Anda di halaman 1dari 24

Proposal Usaha

Peternakan Itik Petelur BG 11


Jln. Lintas timur Desa Sakatiga Indralaya, Ogan Ilir ( Di belakang Pondok Pesantren RAUDHA UL ULU! SA"A I#A$ %&''(

Dia)ukan ke*ada+
PA,I IA S-L-"SI P!. POLI -",I" ,-#-RI SRI.IJA/A

1. LATAR BELAKANG

PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) merupakan program kreatifitas yang ditujukan kepada mahasiswa untuk membuka usaha mandiri. PMW telah diadakan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, salah satunya adalah di Politeknik Negeri riwijaya. Maka dari itu kami mahasiswa Politeknik Negeri riwijaya melihat adanya peluang kesempatan yang diberikan oleh pihak Politeknik Negeri riwijaya untuk mengembangkan kemampuan kami berwirausaha khususnya di bidang agribisnis. alah satu jenis usaha di bidang agribisnis adalah peternakan. !da banyak jenis hewan yang dapat diternakkan, salah satunya adalah itik petelur. Itik petelur merupakan salah satu jenis hewan ternak yang sudah dibudidayakan se"ara komersial oleh masyarakat Indonesia. #udidaya itik petelur dapat berkembang pesat dikarenakan$ %) &eknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat, ') Pemasarannya relatif mudah dan () Modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah. )i Indonesia, itik banyak diternak untuk dimanfaatkan telur dan dagingnya. *enis bibit unggul yang diternakkan, khususnya di Indonesia ialah jenis itik petelur seperti itik tegal, itik khaki "ampbell, itik alabio, itik mojosari, itik bali, itik +, '---.IN! dan itik. itik petelur unggul lainnya yang merupakan produk dari #P& (#alai Penelitian &ernak) +iawi, #ogor. )ari beberapa jenis itik petelur di atas kami memilih jenis itik tegal. Itik mojosari memiliki keunggulan dibanding itik petelur lainnya yaitu produksi telurnya yang tinggi men"apai '-- / '01 butir telur per tahun, dengan berat rata.rata 2- / 21 gram tiap telur. )engan segala pertimbangan di atas, maka dari itu kelompok kami memilih jenis usaha Ternak Itik Petelur.

2. TUJUAN

!dapun tujuan dari proposal usaha ternak itik petelur ini adalah $ a. Membuka lapangan pekerjaan baru b. Memanfaatkan peluang usaha melalui PMW ". adar setelah tamat dari pendidikan )( belum pasti mendapatkan pekerjaan. d. Memenuhi permintaan pasar e. Memperoleh keuntungan f. Memanfaatkan lahan kosong g. Mengembangkan diri untuk menjadi pengusaha yang profesional. 3. VISI DAN MISI 3.1 Vi i High quality, low cost, high demand, and low price. 3.2 Mi i %) Penjagaan dan pengawasan kualitas di setiap proses manajemen. ') 3fisiensi di setiap rantai manajemen. () mengutamakan kualitas produk. () Pelayanan dan kepuasan konsumen.

!. STRUKTUR "RGANISASI

Peren"anaan Usaha peternakan itik petelur BG 11 ini diren"anakan oleh 1 orang mahasiswa yang sangat ahli dalam bidangnya masing.masing. !dapun struktur organisasi yang telah kami sepakati bersama adalah sebagai berikut$

#. MANAJEMEN

Peternakan Itik Petelur 4#5 %%4 memiliki sebuah tim manajemen yang "ukup kuat, dengan E$i Kurnia%an sebagai General Mana&er' yang telah mempunyai banyak pengalaman dalam berbisnis dan bertanggung jawab pada controlling manager serta pengembangan usaha. Ru$( )anr*( Silala+i sebagai Mana&er Keuan&an' yang memiliki kemampuan ekonomi yang "ukup memadai. Re,,( -u$( Ale.an$er Manager A$/ini tra i' memiliki kemampuan dalam memanajemen administrasi usaha ini. I&natiu D+ika 0e tara sebagai Mana&er 1RD' yang bertanggung jawab pada kepegawaian, keamanan kolam dan ren"ana pengembangan usaha. erta yang tidak kalah penting adalah D*n( A2rian (a+ sebagai Mana&er Re *ur3e De4el*5/ent' yang bertanggungjawab pada perawatan itik yang meliputi pembelian pakan itik, proses pembesaran itik, antisipasi 6 penanggulangan penyakit serta link penjualan ketika itik sudah bertelur dan siap jual. 7ami berlima sudah berkomitmen untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis ini dengan sungguh.sungguh. etiap dari kami memiliki keunggulan dibidangnya masing. masing, sehingga menjadikan kami tim yang saling melengkapi, solid, amanah dan bertanggungjawab. 6. KIAT UNTUK SUKSES 7un"i keberhasilan bagi Peternakan Itik Petelur 4#5 %%4 adalah $ #udidaya menggunakan itik tegal merupakan salah satu itik yang diunggulkan karena produksi telurnya sangat tinggi hingga '1- butir. 7eadaan kandang yang strategis yaitu dengan memanfaatkan lahan kosong di daerah persawahan yang terletak di perkampungan dan "ukup luas sehingga mampu menampung banyak itik, lokasi yang kami pilih ini juga terletak dekat dengan tempat pembelian bibit.bibit unggul dan dekat dengan Pasar sehingga mempermudah untuk proses pembelian bibit dan pemasaran nantinya. Manajemen keuangan dan sumber daya manusia yang professional. 7ejujuran, disiplin dan bertanggungjawab dalam melaksanakan setiap pekerjaan yang akan selalu kami terapkan. 7. TEKNIK PERA8ATAN 7ami adalah mahasiswa yang memiliki impian mendirikan usaha yang bergerak dalam bidang budidaya itik petelur. 7ami memiliki sumber daya manusia yang handal dan memiliki kapabilitas di dalamnya. )ari mulai menejerial, pengembangan dan teknis lapangan.

