya dalam k)n)semen tidak sesuai. !asal ("& %ila dalam k)n)semen dimuat klausula5 ;isi, si,at, jumlah, berat atau ukuran tidak diketahui;, atau klausula semacam itu, maka pernyataan yang terdapat pada k)n)semen mengenai isi, si,at, jumlah, berat atau ukuran dari barang tidak mengikat pengangkut, kecuali bila ia telah tahu atau semestinya harus tahu tentang jenis atau keadaan barang-barang itu atau barang-barang itu telah dihitung, ditimbang atau diukur di hadapannya. !asal ("' %ila k)n)semennya tidak menyebut keadaan barangnya, dianggap pengangkut telah menerima barangnya dalam keadaan baik, sampai ada bukti kebalikannya, bila keliatan dari luar dalam keadaan baik. !asal ("(

Halaman 111 dari 1+$

Pemegang k)n)semen yang telah melap)rkan diri untuk menerima barang-barang yang disebutkan di dalamnya, setelah menerima barang-barang itu dengan beres, *ajib menyerahkan k)n)semennya kepada penanda tangan atau *akilnya dengan dibubuhi tanda terima. %ila diminta, ia *ajib menitipkan k)n)semen itu kepada pihak ketiga guna menjamin pengembaliannya, sebelum dimulai dengan penyerahan barang-barangnya. %ila ada perselisihan, maka pihak ketiga itu ditunjuk )leh ketua raad 2an justitie, bila ada dalam *ilayah di mana penyerahan itu dilakukan, kalau tidak, )leh residentierechter, atau jika ia tidak ada )leh kepala Pemerintahan (aerah setempat, bagaimanapun juga atas perm)h)nan pihak yang paling bersedia dan setelah mendengar atau memanggil secukupnya pihak la*annya atau *akilnya. pemanggilan usaha dilakukan dengan surat tercatat. !asal (") Pengangkut *ajib menyimpan barang-barang atas biaya dan bahaya kerugian pemilik dalam tempat yang sesuai untuk itu, bila pemegang berbagai k)n)semen atau berbagai lembar dari k)n)semen yang sama di tempat tujuan menuntut penyerahan dari barang-barang yang sama. %ila di tempat tujuan tidak ada tempat penyimpanan yang sesuai atau pengangkut tidak mempunyai *akilnya, maka pengangkut ber*enang untuk mengangkut barang-barang itu ke pelabuhan pertama yang berikut yang penyimpanannya dapat dilakukan paling sesuai dan yang mempunyai *akil, dan di sana menyimpan barang pada tempat penyimpanan yang sesuai, semua atas biaya dan bahaya kerugian pemilik. Pasal .9$ dan pasal .9# dalam hal usaha berlaku, kecuali perubahan usaha, bah*a pemberian kuasa untuk menjual dapat diminta )leh tiap-tiap pemegang k)n)semen, bila barang-barang dapat menjadi lekas busuk. !asal ("* Bang mempunyai hak terkuat di antara para pemegang berbagai lembar k)n)semen dari barang-barang yang disimpan menurut pasal yang lain, adalah )rang yang menjadi pemegang dari lembaran, sesudah pemegang yang mendahului mereka, yang menjadi pemegang dari seluruh lembaran, )rang yang pertama menjadi pemegang dengan itikad baik dan menjaminnya dengan imbalan. !asal ("*a Penyerahan k)n)semen sebelum pengangkut menyerahkan barang-barang yang disebut di dalamnya, berlaku sebagai pemindahtanganan barang-barang itu. !asal ("*b K)n)semen-k)n)semen yang isinya bertentangan dengan ketentuan pasal .#1, tidak b)leh dikeluarkan untuk pengangkutan dari pelabuhan 'nd)nesia. !asal ("*: Pasal-pasal .$!-.!1 berlaku terhadap pengangkutan le*at laut dari pelabuhan-pelabuhan 'nd)nesia. Hal itu juga berlaku terhadap pengangkutan le*at laut ke pelabuhan-pelabuhan 'nd)nesia, kecuali alinea pertama pasal .#1 dan alinea kedua pasal .#1a yang tetap tidak berlaku terhadap hal itu, sekedar persyaratan dan perjanjian yang dimaksud di situ berlaku sah menurut undang-undang negara tempat dilakukannya pemuatan. !asal ("*d Ketentuan-ketentuan bab usaha yang berhubungan dengan pemuatan atau pemb)ngkaran dan penyerahan barang selalu berlaku, bila pemuatan atau pemb)ngkaran dan penyerahannya dilakukan di pelabuhan 'nd)nesia. #2b %

Halaman 111 dari 1+$

Dinas perh2b2n1an Tetap !asal ("*e /erhadap pengangkutan )leh perusahaan-perusahaan pelayaran yang menyelenggarakan dinas tetap antara dua tempat atau lebih 3kapal-kapal pelayaran tetap4 berlaku ketentuanketentuan berikut. !asal ("*> %ila pengangkut telah mengumumkan syarat-syarat pengangkutan dan tari,, ia *ajib mengangkut barang-barang yang diajukan kepadanya dan yang dihubungkan sesuai dengan syarat-syarat dan tari, itu, sekedar hal itu dimungkinkan )leh ruangan yang disediakan baginya untuk jurusan yang diminta. Pengangkut *ajib memberi kesempatan kepada umum untuk memper)leh da,tar syarat-syarat dan tari, yang telah diumumkan. Usaha berlaku terhadap pengangkutannya, kecuali bila )leh kedua belah pihak ditetapkan ketentuan-ketentuan lain secara tertulis. !asal ("*1 Pengangkut tidak *ajib mengangkut dengan kesempatan tentu, dengan tidak mengurangi tanggung ja*abnya untuk kelambatan pengangkutannya. !asal ("*h Kesediaan untuk mengangkut dengan kesempatan kapal tertentu batal, bila barang-barang tidak disampaikan pada *aktunya, dengan tidak mengurangi hak pengangkut atas ganti rugi yang diderita karenanya. !asal ("*i Pengangkut harus menyerahkan barang-barang angkutannya di tempat tujuan, di kapal atau di darat. 'a *ajib memberitahukan tentang datangnya barang-barang dan tentang cara penyerahannya kepada mereka yang telah melap)rkan diri selaku penerima dan telah menunjukkan hak mereka. /erhadap para penerima lainnya ia cukup dengan pemberitahuan dengan cara yang la7im. Ketentuan-ketentuan dalam alinea kedua dan ketiga dalam hal usaha tidak berlaku, bila untuk hal tersebut keadaan setempat tidak mengi7inkan atau tidak ada gunanya. !asal ("*/ %arang-barang yang diserahkan dari kapal harus diterima )leh penerima dari alat pemb)ngkar yang digunakan )leh pengangkut, begitu hal itu diberitahukan )leh pengangkut kapal untuk diserahkan. %ila penerima pada saat termaksud dalam alinea yang lalu tidak memulai dengan penerimaannya, atau setelah memulainya, tidak melanjutkannya dengan tertib dan dengan kecepatan yang seimbang dengan kemampuan kapal untuk melakukan penyerahan, pengangkut ber*enang untuk memb)ngkar barang-barang itu dan memasukkannya dalam t)ngkang-t)ngkang atau menyimpannya di tempat-tempat yang sesuai untuk itu, atas beban dan risik) penerima. %ila pemb)ngkaran dan penyimpanan yang dimaksud dalam alinea yang lain tidak mungkin dilakukan atau pengangkut di tempat itu tidak mempunyai per*akilan, nakh)da ber*enang untuk mengangkut terus barang-barang itu. pemb)ngkaran dan penyimpanan barang-barang itu lalu dilakukan di pelabuhan pelayaran tetap berikutnya, di mana hal usaha dapat dilakukan paling sesuai dan di mana pengangkut mempunyai per*akilan, dalam t)ngkang-t)ngkang atau dalam tempat t)ngkang penyimpanan yang sesuai, semua atas beban dan risik) penerima.

Halaman 11" dari 1+$

(alam hal tersebut pada alinea yang lalu, nakh)da mempunyai juga *e*enang bila dianggapnya hal ini penting untuk penerima, untuk menahan barang di kapal dan menyerahkannya, bila kapalnya singgah lagi di tempat tujuan itu. Hal itu dilakukan atas risik) penerima, yang dengan demikian di samping biaya angkutan yang semula harus dibayar, juga biaya angkutan dari tempat tujuan ke pelabuhan pelayaran tetap dan sebaliknya seperti yang dimaksud dalam alinea ketiga. (alam hal-hal penyimpanan barang-barang, mengangkut terus dan menahannya di kapal, pengangkut *ajib memberitahukan selekasnya kepada para penerima tentang hal usaha, kecuali bila pemberitahuan dengan cara pasal +1#i telah dilakukan. !asal ("*k %ila pengangkut di suatu tempat mempunyai per*akilan dan tempat penyimpanan yang sesuai, maka barang-barang yang harus diserahkan di darat harus diterima di sana - )leh para penerima tersebut dalam alinea kedua pasal +1#i, selambat-lambatnya pada hari kedua setelah mereka menerima pemberitahuan tentang tibanya atau, bila di dalamnya ditentukan hari yang lebih kemudian, maka pada hari itulah, - )leh para penerima selebihnya paling lambat pada hari kedua setelah pemberitahuan dilakukan atau, bila di dalamnya ditentukan hari yang lebih kemudian, pada hari itulah, dan bila tidak dikeluarkan pemberitahuan, paling lambat pada hari kedua setelah pemb)ngkaran di darat. %ila penerima pada hari yang ditunjukkan baginya dalam alinea yang lalu tidak memulai dengan penerimaan atau setelah menerimanya tidak melanjutkannya dengan tertib dan dengan kecepatan yang pantas, pengangkut ber*enang untuk tetap menyimpan barang-barang itu dalam tempat penyimpanan yang sesuai untuk itu. %ila pengangkut tidak mempunyai per*akilan di tempat itu atau tempat penyimpanan yang tidak sesuai, barang itu harus diterima )leh penerima di darat, segera setelah hal itu di sana ditunjukkan untuk diterima. %ila dalam hal yang terakhir penerima tidak memulai dengan penerimaan pada *aktunya, nakh)da ber*enang untuk mengembalikan lagi barang-barang ke kapal dan mengangkutnya terus ke pelabuhan pelayaran tetap pertama berikutnya, di mana barang-barang dapat dib)ngkar dan disimpan secara sesuai dan di mana pengangkut mempunyai per*akilan, dan memb)ngkarnya di sana ke dalam t)ngkang-t)ngkang atau menyimpannya di tempat yang sesuai untuk itu, semua atas beban dan risik) penerima. (alam hal apa yang tersebut dalam alinea yang lalu, maka nakh)da juga mempunyai *e*enang, bila ia menganggap hal usaha penting untuk penerima, untuk menahan barangnya di kapal - setelah menerimanya kembali di kapal - dan menyerahkannya, bila kapalnya singgah lagi di tempat tujuan itu. Hal itu dilakukan atas risik) penerima, yang dengan demikian di samping biaya angkutan yang semula harus dibayar juga biaya angkutan dari tempat tujuan ke pelabuhan pelayaran tetap dan sebaliknya seperti yang dimaksud dalam alinea keempat, beserta biaya untuk memuat dan memb)ngkar. Ketentuan dalam alinea terakhir pasal +1#j di sini berlaku juga. !asal ("*l Pengangkut *ajib menghentikan pemb)ngkaran atau penyimpanan yang telah dimulainya secara sepihak berdasarkan ketentuan pasal-pasal yang lalu, bila penerima masih mau datang melap)rkan diri untuk menerima dan mengambil tindakan yang perlu untuk secepatnya melaksanakannya. !asal ("*3 Pada *aktu penerimaan, maka penerima akan berlaku menurut ketentuan-ketentuan yang diberikan pengangkut mengenai *aktu dan caranya, kecuali bila ketentuan-ketentuan itu sedemikian rupa, sehingga selayaknya tidak dapat dituntut dari penerima untuk menaatinya. !asal ("*n

Halaman 11 dari 1+$

%ila pengangkut tidak dapat menggunakan *e*enangnya untuk memb)ngkar atau menyimpan barang-barang di tempat tujuan, dan penerimaan yang tidak pada *aktunya adalah akibat dari kelalaian penerima, maka penerima *ajib mengganti kerugian yang diderita pengangkut yang disebabkan )lehnya. !asal ("*o Pengangkut yang tidak siap untuk menyerahkan barang, jika penerima melap)rkan diri untuk menerimanya sesuai dengan ketentuan di atas, atau menghambat penerimaannya, *ajib mengganti kerugian penerima yang disebabkan penghambatan itu. !asal ("*p %iaya angkutan harus dibayar setelah penyerahan barang pada tempat tujuan. @amun biaya angkutan itu tidak harus dibayar untuk barang yang sedemikian rusaknya sehingga tibanya dalam keadaan tak berharga, kecuali bila kerusakan itu disebabkan )leh kesalahan pengirim atau )leh si,at, keadaan atau suatu cacat barang itu sendiri. !asal ("*@ %ila telah dijanjikan, bah*a biaya angkutan harus dibayar di tempat pengiriman atau pada *aktu pengirimannya, maka hal itu hanya dapat ditagih pada pengirimnya dan menjadi utangnya, juga bila barangnya tidak sampai di tempat tujuan. !asal ("*r Ke*ajiban pengangkut tidak terhapus karena kapal yang bermuatan barang itu tidak melanjutkan atau tidak dapat melanjutkan perjalanannya dalam jangka *aktu yang layak6 ia harus mengusahakan pengangkutan selanjutnya ke tempat tujuan atas bebannya. !asal ("*s Perjanjian pengangkutan terhapus, bila sebelum keberangkatan kapal yang diperuntukkan bagi pengangkutannya5 1. peraturan penguasa menghalangi keluarnya kapal itu6 ". pengeluaran barang-barang dari tempat keberangkatan atau pemasukan di tempat tujuan dilarang6 . pecah perang, sehingga kapal atau barang-barangnya menjadi tidak bebas6 .. pelabuhan keberangkatan atau tempat tujuan dibl)kir6 +. dilakukan embarg) terhadap kapal atau )leh peraturan penguasa dicabut penguasaan pengangkut atas ruang kapal yang diperuntukkan bagi pengangkutan barang-barang itu. %ila dalam hal-hal yang disebut dalam n)m)r " dan n)m)r untuk pemb)ngkaran barangbarang itu diperlukan pengaturan kembali muatan lainnya untuk seluruhnya atau sebagian, biayanya dibebankan pada para pemuat barang-barang itu. (i samping itu mereka juga *ajib mengganti kerusakan yang diderita pada muatan lainnya karena pengaturan kembali. !asal ("*t %ila setelah permulaan perjalanan timbul hal-hal yang disebut dalam n)m)r ", n)m)r atau n)m)r + pasal yang lalu, pada pelabuhan tujuan dibl)kir, kapalnya )leh peraturan penguasa dihalangi untuk ke luar dari pelabuhan yang disinggahi, atau usaha dibl)kir, pengangkut ber*enang untuk memb)ngkar barang-barangnya dan menyimpannya atas beban )rang yang berhak di pelabuhan tempat kapal itu berada atau dalam pelabuhan terdekat yang aman yang dapat dicapainya. >rang yang berhak pada pihaknya dapat menuntut penyerahan barang-barangnya di pelabuhan tempat kapal itu berada, atau di pelabuhan pertama yang dimasuki kapal itu. Alinea kedua pasal yang lalu berlaku juga disini.

Halaman 11. dari 1+$

!asal ("*2 %iaya angkutan tidak harus dibayar dalam hal-hal dari pasal yang lalu. @amun bila yang berhak telah memper)leh man,aat dari pengangkutan itu, hakim atas tuntutan pengangkut dapat memutuskan, bah*a biaya angkutan harus dibayar, dan menetapkan jumlahnya secara layak. !asal ("*2 bis (engan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal +1#s, setiap pihak dengan pemberitahuan tertulis kepada pihak la*annya dapat menghentikan perjanjiannya, bila pelaksanaannya terhalang )leh karena suatu peraturan penguasa yang mencabut seluruhnya atau sebagian dari ruang sebuah kapal atau lebih yang diperuntukkan bagi pengangkutan barang-barang dari penguasaan pengangkut, sedangkan pelaksanaannya tidak dapat dimulai kembali dalam *aktu yang layak. Setelah berakhirnya perjanjian, pengangkut ber*enang untuk memb)ngkar barang-barang dan menyimpannya atas beban yang berhak di pelabuhan tempat kapal berada, atau di pelabuhan terdekat yang aman yang dapat dicapainya. yang berhak pada pihaknya dapat menuntut penyerahan barang-barangnya di pelabuhan tempat kapal itu berada, atau di pelabuhan pertama yang dimasuki kapal tersebut. %iaya angkutan dalam hal yang diatur dalam pasal usaha tidak harus dibayar. %ila telah terjadi pengangkutan barang-barang dan yang berhak telah mendapat man,aat darinya, hakim atas tuntutan pengangkut dapat memutuskan, bah*a biaya angkutan harus dibayar dan menetapkan jumlahnya secara layak. !asal ("*v Pengangkut yang di tempat yang tidak termasuk dalam dinas tetap yang diselenggarakan )lehnya, menerima barang-barang untuk diangkut atau menerima barang-barang untuk diangkut ke tempat yang tidak termasuk dalam dinas tetapnya sebagai pengangkut, juga bila sebagian pengangkutannya tidak le*at laut, bertanggungja*ab untuk seluruh pengangkutan, sesuai dengan hukum yang berlaku terhadap tiap bagian dari pengangkutan itu. %ila dalam perjanjian atau dalam k)n)semen 3k)n)semen terusan atau k)n)semen pengangkutan terusan4 yang dikeluarkannya dipersyaratkan, bah*a tanggung-ja*ab untuk pengangkutan terbatas sampai pada jurusan dinas pengangkutannya sendiri saja, maka ia *ajib mengusahakan agar pengangkutannya sebelum atau berikutnya dilakukan sesuai dengan ketentuan -ketentuan perjanjian pengangkutan atau k)n)semennya, demikian pula agar suratsurat bukti yang menyatakan hal itu disampaikan kepada pihak la*annya atau kepada )rang yang ditunjuk untuk menerima surat-surat itu. %ila surat-surat bukti berhubungan dengan pengangkutan berikutnya, maka daripadanya harus pula ternyata, bah*a barang-barang di tempat tujuan akhir akan diserahkan kepada )rang yang ditunjuk dalam perjanjian atau kepada pemegang k)n)semennya. !asal ("*< (ua )rang pengangkut atau lebih yang menerima barang-barang untuk diangkut, seluruhnya atau sebagian le*at laut melalui jurusan dinas pengangkutan yang bersambungan, sebagai pengangkut bertanggung ja*ab secara tanggung renteng untuk seluruh angkutannya, sesuai dengan hukum yang berlaku terhadap tiap bagian pengangkutan. %ila perjanjian pengangkutan atau k)n)semen terusan menentukan mengenai pengangkutan usaha, bah*a tanggung ja*ab berbagai-bagai pengangkut terbatas sampai pada jurusan dinas pengangkutan masing-masing saja, maka tiap pengangkut *ajib mengusahakan agar pengangkutan selanjutnya dilakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan perjanjian pengangkutan atau K)n)semen, begitu pula agar surat-surat buktinya, yang menyatakan hal itu, disampaikan kepada pihak la*an atau kepada )rang yang ditunjuk untuk menerima suratsurat itu. (ari surat-surat bukti usaha harus pula ternyata, bah*a barang-barang di tempat tujuan akhir akan diserahkan kepada )rang yang ditunjuk dalam perjanjian atau kepada pemegang k)n)semen terusan itu.

