Anda di halaman 1dari 38

NASKAH AKADEMIK RANCANGAN PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG TENTANG PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN ANAK I.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia telah meratifikasi instrumen internasional Konvensi Hak Anak (KHA) sejak tahun 1990 dengan Keppres No. ! "ahun 1990. #e$ara garis %esar Konvensi Hak Anak (KHA) merin$ikan hak&hak anak dalam '( pasal )ang dikelompokkan dalam ( (empat) hak dasar. Pertama, hak untuk %ertahan hidup (survival rights)* kedua* hak untuk tum%uh dah %erkem%ang (development rights)* ketiga* hak atas perlindungan (protection rights)* keempat, Hak untuk %erpartisipasi (participation rights). +engan meratifikasi KHA* Indonesia men)epakati %ah,a seluruh hak anak terse%ut adalah hak asasi manusia seorang anak )ang setara pentingn)a* dan %ah,a Indonesia akan melakukan segala upa)a untuk memastikan seluruh hak terse%ut dihormati* dilindungi* dan dipenuhi.

#ejak itu Indonesia telah mengem%angkan suatu kerangka kerja hukum )ang relatif progresif untuk memajukan hak&hak anak. -ndang&undang .erlindungan Anak No./ tahun /00/* utaman)a adalah realisasi legislative atas ratifikasi KHA terse%ut. #ejumlah produk perundangan dan ke%ijakan nasional juga n)ata telah menjadikan KHA se%agai a$uan pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Namun* kerangka kerja hukum untuk upa)a pen$egahan dan respon terhadap kekerasan* perlakuan salah* penelantaran* eksploitasi dan penga%aian anak tetap kurang %erkem%ang. Kerangka hukum )ang efektif dalam perlindungan anak semestin)a merupakan kerangka hukum )ang0 menetapkan se%uah instansi pemerintah dengan mandat* ,e,enang dan tanggungja,a% )ang jelas dalam hal pengelolaan dan pelaksanaan pela)anan perlindungan anak1 menentukan kontinum dalam upa)a pen$egahan* intervensi dini* dan pela)anan guna men$egah dan merespon segala %entuk perlakuan salah terhadap anak1 menentukan standar* kriteria* ,e,enang dan prosedur pengam%ilan keputusan )ang sesuai untuk intervensi kasus* termasuk standar mengenai kapan suatu pela)anan perlindungan ,aji% dapat dijalankan.
1

Kesimpulan di atas* dapat juga dilihat dampakn)a di tingkat lokal seperti kota 2andung. +ata&data permasalahan perlindungan anak di Kota 2andung* se%agaimana )ang dilansir %er%agai +inas3#atuan Kerja .erangkat +aerah* media* tokoh pendidikan dan mas)arakat* serta lem%aga s,ada)a mas)arakat dari tahun ke tahun menunjukkan ke$enderungan )ang semakin mengkha,atirkan* dari segi jumlah maupun kualitas masalah. 4umlah anak )ang mengalami keterlantaran dan harus hidup atau %ekerja di jalanan n)ata jumlahn)a tetap tinggi* anak&anak )ang menjadi kor%an eksploitasi seksual $enderung meningkat* juga )ang dieksploitasi se$ara ekonomi seperti dengan menjadi pem%antu rumah tangga anak atau di sektor informal lainn)a* anak )ang %erhadapan dengan hukum* anak )ang mengalami tindak kekerasan* anak )ang menjadi kor%an pen)alahgunaan narko%a* serta anak )ang terinfeksi atau terdampak HI53AI+#. #ementara itu* respon )ang dilakukan %er%agai pihak terse%ut terasa tidak memadai.

#alah satu kendala )ang dihadapi oleh %er%agai pihak terkait di kota 2andung adalah %elum ter%angunn)a kesamaan pandangan atas masalah* )ang %eraki%at pada per%edaan pemahaman atas ke%utuhan dan model penanganann)a. Ini terlihat dari strategi penanganan terhadap masalah )ang %er%eda&%eda antar #K.+* aparat penegak hukum* dan pemangku kepentingan lainn)a. 6emperhatikan hal terse%ut* kota 2andung sangat mem%utuhkan ke%eradaan .eraturan +aerah )ang mampu men)atukan pandangan* dan mensinergikan seluruh strategi penanganan )ang ada di %er%agai kelem%agaan* %erupa .eraturan +aerah tentang .erlindungan Anak.

+i samping itu* 2andung adalah kota )ang pertama kali memiliki inisiatif untuk mengem%angkan Kota 7amah Anak pada tahun /00(* serta pada tahun /00! telah mendapatkan penghargaan se%agai pemerintahan )ang memiliki komitmen kuat dalam upa)a perlindungan anak* sehingga telah di$anangkan se%agai Kota 8a)ak Anak 6andiri. Namun* pada ken)ataann)a hingga saat ini Kota 2andung %elum mempun)ai peraturan daerah terkait perlindungan anak )ang merupakan salah satu pras)arat %agi ter,ujudn)a Kota 8a)ak Anak.

B. Maksu ! Tu"uan Naskah akademis ini dimaksudkan untuk mem%erikan gam%aran dasar persoalan dan ke%utuhan pen)elenggaraan perlindungan anak )ang ada di Kota 2andung. 9am%aran )ang tertulis diharapkan dapat menjadi panduan %agi pengkajian materi ran$angan .erda .en)elenggaraan .erlindungan Anak. "ujuan di%uatn)a naskah akademis ini adalah0
2

1. 6em%erikan landasan dan kerangka pemikiran %agi 7an$angan .eraturan +aerah tentang .en)elenggaraan .erlindungan Anak. /. 6em%erikan kajian dan kerangka filosofis* sosiologis* dan )uridis serta teknis tentang perlun)a .erda .en)elenggraan .erlindungan Anak di Kota 2andung. . 6engkaji dan meneliti pokok&pokok materi apa saja )ang ada dan harus ada dalam 7an$angan .erda tentang .en)elenggaraan .erlindungan Anak* (. 6elihat keterkaitann)a dengan peraturan perundang&undangan lainn)a sehingga jelas kedudukan dan ketentuan )ang diaturn)a.

C. S#ste$at#ka Naskah akademik akan disusun dengan sistematika se%agai %erikut 0 Ba% I & Pen a'uluan* )ang menggam%arkan latar %elakang mun$uln)a ke%utuhan peraturan daerah ini* )ang antara lain memuat tentang kondisi dan permasalahan anak Indonesia se$ara umum dikaitkan dengan ke%eradaaan -- No / tahun /00/ tentang .erlindungan Anak1 serta kondisi anak&anak di ,ila)ah Kota 2andung. +alam 2a% ini juga dipaparkan mengenai maksud dan tujuan dari naskah akademik ini* serta sistematika pen)usunan dokumen naskah akademik ini. Ba% II & Telaa'an Aka e$#k* )ang memaparkan tentang landasan perlun)a .erda pen)elenggaraan perlindungan anak )ang meliputi pengkajian landasan filosofis* landasan )uridis* landasan sosiologis* dan kajian teknis. Ba% III & Mater# Muatan Peraturan Daera'( )ang memaparkan tentang pokok dan lingkup materi apa )ang ada dan harus ada dalam .eraturan +aerah .en)elenggaraan .erlindungan Anak* didalamn)a men$akup ketentuan -mum* materi pokok )ang akan diatur* serta ketentuan mengenai sanksi* dan ketentuan&ketentuan lain. Ba% I) & Penutu** )ang %erisi kesimpulan dari keseluruhan naskah akademik dan rekomendasin)a. La$*#ran & 2erisi 8egal +rafting atas 7an$angan .erda .erlindungan Anak %eserta penjelasann)a

II.

":8AAHAN AKA+:6IK

A. Ka"#an +#l,s,-#s
3

Amanat pen)elenggaraan perlindungan anak n)ata ter$antum dalam -ndang& -ndang +asar 19(' (.eru%ahan II* 1; agustus /000)* .asal /;2 a)at / )ang %er%un)i0 <#etiap anak %erhak atas kelangsungan hidup* tum%uh* dan %erkem%ang serta %erhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi=* %erlanjut pada .asal ( (.eru%ahan I5* 10 Agustus /00/) )ang %er%un)i0 (1) >akir miskin dan anak&anak )ang terlantar dipelihara oleh negara1 dan (/) Negara mengem%angkan sistem jaminan sosial %agi seluruh rak)at dan mem%erda)akan mas)arakat )ang lemah dan tidak mampu sesuai dengan marta%at kemanusiaan. Kedua a)at terse%ut mem%eri kepastian %ah,a pen)elenggaraan perlindungan anak adalah hal ,aji% untuk men$apai kondisi mas)arakat se%agaimana di$ita&$itakan dalam %agian .em%ukaan -ndang&-ndang +asar 19('. 6en$ermati se$ara mendalam 5isi Kota 2andung* )aitu menjadi <Kota jasa )ang %ersih* makmur* taat* dan %ersaha%at (%ermarta%at)=* %erikut misi )ang diem%an terkait dengan upa)a men$apai visi terse%ut* maka salah satu kun$i utaman)a terletak pada ke%erhasilan <investasi= kepedulian dalam hal kesejahteraan dan perlindungan anak. 6ereka )ang saat ini %erstatus anak lah )ang sesungguhn)a akan menja,a% apakah visi terse%ut dapat ter,ujud menjadi realitas )ang melekat dengan nama Kota 2andung di masa datang. Kepedulian atas kesejahteraan anak %ermakna pada kesungguhan upa)a untuk mendukung pemenuhan hal&hal )ang di%utuhkan anak untuk %ertahan hidup dan tum%uh kem%ang se$ara optimal seperti pemenuhan ke%utuhan dasar* kualitas pengasuhan dalam lingkungan keluarga* kesempatan pendidikan )ang %erkualitas* serta kesempatan untuk %elajar menjadi %agian dari proses di dalam mas)arakatn)a. Kepedulian atas perlindungan anak %ermakna pada kesungguhan upa)a untuk memastikan %ah,a setiap anak terhindar dari an$aman %er%agai %entuk kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran )ang tak han)a %erdampak %uruk pada keselamatan dan kesehatan fisik anak* namun juga terhadap kesehatan perkem%angan mental* moral* dan sosial anak. ?leh karena itu* adalah hal krusial %agi Kota 2andung untuk memiliki perangkat peraturan daerah )ang %isa mem%erikan kepastian hukum dan kejelasan tanggungja,a% %ah,a setiap anak akan terperhatikan ke%utuhan kesejahteraann)a dan terlindungi* )ang pada gilirann)a akan mengamankan pen$apaian visi kota 2andung . -ndang&undang +asar 19(' sendiri mem%erikan kesempatan %esar untuk itu melalui .asal 1; (.eru%ahan II* 1; agustus /000) a)at ' )ang %er%un)i0 <.emerintahan daerah menjalankan otonomi seluas&luasn)a* ke$uali urusan pemerintahan )ang oleh undang&undang ditentukan se%agai urusan .emerintah=1 dan a)at ! )ang %er%un)i0 <.emerintahan daerah %erhak menetapkan peraturan daerah dan peraturanperaturan lain untuk melaksanakan otonomi dan tugas pem%antuan=.

Masa depan kota dan masyarakat Bandung sesungguhnya sangat ditentukan oleh keberhasilan pemerintah dan warganya saat ini dalam melindungi dan memenuhi hak-hak setiap anak yang hidup di Bandung hari ini . B. Ka"#an Yur# #s #e$ara )uridis Negara 7epu%lik Indonesia telah %erusaha untuk mem%erikan perlindungan tentang hak&hak anak sesuai dengan ketentuan internasional* )aitu dengan diratifikasin)a %er%agai konvensi atau kovenan internasional se%agai %erikut0 1. Konvensi .enghapusan #egala 2entuk +iskriminasi terhadap .erempuan 3 @:+AA. +iratifikasi melalui -ndang&-ndang Nomor B "ahun 19;(1 /. Konvensi Hak&hak Anak 3@7@. +iratifikasi melalui Keputusan .residen Nomor ! "ahun 19901 . Konvensi 6enentang .en)iksaan dan .erlakuan atau .enghukuman 8ain )ang Kejam* "idak 6anusia,i* atau 6erendahkan 6arta%at 6anusia 3 @A" +iratifikasi melalui -ndang&-ndang Nomor ' "ahun199;1 (. Konvensi I8? Nomor 1 ; 6engenai -sia 6inimum -ntuk diper%olehkan %ekerja. +iratifikasi melalui -ndang&-ndang Nomor /0 "ahun 19991 '. Konvensi I8? Nomor 1;/ 6engenai .elarangan dan "indakan #egera .enghapusan 2entuk&%entuk .ekerjaan "er%uruk %agi Anak. +iratifikasi dengan -ndang&-ndang Nomor 1 "ahun /000. !. Kovenan Hak&hak :konomi #osial dan 2uda)a3I@:#@7. +iratifikasi melalui -ndang& -ndang Nomor 11 "ahun /00')1 B. Kovenan Hak&hak #ipil dan .olitik 3 I@@.7 +iratifikasi melalui -ndang& -ndang Nomor 1/ "ahun /00'. +i samping itu pada tanggal 10 6ei /00/ Indonesia telah ikut menandatangani +eklarasi +unia )ang 8a)ak 2agi Anak&anak (!orld "it "or #hildren). +alam perspektif HA6* manusia han)a mempun)ai hak* sedangkan ke,aji%an ada di pihak negara. Kekhususan konvensi3 kovenan di %idang HA6 se%agai suatu %entuk perjanjian internasional ialah %ah,a negara&negara )ang meratifikasi konvensi3 kovenan dimaksud saling %erjanji untuk terikat pada ke,aji%an guna mem%erikan hak kepada setiap individu )ang %erada di dalam ,ila)ah hukum negara )ang %ersangkutan +engan diratifikasin)a konvensi&konvensi atau kovenan&kovenan internasional dan ditandatanganin)a +eklarasi +unia )ang 8a)ak 2agi Anak&anak*

