P. 1
Potensi Protein Ikan Gabus Dalam Mencegah Kwashiorkor Pada Balita Di Provinsi Jambi2

Potensi Protein Ikan Gabus Dalam Mencegah Kwashiorkor Pada Balita Di Provinsi Jambi2

|Views: 15|Likes:
Dipublikasikan oleh Akbarian Noor

More info:

Published by: Akbarian Noor on Nov 10, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2014

pdf

text

original

Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.com For evaluation only.

POTENSI PROTEIN IKAN GABUS DALAM MENCEGAH KWASHIORKOR PADA BALITA DI PROVINSI JAMBI
Ananda Ulandari, Dedy Kurniawan, Alsa Syafira Putri*

ABSTRAK Fungsi utama Protein adalah sebagai zat pembangun tubuh artinya bahwa setiap sel didalam tubuh tersusun atas protein. Suatu keadaan dimana terjadi kekurangan protein di dalam tubuh menyebabkan kwashiorkor. Untuk angka Prevalensi kwashiorkor selama lima tahun terakhir berdasarkan data RISKESDAS tahun 2010 di Provinsi Jambi masih Tinggi. Ikan gabus memiliki kandungan protein yang tinggi yaitu untuk 100 gram bagian yang dapat dimakan (BDD) adalah 25,2 gram. Penulisan ini menggunakan analisis studi literature, yaitu dengan

mengkombinsikan data sekunder, yang diperoleh dari instansi, buku, literature, jurnal yang terkait dengan penulisan karya ilmiah ini. Hasil Penulisan ini menyimpulkan bahwa Ikan gabus memiliki kandungan albumin yang tinggi. Albumin berfungsi menjaga tekanan onkotik dalam plasma darah untuk mencegah endema. Sehingga keunggulan ikan gabus ini dapat mencukupi asupan zat gizi protein pada balita.

Kata Kunci : Kwashiorkor, Protein, Ikan Gabus.

I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Secara umum sangat dipahami bahwa substansi kesehatan dalam tubuh seseorang tergantung pada nilai gizi yang terdapat dalam makanan yang dikonsumsinya setiap hari (Sukmono, 2009). Menurut Arisman (2009) dalam bukunya mengatakan bahwa keadaan yang abnormal (patologis) akibat kekurangan atau kelebihan zat gizi secara relative maupun absolute satu atau lebih disebut malnutrisi. Ada empat bentuk malnutrisi yakni (1) Under Nutrition ; Kekurangan konsumsi pangan secara relative atau absolute untuk periode tertentu. (2) Specific Defisiency ; kekurangan zat gizi tertentu, misalnya
*

Penulis adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jambi

yang menurut data Riset Kesehatan Dasar 2007 ( Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia ) prevalensi KEP untuk Provinsi Jambi sedikit meningkat di atas angka nasional yaitu 18. karena disproporsi zat gizi. (3) Over Nutrition .9 juta anakanak balita menderita gizi buruk. serta masalah krisis ekonomi. memperkirakan bahwa 30 % atau 9 juta diantara anak-anak balita menderita gizi kurang. tetapi pemecahannya tidak selalu berupa peningkatan produksi dan pengadaan pangan.Sedangkan untuk tingkat konsumsi ikan gabus segar khususnya di Provinsi Jambi tahun 2008 menempati urutan ke 10 dari 10 besar provinsi lain. pendidikan dan pengetahuan.4 % anak balita di Indonesia menderita KEP. Khusus untuk Provinsi Jambi. pola asuh anak.535 ton pada tahun 2008 (Fadli. sedangkan 3 % atau 0. Berdasarkan hasil penyelidikan di 254 desa di seluruh Indonesia. produksi budidaya ikan gabus dikeramba telah mengalami peningkatan dari tahun 2004 yang hanya sebesar 4. prevalensi KEP ini turun menjadi 23. Berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) yang dilakukan oleh Direktorat Bina Gizi Masyarakat.foxitsoftware.1 %. Hal ini menunjukan . Pada tahun 1998. yaitu sebesar 0. Hal ini dikarenakan ikan gabus mengandung protein yang tinggi.250 ton menjadi sebesar 5.88 Kg/Kap. Sementara itu. kekurangan vitamin A. yodium. Fe. balita dengan gizi buruk masih menjadi persoalan penting. pada tahun 1995 sekitar 35.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www. kelebihan konsumsi pangan untuk periode tertentu. dkk (1978). dan lain-lain. Selama periode 1998-2008 tangkapan ikan gabus dari perairan umum mengalami kenaikan rata-rata 2. prevalensi KEP meningkat kembali menjadi 39. Berdasarkan UNICEF. 2010).com For evaluation only. Masalah gizi sering berkaitan dengan masalah kekurangan pangan.9 % sedangkan untuk angka nasional yaitu 18.75% per tahun. Atau berada dirangking 15 atau sedikit lebih buruk dari rata-rata Nasional. 1990 bahwa masalah gizi masyarakat dapat melibatkan beberapa factor yakni makanan yang tidak seimbang. politik dan sosial (Arisman. 2009). Ansar (2010) dalam bukunya menjelaskan bahwa sejak dahulu ikan gabus dipercaya dapat mempercepat penyembuhan luka sehingga dianjurkan untuk dikonsumsi pasien pasca operasi dan ibu-ibu sehabis melahirkan. Dari data RISKESDAS tahun 2010 diketahui bahwa prevalensi status gizi balita sangat kurang lebih banyak terdapat di Provinsi Jambi dengan presentase sebesar 11.3 %.8 % karena krisis moneter. Pada tahun 1997. Pudjiadi (1990) dari situasi penelitian Tarwojo. (4) Imbalance .4 %.

