Anda di halaman 1dari 24

56

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

4.1

Tinjauan Umum Perusahaan

4.1.1 Gambaran Umum Perusahaan Bangunan Apartemen Pasadenia berdiri di atas lingkungan yang asri dengan luas tanah seluas 8,1 Ha, 80% untuk lingkungan yang hijau dan hanya 20%

untuk bangunan, yang benar benar menyajikan sebuah kehidupan yang nyaman di lingkungan terbuka dan segar. Dengan lahan yang asri dan luas, bagi mereka yang terbiasa tinggal di Landed House tidak akan merasa kehilangan halaman, karena dibuat senyaman mungkin terutama bagi anak anak bermain dan

bersepeda tanpa harus merasa khawatir akan bermain di jalan besar. 4.1.2 Ruang lingkup usaha Sesuai dengan jenis usahanya pengembang PT. Pulomas Gemala Misori bergerak dibidang usaha Apartemen yang diberi nama Apartemen Taman Pasadenia dengan rincian perusahan sebagai berikut : Nama : Apartemen Taman Pasadenia

Pengembang : PT. Pulomas Gemala Misori Pemilik Alamat : Gemala Group, PT. Pulomas Jaya, Keppel Land Singapore : Jl. Pacuan Kuda Raya No 27, Pulomas, Jakarta Timur. Dapat melalui Jl. Jend. A. Yani, Jl. Pulomas Raya, Jl. Perintis Kemerdekaan dan Jl. Pemuda Jakarta Timur

57

Lokasi Apartemen Taman Pasadenia dikelilingi oleh Jl. Pacuan Kuda Raya, Jl. Pulomas Raya dan Jl. Tener Raya. 3 menit dari gerbang tol Pulomas 10 menit dari Kelapa Gading Deskripsi Proyek Apartemen Taman Pasadenia : Kondominium Apartemen Sport Center : 2 tower dengan 8 lantai basement ( untuk dijual ) : 2 tower dengan 4 lantai ( untuk disewakan ) : Kolam renang, squash, lapangan tennis, ruang fitness, sauna, jogging track, dll. KONDOMINIUM (untuk dijual ) Terdiri dari 2 tower ( Tower A dan b ) masing masing 8 lantai Tiap Tower terdiri dari 73 unit Lantai Dasar ( Ground Floor ) terdiri dari 7 unit Lantai 1 s/d 6 ( Typical Floor ) terdiri dari 60 unit Lantai 7 ( Penthouse ) terdiri dari 6 unit

Jumlah kamar yang tersedia : 1 kamar 2 kamar 3 kamar ( Typical ) 3 kamar ( Penthouse ) : Type Canna dan Rafflessia : Type daffodil, Bougenville dan Gardenia : Type Azalea dan Cattleya : type Lotus dan Marigold

4 kamar ( Penthouse Utama ) : Type Opium

Semua type dilengkapi dengan kamar pembantu. Status tanah : HGB 30 tahun atas nama pengembang

58

Status Kepemilikan

: Strata Tittle

Setiap pembeli akan mendapatkan Sertifikat Hak Milik atas satuan rumah susun, atas nama Pembeli

Harga

Rp. 11.000.000/ Metersquare

Fasilitas untuk tiap unit yang dibeli : Masing masing unit memilki satu sambungan telepon AC disetiap kamar tidur dan diruang tamu disediakan instalasinya. Water Heater Video Phone Kitchen Cabinet Cooker hood

Biaya Pemeliharaan Service Charge dan biaya Sinking Fund Service Charge Rp 9.000 / meter Sinking Fund Rp. 1.500 / meter

Apartemen ( untuk disewakan ) Apartemen terdiri dari 2 tower ( Tower G dan H ) masing masing 4 lantai Tiap tower terdiri dari 25 unit Lantai dasar terdiri 4 unit Lantai 1 s/d 3 terdiri dari 21 unit

Jumlah kamar yang tersedia : Studio 1 Kamar 2 Kamar : Type Gladiol : Type Orchid : Type Jasmine dan Rose

