Anda di halaman 1dari 38

BAB 6 Parabola

Parabola

6.1. Persamaan Parabola Bentuk Baku


Parabola didefinisikan sebagai tempat kedudukan titik-titik P(x, y) pada bidang sedemikian hingga titik itu berjarak sama dari suatu titik tertentu yang disebut fokus dan garis tertentu yang tidak memuat fokus dan disebut direktrik. Untuk menentukan persamaan parabola, pertama ditinjau parabola dengan fokus berada pada sumbu-x dan dengan direktrik tegak lurus sumbu-x. Sedangkan sumbu-y diletakkan di tengah-tengah segmen garis hubung dari titik fokus F ke garis direktrik d. Y D P(x, y)

x= c

F(c, 0)

Gambar 6.1

6.1. Bentuk Baku Parabola 195

BAB 6 Parabola

!isalkan jarak antara garis direktrik dengan fokus adalah "c, maka koordinat titik fokusnya adalah F(c, 0) dan persamaan garis direktrik d adalah x = c , c 0. (lihat gambar 6.#). $ika P(x, y) adalah sembarang titik pada parabola, maka dari definisi kur%a parabola diperoleh hubungan
PF

= PD = &x ' c &

yaitu x"

( x c) " + y "

(x

c)" ' y" = (x ' c)"

"cx ' c" ' y" = x" ' "cx ' c" y" = (cx

(#)

)ersamaan (#) di atas merupakan persamaan parabola yang di*ari yaitu parabola yang mempunyai fokus F dengan koordinat (c, 0) dan persamaan garis direktrik d x = c, c 0. $ika dilakukan pertukaran x dan y dalam (#) maka diperoleh x" = (cy, (")

yang mana (") merupakan persamaan parabola dengan fokus di titik (0, c) pada sumbu-y dan garis direktrik dengan persamaan d y = c.
6.1. Bentuk Baku Parabola 196

BAB 6 Parabola

)ersamaan (#) dan (") dikenal sebagai persamaan parabola bentuk baku. $ika c adalah positif, maka parabola adalah terbuka ke arah sumbu-x atau sumbu-y positif+ sebaliknya jika c adalah negatif, maka parabola adalah terbuka ke arah sumbu-x atau sumbu-y negatif, bergantung parabola bentuk baku (#) atau ("). Sekarang kita perhatikan beberapa sifat dari parabola sebelum melanjutkan ke permasalahan yang lain. )ertama parabola adalah kur%a yang simetrik. ,aris simetri dari parabola disebut sumbu parabola. ,aris ini tegak lurus dengan direktrik dan memuat titik fokus. -itik potong sumbu dengan parabola disebut puncak (vertex). L "c c E V D1 c F "c "c R Gambar 6.2. -ali busur parabola yang melalui fokus dan tegak lurus sumbu parabola disebut latus rectum parabola. )anjang latus rektum dapat dihitung se*ara langsung dari gambar 6.", yang mana latus rektum adalah segmen garis LR. .okus dan pun*ak parabola F dan V, sedangkan direktriknya d = DD / . Sumbu parabola dan garisdirektrik berpotongan di E. 0erdasarkan definisi parabola, LF = LD = &"c&. $adi panjang laktus rektum adalah LR = &(c&.
6.1. Bentuk Baku Parabola 197

"c

BAB 6 Parabola

6.". 2onstruksi ,eometrik dari )arabola


Sebuah parabola yang diketahui fokus dan direktriknya dapat segera dikonstruksi dengan penggaris dan jangka sebagai berikut3 !isalkan F adalah fokus dan d direktrik yang diberikan (lihat gambar 6.4). ,ambar sumbu parabola EF, yang tentu saja memuat titik fokus F dan tegak lurus dengan garis d berpotongan di E. )un*ak parabola V adalah titik tengah antara E dan F. d D !