maka Negara 7epu%lik Indonesia telah terikat %aik se$ara )uridis maupun politis dan moral untuk mengimplementasikan peraturan&peraturan terse%ut di atas. Konvensi Hak&hak Anak (KHA) merupakan instrumen internasional di %idang Hak Asasi 6anusia (HA6) )ang paling komprehensif di%andingkan dengan konvensi&konvensi internasional lainn)a. KHA )ang terdiri dari '( pasal* sampai kini dikenal se%agai satu&satun)a konvensi di %idang HA6 )ang men$akup %aik hak&hak sipil dan politik maupun hak&hak ekonomi* sosial* dan %uda)a. #ehu%ungan dengan konvensi&konvensi atau kovenan&kovenan terse%ut di atas* maka se$ara )uridis peraturan perundang&undangan )ang %erkaitan dengan perlindungan anak di Indonesia dapat dijumpai dalam 0 1. -ndang&-ndang +asar 19(' (amandemen ke&/) .asal /; 2 a)at (/) men)atakan* setiap anak %erhak atas kelangsungan hidup* tum%uh dan %erkem%ang serta %erhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. /. Hukum .erdata (K-H .erdata) dan untuk )ang %eragama Islam Kompilasi Hukum Islam antara lain mengatur 0 & kedudukan anak sah dan hukum ,aris1 & anak luar ka,in1 & ke,aji%an orang tua terhadap anak1 & ke%elumde,asaan anak dan per,alian. . -ndang&-ndang Nomor ( "ahun 19B9 "entang Kesejahteraan Anak .asal / a)at ( ) men)atakan* anak %erhak atas pemeliharaan dan perlindungan %aik semasa dalam kandungan maupun sesudah dilahirkan. .asal / a)at (() men)atakan anak %erhak atas perlindungan terhadap lingkungan hidup )ang dapat mem%aha)akan atau mengham%at pertum%uhan dan perkem%angann)a dengan ,ajar. (. -ndang&-ndang Nomor ; "ahun 19;1 "entang Kita% -ndang&-ndang Hukum A$ara .idana (K-HA.)
6

.asal B a)at (1) huruf j men)atakan* pen)idik mempun)ai ,e,enang mengadakan tindakan lain menurut hukum )ang %ertanggung ja,a%. .asal 1( huruf i men)atakan* mengadakan tindakan lain dalam lingkup tugas dan tanggung ja,a% se%agai penuntut umum menurut ketentuan undang&undang ini. .asal&pasal terse%ut sering dise%ut pasal tentang ke,enangan diskresioner dari polisi dan jaksa. +alam perkara anak diharapkan polisi dan jaksa menggunakan ke,enangan diskresin)a untuk melakukan diversi* )aitu pengalihan anak dari s)stem peradilan pidana ke luar sistem* )aitu perkara anak dapat diselesaikan se$ara restorative $ustice. '. -ndang&-ndang Nomor 1/ "ahun 199' "entang .emas)arakatan .asal 1; a)at (1) men)atakan* Anak .idana ditempatkan di 8A.A# Anak .asal 1; a)at (/) men)atakan* Anak Negara ditempatkan di 8A.A# Anak .asal 1; a)at ( ) men)atakan* Anak #ipil ditempatkan di 8A.A# Anak. !. -ndang&-ndang Nomor "ahun 199B "entang .engadilan Anak telah

mengamanatkan hal )ang sangat prinsip dalam mengadili perkara anak* )aitu ter$antum dalam alinea ke&( penjelasan umum )ang men)atakan0 hu%ungan antara orang tua dengan anakn)a merupakan suatu hu%ungan )ang hakiki* %aik hu%ungan psikologis maupun mental spiritualn)a. 6engingat $iri dan sifat anak )ang khas terse%ut* maka dalam menjatuhkan pidana atau tindakan terhadap Anak Nakal diusahakan agar anak dimaksud jangan dipisahkan dari orang tuan)a. Apa%ila karena hu%ungan antara orang tua dan anak kurang %aik* atau karena sifat per%uatann)a sangat merugikan mas)arakat sehingga perlu memisahkan anak dari orang tuan)a* hendaklah tetap dipertim%angkan %ah,a pemisahan terse%ut semata&mata demi pertum%uhan dan perkem%angan anak se$ara sehat. -ndang&-ndang No. "ahun 199B )ang menggunakan istilah %agi anak )ang dituduh dan3 atau telah ter%ukti melakukan tindak pidana dengan se%utan anak nakal. #anksi untuk anak )ang ter%ukti melakukan tindak pidana %erupa pidana atau tindakan. "indakan antara lain dapat %erupa mengem%alikan kepada orang tua* ,ali* atau orang tua asuh. B. -ndang&-ndang Nomor 9 "ahun 1999 "entang Hak Asasi 6anusia

.asal '/ a)at (/) men)atakan* %ah,a hak anak adalah hak asasi manusia dan untuk kepentingann)a hak anak itu diakui dan dilindungi oleh hukum %ahkan sejak dalam kandungann)a. ;. -ndang&-ndang Nomor /! "ahun /000 "entang .engadilan HA6 .asal ! men)atakan* .engadilan HA6 tidak %er,enang memeriksa dan memutus perkara pelanggaaran Hak Asasi 6anusia )ang %erat )ang dilakukan oleh seseorang )ang %erumur di %a,ah 1; (delapan %elas) tahun pada saat kejahatan dilakukan. 9. -ndang&-ndang Nomor / "ahun /00/ "entang Kepolisian 7epu%lik Indonesia. .asal 1' a)at (/) huruf k men)atakan* Kepolisian Negara 7epu%lik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang&undangan lainn)a %er,enang melaksanakan ke,enangan lain )ang termasuk dalam lingkup tugas kepolisian. #ama haln)a se%agaimana .asal B a)at (1) huruf j K-HA. ke,enangan terse%ut adal ke,enangan diskresioner polisi. 10. -ndang&-ndang Nomor / "ahun /00/ "entang .erlindungan Anak .asal / men)atakan* %ah,a pen)elenggaraan perlindungan anak %erasaskan .an$asila dan -ndang&-ndang +asar 19('* serta prinsip&prinsip dasar konvensi Hak& hak Anak )ang meliputi0 a. Non diskriminasi1 %. Kepentingan )ang ter%aik %agi anak1 $. Hak untuk hidup kelangsungan hidup dan perkem%angan1 dan d. .enghargaan terhadap pendapat anak. +alam .asal /1 -ndang&-ndang Nomor / "ahun /00/ din)atakan* %ah,a negara dan pemerintah %erke,aji%an dan %ertanggung ja,a% menghormati dan menjamin hak asasi setiap anak tanpa mem%edakan suku* agama* ras* golongan* jenis kelamin* etnik* %uda)a* dan %ahasa* status hukum anak* urutan kelahiran anak* dan kondisi fisik dan3 atau mental. #elanjutn)a .asal // men)atakan* negara dan pemerintah %erke,aji%an dan %ertanggung ja,a% mem%erikan dukungan sarana dan prasarana dalam pen)elenggaraan perlindungan anak. 11. -ndang&-ndang Nomor 1 "ahun /00 "entang Ketenagakerjaan

.asal !; men)atakan pengusaha dilarang mempekerjakan anak. #elanjutn)a .asal !9 a)at (1) men)atakan dike$ualikan %agi anak %erumur antara 1 (tiga %elas) tahun s3d 1' (lima %elas) tahun untuk melakukan pekerjaan ringan sepanjang tidak mengganggu perkem%angan dan kesehatan fisik* mental* dan sosial. .asal B( a)at (1) men)atakan siapapun dilarang mempekerjakan dan meli%atkan anak pada pekerjaan& pekerjaan ter%uruk dan a)at (/) men)atakan* pekerjaan&pekerjaan ter%uruk )ang diamaksud pada a)at (1) meliputi0 a. #egala pekerjaan dalam %entuk per%udakan atau sejenisn)a1 %. #egala pekerjaan )ang memanfaatkan* men)ediakan* atau mena,arkan anak untuk pela$uran* produksi pornografi* pertunjukan porno* atau perjudian1 $. #egala pekerjaan )ang memanfaatkan* men)ediakan atau meli%atkan anak untuk produksi dan perdagangan minuman keras* narkotika* psikotropika* dan Cat adiktif lainn)a1 dan3 atau d. #emua pekerjaan )ang mem%aha)akan kesehatan* keselamatan* atau moral anak. 1/. -ndang&-ndang Nomor /0 "ahun /00 "entang #istem .endidikan Nasional .asal ' men)atakan0 (1) #etiap ,arga negara mempun)ai hak )ang sama untuk memperoleh pendidikan )ang %ermutu. (/) Aarga negara )ang memiliki kelainan fisik* emosional* mental* intelektual* dan3 atau sosial %erhak memperoleh pendidikan khusus. .asal 10 men)atakan 0 .emerintah dan .emerintah +aerah %erhak mengarahkan* mem%im%ing

mem%antu* dan menga,asi pen)elenggaraan pendidikan sesuai dengan peraturan perundang&undangan )ang %erlaku. .asal 11 men)atakan0 (1) .emerintah dan .emerintah +aerah ,aji% mem%erikan la)anan dan kemudahan* serta menjamin terselenggaran)a pendidikan )ang %ermutu %agi setiap ,arga negara tanpa diskriminasi.

(/) .emerintah dan .emerintah +aerah ,aji% menjamin tersedian)a dana guna terselenggaran)a pendidikan %agi setiap ,arga negara )ang %erusia tujuh sampai dengan lima %elas tahun. .asal ( men)atakan 0 (1) #etiap ,arga negara )ang %erusia ! (enam) tahun dapat mengikuti program ,aji% %elajar. (/) .emerintah dan .emerintah +aerah menjamin terselenggaran)a ,aji% %elajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut %ia)a. ( ) Aaji% %elajar mmerupakan tanggung ja,a% negara )ang )ang diselenggarakan oleh lem%aga pendidikan .emerintah* .emrintah +aerah* dan mas)arakat. 1 . -ndang&-ndang Nomor / +alam 7umah "angga. 6enurut .asal / anak termasuk lingkup rumah tangga. 1(. -ndang&-ndang Nomor 1/ "ahun /00! "entang Ke,arganegaraan 7I .asal /1 men)atakan 0 (1) Anak )ang %elum %erusia 1; (delapan %elas) tahun atau %elum ka,in.* %erada dan %ertempat tinggal di ,ila)ah negara 7epu%lik Indonesia* dari a)ah atau i%u )ang memperoleh Ke,arganegaraan 7epu%lik Indonesia dengan sendirin)a %erke,arganegaraan 7epu%lik Indonesia. (/) Anak ,arga negara asing )ang %elum %erusia ' (lima) tahun )ang diangkat se$ara sah menurut penetapan pengadilan se%agai anak oleh ,arga negara Indonesia memperoleh Ke,arganegaraan 7epu%lik Indonesia. ( ) +alam hal anak se%agaiamana dimaksud a)at (1) dan a)at (/) memperoleh ke,arganegaraan ganda* anak terse%ut harus men)atakan memilih salah satu ke,arganegaraann)a se%agaimana dimaksud dalam .asal !. 1'. -ndang&-ndang No. / "ahun /00! "entang Administrasi Kependudukan. .asal B men)atakan (1) .emerintah ka%upaten3 kota %erke,aji%an dan %ertanggung ja,a% "ahun /00( "entang penghapusan Kekerasan

men)elenggarakan urusan Administrasi Kependudukan* )ang dilakukan oleh %upati3 ,alikota dengan ke,enangan meliputi0 a. Koordinasi pen)elenggaraan Administrasi Kependudukan1
10

