Anda di halaman 1dari 7

DETEKSI DINI PENYULIT PERSALINAN (PEMANTAUAN PARTOGRAF)

20:10 Diposkan oleh Febri http://bidanshop.blogspot.com/2010/04/deteksi-dini-penyulit-persalinan.html Partogra dipakai untuk memantau kema!uan persalinan dan membantu petugas kesehatan dalam mengambil keputusan dalam penatalaksanaan partogra dimulai pada pembukaan 4 cm ase akti . Partogra sebaiknya dibuat untuk setiap ibu yang bersalin" tanpa menghiraukan apakah persalinan itu normal atau dengan komplikasi. BIDAN HARUS MENCATAT KONDISI IBU DAN JANIN 1. D## 2. $ir ketuban %. &oulage tulang kepala 4. Pembukaan ser'iks (. Penurunan kepala ). *aktu +. ,ontraksi -. .bat yang diberikan /. 0adi 10. 1ekanan darah 11. 2uhu badan 12. Protein" aseton dan 'olume urine Partograf adalah alat bantu untuk memantau kema!uan persalinan" asuhan" pengenalan penyulit dan in ormasi untuk membuat keputusan klinik. Kegunaan utama dari patograf ada a! " 1. &engamati dan mencatat in ormasi kema!uan ber!alan normal dan mendeteksi dini persalinan lama sehingga bidan dapat membuat deteksi dini mengenai kemungkinan persalinan lama. 2. &enentukan apakah persalinan ber!alan normal dan mendeteksi dini peralinan lama sehingga bidan dapat membuat deteksi dini mengenai kemungkinan persalinan lama. %. #ika digunakan secara tepat dan konsisten" maka partogra akan menbantu penolong persalinan untuk : a. mencatat kema!uan persalinan. b. mencatat kondisi ibu dan !aninnya. c. mencatat asuhan yang diberikan selama persalinan dan kelahiran. d. menggunakan in ormasi yang tercatat untuk seacara dini mengidenti ikasi adanya penyulit. e. menggunakan in ormasi yang ada untuk membuat keputusan klinik yang sesuai dan tepat 3aktu. Ha aman depan partograf men#antum$an "

a. 4n ormasi tentang ibu b. ,ondisi !anin c. ,ema!uan persalinan d. #am dan 3aktu e. ,ontraksi uterus . .bat-obat dan cairan yang diberikan g. ,ondisi ibu h. $suhan pengamatan dan keputusan klinik lainnya Partograf !aru% diguna$an " a. untuk semua ibu pase akti kala 4 persalinan sebagai elemen penting asuhan persalinan. Partogra harus digunkan" baik tanpa apapun adanya penyulit. Partogra akan membantu penolong persalinan dalam memantau" menge'aluasi dan membuat keputusan klinik baik persalinan normal maupun yang disertai dengan penyulit. b. 2elama persalinan dan kelahiran disemua tempat 5 rumah" puskesmas" klinik bidan s3asta" rumah sakit" dll 6 c. 2ecara rutin oleh semua penolong persalinan yang memberikan asuhan kepala ibu selama persalinan dan kelahiran 5 spesialis obgin" bidan" dokter umum" residen dan mahasis3a kedokteran 6 Penggunaan partogra secara rutin akan memastikan para ibu dan bayinya mendapatkan asuhan yang aman dan tepat 3aktu. 2elain itu" !uga mencegah ter!adinya penyulit yang dapat mengancam keselamatan !i3a mereka. Pen#atatan %e ama fa%e aten per%a inan& Ka a %atu da am per%a inan di'agi men(adi fa%e aten dan fa%e a$tif )ang di'ata%i o e! pem'u$aan %er*i$ a. Fase 7aten : pembukaan ser'ik kurang dari 4 cm. b. Fase $kti : pembukaaan ser'ik dari 4 sampai 10 cm. 2elama ase laten persalinan" semua asuhan" pengamatan dan pemeriksaan harus dicatat. 8al ini dapat direkam secaara terpisah dalam catatan kema!uan persalinan atau pada ,artu &enu!u 2ehat 5,&26 ibu hamil. 