)alam budidaya itik petelur membutuhkan waktu persiapan yang tidak begitu lama. )alam proses pembesaran bibit itik ini, agar hasil yang dihasilkan memenuhi kualitas dan kuantitas standar, kami menargetkan waktu panen maksimal selama '1 minggu. 8ntuk masalah bibit yang kami gunakan nanti, kami memilih jenis itik mojosari yang menurut kami memiliki banyak keunggulan dibanding jenis itik lainnya. !dapun kelebihan.kelebihan yang kami ketahui meliputi$ %. Produksi telur '--.(-- butir 9tahun. '. #entuk fisik telur lebih besar dan lebih berat dengan bobot 2- gram walaupun bentuk tubuh relati:e lebih ke"il. (. )aging itik lebih enak. ;. Pertumbuhan tubuh yang lebih singkat. 1. esuai dengan lokasi yang kami pilih. 8ntuk tenaga ahli kami memiliki orang yang sudah berpengalaman baik se"ara teori maupun praktek dilapangan yang kami peroleh dari masyarakat setempat yang memiliki waktu luang yang sesuai dengan kebutuhan usaha kami. Persiapan sarana dan prasarana yang harus dipenuhi dalam menjalani uasaha ternak itik ini antara lain$ %. &emperatur kandang < (= > + '. 7elembaban kandang berkisar antara 0-.01? (. Penerangan kandang diberikan untuk memudahkan pengaturan kandang agar tata kandang sesuai dengan fungsi bagian.bagian kandang. ;. 7ondisi kandang dan perlengkapannya 7ondisi kandang tidak harus dari bahan yang mahal tetapi "ukup sederhana asal tahan lama (kuat). 8ntuk perlengkapannya berupa tempat makan, tempat minum dan mungkin perelengkapan tambahan lain yang bermaksud positif dalam managemen Model kandang ada ( (tiga) jenis yaitu$ a. kandang untuk anak itik ()@)) pada masa stater bisa disebut juga kandang boA,dengan ukuran % m ' mampu menampung 1- ekor )@). b. kandang #rower (untuk itik remaja) disebut model kandang Ben9kandang kelompok dengan ukuran %0.%-- ekor perkelompok. ". kandang layar ( untuk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa kandang baterei (satu atau dua ekor dalam satu kotak) bisa juga berupa kandang lokasi ( kelompok)dengan ukuran setiap meter persegi ;.1 ekor itik dewasa 0. 7etersediaan bibit yang "ukup.