Halaman 11+ dari 1+$

!asal ("*A penerima bagaimanapun juga dapat memungut dari biaya angkutan yang harus dibayar )lehnya, ganti rugi yang diderita pada barang-barang selama pengangkutan, untuk mana biaya angkutan harus dibayar. Pengangkut yang memungut atau telah memungut biaya angkutan usaha dapat dituntut untuk membayar kerugian itu. !asal ("*; Pasal-pasal +1#,, +1#p-+1#E berlaku baik terhadap pengangkutan le*at laut, dari maupun ke pelabuhan-pelabuhan 'nd)nesia. #2b & !en:arteran Men2r2t Wakt2 !asal ("*B /erhadap carter menurut *aktu untuk pengangkutan barang-barang berlaku pasal-pasal +1!+1!,. !asal ("+ pencarter ber*enang untuk mengadakan dengan pihak ketiga, baik pencarteran menurut *aktu maupun pencarteran menurut perjalanan, dengan tidak mengurangi pertanggungja*abannya terhadap yang mencarterkan untuk memenuhi perjanjian yang diadakan dengannya. !asal ("+a Pencarter dapat menggunakan seluruh ruang kapal yang diperuntukkan bagi pengangkutan barang. (alam ruang kapal selebihnya tidak b)leh diangkut barang atau penumpang tanpa i7innya. !asal ("+b %ila dalam carter-partai daya muat kapal dinyatakan lebih besar daripada yang sebenarnya, uang carternya dikurangi secara sebanding dan yang mencarterkan di samping itu *ajib mengganti kerugian yang disebabkan )leh itu terhadap pencarter, kecuali bila pencarter telah mengetahui besar daya muat yang sesungguhnya. !asal ("+: (alam batas-batas yang ditetapkan )leh carter-partai, nakh)da harus menurut perintah-perintah pencarter dalam segala hal mengenai penerimaan, pengangkutan dan penyerahan muatan. 'a ber*enang mengenai hal usaha untuk bertindak atas nama pencarter, kecuali bila untuk penyelenggaraan usaha pencarter menugaskan )rang-)rang lain. %arangsiapa telah bertindak dengan nakh)da menurut itu, kecuali kepada pencarter, ia dapat juga menggugat pengusaha kapal. !asal ("+d Pencarter ber*enang menerima barang-barang pihak ketiga untuk diangkut dengan biaya angkutan dan syarat-syarat yang dianggapnya pantas. %ila k)n)semen-k)n)semen yang dikeluarkan untuk barang-barang ditandatangani )leh atau atas nama nakh)da, pemegang-pemegangnya dapat menggugat baik pengusaha kapal maupun pencarternya. %ila karena itu pengusaha kapal mendapat ke*ajiban lebih daripada ke*ajiban yang dibebankan kepadanya menurut Carter-partainya, maka ia dapat minta ganti rugi dari pencarter. !asal ("+e

Halaman 11$ dari 1+$

Pencarter tidak dapat menuntut, agar kapal memuat, memb)ngkar dan lain-lain sebagainya, pergi ke tempat-tempat yang tidak dapat dicapainya dengan lancar dan berlabuh dengan aman. !asal ("+> %ila kapal dicarter untuk mengadakan satu perjalanan tertentu atau lebih, uang carter mulai diperhitungkan sejak hari kapal disediakan bagi pencarter di pelabuhan di mana perjalanan pertama akan dimulai dan kepadanya )leh yang mencarterkan diberitahu tentang hal itu secara tertulis. Uang carter harus dibayar sampai dengan hari di mana kapal itu setelah pemb)ngkarannya diserahkan kembali kepada yang mencarterkan. 3KUH( .+ , + n.4 !asal ("+1 /erhadap pencarteran menurut *aktu atas kapal yang memakai bendera 'nd)nesia, sejauh tidak ada perjanjian lain, berlaku ketentuan-ketentuan paragra, usaha, tanpa memandang tempat diadakannya pencarteran. #2b ' !en:arteran Men2r2t !er6alanan !asal ("+h (ari perjanjian-perjanjian yang disebut dalam pasal .+ , pencarter hanya dapat mengadakan carter menurut perjalanan dengan pihak ketiga asalkan carter-partainya memberi *e*enang untuk itu kepadanya. !asal ("+i Pencarter dapat menggunakan seluruh ruang kapal yang diperuntukkan bagi pengangkutan barang, bila telah diadakan perjanjian tentang pengangkutan keseluruhan suatu muatan. (alam ruang kapal selebihnya tanpa i7innya tidak b)leh diangkut barang-barang atau penumpang. !asal ("+6 %ila dalam carter-partai daya muat kapal atau ruang kapal yang dicarterkan disebutkan lebih besar daripada yang sesungguhnya, yang mencarterkan *ajib mengganti kepada pencarter kerugian yang disebabkan karena itu, kecuali bila pencarter telah mengetahui besarnya daya muat yang sesungguhnya6 di samping itu uang carternya dikurangi secara sebanding, bila untuk itu ditetapkan suatu jumlah tetap. !asal ("+k Pencarter ber*enang untuk menerima barang-barang pihak ketiga untuk diangkut dengan syarat yang ditetapkan dalam carter-partai, dan dengan biaya angkutan yang dianggapnya pantas. %ila k)n)semen-k)n)semen yang dikeluarkan untuk barang-barang itu ditandatangani )leh atau atas nama nakh)da, pemegang-pemegangnya dapat menggugat baik pengusaha kapal maupun pencarternya untuk mengganti kerugian. %ila karena itu pengusaha kapal mendapat ke*ajiban lebih daripada ke*ajiban yang dibebankan kepadanya menurut carter-partainya, maka ia dapat minta ganti rugi dari pencarter. !asal ("+l Pencarter menunjuk tempat kapal harus berlabuh untuk diberi muatan. Untuk itu ia harus menunjuk tempat untuk memuat yang biasa digunakan, yang tersedia dan di mana kapal itu dapat datang dan tetap berlabuh dengan aman dan lancar. %ila pencarter menunjuk berturut-turut lebih dari satu tempat untuk memuat, biaya angkutan tambahan, termasuk juga ganti rugi karena kehilangan *aktu, dibebankan kepadanya.

Halaman 11# dari 1+$

!asal ("+3 %ila pencarter lalai untuk menunjuk hal itu pada *aktunya, atau para pencarter, bila lebih dari se)rang, tidak mendapat kata sepakat dalam penunjukan, yang mencarterkan bebas untuk memilih sendiri tempat muatnya. (alam hal usaha ia *ajib memilih tempat-tempat yang biasa digunakan. !asal ("+n %arang tidak b)leh dimuat di atas geladak atau perahu-perahu tanpa i7in pencarter. !asal ("+o Pencarter harus memba*a barang-barang yang harus dimuat ke dekat kapal dan menempatkannya pada alat-alat pemuat yang harus disediakan )leh yang mencarterkan. !asal ("+p Bang mencarterkan *ajib menerima barang-barang yang diantarkan untuk dimuat, secepat penataan kapal mengi7inkan. %ila pada *aktu pemuatan ia menyebabkan hambatan, maka ia *ajib mengganti kerugian terhadap pencarter. !asal ("+@ Bang mencarterkan memberitahukan kepada pencarter secara tertulis tentang hari siapnya kapal di tempat muat untuk dimuati. =aktu muat mulai pada hari itu, akan tetapi tidak sebelum hari pertama setelah pemberitahuan. !asal ("+r %ila *aktu muat tidak ditentukan dalam carter-partai, yang berlaku adalah *aktu selama pemuatan dapat selesai, bila barang-barang selama jam-jam kerja biasa dan dengan cara yang la7im di tempat itu diba*a ke dekat kapal, dengan kecepatan yang memungkinkan secara layak menurut keadaan yang ada dan kemampuan kapal mengi7inkan untuk menerimanya. !asal ("+s %ila pencarter tidak dapat mengadakan muatan yang telah diperjanjikan, dengan pemberitahuan tertulis kepada pihak la*an atau *akilnya ia dapat memutuskan perjanjian itu, asalkan pemuatannya belum dimulai. ia *ajib mengganti kerugian kepada yang mencarterkan yang disebabkan )leh pemutusan itu. !asal ("+t %ila sampai le*at *aktunya untuk memuat belum dimulai dengan mengantarkan barang-barang untuk dimuatkan dan tidak dipersyaratkan hari-hari berlabuh tambahan, maka yang mencarterkan dapat menganggap perjanjian dibatalkan, asalkan ia memberitahukan hal itu secara tertulis kepada pihak la*an. (alam hal usaha ia mempunyai hak atas penggantian bea berlabuh tambahan dan kerugian yang dideritanya karena pemutusan itu. !asal ("+2 %ila dipersyaratkan hari berlabuh tambahan, setelah le*at *aktu muat, maka yang mencarterkan masih harus menunggu sampai hari berlabuh tambahan le*at. Setelah hari berlabuh tambahan le*at, bila barang-barang belum diantarkan juga, yang mencarterkan dapat bertindak menurut cara yang ditunjukkan dalam pasal yang lalu. (alam hal usaha ia mempunyai hak atas bea berlabuh tambahan dan penggantian kerugian.

Halaman 11! dari 1+$

!asal ("+v %ila carter-partai menentukan hari berlabuh tambahan, akan tetapi tidak ditetapkan tentang bea berlabuh tambahan, maka bila ada perselisihan, hal itu ditetapkan )leh hakim menurut kelayakan. %ila carter-partai menentukan bea berlabuh tambahan, akan tetapi tidak ditetapkan tentang jumlah hari berlabuh tambahan, maka jumlah usaha dianggap sebanyak ! hari. !asal ("+< %ila jumlah hari berlabuh atau hari berlabuh tambahan ditetapkan dalam carter-partai, dalam perhitungan mengenai itu hari-hari di mana yang mencarterkan lalai atau terhalang untuk menerima muatan, tidak ikut dihitung. 3KUH( .+., +1!p, u.4 !asal ("+A %ila *aktu muat sudah le*at atau bila hari-hari berlabuh tambahan yang dipersyaratkan sudah le*at pula, muatan hanya diantarkan sebagian, maka tanpa menunggu lebih lama lagi, yang mencarterkan dapat memulai perjalanan. ia ber*enang untuk menerima barang-barang dari )rang lain 3muatan tambahan4 untuk diangkut mengganti bagian muatan yang kurang. Pencarter *ajib mengganti kerugian yang diderita )leh yang mencarterkan, )leh karena jumlah muatan yang diperjanjikan hanya diadakan sebagian, demikian pula untuk membayar bea berlabuh tambahan, bila dipersyaratkan hari-hari berlabuh tambahan. %ila sebagai uang carter ditentukan jumlah yang pasti, hal usaha tetap harus dibayar seluruhnya dengan pem)t)ngan biaya angkutan untuk muatan tambahan yang sekiranya dimuat. !asal ("+; %ila ada pencarter lebih dari satu )rang, masing-masing mereka yang menggunakan hari-hari berlabuh tambahan yang dipersyaratkan, *ajib membayar bea berlabuh tambahan kepada yang mencarterkan, dengan tidak mengurangi hak-haknya kepada )rang yang sekiranya telah menghalanginya untuk mengantarkan barang-barang untuk dimuat sebelum permulaan harihari berlabuh tambahan. !asal ("+B Atas tuntutan pencarter, yang mencarterkan *ajib memulai perjalanan dengan sebagian muatan yang diperjanjikan, asalkan pencarter memberi jaminan untuk segala sesuatu yang seharusnya dapat dituntut )leh yang mencarterkan dalam hal pengangkutan seluruh muatan yang diperjanjikan. %ila timbul perselisihan tentang jumlah atau si,at jaminan yang harus diberikan, maka hal usaha diputuskan )leh ketua raad 2an justitie, bila ada dalam kabupaten tempat pemuatan, atau kalau ia tidak ada, )leh residentierechter, atau jika ia tidak ada, )leh kepala pemerintahan (aerah setempat, bagaimanapun atas perm)h)nan pihak yang paling bersedia, setelah mendengar atau setelah pemanggilan dengan cukup pihak la*an atau *akilnya. !asal (", &uga setelah muatan yang diperjanjikan sebagian atau seluruhnya dimuat, selama kapal belum berangkat, pencarter dapat memutuskan perjanjian, asalkan ia memberi jaminan untuk biayabiaya pemb)ngkaran kembali dan untuk penggantian semua kerugian yang mungkin dapat diderita )leh yang mencarterkan karena pemutusan perjanjian itu. Alinea kedua pasal yang lalu, dalam hal usaha berlaku. !asal (",a %ila ada lebih dari satu )rang pencarter, maka tidak se)rang pun dari mereka dapat memutuskan perjanjian, bila karena itu keberangkatan kapal terlambat, kecuali bila yang lainnya memberikan i7in.

Halaman 119 dari 1+$

!asal (",b Bang mencarterkan *ajib segera memberangkatkan kapal setelah pemuatan selesai, dan menyelenggarakan perjalanan dengan kecepatan yang pantas. 'a *ajib mengganti kerugian, bila karena kesalahannya atau kesalahan )rang yang dipekerjakannya, kapal disita atau ditahan. !asal (",: Pencarter yang karena kesalahannya menyebabkan kapal ditahan, *ajib mengganti kerugian baik terhadap yang mencarterkan maupun terhadap lain-lainnya yang berkepentingan pada muatannya. !asal (",d %ila kapal karam atau mendapat kerusakan sedemikian rupa, sehingga dalam *aktu yang layak tidak dapat diperbaiki atau tidak pantas diperbaiki, hapuslah perjanjian pencarteran, kecuali bila yang mencarterkan bersedia untuk mengusahakan atas biaya sendiri memba*a muatan pada kesempatan lain ke tempat tujuannya. 'a *ajib memberi pernyataan dalam *aktu yang pantas. !asal (",e %ila kapal tidak dapat menyelesaikan perjalanan karena sejak permulaan tidak laik laut dan tidak sesuai untuk perjalanan, maka yang mencarterkan *ajib mengganti kerugian terhadap pencarter. !asal (",> %ila seluruh muatan di tengah perjalanan dijual karena rusak, hapuslah perjanjian carter, dengan tidak mengurangi ketentuan pasal +19E. !asal (",1 Pencarter menunjukkan tempat di mana kapal harus dib)ngkar. Untuk itu ia harus menunjukkan tempat pemb)ngkaran yang biasa digunakan, di mana kapal dapat masuk dan berlabuh dengan aman dan lancar. %ila pencarter menunjuk lebih dari satu tempat pemb)ngkaran berturut-turut, maka biaya untuk angkutan tambahan yang meliputi juga penggantian kerugian karena kehilangan *aktu, adalah menjadi tanggungan pencarter. !asal (",h %ila pencarter lalai memberikan penunjukan pada *aktunya, atau para pencarter, bila ada lebih dari satu )rang, tidak mendapat kata sepakat dalam penunjukan, yang mencarterkan bebas memilih sendiri tempat pemb)ngkaran. (alam pada itu ia *ajib memilih tempat pemb)ngkaran yang biasa digunakan. !asal (",i %ila kapal telah tiba di tempat pemb)ngkaran dan telah siap untuk penyerahan muatannya, yang mencarterkan memberitahukan hal itu kepada pencarter atau *akilnya. (i samping itu pengusaha kapal *ajib memberitahukan hal itu dengan cara yang biasa digunakan, bila k)n)semen-k)n)semen yang dikeluarkan untuk barang-barang yang dimuat ditandatangani )leh atau atas nama nakh)da. Ketentuan-ketentuan pasal ini tidak berlaku di sini, bila keadaan setempat tidak memungkinkan pemberitahuan ini, atau hal itu tidak akan berman,aat.

Halaman 111 dari 1+$

!asal (",6 Bang mencarterkan *ajib menyerahkan barang-barang secepatnya sesuai dengan yang dimungkinkan )leh tatanan kapalnya. %ila ia menghalangi pencarter untuk penerimaan barang-barang, maka ia *ajib mengganti kerugian. !asal (",k Pencarter harus menerima barang-barangnya dari alat pemb)ngkar yang harus diselenggarakan )leh yang mencarterkan. ia *ajib memulainya pada hari pertama setelah menerima pemberitahuan dimaksud dalam pasal +19i, dan melanjutkannya secepatnya seperti selayaknya dimungkinkan )leh keadaan yang ada dan dii7inkan )leh kemampuan kapal. %ila pemberitahuan berdasarkan ketentuan dalam alinea terakhir pasal +19i tidak diadakan, pencarter harus menerima barang-barang, segera setelah diajukan )leh kapal untuk penyerahannya. !asal (",l %ila pencarter tidak memenuhi ketentuan dalam pasal yang lalu, yang mencarterkan ber*enang untuk memb)ngkar barang-barang ke dalam t)ngkang atau tempat penyimpanan yang sesuai untuk itu atas beban dan risik) pencarter. %ila pemb)ngkaran atau penyimpanan termaksud dalam alinea yang lain tidak mungkin, nakh)da ber*enang untuk mengangkut terus barang-barang itu. pemb)ngkaran dan penyimpanan barang itu dilakukan dalam pelabuhan, yang paling sesuai untuk dilakukan di kapal-kapal kecil atau di tempat penyimpanan yang sesuai, semuanya atas biaya dan risik) penerima. (alam hal penyimpanan atau pengangkutan terus, yang mencarterkan *ajib secepatnya memberitahukan hal itu kepada pencarter dan para pemegang k)n)semen, kecuali bila telah dilakukan pemberitahuan dengan cara seperti dimaksud dalam pasal +19i. !asal (",3 Bang mencarterkan, yang menggunakan *e*enang termaksud dalam alinea pertama pasal yang lalu, *ajib menghentikan pemb)ngkaran dan penyimpangannya, bila pencarter memberitahukan bersedia menerima dan mengambil tindakan-tindakan yang perlu untuk menyelenggarakannya secepatnya. !asal (",n Pada *aktu penerimaan, pencarter akan menuruti peraturan-peraturan yang mencarterkan mengenai *aktu dan cara penerimaan, kecuali bila peraturannya adalah sedemikian rupa, sehingga selayaknya tidak dapat dituntut dari pencarter untuk menaatinya. !asal (",o %ila yang mencarterkan tidak dapat menggunakan *e*enangnya untuk memb)ngkar atau menyimpan di tempat tujuannya, maka pencarter *ajib mengganti kerugian kepadanya yang disebabkan karena penerimaan yang tidak dilakukan pada *aktunya. !asal (",p %ila dalam carter-partai dipersyaratkan jumlah tertentu hari-hari berlabuh atau hari-hari berlabuh tambahan, yang mencarterkan baru b)leh memulai pemb)ngkaran, penyimpanan atau pengangkutan terus, bila setelah hari-hari itu berlalu dan barang-barang masih ada di kapal. (alam penghitungan hari-hari itu, tidak diikutkan hari-hari pada *aktu mana yang mencarterkan lalai atau terhalang untuk menyerahkan muatan. !asal (",@

Halaman 111 dari 1+$

Untuk hari-hari berlabuh tambahan pencarter harus membayar bea berlabuh tambahan yang diperjanjikan. %ila carter-partai tidak menentukan bea berlabuh tambahan, maka bila ada perselisihan, hal usaha ditetapkan )leh hakim sebagaimana layaknya. %ila carter-partai menentukan bea berlabuh tambahan, akan tetapi tidak ditetapkan jumlah hari berlabuh tambahan, maka jumlah usaha dianggap ! hari. !asal (",r %ila setelah hari-hari berlabuh atau hari-hari berlabuh tambahan yang diperjanjikan masih ada barang-barang di dalam kapal, maka pencarter *ajib mengganti kerugian akibat kelambatan itu kepada yang mencarterkan. !asal (",s %ila untuk barang-barang yang dimuat, dikeluarkan k)n)semen-k)n)semen yang ditandatangani )leh atau atas nama pengusaha kapal atau )leh atau atas nama nakh)da, yang menunjuk pemb)ngkarannya kepada carter-partainya, maka berlaku untuk para pemegang k)n)semen yang memberitahukan kesediaannya untuk menerima barang yang menjadi haknya, ketentuan dalam pasal-pasal +19k-+19r, dengan tidak mengurangi perubahan dalam pasal +19k yang tersebut dalam alinea berikut. /iap pemegang k)n)semen *ajib memulai penerimaan, segera bila barang tersedia untuknya, akan tetapi tidak sebelum hari pertama berikut setelah pemberitahuan termaksud dalam pasal +19i alinea pertama, pada hari apa pun hari berlabuh yang disepakati dalam carter-partai mulai. %ila tidak diadakan pemberitahuan berdasarkan ketentuan dalam alinea terakhir pasal +19i, tiap pemegang k)n)semen *ajib memulai penerimaan segera bila barang tersedia untuknya, harihari berlabuh yang disepakati dalam carter tanpa memandang pada hari apa partai mulai. Para pemegang k)n)semen yang barang-barangnya masih ada di kapal, bertanggung ja*ab secara tanggung renteng terhadap yang mencarterkan untuk bea berlabuh tambahan dan untuk penggantian kerugian, bila dalam carter-partai disepakati suatu jumlah tertentu hari-hari berlabuh atau hari-hari berlabuh tambahan. /erhadap sesama mereka sendiri para pemegang k)n)semen semua *ajib menyelenggarakan penerimaan dengan cara yang dinyatakan dalam pasal +19k. %arangsiapa yang dengan melalaikan usaha, merintangi )rang lain untuk mengambil barang-barang pada *aktunya, *ajib terhadap )rang itu mengganti kerugian. !asal (",t /iap ruang kapal yang untuknya diadakan perjanjian carter tersendiri, untuk penerapan pasalpasal +19i-+19s dianggap tersendiri. !asal (",2 Untuk barang-barang yang diserahkan di tempat tujuan dari kapal yang dicarter, atau dalam hal tersebut pada pasal +19d diantarkan di sana atas biaya yang mencarterkan, harus dibayar biaya angkutan sepenuhnya. @amun tidak perlu dibayar biaya angkutan untuk barang yang sedemikian rusak, sehingga tiba dalam keadaan tidak berharga, kecuali bila kerusakan itu disebabkan )leh kesalahan pengirim atau )leh karena si,at, keadaan atau suatu cacat barang itu sendiri. !asal (",v (engan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal-pasal +19*-+19y, tidak harus dibayar biaya angkutan untuk barang-barang yang tidak diantarkan di tempat tujuan atau yang diantarkan ke sana tidak dengan kapal yang dicarter, kecuali dalam hal tersebut pada pasal +19d. !asal (",<

Halaman 11" dari 1+$

%iaya angkutan sepenuhnya harus dibayar untuk barang-barang yang )leh pencarter diminta kembali di tengah perjalanan. yang mencarterkan di samping itu mempunyai hak atas pembayaran untuk apa yang dapat ditagih )lehnya karena kerusakan umum atau atas dasar lain atau jaminan untuk itu, beserta penggantian semua biaya untuk penyerahan, dan untuk kerugian yang mungkin diderita )lehnya. 'a tidak *ajib menyerahkannya, bila perjalanannya akan terhambat karenanya. !asal (",A /idak harus dibayar biaya angkutan untuk barang-barang yang dijual di tengah perjalanan, karena kerusakannya tidak mengi7inkan untuk pengangkutan lebih lanjut, kecuali bila penjualannya menghasilkan keuntungan bagi pencarter, yang dalam hal itu jumlah biaya angkutan yang harus dibayar ditetapkan )leh hakim menurut layaknya. Bang mencarterkan mempunyai hak untuk mengambil barang-barang lain 3muatan tambahan4 sebagai pengganti muatan yang dijual itu. %iaya angkutan muatan tambahan menjadi haknya. !asal (",; Untuk barang-barang yang berdasarkan pasal +# dipakai )leh nakh)da atau dilempar ke laut, harus dibayar biaya angkutan sepenuhnya, kecuali bila ada alasan yang dapat diterima, bah*a hal usaha tidak akan harus dibayar seandainya nakh)da tidak berbuat apa-apa terhadap barang-barang itu. !asal (",B %ila untuk biaya angkutan ditentukan jumlah yang pasti, maka jumlah usaha dikurangi secara sebanding, bila untuk sebagian barang-barang yang dimuat tidak harus dibayar biaya angkutan berdasarkan yang ditentukan dalam pasal +19u, alinea kedua, +192 dan +19E. !asal (%Apa yang sebelum penyerahan barang-barang di tempat tujuan telah dibayarkan )leh pencarter untuk diperhitungkan kemudian dan bila tidak diperjanjikan kebalikannya, dianggap sebagai uang muka atas biaya angkutan yang seluruhnya atau sebagian harus dikembalikan, jika ternyata tidak harus dibayar atau harus dibayar sampai jumlah yang lebih kecil. (ianggap, bah*a diperjanjikan kebalikannya, bila diberikan uang muka yang dibebani dengan premi untuk asuransi. !asal (%-a %ila karena tindakan yang diambil )leh penguasa terhadap kapal atau karena pecah perang, sehingga kapal menjadi tidak bebas, perjalanan tidak dapat dimulai dalam *aktu yang layak, atau tidak dapat dilanjutkan setelah dimulai, masing-masing pihak dengan pemberitahuan tertulis kepada pihak la*an dapat memutuskan perjanjian. Hal yang sama berlaku, bila )leh tindakan dari penguasa, ruang kapal yang dicarterkan dicabut dari penguasaan yang mencarterkan. %ila pada *aktu itu kapal tidak berada dalam suatu pelabuhan dan dimuati, yang mencarterkan *ajib menyuruh kapal untuk singgah di pelabuhan aman yang pertama dapat dicapai dan memb)ngkar muatan di sana. Semua biaya pemb)ngkaran menjadi tanggungan yang mencarterkan. !asal (%-a bis %ila sebagai uang carter ditetapkan suatu jumlah yang tetap, maka usaha dikurangi secara sebanding, bila )leh tindakan penguasa sebagian dari ruang kapal yang dicarterkan dicabut dari penguasaan yang mencarterkan. !asal (%-b