Rumusan Masalah 1. Manfaat Penulisan Peneliti. contohnya. Tujuan dan Manfaat Penulisan Tujuan Umum Untuk mengkaji manfaat konsumsi ikan gabus pada balita dalam mencegah timbulnya kwashiorkor Tujuan Khusus 1. Dahlan (2011) mengatakan dalam jurnalnya yang disitasi dari Mohsin dan Ambak.com For evaluation only. 1.foxitsoftware. Hasil sitasi dari Mat Jais (1998).3.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www. 1.5. 1983 bahwa ikan gabus (channa striata) merupakan ikan yang mempunyai kandungan albumin yang cukup tinggi. bahwa Provinsi Jambi berpotensi mengkonsumsi ikan gabus lebih banyak lagi di tengah produksi ikan gabus yang meningkat di Indonesia. Metodologi Penelitian Metode Pengumpulan Data .4. Jurnal Natur Indonesia III tahun 2001 yang ditulis oleh Tjipto leksono dan Syahrul. 1. Mengetahui mekanisme terjadinya kwashiorkor 4. menambah pengetahuan dan Bahan Referensi dalam mengkaji mengenai manfaat ikan gabus dalam mencegah kwashiorkor pada balita. Dahlan menambahakan di Malaysia. Bagaimana mekanisme terjadinya kwashiorkor ? 1. menambahkan bahwa kadar protein ikan gabus lebih tinggi daripada ikan lele. Mengetahui peranan protein ikan gabus dalam mencegah kwashiorkor.2. Petugas Kesehatan. Bagaimana tumbuh kembang dan gizi pada balita ? 2. bahan masukan dalam upaya promotif mengenai alternative pencegahan kwashiorkor pada balita. Mengetahui Tumbuh kembang dan gizi pada balita 2. Mengetahui definisi kwashiorkor 3. ikan gabus ini popular di gunakan di rumah sakit oleh pasien pasca operasi karena ikan gabus mengandung asam amino essensial.