( masa bertelur atau untuk (- ekor itik dewasa dengan ukuran kandang ( A ' meter. 9.1 Pe/,uatan Kan$an& Persiapan untuk peternakan itik yakni harus adanya kandang. 7andang itik terbuat dari . Cahan yang perlu disediakan disesuaikan dengan keadaan dan jumlah itik yang akan dipelihara. 8ntuk itik tingkat produktif kami meren"anakan menggunakan lahan dengan ukuran %0A%-A' meter yang bisa diisi dengan 11- ekor itik umur '( minggu. Pada system pemeliharaan itik dikenal dengan dua "ara yaitu system basah dan system kering. ystem basah yaitu "ara beternak itik dengan menyediakan "ukup air di dalam kandang untuk akti:itas itik seperti berenang, mandi, minum dan membantu proses kawin. ystem ini "o"ok untuk beternak itik petelur untuk menghasilkan telur tetas. Dang perlu diperhatikan adalah jarak antara ruang atau tempat istirahat dengan kolam harus mempunyai jarak yang "ukup. &ujuannya agar lantai tidak "epat be"ek karena akti:itas itik yang keluar.masuk kolam bisa "epat membuat lantai menjadi basah. ystem kering kebalikannya yaitu "ara beternak itik dengan menyediakan air yang sedikit, sekedar hanya untuk minum dan E"u"i mukaF saja. 7elebihan system kering adalah kemampuan produksi itik lebih optimal karena energi akan terpakai se"ara efisien untuk menghasilkan telur dan tidak untuk aktifitas berenang, dll. ystem ini sangat "o"ok untuk beternak itik petelur untuk menghasilkan telur konsumsi. elain itu juga sarana dan prasaran yang ada di dalam kandang harus memadai seperi$ %. &empat pakan, jumlah harus diperhatikan, bahan yang bisa dipakai seperti bak9ember plasti". '. &empat minum, jumlahnya harus diperhatikan, bahan yang bisa dipakai seperti belahan bambo, pipa paralon, bak9ember plasti", atau tempat minum yang banyak dijual di toko pakan ternak. (. arang bertelur, untuk memberikan kenyamanan lebih pada itik yang akan atau sedang bertelur. ;. !las atau litter, untuk membantu memberikan kehangatan terutama di malam hari. #ahan litter yang sering digunakan adalah sekam padi, serutan gergajian kayu (grajenGjawa), atau jerami padi. ebelum ditutupi bahan litter tersebut lantai sebaiknya ditaburi pasir yang di"ampur dengan kapur. Pemberian kapur dimaksudkan untuk menyerap Hat amoniak yang dihasilkan dari kotoran itik, sehingga bau amoniak akan berkurang dan udara akan menjadi lebih sehat. 1. 7olam, ukuran panjang dan lebarnya bisa disesuaikan dengan luasan kandang, dan sekali lagi kolam hanya "o"ok untuk pemeliharaan itik petelur untuk menghasilkan telur tetas. 9.2 Pe/ili+an Itik

8ntuk pemilihan itik, kami memilih yang berumur '( minggu dan akan siap bertelur. #erikut ini karakteristik itik petelur yang baik $ %. #adannya langsing, tegak seperti botol '. #entuk leher ke"il, panjang dan bulat seperti rotan (. 7epala ke"il, mata terang, dan terletak di bagian atas kepala ;. ayap tertutup rapat di badan dengan ujungnya terlihat rapi di pangkal ekor 1. #ulu tumbuh rata, halus dan berkilau ( tidak suram9kusam) 0. 7aki berdiri kokoh 2. &idak terdapat luka. 9.3 Pen&i ian Kan$an& 9.3.1 Pe/,erian Vak ina i ,aksinasi bisa dilakukan dengan beberapa "ara yakni$ %. &etes mata '. &etes hidung (. Melalui mulut ;. )engan suntikan di bawah kulit 1. Melalui minum atau pakan 9.3.2 Kiat Men&+in$ari Stre 5a$a Itik karena -akt*r Kan$an& $an Lin&kun&an 7etika itik menempati lingkungan baru, biasanay itik dapat mengalami stres. Maka dari itu untuk menanggulangi hal ini dapat dilakukan sebagai berikut$ %. Menghindari kepadatan kandang yang terlalu padat karena biasa memperbesar kemungkinan itik.itik yang agresif untuk mengganggu itik yang lain. '. !ir harus tersedia se"ara terus menerus. 7ekurangan air menjadi salah satu sebab proses rontok bulu (moulting) datang lebih "epat. (. Itik sangat peka dengan suara bising sehingga lokasi kandang jangan terlalu dekat dengan permukiman penduduk serta jalan raya. ;. Pada malam hari berikan "ahaya lampu ke"il (jangan terlalu terang). Ial ini untuk mengurangi keterkejutan itik bila ada suara bising atau berisik yang lewat.

1.

#eberapa peternak itik memelihara %.' ekor merpati disekitar kandang itik. Ial ini bertujuan untuk membiasakan itik dengan suara. suara lain.

0.

7andang "ukup mendapat sinar matahari. Itik perlu mendapatkan sinar matahari untuk merangsang pembentukan telur.

2. *angan memilih bahan atap yang gampang menimbulkan suara gaduh seperti seng dan yang lainnya 9.3 Pe/,erian Pakan elain makanan pemberian makanan pokok yiatu dedak, untuk memper"epat pertumbuhan itik perlu pemberian tambahan yaitu menir, "angkang udang, ikan ru"ah, seng (Jn o;), kapur dan &op MiA. )an untuk meningkatkan hasil produksi telur itik perlu diberi asupan Hat giHi yang dibutuhkan oleh itik yaitu air, protein, sumber energi (lemak dan karbohidrat), :itamin dan mineral. Pemberian pakan frekuensinya ( kali atau lebih setiap hari. edangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari "ampuran dedak halus dengan ikan ru"ah dengan perbandingan %$= atau "ampuran dedak halus, jagung, "in"angan beki"ot dengan perbandingan '$%$%. 9.! Pe/anenan ebaiknya pemanenan telur dilakukan di pagi, supaya mengurangi tingkat kestresan itik sehingga produksi telur tetap teratur. Itik petelur akan mulai memproduksi telur setelah seminggu masa pembelian. Pemanenan dilakukan dengan "ara mengeluarkan semua itik dari kandangnya, setelah kandang dikosongkan barulah semua telur diambil. etelah dikumpulkan semua telur disusun dengan rapi didalam kotak atau peti yang sudah dilapisi dengan gabah (kulit padi) agar telur tidak mudah pe"ah. etelah telur panen, kita juga perlu memlakukan kegiatan pas"apanen yang biasa dilakukan adalah pengawetan. )engan pengawetan maka nilai ekonomis telur itik akan lebih lama dibanding jika tidak dilakukan pengawetan. &elur yang tidak diberikan perlakuan pengawetan akan "epat busuk dan hanya dapat tahan selama %; hari jika disimpan pada temperatur ruangan. 9.6 Pr* e Pen:ualan Telur Itik 8ntuk proses penjualan telur itik ini terbagi atas dua "ara, yaitu $ %) Penjualan se"ara berkala (grosir). ') Penjualan besar (agen)