%. .em%entukan Instansi .elaksana )ang tugas dan fungsin)a di %idang administrasi Kependudukan1 $. .engaturan teknis pen)elenggaraan Administrasi Kependudukan sesuai dengan ketentuan .eraturan .erundang&undangan. d. .elaksanaan kependudukan1 e. .enugasan kepada desa untuk men)elenggarakan se%agian urusan Administrasi Kependudukan %erdasarkan asas tugas pem%antuan1 f. .engelolaan dan pen)ajian +ata Kependudukan %erskala ka%upaten3 kota1 dan g. Koordinasi penga,asan atas pen)elenggaraan Administrasi Kependudukan. .asal /' a)at (1) men)atakan0 (1) Instansi .elaksana ,aji% melakukan pendataan .enduduk rentan Administrasi Kependudukan )ang meliputi0 a. .enduduk kor%an %en$ana alam1 %. .enduduk kor%an %en$ana sosial1 $. ?rang terlantar1 dan d. Komunitas terpen$il. .asal /B men)atakan1 (1) #etiap kelahiran ,aji% dilaporkan oleh .enduduk kepada Instansi .elaksana di tempat terjadin)a peristi,a kelahiran paling lam%at !0 (enam puluh) hari sejak kelahiran. (/) 2erdasarkan laporan se%agaimana dimaksud pada a)at (1)* .eja%at .en$atatan #ipil men$atat Kelahiran. .asala /; men)atakan (1) .en$atatan kelahiran dalam 7egister Akta Kelahiran dan pener%itan Kutipan Akta Kelahiran terhadap peristi,a kelahiran seseorang )ang tidak diketahui asal& usuln)a atau ke%eradaan orang tuan)a* didasarkan pada laporan orang )ang menemukan dilengkapi 2erita A$ara .emeriksaan dari Kepolisian. (/) Kutipan Akta Kelahiran se%agaimana dimaksud pada a)at (1) diter%itkan oleh .eja%at .en$atatan #ipil dan disimpan oleh Instansi .elaksana. pada 7egistrasi Akta Kelahiran dan mener%itkan Kutipan Akta kegiatan pela)anan mas)arakat di %idang Administrasi

11

1!. -ndang&-ndang Nomor /1 "ahun /00B "entang .em%erantasan "indak .idana .erdagangan ?rang .asal ' men)atakan0 #etiap orang )ang melakukan pengangkatan anak dengan menjanjikan sesuatu atau mem%erikan sesuatu dengan maksud untuk dieksploitasi dipidana dengan pidana penjara peling singkat (tiga) tahun dan paling lama 1' (lima %elas) tahun dan pidana denda paling sedikit 7p. 1/0.000.000*& (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling %an)ak 7p. !00.000.000*& (enam ratus juta rupiah). #elanjutn)a .asal ! men)atakan* setiap orang )ang melakukan pengiriman anak ke dalam atau ke luar negeri dengan $ara apapun )ang mengaki%atkan anak terse%ut tereksploitasi dipidana dengan pidana penjara paling singkat (tiga) tahun dan paling lama 1' (lima %elas) tahun dan pidana denda paling sedikit 7p. 1/0.000.000*& (seratus dua puluh juta rupiah) dan paling %an)ak 7p. !00.000.000*& (enam ratus juta rupiah). .asal ; men)atakan0 .en)idikan .enuntutan* dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap saksi dan3 atau kor%an anak dilakukan dengan memperhatikan kepentingan )ang ter%aik %agi anak dengan tidak memakai toga atau pakaian dinas. .asal 9 a)at (/) men)atakan 0 +alam hal pemeriksaan se%agaimana dimaksud pada a)at (1) saksi dan3 atau kor%an anak ,aji% didampingi orang tua* ,ali* orang tua asuh* advokat* atau pendamping lainn)a. .asal (' a)at (1) men)atakan0 -ntuk melindungi saksi dan3 atau kor%an* di setiap provinsi da% ka%upaten3 kota ,aji% di%entuk ruang pela)anan khusus pada kantor kepolisian setempat guna melakukan pemeiksaan di tingkat pen)idikan %agi saksi dan3 atau kor%an tindak pidana perdagangan orang. .asal (! a)at (1) men)atakan0

12

-ntuk melindungi saksi dan3 atau kor%an* pada setiap ka%upaten3 kota dapat di%entuk pusat pela)anan terpadu perdagangan orang. .asal '1 men)atakan0 (1) Kor%an %erhak memperoleh reha%ilitasi kesehatan* reha%ilitasi sosial* pemulangan* dan reintegrasi sosial dari pemerintah apa%ila )ang %ersangkutan mengalami penderitaan %aik fisik maupun psikis aki%at tindak pidana perdagangan orang. (/) Hak&hak se%agaimana dimaksud pada a)at (1) diajukan oleh kor%an atau keluarga kor%an* teman kor%an* kepolisian* rela,an pendamping* atau pekerja sosial setelah kor%an melaporkan kasus )ang dialamin)a atau pihak lain melaporkann)a kepada Kepolisian Negara 7epu%lik Indonesia. ( ) .ermohonan se%agaimana dimaksud a)at (/) diajukan kepada pemerintah melalui menteri atau instansi )ang menangani masalah&masalah kesehatan dan sosial di daerah. .asal '/ a)at (/) men)atakan -ntuk pen)elenggaraan pela)anan reha%ilitasi kesehatan* reha%ilitasi sosial* pemulangan dan reintegrasi sosial se%agaimana dimaksud pada a)at (1)* .emerintah dan .emerintah +aerah ,aji% mem%entuk rumah perlindungan sosial atau pusat trauma. .asal ' men)atakan0 +alam hal kor%an mengalami trauma atau pen)akit )ang mem%aha)akan dirin)a aki%at tindak pidana perdagangan orang sehingga memerlukan pertolongan segera* maka menteri atau instansi )ang menangani masalah&masalah kesehatan dan sosial di ndaerah ,aji% mem%erikan pertolongan pertama paling lam%at B (tujuh) hari setelah permohonan diajukan. .asal '; a)at ( ) men)atakan0 .emerintah +aerah mem%entuk gugus tugas )ang %eranggotakan ,akil&,akil dari pemerintah daerah* penegak hukum* organisasi mas)arakat* lem%aga s,ada)a mas)arakat* organisasi profesi* dan peneliti3akademi.
13

%agi saksi dan3 atau kor%an tindak pidana

1B. -ndang&-ndang nomor ' "ahun /009 "entang Narkotika .asal '' men)atakan 0 (1) ?rang tua atau ,ali dari .e$andu Narkotika )ang %elum $ukup umur ,aji% melaporkan kepada pusat kesehatan mas)arakat* rumah sakit* dan atau lem%aga reha%ilitasi medis dan reha%ilitasi sosial )ang ditunjuk oleh .emerintah untuk mendapatkan pengo%atan dan3 atau pera,atan melalui reha%ilitasi medis dan reha%ilitasi sosial. 1;. -ndang&-ndang Nomor ! "ahun /009 "entang Kesehatan. Kesehatan %a)i s3d remaja diatur dalam .asal 1/! s3d 1 B. 19. -ndang&-ndang Nomor (( "ahun /009 "entang 7umah #akit. .asal ! a)at (1) men)atakan0 .emerintah dan pemerintah daerah %ertanggung ja,a% untuk0 a. 6en)ediakan 7umah #akit %erdasarkan ke%utuhan mas)arakat1 %. 6enjamin pem%ia)aan pela)anan kesehatan di 7umah #akit %agi fakir miskin* atau orang tidak mampu sesuai ketentuan peraturan perundang&undangan1 $. 6em%ina dan menga,asi pen)elenggaraan 7umah #akit1 d. 6em%erikan perlindungan kepada 7umah #akit agar dapat mem%erikan pela)anan kesehatan se$ara professional dan %ertanggung ja,a%1 e. 6em%erikan perlindungan kepada mas)arakat pengguna jasa pela)anan 7umah #akit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&undangan1 f. 6enggerakan peran serta mas)arakat dalam pendirian 7umah #akit sesuai dengan jenis pela)anan )ang di%utuhkan mas)arakat1 g. 6en)ediakan informasi kesehatan )ang di%utuhkan oleh mas)arakat1 h. 6enjamin pem%ia)aan pela)anan kega,atdaruratan di 7umah #akit aki%at %en$ana dan kejadian luar %iasa1 i. 6en)ediakan sum%er da)a manusia )ang di%utuhkan1 dan j. 6engatur pendistri%usian dan pen)e%aran alat kesehatan %erteknologi tinggi dan %ernilai tinggi. /0. -ndang&-ndang Nomor (; "ahun /009 .asal ' a)at (1) men)atakan0

14

Hakim dan hakim konstitusi ,aji% menggali* mengikuti* dan memahami nilai&nilai hukum dan rasa keadilan )ang hidup dalam mas)arakat. #ehu%ungan dengan ketentuan terse%ut dengan dihu%ungkan dengan asas )ang terkandung dalam -ndang&-ndang No. "ahun 199B "entang .engadilan Anak* se%agaimana telah diuraikan dalam uraian %utir ! terse%ut di atas dalam .eraturan +aerah Kota 2andung akan diatur advokasi)ang akan dilakukan gugus tugas perlindungan anak agar anak )ang melakukan tindak pidana ke$il ( petty crime) tidak dijatuhi sanksi pidana melainkan tindakan. /1. .eraturan .emerintah Nomor / "ahun 19;; "entang -saha Kesejahteraan Anak %agi )ang 6empun)ai 6asalah. //. .eraturan .emerintah Nomor (B "ahun /00; "entang Aaji% 2elajar. / . Keputusan .residen Nomor '9 "ahun /00/ "entang 7en$ana Aksi Nasional .enghapusan 2entuk&2entuk .ekerjaan "er%uruk -ntuk Anak. /(. Keputusan .residen Nomor ;B "ahun /00/ "entang 7en$ana Aksi Nasional .enghapusan :ksploitasi #eksual Komersial Anak. /'. Keputusan .residen Nomor ;; "ahhun /00/ "entang 7en$ana Aksi Nasional .enghapusan .erdagangan .erempuan dan Anak ("rafiking). /!. Keputusan .residenNomor BB "ahun /00( "entang Komisi .erlindungan Anak. /B. .eraturan +aerah .rovinsi 4a,a 2arat Nomor / "ahun /000"entang .en)idik .ega,ai Negeri #ipil. /;. .eraturan +aerah .rovinsi 4a,a 2arat Nomor ' "ahun /00! "entang .erlindungan Anak. /9. .eraturan +aerah Kota 2andung Nomor 0 .en)elenggaraan Keterti%an* Ke%ersihan* dan Keindahan. .asal 9 huruf e melarang menghimpun anak&anak jalanan untuk dimanfaatkan meminta&minta3 mengamen untuk ditarik penghasilann)a dan pen)alahgunaan pem%erda)aan anak. 0. .eraturan +aerah Nomor 1' "ahun /00; "entang .en)elenggaraan .endidikan. 1. .eraturan +aerah Kota 2andung Nomor 10 "ahun /009 "entang #istem Kesehatan Kota 2andung.
15

"ahun /00' "entang

/. .eraturan +aerah Kota 2andung Nomor /! "ahun /009 "entang kesetaraan dan .em%erda)aan .en)andang @a$at. 6eskipun telah terdapat sederetan peraturan perundang&undangan untuk melindungi anak* se%agaimana terse%ut di atas* tapi perlindungan anak di Kota 2andung dalam ken)ataann)a masih %elum memadai. 2erdasarkan data&data )ang dijumpai di lapangan se%agaimana terse%ut di atas di Kota 2andung masih terdapat %an)ak anak )ang perlu mendapat perlindungan dari %er%agai %entuk diskriminasi* tindak kekerasan* eksploitasi* pele$ehan seksual* pen)alahgunaan narkotika dan Cat adiktif lainn)a* trafiking* pen)akit menular* dan ketelantaran. Kota 2andung )ang telah di$anangkan menjadi Kota 8a)ak Anak 6andiri sangat memerlukan .eraturan +aerah Kota 2andung tentang .erlindungan Anak. -ntuk mendukung program perlindungan anak se$ara komprehensif .emerintah Kota 2andung perlu mem%entuk gugus tugas perlindungan anak )ang diatur dalam .eraturan +aerah Kota 2andung se%agaimana diamanatkan oleh .asal '; a)at ( ) -ndang&-ndang Nomor /1 "ahun /00B "entang .em%erantasan "indak .idana .erdagangan ?rang )ang men)atakan* .emerintah +aerah mem%entuk gugus tugas )ang %eranggotakan ,akil&,akil dari pemerintah daerah* penegak hukum* organisasi mas)arakat* organisasi profesi* dan peneliti3 akademisi. 6enurut .asal 9 a)at (1) .eraturan 6enteri Negara .em%erda)aan .erempuan 7epu%lik Indonesia Nomor 0/ "ahun /009* dalam rangka efektivitas pelaksanaan ke%ijakan K8A di ka%upaten3 kota di%entuk gugus tugas dan selanjutn)a .asal 9 a)at (/) men)atakan* gugus tugas K8A di ka%upaten3 kota diangkat dan di%erhentikan oleh %upati3 ,alikota. .asal 10 .eraturan 6enteri .em%erda)aan .erempuan 7epu%lik Indonesia men)atakan* gugus tugas K8A adalah lem%aga koordinatif )ang %eranggotakan ,akil dari unsur eksekutif* legislatif* dan )udikatif )ang mem%idangi anak* perguruan tinggi* organisasi non pemerintah* lem%aga s,ada)a mas)arakat* dunia usaha* orang tua dan anak. #elanjutn)a .asal 11 .eraturan 6enteri .em%erda)aan .erempuan 7epu%lik Indonesia men)atakan* gugus tugas K8A di Ka%upaten3 Kota dipimpin oleh seorang ketua dari 2adan .em%erda)aan .erempuan dan .erlindungan Anak atau unit kerja )ang sejenis* dan di%antu seorang ,akil ketua dari unit kerja )ang sejenis* dan di%antu seorang ,akil ketua dari unit kerja 2adan .eren$anaan .em%angunan +aerah Ka%upaten3 Kota. .asal 1/ .eraturan 6enteri .em%erda)aan .erempuan 7epu%lik