59

Fasilitas fasilitas yang tersedia di Apartemen Taman Pasadenia meliputi : Kolam renang Jogging track Fitness Center Sauna 4 buah lapangan tennis Lapangan Squash Tempat Bermain anak anak / CPG Cafe / Restaurant Ruang serbaguna Pengamanan 24 jam Mini Market Tempat parkir di basement dan dihalaman

Keanggotaan Sport Center Setiap pembeli ataupun penyewa secara otomatis menjadi anggota Sport Center secara gratis. Exclusive Membership dapat diikuti oleh pihak luar Penghuni. Jumlah kartu anggota yang dapat, tergantung dari luas unit yang dibeli. Sportcenter merupakan fasilitas kompleks yang dikelola secara mandiri.

Tempat Parkir Penthouse ( 4 kamar ) mendapatkan 2 tempat parkir. Unit lain mendapat 1 parkir. ( Terletak di basement dan halaman, tergantung type)

60

4.1.3 Visi dan Misi Visi Misi : Partikel pilihan utama konsumen : Konsisten menawarkan berbagai ragam produk bernilai dan tepat guna dengan pelayanan terbaik guna peningkatan kualitas dan gaya hidup konsumen. 4.1.4 Struktur organisasi Perusahaan yang profesional sangat memperhatikan struktur organisasinya. Sebab melalui tugas pokok dan fungsinya dari setiap divisi-divisi,/bidang-bidang, bagian-bagian bahkan sampai ke unit-unit yang lebih kecil diharapkan akan memperjelas tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota organisasi. Struktur organisasi Apartemen Taman Pasedania menganut system organisasi fungsional. Berikut sekilas pembagian fungsi dan tugas bidang-bidang, serta struktur organisasi yang akan di gambarkan pada bagian akhir penjelasan ini. a. Store manajer Bertugas dan bertanggung jawab atas segala aktifitas dan operasional. Pimpinan di bantu oleh dua asisten manajer yaitu assisten operasional dan assisten administrasi. b. Assisten manajer administrasi Bertanggung jawab dengan admistrasi perusahaan yang dibantu oleh bagian pendukung tehnis ( EDP ). c. Asisten manajer operasional Bertanggung jawab dengan operasional perusahaan yang dibantu oleh : 1) 7 orang supervisor

61

2) 3) 4) 5)

14 orang koordinator Kasir Pramuniaga Informasi center

4.1.5 Efektivitas kerja di Apartemen Taman Pasedania Apartemen Taman Pasedenia menawarkan berbagai macam properti dan memberikan pelayanan yang prima bagi pelanggan dengan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen, maka seluruh karyawan wajib memberikan pelayanan yang luar biasa kepada konsumen/pelanggan dengan harapan kualitas pelayanan akan meningkatkan kepuasan terhadap konsumen, pelanggan merasa nyaman, dalam kaitannya dengan ini karyawan memberikan salam dengan penuh keramahtamahan, melayani sesuai standar yang telah ditetapkan, menerima keluhan pelanggan dan memberikan fasilitas yang memadai.

4.2

Analisa Data Objek penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja pada

Apartemen Taman Pasedania yang berjumlah 92 orang karyawan dan diperoleh data dari penyebaran kuesioner yang disebar secara acak kepada 35 orang karyawan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dari penyebaran angket, maka diperoleh data tentang jabatan karyawan Apartemen Taman Pasadenia, sebagai berikut :

62

Tabel 4.1 Jumlah Karyawan Menurut Jabatan No 1 2 3 4 5 6 7 8 Jabatan Manajer Asisten Manajer Supervisi HRD Leader/Koordinator Sopir Bagian Umum SPG/SPB Jumlah Jumlah 1 3 5 1 5 4 10 63 92 % 1.09 3.26 5.43 1.09 5.43 4.34 10.87 68,48 100.00

Sumber : Apartemen Taman Pasedania Th. 2013

Tabel 4.1 menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan dalam penelitian ini memiliki jabatan di bagian penjualan dan bagian umum dengan nilai prosentase paling tinggi yaitu 68,48 % untuk bagian produksi dan 10,87 % untuk bagian umum. Gambar 4.2 Grafik Jumlah Karyawan menurut jabatan

63

4.2.

