Anda di halaman 1dari 1

Analisis kuantitatif Asam Salisilat: 1.

Identifikasi: menunjukkan reaksi Salisilat seperti yang tertera pada uji umum, yaitu: A. Tambahkan besi (III) klorida LP (FeCl3) ke dalam larutan encer: terjadi warna ungu Hal ini terjadi karena asam salisilat adalah senyawa yang mengandung en!l maka reaksinya dengan e"l# akan menghasilkan warna ungu tersebut. $k!mpleks ungu ini bisa terjadi antara asam salisilat dengan e"l# karena dalam m!lekul asam salisilat, at!m % $nukle!fil& dalam gugus %H akan menyerang at!m e dengan melepaskan at!m H nya untuk membentuk ikatan %' e"l(& ). Tambahkan asam ke dalam larutan pekat* terbentuk endapan hablur putih asam salisilat yang melebur pada suhu 1+,! dan 1-1! (. .engan met!de titrasi alkalimetri /et!de ini untuk menentukan kadar suatu 0at dengan menggunakan0at lain yang sudah diketahui k!nsentrasinya. "!nt!h: 1arutan standar : 2a%H 3,1 2 Asam salisilat : 3,-33 gram 4elarut : etan!l Asam salisilat dilarutkan dalam etan!l $1'13 bagian&, setelah itu dititrasi dengan 2a%H, dimasukkan etan!l netral $asam lemah&, etan!l ini mudah ter!ksidasi menghasilkan asam etan!at atau asam asetat. 5emudian asam asetat ini dititrasi dengan 2a%H sehingga larutan netral kembali. 4enggunaan alk!h!l yang netral ini bertujuan agar saat di titrasi tidak bereaksi dengan k!mp!nen lain, jika ternyata asam maka nantinya tidak akan sepenuhnya 2a%H menetralkan asam salisilat, tetapi jika basa maka hasil titrasi tidak 6alid Setlah dilarutkan dalam etan!l, dig!yang, kemudian dipanaskan, diberi a7uadest agar lebih efisien. Setelah itu diberi 1'( tetes indikat!t 44 $trayek indikat!r ,,#'13&, warnanya kemudian menjadi bening, kemudian dititrasi denagn 2a%H, dig!yang lagi hingga mencapai titik eki6alensi. Setelah itu ditambahkan 1 tetes 2aIH lagi sehingga warna menjadi pink muda $titik akhir titrasi&. Titrasi # kali ini agar hasilnya 6alid