16

Indonesia men)atakan* gugus tugas lain di daerah )ang memiliki tugas dan fungsi perlindungan anak dapat dijadikan gugus tugas K8A. -ntuk melindungi hak&hak anak )ang %erkonflik dengan hukum* anak kor%an tindak pidana* anak terlantar* anak kor%an pen)alah gunaan narkotika3 Cat adiktif lainn)a* anak putus sekolah* anak terpapar pen)akit menular seperti HI53Aids* gugus tugas perlindungan anak perlu mem%uat program pem%erda)aan %agi keluarga )ang dikem%angkan melalui la)anan primer* sekunder* dan tertier. Adapun struktur dan la)anan harus dikem%angkan meliputi 0 1. 8a)anan .en$egahan .rimer. 8a)anan ini ditujukan kepada masa)arakat

se$ara keseluruhan dengan $ara memperkuat kemampuan mas)arakat dalam mengasuh dan menjaga anak mereka agar tetap aman. Kegiatan se$ara langsung %erdampak pada peru%ahan sikap dan perilaku sosial melalui advokasi dan kampan)e peningkatan kesadaran* memperkuat keterampilan orang tua* promosi alternative %entuk&%entuk penegakan disiplin tanpa kekerasan dan peningkatan kesadaran mas)arakat tentang dampak %uruk kekerasan terhadap anak. /. 8a)anan .en$egahan sekunder atau la)anan intervensi a,al. 8a)anan ini ditujukan kepada anak dan keluarga )ang teridentifikasi ra,an atau %eresiko terjadin)a perlakuan salah atau penelantaran. #e%agai $ontoh adalah keluarga )ang mengalami per$eraian atau mengalami hidup terpisah* keluarga )ang memerlukan mediasi atau konseling untuk mengatasi ke%iasaan menggunakan narko%a atau alkohol* keluarga )ang mengalami kekerasan atau keluarga )ang mengalami masalah kesehatan mental sehingga mengalami kesulitan dalam mengasuh anak. -ntuk mengatasi hal itu diperlukan penegasan mengenai ke,aji%an pemerintah dan tanggungja,a% mas)arakat. . 8a)anan penanganan masalah perlindungan anak. 8a)anan ini ditujukan kepada anak )ang se$ara n)ata telah mengalami kekerasan* ekploitasi* penelantaran dan perlakuan salah* anak )ang %erhadapan dengan hukum. Kondisi ini mem%utuhkan intervensi )ang %erkelanjutan seperti konseling* nasehat* monitoring* serta ke,aji%an negara untuk melakukan intervensi terhadap kasus terse%ut melalui supervisi* la)anan dukungan keluarga seperti program pendidikan %agi orang tua* konseling %agi keluarga dan angota keluarga* program terapi pen)em%uhan* dan atau men)ediakan

17

rumah perlindungan sementara %agi anak )ang menjadi kor%an* atau men)ediakan pengasuhan alternative melalui putusan resmi dari pengadilan.

C. Ka"#an S,s#,l,g#s Kota 2andung adalah kota %esar di 4a,a 2arat )ang %erkem%ang pesat selama %e%erapa tahun terakhir* dan merupakan I%ukota .ropinsi +aerah "ingkat I 4a,a 2arat* terletak diantara 10B0 2ujur "imur dan !0'' 8intang #elatan. Kota 2andung memiliki lokasi $ukup strategis* dilihat dari segi komunikasi* perekonomian maupun keamanan. Hal terse%ut dise%a%kan oleh 0 1. Kota 2andung terletak pada pertemuan poros jalan ra)a 0 2arat "imur )ang memudahkan hu%ungan dengan I%ukota Negara. -tara #elatan )ang memudahkan lalu lintas ke daerah perke%unan (#u%ang dan .angalengan). /. 8etak )ang tidak terisolasi serta dengan komunikasi )ang %aik akan memudahkan aparat keamanan untuk %ergerak ke setiap penjuru. 8uas ,ila)ah Kota 2andung 1!.B/9*!' Ha )ang terdiri dari dataran (1('*'/ kmD)* per%ukitan (0*;/ kmD) dan pesa,ahan (/1*'! kmD) dan se%an)ak ;.B91. ' ('/.''E) digunakan untuk daerah perumahan3pemukiman. #e$ara administratif Kota 2andung %er%atasan dengan daerah ka%upaten3kota lainn)a )aitu 0 1. /. . #e%elah -tara %er%atasan dengan ka%upaten 2andung 2arat. #e%elah 2arat %er%atasan dengan Kota @imahi. #e%elah "imur dan #elatan %er%atasan dengan Ka%upaten 2andung.

Kota 2andung merupakan kota terpadat di 4a,a 2arat* di mana pendudukn)a didominasi oleh etnis #unda* sedangkan etnis 4a,a merupakan penduduk minoritas ter%esar di kota ini di%andingkan etnis lainn)a. (http%&&id.wikipedia.org&wiki&'ota(Bandung) .enduduk Kota 2andung menurut hasil surve) sosial ekonomi daerah (susesda) tahun /00B %erjumlah 0 /.'10.9;/ ji,a dengan luas ,ila)ah 1!.B/9*'0 Ha. (1!B*!B Km / )* sehingga kepadatan pendudukn)a per hektar se%esar 1'' ji,a. Komposisi penduduk ,arga negara asing )ang %erdomisili di Kota 2andung adalah se%esar (. 01 ji,a. 4umlah ,arga negara asing menurut $atatan Kantor Imigrasi 2andung )ang %erdiam tetap di Kota 2andung setiap %ulann)a rata&rata se%esar /.'11 orang* sedangkan jumlah ,arga negara asing )ang %erdiam sementara di Kota 2andung setiap %ulann)a rata&rata se%esar '.;(9 ji,a. http%&&www.bandung.go.id&) *a+sekilas.detail,id+-.)

18

#e%agai salah satu kota %esar di Indonesia* perkem%angan dan pem%angunan Kota 2andung tentu saja %erkaitan dengan jumlah* struktur dan dinamika pendudukn)a* tingkat sosial ekonomi serta luas ,ila)ahn)a. 4umlah penduduk )ang %an)ak memerlukan fasilitas sarana dan prasarana )ang memadai* sehingga semakin %an)ak jumlah penduduk* maka semakin %esar pula ke%utuhan sarana dan prasarana di kota terse%ut. +i sisi lain* tingkat sosial ekonomi dapat mem%entuk ,atak dan kualitas kehidupan penduduk. Kota dengan tingkat sosial ekonomi )ang rendah $enderung dapat menim%ulkan kekumuhan* se%alikn)a kota dengan tingkat sosial ekonomi )ang %aik $enderung akan le%ih teratur. .ada aspek luas ,ila)ah* akan %erkaitan dengan tingkat mo%ilitas dan interaksi antar penduduk. Ketiga hal terse%ut di atas merupakan faktor penting dalam penentuan strategi pem%angunan suatu kota.

+alam sudut pandang terse%ut* Kota 2andung dapat dikatakan pusat aktivitas perekonomian 4a,a 2arat. Kondisi ini men)e%a%kan Kota 2andung menjadi magnet penarik %agi kota&kota disekitarn)a. Kehidupan sehari&hari mas)arakat Kota 2andung telah men)atu dan relatif sulit untuk dapat di%edakan se$ara jelas dengan mas)arakat daerah tetangga. #elain itu* pas$a di%ukan)a akses jalan tol langsung menuju Kota 4akarta* Kota 2andung telah menjadi salah satu tujuan ,isata favorit ,arga 4akarta dan sekitarn)a (4a%odeta%ek) khususn)a di masa akhir pekan. Hal ini %erdampak semakin %esarn)a permintaan khususn)a %arang konsumsi dan jasa di Kota 2andung. 6enurut data resmi* di Kota 2andung terdapat '0 8okasi %il)ar* 1/ lokasi %ioskop* '! lokasi karaoke* /' lokasi pu%* ' lokasi karaoke dan pu%* ' lokasi diskotik* 1( lokasi kela% malam* /; lokasi panti pijat* dan '1 lokasi mesin ketangkasan. 4asa hi%uran malam ini ditungjang dengan %an)ak tempat penginapan )ang tersedia di Kota 2andung. "er$atat ada /B tempat menginap mulai hotel %intang sati sampai ke level 6elati . (http%&&bandungtourism.com&gov(i.php). #e%agai pusat perekonomian 4a,a 2arat dan sekaligus se%agai kota tujuan ,isata dan pendidikan* aktivitas ketenagakerjaan di Kota 2andung pada umumn)a adalah pada sektor jasa dan perdagangan. .ada tahun /00B* !*BE penduduk Kota 2andung %ekerja pada sektor perdagangan* hotel* dan restoran. #e%an)ak /(*9E tenaga kerja Kota 2andung %ekerja di sektor jasa )ang meliputi jasa pemerintahan umum dan s,asta. Aalaupun men)erap tenaga kerja dalam jumlah ter%esar* namun %ila di%andingkan dengan jumlah produksi ekonomi* maka produktivitas tenaga kerja di sektor jasa&jasa jauh le%ih rendah di%andingkan sektor lain)a. Kondisi ini menunjukkan pekerja sektor jasa )ang di dalamn)a meliputi jasa pemerintahan umum dan sosial kemas)arakatan relatif mendapat tingkat pendapatan atau kesejahteraan )ang relatif rendah atau distri%usi pendapatan di sektor ini tidak merata. #elain itu ada kemungkinan sektor jasa&jasa menampung %an)ak tenaga kerja kurang produktif* sehingga ada potensi pengangguran semu $ukup %esar pada sektor ini. +ampak )ang dapat dilihat dari gerak ekonomi Kota 2andung adalah dengan melihat Indeks .em%angunan 6anusia. .ada tahun /00B I.6 Kota 2andung men$apai
19

B;*09* di%entuk oleh indeks kesehatan se%esar ;0*!'* indeks pendidikan se%esar ;9*!0* dan indeks da)a %eli mas)arakat se%esar !(*0(. Indeks tertinggi adalah indek pendidikan )ang semakin mengukuhkan Kota 2andung se%agai salah satu kota pendidikan di Indonesia.( http%&&andriakbar.blogspot.com&/0-0&0-&ekonomi-wilayahsosial-budaya-kota.html). #e%agai se%uah kota )ang menjadi tujuan perpindahan* Kota 2andung mengalami tingkat kepadatan penduduk )ang luar %iasa. .ertum%uhan penduduk merupakan faktor utama )ang mendorong pertum%uhan permukiman* sedang kondisi sosial ekonomi mas)arakat dan kemampuan pengelola kota akan menentukan kualitas pemukiman )ang ter,ujud. Ketidakseim%angan antara pertum%uhan dan pengelolaan se%uah ka,asan mengaki%atkan tum%uhn)a pemukiman kumuh. #e%aran lokasi ka,asan kumuh di Kota 2andung pada tahun /000 menunjukan %ah,a hampir di setiap kelurahan terdapat ka,asan permukiman kumuh* %aik )ang %erstatus kampung kota maupun permukiman liar. 2erdasarkan penelitian )ang dilakukan 2KK2N kota 2andung* sejak krisis moneter tahun 199B )ang selanjutn)a menjadi krisis ekonomi di Kota 2andung telah men)e%a%kan peningkatan jumlah keluarga pra& sejahtera* )aitu dari '.''; KK pada %ulan Agustus 199; menjadi 99!B KK pada %ulan #eptem%er pada tahun )ang sama. ('a$ian Penataan 1umah 'umuh di 'ota Bandung, 'antor 2itbang dengan P3. Mapalus Menggala 4ngineering, /005), sedangkan kondisi pra keluarga sejahtera data tahun /010 di Kota 2andung telah men$apai 11'.1B( kk. 6enurut data ka,asan kumuh di Kota 2andung )ang telah dikeluarkan oleh .uslit%ang .ermukiman* +ep Kimpras,il* terlihat %ah,a hampir di setiap ke$amatan terdapat ka,asan kumuh* %erdasarkan proporsi dan komposisi jumlah keluarga dalam peringkat pra sejahtera di ,ila)ah kota 2andung* peringkat tertinggi adalah Ke$amatan @i$adas (/BE) kemudian disusul Ke$amatan 7egol (/'E) dan Ke$amatan 2andung Kulon (1'E). Kalau melihat se%aran ka,asan kumuh di Kota 2andung mulai menampakan peram%ahan di pinggiran kota* hal ini dapat dimaklumi karena ke$amatan&ke$amatan di 2andung lama sudah sangat jenuh. Ke$amatan )ang meningkat kekumuhan adalah ka,asan %aru )ang di%angun oleh pengem%ang seperti 7an$asari* 2atununggal* dan 6arga$inta. ('a$ian Penataan 1umah 'umuh di 'ota Bandung, 6bid). #e$ara +emografi* Kota 2andung memiliki penduduk )ang $ukup %esar. 6enurut hasil #urvei #osial :konomi +aerah (#useda) tahun /00B jumlah penduduk Kota 2andung adalah /. /9.9/; ji,a dengan per%andingan persentase penduduk laki&laki dan penduduk perempuan adalah '0*B; E dan (9*// E* peningkatan jumlah penduduk )ang terjadi di Kota 2andung ditandai dengan laju pertam%ahan penduduk periode /00!&/00B se%esar 1*B1 persen* sedang pada periode /00B F /00; laju pertum%uhan penduduk meningkat menjadi 1*90 persen. +ari angka jumlah penduduk Kota 2andung selanjutn)a dapat dihitung angka kepadatan penduduk se$ara rata&rata men$apai
20