Uji Validitas, Reliabilitas Dan Normalitas Penelitian ini menggunakan data primer. Data dikumpulkan dengan teknik

penyebaran kuesioner, yaitu dengan memberikan pernyataan tertulis kepada responden. Selanjutnya responden memberikan tanggapan atas pernyataan yang diberikan. Kuesioner ini bersifat tertutup dimana jawabannya sudah tersedia. Pengisian kuesioner ini diharapkan dapat selesai dalam waktu kurang lebih 25 menit. Sebelum suatu kuesioner yang merupakan instrumen dalam penelitian digunakan secara luas terlebih dahulu dilakukan pengujian terhadap 30 responden untuk mengukur reliabilitas dan validitas dari alat ukur tersebut.

4.2.1. Uji Validitas Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah semua pernyataan (instrumen) penelitian yang diajukan untuk mengukur variabel penelitian adalah valid. Jenis validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah construct validity yaitu mencakup pemahaman argumentasi teoritik yang melandasi pengukuran yang diperoleh. Pendekatan yang dilakukan adalah menghubungkan suatu konstrak yang diteliti dengan konstrak lainnya yang dibentuk dari kerangka teoritik. Dasar pengambilan keputusan uji validitas adalah sebagai berikut : H0 : Skor butir berkorelasi positif dengan skor faktor. Ha : Skor butir tidak berkorelasi positif dengan skor faktor.

64

Dari tabel r, untuk df = jumlah kasus, atau untuk kasus ini df = 30 dan tingkat signifikan 5% terdapat angka 0.361 di mana r hasil untuk tiap item (variabel) bisa dilihat pada kolom Corrected Item Total Correlation. Jika r hasil positif, serta r hasil > r tabel, maka butir atau variabel tersebut valid. Jika r hasil tidak positif, serta r hasil < r tabel, maka butir atau variabel tidak valid. Hasil uji validitas masing-masing variabel dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 4.2. Hasil Uji Validitas Variabel Kualitas Pelayanan Pernyataan Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan 10 Pernyataan 11 Pernyataan 12 Pernyataan 13 Pernyataan 14 Pernyataan 15 Corrected ItemKeterangan Total Correlation .604 .673 .888 .907 .863 .888 .921 .921 .800 .796 .817 .793 .801 .868 .813 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

Tabel 4.3. Hasil Uji Validitas Variabel Kepuasan Konsumen Pernyataan Pernyataan 1 Corrected ItemKeterangan Total Correlation .780 Valid

65

Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan 10 Pernyataan 11 Pernyataan 12 Pernyataan 13 Pernyataan 14 Pernyataan 15

.873 .937 .843 .798 .615 .840 .807 .627 .626 .867 .899 .879 .888 .675

Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

Dari tabel hasil uji validitas di atas terlihat bahwa seluruh butir pernyataan memiliki r hasil bernilai positif dan lebih besar dari 0,361 sehingga dapat dikatakan valid.

4.2.2. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas berkaitan dengan dengan konsistensi, akurasi dan prediktabilitas suatu alat ukur. Hair, Anderson (2009. p.3) berpendapat bahwa ...reliability extent to which a variables is consistent in what it is intended to measure. Coefisient reliability diukur dengan menggunakan Cronbachs alpha bagi setiap variabel. Hair (2009, p.88) berpendapat bahwa pengukuran reliabilitas ini berkisar antara 0 sampai 1, Hasil dari uji reliabilitas masing-masing variabel pada penelitian ini dapat dilihat pada dibawah ini :

66

Tabel 4.4. Hasil Uji Relibilitas Variabel Kualitas Pelayanan


Reliability Statistics Cronbach's Alpha .967 N of Items 15

Tabel 4.5. Hasil Uji Validitas Variabel Kepuasan Konsumen


Reliability Statistics Cronbach's Alpha .965 N of Items 15

Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa nilai cronbach alpha seluruh variabel berkisar antara 0 sampai 1 dan lebih cenderung mendekati angka 1, dengan demikian keseluruhan item dalam instrumen pengukuran dapat kategorikan sangat reliabel.