Halaman 11 dari 1+$

%ila sebelum pemuatan dimulai, pengangkutan barang-barang yang diuraikan dalam carterpartai terhalang )leh tindakan penguasa atau karena pecah perang, barang-barang menjadi tidak bebas, maka pencarter ber*enang untuk mengajukan barang-barang lain untuk diangkut sebagai pengganti barang-barang tersebut, asalkan pengangkutan barang-barang itu bagi yang mencarterkan tidak mendatangkan beban yang lebih berat. %ila pencarter tidak menggunakan *e*enang usaha, maka masing-masing pihak memberitahukan dengan tertulis kepada pihak la*an dapat memutuskan perjanjian itu. !asal (%-: %ila keadaan-keadaan yang disebut dalam pasal yang lain timbul setelah pemuatan dimulai, maka para pihak dengan pemberitahuan tertulis kepada pihak la*an dapat memutuskan perjanjian. %ila pada *aktu itu kapal tidak berada dalam pelabuhan, yang mencarterkan *ajib menyuruh kapal untuk singgah di pelabuhan aman yang pertama dapat dicapai dan memb)ngkar muatan di sana. Semua biaya pemb)ngkaran menjadi tanggungan pencarter. !asal (%-d %ila tindakan yang diambil hanya mengenai sebagian muatan atau bila hanya sebagian yang menjadi tidak bebas, maka yang mencarterkan dapat mulai memb)ngkar bagian itu dan pencarter yang bersangkutan meminta pemb)ngkarannya. Semua biaya untuk pemb)ngkaran yang meliputi biaya untuk singgah pada suatu pelabuhan bila perlu, menjadi tanggungan pencarter. Bang mencarterkan berhak menerima barang-barang dari )rang lain, sebagai pengganti barang-barang yang dib)ngkar, dan menerima biaya angkutannya. !asal (%-e Untuk barang-barang yang dib)ngkar menurut ketentuan-ketentuan pasal-pasal +"1a, +"1c dan +"1d atau tidak dimuatkan menurut ketentuan alinea kedua pasal +"1b, la7imnya tidak perlu dibayar biaya angkutan. @amun bila pencarter telah mendapat keuntungan dari pengangkutan barang-barang itu, atau untuk pelaksanaan perjanjian pencarteran itu telah dilakukan perjalanan, yang untuk itu tidak diterima biaya angkutan, atau keadaan-keadaan lain yang menurut pertimbangan hakim memberi alasan untuk hal itu, alas perm)h)nan yang mencarterkan, hakim dapat memutuskan, bah*a harus dibayar biaya angkutan dan menetapkan jumlahnya menurut kelayakan. !asal (%-> pasal-pasal +1!h-+1!k, +19b-+19, dan +19u-+"1e berlaku di sini, bila perjanjian pencarteran mengenai baik kapal yang memakai bendera 'nd)nesia, maupun pengangkutan barang -barang dari atau ke pelabuhan 'nd)nesia. #2b ( !en1an1k2tan Baran1-baran1 !oton1an !asal (%-1 Pengangkutan barang-barang p)t)ngan berarti pengangkutan berdasarkan perjanjian lain daripada perjanjian pencarteran. /erhadap pengangkutan barang-barang p)t)ngan, selama hal usaha tidak dilakukan dengan kapal-kapal pelayaran tetap, berlaku ketentuan berikut. !asal (%-h Pengangkut menentukan tempat dan berapa lama kapalnya berlabuh untuk pemuatan.

Halaman 11. dari 1+$

%ila *aktu berlabuh untuk pemuatan tidak diberitahukan lebih dahulu, setiap pengirim dapat menuntut agar kapalnya berangkat, setelah lalunya minggu sejak barang-barangnya dimuat, atau bila pengangkut tidak bersedia untuk itu, menuntut agar barang-barangnya dib)ngkar kembali atas biaya pengangkut. !asal (%-i Pengirim harus mengantarkan barang-barang untuk dimuat, segera bila pengangkut memintanya. ia tidak *ajib memuatkan barang-barang yang tidak diantarkan pada *aktunya, dan berhak atas penggantian kerugian, bila kapal berangkat tanpa barang-barang itu. Ketentuan-ketentuan pasal-pasal +1!n-+1!p berlaku juga di sini juga. !asal (%-6 Selama kapal belum berangkat, pengirim dapat meminta agar barang-barangnya dib)ngkar kembali, asalkan keberangkatan kapal tidak terhambat karenanya. 'a *ajib membayar biaya angkutan beserta biaya penyusunan kembali muatan lainnya, bila sekiranya perlu. Kerugian pada muatan lainnya yang disebabkan )leh penyusunan kembali harus diganti )lehnya. !asal (%-k Ketentuan-ketentuan pasal-pasal +19b-+19e di sini berlaku juga. !asal (%-l Pengangkut menunjukkan tempat kapal dib)ngkar. ia *ajib menunjukkan tempat pemb)ngkaran yang biasa digunakan dan memberitahukan dengan cara yang la7im kedatangan kapalnya di tempat pemb)ngkaran itu. Ke*ajiban pemberitahuan usaha dihapus, bila keadaan setempat tidak memungkinkan atau hal itu tidak berguna. !asal (%-3 9ulai hari pertama berikut pada pemberitahuan itu, penerima-penerima harus mengambil barang mereka dari tempat alat-alat pemb)ngkaran yang harus diadakan )leh pengangkut. 9asing-masing mereka *ajib memulainya, segera bila pengangkut telah siap untuk menyerahkan barang-barang yang diperuntukkan bagi mereka, dan melanjutkan hal itu dengan secepat mungkin dengan mengingat keadaan yang ada dan kemampuan kapal itu mengi7inkan untuk penyerahan. %ila pemberitahuan berdasarkan ketentuan dalam alinea terakhir pasal yang lalu tidak diadakan, penerima harus menerima barang-barangnya segera setelah diajukan )leh kapal untuk penyerahan. %ila penerima tidak menaati ketentuan dalam alinea pertama atau kedua, pengangkut ber*enang untuk memb)ngkar barang-barang itu ke dalam t)ngkang atau di tempat penyimpanan yang sesuai untuk itu, atas biaya dan risik) penerima. %ila pemb)ngkaran dan penyimpanan yang dimaksud dalam alinea yang lalu tidak mungkin dilakukan, maka nakh)da ber*enang untuk mengangkut terus barang-barang itu. pemb)ngkaran dan penyimpanan barang itu lalu dilakukan di pelabuhan, yang paling sesuai di kapal-kapal kecil atau di tempat penyimpanan yang sesuai pula, semua atas biaya dan risik) penerima. (alam hal penyimpanan atau pengangkutan terus, pengangkut *ajib secepatnya memberitahukan hal itu kepada penerima, kecuali bila telah dilakukan pemberitahuan seperti yang diatur dalam pasal +"11. Pengangkut yang menggunakan *e*enang yang diberikan dalam alinea ketiga, *ajib menghentikan pemb)ngkaran atau penyimpanan itu, bila penerima masih mau memberitahukan kesediaannya untuk menerima dan mengambil tindakan untuk menyelenggarakan penerimaan itu dengan kecepatan yang menjadi syaratnya.

Halaman 11+ dari 1+$

!asal (%-n Ketentuan-ketentuan pasal-pasal +19j, +19n dan +19) di sini berlaku juga. !asal (%-o %ila dalam k)n)semen ditetapkan suatu jumlah tertentu tentang hari berlabuh atau hari berlabuh dengan hari berlabuh tambahan, pengangkut haru b)leh memulai pemb)ngkaran, penyimpanan dan pengangkutan terus barang-barang yang disebut dalam k)n)semen, bila setelah le*at hari-hari itu seluruhnya atau sebagian barang-barang masih ada di dalam kapal. %ila ketentuan tentang jumlah hari berlabuh atau hari berlabuh dengan hari berlabuh tambahan itu berkenaan dengan pemb)ngkaran seluruh muatan, maka hari-hari berlabuh itu mulai berlaku pada hari pertama berikut pada pemberitahuannya, yang diatur dalam pasal +"11. %ila tidak diadakan pemberitahuan berdasarkan alinea kedua pasal +"11, maka hari-hari berlabuh ku mulai berlaku pada hari pertama berikut pada hari tibanya kapal itu. %ila ketentuan itu semata-mata mengenai pemb)ngkaran barang-barang yang disebut dalam k)n)semen, maka hari-hari berlabuh itu tidak mulai berlaku lebih a*al daripada hari ketika pengangkut itu siap untuk penyerahan barang-barang itu. !asal (%-p Ketentuan-ketentuan pasal-pasal +19p alinea kedua, +19G dan +19r di sini berlaku juga. !asal (%-@ Pemegang-pemegang k)n)semen yang ada ketentuannya tentang jumlah hari berlabuh atau hari berlabuh dengan hari berlabuh tambahan yang berhubungan dengan pemb)ngkaran seluruh muatan, bila mereka mempergunakan hari-hari berlabuh tambahan, bertanggung ja*ab secara tanggung renteng tentang penggantian kerugian termaksud dalam pasal +19r, masingmasing selama masih ada barang-barang yang diperuntukkan baginya di kapal. /erhadap sesama mereka sendiri, mereka *ajib menyelenggarakan penerimaan dengan cara yang disebutkan dalam pasal +"1m. %arangsiapa yang dengan lalaikan hal usaha menghalangi )rang lain untuk menerima barang-barangnya pada *aktunya, *ajib mengganti kerugian kepadanya. !asal (%-r Ketentuan-ketentuan pasal-pasal +19u-+19y, +"1, +1#s-+1#u bis di sini berlaku juga. !asal (%-s %ila dengan sebuah kapal dilakukan pengangkutan barang-barang untuk melaksanakan perjanjian pencarteran dan untuk barang-barang yang dimuat dikeluarkan k)n)semenk)n)semen yang ditandatangani )leh atau atas nama pengusaha kapal atau )leh atau atas nama nakh)danya, yang mengenai pemb)ngkarannya tidak menunjuk kepada carter-partai, maka berlaku mengenai pemb)ngkarannya ketentuan dalam pasal-pasal +"1n-+"1G. !asal (%-t Pasal-pasal +"1k, +"1r dan +"1s berlaku baik terhadap pengangkutan le*at laut dari maupun pengangkutan ke pelabuhan-pelabuhan 'nd)nesia. BAB 7B ! NGANGKUTAN 0.ANG #2b " Ketent2an-ketent2an U323

Halaman 11$ dari 1+$

!asal (%" Pengangkut dalam pengertian bab usaha adalah )rang yang mengikat diri, baik dengan perjanjian pencarteran menurut *aktu atau menurut perjalanan, maupun dengan suatu perjanjian lain untuk menyelenggarakan pengangkutan )rang 3musa,ir, penumpang4 seluruhnya atau sebagian le*at laut. !asal (%% perjanjian untuk mengangkut, me*ajibkan pengangkut untuk menjaga keamanan penumpang dari saat naik sampai saat turun dari kapal. Pengangkut *ajib mengganti kerugian, yang disebabkan )leh cedera yang menimpa penumpang berkenaan dengan pengangkutan, kecuali ia dapat membuktikan, bah*a cedera itu adalah akibat dari suatu peristi*a yang layaknya tidak dapat dicegah atau dihindari, atau akibat kesalahan penumpang sendiri. %ila cedera itu mengakibatkan kematian, maka pengangkut *ajib mengganti kerugian yang karenanya diderita )leh suami atau istri yang ditinggalkan, anak-anak dan )rang tua penumpang itu. %ila penumpang itu diangkut berdasarkan perjanjian dengan pihak ketiga, pengangkut bertanggung ja*ab baik terhadap pihak ketiga maupun terhadap penumpang dan ahli *arisnya, semuanya dengan mengindahkan ketentuan dalam alinea-alinea yang lain. !asal (%& pengangkut bertanggung ja*ab atas perbuatan )rang-)rang yang dipekerjakan )lehnya, dan barang-barang yang digunakannya pada pengangkutan itu. !asal (%' Pengangkut tidak bebas untuk mempersyaratkan, bah*a ia tidak bertanggung ja*ab atau tidak bertanggung ja*ab selain sampai jumlah terbatas untuk kerugian yang disebabkan )leh kurang cukupnya usaha pemeliharaan, perlengkapan atau pemberian a*ak untuk alat pengangkutannya, atau sesuainya alat itu untuk pengangkutan yang diperjanjikan, ataupun )leh kurang cukupnya penga*asan di kapal. !asal (%'a Persyaratan-persyaratan untuk membatasi pertanggungja*aban pengangkut sekali-kali tidak membebaskannya dari beban untuk membuktikan, bah*a untuk pemeliharaan, perlengkapan atau pemberian a*ak untuk alat pengangkutannya dan untuk sesuainya alat itu untuk pengangkutan yang diperjanjikan, telah diusahakan secukupnya, bila ternyata, bah*a kerugian adalah akibat dari cacat alat pengangkutan atau tatanannya. (alam hal usaha tidak dapat diadakan penyimpangan dengan perjanjian. !asal (%( %ila pengangkut adalah sekaligus pengusaha kapal itu, tanggung ja*abnya karena kerugian yang disebabkan )leh cedera yang diderita )leh para penumpang yang diangkut dengan kapal itu, terbatas pada jumlah ,. +1, - tiap meter kubik isi bersih kapal itu, bila mengenai kapal-kapal yang digerakkan secara mekanis, ditambah dengan apa yang untuk menentukan isi itu, dikurangkan dari isi k)t)r untuk ruang yang ditempati )leh alat penggeraknya. %ila baik barangbarang yang diangkut maupun para penumpang atau ahli *aris mereka menderita kerugian, maka tanggung ja*ab pengangkut keseluruhannya terbatas pada jumlah yang disebut di sini, dengan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal-pasal .#$ dan +"#. !asal (%)

Halaman 11# dari 1+$

%ila pengangkut bukan pengusaha kapal, ke*ajiban mengganti kerugian karena cedera terbatas pada jumlah, yang dalam s)al mengenai cedera menurut ketentuan dalam pasal yang lalu dapat ditagih pada pengusaha kapal. (alam hal adanya perselisihan, pengangkut harus membuktikan sampai jumlah berapa batas tanggung ja*abnya. !asal (%)a /untutan ganti rugi penumpang atau ahli *arisnya harus didahulukan terhadap segala ganti rugi lain dalam hal usaha. !asal (%* (engan menyimpang dari ketentuan pasal +"+ dan pasal +"$, dapat dituntut ganti rugi sepenuhnya, bila cedera itu disebabkan )leh kesengajaan atau kesalahan besar dari pengangkut. Persyaratan-persyaratan yang bertentangan dengan usaha adalah batal. !asal (%+ Pengangkut bertanggung ja*ab atas kerugian yang timbul karena kelambatan pengangkutan, kecuali bila ia dapat membuktikan bah*a kelambatan tersebut akibat dari suatu peristi*a, yang layaknya tidak dapat dicegah atau dihindari )lehnya. !asal (%, %ila kapal itu karena keadaan setempat tidak atau tidak dapat mencapai tempat tujuan dalam *aktu yang layak, pengangkut *ajib mengantarkan para penumpang ke tempat tujuan dengan alat pengangkutan lain atas biayanya. %ila diperjanjikan, bah*a kapal tidak pergi lebih jauh dari tempat yang dapat dicapai kapal itu dan berlabuh dengan aman dan lancar, maka pengangkut ber*enang untuk menurunkan penumpang-penumpang dari kapal di tempat terdekat dari tempat tujuan yang memenuhi syarat, kecuali bila halangan itu hanya bersi,at sementara sekali, sehingga hal itu hanya menyebabkan kelambatan sedikit sekali. !asal (&Penumpang dapat diminta agar kepadanya )leh pengangkut diberikan tiket perjalanan. @akh)da ber*enang untuk mengeluarkan tiket perjalanan untuk pengangkutan dengan kapal yang dipimpinnya, kecuali bila )rang lain ditugaskan untuk pengeluaran tiket itu. !asal (&" /iket perjalanan dapat berbunyi atas nama penumpang, kepada yang ditunjuk atau atas-tunjuk. %ila berbunyi kepada yang ditunjuk, maka berlakulah pasal +1!. /iket perjalanan blank), dianggap berbunyi kepada atas-tunjuk. !asal (&% Penumpang tidak dapat memindah tangankan haknya dari perjanjian pengangkutan tanpa i7in pengangkut, kecuali bila ia menerima tiket perjalanan kepada yang ditunjuk atau atas-tunjuk dan belum naik di kapal. !asal (&& 9engenai bagasi milik para penumpang berlaku ketentuan-ketentuan mengenai pengangkutan barang-barang.

Halaman 11! dari 1+$

Pengangkut tidak *ajib mengganti kerugian yang terjadi pada barang-barang yang disimpan sendiri )leh penumpang, kecuali bila ternyata bah*a untuk penyelamatannya telah dilakukan usaha seperlunya. Untuk kerugian yang disebabkan )leh sesama penumpang, pengangkut tidak bertanggung ja*ab mengenai barang usaha. !asal (&&a Untuk penerapan pasal-pasal .9 -.9# dan +11, maka yang diartikan dengan yang harus dibayar kepada pengangkut bukan saja biaya angkutan bagasi, melainkan juga untuk pengangkutan penumpangnya sendiri. !asal (&&b /iket-tiket perjalanan yang isinya bertentangan dengan peraturan pasal +". alinea pertama, tidak b)leh dikeluarkan untuk pengangkutan dari pelabuhan 'nd)nesia. !asal (&&: Pasal-pasal +""-+"9 dan + berlaku terhadap pengangkutan )rang-)rang dari pelabuhan 'nd)nesia. Hal usaha juga berlaku untuk pengangkutan ke pelabuhan 'nd)nesia, dengan kekecualian bah*a pasal +". dan pasal +".a alinea kedua tidak diterapkan bila persyaratan perjanjian yang dimaksud di situ berlaku menurut undang-undang negara di mana pemasukannya dalam kapal dilakukan. Ketentuan bab usaha, yang berlaku sebelum atau pada *aktu pemasukan dalam kapal, selalu berlaku sebagai pemasukan dalam kapal yang terjadi di pelabuhan 'nd)nesia -ketentuan bab usaha yang berlaku pada *aktu atau setelah penurunan dari kapal, selalu berlaku sebagai penurunan dari kapal yang terjadi di pelabuhan 'nd)nesia. #2b % Dinas !ela;aran Tetap !asal (&&d Untuk pengangkutan penumpang )leh perusahaan pelayaran yang menyelenggarakan dinas tetap antara dua tempat atau lebih 3kapal pelayaran tetap4 berlaku ketentuan berikut. !asal (&&e %ila pengangkut telah memberitahukan syarat-syarat pengangkutan dan tari,, ia *ajib mengangkut )rang yang menyatakan diri untuk ikut diangkut sesuai dengan pemberitahuan itu, selama tempat mengi7inkan untuk jurusan yang diminta, kecuali bila ada alasan yang berdasar untuk tidak mengi7inkan sese)rang tertentu masuk dalam kapal. Pengangkut *ajib memberi kesempatan kepada umum untuk memper)leh syarat-syarat dan tari, yang telah diberitahukan. Usaha berlaku terhadap pengangkutannya, kecuali bila )leh kedua belah pihak ditetapkan ketentuan secara tertulis. !asal (&&> Ke*ajiban pengangkut tidak dihapus karena kapal yang memuat penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan atau tidak dapat melanjutkannya dalam *aktu yang layak. pengangkut harus mengurus pengangkutan selanjutnya sampai ke tujuan atas biayanya. !asal (&&1 Pihak la*an pada perjanjian pengangkutan sebelum perjalanan dimulai dapat memutuskan perjanjian pengangkutan dengan pemberitahuan tertulis kepada pengangkut. %iaya angkutan yang telah dibayar harus dibayarkan kembali, akan tetapi pengangkut mempunyai hak atas ganti rugi yang sekiranya dideritanya karena pemutusan itu.

Halaman 119 dari 1+$

!asal (&&h %ila kapal yang dijanjikan untuk mengangkut penumpang tidak dapat memulai perjalanan pada *aktu yang ditentukan atau tidak dapat memulainya dalam *aktu yang layak setelah itu, maka pihak la*an berhak untuk memutuskan perjanjian. %iaya angkutan yang telah dibayar harus dibayarkan kembali. %ila pihak la*an tidak menggunakan hak usaha, maka pengangkut *ajib mengangkut penumpang atas keinginannya dengan kapal pertama berikutnya yang di dalamnya ada kesempatan untuk itu. !asal (&&i %iaya angkutan harus dibayar lebih dahulu. !asal (&&6 %iaya-biaya pemeliharaan penumpang selama pengangkutan termasuk dalam biaya angkutan. %ila diperjanjikan bah*a pemeliharaan penumpang tidak menjadi tanggungan pengangkut, maka dalam keadaan darurat ia bagaimanapun juga *ajib memberi makan dan minum kepada penumpang dengan harga yang layak. !asal (&&k %ila pada permulaan perjalanan atau pada *aktu melanjutkannya setelah berhenti sebentar, penumpang tidak pada *aktunya berada di kapal dan karena itu tidak dapat ikut melanjutkan perjalanan seluruhnya atau sebagian, maka ia harus membayar biaya angkutan sepenuhnya, dikurangi dengan suatu jumlah yang ditentukan )leh hakim untuk biaya pemeliharaan, bila ada perselisihan. !asal (&&l Untuk penumpang yang meninggal di tengah perjalanan atau karena sakit dan terpaksa meninggalkan kapal, harus dibayar sebagian biaya angkutan yang ditentukan )leh hakim bila ada perselisihan. Apa yang telah dilunasi di atas jumlah usaha, harus dibayarkan kembali. !asal (&&3 %ila perjalanan telah dimulai dan karena tindakan penguasa atau karena pecahnya perang tidak dapat dilanjutkan atau tidak dapat dilanjutkan dalam *aktu yang layak, maka perjalanan berakhir di pelabuhan tempat kapal berada atau di pelabuhan aman terdekat yang dapat dicapainya. %iaya angkutan tidak harus dibayar, kecuali bila pihak la*an telah memper)leh man,aat dari pengangkutan itu. 9aka atas tuntutan pengangkut, hakim dapat memutuskan bah*a biaya angkutan harus dibayar dan menetapkan jumlahnya menurut kepantasan dengan mengingat semua keadaan. Karena pemeliharaan yang telah dinikmati selalu harus dibayar sebagian dari biaya angkutan yang ditentukan )leh hakim menurut kepantasan bila ada perselisihan. Apa yang telah dilunasi di atas jumlah yang ditetapkan untuk pengangkutan, harus dibayarkan kembali. !asal (&&3 bis %ila atas tindakan penguasa dicabut ruang kapal yang diperuntukkan bagi pengangkutan penumpang dari penguasaan pengangkut, maka kedua belah pihak berhak untuk memutuskan perjanjian. %ila perjanjian telah dimulai, maka perjanjian itu berakhir di pelabuhan tempat kapal itu berada atau di pelabuhan aman yang terdekat yang dapat dicapainya. Alinea kedua dan ketiga pasal yang lalu di sini berlaku juga.