1(.009 ji,a3Km/* )ang ke%an)akan ur%an hingga mem%entuk lingkungan sosial )ang plural dan multikultur. ?rang&orang dari %eragam asal&usul ini utaman)a %ergiat dalam kerja rutin men$ari peluang hidup di kota. 2erdasarkan hasil #urvei Angkatan Kerja Nasional (#akernas) periode Agustus tahun /00; diketahui %ah,a jumlah penduduk usia kerja ( 1' tahun ke atas ) di Kota 2andung sejumlah 1.;B/./09 ji,a. +ari jumlah terse%ut !0*0! E penduduk termsuk angkatan kerja* sedangkan sisan)a 9*0( E penduduk %ukan angkatan kerja. +ari julah angkatan kerja )ang ada han)a ;(*B E penduduk )ang %ekerja. 6enurut 8aporan +inas "enaga Kerja sekitar 1'.B / penduduk Kota 2andung ter$atat se%agai pen$ari kerja tahun /00 * sedangkan lo,ongan kerja )ang tersedia se%an)ak 1.;B9 orang dengan jumlah penempatan han)a untuk 1.(19 orang saja. 4adi* ,ajar saja jika mun$ul fenomena kemiskinan* gelandangan* pengemis %ahkan anak jalanan )ang %erhimpun dalam kampung kota. 2elum lagi jika kemampuan kerja ini dikaitkan dengan tingkat pendidikan )ang didominasi lulusan #6. dan #6A. Ke%an)akan potensi tenaga kerja ini %erla%uh di sektor manufaktur )aitu %uruh dan %erdagang. Se$entara *er$asala'an la#n .ang sangat %er a$*ak ter'a a* *erlun.a ke%#"akan *erl#n ungan anak # K,ta Ban ung saat #n# a ala' terdapat %er%agai permasalahan serius )ang dialami oleh anak&anak Hal ini terlihat dari hasil penelitian dan pengamatan )ang menunjukkan adan)a ke$enderungan meningkatn)a permasalahan anak. 6isaln)a anak )ang ditelantarkan* diperlakukan salah dan dieksploitasi %aik se$ara ekonomi maupun seksual. #elain itu* perkem%angan mas)arakat )ang semakin kompleks telah mem%erikan pengaruh %uruk terhadap pengasuhan dan pera,atan anak. :ksploitasi anak se$ara ekonomi* kekerasan* penelantaran anak dan %entuk&%entuk pelanggaran lainn)a* %aik jumlah maupun kualitasn)a semakin meningkat. #alah satu kor%an )ang diperlakukan salah dan mengalami ekploitasi ekonomi dan seksual ter%an)ak di Kota 2andung adalah anak jalanan. 6enurut data +inas #osial .ropinsi 4a,a 2arat anak jalanan di Kota 2andung %erjumlah (.;/1 anak peringkat pertama ter%an)ak di 4a,a 2arat. Anak jalanan sendiri diartikan se%agai anak )ang menggunakan se%agian %esar ,aktun)a di jalanan. Anak jalanan menda)agunakan jalan se%agai sum%er mata pen$aharian melalui kegiatan )ang dapat mem%erikan keuntungan uang %agi mereka. Apa%ila dilihat se$ara konsep 7osial "unctioning* ke%eradaan mereka di jalanan merupakan 7ituasional Mal*unctioning karena pada usia anak seperti itu seharusn)a mereka %erada di dalam lingkungan dan perlindungan keluarga. 6ereka menggunakan jalan se%agai area untuk pemenuhan ke%utuhann)a. 6isaln)a untuk %ermain dan men$ari nafkah guna kelanjutan kehidupan. 2entuk kegiatan )ang dilakukan mereka misaln)a %erjualan rokok* koran* mem%ersihkan kendaraan* mengamen dan lainn)a. Konsentrasi kegiatan mereka pada umumn)a di perempatan jalan ra)a dan pasar tradisional.. 7ituasional Mal*unctioning ini menurut H. +edem 7u$hlia (pemerhati anak) %ila di%iarkan kemungkinan %esar akan mengganggu fungsi dan peran ,arga lainn)a serta tatanan kehidupan mas)arakat se$ara le%ih luas. Apalagi pekem%angan permasalahan Anak jalanan %aik se$ara kuantitatif maupun kualitatif semakin meningkat. #e$ara kualitas menunjukkan permasalahan )ang dialami Anak jalanan semakin kompleks.
21

6ereka menjadi kor%an kekerasan* koran eksploitasi seksual dan terli%at tindakan kriminal serta per%uatan asosial lainn)a* >aktor pen)e%a% tim%uln)a permasalahan anak jalanan ini juga menurut H. +edem 7u$hlia sangat kompleks* saling terkait dan saling pengaruh mempengaruhi. Kemiskinan keluarga* ketidaktahuan orangtua dan ketidakharmonisan keluarga mengaki%atkan interaksi ketiga faktor terse%ut menjadi faktor pen)e%a% tim%uln)a masalah Anak jalanan )ang sulit diurai ujung pangkaln)a. =?leh karena itu* penanganan masalah ini memerlukan upa)a komprehensif dan integrated se$ara profesional serta sentuhan empati dan altruisme )ang tinggi. #edangkan 9uru 2esar di 2agian Ilmu Kesehatan Anak >K -npad* H. #am%as Airadisuria %erpendapat %ah,a meskipun %an)ak orang per$a)a %ah,a kemiskinan adalah faktor utama )ang mendorong anak %ekerja dan hidup di jalanan. "etapi data dari literatur )ang ada menunjukkan %ah,a ,alaupun kemiskinan adalah faktor )ang penting* namun %ukan satu&satun)a )ang men)e%a%kan anak&anak hidup dan men$ari nafkah di jalan. Karena profil dan se%a% terjadin)a anak jalanan* khususn)a di Kota 2andung sangat heterogen dan %ervariasi. =>aktor&faktor utama )ang mem%uat keluarga dan anak %erpisah dan terkadang mem%iarkan anakn)a untuk mandiri adalah faktor sosio&ekonomi makro* %erkurangn)a modal sosial dalam mas)arakat* kekerasan dalam rumah tangga* kejadian traumatik* sektor ekonomi informal di daerah perkotaan dan ke%eradaan su%kultur jalanan.

D. Ka"#an Tekn#s

Ada dua hal utama disajikan dalam kajian teknis ini. .ertama* mengenai gam%aran permasalahan perlindungan anak di Kota 2andung. Kedua* mengenai model penanganan )ang disarankan untuk dikem%angkan dalam .erda. /. Per$asala'an Perl#n ungan Anak # K,ta Ban ung 2atasan penting )ang harus ditegaskan di a,al adalah %ah,a $akupan masalah perlindungan anak meliputi segala %entuk kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* penelantaran* serta diskriminasi terhadap anak. #e$ara umum* semua masalah terse%ut dapat mengan$am semua anak )ang %erada dalam situasi hidup )ang rentan karena %er%agai alasan. "ermasuk dalam hal ini adalah juga anak&anak )ang dalam Konvensi Hak Anak dimasukkan dalam kategori kelompok anak )ang mem%utuhkan upa)a&upa)a perlindungan khusus. 2erikut ini adalah gam%aran sejumlah masalah perlindungan anak )ang ada di Kota 2andung )ang ditulis %erdasarkan temuan lapangan dan %e%erapa penelitian serta kajian )ang telah dilakukan oleh sejumlah lem%aga la)anan )ang ada di Kota 2andung. a. Kekerasan pada anak11

+ata dikumpulkan 8ingkar .erlindungan Anak dan 2..K2 Kota 2andung tahun /011

22

i. ii.

2erdasarkan data 5isum 7#. 2ha)angkara pada tahun /009 terdapat (0 anak menjadi kor%an kasus kekerasan dalam rumah tangga (K+7"). Ga)asan 4ari pada tahun /00; menangani se%an)ak 10! kasus kekerasan* '/ kor%an diantaran)a adalah anak* tahun /009 terdapat 10; kasus '; kor%an adalah anak sedangkan tahun /010 terdapat 90 kasus* !1 kor%an adalah anak. Kasus anak )ang ditangani oleh -." ./"./A Kota 2andung pada tahun /010 mengalami peningkatan 100 E di%andingkan dengan tahun se%elumn)a. Hasil pemantauan media )ang dilakukan oleh 8.A 4a,a 2arat selama tahun /009 untuk kasus kekerasan terhadap anak di 4a,a 2arat termasuk di Kota 2andung* ditemukan sekitar !;0 kasus kekerasan* di mana sekitar '1 E diantaran)a adalah kekerasan seksual. 2elasan anak panti asuhan diduga telah menjadi kor%an pen$a%ulan dari pengurus panti asuhan (detik.$om /010) #elama 4anuari & 4uni /010 8.A 4a%ar sudah menerima '0 pengaduan kasus kekerasan terhadap anak. #e%agian %esar merupakan kasus penelantaran anak )ang dise%a%kan oleh per$eraian orang tuan)a. Ga)asan 6as)arakat #ehat (G6#) dan Ga)asan Komite Anti .emiskinan (KA.) Indonesia men$atat le%ih dari '0 E anak )ang dila$urkan pernah mengalami kekerasan seksual se%elum mereka masuk ke dunia pela$uran. Ga)asan 2ahtera menemukan fakta dilapangan %ah,a kekerasan juga %an)ak dijumpai pada kalangan anak jalanan* #e%an)ak 1(' anak mengalami %er%agai %entuk kekerasan seperti1 menjadi kor%an sodomi* pemerasan dan pemalakan dari orang de,asa di jalanan serta pele$ehan seksual )ang menimpa anak&anak jalanan perempuan. 2erdasarkan hasil #urvei #osial :konomi +aerah (#useda) /00!* ter$atat jumlah pekerja anak di #entra Industri Alas Kaki @i%adu)ut pada tahun /00! se%an)ak B00 orang )ang %erusia antara 10 sampai dengan 1; tahun. +ata #useda /00B* diperkirakan jumlah %uruh anak di Kota 2andung men$apai !*/( E dari jumlah anak usia 10&1; tahun atau sekitar //.!(' orang. +inas #osial men$atat terdapat sekitar (.;(1 orang anak hidup dan %ekerja dijalanan Kota 2andung dan ke$enderungann)a semakin meningkat jumlahn)a dari tahun ke tahun (data +inas #osial /010) Hampir 9' E anak jalanan perempuan masih tinggal dengan orang tuan)a dan ! E diantaran)a telah menjadi anak jalanan semenjak usia 0&! tahun (%aseline #ave the @hildren /010).

iii.

iv.

v. vi.

vii.

viii.

%. :kploitasi/ i.

ii.

iii.

iv.

23

v.

2erdasarkan data dampingan Ga)asan 2ahtera pada tahun /0103/011 terdapat sekitar 'B E anak jalanan perempuan di Kota 2andung )ang drop out sekolah pada semua tingkatan sekolah (#+* #6.* #6A). #ampai tahun /011* 8AHA %erhasil menjangkau 1./0' pekerja rumah tangga anak (.7"A) di Kota 2andung* dengan situasi se%agai %erikut0 (9E %erasal dari Kota 2andung* "ingkat pendidikan dari .7"A )ang mendapat la)anan paling %an)ak adalah '(E tamat #6. dan E tamat #+ ;' E anak kerja diatas ( jam sehari

vi.

vii.

#elama 6ei /010&6ei /011* data G6# dan KA. menunjukkan terdapat le%ih dari /!0 anak )ang telah teridentifikasi se%agai anak )ang dila$urkan* usia termuda )ang ditemukan adalah 1/ tahun. +iperkirakan jumlah mereka %ertam%ah setiap tahunn)a. Ketidak mampuan keluarga dalammengasuh dan melindungi anak dan ketiadaan %antuan pemerintah terhadap keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak serta marakn)a %isnis hi%uran telah ikut mendorong meningkatn)a ke%utuhan terhadap anak )ang dila$urkan di Kota 2andung. +engan situsi se%agai %erikut0 B; E anak putus sekolah. '; E anak %ekerja langsung terjerat :#KA (eksploitasi seksual komersial anak)* dan sekitar 1BE se%elum terjerat :#KA dipekerjakan terle%ih dahulu di tempat hi%uran.

viii.