9.9 Penan&&ulan&an Pen(akit 1a/a $an 5en(akit 5a$a 5eternakan itik menjadi salah faktor penentu ke,er+a ilan ,i ni ini. Menanggulangi penyakit itik merupakan salah satu upaya /e/ak i/alkan +a il 5anen nantinya.

9.9.1 Pen(e,a, Pen(akit 5a$a Itik Iama Itik ukuran besar nampak se"ara kasat mata misalnya ku"ing, ular , elsng dan musang. Penyakit yang biasanya menyerang pada itik, biasanya disebabkan oleh beberapa penyebab, yaitu $ %) ,irusK ') #akteriK () 7ekurangan unsur giHiK dan ;) penyakit karena parasit, "a"ing, protoHoa dan kutu. #eberapa penyebab penyakit pada ikan lele antara lain$ %. Penyakit uck !holera Penyebab$ bakteri Pasteurela a:i"ida. 5ejala$ men"ret, lumpuh, tinja kuning kehijauan. Pengendalian$ sanitasi kandang,pengobatan dengan suntikan penisilin pada urat daging dada dengan dosis sesuai label obat. '. Penyakit "almonellosis Penyebab$ bakteri typhimurium. 5ejala$ pernafasan sesak, men"ret. Pengendalian$ sanitasi yang baik, pengobatan dengan furaHolidone melalui pakan dengan konsentrasi -,-;? atau dengan sulfadimidin yang di"ampur air minum, dosis disesuaikan dengan label obat. (. "almonellosis #Pullorum $ Berak kapur% Penyebabnya bakteri almonella pullorum, bila menyerang itik umur (.%1 hari berakibat kematian tinggi. &anda penyakit yang nampak adalah adanya kotoran warna putih lengket seperti pasta dan menempel pada dubur, tubuh lemah, lesu dan mengantuk kedinginan, "epat terengahengah, bulu kusam, sayap menggantung kadang terjadi kelumpuhan. Pen"egahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang serta makanan dan minum, isolasi itik yang sakit. Pengobatan dengan obat jenis sulfa dan antibiotik.

;. Penyakit Botulismus Penyebabnya adalah ra"un yang dihasilkan oleh kuman +lostridium botulinum, yang sering ditemukan pada bangkai hewan dan tanaman busuk. Itik yang digembalakan sering memakannya &anda penyakit adalah itik lesu, lemah, lumpuh, pada leher kaki dan sayap, nampak mengantuk, kadang.kadang tidak dapat berdiri tegak dan kalau berjalan sempoyongan, bulu mudah rontik. Pen"egahan dengan menjaga kebersihan makanan dan hindari makanan basi9sudah membusuk dan ter"emar, makanan harus bersih dan baru atau kalau hijauan yang masih segar. Pengobatan dapat di"oba dengan obat laAanitia.pen"ahar (garam) 1. Penyakit !acing Penyebabnya terbagi jenis "a"ing menyerang pada itik yang dilepas. &anda penyakit adalah nafsu makan berkurang, men"ret, bulu kusam, kurus dan produksi turun. Pen"egahan harus dijaga kebersihan kandang jaga kelembabannya, sanitasi kandang dan makan, minum. Pengobatan dengan memberikan obat "a"ing minimal ( bulan sekali. 9.9.2 0ara Men&+in$ari Penularan Pen(akit 8ntuk menghindari terjadinya penularan penyakit, maka hendaknya memperhatikan hal.hal sebagai berikut$ %. Pindahkan segera itik yang memperlihatkan gejala sakit dan diobati se"ara terpisah. Itik yang tampak telah parah sebaiknya dimusnahkan. '. Pembersihan kandang dan peralatannya se"ara rutin, penyemprotan disinfektan pada kandang, pembuatan kandang yang sesuai dengan kondisi itik, (. 7urangi kepadatan itik di kandang yang terserang penyakit. ;. etelah memegang itik sakit "u"ilah tangan kita dengan larutan P7. selalu usahakan agar kolam selalu mendapatkan air segar atau air baru. 0. &ingkatkan giHi makanan itik dengan menambah :itamin untuk menambah daya tahan ikan. 1. #ersihkan selalu dasar kolam dari lumpur dan sisa bahan organik dan