Anak yang berumur 1-3 tahun akan mengalami pertambahan berat sebanyak 2-2. II. ketiga 8-9 cm). Tumbuh Kembang dan Gizi pada Balita Anak terus tumbuh dan berkembang setiap harinya.5 12. oksigen. Data yang digunakan adalah Data Sekunder yang diperoleh dari Instansi dan lembaga terkait. John Preiffer menyebutkan bahwa dalam tubuh manusia kira-kira 50 juta sel tubuh yang mati. KAJIAN PUSTAKA 2. No Kelompok Umur Berat Badan (Kg) Tinggi Badan (cm) 1 2 3 0 – 6 bulan 7 – 11 bulan 1 – 3 Tahun 6. Komposisi tubuh manusia sebesar 96% dari berat badannya merupakan unsur kimia hydrogen.foxitsoftware. panjang bayi akan bertambah sebanyak 50%. Metode Analisis Analisis dengan mendeskripsikan data sekunder yang diperoleh dari instansi. dalam waktu yang sama harus dilahirkan pula (regenerasi sel) 50 juta sel baru untuk mengantikan sel mati. Kebutuhan asupan zat gizi protein balita tercantum pada tabel berikut ini : Tabel 1. yaitu Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan Dinas Perpustakaan Kota Jambi. dan tinggi rata-rata sebesar 12 cm setahun (Tahun kedua 12 cm. 2009).1. karbon dan nitrogen. Angka kecukupan gizi rata-rata yang dianjurkan bagi bangsa Indonesia per orang perhari tahun 2004. jurnal dan majalah yang terkait dengan penulisan karya ilmiah. Sisanya sebesar 4 % dari seluruh berat badan merupakan mineral (Sukmono. Protein memiliki struktur kimia ini.com For evaluation only.0 60 71 90 10 16 25 Protein (gram) . Tahun pertama kehidupannya. literature.0 8.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www. tetapi tidak berlipat setelah usia bertambah sampai 4 tahun.5 Kg. Kliegman (2000) menyebutkan rumus berat badan anak usia1-6 tahun = ((usia x 2) + 8). Mekanisme ini terjadi karena adanya proses sintesis protein yaitu proses pembentukan protein baru.

com For evaluation only. akan terjadi kekurangan berbagai asam amino essential dalam serum (plasma darah) yang diperlukan untuk pembentukan sel (sintesis) dan untuk proses metabolism tubuh.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www. Marasmik-Kwashiorkor Campuran dari gejala klinik kwashiorkor dan marasmus. kuman penyebab (host). Anak tampak sering rewel meskipun telah diberi makan. maka bergizi baik.2.Pada penurunan (defisiensi) protein murni tidak terjadi proses pemecahan (katabolisme) jaringan yang sangat berlebih. dietnya mengandung cukup energy tapi kekurangan protein. Marasmus Gangguan gizi karena kekurangan karbohidrat. 4 4 – 6 Tahun 17. 2006). gangguan pencernaan. dan sebagainya. Mekanisme terjadinya Kwashiorkor Malnutrisi merupakan kumpulan gejala (sindrom) yang terjadi oleh factor.2. Apabila jauh dibawah standar dikatakan bergizi buruk. J. kelihatan tulang dibawah kulit. 2000). 2. rambut mudah patah dan kemerahan. Gizi buruk adalah suatu bentuk kekurangan gizi tingkat berat atau akut (Pardede. .3. terlihat ada pengecilan jaringan (atrofi). Kelainan yang mencolok adalah gangguan metabolic dan perubahan sel yang menyebabkan edema dan perlemakan hati. 2. 2. 2. kwashiorkor dan marasmus-kwashiorkor. pembesaran hati. gangguan kulit. Sangat kurus dan bengkak (edema) pada kedua punggung kaki sampai seluruh tubuh. dan lingkungan (environment). Jika sedikit dibawah standar dikatakan bergizi buruk/ kurang yang bersifat kronis.1. Kwashiorkor Penampilan tipe kwashiorkor anak kelihatan gemuk (sugar baby).foxitsoftware. dengan gejala muka berkerut.1. (Depkes RI. Karena kekurangan protein dalam diet. Terdapat 3 tipe gizi buruk adalah marasmus.1. yaitu : tubuh (host).1.0 110 39 Sumber : KEPMENKES 2005 Apabila pertambahan berat badan sesuai dengan pertambahan umur .

