Anda di halaman 1dari 35

RUMAH TAHAN

GEMPA?

Panggua Pandin
Artanto Dwi HS
Pertanyaan Seputar Gempa
Bumi
Apa yang menyebabkan
terjadinya gempa bumi?
Gaya apa akibat gempa bumi?
Bagaimana reaksi bangunan
terhadap gaya gempa?
Bagaimana membangun rumah di
daerah rawan gempa?
Apa yang menyebabkan
terjadinya gempa bumi?

Faktor penyebabnya:
2. Gempa Vulkanik
Akibat aktivitas vulkanik spt gunung meletus
3. Gempa Tektonik
Akibat pergerakan lempeng bumi
Lempengan Utama
Gerakan Horisontal
Gerakan Vertikal
Gaya apa akibat gempa
bumi?
 Tambahan beban Horisontal dan
vertikal terhadap bangunan
 Getaran gempa
Bagaimana reaksi bangunan
terhadap gaya gempa?
Akibat gaya horisontal
Bangunan untuk daerah rawan
Gempa

 Konsep Dasar
1.Memiliki fleksibilitas yang tinggi namun
cukup kokoh.
2.Membuat elemen rumah menjadi satu
kesatuan yang utuh dan tidak mudah
lepas/runtuh.
Penerapan konsep rumah tahan
gempa
 Pondasi

Pondasi menggunakan sistem pondasi batu kali


menerus, dimana hubungan antara sloof dengan
pondasi dipergunakan angker setiap 0.5 meter.
Hal ini dimaksudkan supaya ada keterikatan
antara pondasi dengan sloof, sehingga pada saat
terjadinya gempa ikatan antara ponadsi dengan
sloof tidak lepas.
Penerapan konsep rumah tahan
gempa
 Dinding

Dinding yang dipakai merupakan perpaduan antara


kebiasaan masyarakat setempat yang menggunakan
material kayu dan dinding yang terbuat dari batu-bata.
Untuk menyatukan dinding dengan kolom maupun sloof,
dipergunakan angker yang dipasang pada jarak 0.3 meter.
Untuk mengatasi adanya gaya horisontal akibat gempa,
maka pada dinding di pasang pengikat silang sebagai
pengaku. Setiap bukaan yang cukup lebar seperti : pintu,
jendela harus dipasang balok lintel. Dalam desain
bangunan ini balok lintel disatukan dengan kayu kusen
atas.
Penerapan konsep rumah tahan
gempa
 Kolom

Kolom menggunakan material kayu dengan ukuran yang


ada di pasaran yaitu ukuran 2 x 5/10. Pemakaian ukuran
yang ada dipasaran, dimaksudkan untuk memudahkan
masyarakat dalam mencontoh. Untuk menahan gaya
geser akibat gempa, maka pada ujung bawah kolom
dipasang plat berbentu U yang ditanam dalam adukan
beton sloof.
Untuk menjamin adanya satu kesatuan antara kolom
dengan rangka kuda-kuda, maka salah satu batang
diagonal kuda-kuda dipanjangkan sampai ke kolom.
Sementara itu untuk menghindari terlepasnya kusen
pintu/jendela, maka batang horisontal kusen
pintu/jendela.
Penerapan konsep rumah tahan
gempa
 Atap