9. ASPEK PEMASARAN ;.1 Ga/,aran U/u/ Pa ar =.%.% *enis produk yang dipasarkan adalah telur itik =.%.' Wilayah Pemasaran men"akup wilayah Palembang, Prabumulih dan Indralaya itu sendiri. ;.2 Per/intaan =.'.%. Permintaan &erhadap Produk asaran Pembeli (konsumen) . Penjual martabak har . Produsen kue . Bumah makan . Pasar wilayah Palembang dengan melalui agen =.'.'. Proyeksi Permintaan elama 1 tahun Mendatang Ta+un '-%' '-%( '-%; '-%1 '-%0 ;.3 Pe ain& #anyaknya peternak yang membudidayakan itik petelur di daerah Palembang tidak membuat kami pesimis karena faktanya telur yang dikonsumsi sehari.hari masih ada yang disuplai dari luar Palembang sehingga suplai dari Palembang sendiri masih kurang. Walaupun kebutuhan telur itik di Palembang sudah ter"ukupi, kami sudah memiliki link yang mau bekerjasama untuk memasarkan lele kami di wilayah Palembang hingga ke luar kota. Pr*(ek i Per/intaan <$ala/ unit= 0.2 ton 2.L ton 2.L ton L.= ton =.%- ton

;.! Strate&i Pe/a aran a. Produk *enis produk yang dipasarkan adalah telur bebek dengan berat rata.rata 21gram b. Iarga 8ntuk % butir telur itik kami jual dengan harga < Bp %.(--,. untuk agen dan < Bp %.1--,. untuk e"eran. ". *alur Penjualan 8ntuk penjualan produk kami, kami pasarkan melalui transaksi langsung di peternakan dalam jumlah ke"il (e"eran) dan juga dalam jumlah besar melalui transaksi dengan agen terkait. 7ami juga telah memiliki kepastian kemana hasil panen telur itik kami akan dijual yang dapat dilihat pada >Surat Per:an:ian Ker:a a/a? yang telah kami buat antara pihak Peternakan #ebek Petelur M #5 %% M dengan pihak agen <terla/5ir=. d. Promosi !dapun "ara promosi yang kami lakukan yaitu dengan "ara melakukan sosialisasi se"ara lisan, dan untuk jaringan yang lebih luas kami memanfaatkan telepon dan jaringan internet. ;.# 0ara Pe/,a(aran &ransaksi Cangsung &ransaksi Melalui Perbankan (#ank)

;.6 Re ik* atau 1a/,atan Besiko yang dipertimbangkan dalam memulai dan mengembangkan usaha ini adalah $ Iama penyakit yang ada ketika budidaya berlangsung. &ingkat mortalitas yang tinggi. 7edua resiko ini dapat diminimalisir dengan "ara perawatan yang baik dan menjaga kebersihan kandang serta keamanannya.

;. ANALISIS S8"T Kele,i+an

%. Masih tingginya permintaan pasar terhadap telur itik terlihat dari mahalnya harga telur itik di pasar. '. Masih impornya telur Palembang terutama telur itik dari luar kota. (. #esarnya hasil panen dibandingkan hasil dari itik lain ;. +epatnya waktu operasional. 1. Cokasi yang strategis. Kekuran&an %. ifat ltik yang mudah stres sehingga peternakan harus jauh dari lingkungan penduduk. '. Mahalnya biaya in:estasi awal dan harga pakan. Ruan& Ke e/5atan (an& Ter e$ia %. Adanya permintaan konsumen yang fluktuatif dari hari ke hari karena telur
termasuk bahan makanan yang subtitutif.

'. Sifat telur yang merupakan produk yang sifatnya perishable (mudah rusak),
sehingga harus dapat dijual atau dikonsumsi segera.

An3a/an $an Penan&&ulan&ann(a %. Persaingan negara tetangga khususnya Thailand atau Malaysia yang dapat
berproduksi dengan biaya lebih murah dengan perkembangan teknologi yang lebih efisien, karena adanya dukungan pemerintah secara aktif.

'.

ondisi keamaman dalam negeri yang masih ra!an menyebabkan ancaman penjarahan dari kelompok masyarakat tertentu masih tinggi.

(. Teknologi yang belum sepenuhnya dapat menciptakan produk bebas residu


antibiotik dapat menghambat pemasaran di pasar global, karena dalam "T# diterapkan persyaratan yang ketat dalam hal kesehatan terhadap konsumen.