2. Ikan gabus dapat tumbuh mencapai 45 cm atau 18 inci. Famili Chanidae.3. HASIL DAN PEMBAHASAN Di Negara Indonesia khususnya Provinsi Jambi. yaitu suatu protein yang berfungsi mengangkut lemak dalam darah. yang berakibat timbulnya pembengkakan (edema). akibatnya penimbunan lemak di hati (Kliegman.foxitsoftware.Khasiat dan kegunaan Ikan Gabus adalah sebagai berikut : 1. Mempercepat proses penyembuhan pasca-operasi. Angka prevalensi KEP nyata selama 5 tahun terakhir yaitu pada tahun 2006 – 2010 secara rinci perkabupaten sebagai berikut : Tabel 2. 2000).Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www. Kelas Pisces. Mempercepat penyembuhan luka dalam atau luka luar.com For evaluation only. dan Spesies Channa striata atau Ophiochephalus striatus. sehingga transport lemak dari hati ke jaringan terganggu. III. Ikan Gabus (Channa Striata) Ikan gabus termasuk dalam Kingdom Animalia. Filum Chordata. 2. Makin berkurangnya asam amino dalam serum ini akan menyebabkan kurangnya produksi albumin (protein) hati. Behrman. Meningkatkan kadar albumin dan daya tahan tubuh. Mekanismenya adalah terjadinya gangguan pembentukan beta-lipoprotein. Ordo Labyrinthycy. Genus Channa. Gejala lain adalah pembengkakan pada hati. angka prevalensi gizi buruk masih tinggi. Prevalensi KEP pada tahun 2006-2010 di Provinsi Jambi No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kab / Kota 2006 Kerinci Merangin Sarolangun Batang hari Muaro Jambi Tanjab Timur Tanjab Barat Tebo Bungo Jambi 66 44 21 17 32 21 46 0 42 62 2007 0 15 0 41 14 41 0 9 8 106 Tahun 2008 2 52 18 5 22 65 21 13 15 5 2009 7 3 12 17 19 1 0 2 7 26 2010 27 15 24 14 17 5 3 17 29 13 . 3.

Perbandingan kadar protein ikan gabus kering dengan ikan air tawar lainnya per 100 gram bagian yang dapat dimakan No 1 2 Gabus Ikan Teri Nama bahan (Ikan Kering) Protein (gram) 58 33.7 7. Kabupaten Kerinci mendominasi jumlah tertinggi penderita gizi buruk tersebut. Tercatat 27 kasus gizi buruk menimpa kabupaten yang kaya akan sumber daya alam tersebut.com For evaluation only. Kadar protein yang dimiliki ikan gabus kering dapat dihitung dari setiap gram bagian yang dapat dimakan (BDD) ikan tersebut.8 10 Sumber : DKBM 2005 Tabel 4. Penuh Jumlah 351 234 218 6 100 10 174 Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi Jambi (2010) Peta situasi gizi Provinsi Jambi per kabupaten/kota tahun 2007 diketahui bahwa kabupaten Muara Jambi dan Kota Jambi tergolong rendah dibandingkan dari kabupaten/kota yang lain dalam Provinsi Jambi. Perbandingan komposisi protein ikan gabus segar dan kering dengan beberapa ikan air tawa lainnya ditampilkan dalam tabel berikut ini : Tabel 3.foxitsoftware. 11 Sei. pada 2009 lalu hanya 7 balita yang terkena kasus gizi buruk. Perbandingan kadar protein ikan gabus segar dengan beberapa ikan air tawar lainnya per 100 gram bagian yang dapat dimakan No 1 2 3 4 5 6 Gabus Ikan belida Ikan mas Ikan mujahir Ikan lele pencok Ikan seluang Nama bahan (Ikan segar) Protein (gram) 25.2 16. yang berarti lebih tinggi kadar proteinnya daripada jenis ikan lainnya. Padahal. dengan peningkatan yang cukup drastic pada 2010. Setiap 100 gram BDD ikan gabus kering mengandung protein sebesar 58 gram.4 .5 16 18.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.