1anggal dan 3aktu harus dituliskan setiap kali membuat catatan selama ase laten persalinan. 2emua asuahan dan inter'en9s harus dicatat. Kondi%i i'u dan 'a)i (uga !aru% dini ai dan di#atat %e#ra %e$%ama+ )aitu " a. Denyut !antung !anin : setiap : !am. b. Frek3ensi dan lamanya kontraksi uterus : setiap : !am. c. 0adi : setiap : !am. d. Pembukaan ser'ik : setiap 4 !am. e. Penurunan : setiap 4 !am. . 1ekanan darah dan temperatur tubuh : setiap 4 !am. g. Produksi urine" aseton dan protein : setiap 2 sampai 4 !am. #ika ditemui tanda ; tanda penyulit" penilaian kondisi ibu dan bayi" harus lebih sering

dilakukan. 7akukan tindakan yang sesuai apabila dalam diagnosa ditetapkan adanya penyulit dalam persalinan. #ka rek3ensi kontraksi berkurang dalam satu tay dua !am pertama" nilai ulang kesehatan dan kondisi aktual ibu dan bayinya. <ila tidak ada tandatanda kega3atan atau penyulit" ibu dipulangkan dan dipesankan untuk kembali !ika kontraksinya men!adi teratur dan lebih sering. #ika asuhan dilakukan dirumah" penolong persalinan boleh meninggalkan ibu hanya setelah dipastikan bah3a ibu dan bayinya dalam kondis baik. Pesankan pada ibu dan keluargannya untuk memberitahukan penolong persalinan !ika ter!adi peningkatan rek3ensi kontraksi. Pen#atatan %e ama fa%e a$tif per%a inan , partograf 1. in ormasi tentang ibu. 7engkapi bagian a3al 5 atas 6 partogra secara teliti pada saat memulai asuhan persalinan. *aktu kedatangan 5tertulis sebagai : = #am= pada partogra dan perhatikan kemungkinan ibu datang dalam ase laten persalinan. >atat 3aktu ter!adinya pecah ketuban. 2. ,eselamatan dan kenyamanan !anin. Den)ut (antung (anin& Dengan menggunakan metode seperti yang diuraikan pada bagian pemeriksan isik dalam bab ini" nilai dan catat denyut !antung !anin 5D##6 setiap %0 menit 5 lebih sering !ika ada tanda-tanda ga3at !anin 6. 2etiap kotak pada bagian ini" menun!uka 3aktu %0 menit. 2kala angka disebelah kolom paling kiri menun!ukan D##. >atat D## dengan memberikan tanda titik pada garis yang sesuai dengan angka yang menun!ukan D##. ,emudian hubungkan titik yang satu dengan titik lainnya dengan garis tidak terputus. ,isaran normal D## terpapar pada partogra diantara garis tebal angka 1-0 dan 100. tetapi" penolong sudah harus 3aspada bila D## di ba3ah 120 atau diatas 1)0. .arna dan adan)a air $etu'an& 0ilai air ketuban setiap kali dilakukanpemeriksaan dalam" dan nilai 3arna air ketuban !ika selaput ketuban pecah. >atat temuan- temuan dalam kotak yang sesuai diba3ah la!ur D##. /una$an am'ang0 am'ang 'eri$ut ini " a. ? : ,etuban utuh 5 belum pecah 6 b. # : ,etuban sudah pecah dan air ketuban !ernih. c. & : ,etuban sudah pecah dan air ketuban bercampur mekonium. d. D : ,etuban sudah pecah dan air ketuban bercampur darah. e. , : ,etuban sudah pecah dan tidak ada air ketuban 5kering 6 Me$onium da am #airan $etu'an tida$ %e a u menun(u$an adan)a ga1at (anin& #ika terdapat mekonium"pantau D## secara seksama untuk mengenali tanda-tanda da3at !anin selama proses persalinan. #ika ada tanda-tanda ga3at !anin 5 denyut !antung !anin @ 100 atau @ 1-0 kali permenit 6" ibu segera diru!uk ke asilitas kesehatan yang sesuai. 1etapi !ika terdapat mekonium kental" segera ru!uk ibuke tempat yang memiliki asuhan kega3atdaruratan obstetric dan bayi baru lahir.