Halaman 1"1 dari 1+$

#2b & !en:arteran Men2r2t Wakt2 !asal (&&n /erhadap pencarteran menurut *aktu untuk pengangkutan )rang diterapkan cara yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan pasal-pasal +1!, +1!a, +1!c, +1!e, dan +1!,. Pera*atan para penumpang menjadi beban pencarter. Pencarter ber*enang menerima )rang-)rang untuk diangkut dengan biaya angkutan dan syarat-syarat yang dianggapnya baik. %ila tiket perjalanan diberikan )leh atau atas nama nakh)da atau ditandatangani )lehnya atau atas namanya, baik pengusaha kapal maupun pencarter bertanggung ja*ab. %ila karena itu pengusaha kapal mendapat ke*ajiban lebih banyak daripada yang di*ajibkan )leh carter-partai, maka karena itu ia mempunyai tagihan terhadap pencarter. !asal (&&o %ila dalam carter-partai jumlah penumpang yang dapat diangkut dengan kapal dinyatakan lebih besar daripada yang sebenarnya, maka uang carter mendapat pengurangan yang sebanding dan di samping itu pengusaha kapal *ajib mengganti kerugian yang disebabkan karena itu, kecuali bila pencarter mengetahui berapa penumpang sebenarnya yang dapat diangkut dengan kapal itu. !asal (&&p %ila pencarteran menurut *aktu itu mengenai kapal berbendera 'nd)nesia, sekedar tidak diperjanjikan lain, berlaku ketentuan-ketentuan paragra, usaha dengan tidak memandang di mana pencarteran diadakan. #2b ' !en:arteran Men2r2t !er6alanan !asal (&&@ /erhadap pencarteran menurut perjalanan untuk pengangkutan )rang diterapkan cara yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan pasal-pasal +1!h, +1!1, +1!m, +19b, +19c, +19c, +19g, +19h, dan + i-+ l. Pencarter ber*enang menerima )rang-)rang untuk diangkut dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam carter-partai, dan dengan biaya angkutan yang dianggapnya baik. (alam hal itu berlaku alinea keempat dan kelima pasal + n. !asal (&&r %ila dalam carter-partai jumlah penumpang yang dapat diangkut dalam kapal atau dalam ruang yang dicarterkan, ternyata disebutkan lebih besar daripada yang sebenarnya, yang mencarterkan harus mengganti kepada pencarter kerugian yang disebabkan karena itu, kecuali bila pencarter mengetahui jumlah yang sebenarnya6 di samping itu uang carternya mendapat pengurangan yang sebanding, bila untuk itu ditetapkan jumlah yang tetap. !asal (&&s %ila kapal karam atau sedemikian rusaknya, sehingga dalam *aktu yang layak tidak dapat diperbaiki atau perbaikan tidak ada gunanya, batallah perjanjian carter, kecuali bila yang mencarterkan bersedia untuk berusaha mengangkut penumpang-penumpang itu atas biayanya pada kesempatan lain ke tempat tujuan mereka. 'a *ajib memberi keterangan mengenai hal itu dalam *aktu yang layak.

Halaman 1"1 dari 1+$

!asal (&&t %ila berdasarkan ketentuan dalam pasal yang lain perincian pencarteran batal, maka pencarter harus membayar sebagian uang carter karena pemeliharaan yang dinikmati para penumpang yang jika ada perselisihan tentang hal itu ditentukan )leh hakim menurut kelayakan. Apa yang telah dilunasi di atas jumlah usaha harus dibayarkan kembali. %ila yang mencarterkan menyuruh untuk mengangkut para penumpang ke tempat tujuan mereka atas biayanya, maka semua pengeluaran untuk pemeliharaan para penumpang sampai pada tempat tersebut menjadi bebannya. !asal (&&2 %ila karena tindakan penguasa atau karena pecahnya perang, perjalanan tidak dapat dimulai atau tidak dapat dimulai dalam *aktu yang layak, atau setelah dimulai tidak dapat dilanjutkan, masing-masing pihak memutuskan perjanjian dengan pemberitahuan tertulis kepada pihak la*annya. Hal yang sama berlaku, bila karena tindakan penguasa dicabut penguasaan yang mencarterkan atas seluruh atau sebagian ruang kapal yang dicarterkan. %ila kapal itu tidak berada dalam suatu pelabuhan, maka kapal itu harus pergi ke pelabuhan aman yang pelabuhan dapat dicapai dan menurunkan para penumpang di sana. Pasal +"1e berlaku dalam hal ini. #2b ( !en1an1k2tan 0ran1-oran1 !erseoran1an !asal (&&v /erhadap pengangkutan )rang-)rang perse)rangan, sekedar hal itu tidak dilakukan dengan kapal-kapal pelayaran tetap, berlaku ketentuan-ketentuan berikut. !asal (&&< %ila hari keberangkatan kapal tidak ditentukan, pengangkut *ajib memulai perjalanan dalam *aktu yang layak setelah penutupan perjanjian pengangkutan. %ila ia tidak menaati ke*ajiban usaha, maka pihak la*annya dapat memutuskan perjanjian itu. %iaya angkutan yang telah dilunasi harus dibayarkan kembali. !asal (&&A Ketentuan-ketentuan pasal-pasal +19e, + g, + i-+ 1, + sini.

m, +

s, dan +

t, berlaku juga di

!asal (&&; %ila perjalanan karena tindakan penguasa atau karena pecahnya perang tidak dapat dimulai atau tidak dapat dimulai dalam *aktu yang layak, batallah perjanjian pengangkutan itu. %ila perjalanan telah dimulai dan karena salah satu sebab itu tidak dapat dilanjutkan atau tidak dapat dilanjutkan dalam *aktu yang layak, maka perjalanan itu berakhir di pelabuhan, tempat kapal itu berada atau di pelabuhan aman terdekat yang dapat dicapainya. Alinea kedua dan ketiga pasal + m berlaku di sini. !asal (&&B %ila penumpang-penumpang diangkut dengan kapal untuk melaksanakan suatu perjanjian pencarteran dan tiket perjalanan diberikan atau ditandatangani )leh atau atas nama pengusaha kapal atau nakh)da, atau ditandatangani )leh salah se)rang dari mereka, maka terhadap hubungan antara pengusaha kapal atau pengusaha kapal dan pencarter di satu pihak dan pihak lain dalam perjanjian pengangkutan dengan penumpang di lain pihak, berlaku ketentuanketentuan paragra, usaha.

Halaman 1"" dari 1+$

BAB 7I TUB.UKAN KA!A9 !asal (&' %ila terjadi tubrukan, di mana tersangkut sebuah kapal laut, pertanggungja*aban untuk kerugian yang ditimbulkan pada kapal-kapal dan pada barang-barang atau )rang-)rang yang ada di kapal, diatur )leh ketentuan-ketentuan dalam bab usaha. /ubrukan kapal berarti terjadi benturan atau sentuhan kapal yang satu dengan yang lainnya. !asal (&( %ila tubrukan kapal disebabkan )leh hal yang tidak disengaja, )leh hal di luar kekuasaan, atau bila terdapat keragu-raguan mengenai sebab tubrukan kapal, maka kerugian dipikul )leh mereka yang menderita. !asal (&) %ila tubrukan kapal itu adalah akibat kesalahan dari salah sebuah kapal yang bertubrukan, atau kesalahan kapal lain, pengusaha kapal yang telah melakukan kesalahan bertanggungja*ab untuk seluruh kerugian. !asal (&* %ila tubrukan kapal itu adalah akibat kedua belah pihak, tanggung ja*ab kedua pengusaha kapal seimbang dengan kesalahan-kesalahan yang dilakukan )leh kedua belah pihak. Perbandingan usaha ditetapkan )leh hakim tanpa ditunjukkan )leh )rang yang menuntut ganti rugi. %ila hal itu tidak dapat ditetapkan, maka para pengusaha kapal itu bertanggung ja*ab untuk bagian-bagian yang sama. %ila ada se)rang yang meninggal atau terluka, maka masing-masing pengusaha kapal bertanggung ja*ab terhadap pihak ketiga untuk seluruh kerugian yang diderita karenanya. pengusaha kapal yang karena itu telah membayar lebih daripada bagian yang dihitung dengan cara yang disebut dalam alinea pertama dengan demikian mempunyai tagihan terhadap sesama debitur bersama. !asal (&+ %ila sebuah kapal yang menyuruh diseret, karena kesalahan kapal yang menyeret bertubrukan, disamping pengusaha kapal itu, pengusaha kapal yang menyeret bertanggung ja*ab secara tanggung renteng terhadap kerugiannya. !asal (&, /anggung ja*ab yang diatur dalam pasal -pasal yang lain juga ada, bila tubrukan kapal disebabkan )leh kesalahan pandu, bahkan bila penggunaan pandu itu di*ajibkan. !asal ('%ila sebuah kapal segera setelah bertubrukan, menuju ke pelabuhan darurat atau tempat lain yang aman dan karam sebelum mencapai tujuannya, dengan tidak mengurangi pembuktian kebalikannya, dianggap sebagai akibat tubrukan kapal. !asal ('" Pertanggungja*aban pengusaha kapal karena kerugian yang ditimbulkan )leh tubrukan kapal terbatas sampai jumlah ,. +1,- setiap meter kubik isi bersih kapalnya, sepanjang mengenai kapal yang digerakkan dengan kekuatan mesin, ditambah dengan luas ruang yang ditempati mesin itu, pada *aktu menentukan isi k)t)r.

Halaman 1" dari 1+$

%ila pengusaha kapal karena kerugian yang ditimbulkan )leh tubrukan kapal, juga bertanggung ja*ab sebagai pengangkut, maka tanggung ja*abnya dalam keseluruhannya hanya terbatas sampai jumlah tersebut dalam alinea pertama, dengan tidak mengurangi yang ditentukan dalam pasal .#$ dan pasal +"#. !asal ('% penyitaan kapal untuk menjamin pembayaran ganti rugi yang harus dibayar, dilakukan setelah memper)leh i7in dari ketua raad 2an justitie di daerah kapal berada pada saat perm)h)nan i7in. (i luar daerah yang ada raad 2an justitienya, penyitaan kapal untuk menjamin ganti rugi yang harus dibayar dapat dilakukan dengan i7in residentierechter di daerah kapal berada pada saat perm)h)nan i7in. Pasal-pasal #"1-#"# -eglemen Acara perdata berlaku terhadap penyitaan usaha. !asal ('& Penggugat dalam perkara tubrukan kapal dapat menggugat menurut pilihannya5 (i hadapan hakim di tempat tinggal tergugat, atau bila tergugat lebih dari se)rang, di tempat tinggal mereka6 (i hadapan hakim di tempat terjadinya tubrukan6 di hadapan hakim di tempat kapal para tergugat dida,tar dalam register kapal6 (i hadapan hakim, yang di daerah hukumnya penyitaan dilakukan atas kapal itu. %ila menurut ketentuan usaha tidak ada hakim di 'nd)nesia yang ber*enang, gugatan dilakukan di hadapan hakim yang ditunjuk dalam ayat 3"4, 3 4 atau 3+4 nasal 99 -eglemen Acara perdata menurut pembedaan-pembedaan yang diadakan di situ. !asal ('' Apa yang ditentukan dalam bab usaha berlaku pula, bila karena cara berlayar atau karena tidak menaati suatu peraturan undang-undang, terjadi kerugian pada kapal lain atau pada )rang)rang atau barang-barang yang ada di situ, tanpa terjadi tubrukan kapal. !asal (''a /erhadap benturan atau sentuhan kapal dengan barang bergerak atau barang tetap, ketentuanketentuan bab usaha berlaku pula. Kapal yang membentur atau menyentuh barang lain yang tetap atau dipautkan kerugian, kecuali bila ternyata bah*a benturan atau sentuhan tidak disebabkan pada sesuatu yang tetap, yang diterangi secukupnya, bertanggung ja*ab untuk )leh kesalahan kapal. BAB 7II KA!A9 $ANG KA.AM8 KANDA#8 DAN ! N MUAN BA.ANG-BA.ANG DI 9AUT !asal ('( /iada se)rang pun diperkenankan untuk datang ke atas kapal tanpa i7in tegas dari nakh)da, juga dengan dalih hendak menyelamatkan atau men)l)ng sekalipun. !asal (') Kapal-kapal yang karam atau kandas di pantai, dan barang-barang yang diangkat dari laut atau dari pantai, tidak b)leh dit)l)ng atau diselamatkan, kecuali dengan i7in nakh)da, bila ia hadir di situ. !asal ('*

Halaman 1". dari 1+$

%ila nakh)da, pemilik muatan atau pemegang k)nsinyasi ada di tempat, kapal dan barangbarang tersebut di atas harus diserahkan kepada penguasaan mereka, dan diserahkan para pen)l)ng dengan segera dan dengan jaminan secukupnya untuk upah pen)l)ngan kepada mereka. !asal ('+ %arangsiapa menahan kapal-kapal atau barang-barang yang kandas, yang dit)l)ng atau diselamatkan, atau barangsiapa tidak segera memenuhi tuntutan nakh)da pemegang k)nsinyasi atau pemilik muatan untuk menyerahkan barang-barang ini kepada mereka dengan jaminan secukupnya, kehilangan semua haknya atas upah pen)l)ngan, di samping itu *ajib mengganti semua kerugian yang disebabkan )leh penahanan demikian. !asal (', %iaya dan uang yang dikeluarkan untuk pengangkutan barang-barang dari tempat penyimpanan ke tempat tujuan dalam hal yang disebut dalam pasal-pasal yang lain, dibayar )leh mereka yang menerima barang-barang itu6 dengan tidak mengurangi tagihan mereka bila ada alasanalasan untuk itu. !asal ((%ila kapal-kapal atau barang-barang di laut atau di pantai diselamatkan, dit)l)ng atau diangkat dari laut, tanpa kehadiran atau pengetahuan nakh)da, pemilik muatan atau pemegang k)nsinyasi )leh para pen)l)ng, kapal atau barang-barang itu akan secepatnya dipindahkan ke tempat yang terdekat, dan diserahkan kepada pejabat yang )leh atau atas nama 8ubernur &enderal 3pemerintah4 ditugaskan mengurus hal itu, atau bila di sana tidak ada )rang demikian, maka diserahkan kepada pejabat yang harus ditunjuk )leh kepala pemerintahan (aerah setempat. %ila melanggar, para pen)l)ng kehilangan hak atas upah pen)l)ngan mereka, dan mereka *ajib mengganti kerugian, dengan tidak mengurangi kemungkinan tuntutan pidana, bila ada alasan untuk itu. !asal ((" Kapal-kapal yang karam atau kandas, atau barang-barang yang dipungut dari laut atau di pantai, atau dikumpulkan, atau jika usaha tidak ada tujuan lain dengan pengecualian semua lainnya harus diselamatkan dan dit)l)ng )leh atau di hadapan pejabat yang ditunjuk, atau dalam tidak ada pejabat, )leh atau di hadapan se)rang pejabat yang ditunjuk )leh Kepala pemerintahan (aerah setempat di tempat kandasnya kapal atau dipungutnya barang-barang tersebut. /etapi jika karena percampuran barang-barang itu atau karena sebab lain tidak dapat dipastikan siapa pemilik barang yang diselamatkan atau dipungut, atau karena ada perbedaan maka penyelamatan dan pen)l)ngan harus dilakukan )leh pejabat yang ditentukan atau yang ditunjuk )leh Kepala pemerintahan (aerah setempat. !asal ((% pejabat-pejabat yang diangkat atau ditunjuk untuk mengurus barang-barang yang terdampar, diselamatkan atau dit)l)ng dari laut, mereka *ajib membuat in2entaris yang saksama, dan terhadap penyerahan barang-barang itu mereka mempunyai ke*ajiban yang sama seperti para pen)l)ng yang telah mengamankan kapal atau barang-barang di laut atau di pantai. 9ereka memper)leh upah untuk pengurusan tersebut yang besarnya ditetapkan dalam peraturan atau yang akan ditetapkan lebih lanjut )leh 8ubernur &enderal 3pemerintah4. Para nakh)da dan para pemilik kapal atau barang-barang terhadap pejabat tersebut yang satu terhadap yang lain, dalam s)al upah pen)l)ngan, mempunyai ke*ajiban yang sama seperti terhadap para pen)l)ng. !asal ((&

Halaman 1"+ dari 1+$

Pejabat dalam hal tersebut di atas *ajib memberi lap)ran tentang apa yang telah mereka kerjakan kepada kepala pemerintahan (aerah setempat dalam *aktu dua kali ". jam. !asal ((' %arang-barang yang sedemikian keadaannya hingga tidak dituntut kembali dan yang karena kerusakan atau dari si,atnya lekas menjadi busuk, atau yang penyimpanannya tidak dapat diragukan bah*a bertentangan dengan kepentingan pemilik, setelah diper)leh tanda persetujuan 3)t)risasi4 cuma-cuma dari kepala pemerintahan (aerah setempat, harus segera mereka suruh agar dijual di depan umum menurut kebiasaan setempat. !asal ((( Pejabat-pejabat tersebut selekasnya akan memberitahukan tentang penyelamatan yang telah dilakukan dalam surat kabar resmi, bila berkedudukan di &a*a dan 9adura, dan di daerah luar &a*a dan 9adura dengan cara yang harus ditentukan )leh kepala pemerintahan (aerah setempat, dengan menyebutkan semua merek dan tanda pengenal, sambil di samping itu memanggil setiap )rang yang merasa berhak atas barang-barang yang diselamatkan, untuk meminta kembali barang-barang itu. Pemanggilan itu akan diulangi tiga kali, yaitu tiap sebulan sekali. @amun bila karena kurang pentingnya barang-barang itu adalah sepantasnya, pemanggilan dengan i7in kepala pemerintahan (aerah setempat, sementara akan ditangguhkan untuk menggabungkannya kemudian dengan panggilan untuk barang-barang lainnya dalam satu panggilan bersama-sama. !asal (() %ila sese)rang membuktikan haknya atas barang-barang yang diamankan, dengan k)n)semen atau surat-surat lain yang benar, maka para pejabat tersebut di atas akan menyerahkan barang-barang kepadanya setelah memper)leh tanda persetujuan cuma-cuma dari kepala pemerintahan (aerah setempat dengan membayar upah pen)l)ngan dan biaya-biayanya. (alam hal ada keragu-raguan tentang hak )rang yang menuntut kembali atau ada penyangkalan pihak ketiga, atau ada perselisihan tentang upah pen)l)ngan dan biayabiayanya, para pihak harus mengambil jalan hukum yang biasa6 dalam hal terakhir hakim dapat memerintahkan penyerahan barang-barang itu dengan jaminan secukupnya. !asal ((* %ila setelah pemanggilan ketiga tidak se)rang pun datang untuk menuntut kembali barangbarang yang diselamatkan atau diangkat dari laut, setelah diper)leh tanda persetujuan cumacuma dari kepala pemerintahan (aerah setempat, barang-barang itu akan dijual di depan umum, dan pendapatannya setelah dip)t)ng dengan upah pen)l)ngan dan biaya-biayanya, dipertanggungja*abkan kepada kepala pemerintahan (aerah setempat dan sementara disimpan di kas negara. Pengesahan pertanggungja*aban itu sekali-kali tidak mengurangi hak yang berkepentingan sekiranya ia hendak menggunakannya terhadap pertanggungja*aban itu. !asal ((+ %ila dalam *aktu 11 tahun sese)rang dapat membuktikan diri sebagai pemilik barang-barang yang diamankan, uang pendapatan itu akan diberikan kepadanya. %ila dalam *aktu itu tidak ada )rang yang datang, maka uang pendapatan itu dianggap sebagai barang yang tidak bertuan. %arang-barang musuh yang disita dan dinyatakan menjadi milik negara sekalikah tidak dapat dituntut kembali. !asal ((,

Halaman 1"$ dari 1+$

/idak sekali-kali akan dipungut suatu bea pantai atas kapal yang kandas atau barang-barang yang diselamatkan. Ketentuan usaha tidak menghalang-halangi hak untuk merampas kapal musuh atau barangbarangnya yang terdampar. !asal ()Untuk pert)l)ngan yang diberikan kepada kapal yang dalam bahaya, barang-barang yang ada di kapal, muatan dan penumpangnya, untuk menyelamatkan ji*a )rang-)rang yang mengalami kecelakaan kapal dan untuk mengamankan barang-barang temuan di laut dan barang-barang bekas kapal karam, harus dibayar upah pen)l)ngan. Kecuali bila pihak-pihaknya mengadakan perjanjian lain, diberikan juga upah pen)l)ngan bila pemberian pert)l)ngan itu berhasil baik. !asal ()" Upah pen)l)ngan yang diperselisihkan, ditetapkan )leh hakim menurut kepantasan. Kecuali bila para pihak mengadakan perjanjian lain, bila pemberian pert)l)ngan tidak berhasil baik, kepada kapal yang men)l)ng diberi penggantian biaya, ganti rugi dan bunga. !asal ()% Upah pen)l)ngan tidak b)leh melebihi nilai barang-barang yang diselamatkan. !asal ()& Setiap perjanjian tentang upah pen)l)ngan, yang diadakan selama dan di ba*ah pengaruh bahaya, )leh hakim dapat dibatalkan atau diubah atas tuntutan salah satu pihak, bah*a syaratsyarat yang diperjanjikan tidak layak. %iarpun bagaimana, atas tuntutan seperti tersebut dalam alinea pertama, perjanjian tentang upah itu )leh hakim dapat dibatalkan atau diubah, bila ternyata bah*a persetujuan )leh salah satu pihak diberikan di ba*ah pengaruh penipuan atau penyembunyian keterangan atau, bah*a tidak ada keseimbangan antara upah yang ditetapkan dengan jasa yang diberikan. !asal ()' Para penumpang tidak mempunyai hak atas upah pen)l)ngan karena pemberian pen)l)ngan )leh mereka kepada sesama penumpang, kapal atau muatannya, kecuali )leh mereka diberikan jasa yang selayaknya tidak dapat dianggap bah*a mereka *ajib untuk itu. !asal ()( Kapal yang menyeret tidak mempunyai hak atas upah karena pert)l)ngan yang diberikan kepada kapal yang diseret, penumpangnya atau muatannya, kecuali bila diberikan jasa luar biasa )lehnya, yang tidak dapat dianggap sebagai pelaksanaan perjanjian penyeretan. !asal ()) 9eskipun kepada sebuah kapal, penumpang-penumpangnya atau muatannya diberikan pert)l)ngan )leh sebuah kapal yang pengusaha kapalnya sama, harus dibayar juga upah pen)l)ngan. (alam hal usaha setiap )rang yang mempunyai kepentingan pada upah itu dapat menuntut penetapannya )leh hakim, meskipun telah diadakan perjanjian tentang upah itu. Hal yang sama berlaku juga bila antara pengusaha kedua kapal ada kepentingan bersama. !asal ()* %ila pert)l)ngan itu diberikan )leh )rang-)rang atau kel)mp)k )rang yang bertindak lepas satu dari yang lain, maka masing-masing mereka mempunyai hak atas upah pen)l)ngan dan masing-masing untuk dirinya, dan dalam hal ada perselisihan, dapat menuntut penetapannya.