D1

P1

Gambar 6.3. 5mbil sembarang titik F terhadap titik V. !elalui pada sumbu dan berada pada sisi yang sama dengan

lukis garis ! yang sejajar dengan direktrik (atau tegak

lurus dengan sumbu parabola). 6engan F sebagai pusat dan jari-jari sama dengan panjang E , lukis busur yang memotong ! di P dan P1. !aka P dan P1 adalah titik-titik pada parabola yang

6.1. Bentuk Baku Parabola 198

BAB 6 Parabola

di*ari, karena PF = E = PD, yaitu titik yang berjarak sama terhadap titik F dan garis d. Se*ara sama dapat diujikan untuk titik P1. 6engan mengubah posisi titik dapat dikonstruksikan sebanyak titik yang

diinginkan pada parabola. Se*ara praktis, akan sangat memudahkan, apabila pada langkah a7al dilukis sejumlah garis sejajar dengan direktrik untuk memperoleh titik anggota tempat kedudukan. Suatu *ara yang sangat mudah dilakukan dalam mem%isualisasikan bentuk parabola adalah dengan menggunakan sehelai benang. $ika sehelai benang yang lentur ujung-ujungnya dikaitkan pada paku pada dinding yang rata, maka lengkungan benang yang menggantung akan membentuk parabola.

Contoh 1: -entukan koordinat fokus dan persamaan direktrik parabola dengan persamaan y" = 8x. 9ukis grafik parabola tersebut.

"a#ab$ 6engan membandingkan persamaan parabola dalam bentuk baku (#) maka diperoleh hubungan (c = 8 c= "
6.1. Bentuk Baku Parabola 199

BAB 6 Parabola

$adi parabola di atas mempunyai titik fokus di ( ", 0). )ersamaan garis direktriknya adalah x = ". Untuk melukis grafik parabola di atas, pertama dilukis garis direktrik dan fokusnya. 2emudian buat sketsa grafik dengan menentukan beberapa titik yang berjarak sama dari fokus dengan direktrik. Sketsa grafik dapat diperlihatkan dalam gambar 6.(. Y x=" F (-", 0) O X

Gambar 6.4.

Contoh 2: -entukan persamaan parabola dengan pun*ak di titik asal (0, 0)dan titik fokus di ( (, 0).

6.1. Bentuk Baku Parabola 200

BAB 6 Parabola

"a#ab$ 2arena fokus dan pun*ak pada sumbu-x, maka sumbu-x adalah sumbu parabola. $adi persamaan parabola dalam bentuk y " = ( cx . 2arena fokusnya adalah ( (, 0), maka * = ( dan persamaannya adalah y" = (( ()x atau y" = #6x

Contoh 3: -entukan persamaan parabola yang mempunyai pun*ak titik asal dan melalui titik (8, #0), %a& jika sumbu parabola berimpit dengan sumbu-x, %b& jika sumbu parabola berimpit dengan sumbu-y.

"a#ab$ %a& 2arena sumbu parabola berimpit dengan sumbu-x, maka persamaan bakunya berbentuk (#) yaitu y" = (px. 6engan mensubstitusikan koordinat (8, #0) ke persamaan diperoleh #00 = 4"p, p = yang di*ari adalah y" =
": " ": 8

. $adi persamaan parabola

x.

6.1. Bentuk Baku Parabola 201

BAB 6 Parabola

%b& 2arena sumbu parabola berimpit dengan sumbu-y, maka persamaan bakunya berbentuk (#) yaitu x" = (py. 6engan mensubstitusikan koordinat (8, #0) ke persamaan diperoleh 6( = (0p, p = yang di*ari adalah x" =
4" : 8 :

. $adi persamaan parabola

y.

6.4. 5plikasi )arabola


9intasan peluru meriam yang ditembakkan dari suatu tempat dengan sudut ele%asi tertentu, dengan mengabaikan resistensi udara dan lainnya, adalah sebuah parabola. 2abel pada jembatan gantung yang mempunyai distribusi beban seragam akan menggantung dalam bentuk parabola. 5rsitektur jembaran atau ornamen pada sebuah gedung kadang-kadang dibuat dalam bentuk parabolik. 5da dua sifat yang menarik dari parabola yang mempunyai terapan dalam konstruksi lampu sorot, lampu mobil dan teleskop. Sebuah parabola yang diputar terhadap sumbunya akan membentuk sebuah permukaan. $ika permukaan *ekung pada benda ini digunakan sebagai reflektor, sinar *ahaya yang datang se*ara paralel dengan sumbu akan diarahkan ke fokus. Sebaliknya, jika sebuah sumber *ahaya dipan*arkan dari fokus, maka *ahaya akan dipantulkan ke luar dalam bentuk *ahaya yang sejajar.

F P R

'

6.1. Bentuk Baku Parabola 202

Gambar 6.5.

