Anda di halaman 1dari 23

Laporan Kasus Seorang wanita usia 28 tahun datang dengan keluhan sesak nafas yang semakin berat sejak

3 hari SMRS

Oleh !aniah "#$#%3&###&2' (ndrey )wi (nandya "#$#%3&##&&$' *embimbing dr+ ,erry -sni.ar/ Sp*)
Oponen 0ajib &+ ,ahmi 1ahar 2+ Meike (nggreny 3+ (prilia Kartika 2 $+ ,a3hrul 4rsan %+ (ndra Kurnianto 5+ Ratih Merinda 6+ 7ulia Rosa Rosida 8+ ,ri.ky (rlind 8+ (rdi (rtatnto &#+ *utri 9alika LMK &&+ (idyl ,itrisyah &2+ Singgih *rasetyo &3+ (melia ,arianty &$+ (hmad :a;iyudin &%+ ,edly (ristian &5+ ,ebri Kusuma 0 &6+ ,ebrian :ur !elly &8+ <ita &8+ Masita Oponen 1ebas &+ (mmar , 2+ 0ulan (+ 3+ Lu3ky (+ $+ 1erti (+ %+ Sarilia S+ 5+ Mir.ah =indar , 6+ :ita Rusilina 8+ >lia *uspita : 8+ Riyan (priantoni &#+ Muhammad (ulia &&+ >ka !andayani O &2+ Siti Medissa :urhuda &3+ (hmad )ika 0ijaya &$+ :o?a lestari &%+ Rian !asni &5+ 0ahyudi (.war &6+ Medina (thiah &8+ Sulistiani &8+ @ita )wi *rasasti

)>*(R=>M>: *>:7(K4= )(L(M R-M(! S(K4= )R+ MO!+ !O>S4: *(L>M1(:@ ,(K-L=(S K>)OK=>R(: -:4<>RS4=(S SR4042(7( 2##8

1(1 4 *>:)(!-L-(: Gagal jantung adalah sindroma klinis (sekumpulan tanda dan gejala), ditandai oleh sesak nafas dan fatik (saat istirahat atau saat aktivitas) yang disebabkan oleh kelainan struktur atau fungsi jantung.1 Jantung tidak mampu memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan dan/atau kemampuannya hanya ada kalau disertai peninggian volume diastolik secara abnormal. !ngka kejadian "#$ semakin meningkat dari tahun ke tahun tercatat 1,% & sampai & orang de'asa di !merika (erikat menderita "#$ dan )**.*** diantaranya harus dira'at di rumah sakit per tahun. faktor resiko terjadinya gagal jantung yang paling sering adalah usia lanjut, )%& pasien yang dira'at dengan "#$ berusia antara +%,)% tahun. terdaoat juta kunjungan pasien ra'at jalan pertahun yang menderita "#$, biaya yang dikeluarkan diperkirakan 1* miliar dollar per tahun. faktor resiko terpenting untuk "#$ adalah penyaikt arteri koroner dengan penyakit jantung iskemik. hipertensi adalah faktor resiko terpenting kedua untuk "#$. $aktor resiko lain terdiri dari kardiomiopati, aritmia, gagal ginjal dan penyakit katup jantung..engan data perkembangan seperti ini, penyakit jantung kongestif oleh kelainan katup akan menyebabkan permasalahan yang signifikan bagi masyarakat global dan bukan tidak mungkin dalam kurun beberapa tahun ke depan angka statistic ini akan bergerak naik jika para praktisi medis khususnya tidak segera memperhatikan faktor resiko utama yang menjadi a'al mula penyakit ini. dengan demikian perlu adanya penanganan dari segala aspek baik secara biomedik maupun biopsikososial. dan untuk itu kasus ini diangkat sebagai salah satu bentuk tanggung ja'ab sebagai praktisi medis agar dapat mengenal penyakit ini lebih rinci sebelum benar,benar mengaplikasikan pengobatan yang rasional.