Halaman 1"# dari 1+$

!asal ()+ %ila )leh sebuah kapal diberikan pert)l)ngan, maka pengusaha kapal, nakh)da dan anak buah kapalnya, beserta penumpang lainnya yang telah ikut membantu pada pemberian pert)l)ngan, mempunyai hak atas upah pen)l)ngan tersebut. !asal ()+a Pengusaha kapal ber*enang untuk mengadakan perjanjian tentang upah pen)l)ngan itu atau bila tidak ada perjanjian, untuk menuntut penetapannya )leh pengadilan, perjanjian yang dibuat )lehnya mengikat semua yang berhak atas upah itu. ia *ajib memberitahukan kepada mereka masing-masing, bila diminta secara tertulis, tentang jumlah upah dan pembagiannya. %ila pengusaha kapal tidak ada di tempat, nakh)dalah yang bertindak, kecuali bila untuk itu pengusaha kapal menunjuk )rang lain. !asal ()+b %ila ada perselisihan mengenai pembagian upah pen)l)ngan, pembagian itu atas perm)h)nan pihak yang paling bersedia ditetapkan )leh hakim setelah mendengar atau setidak-tidaknya setelah memanggil secukupnya lain-lainnya yang berhak. !asal ()+: Pelepasan hak )leh nakh)da atau )leh se)rang anak buah kapal terhadap bagian dalam upah pen)l)ngan yang dapat diper)leh atau telah diper)leh )leh kapalnya, adalah batal, kecuali bila kapal digunakan semata-mata untuk pekerjaan pengamanan dan penyeretan. !asal ()+d Untuk pert)l)ngan yang diberikan kepada sebuah kapal beserta para penumpang dan muatannya, upah pen)l)ngan harus dibayar )leh pengusaha kapal. !asal ()+e %ila mereka yang telah memberikan pert)l)ngan, telah membuat pemberian pert)l)ngan itu perlu karena kesalahan mereka atau telah bersalah karena pencurian, penyembunyian atau perbuatan lain yang menipu, maka hakim dapat menentukan upah pen)l)ngan yang lebih rendah bagi mereka, atau bahkan menghapuskan semua hak atas upah pem)t)ngan itu. 9ereka yang telah ikut serta dalam pemberian pert)l)ngan, meskipun dilarang dengan tegas dan masuk akal )leh nakh)da kapal yang dit)l)ng, atau bila ia tidak ada, )leh yang berkepentingan pada kapal itu atau pada muatannya, maka mereka tidak berhak atas upah pen)l)ngan. !asal ()+> &ika sebuah kapal ditinggalkan )leh nakh)da dan para anak buah kapalnya, dan diterima )leh para pengaman, nakh)da setiap *aktu bebas untuk kembali ke kapal itu dan mengambil kembali pimpinan atasnya, yang dalam hal itu para pengaman harus menyerahkan pimpinannya kepada nakh)da itu, dengan ancaman akan kehilangan hak atas upah pen)l)ngan mereka dan akan *ajib mengganti kerugian, dengan tidak mengurangi hak yang telah mereka per)leh atas upah pen)l)ngan. !asal ()+1 Kapal-kapal atau barang-barang yang telah diberi pert)l)ngan atau yang telah diamankan, dengan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal-pasal ++1, ++1 dan +$!,, b)leh ditahan )leh mereka yang telah memberikan pert)l)ngan atau telah melakukan pengamanan, selama pembayarannya belum dilakukan atau belum diberikan jaminan untuk itu.

Halaman 1"! dari 1+$

Penyitaan kapal atau kapal dan muatannya untuk menjamin utang karena upah pen)l)ngan dilakukan setelah memper)leh i7in dari ketua raad 2an justitie, yang di dalam daerahnya kapal itu berada pada saat i7in itu diminta. (i luar daerah a,deling, di mana ada raad 2an justitie, penyitaan dimaksud dalam alinea di atas dapat dilakukan dengan i7in residentierechter, dalam *ilayah mana kapal berada se*aktu i7in tersebut diminta. Untuk jaminan tuntutan atas barang-barang yang diamankan, dengan i7in yang sama, barangbarang usaha dapat disita, selama belum jatuh di tangan pihak ketiga, yang telah memper)lehnya dengan itikad baik dan menjaminnya dengan imbalan. Pasal-pasal #"1-#"# -eglemen Acara perdata berlaku atas sitaan-sitaan usaha. !asal ()+h %arangsiapa menerima barang-barang yang diamankan dan mempergunakannya, sedangkan diketahuinya bah*a padanya masih dibebani utang karena upah pen)l)ngan, bertanggung ja*ab secara pribadi untuk pelunasan utang itu, sepanjang utang itu dapat ditagih atas barangbarang tersebut. (engan tidak mengurangi pembuktian kebalikannya, penerima dianggap telah mengetahui, bah*a utangnya masih membebani barang-barang itu, dan bah*a itu dapat ditagih atasnya. !asal ()+i Upah pen)l)ngan untuk penyelamatan khusus pada para penumpang sebuah kapal harus dibayar )leh pengusaha kapal, juga bila kapalnya karam. Upah itu berjumlah sebesar-besarnya ,. 11,- untuk tiap )rang yang diselamatkan. !asal ()+6 (alam penentuan upah pen)l)ngan, maka yang mempunyai *e*enang yang sama adalah5 hakim di tempat tinggal tergugat, atau bila tergugat lebih dari satu )rang, di tempat tinggal salah se)rang dari mereka6 hakim, yang di dalam daerah hukumnya telah diberikan pert)l)ngan atau telah diantarkan )rang-)rang atau- barang-barang yang diselamatkan6 hakim, yang di dalam daerah hukumnya untuk penuntutan upah pen)l)ngan telah dilakukan penyitaan. Alinea kedua pasal +. berlaku dalam hal usaha. !asal ()+k Ketentuan-ketentuan bab usaha berlaku, bila diberikan pert)l)ngan kepada atau )leh kapalkapal laut. Ketentuan-ketentuan itu berlaku pula bila diberikan pert)l)ngan di laut kepada sebuah pesa*at terbang atau kepada penumpangnya. BAB 7III !asal (), -.#j). S. 19 !-". !asal (*-.#j). S. 19 !-". !asal (*" -.#j). S. 19 !-".

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

Halaman 1"9 dari 1+$

/elah dihapus dg. S. 19

!asal (*% -.#j). S. 19 !-". !asal (*& -.#j). S. 19 !-". !asal (*' -.#j). S. 19 !-". !asal (*( -.#j). S. 19 !-". !asal (*) -.#j). S. 19 !-". !asal (**

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-". !asal (*+ -.#j). S. 19 !-". !asal (*, -.#j). S. 19 !-". !asal (+-.#j). S. 19 !-". !asal (+" -.#j). S. 19 !-". !asal (+% -.#j). S. 19 !-". !asal (+& -.#j). S. 19 !-". !asal (+' -.#j). S. 19 !-". !asal (+( -.#j). S. 19 !-". !asal (+) -.#j). S. 19 !-".

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

Halaman 1 1 dari 1+$

/elah dihapus dg. S. 19

!asal (+* -.#j). S. 19 !-". !asal (++ -.#j). S. 19 !-". !asal (+, -.#j). S. 19 !-". !asal (,-.#j). S. 19 !-". !asal (," -.#j). S. 19 !-".

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

/elah dihapus dg. S. 19

BAB I? A#U.AN#I ATAU ! .TANGGUNGAN T .HADA! BAHA$A-BAHA$A DI 9AUT DAN BAHA$A-BAHA$A ! .BUDAKAN Ba1ian " Bent2k Dan Isi !ertan112n1an !asal (,% Selain syarat- syarat yang disebut dalam pasal "+$, p)lis harus menyatakan5 1. nama nakh)da, nama kapal, dengan menyebutkan macamnya, dan pada pertanggungan kapalnya, pernyataan apakah kapal itu terbuat dari kayu cemara, atau keterangan bah*a tertanggung tidak mengetahui tentang keadaan itu6 ". tempat barang-barang dimuat atau harus dimuat6 . pelabuhan tempat kapal seharusnya berangkat, atau harus berangkat6 .. pelabuhan atau pantai tempat kapal harus memuat atau memb)ngkar6 +. pelabuhan atau pantai yang harus disinggahi kapal6 $. tempat permulaan berlangsungnya bahaya yang menjadi beban penanggung6 #. nilai kapal yang dipertanggungkan. Semua dengan tidak mengurangi pengecualian-pengecualian yang terdapat dalam bab usaha. !asal (,& Pertanggungan laut berp)k)k khusus pada5 badan dan lunas kapal, k)s)ng atau bermuatan, dipersenjatai atau tidak, berlayar sendirian atau bersama-sama dengan kapal lain6 alat-alat perlengkapan dan tali-temali6 alat-alat perlengkapan perang6 bahan makanan, dan pada umumnya semua biaya yang telah dikeluarkan untuk kapal itu, sampai kepada penurunan kapal ke laut6 barang-barang muatannya6 keuntungan yang diharapkan6 biaya angkutan yang akan diper)leh6 bahaya perbudakan.

Halaman 1 1 dari 1+$

pada pertanggungan atas kapal, tanpa penunjukan keterangan lebih lanjut, diartikan dengan itu badan dan lunas kapal, alat perlengkapan dan alat perlengkapan perangnya. !asal (,' Pertanggungan dapat diadakan5 pada keseluruhan atau sebagian barang, bersama-sama atau sendiri6 dalam *aktu damai atau dalam *aktu perang, sebelum atau selama perjalanan kapal6 untuk perjalanan pergi-pulang6 untuk salah satu dari kedua itu6 untuk seluruh perjalanan, atau untuk *aktu tertentu6 untuk semua bahaya laut6 untuk berita baik dan buruk. !asal (,( %ila tertanggung tidak mengetahui dalam kapal mana barang-barang akan dimuat, pernyataan nakh)da atau kapal tidak akan dijadikan syarat, asalkan dalam p)lis diterangkan ketidaktahuan tertanggung tentang hal itu, beserta pernyataan tanggal dan penandatanganan surat pengantar atau surat-tunjuk terakhir. Kepentingan tertanggung dengan cara ini hanya dapat dipertanggungkan untuk *aktu tertentu. !asal (,) %ila tertanggung tidak mengetahui terdiri dari apakah barang-barang yang dikirimkan atau dik)nsinyasikan kepadanya, ia b)leh menyuruh untuk mengadakan pertanggungan atas barang-barang itu di ba*ah nama umum5 ;barang-barang ;. (alam pertanggungan demikian tidak termasuk emas dan perak dalam bentuk mata uang, batangan emas dan perak, permata, mutiara atau perhiasan-perhiasan, dan keperluankeperluan perang. !asal (,* %ila suatu pertanggungan diadakan atas kapal-kapal atau barang-barang yang pada *aktu mengadakan perjanjiannya, telah sampai dengan selamat di tempat tujuan, atau untuk suatu kepentingan yang kerugiannya dipertanggungkan, dan telah ada pada =aktu tersebut di atas, maka berlaku ketentuan-ketentuan pasal "$9 dan pasal "#1, bila dibuktikan, atau bila ada dugaan, bah*a pada *aktu mengadakan perjanjian itu, telah diketahui )leh penanggung tentang tibanya kapal dengan selamat, atau )leh tertanggung atau pemegang amanat tentang adanya kerugian. !asal (,+ (ugaan tersebut dalam pasal "#1 terhadap tertanggung tidak ada, bila pertanggungan itu diadakan berdasarkan berita baik atau buruk, asalkan dalam hal usaha, dalam p)lis dinyatakan berita terakhir yang diterima )leh tertanggung mengenai barang yang dipertanggungkan6 dan asalkan pada pertanggungan yang diadakan untuk beban pihak ketiga, dalam hal ada kerugian, secara nyata terbukti tentang tanggal amanat yang diper)leh pemegang amanat itu untuk mengadakan pertanggungan. (engan persyaratan itu, pertanggungan itu haru dapat dibatalkan, bila dibuktikan bah*a tertanggung atau pemegang amanat pada *aktu diadakan perjanjian itu telah mengetahui kerugian yang dideritanya. !asal (,, pertanggungan batal bila diadakan5 1. (ihapus dg. S. 19 -.#, S. 19 .-"1., S. 19 !-"6 ". (ihapus dg. S. 19 -.#, S. 19 .-"1., S. 19 !-"6 . (ihapus dg. S. 19 -.#, S. 19 .-"1., S. 19 !-"6

Halaman 1 " dari 1+$

..

atas barang-barang yang menurut undang-undang dan peraturan-peraturan pemerintah tidak b)leh diperdagangkan6 +1. atas kapal-kapal, baik kapal 'nd)nesia maupun asing yang dipergunakan untuk pengangkutan barang-barang tersebut dalam .1. !asal )--

(ihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-". !asal )-"

(ihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-".

!asal )-% Pertanggungan atas badan dan lunas kapal dapat diadakan untuk nilai sepenuhnya kapal itu, beserta semua alat perlengkapannya, dan semua biayanya sampai ke laut. !asal )-& Pertanggungan b)leh diadakan atas kapal-kapal dan barang-barang, yang telah berangkat atau diangkut dari tempat bahayanya seharusnya mulai terjadi atas beban penanggung, asalkan dalam p)lisnya dinyatakan, baik tentang saat yang sesungguhnya keberangkatan kapal itu atau pengangkutan kapal itu atau pengangkutan barang-barangnya, maupun tentang ketidaktahuan tertanggung mengenai hal itu. %agaimanapun juga dalam p)lis harus dinyatakan, dengan ancaman hukuman menjadi batal, berita terakhir yang diterima )leh tertanggung dari kapal atau barang-barangnya, dan bila pertanggungan itu diadakan atas beban pihak ketiga, tanggal surat-tunjuk atau surat pengantar, atau pernyataan dengan tegas, bah*a pertanggungannya telah diadakan tanpa pemberian amanat yang berkepentingan. !asal )-' %ila tertanggung dalam p)lis membuat keterangan tentang ketidaktahuannya seperti yang ditentukan dalam pasal yang lalu, dan kemudian ternyata, bah*a pertanggungannya telah diadakan setelah kapal-kapalnya berangkat dari tempat bahayanya seharusnya mulai terjadi atas beban penanggung, maka dalam hal ada kerugian, atas tuntutan penanggung, tertanggung harus menguatkan keterangannya tentang ketidaktahuannya dengan sumpah. !asal )-( %ila dalam p)lis tidak disebutkan, baik tentang keberangkatan kapal, maupun tentang ketidaktahuannya, hal itu dianggap sebagai pengakuan, bah*a pada keberangkatan p)s terakhir yang telah tiba sebelum pembuatan p)lis itu, atau jika tidak ada p)s teratur, pada kesempatan baik yang terakhir untuk mengirimkan berita, kapal itu masih berlabuh di tempat ia harus berangkat. !asal )-) %ila diadakan pertanggungan atas kapal-kapal yang belum ada di tempat di mana bahayanya harus mulai terjadi, atau kapal yang belum siap untuk memulai perjalanan atau untuk dimuati, atau atas barang-barang yang tidak seketika dapat dimuatkan, pertanggungan itu batal6 kecuali bila keadaan itu disebut dalam p)lisnya, atau dalam hal itu dinyatakan, bah*a tertanggung tidak mengetahui hal itu, dengan menyebutkan surat pengantarnya atau surat-tunjuknya, atau keterangan bah*a surat itu tidak ada, dan di samping itu, bagaimanapun juga, menyebutkan berita terakhir yang diterimanya tentang kapal atau barang. /ertanggung dan pemegang amanat, dalam hal ada kerugian, *ajib menguatkan ketidaktahuannya dengan sumpah. !asal )-*

Halaman 1

dari 1+$

(ihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-". !asal )-+

(ihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-". !asal )-,

(ihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-". !asal )"-

(ihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-". !asal )""

(ihapus dg. S. 19

-.#j). S. 19 !-".

!asal )"% %arang-barang b)leh dipertanggungkan untuk nilai sepenuhnya pada *aktu dan di tempat pengiriman, dengan semua biayanya sampai di kapal, termasuk di situ premi pertanggungan, tanpa dapat dituntut untuk memberikan rencana perkiraan tiap barang tersendiri. !asal )"& @ilai sesungguhnya barang-barang yang dipertanggungkan b)leh dinaikkan dengan biaya angkutan, bea-bea masuk dan biaya-biaya lain yang pada *aktu tibanya perlu sekali harus dibayar, asalkan tentang hal itu disebut dalam p)lisnya. !asal )"' Kenaikan yang diuraikan dalam pasal yang lain tidak mengikat, bila yang dipertanggungkan tidak sampai di tempat tujuan, sepanjang karena itu pembayaran biaya angkutan, bea-bea masuk dan biaya-biaya lainnya hapus seluruhnya atau sebagian. Akan tetapi bila biaya angkutan menurut perjanjian yang diadakan sebelum keberangkatan kapal harus dibayar lebih dahulu maka pertanggungan mengenai hal itu tetap tidak berubah. (alam hal ada bencana atau kerugian, maka pembayaran lebih dahulu itu harus dibuktikan. !asal )"( pertanggungan atas keuntungan yang diharapkan harus dibuatkan rencana perkiraan tersendiri pada p)lisnya, dengan penyebutan tersendiri atas barang-barang mana hal itu dilakukan. %ila hal usaha tidak ada, maka pertanggungannya batal. %ila nilai barang yang dipertanggungkan dinyatakan secara umum, dengan ketentuan pasti, bah*a semua yang melebihi nilai barang dianggap sebagai keuntungan yang diharapkan, pertanggungannya berlaku untuk nilai barang yang dipertanggungkan6 akan tetapi yang selebihnya akan dikembalikan kepada perhitungan besarnya keuntungan yang diharapkan dan dapat dibuktikan, dihitung menurut ukuran yang disebut dalam pasal $"1 dan pasal $"". !asal )") %iaya angkutan dapat dipertanggungkan untuk jumlah sepenuhnya. !asal )"* %ila kapal karam atau kandas, maka karena kecelakaan itu pertanggungannya dikurangi dengan jumlah biaya perjalanan yang harus dibayarkan )leh nakh)da atau pemilik kapal, kurang daripada yang seharusnya dibayar bila kapal itu tiba dengan selamat.