Ga)asan 2ahtera telah %ekerja untuk pemulangan* reha%ilitasi dan reintegrasi anak&anak )ang menjadi kor%an trafiking di Kota 2andung sejak tahun 199; sampai sekarang. +alam kurun ,aktu terse%ut anak& anak )ang %erasal dari komunitas miskin padat di perkotaan dan anak& anak )ang %erada di jalanan adalah kor%an ter%an)ak dari kasus trafiking di Kota 2andung. +alam perkem%angan terkini* kota 2andung )ang a,aln)a adalah daerah transit untuk kasus trafiking anak* telah menunjukan ke$enderungan menjadi daerah pengirim. .ada tahun /011 saja .olresta%es Kota 2andung menangani 11 anak )ang %erasal dari Kota 2andung )ang menjadi kor%an trafiking ke .ekan%aru. .ermasalahan lain )ang tak kalah memprihatinkann)a adalah anak&anak )ang %erkonflik dengan hukum (A2H) )ang akhir&akhir ini meningkat tinggi. 4ika pada tahun /00! jumlah A2H han)a se%an)ak B' orang anak* maka pada tahun /00B menjadi se%an)ak 9 anak dan meningkat lagi pada tahun /00; menjadi 11' anak. Kasus )ang paling %an)ak dilakukan anak&anak adalah kasus pen$urian* sedangkan kasus )ang paling %an)ak meli%atkan anak&anak terjadi pada kasus melanggar keterti%an umum (ta,uran* geng motor* ds%). .resentase angka penahanan terhadap AKH pada tahun /00B (4anuari&?kto%er) di ,ila)ah hukum .engadilan Negeri 2andung men$apai 9'E. Hal ini meningkat
24

iH.

H.

jika di%andingkan dengan tahun /00! )ang men$apai ;'E (kajian Kota 8a)ak anak di Kota 2andung* /009 oleh Kementrian .em%erda)aan .erempuan dan .erlindungan Anak).

0. Pengenalan Pen.e%a% #ejauh ini %elum ditemukan adan)a studi mendalam )ang dilakukan untuk mengetahui se$ara spesifik kontri%usi dan keterkaitan %er%agai faktor terhadap kemun$ulan masalah&masalah perlindungan anak di kota 2andung se%agaimana dipaparkan di atas. Informasi mengenai hal terse%ut* )ang menjadi landasan kajian ini diperoleh dari data %er%agai lem%aga )ang selama ini terli%at penanganan maupun kajian. 2erikut ini %e%erapa situasi dan kondisi )ang mun$ul dan didefinisikan se%agai faktor )ang meningkatkan resiko atau men)e%a%kan anak mengalami masalah& masalah terse%ut0 Anak keluar atau ada di luar la)anan pendidikan karena tidak atau tidak mampu mengakses la)anan pendidikan Ke%utuhan %ia)a hidup anak .engaruh3ajakan teman untuk melakukan hal %eresiko .engaruh dan dorongan ga)a hidup konsumtif Kurangn)a upa)a pendidikan terstruktur mengenai keterampilan hidup )ang terkait dengan pengem%angan kepri%adian dan keterampilan sosial anak Kontak dengan jaringan pelaku eksploitasi 8emahn)a perhatian dari orangtua 8emahn)a pemahaman3kemampuan orangtua3keluarga akan pengasuhan dan perlindungan anak* termasuk ketika anak memiliki ke%utuhan khusus ?rangtua3pengasuh )ang terpaksa menjadikan anak se%agai kontri%utor penghasilan keluarga 8emahn)a kepedulian antar ,arga di lingkungan sekitar anak dan keluarga anak "er%atasn)a pemahaman mas)arakat terhadap masalah perlindungan anak dan situasi resiko )ang ada di sekitar anak. .emisahan anak se$ara tidak perlu dari lingkungan pengasuhan keluarga .emanfataan se$ara negatif kemajuan dan kemudahan akses teknologi informasi

25

Kemudahan jaringan pelaku eksploitasi seksual komersial dalam %eroperasi 6asih terdapatn)a kelemahan dalam sistem kependudukan sehingga usia anak dapat dimanipulasi administrasi

"inggin)a permintaan tenaga anak dalam %isnis hi%uran dan la)anan seksual "inggin)a permintaan tenaga anak untuk dipekerjakan se%agai pem%antu rumah tangga atau sektor informal lainn)a Kurang efektifn)a pengendalian migrasi pen$ari kerja ke kota 2andung 8emahn)a penga,asan terhadap %isnis hi%uran )ang %erpotensi meli%atkan anak dalam pekerjaan eksploitaif dan %er%aha)a 8emahn)a penga,asan terhadap kalangan pelaku %isnis3industri informal atau rumahan )ang %erpotensi meli%atkan anak dalam pekerjaan eksploitaif dan %er%aha)a Keter%atasan ruang fisik3pu%lik di lingkungan tempat tinggal untuk kegiatan anak di luar ,aktu sekolah 6asih %elum konsistenn)a penegakan hukum terhadap kasus&kasus perlindungan anak .endekatan )ang %elum %erperspektif hak asasi anak dalam pen)elenggaraan sejumlah la)anan perlindungan anak* termasuk dalam pen)iapan fasilitas dan kualitas tenaga pelaksana la)anann)a. "ak adan)a mekanisme pemantauan* pelaporan* pen$atatan* dan penanganan kasus perlindungan anak mulai dari tingkat mas)arakat )ang se$ara konsisten diterapkan dan dapat dilakukan atau diakses mas)arakat* keluarga* dan anak. 6inimn)a upa)a deteksi dan intervensi dini terhadap resiko kemun$ulan masalah perlindungan anak "er%atasn)a jumlah keluarga )ang dapat dila)ani atau mengakses la)anan peningkatan kemampuan keluarga Kemiskinan keluarga dan faktor&faktor )ang terkait dengan ter%atasn)a pilihan atau tak tersedian)a atau tak memadain)a sum%er penghasilan keluarga.

#etiap kasus masalah perlindungan anak tentun)a diaki%atkan oleh kom%inasi sejumlah faktor* dan se%alikn)a setiap faktor pen)e%a% %isa %erkontri%usi terhadap kemun$ulan %e%erapa kasus %er%eda. #ekalipun %elum dilakukan pengujian se$ara akademis* hu%ungan se%a%&aki%at dan keterkaitan antar faktor terse%ut sesungguhn)a telah dikenali pola umumn)a untuk setiap jenis masalah. #ehingga dapat dikatakan %ah,a hampir semua kasus atau masalah perlindungan anak terjadi se$ara sistemik* %ukan se$ara insidental. ?leh karena itu* penanganann)a pun sela)akn)a dilakukan dengan pendekatan )ang sistemik pula.
26

1. Strateg# an M, el Penanganan #ejumlah upa)a telah dilakukan oleh pemerintah dan mas)arakat Kota 2andung untuk merespon %eragam permasalahan terse%ut di atas. Namun %er%agai upa)a terse%ut tampakn)a tak mampu mengim%angi dinamika perkem%angan %er%agai faktor resiko )ang meningkat dengan $epat sejalan dengan dinamika ekonomi& sosial&%uda)a di Kota 2andung dalam %e%erapa tahun %elakangan. 2an)ak faktor memang %isa ditunjuk se%agai pen)e%a%n)a. Namun dari sisi strategi dan model penanganan )ang ada* %e%erapa hal %erikut ini dapat menjelaskan kurang efektifn)a upa)a&upa)a terse%ut. a. +,kus Pa a Res*,n( Kurang Pen2ega'an an Pr,$,s# Se2ara Terukur +alam area perlindungan anak* strategi penanganan )ang paling dominan dilakukan oleh %er%agai lem%aga di Kota 2andung saat ini umumn)a %erada di fase penanggulangan* merespon ketika masalah telah terjadi. .enerti%an anak jalanan* pendampingan anak jalanan* penerti%an pen)andang masalah kesejahteraan sosial* reha%ilitasi* men)elamatkan dan memulangkan anak dari jeratan eksploitasi seksual komersial* ds%. 2ahkan terakhir* alokasi dana dalam jumlah %esar diarahkan untuk mem%angun pusat fasilitas pela)anan reha%ilitasi anak )ang dikategorikan pen)andang sosial. .enanganan isu perlindungan anak se$ara tradisional seperti demikian* )ang menggunakan pendekatan )ang ter%atas atau han)a %erfokus pada isu misaln)a terfokus pada isu anak jalanan* isu anak )ang %erkonflik dengan hukum* isu ekploitasi terhadap anak* ter%ukti tidak efektif dan efesien karena sesungguhn)a akar masalah perlindungan anak %ersum%er pada ketidakmampuan keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak ditam%ah dengan %elum optimaln)a peranan negara dalam mem%erda)akan keluarga )ang tidak mampu mengasuh dan melindungi anak. #udah saatn)a untuk mem%erikan %o%ot le%ih pada upa)a&upa)a )ang %ersifat penguatan mas)arakat dalam menangkal masalah atau melakukan pen$egahan dini di lingkungan mas)arakat )ang memiliki resiko tinggi terhadap terjadin)a kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran* )ang selama ini dapat dikatakan kurang mendapat perhatian. .adahal* tanpa mengesampingkan pentingn)a la)anan reha%ilitasi* ketika seorang anak telah menjadi kor%an kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi atau penelantaran* maka pemulihann)a %ukanlah hal )ang mudah* terutama %ila )ang terluka adalah aspek mental* emosi* sosial* dan moraln)a. ?leh karena itu* penguatan mas)arakat dan upa)a pen$egahan semestin)a mendapat perhatian le%ih %esar. %. Penanganan .ang Bers#-at D#sk,nt#nu an Tak K,$*re'ens#Anak )ang menjadi kor%an kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi atau penelantaran umumn)a mengalami masalah )ang %ersifat multi&dimensi* )aitu fisik* mental* dan sering juga ditam%ah dengan dimensi sosial* legal* ekonomi dan spiritual atau moral. 2an)ak la)anan )ang di%erikan kepada mereka masih %ersifat sepenggal&sepenggal* atau han)a terfokus pada satu&dua aspek. Aki%atn)a* anak gagal pulih dan masalahn)a pun dapat terulang kem%ali.

27

6asalah ini juga terjadi karena %an)ak lem%aga pela)anan tak memiliki ke$ukupan kemampuan untuk men)elenggarakan la)anan se$ara tuntas dan komprehensif karena keter%atasan sum%erda)a. 2. T# ak Ter#ntegras# an Kurang S#nkr,n#sas# Antar L#n# an Sekt,r -pa)a .emerintah Kota 2andung untuk mengintegrasikan pen)elenggaraan la)anan perlindungan anak antara lain melalui .usat .ela)anan "erpadu .erlindungan .erempuan I Anak (./"./A) masih %elum mampu menja,a% ke%utuhan la)anan )ang ada. 2er%agai lem%aga la)anan )ang ada masih $enderung %ekerja se$ara sendiri&sendiri dan %elum mele%urkan diri se$ara penuh dalam sistem la)anan )ang le%ih terpadu )ang %ersifat lintas sektor dan lini la)anan. Kendala utama %ersum%er dati keter%atasan sum%er da)a )ang dialokasikan untuk menjalankan seluruh mandat ./"./A se$ara penuh. . Penanganan Tak Ber*ers*ekt#- Anak 2an)ak ditemukan pen)elenggaraan la)anan terhadap anak )ang dilakukan dalam sistem3mekanisme pela)anan )ang %ersifat umum )ang %iasan)a disesuaikan dengan standar ke%utuhan atau perlakuan terhadap orang de,asa. Aki%atn)a* %an)ak kondisi spesifik )ang terkait dengan karakteristik masa perkem%angan anak dan ke%utuhan khusus anak tak dipertim%angkan. +alam %an)ak kasus* situasi ini %ahkan %eraki%at menjadi pengalaman %uruk lanjutan %agi anak )ang dila)ani. 6en$ermati kondisi&kondisi pada kedua permasalahan terse%ut* maka tak ada pilihan lain %agi Kota 2andung selain dari segera mengem%angkan kerangka normatif )ang dapat mendorong ter%angunn)a suatu sistem pen)elenggaraan perlindungan (J) anak )ang mampu meredam perkem%angan masalah melalui penguatan kemampuan keluarga dan mas)arakat1 men$egah sejak dini resiko kemun$ulan masalah1 dan mengem%angkan la)anan penanggulangan )ang komprehensif dan terintegrasi.

III.

