Anda di halaman 1dari 7

Perhitungan Evapotranspirasi Acuan (ETo)

Evapotranspirasi acuan (ETo) adalah besarnya evapotranspirasi dari tanaman


hipotetik (teoritis) yaitu dengan ciri ketinggian 12 cm, tahanan dedaunan yang ditetapkan
sebesar 70 det/m dan albedo (pantulan radiasi) sebesar 0,2, mirip dengan
evapotranspirasi dari tanaman rumput hi!au yang luas dengan ketinggian seragam,
tumbuh subur, menutup tanah seluruhnya dan tidak kekurangan air ("mith, 1##1 dalam
$eert, 1##%)& 'ilai ETo dapat dihitung dari data meteorologi& (erlu diperhatikan, bah)a
perkiraan ETo rata*rata untuk +," lebih kompleks, karena ragam kondisi dalam suatu
+," dapat !auh berbeda& -umus yang men!elaskan evapotranspirasi acuan secara teliti
adalah rumus Penman-Monteith, yang pada tahun 1##0 oleh .,/ dimodi0ikasi dan
dikembangkan men!adi rumus FAO Penman-Monteith (,nonim, 1###) yang diuraikan
sebagai berikut1
ET
o
2
( ) ( )
( )
2
2
% & 0 1
27
#00
%03 0
u
e e u
T
G Rn .
a s
+ +

+
+

(&%)
keterangan 1
ETo 2 Evapotranspirasi acuan(mm/hari),
-n 2 -adiasi netto pada permukaan tanaman (45/m
2
/hari),
6 2 7erapatan panas terus*menerus pada tanah (45/m
2
/hari),
T 2 Temperatur harian rata*rata pada ketinggian 2 m (
o
8),
u
2
2 7ecepatan angin pada ketinggian 2 m (m/s),
e
s
2 Tekanan uap !enuh (k(a),
e
a
2 Tekanan uap aktual (k(a),
2 7urva kemiringan tekanan uap (k(a/
o
8),
2 7onstanta psychrometric (k(a/
o
8)&
9ntuk penyelesaian (ersamaan (&%) di atas, terlebih dahulu perlu didapatkan
nilai*nilai dari beberapa variabel dan konstanta yang berkaitan, berdasarkan rumus*rumus
berikut ini1
a& 7onstanta psychrometric ()
7onstanta psykometrik dapat ditentukan menggunakan tabel sebagai 0ungsi
dari ketinggian (:), atau dapat pula dihitung berdasarkan rumus berikut ini1
P x
P c
p
10 ;;< & 0

(&<)
2; & <
2#
00;< & 0 2#
& 101
,
_

z
P (&;)
dimana1
2 konstanta psychrometric (k(a/
o
8),
( 2 tekanan atmospher (k(a),
2 laten heat of vaporization 2 2&%< (45/kg),
c
p
2 pemanasan spesi0ik pada tekanan konstan 2 1&01=10
*
(45/kg/
o
8),
2 perbandingan berat molekul uap air/ udara kering 2 0&;22&
b& Temperatur rata*rata (T
mean
)
Temperatur rata*rata dihitung dengan (ersamaan &7 berikut ini1
2
min ma=
T T
T
mean

(&7)
dimana1
T
mean
2 temperatur udara harian rata*rata (
o
8),
T
ma=
2 temperatur udara harian maksimum (
o
8),
T
min
2 temperatur udara harian minimum (
o
8)&
c& 7elembaban relati0 (->)
7elembaban relati0 (->) yang digunakan adalah nilai rata*rata dari kelembaban
relati0 maksimum (->
ma=
) dan minimum (->
min
) yang dinyatakan sebagai
kelembaban relati0 rata*rata ->
mean
(,nonim, 1###)&
( ) T e
e
R!
o
a
100
(&3)
( )
1
]
1

& 27
27 & 17
e=p ;103 & 0
T
T
T e
o
(&#)
dimana1
-> 2 kelembaban relati0 (?)
e
a
2 tekanan uap aktual (k(a)
e
o
(T) 2 tekanan uap !enuh pada temperatur udara T (k(a)
T 2 temperatur udara (
o
8)
d& Tekanan uap !enuh (e
s
)
Tekanan uap !enuh dapat dihitung menggunakan (ersamaan &10 berikut ini1
2
) ( ) (
min ma=
T e T e
e
o o
s
+
(&10)
dimana1
e
s
2 tekanan uap !enuh (k(a),
e
o
(T
ma=
) 2 tekanan uap !enuh pada temperatur udara maksimum (k(a),
e
o
(T
min
) 2 tekanan uap !enuh pada temperatur udara minimum (k(a)&
Tekanan uap !enuh (e
s
) yang ditentukan berdasarkan nilai e
o
(T
mean
) akan
memberikan hasil yang lebih kecil untuk nilai e
s,
sehingga dapat mempengaruhi nilai
perhitungan selan!utnya (,nonim, 1###)&
e& Tekanan uap aktual (e
a
)
Tekanan uap aktual dapat dihitung dengan beberapa rumus berdasarkan data
yang tersedia, diantaranya melalui data temperatur titik embun (T
de)
), data
ps"chrometric, dan data kelembaban relati0 (->)& -umus berikut merupakan
perhitungan tekanan uap aktual (e
a
) berdasarkan kelembaban relati0&
2
100
) (
100
) (
min
ma=
ma=
min
R!
T e
R!
T e
e
o o
a
+