Halaman 1 . dari 1+$

!asal )"+ pertanggungan terhadap perbudakan diadakan sampai jumlah uang tertentu, yang dapat digunakan untuk menebus )rang yang dijatuhkan dalam perbudakan dan yang kebebasannya dipertanggungkan. Selisih antara uang tebusan dengan jumlah yang dipertanggungkan menjadi keuntungan penanggung6 dan bila untuk penebusannya dipersyaratkan jumlah yang lebih besar daripada yang ditentukan dalam perjanjiannya, maka ia cukup dengan memenuhi jumlah yang dinyatakan dalam p)lisnya. Ba1ian % An11aran Baran1-baran1 ;an1 Dipertan112n1kan !asal )", &umlah penuh, yang dipertanggungkan atas badan atau lunas kapal, meskipun sebelum itu sudah diperkirakan, dapat ditentukan lagi atau dikurangi dengan keputusan pengadilan, bila perlu, setelah lap)ran para ahli5 1. bila kapal dalam p)lis diperkirakan menurut harga pembelian, atau menurut yang telah dikeluarkan sebagai biaya pembuatannya, dan kapal itu telah mempunyai nilai yang lebih rendah, baik karena umur maupun karena banyaknya perjalanan yang telah dilakukannya6 ". bila kapal yang dipertanggungkan untuk berbagai perjalanan, setelah melakukan satu perjalanan atau lebih dan dengan demikian telah memper)leh biaya angkutan, kemudian karam dalam salah satu perjalanan yang dipertanggungkan. !asal )%%ila pertanggungan diadakan untuk perjalanan kembali dari Suatu negara, yang perdagangannya hanya dilakukan dengan cara tukar-menukar, maka anggaran barang-barang yang dipertanggungkan dihitung atas dasar berapa yang telah dikeluarkan untuk barang-barang yang telah ditukarkan, dengan ditambahkan biaya-biaya pengangkutan. !asal )%" Keuntungan yang diharapkan dibuktikan dengan da,tar harga yang diakui resmi, atau bila hal itu tidak ada, dengan anggaran para ahli, yang menunjukkan keuntungan yang selayaknya akan dihasilkan di tempat tujuan )leh barang-barang yang dipertanggungkan, bila tiba dengan selamat setelah melakukan perjalanan biasa. !asal )%% %ila dari da,tar harga itu, atau dari anggaran para ahli ternyata, bah*a bila tiba dengan selamat, keuntungan akan berjumlah lebih kecil daripada jumlah yang disebutkan dalam p)lis )leh tertanggung, maka penanggung cukup membayar jumlah yang lebih kecil itu. ia tidak perlu membayar apa pun, bila barang-barang yang dipertanggungkan mungkin sama sekali tidak menghasilkan keuntungan. !asal )%& &umlah biaya angkutan dibuktikan dengan carter-partai atau k)n)semen-k)n)semennya. %ila tidak ada carter-partai atau k)n)semen, atau bila mengenai barang-barang pemilik kapal sendiri, untuk jumlah biaya angkutan dibuatkan anggaran )leh para ahli. Ba1ian & !er32laan Dan Akhir Baha;a !asal )%'

Halaman 1 + dari 1+$

Pada pertanggungan atas kapal, bahaya bagi penanggung dimulai sejak nakh)da mulai memuatkan barang-barang dagangan6 atau, bila ia harus berangkat dengan beban pemberat saja, segera setelah ia mulai memuatkan beban pemberatnya. !asal )%( Pada pertanggungan tersebut dalam pasal yang lain, bahaya bagi penanggung berakhir "1 hari setelah kapal yang dipertanggungkan sampai di tempat tujuan, atau beberapa hari lebih cepat bersamaan dengan pemb)ngkaran barang-barang dagangan atau muatan terakhir. !asal )%) Pada Pertanggungan kapal untuk perjalanan pergi dan pulang, atau untuk lebih dari satu perjalanan, bahaya bagi penanggung berlangsung terus-menerus, sampai dengan hari kedua puluh satu setelah perjalanan terakhir diselesaikan, atau kurang beberapa hari sampai barangbarang dagangan muatan terakhir dib)ngkar. !asal )%* %ila yang dipertanggungkan adalah barang-barang lain atau barang-barang dagangan, bahaya yang menjadi beban penanggung mulai berlangsung segera setelah barang-barangnya diantar di dermaga atau di darat, agar dari situ dimuatkan atau diangkut ke kapal-kapal barang-barang itu akan dimuat, dan berakhir 1+ hari setelah kapal tiba di tempat tujuan, atau beberapa hari lebih cepat bersamaan dengan pemb)ngkaran barang-barang di sana yang dipertanggungkan dan ditempatkan di dermaga atau di darat. !asal )%+ Pada pertanggungan atas barang-barang lain dan barang dagangan, bahaya berlangsung terus tanpa terputus, meskipun nakh)da terpaksa memasuki pelabuhan darurat, dan di sana memb)ngkar dan melakukan perbaikan, sampai perjalanan dihentikan secara sah, atau diberi perintah )leh tertanggung untuk tidak memasukkan kembali barang-barangnya ke kapal, ataupun perjalanan sama sekali telah diakhiri. !asal )%, %ila nakh)da atau tertanggung atas barang-barang terhalang )leh alasan-alasan yang sah untuk memb)ngkar muatan dalam *aktu yang ditentukan dalam pasal $"#, tanpa bersalah karena kelambatan, maka bahaya bagi penanggung tetap berlangsung sampai barang-barang dib)ngkar. !asal )&Pada pertanggungan untuk memper)leh uang dari biaya angkutan, bahaya bagi penanggung mulai berlangsung sejak saat barang-barang dan barang-barang dagangan yang biaya angkutannya telah dibayar, telah dimuat ke dalam menjadi busuk atau akan menulari barangbarang lainnya. Kerugian umum, demikian pula kerugian karena pembuangan barang ke laut, perampasan, peramp)kan, atau lainnya semacam itu, atau karena karamnya kapal, meskipun masuk dalam persyaratan perjanjian, dipikul )leh penanggung. !asal )&" (ihapuskan !asal )&%

Halaman 1 $ dari 1+$

Apabila perjalanan dihentikan si penanggung mulai menanggung terhadap bahaya, maka bahaya ini tetap berjalan, dalam halnya pertanggungan atas barang-barang selama lima belas hari, dan dalam halnya pertanggungan atas kapalnya, selama dua puluh satu hari setelah terjadinya penghentian perjalanan tadi, ataupun sekian hari lebih dahulu sekadar barangbarang dagangan dan barang-barang lainnya telah selesai dib)ngkarnya. !asal )&& =aktu bermulai dan berakhirnya bahaya dalam halnya keuntungan yang diharapkan akan didapat, adalah sama dengan *aktu yang ditentukan untuk itu terhadap barang-barang yang bersangkutan. !asal )&' (alam segala pertanggungan, kedua belah pihak bebas untuk membuat persyaratanpersyaratan lain tentang permulaan dan akhir *aktu yang tepat tentang adanya bahaya. Ba1ian ' Hak-Hak Dan Ke<a6iban #i !enan112n1 Dan #i Tertan112n1 !asal )&( Apabila perjalanan dihentikan sebelum si penanggung mulai menghadapi sesuatu bahaya, maka gugurlah pertanggungannya. Premi tidak usah dibayar )leh si tertanggung, ataupun harus dikembalikan )leh si tertanggung, ataupun harus dikembalikan )leh si penanggung, dalam kedua-duanya hal dengan pemberian keuntungan bagi si penanggung sejumlah setengah pr)sen dari pada jumlah uang yang ditanggung atau separuh dari pada uang premi, apabila ini kurang daripada satu pr)sen. !asal )&) Apabila perjalanan dihentikan setelah si penanggung mulai menghadapi bahaya, tetapi sebelum kapalnya di tempat pemb)ngkaran yang penghabisan melepaskan jangkar atau tali-talinya, maka haruslah kepada si penanggung dibayar satu pr)sen daripada jumlah uang yang ditanggung apabila preminya berjumlah satu pr)sen atau lebih, tetapi apabila premi itu berjumlah kurang daripada itu maka haruslah ia dibayar sepenuhnya kepada si penanggung. Premi sepenuhnya selamanya harus dibayar apabila si tertanggung menuntut sesuatu gantiganti yang manapun juga. !asal )&* Adalah yang harus dipikul )leh si penanggung yaitu segala kerugian dan kerusakan yang menimpa kepada barang-barang yang dipertanggungkan karena angin tau,an, hujan lebat, pecahnya kapal, terdamparnya kapal, menggulingnya kapal, penubrukan, karena kapalnya dipaksa mengganti haluan atau perjalanannya, karena pembuangan barang-barang ke laut6 karena kebakaran, paksaan, banjir perampasan, bajak laut atau peramp)k, penahanan atas perintah dari pihak atasan, pernyataan perang, tindakan-tindakan pembalasan6 segala kerusakan yang disebabkan karena kelalaian, kealpaan atau kecurangan nakh)da atau anak buahnya, atau pada umumnya karena segala malapetaka yang datang dari luar, yang bagaimanapun juga, kecuali apabila )leh ketentuan undang-undang atau )leh sesuatu janji di dalam p)lisnya, si penanggung dibebaskan dari pemikiran sesuatu dari berbagai bahaya tadi. !asal )&+

Halaman 1 # dari 1+$

(alam halnya pertanggungan atas sebuah kapal, maka ke*ajiban si penanggung berhenti apabila haluan atau perjalanannya diubah tanpa adanya sesuatu hal yang memaksa, dan dalam halnya pertanggungan atas upah pengangkutan, berakhirlah ke*ajiban tadi, apabila haluan atau perjalanannya diubah tanpa adanya sesuatu hal yang memaksa atau apabila kapalnya diganti, dalam kedua-duanya hal apabila perubahan atau penggantian tadi dilakukan )leh nakh)da karena kemauannya sendiri atau atas perintah dari para pemilik kapal6 kecuali mengenai nakh)da yang melakukannya atas kemauannya sendiri, apabila sebaliknya telah diperjanjikan di dalam p)lis. (alam halnya suatu pertanggungan atas barang-barang berlakulah peraturan yang sama, apabila penggantian haluan, perjalanan, atau kapalnya, secara tidak terpaksa, telah terjadi atas perintah si tertanggung maupun dengan persetujuannya secara tegas atau secara diam-diam. Suatu perjalanan dianggap telah diganti, segera setelah nakh)da mulai mengarahkan kapalnya ke suatu tempat tujuan yang lain daripada tempat untuk mana telah diadakan pertanggungan. !asal )&, Penggantian haluan secara se*enang-*enang tidak terdiri atas suatu penyimpangan kecil, tetapi hanyalah apabila nakh)da, sedangkan itu menurut anggapan yang la7im berlaku tidak perlu atau berguna dan tanpa sesuatu alasan yang penting bagi kapal serta muatannya menghampiri sesuatu pelabuhan yang terletak di luar haluan ataupun apabila nakh)da itu mengikuti suatu rencana perjalanan lain daripada yang harus diturutnya. &ika timbul perselisihan tentang ini maka Hakim akan memutuskannya setelah mendengar para ahli. !asal )'(alam halnya suatu pertanggungan atas sebuah kapal dan upah pengangkutan maka tak usahlah si penanggung membayar kerugian yang disebabkan karena kecurangan nakh)da, kecuali apabila diperjanjikan lain di dalam p)lisnya. &anji yang seperti itu adalah terlarang apabila nakh)da tadi adalah satu-satunya pemilik kapal ataupun apabila ia mempunyai bagian dari padanya. !asal )'" (alam hanya suatu pertanggungan barang-barang yang menjadi kepunyaan para pemilik kapal dalam mana barang-barang itu dimuatnya, maka para penanggung juga tidak bertanggung ja*ab untuk kecurangan nakh)da, maupun untuk segala kerugian dan kerusakan yang disebabkan karena diubahnya haluan, perjalanan, atau digantinya kapalnya )lehnya secara se*enang-*enang, meskipun yang demikian itu dilakukan di luar salahnya atau pengetahuan si tertanggung6 kecuali telah diperjanjikan lain di dalam p)lis. !asal )'% (alam halnya suatu pertanggungan atas upah pengangkutan yang akan diper)leh, maka si penanggung tidak bertanggung ja*ab untuk kerugian yang timbul sejak nakh)da, sedangkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan telah dilengkapi, tanpa sesuatu alasan yang sah untuk kepentingan kapal serta muatannya, telah melalaikan kesempatan untuk memulai perjalanannya6 kecuali apabila si penanggung dengan tegas telah menanggung untuk itu. !asal )'& Apabila yang dipertanggungkan itu berupa barang-barang yang cair, seperti anggur, minyak, madu, gajih, sirup, atau lain sebagainya, ataupun garam atau gula, maka si penanggung tidaklah bertanggung ja*ab untuk sesuatu kerugian yang disebabkan karena keb)c)ran atau melelehnya barang-barang tersebut, kecuali apabila itu terjadi karena penyentuhan, pecahnya kapal, ataupun terdamparnya kapal, ataupun karena barang-barang yang dipertanggungkan tadi telah dib)ngkar disuatu pelabuhan darurat kemudian dimuat lagi.

Halaman 1 ! dari 1+$

Apabila terjadi hal-hal yang me*ajibkan si penanggung mengganti kerugian yang disebabkan karena keb)c)ran atau melelehnya barang-barang tadi, maka kerugian yang harus dibayar itu harus dikurangi dengan jumlah yang mana barang-barang semacam itu, menurut pendapat para ahli la7imnya mer)s)t harganya. !asal )'' Apabila, dalam hal-hal yang diperb)lehkan menurut undang-undang, telah dibuat suatu pertanggungan atas barang-barang dagangan atau barang-barang seumumnya, ataupun atas barang berupa apa saja yang penting bagi si tertanggung, sedangkan bahaya yang ditanggung itu berlaku atas barang-barang yang mudah dapat menjadi busuk atau berkurang, maka si penanggung tidak di*ajibkan memikul kerugian yang demikian, yang menurut adat-istiadat di tempat pertanggungan tadi tidak seharusnya dipikul )leh para penanggung. &ika terjadi perselisihan, maka hal itu akan ditetapkan )leh Hakim, setelah mendengar para ahli. Apabila di antara barang-barang yang tersebut di atas itu ada barang-barang yang di tempat dibuatnya pertanggungan tadi la7imnya tidak dipertanggungkan selainnya dengan bebas dari a2arij, keb)c)ran atau melelehnya barang-barang tadi, maka sama sekali bebaslah si penanggung dari pembayaran kerugian tersebut. !asal )'( Apabila barang-barang dari macam sebagaimana disebutkan dalam pasal yang lalu, di dalam p)lis disebutkan dengan namanya masing-masing, maka, dengan tidak adanya sesuatu janji yang khusus, si penanggung tidaklah bertanggung ja*ab untuk sesuatu a2arij yang kurang daripada tiga pr)sen. !asal )') Apabila diadakan suatu pertanggungan dengan janji ;bebas dari kerusakan; tak peduli apakah ditambahkan perkataan ;apabila barang-barang tiba dengan selamat; ataupun tidak, maka si penanggung ja*ab untuk sesuatu kerusakan, apabila barang-barang yang ditanggung itu tiba di tempat tujuannya dalam keadaan busuk atau rusak. !asal )'* (alam pertanggungan dengan persyaratan ;bebas dari m)lest;, penanggung bebas seketika bila barang yang dipertanggungkan musnah atau menjadi busuk karena kekerasan, perampasan, pembajakan, peramp)kan, penahanan atas perintah penguasa, pernyataan perang, dan pembalasan. Pertanggungan hapus seketika bila barang yang dipertanggungkan dengan m)lest tertahan atau dibel)kkan dari arah tujuannya. Semua hal itu tidak mengurangi ke*ajiban penanggung untuk mengganti kerugian yang terjadi sebelum m)lest itu. !asal )'+ %ila dalam persyaratan ;bebas dari m)lest;, )leh tertanggung dipersyaratkan, bah*a meskipun kapal digiring, bahaya yang biasa tetap berlangsung, penanggung memikul, bahkan setelah m)lest itu, semua kerugian biasa yang menimpa barang yang dipertanggungkan, sampai kapal itu telah digiring dan membuang jauh, akan tetapi dengan pengecualian kerugian sedemikian yang tanpa diragukan timbul dari m)lest itu. %ila sebab karamnya kapal diragukan, maka dianggap bah*a kapal yang dipertanggungkan itu karam karena bencana biasa, untuk hal mana penanggung bertanggung ja*ab. !asal )',

Halaman 1 9 dari 1+$

%ila sebuah kapal atau barang yang dipertanggungkan dengan persyaratan ;bebas dari m)lest; berlabuh di suatu pelabuhan dan sebelum keberangkatannya diduduki )leh musuh, atau bila kapal itu ditahan, maka hal itu disamakan dengan penggiringan dan bahayanya berhenti bagi penanggung. !asal )((alam pertanggungan yang diadakan untuk *aktu tertentu seperti dimaksud dalam pasal +9+, tertanggung harus membuktikan bah*a barang yang dipertanggungkan telah dimuat dalam *aktu yang ditentukan ke kapal yang telah mengalami kecelakaan atau karam. !asal )(" Pada penggantian kerugian untuk barang-barang yang dibeli atau dimuatkan )leh nakh)da, baik untuk bebannya maupun untuk beban kapalnya , harus ditunjukkan bukti pembeliannya dan suatu k)n)semen tentang itu yang ditandatangani )leh dua )rang anak buah kapal yang terkemuka. %ila mengenai barang-barang perdagangan yang harus dimuat dalam berbagai-bagai kapal yang ditunjuk, pertanggungannya diadakan dengan cara terbagi-bagi, dengan menyatakan jumlah yang dipertanggungkan alas tiap kapal, dan bila seluruh muatan dimuat dalam satu kapal, atau dalam sejumlah kapal yang lebih kecil daripada yang ditentukan dalam perjanjian, penanggung tidak bertanggung ja*ab lebih jauh daripada untuk jumlah uang yang ditanggung )lehnya atas kapal atau kapal-kapal yang telah mengangkut muatan itu, meskipun semua kapal tersebut telah mendapat kecelakaan6 dan meskipun demikian, ia menurut pembedaan dari pasal $ +, akan menerima setengah perseratus atau kurang dari jumlah uang yang pertanggungannya dianggap tidak berlaku. !asal )(& Penanggung dibebaskan dari bahaya selanjutnya, dan berhak alas premi, bila tertanggung mengirimkan kapal ke tempat lebih jauh daripada yang disebut dalam p)lis. Pertanggungan mempunyai akibat sepenuhnya bila perjalanan diperpendek. !asal )(' /ertanggung *ajib segera memberitahukan kepada penanggung, atau bila ada beberapa )rang penanggung yang menandatangani suatu p)lis yang sama, kepada penanda tangan pertama, segala berita yang diterimanya mengenai bencana yang menimpa kapal atau barang, dan harus mengirimkan salinan atau petikan surat yang memuat berita itu, kepada siapa saja dari para penanggung, sekiranya dikehendakinya. %ila hal itu dilalaikan, tertanggung *ajib mengganti semua biaya, kerugian dan bunganya. !asal )(( Selama tertanggung tidak berhak untuk melepaskan kepada penanggung haknya atas barang yang dipertanggungkan, dan karena itu tidak sungguh-sungguh melepaskannya, bila kapal karam, kandas, digiring, atau ditahan, ia *ajib melakukan segala daya upaya untuk menyelamatkan atau membebaskannya. Untuk itu ia tidak perlu mendapat kuasa khusus dari penanggung, bahkan ia berhak untuk menuntut darinya sejumlah uang yang cukup untuk menutup biaya yang harus dikeluarkan untuk penyelamatan atau penuntutan kembali. !asal )() /ertanggung, yang harus berdaya upaya menyelamatkan dan menuntut kembali dan yang untuk itu telah memberi amanat kepada teman biasa dalam usahanya, atau kepada badan atau )rang lain yang terkenal mempunyai nama baik, tidak bertanggung ja*ab terhadap pemegang amanat, akan tetapi *ajib melepaskan tuntutan terhadapnya kepada penanggung.

Halaman 1.1 dari 1+$

!asal )(* (alam pertanggungan untuk perhitungan yang tak tertentu, yaitu bila dalam p)lis tidak dinyatakan kebangsaan pemilik barang yang dipertanggungkan, tertanggung ikut *ajib melakukan penuntutan kembali, bila penggiringan atau penahanannya mela*an hukum, kecuali bila ia dibebaskan dalam p)lis. !asal )(+ Keputusan hakim negara asing, yang menyatakan bah*a kapal-kapal atau barang-barang yang dipertanggungkan sebagai barang yang tak berpihak, sebagai bukan milik yang tak berpihak dan karena itu dinyatakan dirampas, tidak cukup untuk membebaskan penanggung dari pembayaran kerugian, bila tertanggung membuktikan, bah*a yang dipertanggungkan adalah sungguh milik tak berpihak, dan bah*a ia di hadapan hakim yang menjatuhkan putusan itu telah melakukan segala daya upaya dan memajukan semua surat bukti untuk mencegah pernyataan perampasan demikian. !asal )(, (ihapus dg. S. 19 -.#j). S. 19 !-". !asal ))(ihapus dg. S. 19 -.#j). S. 19 !-".

!asal ))" %ila untuk keadaan perang atau kejadian lain yang akan timbul, dipersyaratkan kenaikan premi, maka bila besarnya kenaikan premi tidak dinyatakan dalam p)lisnya, jika perlu, ditentukan )leh hakim, setelah mendengar para ahli, dengan mengindahkan bahaya, keadaan dan persyaratan yang dibuat dalam p)lisnya. !asal ))% (alam segala hal, baik bila barang-barang yang dipertanggungkan tidak dikirimkan, maupun dikirimkan dalam jumlah yang lebih kecil, ataupun karena salah perkiraan telah dipertanggungkan terlalu banyak, dan selanjutnya pada umumnya dalam hal-hal yang diatur dalam pasal "!1, penanggung memper)leh setengah perseratus jumlah uang yang dipertanggungkan, atau separuh dari preminya, dan hal itu dengan cara yang sama seperti yang ditentukan dalam pasal $ +, kecuali bila dalam hal yang khusus, kepadanya diberikan lebih )leh ketentuan undang-undang atau perjanjian. >rang yang telah mengadakan pertanggungan untuk )rang lain tanpa menyebutkan nama )rang itu dalam p)lis, tidak dapat menuntut kembali premi atas dasar, bah*a yang berkepentingan tidak mengirimkan barang-barang yang dipertanggungkan atau mengirimkan dalam jumlah kurang. Ba1ian ( Abandone3en !asal ))& Kapal dan barang yang dipertanggungkan dapat diaband)nir atau diserahkan kepada penanggung, bila kapal itu5 karam6 kandas dan remuk6 tak dapat dipakai karena kerusakan di laut6 musnah atau hancur karena bencana laut6 digiring atau ditahan )leh negara asing6

Halaman 1.1 dari 1+$

ditahan )leh pemerintah 'nd)nesia atau %elanda setelah permulaan perjalanan. Semua hal itu tidak mengurangi ketentuan-ketentuan lebih lanjut yang terdapat dalam pasalpasal berikut. !asal ))' Aband)nemen dengan alasan kapal tidak dapat digunakan, tidak dapat dilakukan bila kapal itu setelah terbentur atau kandas, dapat diperbaiki dan berlayar kembali, untuk melanjutkan perjalanannya ke tempat tujuan, dan biaya perbaikan tidak melampaui H. dari nilai yang diperkirakan dalam pertanggungan kapal itu. !asal ))( %ila kapal-kapal atau barang-barang terdampar, digiring atau ditahan, maka aband)nemennya dapat dilakukan seketika, bila penanggung men)lak, atau lalai memberikan lebih dahulu sejumlah uang yang cukup untuk menutup biaya penyelamatan atau penuntutan kembali. %ila ada perselisihan, jumlah uang usaha ditetapkan )leh hakim. &umlah itu dibebankan kepada penanggung, meskipun bila biaya itu ditambahkan pada jumlah kerugian yang harus dibayar, melampaui jumlah yang dipertanggungkan untuk itu. !asal ))) Aband)nemen dalam hal karam atau busuk, tidak dapat dilakukan kecuali bila kerugian atau kerusakan berjumlah H. jumlah yang dipertanggungkan, atau melampaui itu. !asal ))* /ertanggung juga dapat mengadakan aband)nemen dan selanjutnya menuntut pembayaran, tanpa diperlukan bukti tentang karamnya kapal, bila terhitung dari hari keberangkatan kapal ke luar, atau dari hari yang disebut dalam berita-berita yang terakhir diterima, sama sekali tidak datang kabar tentang kapal itu, yaitu6 Setelah lalu $ bulan untuk perjalanan dalam *ilayah 'nd)nesia6 setelah lalu 1" bulan untuk perjalanan dari 'nd)nesia ke Australia, pantai selatan Asia, pantai timur A,rika, /anjung Harapan, ke pulau-pulau yang terletak antara negara-negara itu dan 'nd)nesia, dan ke pulau-pulau di Samudera pasi,ik di sebelah barat /anjung H))rn, dan sebaliknya6 Setelah lalu 1! bulan untuk perjalanan-perjalanan ke luar 'nd)nesia ke bagian-bagian lain dunia, dan sebaliknya. Pada perjalanan-perjalanan dari dan ke pelabuhan-pelabuhan yang keduanya terletak di luar 'nd)nesia, jangka *aktunya dihitung menurut jarak termaksud di atas yang jaraknya paling mendekati kesamaan satu sama lain antara pelabuhan itu. (alam semua hal usaha, tertanggung dapat dianggap cukup dengan menerangkan, dengan mengajukan kesediaan untuk disumpah, bah*a ia tidak menerima berita langsung atau tidak langsung dari kapal yang dimuati barang yang dipertanggungkan, dengan tidak mengurangi pembuktian tentang kebalikannya. !asal ))+ %ila kapal digiring atau ditahan, aband)nemen dapat dilakukan, bila kapal atau barang yang digiring atau ditahan tidak diberikan atau dibebaskan kembali dalam jangka *aktu yang ditentukan dalam pasal yang lain, terhitung dari hari menurut tempat penggiringan atau penahanan itu terjadi dan dari hari tertanggung mendapat berita mengenai hal itu. %ila kapal atau barang yang digiring atau ditahan dinyatakan dirampas, maka segera dapat dilakukan aband)nemen. !asal )),