1(1 44 L(*OR(: K(S-S 44+& 4)>:=4,4K(S4 / / / / / / / / 0ama 3mur Jenis kelamin !lamat (tatus 5ekerjaan !gama 68( 1 0y. 2 1 4 tahun 1 5erempuan 1 (ungsang 1 6enikah 1 'iras'asta (petani karet) 1 7slam 1 4 9ktober **:

44+2 (:(M:>S( Keluhan utama (esak nafas yang semakin berat sejak ; - hari (68(. Riwayat perjalanan penyakit ; 1 bulan (68(, os mengeluh sesak nafas, sesak nafas dipengaruhi posisi, os merasa sesak bila berbaring, sesak berkurang bila os duduk. (esak tidak dipengaruhi cuaca ataupun emosi. 9s tidur dengan bantal tinggi. 9s mengeluh bangun di tengah malam karena sesak. (esak tidak disertai bunyi mengi. 9s juga mengeluh batuk tidak berdahak. 9s menyangkal adanya keluhan demam. <eluhan nyeri dada disangkal. <aki kanan dan perut os mulai membengkak. 0afsu makan berkurang. 6ual (=), muntah (=) isi cairah lendir dan cacing, ukuran 1 cm, ber'arna putih, lonjong, jumlah 1, buah setiap kali muntah. >!> bercanpur cacing, 'arna putih, ukuran ;1 cm, cacing ber'arna putih, lonjong, jumlah 1, buah. >!< biasa.

; - hari (68(, os mengeluh sesak nafas yang semakin berat. (esak nafas dipengaruhi posisi, merasa sesak bila berbaring, sesak berkurang bila os duduk. 9s tidak bisa tidur karena sesak. (esak tidak dipengaruhi cuaca ataupun emosi. 9s tidur dengan bantal tinggi, -, ? bantal. 9s mengeluh bangun di tengah malam karena sesak. (esak tidak disertai bunyi mengi. 9s juga mengeluh batuk tidak berdahak. >atuk bertambah berat jika os berbaring. 9s menyangkal adanya keluhan demam. <eluhan nyeri dada disangkal. <aki kanan dan perut os semakin membengkak, kaki kiri dan kemaluan os mulai membengkak. 0afsu makan berkurang. 6ual masih ada, muntah cacing kadang,kadang masih ada. >!> bercampur cacing kadang,kadang masih ada. >!< biasa. 9s kemudian berobat ke 8(6#. Riwayat penyakit dahulu , , , , 8i'ayat dira'at di 8(6# 1 bulan (68( selama 1? hari ( ) !gustus,11 (eptember **:), os tidak kontrol ulang 8i'ayat penyakit paru disangkal 8i'ayat minum obat yang diminum selama + bulan disangkal 8i'ayat darah tinggi disangkal

Riwayat penyakit keluarga , <etiga anak os mempunyai ri'ayat cacingan.

Riwayat Kebiasaan , Riwayat Sosioekonomi 5enderita sudah menikah. 6empunyai - anak. 5enderita bekerja sebagai petani karet.

44+3 *>M>R4KS((: ,4S4K Keadaan umum <eadaan umum <eadaan sakit <esadaran .ehidrasi @ekanan darah 0adi 5ernafasan (uhu Keadaan spesifik <ulit Carna sa'o matang, efloresensi (,),scar (,), ikterus pada kulit (,), sianosis (,), spider nevi (,), pucat pada telapak tangan dan kaki (,), pertumbuhan rambut normal. <G> @idak ada pembesaran <G> pada daerah aAilla, leher, inguinal dan submandibula serta tidak ada nyeri penekanan. <epala >entuk oval, simetris, ekspresi sakit sedang, deformasi (,). 6ata Dksophtalmus dan endopthalmus (,), edema palpebra (,), konjungtiva palpebra pucat (,), sklera ikterik (=), pupil isokor, reflek cahaya normal, pergerakan mata ke segala arah baik. #idung 1 tampak sakit 1 tampak sakit sedang 1 compos mentis 1 (,) 1 1**/+* mm#g 1 1 *A/menit, reguler, isi dan tegangan cukup 1 4A/menit, thoracoabdominal, reguler 1 -+,%B "