Anali i Pen&e/,an&an %. )ikarenakan masih sangat tingginya permintaan pasar terhadap telur itik sehingga untuk pengembangan lahan dalam jumlah besarpun masih dirasa memungkinkan jika hanya mengin"ar pasar yang sudah ada. '. Men"iptakan pasar sendiri juga dinilai penting guna melewati batas eNulibrium penjualan dengan "ara mengolah hasil pembudidayaan jadi produk olahan yang

dapat dikonsumsi se"ara instan yang tenaga ahlinya diambil dari tim ahli dan masyarakat yang memiliki kemampuan dibidangnya. (. Men"iptakan momentum dan prestise dari produk itik petelur juga menjadi marketing dari hasil olah telur sehingga tertan"ap pada benak mereka bahwa suatu kebanggaan atau kebiasaan mengonsumsi telur itik pada setiap waktu tentunya dalam pengolahan produk telur berbentuk lain. ;. Membangun sistem agribisnis peternakan yang secara terintegrasi dari hulu
sampai hilir dan membangun jaringan distribusi yang mantap serta meningkatkan kualitas produk untuk menghadapi ancaman perdagangan bebas.

1. Pengembangan peternakan skala besar perlu dilakukan dengan melibatkan


masyarakat setempat untuk menghindari masalah sosial yang mungkin terjadi di masyarakat.

1@. ANALISIS KEUANGAN 11.1 M*$al !da dua jenis pengeluaran dalam bisnis itik petelur, biaya in:estasi dan biaya operasional. Perin"ian biaya in:estasi dan biaya operasional antara lain sebagai berikut$ 11.1.1 Bia(a In4e ta i #iaya in:estasi adalah biaya awal yang hanya dikeluarkan satu kali, perin"iannya sebahai berikut $ 8saha dilakukan pada lahan sewa dengan luas '1A'- m (1-- m ') untuk per tahun G R5 2.#@@.@@@'A Pembuatan kandang (paket ) untuk 1 tahun G R5 !.@@@.@@@'A sekop ; buah G R5 9@@.@@@'A wadah telur G R5 6@.@@@'A pembuatan pondok (paket) untuk 1 tahun G R5 1.@@@.@@@'A perlengkapan dalam pondok G R5 #@@.@@@'A pembuatan drainase G R5 #@@.@@@ Instalasi Penerangan untuk jalan, pondok, dan kandang $ M+# 0! % A ;-.--G Bp ;-.---,. L Campu philips '-w L A (-.--G Bp ';-.---,. ' Campu philips %1w ' A '1.--G Bp 1-.---,. L Piting lampu NI LA 2.--G Bp 10.---,. ; aklar seri NI @ut #ow ; A %0.--G Bp 0;.---,. % aklar &unggal @ut #ow % A %'.--G Bp %'.---,. % top kontak NI @ut #ow % A %0.--G Bp %0.---,. '--m 7abel ND! ',1mm' NI.Merah '--A;--- G Bp L--.---,. %--m 7abel ND! ',1mm' NI.#iru %--A;--- G Bp ;--.---,. 2 &iang (kayu kaso) 2 A %L.--G Bp %'0.---,.

%. '. ;. 1. 0. 2. L. =.

2 buah pelindung lampu 2 A '-.-- 8pah pasang instalasi penerangan &otal #iaya untuk Instalasi Penerangan %'. Perlengkapan kandang ; 3mber pakan itik ; A %'.1- wadah pakan itik ;- buah ; 7otak telur ; A %--.-- % )rum Plastik % A '--.-- 1 5ayung 'A (.-- % Pisau 7e"il %A 0.-- ' Pisau #esar 'A ';.-- Mesin air % A (1-.-- elang '- m A 1--&otal #iaya untuk Perlengkapan 7olam adalah %( Pembelian bebek 9 Itik ;-- ekor (untuk 0 bulan) ;-- ekor A ;1.---

G Bp %;-.---,. G Bp (--.---,. G R5 2.2!!.@@@'A G Bp 1-.---,. G Bp L--.---,. G Bp (--.---,. G Bp '--.---,. G Bp 0.---,. G Bp 0.---,. G Bp ;L.---,. G Bp (1-.---,. G Bp. %--.---,. G R5 1.96@.@@@'A G Bp.%L.---.---,.