BAB 6 Parabola

6alam gambar 6.:. misalkan P adalah sembarang titik pada grafik suatu parabola dan P' adalah garis singgung di titik P. F adalah fokus parabola, dan adalah sudut antara FP dan garis singgung P'. PR sejajar dengan sumbu parabola, dan sudut antara PR dan P'. 6apat dibuktikan (dalam latihan 6 ;) bah7a = . 6engan penjelasan ini, kepala lampu senter, permukaan kepala lampu kendaraan, dan sebagainya dibuat dalam bentuk parabolik. -etapi reflektor pada teleskop, detektor suara parabolik, antena radio atau tele%isi berbentuk parabolik dibuat berdasar pada prinsip yang berkebalikan (gambar 6.6). )ada teleskop, sinar *ahaya dari suatu obyek di langit yang jatuh ke *ermin dan sejajar dengan sumbu parabola akan dipantulkan dan dikumpulkan pada fokusnya.

6.1. Bentuk Baku Parabola 203

BAB 6 Parabola

Gambar 6.6 :

9atihan 6 5.
)ada masing-masing parabola berikut, tentukan koordinat fokus, persamaan direktrik dan panjang latus rektum. #. y" = #"x. ". x" = (y. 4. "y" = :x. (. y" = "x. :. y" = #"x. 6. x" = 6y. <. :y" = "x. 8. #0x = y". =. y" = (x. #0. x= y". ##. y" ' 8x = 0. #". y = ax".

6.1. Bentuk Baku Parabola 204

BAB 6 Parabola

-entukan persamaan parabola jika diberikan data-data berikut3 #4. .okus (6, 0), direktrik x = 6. #(. .okus ( (, 0), pun*ak pada titik asal. #:. )un*ak pada titik asal, sumbu berimpit dengan sumbu-x, melalui titik (4, "). 5pakah koordinat fokus dari parabola ini. #6. 9atus rektum sama dengan 8, pun*ak pada titik asal, sumbu berimpit dengan sumbu-y. #<. !elalui titik-titik (:, (), (:, (), dan titik asal, sumbu berimpit dengan sumbu- x. -entukan pula koordinat fokusnya. #8. 6irektrik x = 6, pun*ak pada titik asal. #=. Ujung latus rektum pada titik (", () dan (", (), pun*ak pada titik asal. "0. .okus pada (0, (), direktrik sejajar dan di atas sumbu-x, panjang latus rektum sama dengan #6. "#. -entukan persamaan lingkaran yang melalui pun*ak dan titik-titik ujung latus rektum parabola y" = (x.

6.1. Bentuk Baku Parabola 205

BAB 6 Parabola

"". Suatu kur%a berbentuk parabola memotong alas sepanjang "0 in*i, ujungnya setinggi 8 in*i dari alas. -entukan panjang tali busur yang sejajar dengan alas dan berada di atas alas setinggi 6 in*i. "4. 2abel pada suatu jembatan gantung, menggantung membentuk parabola diantara dua menara yang berjarak 600 kaki. Ujung kabel diikat pada menara setinggi ##0 kaki dari jalan raya dan titik terendah kabel setinggi #0 kaki dari jalan raya. -entukan total panjang lengan pengangkat jika tiap :0 kaki diberi lengan pengangkat.

6.1. Bentuk Baku Parabola 206

6engan menggunakan definisi parabola se*ara langsung, tentukan persamaan parabola, jika diberikan fokus dan direktriknya sebagai berikut3 "(. .okus (6, 0), direktrik sumbu-y. ":. .okus (:, (), direktrik garis x 4 = 0.

"6. .okus (0, 0), direktrik garis x ' ( = 0. "<. .okus (8, (), direktrik garis y " = 0.

"8. .okus ( 6, "), direktrik sumbu-y. "=. .okus ( ", 0), direktrik garis x ( = 0.

40. .okus (", #), direktrik garis 4x ' (y = 0. 4#. .okus (0, 0), direktrik garis x ' y 4". .okus ((, 4), direktrik y = x. 44. .okus (0, #), direktrik garis :x ' #"y 4(. .okus (", (), direktrik garis #"x #4 = 0. 6 = 0.

:y = 0.

4:. Radius fokal sebuah titik pada parabola adalah garis yang menghubungkan fokus dengan titik tersebut. -unjukkan bah7a radius fokal titik ( x, y) pada parabola y" = (px mempunyai panjang &x ' p&.

