Anda di halaman 1dari 11

HERNIA NUKLEUS PULPOSUS

Oleh :jbjknkjn

BAGIAN/SMF ILMU PENYAKIT SYARAF/NEUROLOGI indonesia

DEFINISI
Hernia Nukleus pulposus (HNP) atau potrusi Diskus Intervertebralis (PDI) adalah suatu keadaan dimana terjadi penonjolan pada diskus intervertebralis ke dalam kanalis vertebralis (protrusi diskus) atau nucleus pulposus yang terlepas sebagian tersendiri di dalam kanalis vertebralis (rupture discus).

EPIDEMIOLOGI
Sering terjadi pada pria dan wanita dewasa dengan insiden puncak pada dekade ke 4 dan ke 5. Hampir 80% dari HNP terjadi di daerah lumbal. Sebagian besar HNP terjadi pada diskus L4-L5 dan L5-S1. HNP servikal paling sering terjadi pada diskus C6C7, C5-C6, C4-C5. Lokasi paling sering dari HNP torakal adalah diskus T9-T10, T10-T11, T11-T12

ETIOLOGI
HNP umumnya dihubungkan dengan trauma mendadak atau menahun sehingga anulus fibrosus terutama bagian posterolateral robek secara sirkumferensial dan radial disertai robekan di bagian lateral ligamentum longitudinal posterior.

GAMBARAN KLINIK
Henia Lumbosakralis
Kekakuan/ketegangan, kelainan bentuk tulang belakang. Nyeri radikuler pada paha, betis dan kaki Kombinasi paresthesiasi, lemah, dan kelemahan refleks

Hernia servicalis
Parasthesi dan rasa sakit ditemukan di daerah extremitas (sevikobrachialis) Atrofi di daerah biceps dan triceps Refleks biceps yang menurun atau menghilang Otot-otot leher spastik dan kakukuduk.

Hernia thorakalis
Nyeri radikal Melemahnya anggota tubuh bagian bawah dapat menyebabkan kejang paraparesis Serangannya kadang-kadang mendadak dengan paraplegia.

DIAGNOSIS
Diagnosis ditegakkan berdasarkan amanesis, pemeriksaan klinis umum, pemeriksaan neurologik dan pemeriksaan penunjang. Adanya riwayat mengangkat beban yang berat dan berulang kali, timbulnya low back pain. Pemeriksaan yang sering dilakukan :
Tes untuk meregangkan saraf ischiadikus (tes laseque, tesbragard, tes Sicard) Tes untuk menaikkan tekanan intratekal (tes Nafzigger, tes Valsava)

PEMERIKSAAN PENUNJANG
RO Spinal : Memperlihatkan perubahan degeneratif pada tulang belakang M R I : untuk melokalisasi protrusi diskus kecil sekalipun terutama untuk penyakit spinal lumbal. CT Scan dan Mielogram jika gejala klinis dan patologiknya tidak terlihat pada M R I Elektromiografi (EMG) : untuk melokalisasi radiks saraf spinal khusus yang terkena.