4.2.3. Uji Normalitas Uji distribusi data normal dilakukan dengan one sample KolmogorovSmirnov Test. Keputusan : Jika Asymp. sig. < 0.05 maka model regresi tidak berdistribusi normal. Jika Asymp. Sig. > 0,05 maka model regresi berdistribusi normal.

Tabel 4.6. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test


Kualitas Pelayanan N a,,b Normal Parameters Mean 35 61.57 Kepuasan Konsumen 35 64.37

67

Most Extreme Differences

Std. Deviation Absolute Positive Negative

Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

10.828 .182 .139 -.182 1.076 .197

11.309 .179 .174 -.179 1.057 .214

Dari tabel statistik di atas terlihat bahwa model regresi untuk variabel Kualitas Pelayanan berdistribusi normal dengan Asymp. Sig. (0,197) > 0,05, dan untuk variabel Kepuasan Konsumen berdistribusi normal dengan Asymp. Sig. (0,214) > 0,05. Setelah dilakukan pengujian persyaratan analisis bahwa data tersebut diatas memenuhi syarat untuk dilanjutkan kepenelitian berikutnya. Selanjutnya data distribusi jawaban responden menurut variabel Kualitas Pelayanan dan variabel Kepuasan Konsumen adalah sebagai berikut :

4.2.

Analisis Variabel Kualitas Pelayanan (X) Proses analisis terhadap data responden pada variabel Kualitas Pelayanan

dilakukan dengan menggunakan pendekatan interval dengan ketentuan sebagai berikut : 148 175 120 147 92 119 64 91 35 - 63 sangat setuju setuju ragu-ragu tidak setuju sangat tidak setuju

Pada variabel Kualitas Pelayanan (X) digunakan 15 item pernyataan yang disebarkan kepada 35 orang responden, terhadap output pengolahan data pada variabel Kualitas Pelayanan dapat dilihat sebagai berikut :

68

Tabel 4.7. Data Variabel Kualitas Pelayanan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan SS 8 13 6 7 19 14 11 15 24 15 16 20 25 19 21 Rata-rata 16 Jawaban Bobot S RR TS STS 19 8 0 0 140 16 6 0 0 147 12 10 7 0 122 14 3 11 0 122 10 4 10 9 3 9 10 11 10 8 10 10 6 10 3 11 8 8 7 4 0 8 4 6 0 7 0 0 0 3 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 153 130 104 144 156 141 145 156 165 151 157 142 KET Setuju Setuju Setuju Setuju Sangat Setuju Setuju Raguragu Setuju Sangat Setuju Setuju Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Setuju

10 Pernyataan 10 11 Pernyataan 11 12 Pernyataan 12 13 Pernyataan 13 14 Pernyataan 14 15 Pernyataan 15

6% 18%

0% SS 47% S RR TS

29%

STS

Gambar 4.3. Rata-rata Variabel Kualitas Pelayanan

69

Berdasarkan hasil pengolahan data terhadap pernyataan responden secara rata-rata pada variabel Kualitas Pelayanan terlihat bahwa untuk responden yang memberikan penilaian sangat setuju ada sebanyak 47%, untuk responden yang memberikan penilaian setuju ada sebanyak 29% dan yang memberikan penilaian ragu-ragu ada sebanyak 18% adapun responden yang memberikan penilaian tidak setuju ada sebanyak 6% dan yang memberikan penilaian sangat tidak setuju tidak ada. Bila melihat hasil secara keseluruhan pada variabel Kualitas Pelayanan terlihat bobot nilai rata-rata sebesar 142 dengan demikian bobot nilai rata-rata berada pada kategori setuju, berarti Kualitas Pelayanan sudah baik.

4.3.