>agian luar tidak ada kelainan, septum dan tulang,tulang dalam perabaan baik, tidak ditemukan penyumbatan maupun perdarahan, pernapasan cuping hidung (,). @elinga @ophi (,), nyeri tekan processus mastoideus (,), pendengaran baik. 6ulut @onsil tidak ada pembesaran, pucat pada lidah (,), atrofi papil (,), gusi berdarah (,), stomatitis (,), rhageden (,), bau pernapasan khas (,), faring tidak ada kelainan. 2eher 5embesaran kelenjar tiroid tidak ada, JE5 (%= ) cm# 9, kaku kuduk (,), pembesaran m.sternocleidomastoideus (=) .ada >entuk dada simetris, nyeri tekan (,), nyeri ketok (,), krepitasi (,) 5aru,paru 7 1 (tatis,dinamis simetris kanan F kiri, sela iga tidak melebar 5 1 (temfremitus kanan menguat, stemfremitus kiri normal 5 1 8edup pada /- ba'ah paru kanan, sonor pada lapangan paru kiri !1 Eesikuler (=) normal, ronkhi basah sedang pada basal kedua paru, 'heeGing (,) Jantung 7 1 ictus cordis terlihat 5 1 ictus codis teraba di 7"( E 5 1 batas jantung atas 7"( 77, batas jantung kanan 25( deAtra, batas jantung kiri 2!! sinistra ! 1 #8 F 1 *A/menit, murmur (=) sistolik grade 777 pada semua katup, gallop (,)

5erut 7 1 .atar, tampak stria albicans 5 1 2emas, nyeri tekan (=) pada area iliaca deAtra, hepar teraba - jari di ba'ah arcus costae, lien tidak teraba 5 1 tympani, nyeri ketok (,), shifting dullness (=) ! 1 >ising 3sus (=) normal !lat kelamin 1 edema labia mayora DAtremitas atas Dutoni, eutrophi, gerakan bebas, kekuatan =%, nyeri sendi (,), edema (,), jaringan parut (,), pigmentasi normal, acral hangat, jari tabuh (,), turgor kembali cepat, clubbing finger (,). DAtremitas ba'ah Dutoni, eutrophi, gerakan eAtremitas inferior sinistra terbatas, kekuatan =%, nyeri sendi (,), edema pretibial (=), lingkar paha kanan ?+ cm, lingkar paha kiri -: cm, jaringan parut (,), pigmentasi normal, acral hangat, clubbing finger (,), turgor kembali cepat.

44+ $+ *>M>R4KS((: *>:-:2(:@ *emeriksaan Laboratorium "28 September 2##8' )arah rutin #b #t 2D. 2eukosit @rombosit >asofil Dosinofil 1 1*,? gr/dl (1?,14 g/dl) 1 -- vol& (?*,?4 vol&) 1 % mm/jam (H1* mm/jam) 1 11)**/mm- (%***,1****/mm-) 1 -4***/mm- ( **.***,%**.***/mm-) 1 * & (*,1&) 1 *& (1,-&)

>atang (egmen 2imposit 6onosit Kimia Klinik "holesterol @otal #.2,"holesterol 2.2,"holesterol @rigliserida 3ric acid 3reum "reatinin (G9@ (G5@ 0atrium <alium Sero 4monulogi !(@9 "85 8euma faktor *emeriksaan ,eses <onsistensi Dritrosit 2eukosit @elur cacing1

1 *& ( ,+&) 1 +)& (%*,)*&) 1 :& ( *,?*&) 1 ?& ( ,4&) 1 - mg/dl (0H **) 1 1- mg/dl (0I+%) 1 % mg/dl (0H1-*) 1 )* mg/dl (0H1%*) 1 1?,% mg/dl (0F ,+,+,*) 1 4: mg/dl (0F1%,-:) 1 1,1 mg/dl (0F*,:,1,-) 1 :- u/2 (0H?*)) 1 )) u/2 (0H?1) 1 114 mmol/2 (0F1-%,1%%) 1 ?,1 mmol/2 (<F-,%,%,%) 1 positif 1 positif 1 negatif 1 lunak 1 *,1 1 *,1 1 !scaris (=)