Latihan 6 A 204

6.(. )ersamaan )arabola 0entuk Umum


6engan merujuk pada penjelasan tentang translasi sumbu, jika pun*ak parabola di titik V dengan koordinat ((, k) maka akan diperoleh persamaan parabola yang lebih umum, dan persamaan baku parabola (#) dan (") dari seksi 6.# akan berubah menjadi berturut-turut (y ) k)" = (c(x ) () (x ) ()" = (c(y ) k) (#) (")

)ersamaan (#) di atas adalah persamaan parabola yang berpun*ak di ((, k), dengan titik fokus (( ' c, k) dan direktrik x = ( c. Sedangkan fokus parabola dengan c.

persamaan (") adalah ((, c ' k) dan direktrik y = k

)enjabaran lebih lanjut dari persamaan parabola (#) menghasilkan (y y" (cx y" k)" = (c(x () (c(

"ky ' k" = (cx

"ky ' k" ' (c( = 0

Se*ara umum persamaan (#) dapat direduksi dalam bentuk *y" ' Dx ' Ey ' F = 0 (4)

Latihan 6 A 205

dengan * dan D tidak sama dengan nol yang menyatakan persamaan parabola dengan sumbu simetrinya sejajar dengan sumbu-x. Se*ara sama persamaan (") dapat direduksi dalam bentuk x" ' Dx ' Ey ' F = 0 dengan (()

dan E tidak sama dengan nol yang menyatakan persamaan parabola dengan

sumbu simetrinya sejajar dengan sumbu-y+ )ersamaan (4) dan (() di atas dikenal sebagai bentuk umum persamaan parabola.

Contoh 13 -entukan persamaan parabola yang mempunyai fokus di titik (<, ") dan dengan direktrik garis x = #. 0uat sketsa grafiknya.

"a#ab$ )un*ak parabola berada di tengah antara fokus dan direktrik. 6engan mudah dapat diperoleh bah7a titik pun*ak parabola berada pada titik ((, "). $adi ( = ( dan k = ". 2arena direktrik parabola adalah garis x = #, maka parabola yang di*ari bersesuaian dengan persamaan (#) dan berlaku

Latihan 6 A 206

( c=(

c=# #=( # = 4.

$adi persamaan parabola bentuk baku yang di*ari adalah (y ")" = (4 (x () (y ")" = #"(x ()

)arabola diatas dapat direduksi menjadi dalam bentuk umum y" #"x (y ' :" = 0.

Sketsa grafik dapat dilihat pada gambar 6.< berikut. Y x=#

F(<, ") X

V((, ") O

Gambar 6.7.

Contoh 23 Sebuah parabola mempunyai persamaan 4x" ' 6x ' #"y = :

Latihan 6 A 207

>yatakan ke dalam bentuk baku, kemudian tentukan pun*ak, titik fokus dan direktrik dari parabola tersebut.

"a#ab3 2ita ubah bentuk persamaan di atas ke dalam bentuk baku seperti pada persamaan (") 4x" ' 6x ' 8y = : 4x" ' 6x = 4(x" ' "x) = 4(x" ' "x ' # 4(x ' #)" 8y ' :

8y ' :

#) =

8y ' :

4 =

8y ' :

4(x ' #)" = 4(x ' #)" =

8y ' 8

8(y #)
8 (y 4

(x ' #)" =

#)

6engan membandingkan persamaan ini dengan persamaan (") maka diperoleh informasi
Latihan 6 A 208

( = #, k = # dan (c =
8 4

c=

" 4

$adi dapatlah disimpulkan bah7a parabola yang terjadi berpun*ak di ( #, #),


1 2 )) = ( #, )+ dan garis direktriknya 3 3 " ) 4 : 4

titik fokusnya adalah ( #, # ' (

y=#

y=

Sketsa grafik dapat dilihat di gambar 6.8. V(-#, #) Y y= X

F(<, ")

Gambar 6.8.

Contoh 3: -entukan persamaan parabola yang sumbu simetrinya sejajar dengan sumbu- y, berpun*ak di P(", 4) dan melalui titik ,((, :)

Latihan 6 A 209

"a#ab3 0entuk baku dari persamaan parabola yang mempunyai sumbu simetri sejajar dengan sumbu-y dan berpun*ak di ((, k) adalah (x ()" = (c(y k)

2arena parabola yang diminta berpun*ak di P(", 4), maka persamaan parabola dalam bentuk (x ")" = (c(y 4)

-itik ,((, :) terletak pada parabola, maka berlaku (( ")" = (c(: 4) c=?