Analisis Variabel Kepuasan Konsumen (Y) Proses analisis terhadap data responden pada variabel Kepuasan

Konsumen dilakukan dengan menggunakan pendekatan interval dengan ketentuan sebagai berikut :

148 175 120 147 92 119 64 91 35 - 63

sangat setuju setuju ragu-ragu tidak setuju sangat tidak setuju

Pada variabel Kepuasan Konsumen (Y) digunakan 15 item pernyataan yang disebarkan kepada 35 orang responden, terhadap output pengolahan data pada variabel Kepuasan Konsumen dapat dilihat sebagai berikut: Tabel 4.8. Data Variabel Kepuasan Konsumen No Pernyataan Jawaban Bobot KET

70

SS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 21 18 18 23 17 19 23 19 25 16 20 18 19 21 22 Rata-rata 20

S 10 3 8 4 7 10 4 7 9 16 6 7 8 6 11 8

RR TS STS 4 13 2 8 9 5 8 8 1 2 5 7 8 8 2 6 0 1 7 0 2 1 0 1 0 1 4 3 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 157 143 142 155 144 152 155 149 164 152 147 145 151 153 160 151 Sangat Setuju Setuju Setuju Sangat Setuju Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Setuju Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju Sangat Setuju

10 Pernyataan 10 11 Pernyataan 11 12 Pernyataan 12 13 Pernyataan 13 14 Pernyataan 14 15 Pernyataan 15

17%

3% 0% SS S RR

23%

57%

TS STS

Gambar 4.4. Rata-rata Variabel Kepuasan Konsumen

71

Berdasarkan hasil pengolahan data terhadap pernyataan responden secara rata-rata pada variabel Kepuasan Konsumen terlihat bahwa untuk responden yang memberikan penilaian sangat setuju ada sebanyak 57%, untuk responden yang memberikan penilaian setuju ada sebanyak 23% dan yang memberikan penilaian ragu-ragu ada sebanyak 17% adapun responden yang memberikan penilaian tidak setuju ada sebanyak 3% dan yang memberikan penilaian sangat tidak setuju tidak ada. Bila melihat hasil secara keseluruhan pada variabel Kepuasan Konsumen terlihat bobot nilai rata-rata sebesar 151 dengan demikian bobot nilai rata-rata berada pada kategori sangat setuju, ini berarti bahwa Kepuasan Konsumen sudah sangat baik.

4.4.

Analisis

Pengaruh

Kualitas

Pelayanan

Terhadap

Kepuasan

Konsumen 4.4.1 Analisis Korelasi Sederhana Tabel dibawah ini adalah hasil analisis korelasi sederhana menggunakan bantuan program SPSS yang berguna untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen. Jika ada, berapa besarnya hubungan kedua variabel tersebut : Tabel 4.9. Correlations

72

Kepuasan Konsumen Pearson Correlation Sig. (1-tailed) N Kepuasan Konsumen Kualitas Pelayanan Kepuasan Konsumen Kualitas Pelayanan Kepuasan Konsumen Kualitas Pelayanan 1.000 .951 . .000 35 35

Kualitas Pelayanan .951 1.000 .000 . 35 35

Dari analisis tabel diatas dapat diketahui bahwa besar hubungan antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen ialah 0,951. Artinya, hubungan kedua variabel tersebut sangat kuat. Korelasi positif menunjukkan bahwa hubungan antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen searah. Artinya, jika Kualitas Pelayanan meningkat, maka Kepuasan Konsumen sudah pasti semakin meningkat. Hubungan antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen signifikan jika dilihat dari angka probabilitas (sig) sebesar 0,000 yang mana angka tersebut lebih kecil dari 0,05. Jika angka probabilitas < dari 0,05, artinya ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut.

4.4.2 a.

Analisis Regresi Sederhana Ringkasan Model (Koefesien Determinasi)

Tabel dibawah ini menunjukkan besarnya koefisien determinasi yang berfungsi untuk mengetahui besarnya persentase variabel terikat (Kepuasan Konsumen) yang dapat dijelaskan dengan menggunakan variabel bebas (Kualitas Pelayanan). Koefesien determinasi digunakan untuk menghitung besarnya peranan atau pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.