asam amino yang lengkap. Dalam bentuk kromosom.5 8. Kadar asam amino dalam albumin yang terdapat 100 gram BDD Ikan gabus. 7.34 . Untuk fungsi pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan 3.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.66 8. Dalam bukunya Ansar (2010) menyatakan bahwa dalam 100 gram ikan gabus terkandung energi 74 kkal.2004). lemak 1.34 14.98 0. kalsium 62 mg. Protein sebagai zat pembangun 2. protein berperan dalam menyimpan dan meneruskan sifat-sifat keturunan dalam bentuk gen. Protein memiliki fungsi yang sangat penting dalam tubuh manusia (Sediaoetama. Sebagai salah satu sumber energy bersama-sama dengan karbohidrat dan lemak. 6. besi 0. phosphor 176 mg. Mekanisme pertahanan tubuh melawan berbagai mikroba dan zat toksik yang datang dari luar yang masuk ke tubuh. selenium dan iron. Mengatur proses-proses metabolisme tubuh dalam bentuk enzim dan hormone. No 1 2 3 4 5 6 Janis Asam Amino Fenialanin Isoleusin Leusin Metionin Valin Treonin Albumin Ikan Gabus (%) 7. yaitu 70 % protein. 5. mikronutrien zink. Menurut Fadli (2010) Ikan gabus juga memiliki keunggulan. seperti didalam tabel berikut : Tabel 5. 4. 21% albumin. Menggantikan sel-sel yang mati dan aus terpakai. Albumin dalam ikan gabus mempunyai jenis asam amino yang bervariasi.81 8. diketahui kandungan protein dalam ikan gabus segar dan kering lebih unggul dibandingkan beberapa ikan lainnya yang terdapat di Provinsi Jambi.7 gr. yaitu : 1.9 mg.com For evaluation only. 3 Ikan asin kering 42 Sumber : DKBM 2005 Dari kedua tabel diatas.foxitsoftware.

Membantu perubahan karbohidrat menjadi energy sel. 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Lisin Histidin Asam Aspartat Asam Glutamate Alanin Prolin Serin Glisin Sistein Tirosin 17.93 10. sulit konsentrasi.02 30.02 gram sedangkan asam amino yang terendah adalah sistein yaitu sebesar 0. Lisin merupakan 1 dari 10 asam amino essensial yang tidak dapat disentesis dalam jumlah cukup dalam tubuh sehingga harus diperoleh dalam asupan makanan sedangka asam glutamate. . 2003 Dari tabel diketahui bahwa asam amino terkandung dalam albumin ikan gabus yang paling tinggi komposisinya adalah asam glutamate yaitu sebesar 30.49 Sumber : Suprayitno.16 7.02 4. asam aspartat dan sistein merupakan asam amino non essensial (Guyton.com For evaluation only.foxitsoftware. Aspartat juga berperan dalam daya tahan tehadap lelah. menunjukan bahwa anak yang diberikan biscuit dengan kandungan albumin ikan gabus.16 17. Asam aspartat fungsinya sebagai pembangkit neurotransmisi di otak dan saraf otak. 2008). Asam glutamate merupakan bahan bakar utama sel-sel otak bersama glukosa dan menstabilkan kesehatan mental.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.07 5. anemia.93 gram yang kedua adalah lysine dan asam aspartat yaitu sebesar 17. pertumbuhan terhambat dan kelainan reproduksi. Dalam suatu penelitian yang dilakukan terhadap dua anak dengan gizi buruk yang sedang dalam pengobatan. rambut rontok. Dechii (2010) menjelaskan bahwa Lisin berfungsi memperkuat system sirkulasi dan mempertahankan pertumbuhan sel-sel normal. berat badannya naik lebih cepat dibandingkan dengan anak yang diberikan biscuit tanpa kandungan albumin ikan gabus (Ansar. 2010).02 6.16 gram.19 11. Melindungi hati dengan membantu mengeluarkan ammonia berlebih dari tubuh.99 0. Kekurangnnya menyebabkan mudah lelah.

Beberapa penelitian diketahui bahwa ikan gabus memiliki kandungan albumin yang cukup tinggi. angka kebutuhan protein untuk balita berdasarkan usia yaitu : Usia 0 – 6 bulan = 10 gram. Usia 1 – 3 Tahun = 25 gram.com For evaluation only. sedangkan menurut RISKESDAS 2010 balita yang sangat kurus banyak terdapat di Provinsi Jambi. Konsumsi bahan pangan yang mengandung cukup protein salah satunya adalah konsumsi ikan gabus. berdasarkan hasil RISKESDAS 2007 dan 2010.2 gram protein. No 1 2 3 4 Kelompok Umur 0 – 6 bulan 7 – 11 bulan 1 – 3 tahun 4 – 6 tahun Protein (gram) 10 16 25 39 Ikan gabus (gram) 39. Usia 7 – 11 bulan = 16 gram. Usia 4 – 6 Tahun = 39 gram. Keadaan gizi buruk pada anak yang banyak terjadi di Provinsi Jambi salah satunya adalah kwashiorkor.20 154. Dari 100 gram ikan gabus diketahui mengandung 25. jumlah konsumsi ikan gabus yang mencukupi kebutuhan protein balita perhari dapat dilihat pada Tabel 6 : Tabel 6. Berdasarkan tabel angka kecukupan gizi tahun 2004 (KEPMENKES.foxitsoftware.68 63. KESIMPULAN Di Provinsi Jambi. Jumlah Konsumsi Ikan Gabus per Orang per Hari dalam memenuhi kebutuhan protein tubuh. yaitu suatu kondisi seseorang yang kekurangan protein dibawah standar rata-rata kebutuhan normal. 2005). Keadaan kwashiorkor dapat dicegah dengan konsumsi cukup protein.49 99. Dimana albumin berfungsi menjaga tekanan onkotik didalam plasma darah untuk mencegah terjadinya edema. DAFTAR PUSTAKA .76 Sumber : KEPMENKES 2005 IV. diketahui bahwa angka kejadian gizi buruk terjadi peningkatan diatas angka Nasional. Berdasarkan angka kecukupan gizi tahun 2004 per orang per hari menurut KEPMENKES 2005.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.