Kuda-kuda menggunakan material kayu dengan atap


menggunakan seng. Metoda sambungan yang
dipergunakan sangat sederhana, hal ini untuk
memudahkan masyarakat dalam mencontoh. Untuk
memperkuat hubungan antara batang dan menjaga
stabilitasnya, maka hubungan antara batang membentuk
segitiga. Hubungan antara kuda-kuda yang satu dengan
kuda-kuda lainnya menggunakan batang pengaku dan
batang pengaku di badan bangunan yang biasa disebut
dengan batang lintel
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah
sambungan antar batang horisontal jangan terletak pada
titik buhul, hal ini untuk menghindari terjadinya lendutan,
harus dihamai antara sambungan tarik dan sambungan
tekan.
Contoh
Bangunan
Tahan
Gempa
Bantalan tahan gempa
Bangunan tanpa bantalan karet Bangunan dengan bantalan karet
Contoh
Bangunan Sederhana Tahan
Gempa
dengan syarat-syarat
minimum
Sepuluh Tip dalam Keselamatan
Gempa Bumi
1. Hampir semua orang yang hanya “menunduk dan
berlindung” pada saat bangunan runtuh meninggal karena
tertimpa runtuhan. Orang-orang yang berlindung di bawah
suatu benda akan remuk badannya.
2. Kucing, anjing dan bayi biasanya mengambil posisi
meringkuk secara alami. Itu juga yang harus anda lakukan
pada saat gempa. Ini adalah insting alami untuk
menyelamatkan diri. Anda dapat bertahan hidup dalam
ruangan yang sempit. Ambil posisi di samping suatu
benda, di samping sofa, di samping benda besar yang
akan remuk sedikit tapi menyisakan ruangan kosong di
sebelahnya.
1. Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling
aman selama gempa bumi. Kayu bersifat lentur dan
bergerak seiring ayunan gempa. Jika bangunan kayu
ternyata tetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman
akan terbentuk. Disamping itu, bangunan kayu memiliki
sedikit konsentrasi dari bagian yang berat. Bangunan dari
batu bata akan hancur berkeping-keping. Kepingan batu
bata akan mengakibatkan luka badan tapi hanya sedikit
yang meremukkan badan dibandingkan beton bertulang.
2. Jika anda berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi,
berguling lah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong
yang aman akan berada di samping tempat tidur. Hotel
akan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi dengan
hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar
tamu-tamu berbaring di lantai di sebelah tempat tidur jika
terjadi gempa.
3. Jika terjadi gempa dan anda tidak dapat keluar melalui
jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di
sebelah sofa atau kursi besar.
1. Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada
saat bangunan runtuh akan meninggal. Mengapa? Jika
anda berdiri di belakang pintu dan pintu tersebut rubuh ke
depan atau ke belakang anda akan tertimpa langit-langit di
atasnya. Jika pintu tersebut rubuh ke samping, anda akan
tertimpa dan terbelah dua olehnya. Dalam kedua kasus
tersebut, anda tidak akan selamat!
2. Jangan pernah lari melalui tangga. Tangga memiliki
“momen frekuensi” yang berbeda (tangga akan berayun
terpisah dari bangunan utama). Tangga dan bagian lain
dari bangunan akan terus-menerus berbenturan satu sama
lain sampai terjadi kerusakan struktur dari tangga tersebut.
Orang-orang yang lari ke tangga sebelum tangga itu rubuh
akan terpotong-potong olehnya. Bahkan jika bangunan
tidak runtuh, jauhi lah tangga. Tangga akan menjadi bagian
bangunan yang paling mungkin untuk rusak. Bahkan jika
gempa tidak meruntuhkan tangga, tangga tersebut akan
runtuh juga pada saat orang-orang berlarian
menyelamatkan diri. Tangga tetap harus diperiksa
walaupun bagian lain dari bangunan tidak rusak
1. Berdiri lah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau
di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman
untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di
dalamnya. Semakin jauh anda dari bagian luar bangunan
akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan
diri anda tertutup.
2. Orang-orang yang berada di dalam kendaraan akan
tertimpa jika jalanan di atasnya runtuh dan meremukkan
kendaraan; ini yang ternyata terjadi pada lantai-lantai jalan
tol Nimitz. Korban dari gempa bumi San Fransisco
semuanya bertahan di dalam kendaraan mereka dan
meninggal. Mereka mungkin dapat selamat dengan keluar
dari kendaraan dan berbaring di sebelah kendaraan
mereka. Semua kendaraan yang hancur memiliki ruangan
kosong yang aman setinggi 1 meter di sampingnya,
kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom
jalan tol.
1. Untuk masyarakat yang tinggal didaerah pantai, setelah
gempa besar berakhir segera mengungsi ketempat yang
lebih tinggi untuk menghindari gelombang tsunami

SEKIAN DAN TERIMA KASIH


ATAS
PERHATIANNYA