73

Tabel 4.10. Model Summaryb


Adjusted R Model 1 R .951
a

Std. Error of the Estimate

R Square .904

Square .901

3.565

a. Predictors: (Constant), Kualitas Pelayanan b. Dependent Variable: Kepuasan Konsumen

Dari analisis tabel diatas dapat diketahui bahwa angka R Square (angka korelasi yang dikuadradkan atau 0,9512) sebesar 0,904. Angka R Square disebut juga sebagai Koefesien Diterminasi. Besarnya angka Koefesien Diterminasi 0,904 atau sama dengan 90,4%. Angka tersebut berarti bahwa sebesar 90,4% dari Kepuasan Konsumen yang terjadi dapat dijelaskan dengan menggunakan Kualitas Pelayanan. Sedang sisanya, yaitu 9,6% (100% - 90,4%) dapat dijelaskan oleh faktor-faktor penyebab lainnya. Dalam kasus diatas berarti faktor-faktor lain yang mempengaruhi Kepuasan Konsumen yang diprediksi semakin mengecil. Hal ini bermakna bahwa variabel-variabel yang dipilih sudah tepat.

b.

Anova Tabel dibawah ini menunjukkan besarnya angka probabilitas pada

perhitungan Anova yang akan digunakan untuk uji kelayakan model regresi dengan ketentuan angka probabilitas yang baik untuk digunakan sebagai model regresi ialah harus lebih kecil dari 0,05. Tabel 4.11. ANOVAb
Model 1 Regression Sum of Squares 3928.782 df 1 Mean Square 3928.782 F 309.140 Sig. .000
a

74

Residual Total

419.389 4348.171

33 34

12.709

a. Predictors: (Constant), Kualitas Pelayanan b. Dependent Variable: Kepuasan Konsumen

Dari analisis tabel diatas dapat diketahui bahwa uji ANOVA menghasilkan angka F sebesar 309,140 dengan tingkat signifikansi (angka probabilitas) sebesar 0,000. Karena angka probabilitas 0,000 artinya lebih kecil dari 0,05, maka model regresi ini layak untuk digunakan dalam memprediksi Kepuasan Konsumen. Untuk dapat digunakan sebagai model regresi yang dapat digunakan dalam memprediksi variabel terikat maka angka probabilitas harus < (lebih kecil) dari 0,05. c. Koefisien Regresi Bagian ini menggambarkan persamaan regresi untuk mengetahui angka konstan dan uji hipotesis signifikansi koefisien regresi.
Coefficients Unstandardized Coefficients Model 1 (Constant) Kualitas Pelayanan B 3.248 .993 Std. Error 3.528 .056 .951
a

Standardized Coefficients Beta t .921 17.582 Sig. .364 .000

a. Dependent Variable: Kepuasan Konsumen

Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS diperoleh bentuk persamaan regresi linear sederhana sebagai berikut Y = a + bX Y = 3,248 + 0,993 X dimana :

75

Y = Kepuasan Konsumen X = Kualitas Pelayanan Dari persamaan regresi tersebut terlihat bahwa pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen adalah searah (positif), yang artinya bahwa peningkatan Kualitas Pelayanan akan mengakibatkan peningkatan terhadap Kepuasan Konsumen. Hal tersebut ditunjukkan pada koefisien regresi atau nilai b dalam persamaan regresi tersebut yang menunjukkan angka positif sebesar 0,993. Arti persamaan regresi tersebut bahwa setiap peningkatan Kualitas Pelayanan sebesar 1 akan diikuti dengan peningkatan Kepuasan Konsumen sebesar 0,993. Demikian pula sebaliknya, jika Kualitas Pelayanan mengalami penurunan sebesar 1 maka Kepuasan Konsumen pasti akan cenderung mengalami penurunan sebesar 0,993. Nilai koefisien a (intercept) sebesar 3,248 yang mempunyai arti apabila tidak terdapat Kualitas Pelayanan (X=0), diperkirakan Kepuasan Konsumen sebesar 3,248. d. Pengujian Hipotesis Uji t akan digunakan untuk menguji signifikansi konstanta dan Program Kualitas Pelayanan. Hipotesis HO = koefisien regresi tidak signifikan. Ha = koefisien regresi signifikan. Keputusan Jika t hitung < t table maka HO diterima. Jika t hitung > t table maka HO ditolak.