Bin"ian biaya In:estasi untuk usaha pembesaran dalam satu periode ('bulan ) adalah sebagai berikut$ N* 1 2 3 ! # 6 7 Ba&ian ewa lahan (1-- m') KETERANGAN ewa lahan (1-- m') selama % tahun JUMLA1 <R5= '.1--.--;.---.--(--.--;.(--.--1--.--'.';;.--%.L0-.--%L.---.--31.16!.@@@

Pembuatan 7andang dan 7ayu, Paku, !tap, #ambu drainase 8pah pembuatan pinggiran kolam Pembuatan Pondok &otal biaya pembuatan pondok Perlengkapan )alam Pondok &otal biaya untuk perlengkapan pondok &otal biaya Instalasi penerangan #iaya Instalasi Penerangan &otal biaya untuk perlengkapan kolam Perlengkapan 7olam Pembaelian bebek ;-- ekor #ebek T*tal Bia(a In4e ta i

11.1.2 Bia(a "5era i*nal #iaya operasional yaitu biaya yang dikeluarkan untuk memulai usaha pembelian itik yang sudah siap produksi hingga panen. #iaya operasional ini sangat mempengaruhi keuntungn yang akan didapat. %. 8saha dilakukan pada % kandang dengan ukuran %0A%-A' dengan kandang lahan sewa. '. Cama perawatan ' bulan. (. Iarga pakan % sak9karung Bp (0.--- dengan berat %sak9karung G (- kg.

;. Iarga pakan keong %---9kg 1. ,itamin 0. @bat.obatan 2. Iasil panen sebanyak 'L- butir per hari L. Iarga jual telur perbutir Bp %.(-=. 5aji karyawan ( orang untuk ' bulan G (A'ABp 1--.---,. G Bp (.---.---,. Bin"ian biaya operasional untuk usaha pembesaran dalam satu periode pembesaran adalah sebagai berikut$ URAIAN Pakan dedak ( ( ton ) Pakan keong (%' ton) ,itamin @bat.obatan 7ariawan ((orang) untuk ' bulan #iaya PCN ' bulan #iaya tak terduga untuk ' bulan T*tal Bia(a "5era ia*nal 11.1.3 Anali a M*$al ehingga modal yang dibutukan meliputi$ Modal G #iaya In:estasi O #iaya @perasional G Bp. (%.%0;.--- O Bp L.L(0.--G R5 !@.@@@.@@@'A 11.1.! Anali i Keuntun&an )ari in:estasi awal tersebut maka dapat dihitung cash &low (dengan asumsi bahwa minimal itik panen 0 kali dalam setahun dan jumlah tingkat kehidupan hanya 2-? yang nantinya dapat kami tekan hingga dibawah L? karena kami memiliki sumberdaya yang mendukung) JUMLA1 <R5= (.0--.--%'--.--(--.--'--.--(.---.--'--.--((0.--9.936.@@@

Be,ekDek*r

Tin&kat 5r*$uk i 2-?

1a il Panen <29@,utirD+ari= %0L-r

1ar&aD,uti

T*tal Pen$a5atan Bp '%.L;-.---,.

;--

Bp %.(--,.

7euntungan bersih yang didapat pada panen pertama adalah $ 7euntungan G &otal Pendapatan / #iaya operasional G Bp '%.L;-.---/ Bp L.L(0.--G R5 13.@@!.@@@'A &erlihat pada panen pertama saja kita sudah sudah memiliki keuntungan sebesar B R5 13.@@!.@@@'A )alam setahun bisa 0 kali panen. &etapi dalam peren"anaan ini kami menargetkan panen dalam setahun minimal 1 kali dengan perkiraan keuntungan sebagai berikut $ .C. 1 A Bp %(.--;.---,. G R5 6#.@2@.@@@'A 7euntungan ini merupakan perhitungan minimal karena kami menghitung tingkat mortalitas (kematian) sebesar (- ?, pada kenyataannya mortalitas dapat diminimalisir sampai L ? dan kami juga masih bisa meminimalkan biaya operasional dengan menekan penggunaan pelet yang harganya lumayan tinggi dengan tambahan makanan yang kami buat sendiri yang biayanya lebih rendah dari pelet, dengan memanfaatkan limbah ampas tahu, ayam mati dan lain.lain. 11.1.# Anali i Kela(akan U a+a Indikator yang sering digunakan untuk melihat kelayakan usaha, yaitu titik impas9Break '(en Point (#3P), B9+ ratio, dan Pay)ack Period (P#P). !dapun perhitunganya sebagai berikut $ a. Break E4ent P*int <BEP= #3P produksi G &otal biaya produksi 9 Iarga jual (97g)

G Bp.L.L(0.--- 9 Bp.%(-- 9butir G 67;7,utir emua biaya produksi akan tertutup jika terjual telur konsumsi minimal sebanyak 02=2 butir. Pada saat panen men"apai 02=2 butir mendapat kerugian (impas). maka usaha Peternakan tidak

,. Re4enue 0* t Rati* <RD0 rati*= B9+ ratio G &otal pendapatan 9 &otal biaya produksi G Bp '%.L;-.---,. 9 Bp. L.L(0.--G 2'!71 0V 5ara 5en&el*la Pembesaran Lele BG 11 . . Data Pri,a$i C Nama Nama panggilan NIM &empat tanggal lahir tatus !gama !lamat No. IP 3mail Pa:orite Quotes Ri%a(at Pen$i$ikan C %==0.'--' '--'.'--1 '--1.'--L

$ E$i Kurnia%an $ 3di $ -0%- (-(' -';L $ Idralaya, 2 juni %==$ Mahasiswa $ Islam $ *ln. rijaya negara bukit besar Palembang $ -L1'.0L01;;0 $ $ &ebarlalah keper"ayaan kepada orang lain dan pertahankan keper"ayaan yang telah diraih . $ )N Negeri ' sakatiga $ C&P Negeri % indralaya $ M! Negeri % indralaya '--=.sekarang $ )( &eknik 3lektro Program &eknik 3lektronika Politeknik Negeri riwijaya

tudy

)aftar Biwayat Iidup (+urri"ulum ,itae) ini dibuat dengan sebenarnya dan dipergunakan seperlunya.