Mo a%e , pen)u%upan $epa a (anin Penyusupan adalah indicator penting seberapa !auh kepala bayi dapat menyesuaikan diri dengan bagian keraspanggul ibu. 1ulang kepala yang saling menyusup atau tumpang tindih" menun!ukan kemungkinan adanya disproporsi tulang panggul 5 >PD6. ,etidak mampuan akomodasi akanbenar-benar ter!adi !ika tulang kepala yang saling menyusup tidak dapat dipisahkan. $pabila ada dugaan disproporsi tulang panggul" penting sekali untuk tetap memantau kondisi !anin dan kema!uan persalinan. 7akukan tndakan pertolongan a3al yang sesuai dan ru!uk ibu dengan tanda-tanda disproporsi tulang ke asilitas kesehatan yang memadai. 2etiap kali melakukn pemeriksaan dalam" nilai penyusup kepala !anin. >atat temuan di kotak yang sesuai di ba3ah la!ur air ketuban. /una$an am'ang0 am'ang 'eri$ut ini " 0 : tulang ; tulang kepala !anin terpisah" sutura dengan mudah dapat dipalpasi. 1 : tulang- tulang kepala !anin hanya saling bersentuhan. 2 : tulang ;tulang kepala !anin saling tumpang tindih" tapi masih dapat dipisahkan. % : tulang ; tulang kepala !anin tupang tindih dan tidak dapat dipisahkan. Kema(uan Per%a inan& Pembukaan 2er'ik. Dengan menggunakan metode yang di!elaskan dibagian pemeriksan isik dalam bab ini" nilai dan catat pembukaan ser'ik setiap 4 !am 5 lebih sering dilakukan !ika ada tanda-tanda penyulit6. 2aat ibu berada dalam ase akti persalinan" catat pada partogra hasil temuan dari setiap pemeriksaan. 1anda = A B harus ditulis di garis 3aktu yang sesuai dengan la!ur besarnya pembukaan ser'ik. <eri tanda untuk temuan ; temuan dari pemeriksaan dalam yang dilakukan pertama kali selama ase akti persalinan di garis 3aspada. 8ubungankan tanda = A = dari setiap pemeriksaan dengan garis utuh 5 tidak terputus 6 Penurunan 'agian ter'a1a! atau pre%enta%i (anin& Dengan menggunakan metode yang di!elaskan di bagian pemeriksaan isik dalam bab ini" nilai dan catat pembukaan ser'ik 5setiap 4 !am6 lebih sering dilakukan !ika ada tandatanda penyulit" nilai dan catat turunnya bagian terba3ah atau presentasi !anin. Pada persalinan normal" kema!uan pembukaan serik umumnya diikuti dengan turunnya bagian terba3ah atau presentasi !anin. Pada persalinan normal" kema!uan pembukaan ser'ik umumnya diikuti dengan turunnya bagian terba3ah atau presentasi !anin. 1api kadangkala" turnnya bagian terba3ah /presentasi !anin baru ter!adi setelah pembukaan ser'iksebesar + cm. ,ata-kata B turunnya kepala B dan garis tidak terputus dari 0-( tertera disisi yang sama dengan angka pembukaan ser'ik. <erikan tanda B . B pada garis 3aktu yang sesuia. 2ebagai contoh" !ika kepala bisa dipalpasi 4/(" tulis tanda B.B dinomer 4" hubungkan tanda B . B dari setiap pembukaan dengan garis tidak terputus. /ari% .a%pada dan gari% Bertinda$& Caris 3aspada dimuali pada pembukaan ser'ik 4 cm dan berakhir pada titik di mana pembukaaan lengkap diharapkan ter!adi !ika la!u pembukaan 1 cm / !am. Pencatatan selam aseakti persalinan harus dimulai digaris 3aspada !ika pembukaan er'ik mengarah kesebelah kanan garis 3aspada 5 pembukaan @ 1 cm/!am 6" maka harus dipertimbangkan adanya penyulit 5 misalnya ase akti yang meman!ang" macet" dll 6. Perimbangkan pula