Halaman 1." dari 1+$

%ila barang-barang yang busuk atau kapal-kapal yang telah dinyatakan tak dapat digunakan, dijual di tengah perjalanan, tertanggung dapat mengaband)nir haknya kepada para penanggung, bila, meskipun telah dilakukan daya upaya )lehnya, uang pembeliannya tidak diperhitungkan dengannya dalam *aktu yang tersebut dalam pasal $$#6 semua terhitung dari hari menurut tempat penjualannya, dan dari hari tertanggung menerima berita tentang hal itu. !asal )*(alam hal-hal tersebut dalam tiga pasal yang lain, aband)nemen kepada penanggung harus diberitahukan dengan resmi bulan setelah *aktu yang ditentukan dalam pasal-pasal itu le*at. !asal )*" (alam hal-hal lain, pemberitahuan resmi itu harus dilakukan dalam jangka *aktu tersebut dalam pasal $$#, terhitung dari hari menurut tempat terjadinya malapetaka itu, dan dari hari tertanggung menerima berita tentang hal itu. !asal )*% Setelah *aktu yang ditentukan dalam kedua pasal yang lain le*at, tertanggung tidak lagi mempunyai hak aband)nemen. !asal )*& (alam hal yang atasnya dapat dilakukan aband)nemen, tertanggung *ajib memberitahukan berita yang diterimanya kepada penanggung dalam + hari setelah diterimanya, dengan ancaman hukuman penggantian biaya, kerugian dan bunga. !asal )*' %ila suatu pertanggungan diadakan untuk *aktu tertentu, maka dalam hal-hal dan setelah jangka *aktu tersebut dalam pasal $$# le*at, karamnya kapal dianggap telah terjadi dalam *aktu pertanggungannya. @amun bila kemudian terbukti, bah*a kerugiannya telah jatuh di luar *aktu pertanggungannya, aband)nemen itu gugur, dan penggantian kerugian yang telah dibayar harus dikembalikan, dengan bunganya yang resmi. !asal )*( (alam melakukan aband)nemen, tertanggung *ajib melap)rkan semua pertanggungan yang telah diadakannya atas barang yang dipertanggungkan, atau telah mengamanatkan untuk mengadakannya, dan peminjaman uang yang telah diadakan atas kapal atau barang itu dengan sepengetahuannya. %ila usaha dilalaikan, maka *aktu pembayaran yang seharusnya mulai berlangsung bersamaan dengan aband)nemennya, ditangguhkan sampai hari ia telah memberikan lap)ran tersebut di atas, tanpa hal itu menimbulkan perpanjangan *aktu yang ditetapkan )leh ketentuan undang-undang untuk melakukan aband)nemen. %ila diberikan lap)ran secara curang, maka tertanggung tidak menerima keuntungan pertanggungan. !asal )*) /ertanggung juga *ajib melap)rkan kepada penanggung dalam melakukan aband)nemen apa yang telah dilakukan untuk menyelamatkan atau membebaskan apa yang dipertanggungkan, dan )rang-)rang atau teman usaha yang telah dipekerjakan )lehnya untuk itu. !asal )** Aband)nemen tidak dapat dilakukan baik untuk sebagian maupun bersyarat.

Halaman 1. dari 1+$

%ila kapal atau barang-barang tidak dipertanggungkan untuk jumlah penuh, dengan demikian tertanggung sendiri telah menghadapi sebagian dari bahayanya, aband)nemen tidak meluas lebih jauh daripada sampai jumlah yang dipertanggungkan seimbang dengan bagian yang tidak dipertanggungkan. !asal )*+ %ila aband)nemen dilakukan menurut peraturan undang-undang, barang-barang yang dipertanggungkan menjadi kepunyaan penanggung, terhitung dari hari pemberitahuannya dengan resmi, dengan tidak mengurangi bagian tertanggung, dalam hal alinea kedua pasal yang lain. !asal )*, Penanggung dengan dalih bah*a kapal atau barang-barang yang dipertanggungkan setelah aband)nemen dibebaskan, tidak dapat membebaskan dirinya dari pembayaran jumlah uang yang dipertanggungkan. !asal )+%ila *aktu pembayaran tidak ditentukan dalam perjanjian, maka penanggung, $ minggu setelah aband)nemennya diberitahukan dengan resmi, harus membayar jumlah uang yang dipertanggungkan, beserta biaya aband)nemen. Setelah *aktu itu, ia juga membayar bungabunga resmi. %arang-barang yang diaband)nir terikat untuk pembayaran itu. Ba1ian ) Hak Dan Ke<a6iban Makelar !ertan112n1an 9a2t !asal )+" Para makelar pertanggungan laut *ajib5 1. menyampaikan suatu n)ta yang ditandatangani kepada penanggung, berisi pemberitahuan tentang barang-barang yang dipertanggungkan, syarat-syarat dan preminya, atau bila ada lebih dari satu penanggung telah mengadakan satu pertanggungan itu, kepada yang pertama dari mereka, paling lambat dalam ". jam setelah pertanggungan itu diadakan, bila pada *aktu itu p)lisnya belum dibuat dan dikeluarkan. @)ta usaha di antara para pihak berlaku sebagai permulaan bukti tertulis6 ". menyebutkan dengan jelas dalam p)lisnya tentang syarat-syarat, keterangan dan pernyataan, dengan menyisipkan semua hal yang diharuskan )leh undang-undang sebagai syarat yang harus ada untuk suatu p)lis6 . menyelenggarakan dengan saksama salinan dalam register yang diadakan untuk itu, dari p)lis-p)lis yang diadakan dengan perantaraan mereka6 .. memasukkan dalam register dan menyebutkan dengan singkat catatan-catatan, suratsurat dan naskah-naskah, yang pada *aktu penagihan kerugian yang telah mereka serahkan kepada para penanggung, dan berita-berita serta surat-surat yang mungkin dengan perantaraan mereka diberitahukan kepada para penanggung, selama berlangsungnya perjanjiannya atau kemudian6 +. pada pemberian ganti rugi, menyerahkan kepada penanggung yang pertama menandatangani, di samping perhitungan kerugiannya juga sebuah da,tar yang ditandatangani )leh mereka dari semua surat-surat dan naskah-naskah untuk membenarkan perhitungan kerugian itu6 $. memberikan kepada para tertanggung atau penanggung, setiap kali bila mereka menghendakinya, atas biaya mereka sendiri, salinan p)lis-p)lis, berita-berita, surat-surat dan catatan-catatan tersebut di atas yang ditandatangani sebagai salinan yang sah. Semua usaha dengan ancaman penggantian biaya, kerugian dan bunganya.

Halaman 1.. dari 1+$

!asal )+% %ila premi pada penandatanganan p)lis pertanggungan laut tidak dibayarkan, maka makelar yang merupakan perantaraan pengadaan pertanggungan itu, *ajib memenuhi sebagai utangnya sendiri, namun tidak mengurangi hak tagih penanggung terhadap tertanggung sendiri, bila ia tidak membuktikan, bah*a premi telah dilunasinya kepada makelar6 bagaimanapun juga ke*ajiban penanggung terhadap tertanggung tetap berlaku. 9akelar tidak bertanggungja*ab untuk premi, bila dalam p)lis diperjanjikan, bah*a premi itu tidak akan segera dibayar. !asal )+& %ila tertanggung telah membayarkan premi kepada makelar, dan dalam *aktu 1 bulan setelah pembayaran jatuh pailit penanggung mempunyai hak atas uang itu, didahulukan daripada para penagih lain dari makelar itu, kecuali biaya pelaksanaan putusan hakim dan biaya penyelamatan harta pailit. !asal )+' 9akelar yang telah melunaskan preminya kepada penanggung, tidak perlu menyerahkan p)lisnya yang mungkin ada padanya kepada tertanggung, selama ia belum mengembalikan uang yang dibayarkan lebih dulu )leh makelar. Pada kepailitan tertanggung, makelar yang masih memegang p)lisnya, ber*enang untuk menuntut ganti rugi yang harus dibayar )leh penanggung untuk melunasi uang premi kepada dirinya sendiri, dengan tidak mengurangi ke*ajibannya untuk mempertanggungja*abkan sisanya kepada harta pailit. !asal )+( %ila p)lis telah diserahkan kepada tertanggung, akan tetapi ganti rugi yang harus dibayar )leh penanggung belum seluruhnya dibayarkan kepada tertanggung sebelum kepailitannya, makelar yang telah melunasi lebih dahulu preminya mempunyai hak mendahului atas uang yang berdasarkan itu masih harus diterimanya, tanpa memandang apakah kerugian itu terjadi sebelum atau sesudah kepailitannya. BAB ? ! .TANGGUNGAN T .HADA! BAHA$A-BAHA$A !ADA ! NGANGKUTAN DI DA.AT DAN DI #UNGAI-#UNGAI DAN ! .AI.AN ! DA9AMAN !asal )+) p)lis, kecuali syarat-syarat tersebut dalam pasal "+$, harus menyatakan5 1. =aktu yang di dalamnya perjalanan harus sudah selesai, bila hal itu ditentukan dalam surat pengangkutan6 ". Apakah hal itu harus dilakukan terputus-putus atau tidak6 . nama nakh)da, pengangkut, atau pengirim yang telah menerima pengangkutan. !asal )+* Pertanggungan yang mempertanggungkan bahaya pada pengangkutan di darat, atau di sungaisungai dan perairan-perairan pedalaman, pada umumnya dan menurut keadaan diatur )leh peraturan perundang-undangan tentang pertanggungan laut, dengan tidak mengurangi ketentuan yang terdapat dalam pasal-pasal berikut. !asal )++

Halaman 1.+ dari 1+$

Pada pertanggungan barang-barang, bahaya untuk beban penanggung mulai berlangsung ketika barang-barangnya telah diantarkan atau dikirimkan ke kendaraan atau kapal, kant)r, atau tempat yang lain sedemikian yang biasa menerima barang-barang untuk dikirim. %ahaya berakhir bila barang-barang telah tiba di tempat tujuan dan diserahkan pada alamatnya, atau diserahkan kepada kekuasaan tertanggung atau pemegang kuasanya. !asal )+, %ila barang yang dipertanggungkan harus diangkut di darat, atau melalui sungai atau perairan pedalaman, atau berganti-ganti melalui darat dan air, penanggung tidak *ajib selama perjalanan itu, di luar keadaan terpaksa, melakukannya melalui jalan lain daripada yang biasa, dan dengan cara lain daripada yang biasa pula. !asal ),%ila *aktu pengangkutan ditentukan dalam surat angkutan, dalam tentang hal itu disebut dalam p)lis, penanggung tidak *ajib membayar kerugian, yang terjadi setelah *aktu yang seharusnya barang-barang selesai diangkut. !asal )," Pada pertanggungan atas barang-barang yang harus diangkut le*at darat, atau berganti-ganti melalui darat dan air, maka bahaya untuk beban penanggung tetap ada, meskipun barangbarang itu dalam perjalanan, dipindahkan ke dalam kendaraan atau kapal lain. !asal ),% Hak yang seperti itu terjadi pada pertanggungan barang-barang yang harus diangkut le*at sungai atau perairan pedalaman, bila barang-barang itu dipindahkan ke dalam kapal lain6 kecuali bila pertanggungannya mungkin diadakan mengenai barang-barang yang harus dimuat dalam kapal tertentu. %ahkan dalam hal terakhir usaha, pada pemindahan barang-barang ke kapal lain, bahayanya tetap berlangsung atas beban penanggung, bila hal itu terjadi untuk meng)s)ngkan kapalnya pada *aktu air surut, atau atas dasar alasan lain yang tak dapat dihindari. !asal ),& Pada pertanggungan barang-barang yang dikirimkan le*at darat, penanggung juga bertanggungja*ab atas kerusakan dan kerugian yang disebabkan )leh kesalahan atau kecurangan )rang yang ditugaskan untuk penerimaan, pengangkutan dan pengantaraan. !asal ),' Ketentuan bagian + %ab 'I berlaku juga terhadap pertanggungan tersebut dalam bab usaha. !asal ),( Para pihak mempunyai kebebasan untuk mengadakan persyaratan yang menyimpang dari ketentuan tersebut di atas dalam pasal $!! dan berikutnya. BAB ?I K .UGIAN 9AUT (A7A.I/) Ba1ian " Avari6 !ada U323n;a !asal ),)

Halaman 1.$ dari 1+$

Semua biaya luar biasa untuk kepentingan kapal dan barang-barang yang dikeluarkan bersama-sama atau sendiri-sendiri, semua kerugian yang menimpa kapal dan barang-barang, selama *aktu yang ditentukan dalam %agian %ab 'I, mengenai permulaan dan akhir bahaya, dimasukkan sebagai a2arij. !asal ),* %ila antara para pihak tidak diperjanjikan lain, maka a2arij diatur menurut ketentuan-ketentuan berikut. !asal ),+ Ada dua macam a2arij5 a2arij-gr)sse atau a2arij umum, dan a2arij sederhana atau a2arij khusus. Bang pertama harus diperhitungkan pada kapal dan biaya angkutan dan muatan6 yang kedua dibebankan pada kapal, atau pada barang masing-masing sendiri-sendiri yang mendapat kerugian, atau yang menyebabkan biaya-biayanya. !asal ),, A2arij umum adalah5 1. Apa yang diberikan kepada musuh atau bajak laut untuk pembebasan atau penebusan kapal dan muatan. (alam hal ada keragu-raguan, selalu dianggap bah*a penebusan telah dilakukan untuk kepentingan kapal dan muatan6 ". Apa yang demi keselamatan umum atau kepentingan bersama dari kapal dan muatan dibuang ke laut atau habis dipakai6 . ka*at besar, tiang, layar, dan perkakas lain yang dip)t)ng atau dipatahkan untuk keperluan seperti di atas6 .. sauh, ka*at, dan barang lain, yang juga untuk kepentingan yang Santa terpaksa harus dilemparkan ke laut6 +. kerugian pada barang yang tersisa di kapal karena harus dilempar ke laut6 $. kerusakan yang sengaja ditimbulkan pada badan kapal untuk memudahkan pelemparan dan tindakan meringankan kapal atau penyelamatan barang, atau untuk memperlancar pembuangan air, dan kerugian yang pada *aktu itu telah ditimbulkan )leh air pada muatan6 #. penjagaan, penyembuhan, pemeliharaan, dan penggantian kerugian kepada semua )rang yang ada di kapal, yang dalam mempertahankan kapal terluka atau menjadi cacat6 !. Penggantian kerugian atau pemberian makan bagi mereka yang dalam dinas untuk kepentingan kapal dan muatan, dikirim ke laut atau ke darat, ditangkap, ditahan atau dijadikan budak6 9. 8aji dan pemeliharaan nakh)da dan para anak buah kapal selama kapal terpaksa berada dalam pelabuhan darurat6 11. %iaya pandu dan biaya pelabuhan lainnya yang harus dibayar pada *aktu masuk dan ke luar pelabuhan darurat6 11. Se*a gudang dan tempat penyimpanan untuk barang yang karena selama perbaikan kapal dalam pelabuhan darurat tidak dapat tetap berada di kapal, harus disimpan6 1". biaya penuntutan kembali, bila kapal dan muatan ditahan atau digiring, dan keduaduanya dituntut kembali )leh nakh)da6 1 . gaji dan pemeliharaan nakh)da dan para anak buah kapal selama penuntutan kembali, bila kapal dan muatan dibebaskan6

Halaman 1.# dari 1+$

1..

1+.

1$.

1#.

1!.

19. "1.

"1. "".

" .

biaya pemb)ngkaran, upah pemindahan ke kapal kecil, beserta biaya untuk memba*a kapal ke pelabuhan atau sungai, bila hal itu terpaksa karena tau,an, pengejaran )leh musuh atau bajak laut atau karena sebab lain demi keselamatan kapal dan muatannya6 beserta kerugian dan kerusakan yang diderita pada barang karena pemb)ngkaran dan pemuatannya ke dalam kapal-kapal kecil karena terpaksa, dan karena pemuatan kembali ke kapalnya6 kerugian pada kapal atau muatan, atau pada keduanya, disebabkan karena *aktu mencegah bahaya perampasan atau kekaraman, kapal dengan sengaja dikandaskan di pantai6 demikian pula, bila hal itu terjadi dalam keadaan bahaya lain yang mendesak demi keselamatan kapal dan muatan6 biaya untuk memperlancar kembali kapal yang dikandaskan tersebut di atas dan upah yang dibayarkan untuk pert)l)ngan yang diberikan untuk itu, beserta semua penggantian jasa untuk pert)l)ngan kepada kapal dan muatannya yang diberikan *aktu dalam keadaan bahaya6 kerugian dan kerusakan yang diderita pada barang yang pada *aktu keadaan darurat dimuatkan ke kapal kecil atau kapal biasa, termasuk di situ bagian dalam a2arij umum yang harus dibayar )leh pemilik barang kepada kapal kecil atau kapal biasa yang men)l)ng itu6 dan sebaliknya kerugian dan kerusakan yang diderita pada barang yang ketinggalan di kapal utama 3yang kandas4, dan pada kapal pen)l)ng itu sendiri, setelah pemindahan muatannya, bila kerusakan atau kerugian itu termasuk a2arij umum6 gaji dan pemeliharaan nakh)da dan para anak buah kapal, bila kapal itu setelah permulaan perjalanannya terhambat )leh negara asing atau )leh pecahnya perang, selama kapal dan muatan tidak dibebaskan dari perikatan kedua belah pihak6 (ihapus dg. S. 19 -.#j). S. 19 !-". premi untuk mempertanggungkan biaya yang termasuk a2arij umum, dan atau kerugian yang diderita karena penjualan sebagian muatan di pelabuhan darurat untuk menutup biaya a2arij6 biaya pembuatan dan penentuan apa yang termasuk a2arij umum6 biaya, termasuk di dalamnya gaji tambahan dan pemeliharaan nakh)da dan para anak buah kapal, yang disebabkan karantina luar biasa dan tidak dapat diduga pada *aktu mengadakan perjanjian pencarteran, bila kapal dan barang yang dimuat harus tunduk kepadanya6 pada umumnya, semua kerugian yang dalam keadaan darurat ditimbulkan dengan sengaja, dan diderita sebagai akibat langsung dari itu, dan biaya yang dalam keadaan yang sama dikeluarkan demi keselamatan dan kepentingan kapal dan muatan.

!asal *-%ila cacat di dalam kapal, ketidaklayakan kapal untuk melakukan perjalanan, atau kesalahan dan kelalaian nakh)da atau para anak buah kapal, telah menyebabkan kerugian atau biayanya, maka yang disebut terakhir usaha, meskipun telah dikeluarkan untuk kepentingan kapal dan muatan, bukanlah a2arij umum. !asal *-" A2arij khusus adalah5 1. semua kerusakan dan kerugian yang terjadi pada kapal dan muatannya karena tau,an, perampasan, karamnya kapal, atau kekandasan yang tak disengaja6 ". upah dan biaya pengamanan6 . hilangnya dan kerusakan yang terjadi pada ka*at besar, jangkar, ka*at biasa, layar, susuh perahu, sambungan tiang, gantungan layar, perahu, dan perkakas perahu, yang disebabkan )leh tau,an dan malapetaka lain di laut6 .. biaya penuntutan kembali dan pemeliharaan serta gaji nakh)da dan anak buah kapal selama penuntutan kembali, bila hanya kapal atau muatannya yang ditahan6

Halaman 1.! dari 1+$

+.

$. #.

perbaikan khusus dari pembungkusan dan biaya penyelamatan barang perdagangan yang rusak, bila usaha tidak ada yang menjadi akibat langsung dari bencana yang menyebabkan a2arij umum6 biaya untuk pengangkutan lebih lanjut dari barang, bila, dalam hal tersebut pasal +19d, perjanjian pencarterannya dihapus6 dan pada umumnya, semua kerusakan, kerugian, dan biaya yang tidak disebabkan atau dibuat dengan sengaja, dan demi keselamatan dan kepentingan bersama dari kapal dan muatan, tetapi yang dialami dan dibuat untuk kepentingan kapal saja, atau muatannya saja, dan yang karena itu berhubung dengan pasal $99, tidak termasuk a2arij umum.

!asal *-% %ila sebuah kapal, karena musim kering yang panjang, tempat dangkal atau pelataran, dengan muatan yang penuh tidak dapat dijalankan, baik dari tempat keberangkatan, maupun ke tempat tujuannya, dan karena itu sebagian muatannya harus diantarkan dengan kapal kecil, atau dib)ngkar ke dalam kapal kecil, maka biaya untuk kapal kecil demikian tidak dianggap sebagai a2arij. Alinea kedua hapus berdasarkan S. 19 -.#j). S. 19 !-". !asal *-& Ketentuan pasal-pasal $9!, $99, #11 dan #11 mengenai a2arij umum dan khusus, berlaku juga terhadap kapal kecil tersebut tadi, dan terhadap barang yang dimuat di dalamnya. !asal *-' %ila selama pelayaran, baik pada kapal kecil itu maupun pada barang yang dimuat di dalamnya, timbul kerugian, yang termasuk a2arij umum, hal usaha dipikul untuk 1H )leh kapal kecil itu, dan untuk "H )leh barang yang berada dalam kapal itu. Bang "H selanjutnya secara a2arij umum dibebankan kepada kapal utamanya, biaya angkutannya, dan seluruh muatannya, termasuk muatan kapal kecil itu. !asal *-( Sebaliknya, barang yang dimuat di kapal kecil tetap merupakan kesatuan dengan kapal yang utama dan muatan selebihnya, dan ikut memikul a2arij umum yang mungkin terjadi pada kapal itu dan muatannya, sampai saat barang itu dib)ngkar di tempat tujuannya dan diserahkan kepada pemegang k)n)semen. !asal *-) %arang yang belum dimuat, baik ke kapal yang utama, maupun ke kapal yang ditentukan untuk mengantar barang itu ke kapal utama, sekali-kali tidak ikut memikul beban bencana yang menimpa kapal utama yang harus memuat barang itu. !asal *-* Kerugian yang terjadi pada barang perdagangan karena kelalaian nakh)da untuk menutup jendela, menambatkan kapalnya dengan baik, menyediakan perkakas yang baik untuk mengangkat barang, dan karena malapetaka lain yang timbul dari kesengajaan atau kelengahan nakh)da atau para anak buah kapal, merupakan a2arij umum, yang pemuatannya mempunyai hak-tagih terhadap nakh)da, kapalnya dan biaya angkutannya. !asal *-+ %iaya pemandu, biaya penyeretan dan biaya lainnya untuk masuk dan ke luar pelabuhan dan sungai, segala bea dan pengeluaran pada *aktu bert)lak dan le*at, semua bea pelabuhan, bea berlabuh, bea mercusuar, dan bea rambu, dan semua bea lain yang berhubungan dengan pelayaran, bukanlah a2arij, melainkan biaya biasa untuk beban kapal, kecuali bila dalam k)n)semen atau carter partai diperjanjikan lain.