*emeriksaan Laboratorium "2 Oktober 2##8' Kimia Klinik >(( 3ric acid 3reum "reatinin 1 11? 1 4,% mg/dl (0F ,+,+,*) 1 + mg/dl (0F1%,-:) 1 *,: mg/dl (0F*,:,1,-)

5rotein total !lbumin Globulin 0atrium <alium >K@ " 28 Oktober 2##8'

1 +,1 1 ,% 1 -,+ 1 1-* mmol/2 (0F1-%,1%%) 1 -,+ mmol/2 (<F-,%,%,%)

(8, !Ais kiri, #8F :-A/m, gel 5 normal, 58 interval *,1 det, J8( comp *,*4, ves =, (@.@ change <esan 1 ED( benigna Rontgen =horaA <esan1 kardiomegali >3ho3ardiography <esan1 mitral valve prolaps severe (562 failed dengan 68 severe), susp. rupture chordate, @8 ringan 58 moderate 44+ %+ R>S-M> (eorang perempuan berinisial 0y. 2, berumur 4 tahun, 68( tanggal 4 9ktober **: dengan keluhan utama sesak nafas yang semakin berat sejak ; hari (68(. ; 1 bulan (68(, os mengeluh sesak nafas, sesak nafas dipengaruhi posisi, os merasa sesak bila berbaring, sesak berkurang bila os duduk. (esak tidak dipengaruhi cuaca ataupun emosi. 9s tidur dengan bantal tinggi. 9s mengeluh bangun di tengah malam karena sesak. (esak tidak disertai bunyi mengi. 9s juga mengeluh batuk tidak berdahak. 9s menyangkal adanya keluhan demam. <eluhan nyeri dada disangkal. <aki kanan dan perut os mulai membengkak. 0afsu makan berkurang. 6ual (=), muntah (=) isi cairah lendir dan cacing, ukuran 1 cm, ber'arna putih, lonjong, jumlah 1, buah setiap kali muntah. >!> bercanpur cacing, 'arna putih, ukuran ;1 cm, cacing ber'arna putih, lonjong, jumlah 1, buah. >!< biasa.

; - hari (68(, os mengeluh sesak nafas yang semakin berat. (esak nafas dipengaruhi posisi, merasa sesak bila berbaring, sesak berkurang bila os duduk. 9s tidak bisa tidur karena sesak. (esak tidak dipengaruhi cuaca ataupun emosi. 9s tidur dengan bantal tinggi, -, ? bantal. 9s mengeluh bangun di tengah malam karena sesak. (esak tidak disertai bunyi mengi. 9s juga mengeluh batuk tidak berdahak. >atuk bertambah berat jika os berbaring. 9s menyangkal adanya keluhan demam. <eluhan nyeri dada disangkal. <aki kanan dan perut os semakin membengkak, kaki kiri dan kemaluan os mulai membengkak. 0afsu makan berkurang. 6ual masih ada, muntah cacing kadang,kadang masih ada. >!> bercampur cacing kadang,kadang masih ada. >!< biasa. 9s kemudian berobat ke 8(6#. .ari pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum pasien tampak sakit sedang, kesadaran compos mentis. @ekanan darah 1**/+* mm#g, nadi 1 *A/menit, pernafasan 4A/menit, sclera icterik, tekanan vena jugularis (%= ) cm# 9, pembesaran m.sternocleidomastoideus deAtra et sinistra. 5ada pemeriksaan paru ditemukan stemfremitus kanan menguat, stemfremitus kiri normal. 8edup pada /- ba'ah paru kanan, sonor pada lapangan paru kiri. Eesikuler (=) normal, ronkhi basah sedang pada basal kedua paru, 'heeGing (,). 5ada pemeriksaan jantung didapatkan ictus cordis terlihat, ictus cordis teraba pada 7"( E, batas atas jantung pada 7"( 77 kanan, batas kanan pada linea parasternalis deAtra, batas kiri pada linea aAillaris anterior, murmur (=) sistolik pada semua katup. 5ada pemeriksaan abdomen nyeri tekan (=) pada area iliaca deAtra, hepar teraba - jari di ba'ah arcus costae dan shifting dullness (=). 5ada alat kelamin ditemukan edema labia mayora. 5ada pemeriksaan ekstremitas inferior didapatkan edema, terutama pada ekstremitas deAtra dengan lingkar paha kanan ?+ cm dan lingkar paha kiri -: cm. .ari pemeriksaan laboratorium didapatkan jumlah uric acid 1?,% mg/dl, ureum 4: mg/dl, (G9@ :- u/2, (G5@ )) u/2, natrium 114 mmol/l, dan telur cacing ascaris pada pemeriksaan feses.