POKOK3POKOK MATERI4MUATAN

A. Ketentuan U$u$ Anak Adalah setiap orang )ang %elum men$apai usia 1; (delapan %elas) tahun* termasuk )ang masih %erada dalam kandungan. Hak3 Adalah pedoman utama setiap upa)a pemenuhan hak anak se%agaimana din)atakan dalam Konvensi Hak Anak* )ang terdiri dari0 Kepentingan ter%aik untuk anak .emenuhan Hak Hidup* "um%uh&kem%ang* dan
28

Pr#ns#*3*r#ns#* 'ak Anak

kelangsungan hidup anak Non&diskriminatif .artisipatif* menghargai pendapat anak

Ke5a"#%an #e%agai pengem%an ke,aji%an* pemerintah memiliki Pe$er#nta' ala$ ke,aji%an untuk0 Pe$enu'an Hak Anak K Meng',r$at#( )aitu ke,aji%an untuk menghormati dan tidak mengganggu* se$ara langsung atau tidak* anak dalam mendapatkan hak&hakn)a1 K Mel#n ung#( )aitu ke,aji%an untuk men$egah pihak lain mengganggu3menghalangi anak dalam mendapatkan hak K Me$enu'#( )ang terdiri dari / pengertian* )aitu0 F +as#l#tas# ke,aji%an untuk mengam%il tindakan legislatif* administratif* keuangan* hukum* dan upa)a lain untuk mendukung pemenuhan hak anak* termasuk upa)a *r,$,s# dan men)e%arluaskan pemahaman atas hak anak. F Men.e #akan ke,aji%an untuk se$ara langsung men)ediakan dukungan atau la)anan untuk pemenuhan hak anak Perl#n ungan Anak Adalah setiap upa)a )ang dilakukan untuk men$egah dan menangani terjadin)a segala %entuk tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* penelantaran* dan diskriminasi terhadap anak. Adalah setiap kejadian )ang dialami individual atau kelompok anak )ang di dalamn)a terdapat unsur atau men)e%a%kan anak mengalami tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran. 6asalah perlindungan anak dapat terjadi dalam <situasi normal= seperti di lingkungan keluarga* pendidikan* atau pergaulan anak1 atau dalam situasi terpisah dari lingkungan pengasuhan orangtua3keluargan)a* atau %erada dalam situasi hidup tertentu )ang di dalam pem%ahasan mengenai isi KHA dise%utkan se%agai mem%utuhkan upa)a perlindungan khusus* seperti ketika %erada dalam situasi darurat pengungsian aki%at konflik %ersenjata atau %en$ana1 ketika anak %erhadapan dengan hukum1 ketika anak menjadi kor%an eksploitasi ekonomi* seksual* pen)alahgunaan NA.LA* pen$ulikan dan trafiking1 atau ketika mengalami perlakuan diskriminatif karena menjadi %agian dari kelompok minoritas atau komunitas adat tertentu. Adalah setiap tindakan )ang dilakukan se$ara sengaja dengan menggunakan kekuatan atau tenaga fisik* %aik
29

Masala' Perl#n ungan Anak

Kekerasan +#s#k

dalam %entuk an$aman ataupun tindakan n)ata* terhadap anak )ang mengaki%atkan atau diperkirakan dapat men)e%a%kan $edera* luka* kematian* <luka= psikis* gangguan atau pen)impangan perkem%angan atau pertum%uhan. +alam %e%erapa definisi* termasuk juga pem%erian %e%an tugas )ang melampaui kemampuan normal anak untuk menanggungn)a (diadaptasi dari berbagai sumber) Penelantaran Adalah tindakan penga%aian pemenuhan ke%utuhan dasar dan pengasuhan* pera,atan I pemeliharaan sehingga mengganggu atau mengham%at tum%uh& kem%ang anak* termasuk mem%iarkan anak dalam situasi %aha)a. Adalah setiap pengli%atan anak se$ara sengaja dalam kegiatan&kegiatan )ang dapat merugikan kesejahteraan dan tum%uh&kem%ang anak atau mem%aha)akan keselamatan anak untuk tujuan mem%uat orang lain dapat memperoleh manfaat ekonomi* seksual* sosial* atau juga politik. (disimpulkan dari berbagai sumber) Adalah eksploitasi anak untuk tujuan mendapatkan manfaat %ernilai ekonomi (keuangan). +i dalamn)a termasuk0 pekerja anak* anak )ang dipekerjakan di jalan* pekerja rumahtangga anak* dll.

Eks*l,#tas# Anak

Eks*l,#tas# Ek,n,$#

Bentuk3%entuk +isingkat 22."A* %agian dari eksploitasi ekonomi* Peker"aan Ter%uruk adalah kategori jenis pekerjaan )ang dinilai paling %ag# Anak mem%aha)akan atau paling merusak %agi kelangsungan hidup* keselamatan* tum%uh&kem%ang* dan kesejahteraan anak. Konvensi I8? No. 1;/ tahun 1999* )ang telah diratifikasi dan diundangkan oleh pemerintah 7I dalam -ndang&-ndang No. 01 "ahun /000* men)atakan ( kategori pekerjaan se%agai 22."A (!orst "orm 8* #hild 2abour). .asal B( -- No 1 "ahun /00 tentang Ketenagakerjaan. Keputusan .residen Nomor '9 "ahun /00/ tentang 7en$ana Aksi Nasional .enghapusan 2entuk&%entuk .ekerjaan "er%uruk -ntuk Anak. Keputusan 6enteri "enaga Kerja I "ransmigrasi Nomor0 K:.. / ' 36:N3/00 tentang 4enis & 4enis .ekerjaan Gang 6em%aha)akan Kesehatan* Keselamatan Atau 6oral Anak. .ermendagri No. !3/009 tentang .edoman .em%entukan Komite Aksi +aerah* .enetapan 7en$ana Aksi +aerah* +an .em%erda)aan 6as)arakat dalam .enghapusan 2entuk&2entuk .ekerjaan "er%uruk untuk Anak.
30

Eks*l,#tas# Seksual

Adalah %entuk eksploitasi anak untuk tujuan mendapatkan manfaat seksual* )ang didalamn)a n)ata terdapat unsur kekerasan seksual terhadap anak. +alam %an)ak situasi* juga meli%atkan tujuan eksploitasi ekonomi misaln)a ketika anak dila$urkan atau produksi pornografi. Adalah tindak pidana )ang mengandung unsur&unsur tindakan tindakan perekrutan* pengangkutan* penampungan* pengiriman* pemindahan* atau penerimaan seseorang dengan an$aman kekerasan* penggunaan kekerasan* pen$ulikan* pen)ekapan* pemalsuan* penipuan* pen)alahgunaan kekuasaan atau posisi rentan* penjeratan utang atau mem%eri %a)aran atau manfaat* sehingga memperoleh persetujuan dari orang )ang memegang kendali atas orang lain terse%ut* %aik )ang dilakukan di dalam negara maupun antar negara* untuk tujuan eksploitasi atau mengaki%atkan orang tereksploitasi. +alam perspektif hak anak* unsur persetujuan anak tidak dapat dijadikan pemakluman. "rafiking merupakan situasi %uruk )ang dialami anak )ang didalamn)a seringkali meli%atkan seluruh %entuk kekerasan dan penelantaran terhadap anak. Adalah dokumen hukum )ang menjamin pengakuan atas indentitas dan status ke,arganegaraan anak )ang diter%itkan oleh dan menjadi ke,aji%an Negara untuk segera men)ediakann)a kepada setiap anak )ang terlahir. Atau sering dise%ut juga <Anak "anpa .engasuhan ?rangtua=* adalah anak )ang karena suatu se%a% tidak lagi %erada dalam pengasuhan atau terpisah orangtua3,alin)a )ang sah se$ara hukum maupun adat. an Adalah upa)a sistematis untuk mela$ak ke%eradaan orangtua3keluarga dari anak )ang terpisah dan men)atukan kem%ali anak dengan orangtua3keluargan)a terse%ut.

Tra-#k#ng( Per agangan Orang4anak

Akta Kela'#ran

Anak Ter*#sa'

Penelusuran Reun#-#kas#

La.anan Pe$ul#'an +ise%ut juga la)anan reha%ilitasi* adalah kelompok %ag# Anak jenis la)anan )ang ditujukan untuk memulihkan kerugian3dampak )ang dialami oleh anak )ang menjadi kor%an masalah perlindungan anak (kekerasan* perlakukan salah* eksploitasi* penelantaran)* )ang meliputi la)anan medis* psiko& sosial* hukum dan termasuk juga ganti&rugi. La.anan Re#ntegras# Adalah la)anan )ang meliputi pengem%alian* %ag# Anak pen)atuan kem%ali* dan dukungan proses adaptasi
31

kem%ali anak ke lingkungan keluarga3pengasuhann)a semula. Anak Ber'a a*an Huku$ .ang Adalah anak )ang telah men$apai usia 1/ (dua%elas) engan tahun tapi %elum men$apai usia 1; (delapan %elas) tahun )ang diduga* disangka* didak,a* atau dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana1 atau )ang menjadi kor%an tindak pidana atau melihat dan3atau mendengar sendiri terjadin)a suatu tindak pidana.

Kerentanan Anak ! Adalah kondisi anak dan3atau keluarga )ang Keluarga men)e%a%kan anak %erada dalam situasi %eresiko tinggi untuk mengalami %entuk tertentu dari tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* atau penelantaran. Penge$%angan Part#s#*as# Anak Adalah upa)a&upa)a )ang dilakukan untuk mengem%angkan kemampuan anak untuk terli%at dalam %er%agai proses sosial di lingkungan mas)arakatn)a* termasuk dalam pem%uatan keputusan dan ke%ijakan )ang %erdampak terhadap kehidupan mereka. -pa)a pengem%angan kemampuan anak ini dilakukan se%agai %agian dari upa)a mem%angun faktor pelindung pada diri anak* sehingga mampu men$egah atau menghindarkann)a dari situasi pelanggaran terhadap hak&hakn)a.

B. Mater# P,k,k Yang Akan D#atur

/. Tu"uan *en.elenggaraan *erl#n ungan anak .en)elenggaraan perlindungan anak dilakukan untuk menjamin terselenggaran)a upa)a&upa)a )ang efektif se$ara sistematis* terintegrasi* dan %erkesinam%ungan )ang di%utuhkan untuk mem%angun kemampuan lem%aga& lem%aga pemerintah dan mas)arakat kota 2andung dalam0 a. men$egah terjadin)a %er%agai %entuk tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran terhadap anak1 %. mengenali situasi %eresiko dan melakukan intervensi dini terhadap kemun$ulan %er%agai %entuk tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran terhadap anak1 dan $. merespon se$ara tepat dan $epat terhadap masalah perlindungan anak )ang mun$ul* termasuk dalam pen)elenggaraan la)anan pemulihan fisik dan psikologis serta reintegrasi sosial di dalam lingkungan )ang mendukung kesehatan anak serta menjaga harga diri dan marta%at anak. 0. L#ngku* Pen.elenggaraan Perl#n ungan Anak
32

-pa)a pen)elenggaraan perlindungan anak di kota 2andung meliputi hal&hal )ang %ersifat pen$egahan* deteksi dan intervensi dini* dan tindakan penanggulangan untuk memenuhi hak anak atas perlindungan dari segala %entuk tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* penelantaran* dan diskriminasi. "ermasuk di dalamn)a men$egah atau menindak pihak&pihak )ang mengganggu atau menghalangi anak dalam mendapatkan atau menikmati hak& hak asasin)a )ang lain. 1. Pr#ns#* Pe$an u Pen.elenggaraan Perl#n ungan Anak .en)elenggaraan perlindungan anak dilandasi pemikiran %ah,a masa anak adalah masa pem%elajaran dan pem%entukan menuju kematangan atau pen$apaian status de,asa* dan %ah,a setiap pengalaman dan perlakuan )ang terjadi akan mempengaruhi proses terse%ut. ?leh karena itu* untuk melindungi kualitas proses terse%ut* maka empat prinsip pemandu se%agaimana din)atakan dalam Konvensi Hak Anak harus menjadi %agian dari setiap upa)a .en)elenggaraan .erlindungan Anak dan perlu dituangkan se$ara jelas arti tiap prinsip dan kaitan antara tiap prinsip dengan isu hak anak lainn)a sesuai logika konvensi. a. .rinsip Kepentingan ter%aik untuk anak. 2ah,a di dalam setiap keputusan )ang diam%il atau perlakuan atau tindakan )ang ditujukan terhadap anak maka pertim%angan utaman)a adalah demi kepentingan ter%aik untuk anak. Ini %erlaku dalam pem%uatan ke%ijakan pemerintah ( langkah&langkah legislasi* administrative atau program )* dan perlu mendapat perhatian khusus dalam setiap keputusan )ang %erdampak pada pemisahan anak dari pengasuhan orangtua3keluarga* ketika pemerintah menjalankan ke,aji%an mem%antu keluarga )ang tidak mampu dalam mengasuh3melindungi anak* pelaksanaan adopsi* pelaksanaan peradilan anak* atau dalam penanganan pengungsi anak. %. .rinsip .emenuhan Hak Hidup* "um%uh&kem%ang* dan Kelangsungan Hidup Anak 2ah,a di dalam setiap keputusan )ang diam%il atau perlakuan atau tindakan )ang ditujukan terhadap anak merupakan %agian dari atau meli%atkan juga upa)a sungguh&sungguh untuk semaksimal mungkin menjamin kelangsungan hidup dan tum%uh&kem%ang anak se$ara penuh* %aik aspek fisik* mental* sosial* dan moral. +an %ah,a hal )ang diputuskan atau dilakukan terse%ut tidak mengaki%atkan terganggun)a atau terhalangin)a perkem%angan seluruh aspek atau salah satu aspek tum%uh&kem%ang anak. $. .rinsip Non&diskriminatif 2ah,a setiap keputusan )ang diam%il atau perlakuan atau tindakan )ang ditujukan terhadap anak ditetapkan atau dijalankan tanpa adan)a pertim%angan diskriminatif karena latar %elakang jenis kelamin anak1 ke$atatan atau per%edaan kondisi fisik dan mental anak1 agama* etnisitas* ke%angsaan* kemampuan ekonomi* kelas sosial* atau pandangan politis anak dan orangtua3pengasuh anak1 termasuk juga
33