$adi persamaan parabola yang diminta adalah (x x" ")" = (? (y 4)

(x

"y ' #0 = 0

Latihan 6 A 210

Latihan 6 B.
)ada soal # 6 tentukan persamaan parabola jika diberikan data-data sebagai

berikut3 0uat sketsa grafiknya. #. )un*ak di titik (", 4)+ fokus di titik (:, 4). ". )un*ak (", :)+ fokus (", #). 4. .okus (6, #)+ direktrik sumbu-y. (. )un*ak (4, #)+ direktrik y = 4 :. )un*ak ( (, 4)+ direktrik x = 6. 6. )un*ak ((, ")+ latus rektum sama dengan 8+ sumbu parabola y ' " = 0. <. Ujung-ujung latus rektum ( ", <) dan (6, <), parabola menghadap ke atas. 8. Ujung-ujung latus rektum (4, #) dan (4, :), parabola menghadap ke kanan. =. 5bsis salah satu ujung latus rektum adalah :, pun*ak parabola di (#, #), sumbu parabola sejajar dengan sumbu-y. #0. .okus ((, :), garis x = ( menjadi sumbu simetri, dan melalui titik (", 4).

Latihan 6 A 211

6.:. )ersamaan ,aris Singgung pada )arabola.


Seperti halnya pada lingkaran dan ellips, terdapat dua ma*am garis singgung yang akan dibi*arakan, yaitu garis singgung yang melalui salah satu titik pada parabola dan garis singgung yang mempunyai kemiringan tertentu.

6.5.1. Persamaan Garis Sin

un !an mempun!ai kemirin an m.

-+.+/+/+ Pada parabola yan0 membuka ke kiri1kanan Sekarang dibahas garis singgung suatu parabola yang mempunyai kemiringan tertentu. !isalkan kita akan men*ari persamaan garis singgung parabola y" = (cx yang mempunyai kemiringan m (lihat gambar 6.=).

l y = mx ' b y" = (cx

Gambar 6.":

Latihan 6 A 212

2arena kemiringan garis singgung l sudah diketahui maka dimisalkan mempunyai persamaan garis yaitu keluarga garis dengan kemiringan m+ l y = mx ' b, dengan b konstanta yang belum diketahui. $ika persamaan garis itu disubstitusikan ke persamaan parabola akan diperoleh hubungan (mx ' b)" = (cx m"x" ' ("mb (c)x ' b" = 0 (#)

@leh karena garis menyinggung parabola maka haruslah memotong pada satu titik saja, dengan kata lain persamaan kuadrat di atas haruslah mempunyai penyelesaian yang kembar. Aal itu berarti nilai diskriminannya haruslah nol. 2ondisi ini diberikan oleh persamaan 3 ("mb (c)" (m"b" = 0

)ersamaan di atas akan memberikan selesaian untuk b


c ,m0 m

b =

$adi persamaan garis singgung parabola y" = (cx yang mempunyai kemiringan m adalah

Latihan 6 A 213

l y = mx ' )ersamaan garis singgung parabola (y

c m

(") k) yang berpun*ak di titik

k)" = (c(x

((, k) dan sumbu parabola sejajar dengan sumbu-x, jika garis mempunyai kemiringan m, dapat diperoleh dengan mentranslasikan persamaan (") sedemikian hingga titik asal berpindah ke titik ((, k). 6engan translasi ini diperoleh persamaan garis3
c m

y k = m(x () '

(4)

Contoh 1: -entukan persamaan garis singgung parabola y" ' 6y lurus garis "x ' y 4 = 0. 8x ' ": = 0 yang tegak

"a#ab3 2ita tulis kembali persamaan parabola y" ' 6y = 8x ' ": 6engan melengkapkan kuadrat persamaan parabola pada suku yang memuat y pada ruas kiri diperoleh bentuk 3 (y ' 4)" = 8x #6

Latihan 6 A 214

(y ' 4)" = ("(x

")

)ersamaan terakhir adalah bentuk baku dari persamaan parabola dengan pun*ak (", 4) dan c = ", yaitu ( = ", dan k = 4. !isalkan m adalah kemiringan garis singgung yang di*ari. ,aris "x ' y 4=0

mempunyai kemiringan ", sedangkan garis singgung yang diminta tegak lurus dengan di atas, yang berarti perkalian antar kemiringan garis sama dengan #. $adi m.( ") = # m = ?.

