Anda di halaman 1dari 3

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Bijih besi terdiri atas oksigen dan atom besi yang berikatan bersama dalam

molekul. Besi sendiri biasanya didapatkan dalam bentuk magnetit (Fe3O4), hematit (Fe2O3), goethit, limonit atau siderit. Bijih besi biasanya kaya akan besi oksida dan beragam dalam hal warna, dari kelabu tua, kuning muda, ungu tua, hingga merah karat. aat ini, !adangan biji besi nampak banyak, namun seiring dengan ebagai !ontoh, "ester Brown dari bertambahnya penggunaan besi se!ara eksponensial berkelanjutan, !adangan ini mulai berkurang, karena jumlahnya tetap. #orldwat!h $nstitute telah memperkirakan bahwa bijih besi bisa habis dalam waktu %4 tahun berdasarkan pada ekstrapolasi konser&ati' dari 2( pertumbuhan per tahun. alah satu kegiatan penting yang dilakukan pada usaha pertambangan bijih besi adalah penirisan tambang. )aksud penirisan ini untuk mengalirkan air yang masuk dalam daerah kerja tambang ke settling pond atau ke tempat yang tidak mengganggu kegiatan penambangan bijih besi untuk kemudian dipakai kembali atau dibuang ke perairan umum sehingga kegiatan penambangan dapat berjalan dengan baik. Settling pond sangat erat kaitannya dengan air limbah tambang. *ir limbah tambang atau terbentuk saat mineral sulphida tertentu yang ada pada batuan terpapar dengan kondisi dimana terdapat air dan oksigen (sebagai 'aktor utama) yang menyebabkan terjadinya proses oksidasi dan menghasilkan air dengan kondisi kadar Fe, )g dan unsur+unsur lainnya menjadi sangat tinggi. ,-. arana inar Fajar Jobsite ,.. Baratala -untung ,andang adalah salah satu perusahaan pengelola kegiatan penyaliran dalam usaha penambangan bijih besi yang terletak di /e!amatan ,elaihari /abupaten -anah "aut ,ropinsi /alimantan elatan. ,ada musim penghujan air yang masuk ke daerah kerja tambang sedemikian banyak, sehingga penirisan ini sangat diperlukan agar kegiatan penambangan dapat dilakukan dengan lan!ar. 0enangan air pada daerah tambang akan masuk ke daerah
1-1

kerja penambangan juga akan mengganggu kegiatan penambangan bijih besi, termasuk kegiatan pengelolaan air tambang. 1al inilah yang melatarbelakangi dalam pemilihan judul kerja praktek, yaitu 2,engamatan /egiatan ,engelolaan *ir -ambang pada ,-. arana inar Fajar Jobsite ,.. Baratala -untung ,andang3. 1.2. Tujuan Kerja Praktek *dapun tujuan dari kegiatan /erja ,raktek ini adalah 4 5. 2. 3. 4. 6. %. )engetahui alat+alat dalam pengelolaan air tambang. )engetahui &olume settling pond aktual. )engetahui debit air limpasan. )engetahui kesesuaian &olume settling pond. )engetahui tahapan kegiatan pengelolaan air tambang. )engetahui 'aktor+'aktor yang memepengaruhi kegiatan pengelolaan air tambang. 1.3. Metode Penuli an )etode yang digunakan dalam pengumpulan data ini ada tiga, yaitu 4 5. Obser&asi (,engamatan) )etode ini dilakukan dengan mengamati kondisi dan kegiatan di lapangan kemudian 2. dilakukan pengumpulan data yang terkait termasuk mendokumentasikannya. )etode Interview (#awan!ara) )etode ini dilakukan dengan !ara tanya jawab kepada operator lapangan yang menangani kegiatan pengelolaan air tambang pada ,-. 3. )etode ,ustaka )etode ini dilakukan dengan studi literatur yang menyangkut kegiatan penyaliran dan !aranya sesuai good mining practice. arana inar Fajar Jobsite ,.. Baratala -untung ,andang /# 78 -# $9, .esa -ampang.

1.!.

Bata an Ma ala"
1-2

.alam kegiatan kerja praktek ini hanya membahas mengenai 4 5. 2. 3. 4. 1anya memperhitungkan air permukaan saja. Settling pond yang diamati ada tiga buah. .ata !urah hujan maksimum ren!ana, durasi hujan terlama dan intensitas !urah hujan didapat dari data perusahaan dan data instansi pemerintah. "uasan catchment area ditentukan oleh perusahaan.

1-3