1*

)iagnosis "#$ ec mitral valve prolapse severe ec suspect 8#. = ascariasis = hiperuricemia = hiponatremia )iagnosa 1anding "#$ ec endocarditis infektif = ascariasis = hiperuricemia = hiponatremia *enatalaksanaan :onfarmakologis , , , 7stirahat 9 -,% liter .iet jantung 77 = telur asin

,armakologis , , , , , , , , , , , 7E$. .% gtt A/menit (micro) $urosemid i.v. 1A1 amp. (pironolakton 1A1 .% mg .igoAin 1A1/ tab !spilet 1A4* mg 9mepraGol 1A * mg !mbroAol syr. -A1 c !llopurinol 1A-** mg 5yrantel 5amoat 1A ? tab >1,>+,>1 -A1 tab 2aAadine syr. -A1 c

Ren3ana *emeriksaan , , 8a'at di 7(9 #itung penga'asan cairan

*rognosis , Juo ad vitam , Juo ad functionam

1 dubia ad bonam 1 dubia ad malam

11

*>RK>M1(:@(: S>L(M( R(0(= 4:(* @anggal ( 91 <esadaran @ekanan darah 0adi 5ernafasan (uhu <epala 2eher @horaA1 Jantung 5aru,paru !bdomen #8 :+ A/menit. 6urmur (=) sistolik di semua katup. Gallop (,) Eesikuler (=) normal. 8onkhi basah sedang (=) pada kedua basal paru, CheeGing (,) .atar. 2emas. #epar teraba - jari ba'ah arcus costae. 2ien tidak teraba Dksterimitas ! Ddema pretibial (=) deAtra et sinistra "#$ ec mitral valve prolapse severe ec suspect 8#. = ascariasis = hiperuricemia 5 = hiponatremia 0on $armakologis1 , , , , 7stirahat .iet jantung 77 = telur asin 9 -,%l 7E$. .% gtt A/menit (micro) : (eptember **: (esak nafas "ompos mentis 1**/+* mm#g :+ A/menit ? A/menit -+o" "onjungtiva palpebra pucat (,) (clera icteric (=) JE5 (%= ) cm# 9 5embesaran kelenjar getah bening (,)

$armakologis1

, , , , , , , , , ,

$urosemid amp. 1A1 i.v. (pironolakton 1A1 .%mg !lopurinol 1A-**mg .igoAin tab. 1A1/ !spilet 1A4*mg 9mepraGol 1A *mg !mbroAol syr. -A1 c 5yrantel 5amoat 1A ? tab >1,>+,>1 tab. -A1 2aAadine syr. -A1 c

8encana1 , , , 8a'at di 7(9 Dchocardiography #itung penga'asan cairan

@anggal ( 91 <eadaan sakit <esadaran @ekanan darah 0adi 5ernafasan (uhu <epala 2eher @horaA1 Jantung 5aru,paru

*1 9ktober **: (esak nafas, susah tidur @ampak sakit sedang "ompos mentis 11*/+* mm#g :4 A/menit ? A/menit -+. o" "onjungtiva palpebra pucat (,) (clera icteric (=) JE5 (%= ) cm# 9 5embesaran kelenjar getah bening (,) #8 :4 A/menit. 6urmur (=) sistolik di semua katup. Gallop (,) Eesikuler (=) normal. 8onkhi basah