6engan persamaan (4) di atas maka persamaan garis singgung yang di*ari adalah 3 y ' 4 = ?(x x "y = 0 ") ' 1

2 2

$adi persamaan garis singgung yang di*ari adalah x "y = 0

Latihan 6 A 215

-+.+/+2+ Pada parabola yan0 membuka ke atas1ba#a( )erhatikan bah7a persamaan garis singgung seperti tertuang baik dalam persamaan (") maupun (4) di atas hanya berlaku pada parabola yang sumbu simetrinya berimpit atau sejajar sumbu-x. $ika sumbu simetrinya sejajar dengan sumbu-y, atau membuka ke atasBba7ah maka rumus tersebut ti#ak berlaku. )ersamaan baku parabola yang berpun*ak di titik asal dan sumbu simetrinya berimpit dengan sumbu-y adalah x" = (cy. !isalkan persamaan garis singgung parabola itu mempunyai kemiringan m, dan kita misalkan berbentuk l y = mx ' b dengan b konstanta yang belum diketahui. $ika y disubstitusikan pada parabola diperoleh x" = (c(mx ' b) x" (cmx (cb = 0 (()

6engan penjelasan yang sama dalam menurunkan rumus (4) maka l menyinggung parabola maka diskriminan persamaan kuadrat (() haruslah nol. Aal itu diberikan oleh persamaan ((cm)" (( (cb) = 0

Latihan 6 A 216

yang memberikan penyelesaian untuk b yaitu 3 b = cm" $adi persamaan garis singgung yang di*ari adalah y = mx cm" (:)

6emikian pula untuk memperoleh persamaan garis singgung parabola yang lebih umum (x ()" = (c(y k) yang berpun*ak di titik ((, k) dan sumbu parabola

sejajar dengan sumbu-y, jika garis mempunyai kemiringan m, dapat diperoleh dengan mentranslasikan persamaan (:) sedemikian hingga titik asal berpindah ke titik ( (, k). 6engan translasi ini diperoleh persamaan garis3 y k = m(x () cm" (6)

Contoh 2: -entukan titik potong garis singgung parabola x" (x (y 8 = 0 yang

mempunyai kemiringan 4 dengan sumbu-sumbu koordinat.

"a#ab3 )ertama di*ari persamaan garis singgungnya, kemudian ditentukan titik potong garis tersebut dengan sumbu-sumbu koordinat.
Latihan 6 A 217

-ulis kembali persamaan parabola dalam bentuk 3 x" (x = (y ' 8

6engan melengkapkan kuadrat sempurna pada ruas kiri persamaan parabola dapat ditulis ke dalam bentuk baku (x (x ")" = (y ' #" ")" = ((y ' 4)

)ersamaan terakhir adalah bentuk baku dari persamaan parabola dengan pun*ak (", 4) dan diperoleh ( = ", k = 4. 6an juga (c = ( atau c = #. ,aris singgung yang di*ari mempunyai kemiringan m = 4. 6engan menggunakan persamaan (6) maka persamaan garis singgung yang di*ari adalah 3 y ' 4 = 4(x ") y ' 4 = 4x 6 4x y #8 = 0 = #4"

$adi persamaan garis singgung yang di*ari adalah 4x y #8 = 0

Latihan 6 A 218

6engan demikian titik potong dengan sumbu-x dapat ditentukan dengan memberi nilai y = 0 pada garis singgung sehingga diperoleh x = 6. $adi memotong sumbu-x di titik (6, 0). Aal yang sama dapat dilakukan untuk memperoleh titik potong dengan sumbuy dengan memberi nilai x = 0, sehingga diperoleh y = #8. $adi memotong sumbu-y di titik (0, #8).

6.5.2. Persamaan Garis Sin

un !an melalui titik #i Parabola.