adanya tindakan inter ensi yang diperlukan" misalnya persiapan ru!ukan ke asilitas kesehatan ru!ukan 5 rumah sakit atau puskesmas 6 yang mampu menangani penyulit dan kega3at daruratan obstetri. Caris bertindak tertera se!a!ar dengan garis 3aspada" dipisahkan oleh - kotak atau 4 !alur kesisi kanan. #ika pembukaan ser'ik berada disebelah kanan garis bertindak" maka tindakan untuk menyelesaikan persalinan harus dilakukan. 4bu harus tib ditempat ru!ukan sebelum garis bertindak terlampaui. Jam dan .a$tu *aktu mulainya ase akti persalinan . Dibagian ba3ah partogra 5 pembukaan ser'ik dan penurunan 6 tertera kotak-kotak yang diberi angka 1 -1). setiap kotak menyatakan 3aktu satu !am se!ak dimulainya ase akti persalinan. *aktu aktual saat pemeriksaan dilakukan. Diba3ah la!ur kotak untuk 3aktu mulainya ase akti . 1ertera kotak-kotak untuk mencatat 3aktu aktual saat pemeriksaan dilakukan. 2etiap kotak menytakan 1 !am penuh dan berkaitan dengan 2 kotak 3aktu %0 menit pada la!ur kotak diatasnya atau la!ur kontraksi diba3ahnya. 2aat ibu masuk dalam ase akti persalinan catatkan pembukaan ser'ik digaris 3aspada kemudian catatkan 3akyu aktual pemeriksaan ini dikotak 3aktu yang sesuai. 2ebagai contoh" !ika pemeriksaan dalam menun!ukan ibu mengalami pembukaan ) cm pada pukul 1(.00" tuliskan tanda A digaris 3aspada yang sesuai dengan angka ) yang tertera disisi luar kolom paling kiri dan catat 3aktu yang sesuai pada kotak 3aktu diba3ahnya 5 kotak ketiga dari kiri 6 Kontara$%i Uteru%& Persalinan yang normal disertai his yang normal. Pada persalinan normal" makin lan!ut persalinan berlangsung" his akan makin lama" makin sering dan semakin sakit. 1. &engamati his. Pengamatan his dilakukan setiap !am dalam ase laten" dan setiap setengah !am dalam ase akti . 2ang !aru% diamati ada a! " a. rekuensi : diukur !umlah his / 10 menit b. lama : dalam detik dari permulaan his terasa dengan palpasi perut sampai hilang. 2. &encatat his pada partogra : Di ba3ah garis 3aktu" ada ( kotak kosong melintang sepan!ang partogra " yang pada sisi kirinya tertulis D his/10 menitB. 2atu kotak menggambarkan satu his. ,alau ada 2 his dalam 10 menit" ada 2 kotak yang diarsir. Ada 3 #ara mengar%ir " 1. @ 20 detik 5 berupa titik-titik6 2. 20-40 detik 5garis miring/arsiran6 %. E 40 detik 5 dihitamkan penuh6. O'at0o'atan dan #airan )ang di'eri$an O$%ito%in #ika tetesan 5drip6 oksitosin sudah dimulai" dokumentasikan setiap %0 menit !umlah unit oksitosin yang diberikan per 'olume cairan intra'ena dan dalam satuan tetesan per menit. O'at0o'atan ain dan #airan intra*ena >atat semua pemberian obat-obatan tambahan dFan atau cairan intra'ena dalam kotak yang seuai dengan kolom 3aktunya.