perlakuan diskriminatif aki%at pandangan salah dan stigmatisasi )ang %erkem%ang di mas)arakat untuk anak&anak )ang %erada dalam situasi khusus seperti kor%an kekerasan* eksploitasi seksual* %erkonflik dengan hukum* terinfeksi HI53AI+s* dll. 2ah,a upa)a khusus perlu dilakukan untuk memastikan anak&anak )ang rentan mengalami perlakuan diskriminatif karena menjadi kor%an masalah perlindungan anak di atas tetap memiliki kesempatan )ang sama untuk mengakses pemenuhan hak&hakn)a. d. .rinsip 6enghargai .endapat Anak 2ah,a di dalam setiap keputusan )ang diam%il atau perlakuan atau tindakan )ang ditujukan terhadap anak* sedapat mungkin disertai dengan pertim%angan atas pandangan atau pendapat )ang disampaikan oleh anak sesuai dengan tingkat kematangan usian)a. Anak adalah aktor penting dalam pen)elenggaraan perlindungan anak* sehingga perlu dikem%angkan upa)a untuk mem%angun faktor pelindung pada diri anak* sehingga mampu men$egah atau menghindarkann)a dari situasi pelanggaran terhadap hak&hakn)a. 6. Bentuk3%entuk Masala' *erl#n ungan anak k,ta Ban ung 6asalah perlindungan anak )ang ada di Kota 2andung )ang telah terindentifikasi atau diantisipasi kemun$ulann)a terutama adalah0 a. Kekerasan I perlakuan salah terhadap anak di)akini mengan$am keselamatan* kesehatan* serta perkem%angan fisik* mental dan moral anak&anak )ang %erada dalam pengasuhan di luar lingkungan rumahn)a orangtua3keluarga1 anak )ang hidup dan %ekerja di jalan1 anak )ang menjadi kor%an semua %entuk eksploitasi seksual anak1 anak )ang dipekerjakan se%agai pem%antu rumah tangga1 anak )ang %erkonflik dengan hukum1 anak dengan kemampuan %er%eda (difa%el)1 %. 2entuk&%entuk eksploitasi di mana anak dipekerjakan atau dimanfaatkan dengan $ara dan atau dalam situasi )ang mem%aha)akan keselamatan dan kesehatan anak* pem%atasan atau penghilangan kesempatan anak mengakses hak&hak dan ()ang) %eresiko mengganggu atau mengham%at pertum%uhan dan perkem%angann)a se$ara perkem%angan fisik* mental dan moral* )ang %an)ak dialami oleh anak& anak )ang %ekerja di jalanan1 pekerja anak1 anak )ang dipekerjakan di industri sepatu atau industri lain )ang %er%aha)a %agi anak1 anak )ang menjadi kor%an tindak pidana perdagangan orang1 anak )ang menjadi kor%an atau dili%atkan dalam usaha la)anan seksual* termasuk pornografi dan pornoaksi1 anak )ang menjadi kor%an atau dili%atkan dalam pen)alahgunaan dan usaha peredaran narkotika dan %ahan adiktif terlarang1 anak )ang dipekerjakan se%agai pem%antu rumahtangga. $. .enelantaran atau penga%aian pemenuhan hak anak )ang rentan dialami oleh anak )ang tinggal di luar pengasuhan orangtua (keluarga asuh* keluarga angkat* lem%aga pengasuhan anak atau panti asuhan* asrama* atau %entuk lain)1 anak )ang ditempatkan dalam pusat
34

reha%ilitasi3kesehatan1 anak )ang tak terdampingi atau hidup sendiri1 anak dalam situasi darurat pengungsian* anak )ang hidup dan %ekerja di jalan1 anak dalam keluarga )ang gagal menjalankan fungsi pengasuhan karena kemiskinan* disharmoni atau karena se%a% lain1 anak )ang menjadi kor%an tindak pidana perdagangan orang1 anak )ang dipekerjakan se%agai pem%antu rumah tangga1 anak )ang menjadi kor%an eksploitasi seksual1 pekerja anak1 anak )ang memiliki ke%utuhan khusus karena ke$a$atan atau per%edaan kemampuan (difa%el)1 anak )ang %erhadapan dengan hukum1 7. U*a.a *enanganan a. .engem%angan kemampuan dan mekanisme di tingkat pemerintah kota dalam mem%angun kemampuan <mas)arakat= Kota 2andung dalam men$iptakan kondisi )ang dapat men$egah terjadin)a masalah perlindungan anak. i. 6em%angun Kesadaran dan #ikap 6as)arakat( )aitu upa)a untuk mem%angun mas)arakat kota 2andung menjadi mas)arakat )ang se$ara kolektif memiliki kesadaran tinggi dan kesiapan %ertindak terhadap masalah perlindungan anak. Ke%ijakan* .rogram* I 6ekanisme* %agian ini untuk memastikan adan)a konsistensi dan upa)a sistematis dalam pen)iapan model dan pemenuhan standar la)anan perlindungan anak di Kota 2andung .engem%angan .artisipasi Anak* )aitu upa)a untuk meningkatkan kemampuan dan keterli%atan anak dalam pem%angunan lingkungan )ang le%ih mampu melindungi mereka.

ii.

iii.

%. -pa)a untuk memastikan kesiapan .emerintah dan mas)arakat Kota 2andung dalam melakukan intervensi a,al atau deteksi dini* segera dan mem%erikan perlindungan terhadap anak (dan keluargan)a) )ang %erada dalam situasi %eresiko mengalami %er%agai %entuk tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran. i. Ke%ijakan* .rogram* dan 6ekanisme* )aitu upa)a )ang dilakukan se$ara teren$ana untuk men$iptakan la)anan dan kemampuan mas)arakat dalam mengem%angkan aksi perlindungan terhadap anak (dan keluargan)a) )ang %erada dalam situasi %eresiko mengalami %er%agai %entuk tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran. .eningkatan Kesadaran* )aitu upa)a&upa)a untuk memastikan adan)a langkah )ang mampu meningkatkan pengetahuan mas)arakat dan lem%aga )ang terli%at dalam upa)a perlindungan anak .eli%atan 6as)ararakat( )aitu upa)a untuk meli%atkan ,arga mas)arakat dan anak itu sendiri dalam men$iptakan lingkungan )ang protektif %agi anak.
35

ii.

iii.

iv.

Kele$%agaan4Mana"e$en( .a#tu upa)a untuk mensistematisasikan* memperlan$ar dan memastikan langkah perlindungan anak %erjalan sesuai dengan tujuan. La.anan( .a#tu jenis dan %entuk la)anan )ang perlu di%angun dan dikem%angkan untuk me,ujudkan perlindungan anak di Kota 2andung K,,r #nas#( 2agian ini merupakan upa)a untuk memastikan setiap aksi perlindungan anak )ang dilakukan oleh pemerintah dan mas)arakat %erjalan se$ara maksimal dan terhindar dari tumpang tindih. .enting untuk se$ara tegas ditetapkan penugasan kepada lem%aga atau team atau %adan tersendiri atau komite )ang di%eri mandat3ke,enangan melakukan koordinasi. @ontoh pada -- dan perda lainn)a )aitu* -- #isdiknas3.erda .endidikan 0 )ang %ertanggung ja,a% adalah +inas .endidikan* -- Kesehatan3.erda Kesehatan 0 )ang %ertanggung ja,a% adalah +inas Kesehatan* -- Adminduk3.erda Adminduk )ang %ertanggung ja,a% adalah +inas Kependudukan dan @apil. -ntuk .erda .en)elenggaraan .erlindungan Anak* maka 2..K2 sela)akn)a ditetapkan untuk melakukan fungsi terse%ut.

v.

vi.

$. .engem%angan mekanisme ditingkat kota untuk memastikan dilakukann)a respon %erupa penanganan se$ara segera oleh pemerintah kota terhadap setiap anak )ang menjadi kor%an dari %er%agai %entuk tindak kekerasan* perlakuan salah* eksploitasi* dan penelantaran. .enanganan dimulai dari identifikasi* pen)elamatan* reha%ilitasi dan reintegrasi. i. I ent#-#kas# dan reporting* )aitu -pa)a )ang dilakukan oleh pemerintah kota untuk se$ara dini mengidentifikasi dan mengenali ke%eradaan anak&anak )ang menjadi kor%an kekerasan* perlakuan salah* eklpoitasi dan penelantaran. .enarikan3 7es$ue* )aitu -pa)a pen)elamatan terhadap anak& anak )ang %erada dalam situsi mendapatkan kekerasan* perlakuan salah* ekploitasi dan penelantaran 7eha%ilitasi* )aitu upa)a pemerintah kota dalam memastikan setiap anak )ang menjadi kor%an kekerasan* perlakuan salah* ekploitasi dan penelantaran mendapatkan dukungan reha%ilitasi )ang men$akup 1 res$ue (pen)elamatan)* kesehatan* pendidikan* psiko&sosial* ekonomi* dan legal 7eintegrasi* )aitu %erupa dukungan la)anan lanjutan pas$a reha%ilitasi untuk anak&anak kor%an kekerasan* perlakuan salah* ekploitasi dan penelantaran untuk mem%erikan jaminan agar anak %isa diterima3 kem%ali %ersatu dengan keluarga dan lingkungann)a serta terjamin tum%uh kem%angn)a dimasa mendatang.
36

ii.

iii.

iv.

v.

6anajemen 8a)anan* )aitu upa)a dalam mem%angun dan memperkuat sistem la)anan* peningkatan koordinasi serta mem%angun ke%erpihakan la)anan terhadap anak&anak.

C. KETENTUAN SANKSI .ada intin)a* penguatan atau sanksi )ang diterapkan untuk tujuan penegakan ketentuan&ketentuan dalam peraturan daerah ini diarahkan untuk merujuk pada ketentuan dalam perundangan terkait )ang %erlaku. .emerintah kota mengem%angkan mekanisme positif atau pem%erian penghargaan untuk tujuan penguatan perilaku atau per$epatan per%aikan la)anan di lingkungan kelem%agaan )ang ada. D. KETENTUAN PERALIHAN .ada saat %erlakun)a peraturan daerah ini* semua ketentuan dalam peraturan daerah lainn)a )ang %erkaitan atau %erdampak terhadap kepentingan anak din)atakan tetap %erlaku sepanjang tidak %ertentangan dengan ketentuan dalam peraturan daerah ini. E. KETENTUAN PENUTUP 1. .eraturan daerah ini dilaksanakan oleh organ atau alat kelengkapan di lingkungan pemerintah kota 2andung )ang terkait dengan la)anan atau kegiatan )ang diatur dalam .erda ini. /. .eraturan daerah ini dise%ut .erda .en)elenggaraan .erlindungan Anak Kota 2andung . .ada saat %erlakun)a peraturan daerah ini* selam%atn)a ! %ulan pemerintah kota 2andung harus sudah mener%itkan peraturan ,alikota se%agaimana diamanatkan dalam .eraturan daerah ini. (. .eraturan daerah ini mulai %erlaku sejak ditetapkan. I). PENUTUP #e%agai kota metropolitan )ang ter%uka dan terus %erkem%ang dengan pesat* kota 2andung tak lepas dari ekses perkem%angan %er%agai masalah sosial. Komplikasi dari %er%agai situasi masalah sosial terse%ut kemudian antara lain %erdampak terhadap kehidupan anak di 2andung. #aat ini* se%agaimana dipaparkan dalam %er%agai kajian di atas* kasus&kasus %er%agai jenis masalah perlindungan anak di kota 2andung $enderung meningkat se$ara kuantitas maupun kualitasn)a. 4ika tak direspon segera se$ara %ijak* dikha,atirkan dalam jangka panjang akan %erdampak %uruk terhadap ke%erhasilan pem%angunan perada%an kota se%agaimana di$ita&$itakan dalam 5isi kota 2andung* )ang pada dasarn)a adalah $ita&$ita pem%angunan mas)arakat )ang %erupa)a menempatkan kesejahteraan* marta%at* dan nilai&nilai kemanusiaan pada level tertinggi.
37

+an komitmen .emerintah Kota untuk mem%erikan prioritas tinggi pada kesejahteraan dan perlindungan anak adalah keputusan )ang %ernilai strategis dan investasi jangka panjang terpenting untuk pen$apaian dan kelanggengan kondisi se%agaimana digam%arkan dari visi terse%ut. Gang di%utuhkan selanjutn)a adalah menterjemahkan komitmen terse%ut menjadi suatu sistem pen)elenggaraan perlindungan anak melalui upa)a )ang teren$ana* sistematis* dan terukur. #udah saatn)a disusun suatu a$uan normatif )ang dapat menjadi panduan dalam mengintegrasikan seluruh sum%er da)a pemerintah dan mas)arakat* sehingga pen)elenggaraan perlindungan anak di kota 2andung dapat segera %eralih dari $ara& $ara )ang responsif* sporadis* diskontinu* dan fragmental menjadi $ara&$ara )ang le%ih sistemik )ang mem%erikan %o%ot %esar pada upa)a pen$egahan dan la)anan integratif.

38