1-

sedang (=) pada kedua basal paru. CheeGing (,) !bdomen Dksterimitas ! .atar. 2emas. #epar teraba - jari ba'ah arcus costae. 2ien tidak teraba Ddema pretibial (=) deAtra et sinistra "#$ ec mitral valve prolapse severe ec suspect 5 8#. = ascariasis = hiperuricemia = hiponatremia 0on farmakologis1 , , , , , , , , , , , , 7stirahat 9 -,% liter .iet jantung 77 = telur asin 7E$. .% gtt A/menit (micro) $urosemid amp. A1 i.v. (pironolakton 1A1 .%mg !lopurinol 1A-**mg !spilet 1A4*mg 9mepraGol 1A *mg !mbroAol syr. -A1 c 9># syr. -A1 c 2aAadine syr. -A1 c

$armakologis1

8encana1 , @anggal ( 91 <esadaran @ekanan darah 0adi 5ernafasan (uhu #itung penga'asan cairan

* 9ktober **: (esak nafas, batuk berdahak, bengkak di kemaluan sebelah kiri, pusing "ompos mentis 1**/)* mm#g :4 A/menit + A/menit -+.%o"

1?

<epala 2eher @horaA1 Jantung 5aru,paru

"onjungtiva palpebra pucat (,) (clera icteric (,) JE5 (%= ) cm# 9 5embesaran kelenjar getah bening (,) #8 :4 A/menit. 6urmur (=) sistolik di semua katup. Gallop (,) Eesikuler (=) normal. 8onkhi basah sedang (=) pada kedua basal paru. CheeGing (,)

!bdomen

.atar. 2emas. #epar teraba - jari ba'ah arcus costae. 2ien tidak teraba. >ising usus (=) normal.

Dksterimitas !

Ddema pretibial (=) deAtra et sinistra "#$ ec mitral valve prolapse severe ec suspect 8#. = ascariasis = hiperuricemia = hiponatremia 0on farmakologis1 , , , , , , , , , , , , 7stirahat 9 -,% liter .iet jantung 77 = telur asin 7E$. .% gtt A/menit (micro) $urosemid amp. A1 i.v. (pironolakton 1A1 .%mg !lopurinol 1A-**mg !spilet 1A4*mg 9mepraGol 1A *mg !mbroAol syr. -A1 c 2aAadine syr. -A1 c "ek kimia darah

$armakologis1

8encana1

1%

@anggal ( 91 <esadaran @ekanan darah 0adi 5ernafasan (uhu <epala 2eher @horaA1 Jantung 5aru,paru

*- 9ktober **: (esak nafas, batuk berdahak, bengkak di kemaluan sebelah kiri, pusing "ompos mentis 11*/)* mm#g :* A/menit + A/menit -+.%o" "onjungtiva palpebra pucat (,) (clera icteric (,) JE5 (%= ) cm# 9 5embesaran kelenjar getah bening (,) #8 :* A/menit. 6urmur (=) sistolik di semua katup. Gallop (,) Eesikuler (=) normal. 8onkhi basah sedang (=) pada kedua basal paru. CheeGing (,)

!bdomen

.atar. 2emas. #epar teraba - jari ba'ah arcus costae. 2ien tidak teraba. >ising usus (=) normal.

Dksterimitas !

Ddema pretibial (=) deAtra et sinistra "#$ ec mitral valve prolapse severe ec suspect 8#. = ascariasis = hiperuricemia = hiponatremia 0on farmakologis1 , , , , , , 7stirahat 9 -,% liter .iet jantung 77 = telur asin 7E$. .% gtt A/menit (micro) $urosemid amp. A1 i.v. (pironolakton 1A1 .%mg

$armakologis1

1+

, , , , , @anggal ( 91 <esadaran @ekanan darah 0adi 5ernafasan (uhu <epala 2eher @horaA1 Jantung 5aru,paru !bdomen

!lopurinol 1A-**mg !spilet 1A4*mg 9mepraGol 1A *mg !mbroAol syr. -A1 c 2aAadine syr. -A1 c