Hal 896.com For evaluation only. 2005. C. Kristiono. Balai Penelitian Kesehatan.I. Pudjiadi S. “Text book of Pediatric. http:/www. Dechii. Fakultas Kedokteran UI. Mahmud. 2006. Nangroe Aceh Darusalam Leksono Tjipto dan Syahrul.4-5 Gayton. 2010. “Fungsi Asam Amino Essensial dan Non-Essensial beserta Strukturnya”. “Karakteristik Balita Kurang energy Protein (KEP) yang dirawat Inap di RSU Dr.scribd. Ilmu Gizi Klinis pada Anak. Kementrian Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kesetaraan. Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM). “Bagusnya Ikan Gabus”. Studi Mutu dan Penerimaan Konsumen terhadap Abon Ikan.K. AKG Tahun 2004 Kliegman. 2010. M. Behrman. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. RISKESDAS 2010. Jakarta : Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). dkk. hal. Jakarta: Raja Grafindo Persada.86. Haruan Research Group. 24 Desember 2010. Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2000 Fadli. Jakarta. 2001.2000. Nelson.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www.foxitsoftware.K dkk. Departemen Kesehatan RI. Edisi Revisi 2007. “Pengolahan dan Pemanfaatan Ikan Gabus”. Warta Pasarikan Edisi No. KEPMENKES. R. Diakses 24 Juli 2011). Murray. Pirngadi Medang Tahun 1999 – 2000”. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI. Jakarta Pemantauan Status Gizi (PSG) oleh Direktorat Bina Gizi Masyarakat. Ansar. Edisi 11. Jakarta : EGC Dahlan. Edisi ke-27. Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. “Buku Ajar Ilmu Gizi dalam Daur Kehidupan”. 1990. Ilmu Kesehatan Anak”. 2011. Jakarta. Biokimia Harper. “Gizi dan Kesehatan Masyarakat”.2008. “Buku Ajar Fisiologi Kedokteran”. Edisi ke 1.com/doc/45858480/Fungsi-Asam-Amino- Essensial dan Non Essensial beserta Strukturnya. Direktorat Pendidikan Arisman. Jakarta : ISBN. Oktober 2010. “Antioxidant Properties of Channa Striatus”. dkk. Kesehatan Departemen . K. 2005. EGC. Jakarta : EGC. D. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. 2002. RISKESDAS 2007.

2006. 2003. Terapi Albumin dalam Ekstrak Ikan Gabus terhadap Kerusakan Hati Tikus Putih. Tangerang : Agromedia Pustaka Hal 52. Jakarta : Dian Rakyat. 2009. Sediaoetama. Mengatasi Aneka Penyakit dengan Terapi Herbal. Mother and Child Health Delivering The Service. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi Jilid 1. D. Malnutrition dalam Williams CD (1976). Hal 47.Generated by Foxit PDF Creator © Foxit Software http://www. Williams C.foxitsoftware. Rusli. E. Farmasi Poleteknik Kesehatan Makasar. . Suprayitno. Hal 74 – 75. Sukmono dan Rizki Joko.com For evaluation only. 2004. Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang. Albumin Ikan Gabus sebagai Makanan Fungsional Mengatasi Permasalahan Gizi Masa Depan. 1960.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->