Halaman 1.9 dari 1+$

%iaya-biaya usaha tidak sekali-kali dibebankan pada para penanggung, kecuali bila dalam keadaan istime*a yang menjadi akibat dari suatu keadaan luar biasa yang tidak dapat diduga lebih dahulu yang timbul dalam perjalanan. !asal *-, Untuk menemukan a2arij khusus yang harus dibayar )leh penaggung yang menanggung barang-barang untuk semua bahaya, berlaku ketentuan sebagai berikut5 Apa yang di tengah perjalanan diramp)k, hilang, atau yang dijual karena rusak )leh bencana laut, atau )leh sebab lain yang dipertanggungkan, ditaksir menurut harga ,akturnya, atau bila usaha tidak ada, menurut harga yang dipertanggungkan untuk itu menurut peraturan perundang-undangan, dan penanggung membayar jumlah usaha6 bila barang yang dipertanggungkan tiba dengan selamat, dan barang itu seluruhnya atau sebagian rusak, maka ditentukan )leh para ahli berapa nilai barang itu, seandainya barang itu diantarkan dalam keadaan utuh, dan selanjutnya berapa harganya sekarang6 dan penanggung membayar bagian jumlah yang ditandatangani yang berimbang dengan selisih antara kedua nilai itu, beserta biaya untuk membuat penaksiran kerugian itu. Semuanya dengan tidak mengurangi perkiraan keuntungan yang diharapkan, bila hal itu dipertanggungkan. !asal *"Sekali-kali penanggung tidak dapat memaksa tertanggung untuk menjual barang yang dipertanggungkan untuk menentukan harganya, kecuali bila diperjanjikan lain. !asal *"" %ila kerugian itu harus ditetapkan di luar 'nd)nesia, maka diikuti undang-undang yang ada dan kebiasaan yang berlaku di tempat penetapan itu harus dibuat. !asal *"% %ila barang yang dipertanggungkan sampai di 'nd)nesia dalam jumlah yang kurang atau rusak, dan kerusakan itu kelihatan dari luar, maka pemeriksaan barang dan perencanaan perkiraan kerusakannya harus dilakukan )leh para ahli sebelum barang diberikan kepada pengurusan tertanggung. %ila kerusakan atau kekurangan pada *aktu pemb)ngkaran dari luar tidak kelihatan, pemeriksaannya dapat dilakukan setelah barang ada di ba*ah pengurusan tertanggung, asalkan dilakukan dalam tiga kali ". jam setelah pemb)ngkaran, dengan tidak mengurangi apa yang selanjutnya dari suatu pihak atau lainnya dianggap perlu untuk pembuktian. !asal *"& (alam hal kerugian yang diderita pada sebuah kapal karena bencana laut, penanggung hanya memikul "H dari biaya yang diminta untuk pembetulan, sama saja apakah hal itu terjadi atau tidak dan hal itu seimbang antara bagian yang dipertanggungkan dan yang tidak dipertanggungkan yang 1H tinggal untuk beban tertanggung, untuk perbaikan yang mungkin dari lama menjadi baru. !asal *"' %ila perbaikan itu telah dilakukan, jumlah biayanya dibuktikan dengan rekening dan semua alat bukti lainnya dan bila perlu dengan perencanaan perkiraan )leh para ahli. %ila perbaikan itu tidak dilakukan, perkiraan jumlahnya direncanakan )leh para ahli. !asal *"(

Halaman 1+1 dari 1+$

%ila perlu, setelah mendengar para ahli, bila karena perbaikan yang dilakukan ternyata nilai kapal bertambah lebih dari 1H , penanggung membayar seimbang seperti tersebut dalam pasal #1 , jumlah penuh biaya yang telah dikeluarkan, dikurangi dengan nilai tambahan yang disebabkan )leh perbaikan itu. !asal *") %ila sebaliknya, jika perlu, setelah perencanaan perkiraan seperti sebelum usaha, tertanggung membuktikan, bah*a perbaikan itu tidak memba*a perbaikan atau penambahan nilai kapal sama sekali, khususnya karena kapalnya baru, dan pada perjalanannya yang pertama menderita kerusakan atau karena mendapat kerusakan pada layar-layar baru atau peralatan kapal baru, atau pada jangkar, rantai, atau pada kulit tembaga yang baru, maka tidak dilakukan pem)t)ngan 1H , dan penanggung *ajib mengganti seluruh biaya perbaikan seimbang dengan apa yang tersebut dalam pasal #1 . !asal *"* %ila sekiranya jumlah biaya perbaikan melebihi H. dari nilai kapalnya, terhadap penanggung kapal itu harus dianggap bah*a kapal tersebut tidak dapat digunakan lagi6 dengan demikian penanggung, bila tidak terjadi aband)nemen, *ajib membayar kepada tertanggung jumlah uang yang dipertanggungkan untuk kapal itu, dengan pem)t)ngan nilai kapal yang rusak atau bangkai kapal. !asal *"+ (alam hal sebuah kapal tiba di pelabuhan darurat, dan kemudian karam dengan suatu cara, maka penanggung tidak mempunyai ke*ajiban lebih jauh daripada membayarkan jumlah uang pertanggungan untuk kapal itu. Hal yang sama seperti itu juga terjadi, bila sebuah kapal karena berbagai perbaikan telah mengeluarkan biaya lebih banyak untuk perbaikan daripada jumlah yang dipertanggungkan. !asal *", (engan tidak mengurangi ketentuan dalam pasal-pasal $. , $.. dan $.+, penanggung tidak *ajib memikul suatu a2arij umum atau khusus, bila jumlah hal itu, kecuali biaya pemeriksaan, perencanaan perkiraan dan penyusunan, tidak ada satu perseratus dari nilai barang-barang yang rusak, tanpa mengurangi hak para pihak dalam hal usaha untuk mengadakan persyaratan-persyaratan. !asal *%para penanggung, baik atas kapal maupun atas biaya angkutan ataupun alas muatannya, untuk a2arij umum masing-masing membayar sebanyak yang harus dipikul berturut-turut )leh barangbarang itu dalam a2arij umum, bila atasnya diadakan pertanggungan, dan hal itu seimbang antara bagian yang dipertanggungkan dengan yang tidak dipertanggungkan. !asal *%" %ila a2arij umum dan a2arij khususnya telah diatur, perhitungan kerugian beserta surat-surat yang bersangkutan harus diserahkan kepada para penanggung. 9ereka *ajib melunasi apa yang harus dibayar )leh mereka dalam $ minggu kemudian, dan setelah lalunya *aktu itu harus dibayar bunga resminya. Ba1ian % pe3ba1ian Beban Dan !e3ik2lan Avari6-Grosse ata2 Avari6 U323 !asal *%% Perhitungan dan pembagian a2arij umum terjadi di tempat berakhirnya perjalanan, kecuali jika para pihak dalam hal usaha telah. membuat persyaratan lain.

Halaman 1+1 dari 1+$

!asal *%& %ila perjalanan dihentikan atau kapal kandas di 'nd)nesia, perhitungan dan pembagian tersebut dibuat di tempat keberangkatan kapal itu di 'nd)nesia, atau seharusnya berangkat. !asal *%' Perhitungan dan pembagian a2arij umum dilakukan atas permintaan nakh)da dan )leh para ahli. Para ahli diangkat )leh para pihak atau )leh raad 2an justitie yang di dalam daerah hukumnya perhitungan dan pembagian itu harus dilakukan. Para ahli harus disumpah sebelum mereka memulai pekerjaan mereka. Pembagiannya harus disahkan )leh raad 2an justitie. (i luar 'nd)nesia a2arij umum itu dibuat )leh pejabat yang ber*enang untuk itu. !asal *%( %ila perjalanannya dihentikan sama sekali di tengah perjalanan, atau muatannya dijual dalam pelabuhan darurat, kedua-duanya terjadi di 'nd)nesia, penuntutan, perhitungan dan pembagian kerugiannya dilakukan di tempat terjadinya penghentian atau penjualan itu. !asal *%) %ila nakh)da lalai melakukan penuntutan tersebut dalam pasal yang lalu, maka para pemilik kapal atau pemilik barangnya dapat melakukan sendiri penuntutan itu, dengan tidak mengurangi hak mereka atas ganti rugi dari nakh)da. !asal *%* A2arij umum dipikul )leh5 harga kapal dalam keadaan *aktu tiba, ditambah dengan apa yang diberikan pada penggantian a2arij umum6 biaya angkutan, dikurangi dengan gaji dan pemeliharaan nakh)da dan para anak buah kapal6 dan harga barang-barang yang pada *aktu terjadinya kerusakan ada di kapal atau di kapal-kapal kecil atau perahu, atau yang ada sebelum bencana dalam keadaan darurat dibuang dan telah diganti, atau yang untuk menutup biaya a2arij telah dijual. Uang dalam a2arij umum dinilai menurut kurs tempat perjalanan itu berakhir. !asal *%+ %arang-barang yang dimuat diperkirakan menurut harganya di tempat pemb)ngkaran, dikurangi dengan biaya angkutan, bea masuk, dan biaya pemb)ngkaran, beserta biaya a2arij khusus yang selama perjalanan dibebankan padanya. Ada kekecualiannya dalam hal-hal berikut5 %ila perhitungan dan pembagiannya harus dibuat di 'nd)nesia di tempat kapal itu berangkat, atau seharusnya berangkat, harga barang yang dimuat dihitung, menurut harga pada *aktu dimuat, tanpa dihitung di dalamnya segala biaya sampai di kapal, dan premi pertanggungan6 dan bila barang-barang itu rusak, dihitung menurut harga yang sesungguhnya6 %ila di luar 'nd)nesia perjalanannya dihentikan sama sekali, atau barang-barangnya dijual, dan a2arijnya tidak dapat dibuat di tempat itu, maka harga yang ada pada barang-barang itu di tengah perjalanan, atau yang di tempat penjualan telah menghasilkan bersih, dihitung sebagai m)dal yang ikut memikul. !asal *%,

Halaman 1+" dari 1+$

%arang-barang yang dibuang dari kapal dinilai menurut harga pasaran di tempat pemb)ngkaran kapal, atau bila tidak ada harga pasaran, menurut perkiraan para ahli, setelah dikurangi dengan biaya angkutan, bea masuk, dan biaya biasa. Si,at dan keadaan barang-barang itu disimpulkan dari k)n)semen, ,aktur dan bukti lainnya. !asal *&%ila si,at atau keadaan barang dagangan dalam k)n)semen disebutkan secara keliru, dan usaha mempunyai harga yang lebih tinggi, kerugiannya dibebankan kepada barang tersebut atas dasar nilai yang sesungguhnya, seandainya barang-barang itu tetap selamat. Akan tetapi jika barang-barang itu hilang karena dibuang, maka ganti rugi diberikan atas dasar keadaan seperti disebutkan dalam k)n)semen. &ika keadaan barang-barang itu kurang daripada apa yang disebutkan dalam k)n)semen, maka jika selamat, barang-barang itu ikut memikul bagian kerugian sebesar yang disebutkan dalam k)n)semen. Hal itu dibayar menurut harga yang sesungguhnya, bila barang-barang itu dibuang ke laut. !asal *&" %ahan makanan, pakaian nakh)da dan para anak buah kapal, dan pakaian harian para penumpang, demikian pula mesiu yang harus ada untuk pertahanan kapal, tidak ikut memikul kerugian pembuangan barang-barang. Harga dari semuanya yang semacam itu, yang telah dibuang ke laut, diganti dengan membagi bebannya atas semua barang lain. !asal *&% %arang-barang yang tidak berk)n)semen atau tidak terdapat dalam da,tar muatan, tidak dibayar bila dibuang ke laut. %arang-barang itu ikut memikul kerugian, bila tetap selamat. !asal *&& %arang-barang yang dimuat di gang kapal ikut memikul kerugian, bila tetap selamat. %ila tanpa pengetahuan atau i7in pemuat, nakh)da telah menempatkan barang-barang di gang kapal, dan barang-barang itu dibuang ke laut atau rusak karena pembuangan itu, pemuat berhak menuntut pembagian ganti kerugian, dengan tidak mengurangi hak semua )rang yang berkepentingan untuk menuntut pada kapal dan nakh)danya. !asal *&' %ila kapal karam, meskipun telah dilakukan pembuangan barang-barang ke laut, atau pem)t)ngan perlengkapan kapal, maka tidak dilakukan pembagian ganti kerugian. %arang-barang yang selamat atau diamankan tidak *ajib membayar atau mengganti kerugian yang diderita barang-barang yang dibuang ke laut, rusak, atau dip)t)ng. !asal *&( %ila kapal, karena pembuangan ke laut dan pem)t)ngan itu tetap selamat, kemudian dalam melanjutkan perjalanannya karam, dan pada *aktu itu ada barang-barang yang diamankan, hanya barang-barang yang diamankan itulah ikut memikul beban pembuangan barang, menurut nilai yang ada padanya setelah dikurangi dengan upah dan biaya pengamanannya. !asal *&) %ila kapal dan muatannya, karena pem)t)ngan atau kerusakan lain yang dilakukan terhadap kapal itu, tetap selamat, akan tetapi barang-barangnya kemudian karam atau diramp)k, maka nakh)da tak mempunyai hak-tagih terhadap para pemilik, para pemuat, atau para pemegang k)nsinyasi barang-barang itu untuk ikut memikul dan membagi beban pem)t)ngan atau kerusakan itu.

Halaman 1+ dari 1+$

!asal *&* Akan tetapi bila barang-barang musnah karena kesalahan atau perbuatan pemuat atau para pemegang k)nsinyasi, mereka ikut memikul a2arij umum. !asal *&+ Sekali-kali pemilik suatu muatan tidak perlu ikut memikul tanggung ja*ab dalam a2arij umum lebih daripada nilai barang-barang pada *aktu tibanya, tanpa mengurangi biaya-biaya seperti setelah karamnya kapal, atau penggiringan dan penahanan barang-barang yang dikeluarkan )leh nakh)da dengan itikad baik, bahkan tanpa amanat, untuk menyelamatkan apa pun dari barang yang musnah, atau untuk menuntut kembali barang yang diba*a dalam penggiringan, meskipun hal itu tak berhasil. !asal *&, %ila setelah dilakukan pembagian beban, barang-barang yang dibuang ke laut diper)leh kembali )leh para pemilik, mereka *ajib menyerahkan kepada nakh)da dan yang berkepentingan dalam muatan itu, apa yang telah mereka terima untuk barang itu dalam pembagiannya, dikurangi dengan kerugian, biaya dan upah serta biaya pengamanan. (alam hal itu penyerahan tersebut diterima )leh kapal dan )leh mereka yang berkepentingan dalam imbangan yang sama seperti dalam hal mereka ikut memikul kerugian karena pembuangan barang. !asal *'%ila pemilik barang-barang yang dibuang ke laut memper)lehnya kembali, tanpa minta penggantian apa pun, ia sekali-kali tidak ikut memikul beban dalam a2arij umum yang setelah pembuangan ke laut barang-barang yang tetap selamat. BAB ?II HA!U#N$A ! .IKATAN-! .IKATAN DA9AM ! .DAGANGAN 9AUT !asal *'" (engan berlalunya *aktu 1 tahun, kedalu*arsa semua tuntutan hukum5 1. untuk pembayaran apa yang harus dibayar )leh penerima dalam urusan pengangkutan6 ". untuk pembayaran apa yang harus dibayar )leh para penumpang6 . terhadap pengangkut karena urusan pengangkutan penumpang dan barang-barang6 .. untuk pelaksanaan tuntutan tersebut dalam alinea ketiga pasal + #. (alu*arsa usaha mulai berjalan sebagai berikut5 n)m)r 1 dan n)m)r " setelah berakhirnya perjalanan6 n)m)r setelah tibanya kapal atau, bila kapalnya tidak tiba di tempat, di tempat penumpangpenumpang harus diturunkan atau barang-barang harus diserahkan, setahun setelah permulaan pengangkutannya6 n)m)r . setelah pembayaran kerugiannya. !asal *'% (engan lalunya *aktu " tahun, kedalu*arsa semua tuntutan hukum5 1. untuk penggantian kerugian yang ditimbulkan baik )leh tubrukan kapal, maupun dengan cara termaksud dalam pasal +.. dan pasal +..a alinea pertama6 ". untuk pembayaran upah pen)l)ngan. (alu*arsa usaha berlangsung sebagai berikut5 n)m)r 1, sejak hari tubrukan kapal atau timbulnya kerusakan6 n)m)r ", sejak hari berakhirnya pemberian pert)l)ngan.

Halaman 1+. dari 1+$

%ila kreditur atau perusahaannya bertempat tinggal di 'nd)nesia, juga bila ia di sana di*akili dengan cukup dan mengenai semua yang disyaratkan untuk pemeliharaan, perlengkapan, dan penyediaan bahan makanan atau pemuatan kapalnya dilakukan di 'nd)nesia, permulaan dalu*arsanya ditangguhkan sampai terbuka kesempatan untuk melakukan penyitaan atas kapal itu di 'nd)nesia untuk jaminan tuntutannya. !asal *'& (engan berlalunya *aktu tahun, kedalu*arsa semua tuntutan hukum karena penyerahan dan pekerjaan untuk memperlengkapi penyediaan bahan makanan, pemeliharaan dan perbaikan kapal. (alu*arsanya mulai berlangsung sejak hari penyerahan dilakukan atau pekerjaannya selesai. !asal *'' (engan berlalunya *aktu + tahun, kedalu*arsa semua tuntutan hukum yang timbul dari p)lis pertanggungan. (alu*arsa usaha mulai berjalan sejak hari piutangnya dapat ditagih. !asal *'( (engan berlalunya 1 tahun, hapus semua tuntutan hukum5 1. yang timbul dari perjanjian kerja nakh)da dan para anak buah kapal selama *aktu mereka berdinas di kapal6 ". untuk pembayaran upah pandu, upah rambu dan bea pelabuhan dan lain-lain bea pelayaran6 . untuk perhitungan dan pembagian a2arij umum6 .. untuk pembayaran a2arij umum. &angka-jangka *aktu yang ditetapkan tadi mulai berjalan5 n)m)r 1, setelah berakhir dinas di kapal6 n)m)r ", bila kapal yang untuknya harus dibayar segala upah dan bea, adalah kapal 'nd)nesia, sejak saat dapat ditagih6 bila kapal itu kapal asing, sejak saat dapat dilakukan penyitaan jaminan atasnya di 'nd)nesia6 n)m)r , setelah berakhir perjalanan6 n)m)r ., setelah lap)ran mengenai perhitungan dan pembagian a2arij umum )leh para ahli diserahkan kepada panitera raad 2an justitie atau telah diberitahukan kepada para pihak. !asal *') Semua tuntutan terhadap para penanggung hapus, karena kerugian yang terjadi pada barangbarang yang dimuatkan, bila barang-barang itu diterima tanpa pemeriksaan dan perkiraan kerugiannya dengan cara yang diharuskan )leh undang-undang, atau dalam hal kerusakannya tidak ternyata dari luar, pemeriksaan dan perkiraan itu tidak dilakukan dalam *aktu yang ditentukan )leh undang-undang. !asal *'* Ketentuan pasal 19# Kitab Undang-undang Hukum perdata berlaku terhadap segala dalu*arsa tersebut dalam pasal-pasal #.1, #.", #. , dan #... BAB ?III KA!A9-KA!A9 DAN A9AT-A9AT ! 9A$A.AN $ANG B .9A$A. DI #UNGAI-#UNGAI DAN ! .AI.AN ! DA9AMAN !asal *'+

Halaman 1++ dari 1+$

Untuk kapal-kapal yang semata-mata dipergunakan untuk perairan pedalaman dalam pengertian dimaksud dalam pasal 1 Schepen)rd. 19"#, berlaku ketentuan-ketentuan berikut. !asal *', Kapal yang isi k)t)rnya berukuran sekurang-kurangnya "1 9 dapat dida,tar dalam register kapal menurut peraturan-peraturan yang akan ditetapkan dengan undang-undang tersendiri. (alam undang-undang usaha akan ikut diatur cara pemindahtanganan milik dan penyerahan kapal yang dida,tar dalam register kapal, atau kapal dalam pembuatan dan saham dalam kapal demikian atau kapal dalam pembuatan. Atas kapal yang dida,tar dalam register kapal, kapal dalam pembuatan dan saham dalam kapal demikian dan kapal dalam pembuatan dapat diadakan hip)tek. Atas kapal tersebut dalam alinea pertama tidak dapat diadakan hak gadai. pasal 19## Kitab Undang-undang Hukum perdata tidak berlaku terhadap kapal yang dida,tar. !asal *(Ketentuan dalam pasal-pasal 1+- 19 berlaku juga terhadap kapal-kapal yang termaksud dalam bab usaha, bila kapal-kapal tersebut dida,tar. !asal *(" Ketentuan dalam pasal-pasal "1, "1 dan "" berlaku juga dengan cara yang sesuai dengan pengertian, bah*a dalam pasal "1 kata-kata ;untuk pelayaran di laut; dibaca ;pelayaran yang dimaksudkan dalam pasal #.!;. !asal *(% Ketentuan-ketentuan dalam %ab D' dan D'' buku usaha berlaku atas semua kapal-kapal termaksud dalam pasal #.!. !asal *(& /entang dalu*arsa dan hapusnya hak-tagih yang timbul dari pasal-pasal #.1-#+" berlaku ketentuan-ketentuan %ab I'', bila hal itu berhubungan dengan hak-tagih sejenis, dalam urusan pelayaran di laut. !asal *(' Untuk selebihnya pelayaran termaksud dalam pasal #.! diatur )leh peraturan-peraturan dan kebiasaan yang ada dalam urusan tersebut. S/AA/S%:A( /AHU@ 1!.# @>9>- " 3Ey74

Halaman 1+$ dari 1+$