76

Dari olah data SPSS didapat t hitung = 17,582 Untuk menghitung t table digunakan ketentuan sebagai berikut: = 0,05. DF = (jumlah sampel 2) atau 35 2 = 33. t table = 1,692 (hasil dari tabel t).

Karena t hitung (17,582) > t tabel (1,692), maka H0 ditolak, artinya koefisien regresi signifikan, berarti t hitung lebih besar dari t tabel. Karena t hitung lebih besar dari t tabel maka Kualitas Pelayanan berpengaruh pada Kepuasan Konsumen. Dengan menggunakan grafik akan terlihat: Gambar 4.5 Kurva Distribusi T

Daerah Ho Ditolak

Daerah Ho Diterima

Daerah Ho Ditolak Ha Diterima

-17,582

-1,692

1,692

17,582

Karena t hitung jatuh di daerah penolakan, maka HO ditolak. Artinya koefisien regresi signifikan. Kesimpulannya, bahwa Kualitas Pelayanan mempengaruhi Kepuasan Konsumen.

4.5. Pembahasan Hasil Penelitian Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif serta signifikan antara Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan

77

Konsumen . Hal ini terbukti dengan Ho ditolak dan Ha diterima atau thitung > ttabel (17,582 > 1,692). Hasil penghitungan koefisien korelasi Pearson product moment diperoleh rXY sebesar 0,951 yang berarti adanya hubungan yang sangat kuat dan searah (positif) antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen, sedangkan koefisien determinasi variabel X (Kualitas Pelayanan) terhadap variabel Y (Kepuasan Konsumen) sebesar 0,904, ini berarti besarnya pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen adalah 90,4% sedangkan sisanya 9,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Dari keterangan di atas dapat diinterpretasikan kondisi pada saat penelitian, bahwa Kualitas Pelayanan mempengaruhi Kepuasan Konsumen.

78

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1

Kesimpulan Dari hasil analisa dan pembahasan tentang Pengaruh Kualitas Pelayanan

Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen pada Apartemen Taman Pasadenia di Jakarta, maka dapat diambil kesimpulan : a. Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen dapat ditunjukkan persamaan regresi sederhana yaitu Y = 3,248 + 0,993 X, pengertian persamaan tersebut adalah apabila tidak ada pengaruh dari Pengaruh Kualitas, maka strategi akan bernilai 3,248 satuan, sedangkan apabila terjadi peningkatan terhadap tingkap Kepuasan Konsumen, maka akan mempengaruhi peningkatan tinmgkat Kepuasan Konsumen sebesar 0,993 satuan. b. Hubungan antara Kualitas Pelayanan Variabel (X), terhadap tingkat Kepuasan Variabel (Y) sebesar 0, Nilai koefisen korelasi (r = 0,951) menunjukkan bahwa hubungan ini sangat kuat. c. Pengaruh antara tingkat Kepuasan Konsumen dengan Pengaruh Kualitas Pelayanan dapat ditunjukan persamaan regresi sederhana yaitu Y = 3,248 + 0,993 X, pengertian persamaan tersebut adalah apabila tidak ada akan

pengaruh dari Tingkat Kepuasan Konsumen, maka penjualan

bernilai 3,248 satuan, sedangkan apabila terjadi peningkatan pengaruh

79

Kualitas Pelayanan, maka akan mempengaruhi peningkatan Tingkat Kepuasan Konsumen sebesar 0,993 satuan. d. Sedangkan besaran kontribusi variabel (X) terhadap variabel (Y) pada koefisien determinasi sebesar 0,904 berarti 90,4% Pengaruh Kualitas pelayanan tersebut dipengaruhi oleh tingkat Kepuasan Konsumen, sisanya sebesar 9.6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. e. Peningkatan Kualitas Pelayanan dipengaruhi oleh Peningkatan tingkat Kepuasan Konsumen dapat dilihat dari Uji t yang menunjukan Thitung lebih besar Ttabel dari 17,582 > 1,692, maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Dengan demikian terbukti adanya Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Tingkat Kepuasan Konsummen sangat signifikan memberi kontribusi terhadap variabel dan hipotesis penelitian terbukti.