Palembang, 2 !pril '-%'

0V 5ara 5en&el*la Pembesaran Lele BG 11 . Data Pri,a$i C Nama Nama panggilan NIM &empat tanggal lahir tatus !gama !lamat No. IP 3mail

$ Re,,( -u$( Ale.an$er $ Bebby $ -0%- (-1- -'0% $ Palembang, (% januari %==$ Mahasiswa $ Islam $ *ln. osial km.1 Palembang $ -L1'2(211L1 $

)aftar Biwayat Iidup (+urri"ulum ,itae) ini dibuat dengan sebenarnya dan dipergunakan seperlunya.

Palembang, 2 !pril '-%'

0V 5ara 5en&el*la Pembesaran Lele BG 11 . Data Pri,a$i C Nama Nama panggilan NIM &empat tanggal lahir tatus !gama !lamat $ D*n( A2rian (a+ $ )ony $ -0-= (-(' -';2 $ Palembang, %1 !pril %==' $ Mahasiswa $ Islam $ *ln. rijaya Crg.#ersama B& -'(9BW --2 no.%%(2 7M 1 7e". ukarame 7el. ukabangun Palembang $ -L1'02;L22;L 9 -L==;(0===1 $ dony.elektronika%-Rgmail."om $ @rang sukses adalah orang.orang yang memilih bukan terpilih S $ ) Negeri -%( Pekanbaru $ MP Negeri -'% Pekanbaru $ M! Negeri %( Palembang $ )( &eknik 3lektro Program tudy &eknik 3lektronika Politeknik Negeri riwijaya

No. IP 3mail Pa:orite Quotes . Ri%a(at Pen$i$ikan C %==2.'--( '--(.'--0 '--0.'--= '--=.sekarang

. Pen&ala/an "r&ani a i C !nggota )i:isi Iumas Iimpunan Mahasiswa *urusan 3lektro Polsri Periode '-%-9'-%% 7oordinator )i:isi Iumas Iimpunan Mahasiswa *urusan 3lektro Polsri Periode '-%%.sekarng

taf Publiaksi dan )okumentasi Nasional Porum 7omunikasi Iimpunan Mahasiswa 3lektro Indonesia Periode '-%%.sekarang

)aftar Biwayat Iidup (+urri"ulum ,itae) ini dibuat dengan sebenarnya dan dipergunakan seperlunya.

Palembang, 2 !pril '-%'

0V 5ara 5en&el*la Pembesaran Lele BG 11 . Data Pri,a$i C Nama Nama panggilan NIM &empat tanggal lahir tatus !gama !lamat No. IP 3mail Pa:orite Quotes $ Ru$( )anr*( Silala+i $ Budy $ -0-L (-(' -'0$ $ Mahasiswa $ 7risten Protestan $ *ln. rijaya Negara #ukit #esar Palembang $ -L%(2(011--' $ $ maju terus pantang mundur.

)aftar Biwayat Iidup (+urri"ulum ,itae) ini dibuat dengan sebenarnya dan dipergunakan seperlunya. Palembang, 2 !pril '-%'

0V 5ara 5en&el*la Pembesaran Lele BG 11 . . Data Pri,a$i C Nama Nama panggilan NIM &empat tanggal lahir tatus !gama !lamat No. IP 3mail Pa:orite Quotes Ri%a(at Pen$i$ikan C %==2.'--( '--(.'--0 '--0.'--= '--=.sekarang $ I&natiu D+ika 0e tara $ )hika $ -0%- (-(' -'1% $ #angun ari, '( @ktober %==' $ Mahasiswa $ 7atolik $ 7ampung #aru Bt9Bw$ -09-( )esa Marga #akti @78 $ -L22=0L-L0=$ dhikaT"hTleleARyahoo."o.id $ makin berisi makin merunduk. $ ) Negeri %L0 @78 $ MP Negeri 1 @78 $ M! U!,3BI8 #!&8B!*! $ )( &eknik 3lektro Program tudy &eknik 3lektronika Politeknik Negeri riwijaya

)aftar Biwayat Iidup (+urri"ulum ,itae) ini dibuat dengan sebenarnya dan dipergunakan seperlunya.

Palembang, 2 !pril '-%'

-*t* Re2eren i Kan$an& (an& Akan Di&unakan