-+.+2+/+ Pada parabola yan0 membuka ke kiri1kanan Untuk menentukan persamaan garis singgung parabola di titik ( x#, y#) yang terletak pada parabola, pertama kita pandang parabola dalam bentuk y" = (cx dan rumus persamaan garis singgung yang ada rumus (") pada seksi 6.:.#. !enurut ("), persamaan garis singgung parabola y" = (cx dengan kemiringan
c . $ika titik (x#, y#) merupakan titik singgung garis pada m

m adalah y = mx '

parabola, maka akan berlaku


c m

y# = mx# '

(#)

Sekarang nilai m akan kita *ari dalam bentuk x#, y# dan c yang mana parameter itu sudah diketahuiBdiberikan.
Latihan 6 A 219

2alikan masing-masing ruas pada persamaan (#) dengan m diperoleh bentuk persamaan kuadrat x#m" yang memberikan penyelesaian untuk m
y# y#" ( x#c " x#

y#m ' c = 0

m=

(")

2arena titik (x#, y#) juga terletak pada parabola maka juga berlaku hubungan y#" = (cx# sehingga jika disubstitusikan ke persamaan (") diperoleh
y# " x#

(4)

m=

(()

$ika nilai m disubstitusikan ke persamaan garis singgung diperoleh


c . m

y = mx '

y =

" x#c y# x' " x# y#


" y# x ' "x#c " x#

y#y =

Latihan 6 A 220

Substitusi nilai y#" = (cx# ke persamaan di atas diperoleh y#y = "c(x ' x#) $adi jika P(x#, y#) titik pada parabola y" = (cx, maka persamaan garis singgung parabola di titik ) diberikan oleh persamaan y#y = (c?(x ' x#) !isalkan P(x# , y#) titik pada parabola (y k)" = (c(x (:) (), maka persamaan

garis singgung parabola di titik P dapat di*ari dari persamaan (:) dengan mentranslasikan sumbu-sumbu koordinat sedemikian hingga titik asal (0, 0) menjadi titik dengan koordinat ((, k), yaitu dengan substitusi (y # k)(y k) = (c(?(x ' x#) () (6)

$ika parabola dalam bentuk umum *y" ' Dx ' Ey ' F = 0, maka persamaan garis singgung parabola yang menyinggung di titik P(x#, y#) dapat dituliskan dalam bentuk3 *y#y ' ?D(x ' x#) ' ?E(y ' y#) ' F = 0 (<)

Contoh 1: -entukan persamaan garis singgung parabola y" = 8x di titik yang mempunyai ordinat (.
Latihan 6 A 221

"a#ab3 2ita nyatakan parabola dalam bentuk baku y" = 8x y" = ("x

6ari persamaan di atas terlihat bah7a c = " dan pun*ak parabola di titik (0, 0) Untuk menentukan koordinat titik yang terletak pada parabola dengan ordinat (, kita masukkan y = ( pada parabola maka diperoleh absis (" = 8x x ="

$adi titik singgung yang dimaksud adalah (", (). 6engan mempergunakan persamaan (:) kita peroleh (y = ""(x ' ") (y = (x ' 8

x y'" =0

Latihan 6 A 222

,rafik persamaan parabola dan garis singgungnya dapat dilihat di gambar 6.#0 berikut

Gambar 6.1$ :

Contoh 2: -entukan persamaan garis singgung parabola y" mempunyai ordinat 6. (y 8x ' "8 = 0 di titik yang

"a#ab3 2ita nyatakan parabola dalam bentuk baku y" (y 8x ' "8 = 0
Latihan 6 A 223

y"

y"

(y = 8x

"8

(y ' ( = 8x (y ")" = 8x

"8 ' (

"(

(y ")" = ("(x

4)

6ari persamaan terakhir diperoleh ((, k) = (4, ") dan c = ". Untuk menentukan koordinat titik yang terletak pada parabola dengan ordinat 6, kita substitusikan y = 6 pada parabola maka diperoleh absis (6 ")" = ("(x x =: 4)

$adi titik singgung yang dimaksud adalah (:, 6). 6engan mempergunakan persamaan (6) akan diperoleh (6 ")(y ") = ""(x ' : ((y ") = ((x #) "4)

(y

8 = (x

x y'# =0
Latihan 6 A 224

-+.+2+2+ Pada parabola yan0 membuka ke atas1ba#a( Selanjutnya kita perhatikan parabola dalam bentuk x" = (cy dan rumus persamaan garis singgung yang ada rumus (:) pada seksi 6.:.#. 5ndaikan titik P(x#, y#) pada parabola x" = (cy, maka berlaku x#" = (cy# (#)

dan dengan mengingat persamaan garis singgung parabola yang mempunyai kemiringan m adalah y = mx cm" dan titik P(x#, y#) pada garis singgung, maka berlaku y# = mx# cm" cm" (")

x#m ' y# = 0

6iperoleh penyelesaian m dalam x#, y#, dan c yaitu


x# x#" (cy# "c

m=

6engan mengingat (#) maka


x# "c

m=

(4)