*? 9ktober **: (esak nafas, bengkak di kemaluan sebelah kiri, pusing "ompos mentis 11*/)* mm#g :+ A/menit ? A/menit -+.%o" "onjungtiva palpebra pucat (,) (clera icteric (,) JE5 (%= ) cm# 9 5embesaran kelenjar getah bening (,) #8 :+ A/menit. 6urmur (=) sistolik di semua katup. Gallop (,) Eesikuler (=) normal. 8onkhi basah sedang (=) pada kedua basal paru. CheeGing (,) .atar. 2emas. #epar teraba - jari ba'ah arcus costae. 2ien tidak teraba. >ising

Dksterimitas !

usus (=) normal. Ddema pretibial (=) deAtra et sinistra "#$ ec mitral valve prolapse severe ec suspect 8#. = ascariasis = hiperuricemia = hiponatremia 0on farmakologis1 , , 7stirahat 9 -,% liter

1)

, , , , , , , , ,

.iet jantung 77 = telur asin 7E$. .% gtt A/menit (micro) $urosemid amp. A1 i.v. (pironolakton 1A1 .%mg !lopurinol 1A-**mg !spilet 1A4*mg 9mepraGol 1A *mg !mbroAol syr. -A1 c 2aAadine syr. -A1 c

$armakologis1

@anggal ( 91 <esadaran @ekanan darah 0adi 5ernafasan (uhu <epala 2eher @horaA1 Jantung 5aru,paru

*% 9ktober **: (esak nafas, bengkak di kemaluan sebelah kiri, pusing "ompos mentis 11*/)* mm#g :4 A/menit ? A/menit -+.%o" "onjungtiva palpebra pucat (,) (clera icteric (,) JE5 (%= ) cm# 9 5embesaran kelenjar getah bening (,) #8 :4 A/menit. 6urmur (=) sistolik di semua katup. Gallop (,) Eesikuler (=) normal. 8onkhi basah sedang (=) pada kedua basal paru. CheeGing (,)

!bdomen

.atar. 2emas. #epar teraba - jari ba'ah arcus costae. 2ien tidak teraba. >ising usus (=) normal.

14

Dksterimitas !

Ddema pretibial (=) deAtra et sinistra "#$ ec mitral valve prolapse severe ec suspect 8#. = ascariasis = hiperuricemia = hiponatremia 0on farmakologis1 , , , , , , , , , , , 7stirahat .iet jantung 77 = telur asin 9 -,% liter 7E$. .% gtt A/menit (micro) $urosemid amp. A1 i.v. (pironolakton 1A1 .%mg !lopurinol 1A-**mg !spilet 1A4*mg 9mepraGol 1A *mg !mbroAol syr. -A1 c 2aAadine syr. -A1 c

$armakologis1

1:

)aftar *engawasan Bairan


70@!<D @anggal *1,1*, * ,1*, *-,1*, *%,1*, **: **: **: **: 6aka n 1** 1** 1** %* 6inum ** ** 1%* 1** 7nfus %** %** %** %** @otal 4** 4** )%* +%* >!> %* 1%* ** 1** 93@53@ >!< %* %* 1** %* 7C2 %** %** %** %** @otal +** :** 4** +%* (elisih = ** =1** ,%* *

1(1 444 (:(L4S( K(S-S Gagal jantung adalah sindroma klinis (sekumpulan tanda dan gejala), ditandai oleh sesak nafas dan fatik (saat istirahat atau saat aktivitas) yang disebabkan oleh kelainan struktur atau fungsi jantung.1Jantung tidak mampu memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan dan/atau kemampuannya hanya ada kalau disertai peninggian volume diastolik secara abnormal. 5ada gagal jantung kiri terjadi dyspneu deffort, fatig, ortopnea, dispnea nocturnal paroksismal, batuk, pembesaran jantung, irama derap, ventricular heaving, bunyi derap (- dan (?, pernafasan "heyne (tokes, takikardi, pulsus alternanas, ronki dan kongesti vena pulmonalis. 5ada gagal jantung kanan timbul fatig, edema, liver engorgement, anoreksia dan kembung. 5ada pemeriksaan fisik bisa didapatkan hipertrofi jantung kanan, heaving ventrikel kanan, irama derap atrium kanan, murmur, tanda,tanda penyakit paru kronik, tekanan vena jugularis meningkat, bunyi 5 mengeras, asites hidrothoraks, peningkatan tekanan vena, hepatomegali dan edema pitting. (edang pada gagal jantung kongestif terjadi manifestasi gabungan gagal jantung kiri dan kanan..iagnosis gagal jantung kongestif dapat menggunakan Kriteria Framingham , yaitu1 Kriteria Mayor / paroksimal noktunal dispnea / distensi vena leher / ronki basah tidak nyaring / kardiomegali / edema paru akut / irama derap (/ peningkatan tekanan vena jugularis / refluks hepatojugular Kriteria Minor