(&11)
atau
100
) (
ma=
min
R!
T e e
o
a
(&12)
atau
1
]
1

2
) ( ) (
100
min ma=
T e T e R!
e
o o
mean
a
(&1)
dengan1
e
a
2 tekanan uap aktual (k(a),
e@(T
min
) 2 tekanan uap !enuh pada temperatur harian minimum (k(a),
e@(T
ma=
) 2 tekanan uap !enuh pada temperatur harian maksimum (k(a),
->
ma=
2 kelembababn relati0 maksimum (?),
->
min
2 kelembababn relati0 minimum (?),
->
mean
2 kelembababn relati0 rata*rata (?)&
4enurut .,/ (1###), apabila data kelembaban relati0 tidak tersedia atau
kualitas datanya diragukan, maka pendekatan lain yang dapat diambil adalah ea 2
e
o
(T
min
)&
0& 7urva kemiringan tekanan uap ()
7urva kemiringan tekanan uap dapat dihitung menggunakan (ersamaan &1%
berikut ini1
( )
2
& 27
& 27
27 & 17
e=p ;103 & 0 %0#3
+
1
]
1

,
_

+

T
T
T
(&1%)
dengan1
2 kurva kemiringan tekanan uap !enuh pada temperatur udara T (k(a),
T 2 temperatur udara (
o
8)&
g& -adiasi netto (-
n
)
-adiasi netto dapat dihitung menggunakan (ersamaan &1< berikut ini1
nl ns n
- * - -
(&1<)
s ns
R R ) 1 (
(&1;)
a s s s
R
#
n
$ a R
,
_

+
(&17)
s
#

2%

(&13)
Aila nilai n tidak tersedia pada data klimatologi, maka rumusnya dapat diganti
dengan1
( ) Ra T T % Rs
Rs min ma=

(&1#)
R
so
& '(.)* + , l(
-*
z-R
a
(&20)
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) [ ]
s s r sc a
. G R

sin cos cos sin sin


) ;0 ( 2%
+ (&21)

,
_

+ / .
r
;<
2
cos 0 & 0 1

(&22)

,
_

# & 1
;<
2
sin %0# & 0 /

(&2)
( ) ( ) [ ] tan tan arccos
s
(&2%)
( )

,
_


1
]
1

+
< & 0 < & 1 1% & 0 % & 0
2
%
min
%
ma=
so
s
a nl
R
R
e
% T % T
R
(&2<)
keterangan1
-
n
2 radiasi netto (45/m
2
/hari),
-
ns
2 radiasi matahari netto (45/m
2
/hari),
2 koe0isien albedo,
-
s
2 radiasi matahari yang datang (45/m
2
/hari),
-
so
2 radiasi matahari (clear-s0") (45/m
2
/hari),
n 2 durasi aktual penyinaran matahari (!am),
' 2 durasi maksimum yang memungkinkan penyinaran matahari (!am),
asBbs 2 0raksi radiasi ektrateresterial yang mencapai bumi pada hari yang cerah (n 2
'),
7
-s
2 7oe0isien tetapan 2 0&1; untuk daerah tertutup dan 0&1# untuk daerah pantai
(
o
8
*0&<
),
: 2 elevasi stasiun di atas permukaan laut (m),
-
a
2 radiasi ekstrateresterial (45/m
2
/hari),
6
sc
2 konstanta matahari 2 0&0320 (45/m
2
/min),
d
r
2 inverse !arak relati0 bumi*matahari (pers&&22),

s
2 sudut !am matahari terbenam (pers& &2%),
garis lintang (rad),
2 deklinasi matahari (rad),
5 2 nomor hari dalam tahun antara 1 (1 5anuari) sampai ;< atau ;; (1
+esember),
-
nl
2 radiasi netto gelombang pan!ang yang pergi (45/m
2
/hari),
2 konstanta "te0an*Aolt:mann (%&#0 10
*#
45/7
%
/m
2
/hari),
T
ma=, 7
2 temperatur absolut maksimum selama periode 2% !am (7 & @8 + 27&1;),
T
min, 7
2 temperatur absolut minimum selama periode 2% !am (7 & @8 + 27&1;),
h& 7erapatan panas terus*menerus pada tanah (6)
7erapatan panas terus*menerus pada tanah (6) dihitung menggunakan
(ersamaan &2< berikut ini1
z
t
T T
c G
i i
s

1
(&2;)
dimana1
6 2 kerapatan panas terus*menerus pada tanah (45/m
2
/hari),
c
s
2 kapasitas pemanasan tanah (45/m

/@8),
T
i
2 temperatur udara pada )aktu i (@8),
T
i*1
2 temperatur udara pada )aktu i*1 (@8),
t 2 pan!ang interval )aktu (hari),
: 2 kedalaman tanah e0ekti0 (m)&
9ntuk periode harian atau 10*harian, nilai 6 sangat kecil (mendekati nol),
sehingga nilai 6 tidak perlu di perhitungkan (.,/, 1###)&
i& 7ecepatan angin pada ketinggian 2 m (u
2
)
7ecepatan angin pada ketinggian 2 m (u
2
) dihitung menggunakan (ersamaan &2;
berikut ini1
) %2 & < 3 & ;7 ln(
37 & %
2

z
u u
z (&27)
dimana1
u
2
2 kecepatan angin 2 m di atas permukaan tanah (m/s),
u
:
2 kecepatan angin terukur : m di atas permukaan tanah (m/s),
: 2ketinggian pengukuran di atas permukaan tanah (m)&
Catatan:
Untuk penulisan ilmiah, diharapkan untuk tidak mengutip langsung dari paper ini
dan sebaiknya mengacu pada sumber yang asli atau lebih autentic.
Daftar Pustaka
,nonim, 1###, 1rop 2vapotranspiration-Gui.eline for 1omputin3 1rop 4ater
Re5uirement, .,/ 8orporate +ocument -epository, ()))&0ao&com)&
Can der $eert, -&, 1##%, %on.isi !i.rolo3i 6n.onesia, $D E +el0t >ydraulics&