Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN PENDAHULUAN GERONTIK PRAKTIK PROFESI KEPERAWATAN GERONTIK PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS RIAU

Nama Nim Kunjungan Tanggal I.

: Satia Prawani marpaung, S.Kep : 1211468508 : Minggu I : 19 24 Agustus 2013

Latar Belakang Penuaan atau proses terjadinya tua adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri, mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi serta memperbaiki kerusakan yang diderita (Constantinidis, 1994 dalam Maryam, 2008). Menurut Boedhi Darmojo (2004) dalam Maryam (2008), menjadi tua bukanlah suatu penyakit atau sakit, tetapi suatu proses perubahan dimana kepekaan bertambah atau batas kemampuan beradaptasi menjadi berkurang yang sering dikenal dengan geriatric giant, dimana lansia akan mengalami gangguan, yaitu Imobilisasi, Instabilitas (mudah jatuh), Intelektualitas terganggu (dimensia), isolasi (depresi), Inkontinensia, Impotensi, Imunodefisiensi, Infeksi mudah terjadi, Impaksi (konstipasi), Iatrogenesis (kesalahan diagnosis), Insomnia, Impairment of (gangguan pada penglihatan, pendengaran,

pengecapan, penciuman, komunikasi dan integritas kulit ), dan Inaniation (malnutrisi). Gerontologi adalah cabang ilmu yang mempelajari proses menua dan masalah yang mungkin terjadi pada lanjut usia. Keperawatan gerontik adalah spesialis keperawatan lanjut usia yang dapat menjalankan perannya pada tiap peranan pelayanan dengan menggunakan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan merawat untuk meningkatkan fungsi optimal lanjut usia secara komprehensif. Satia Prawani Marpaung, S.Kep| Nim: 1211468508| Praktik Profesi Keperawatan Gerontik

Keperawatan gerontik adalah suatu pelayanan profesional yang berdasarkan ilmu dan tehnik keperawatan yang berbentuk bio-psiko-sosial-spritual & kultural yang holistik yang di tujukan pada klien lanjut usia baik sehat maupun sakit pada tingkat individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat. Tujuan keperawatan gerontik adalah agar lanjut usia dapat melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri, mempertahankan kesehatan serta kemampuan lansia melalui perawatan dengan pencegahan, membantu mempertahankan serta membesarkan daya hidup / semangat hidup lansia, menolong dan merawat klien yang sakit, merangsang petugas kesehatan agar dapat mengenal dan menegakkan diagnosa secara dini Proses asuhan keperawatan kelurga merupakan suatu proses kompleks dengan pendekatan yang sistematis berdasarkan konseptualisasi keperawatan keluarga untuk bekerja sama dengan keluarga dan individu sebagai anggota keluarga. Untuk memberikan asuhan keperawatan keluarga dan gerontik dapat digunakan pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa, intervensi dan implementasi serta evaluasi. Pengkajian merupakan tahap utama yang kritikal dimana pada tahap ini seorang perawat mengambil informasi secara teratur terus menerus terhadap anggota keluarga yang dibina. Pengkajian keluarga melibatkan upaya menetapkan kemampuan keluarga berfungsi secara efektif dalam memenuhi kebutuhan anggota keluarganya. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisa sehingga dapat dirumuskan masalah kesehatan yang ada pada keluarga. A. Data yang Perlu Dikaji Data yang perlu dikaji, meliputi: 1. Data umum terdiri dari nama kepala keluarga, alamat, komposisi keluarga, tipe keluarga, suku, agama, status sosial ekonomi keluarga dan aktivitas rekreasi keluarga Satia Prawani Marpaung, S.Kep| Nim: 1211468508| Praktik Profesi Keperawatan Gerontik

2. Riwayat dan tahap perkembangan lansia terdiri dari tahap perkembangan lansia yang belum terpenuhi, tahap perkembangan keluarga saat ini, riwayat keluarga inti, riwayat keluarga sebelumnya. 3. Lingkungan terdiri dari karakteristik rumah, tetangga dan komunitas, mobilitas geografi keluaraga, perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat, sistem pendukung keluarga 4. Struktur keluarga terdiri dari pola komunikasi keluarga, struktur keperawatan keluarga, struktur peta, nilai norma dan angota keluarga 5. Fungsi keluarga terdiri dari, fungsi efektif, sosialisasi dan fungsi perawatan kesehatan. 6. Stres dan koping keluarga terdiri dari stresor jangka pendek dan jangka panjang, kemampuan keluarga keluarga terhadap stresor, strategi koping yang digunakan dan strategi adaptasi dungsional. 7. Pemeriksaan fisik head to too 8. Harapan keluarga terhadap petugas kesehatan B. Masalah Keperawatan Belum dirumuskan karena belum dilakukan pengkajian

II. PROSES KEPERAWATAN A. Diagnosa keperawatan Belum dapat dirumuskan karena belum dilakukan pengkajian. B. Tujuan umum Dalam waktu 6 x 60 menit terbina hubungan saling percaya antara mahasiswa dengan keluarga dan terkumpul data yang dapat menunjang timbulnya masalah pada keluarga. Satia Prawani Marpaung, S.Kep| Nim: 1211468508| Praktik Profesi Keperawatan Gerontik

C. Tujuan khusus 1. Keluarga menerima kunjungan mahasiswa dalam 1 x 60 menit 2. Keluarga memberi informasi lingkungan, fungsi keluarga, pemeriksaan fisik khusus bagi keluarga dan beresiko ringan 3. Teridentifikasi masalah keperawatan

III. IMPLEMENTASI TINDAKAN KEPERAWATAN 1. Metode Wawancara, observasi, inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi 2. Media dan alat Format pengkajian, alat tulis, nursing kit. 3. Waktu dan tempat Tanggal 19 Agustus 2013 sampai dengan 24 Agustus 2013, tempat dirumah keluarga. 4. Strategi pelaksanaan Waktu Fase Orientasi Kerja Kegiatan Mahasiswa Mengucapkan salam Menvalidasi keadaan keluarga Memperkenalkan diri Menjelaskan tujuan kunjungan Melakukan Pengkajian Melakukan Pemeriksaan Fisik Mengidentifikasi masalah kesehatan Memberikan reinforcement positif Kegiatan Keluarga Menjawab salam Menjawab Mendengarkan Mendengarkan Menjawab Mengikuti kegiatan Mendengarkan dan memperhatikan

Satia Prawani Marpaung, S.Kep| Nim: 1211468508| Praktik Profesi Keperawatan Gerontik

Terminasi Membuat kontrak selanjutnya Mengucapkan salam

Mendengarkan Menyepakati kontrak Menjawab salam

IV. KRITERIA HASIL A. Krietria struktur 1. LP tersedia

2. Format pengkajian dan alat bantu atau media tersedia 3. Kontrak dengan keluarga, tempat dan sesuai rencana. B. Kriteria proses 1. Pelaksanaan sesuai waktu dan strategi pelaksanaan 2. Keluarga aktif dalam kegiatan. C. Kriteria hasil 1. Dapatkan data umum dan tahap perkembangan keluarga, lingkungan, struktur keluarga, fungsi keluarga, stres dan koping keluarga, pemeriksaan fisik dan harapan keluarga terhadap kesehatan, petugas kesehatan 2. Teridentifikasi masalah kesehatan

Satia Prawani Marpaung, S.Kep| Nim: 1211468508| Praktik Profesi Keperawatan Gerontik

Beri Nilai