Ke%e!atan dan $en)amanan i'u 0adi" tekanan darah" dan temperatur tubuh $ngka disebelah kiri bagian partogra ini berkaitan dengan nadi dan tekanan darah ibu. a. 0ilai dan catat nadi ibu setiap %0 menit selama ase akti persallinan. 5lebih sering !ira dicurigai adanya penyulit6. <eri tanda titik pada kolom yang sesuai 5.6 b. 0ilai dan catat tekanan darah ibu setiap 4 !am selama ase akti persalian 5lebih sering !ira dianggap akan ada penyulit6. <eri tanda panah pada partogra pada kolom 3aktu yang sesuai : c. 0ilai dan catat temperatur tubuh ibu 5 lebih sering !ira meningkat" atau dianggap adanya in eksi 6 setiap 2 !am dan cataat temperatur tubuh dalam kotakyang sesuai. Golume urine" protein" aseton. ?kur dan catat !umlah produksi urine ibu sedikitnya setiap 2 !am 5setiap kali ibu berkemih6. #ira memungkinkan setiap ibu berkemih" lakukan pemeriksaan adanya saetHn atau proten dalam urine. A%u!an + pengamatan dan $eputu%an $ ini$ ainn)a& >atat semua asuhan lain" hasil pengamatan dan keputusan klinikn disisi luar kolom partogra " atau buat catatan terpisah tentang kema!uan dalam persalinan. >antumkan !uga tanggal dan 3aktu saat membuat catatan persalinan. A%u!an+ pengamatan atau $eputu%an $ ini$ men#a$up " I #umlah cairan peroral yang diberikan. I ,eluhan sakit kepala atau penglihatan kabur. I ,onsultasi dengan penolong persalinan lainnya 5obgyn" bidan" dokter umum6 I Persiapan sebelum melakukan ru!ukan. I ?paya ru!ukan. Pen#atatan pada em'ar 'e a$ang partograf& 8alaman belakang partogra merupakan bagian untuk mencatat hal-hal yang ter!adi selama proses persalinan dan kelahiran" serta tindakan-tindakan yang dilakukan se!ak persalinan kala 4 sampai persalinan kala 4G 5termasuk <ayi baru lahir6. 4tulah sebabnya bagian ini disebut sebagai catatan persalinan. 0iali dan catat asuhan yang diberikan pada ibu dalam masa ni as terutama selama persalinan kala 4G untuk memungkinkan penolong persalinan mencegah ter!adinya penyulit dan membuat keputusan klinik yang sesuai. Dokumentasi ini sangat penting untuk membuat keputusan klinik" terutama peamantauan kala 4G 5 mencegah ter!adinya perdarahan pasca persalinan 6. 2elain itu" catatan persalinan 5yang sudah diisi dengan lengkap dan tepat6 dapat pula digunakan untuk menilai atau memantau se!auh mana telah dilakukan pelaksanaan persalinan bersih dan aman. Catatan per%a inan terdiri dari un%ur0un%ur 'eri$ut " a. Data dasar. b. ,ala 4 c. ,ala 44 d. ,ala 444 e. <ayi baru lahir.

. ,ala 4G. sumber a. Cunningham, F.Gary et.Obstetri William Edisi 21 vol 1 dan 2. Jakarta: EGC 2!!". b. #OG$% J&#''(. )uku *+uan #elayanan Obstetri &eonatal dan Emergensi ,asar. Jakarta : ,e-kes ($ 2!!. +. /o+htar (. 0ino-sis Obstetri Jilid $, Jakarta : EGC 1112 d. 0ai3uddin, *bdul )ari dkk. )uku *+uan &asional #elayanan 'esehatan /aternal dan &eonatal, Jakarta:J&#''(%#OG$ 2!!1 e. 4arney, 5elen. 4arney6s /id7i3ery. Jakarta : EGC 1118. 3. Wikn9osastro 5. $lmu kebidanan, Jakarta : :)#0# 2!!2