/ Ddema ekstremitas / >atuk malam hari / Dispnea deffort / #epatomegali / Dfusi pleura / 5enurunan kapasitas vital 1/- dari normal / @akikardia (I1 */menit). .iagnosis Gagal Jantung ditegakkan dari mayor dan kriteria mayorK atau 1 kriteia kriteria minor harus pada saat yang bersamaan.

5ada pasien ini didapatkan empat kriteria mayor. 5ertama terdapatnya paroAysmal nocturnal dispneu dari hasil anamnesis. <emudian dari pemeriksaan fisik didapatkan ronkhi basah sedang di basal kedua paru,kardiomegali dan peninggian tekanan vena jugularis. <ardiomegali juga didapatkan dari hasil pemeriksaan foto 8Lntgen thoraA postero,anterior. (edangkan untuk kriteria minor, pada pemeriksaan fisik didapatkan edema ekstremitas inferior, hepatomegali dan takikardi. <emudian adanya dispnue deffort yang didapatkan dari hasil anamnesis. 9leh karena itu pada pasien ini kami simpulkan diagnosis fungsionalnya adalah "#$. 6itral valve prolaps merupakan suatu penyakit katup jantung yang ditandai dengan masuknya sebagian katup mitral ke dalam atrium kiri jantung pada saat terjadinya systole, tetapi tidak menutup kemungkinan bah'a seluruh daun katup mitral dapat masuk ke dalam atrium kiri jantung. 5ada prolaps katup mitral, katup mitral lebih besar dariu biasanya dan/atau korda yang melekat ke katup mitral menjadi lebih panjang. akibatnya salah satu komponen katup mitral MprolapsN kembali ke atrium kiri selama systole ventrikel. Jika terdengar murmur pada saat ventrikel berkontraksi, berarti terjadi regurgitasi.? .iagnosis anatomi ditegakkan berdasarkan pemeriksaan fisik dimana pada auskultasi jantung terdengar murmur pada keempat katup jantung. .ari hasil echogardiography ditemukan adanya mitral valve prolaps dengan sangkaan ruptur chordae. .iagnosis ascariasis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan feses dimana didapatkan telur ascaris. (edangkan diagnosis lain pada pasien ini

berupa hiperuricemia dan hiponatremia didapatkan dari hasil pemeriksaan laboratorium klinik pasien yang menunjukkan kadar ureum pasien sebesar 1?,% mg& (niali normal ,+,+ mg&) serta kadar natrium pasien sebesar 114 mmol/l (nilai normal 1-%,1%% mmol/l)

)(,=(R *-S=(K( 1. 5anggabean, 6arulam 6. Gagal Jantung dalam1 >uku !jar 5enyakit .alam Ddisi ?. JakartaK 5usat 5enerbitan 7lmu 5enyakit .alam $< 37K **+. hlm.1%*-. . >raun'ald, Dugene. Heart Failure and Cor Pulmonale in 5rinciples ofO7nternal 6edicine 1+th Dd. 6cGra',#ill6edical publishing division K **%. p. 1-+). -. >rashaers, Ealentina 2. Gagal Jantung Kongestive dalam !plikasi <linis 5atofisiologi, 5emeriksaan dan 6anajemen Ddisi , JakartaK DG"K **). hlm %-,%?. ?. 6ansjoer !rif, dkk. Kapita Sele ta Kedo teran !disi ". Jakarta1 6edia !esculapiusK **1. hlm ?-?,?-%.