$ika nilai m ini disubstitusikan ke persamaan garis singgung diperoleh

Latihan 6 A 225

y=

x# x x c # "c "c

"

(cy = "x#x x#" 6engan mengingat rumus (#) diperoleh (cy = "x#x (cy#

y + y# x#x = (c "

(()

$ika parabola dalam bentuk umum

x" ' Dx ' Ey ' F = 0, maka persamaan garis

singgung parabola yang menyinggung di titik P(x#, y#) dapat dituliskan dalam bentuk3 x#x ' ?D(x ' x#) ' ?E(y ' y#) ' F = 0 (:)

Contoh 13 -entukan persamaan garis singgung parabola y = x" 6x ' : di titik (", 4).

"a#ab3 )ersamaan parabola di atas jika dinyatakan dalam bentuk umum akan berbentuk x" 6x y ' : = 0

Latihan 6 A 226

6engan demikian diketahui bah7a

= #, D = 6, E = #, dan F = :. 6iketahui

pula x# = ", y# = 4. $adi menurut persamaan (:) persamaan garis yang di*ari adalah "x ?6(x ' ") ? (y 4) ' : = 0

"x ' y # = 0

9atihan 6 ;3
)ada soal # 6 tentukan persamaan garis singgung pada parabola di titik (x#, y#)

yang diberikan dan yang mempunyai kemiringan m yang diberikan. #. y" = 6x, ". x" ' (y = 0, 4. x ' "y" = #, (. 8x" 4y = 0, 6 = 0, m = ", m=?, m = 4B(, m = ", m = 4B(, (", "B4) (", #) %#, #) %#B", (B4) (#, (B4) ( ", ()

:. "x" ' 4y

6. y" ' "y ' 6x ' ( = 0, m = #,

<. -entukan persamaan parabola yang menyinggung garis x = " di titik (", 0) dan titik fokusnya ((, 0).

Latihan 6 A 227

8. )un*ak parabola menyinggung garis y = ". -entukan persamaan parabola tersebut jika titik fokusnya (:, "). =. -entukan persamaan garis singgung parabola y " = #6 x yang sejajar garis x y = 4.

#0. -entukan persamaan garis singgung parabola y" ' "y ' 6x ' ( = 0 yang tegak lurus garis x ' "y = 6. ##. -entukan persamaan garis singgung parabola x" = 8y yang memuat titik ((, 0). #". -entukan persamaan garis singgung parabola y " ( ", #). #4. Sebuah komet mempunyai orbit berbentuk parabolik dengan matahari sebagai fokusnya. )ada saat komet berjarak #00 juta mil dari matahari, garis yang menghubungkan matahari dengan komet membentuk sudut 60 dengan sumbu parabola. -entukan jarak lintasan terdekat ke matahari perjalanan komet tersebut. #(. !isalkan V adalah titik pun*ak parabola y" = (cx, F fokus, P titik pada parabola yang berbeda dengan V, ' adalah titik potong garis singgung di titik P dengan sumbu-x, 3 adalah titik potong garis normal di P dengan sumbu-x, X proyeksi tegak lurus titik ) pada sumbu-x, dan C titik potong antara garis singgung dengan sumbu-y (lihat gambar 6.##). -unjukkan bah7a ( x = 0 yang memuat titik

Latihan 6 A 228

(a). 'F = FP (b). (*).


'V

VX

Y ,

X3

=c

' V F X

(d). ,F 'P Gambar 6.11 :

Table of Contents
6.1. Persamaan Parabola %entuk %aku.................................................................1"5 6.2. &onstruksi Geometrik #ari Parabola.............................................................1"8 6.3. 'plikasi Parabola.............................................................................................2$2 (atihan 6 '...............................................................................................................2$4 6.4. Persamaan Parabola %entuk )mum..............................................................2$5 (atihan 6 %...............................................................................................................211 6.5. Persamaan Garis Sin un pa#a Parabola....................................................212 6.:.#. )ersamaan ,aris Singgung yang mempunyai kemiringan m..................."#" 6.:.". )ersamaan ,aris Singgung yang melalui titik di )arabola......................"#= (atihan 6 C:.............................................................................................................227 TABLE OF CONTENTS...............................................................................229

Latihan 6 A 229