Anda di halaman 1dari 60

Skenario B Blok 20 Tahun 2013 Ny.

L umur 69 tahun dibawa ke dokter karena sering tidak bisa pulang (lupa jalan pulang) dan sering ketinggalan belanjaan di pasar. Kejadian ini sudah berlangsung 1 tahun dan semakin berat. Sejak 1 ! tahun yang lalu penderita sudah sukar berjalan karena badannya kaku tangannya mengalami tremor kasar dan mudah jatuh "emeriksaan #isik $%S 1! &' 1()*1)) nadi +,-*menit regular .. ,)-*menittemperatur/( , 0 Status neurologis 1 gerakan dan kekuatan ekstremitas menurun tremor kasar di kedua lengan lain2lain dalam batas normal "emeriksaan laboratorium1 $'S 13) mg*dl kolesterol total ,6)mg4 &$ 1,) mg4 "emeriksaan penunjang 1 5.6 kepala dalam batas normal dengan atropi ringan di lobus anterior "emeriksaan kogniti# 1 55S7 1(*/)

I.

Klarifikasi Istilah : 1. &remor kasar 1 gemeter atau menggigil yang in8olunter yang getarannya lambat ,. 9adan kaku 1 ketidak#leksibelan pergerakan /. $%S ($lassgow %oma S0ale) 1 skala yang digunakan untuk menilai derajad kesadaran pada pasien 3. $'S ($ula 'arah Sewaktu) 1 pemeriksaan gula darah tanpa persiapan (tanpa mmpertimbangkan waktu pemeriksaan) !. &$ (&rigliserida) 1 senyawa yang terdiri dari / molekul asam lemak yang teresteri#ikasi menjadi gliserol

6. 5.6 (5agneti0 .esonan0e 6maging) 1 proses diagnosis unuk memeriksadan mendeteksi kelainan organ di dalam tubuh dengan menggunakan medan magnet dan gelombang #rekuensi radio tanpa radiasi sinar - atau bahan radio akti# (. 55S7 (5ini 5ental State 7-amination) 1 penilaian yang berisi dari /) pertanyaan yang digunakan untuk menilai kogniti# impairement +. :tropi 1 penge0ilan ukuran suatu sel jaringan organ atau bagian tubuh 9. Lobus anterior (lobus #rontal) 1 bagian hemisper serebri yang bertanggungjawab mengatur motorik II. Identifikasi Masalah: 1. Ny.L umur 69 tahun dibawa ke dokter karena sering tidak bisa pulang (lupa jalan pulang) dan sering ketinggalan belanjaan di pasar. Kejadian ini sudah berlangsung 1 tahun dan semakin berat. ,. Sejak 1 ! tahun yang lalu penderita sudah sukar berjalan karena badannya kaku tangannya mengalami tremor kasar dan mudah jatuh /. "emeriksaan #isik 3. "emeriksaan neurologis !. "emeriksaan laboratorium 6. "emeriksaan penunjang (. "emeriksaan kogniti# III. Analisis Masalah 1. a. :pa makna klinis dari lupa jalan pulang dan sering ketinggalan belanjaan di pasar ; jawab 1 menurut (Lane< Snowdown 19+9) /!4 di usia = 6! th akan mengalami forgetfulness (gangguan memori yang bersi#at #isiologis) bila diamati dari keluhan utama saja ada dua
2

kemungkinan yang terjadi pada Nyonya ini. "ertma beliau masuk dalam kategori /!4 manula dalam golongan senes0ene (#orget#ulness #isiologis) tersebut atau beliau mengalami >pikun? disebabkna oleh kondisi patologis yang dikenal dengan demensia. 9eberapa kondisi patologis dengan keluhan >pikun? adalah sebagai berikut 1 :. "enyakit degenerati# 1. 'emensia kortikal "enyakit al@heimer "i0kAs disease 'emensia lobus #rontal 'emensia #rontotemporal

,. 'emensia sub kortikal Penyakit Parkinson "enyakit Buntington "rogressi8e Supranu0lear "alsy

/. Kondisi degenerati# lainnya 'emensia yang berhubungan dengan Buman immunode#i0ien0y 8irus (B6C) dan :utoimmunode#i0ien0y syndrome (:6'S) 5ultiple s0lerosis

9. &rauma Kepala %. "enyakit serebro8askular Stroke

.uptur aneurisma 'emensia 8as0ular

'. Kera0unan :lkohol (al0oholi0 korsako##As syndrome atau werni0ke korsako##?s syndrome) Neurotoksin lain misal logam2logam (seperti timah air raksa) bahan bakar dan pestisida 7. :noksia* iskemik D. Berpes simple- en0ephalitis $. &indakan operasi misalnya temporal lobe0tomy pada pasien epilepsi (&ranel dkk ,))9). $angguan memori juga bisa berasal dari kelainan non neurologis misalnya pada pasien depresi dan penyakit psikiatrik lainnya (Strub dkk ,)))). bahan pelarut

9ila diamati se0ara keseluruhan maka pada kasus ini demensia atau pikun yang dialami oleh nyonya L ini merupakan demensia subkortikal yang teradi pada penyakit "arkinson.

b. Bagaimana hubungan usia dan jenis kelamin dengan keluhan utama ; jawab 1
4

Keluhan utama (sering tidak bisa pulang (lupa jalan pulang) dan sering ketinggalan belanjaan di pasar) pada kasus ini disebut dengan pikun atau demensia. 'emensia sebenarnya adalah penyakit penuaan. 'i antara orang :merika yang berusia 6! tahun kira2kira !4 menderita demensia berat dan 1!4 menderita demensia ringan. Setelah anamnesis lebih lanjut maka didapatkan suspect penyakit "arkinson penyakit yang beralngsung progrsi# (memburuk) se0ara berlangsung selama bertahun2tahun pada 3)2()4 dari penderita disusul dengan keruntuhan mental dan suatu bentuk demensia. Entuk jenis kelamin beberapa peneliti berpendapat hubungan bias pada demensia parkinson.

0. :pa etilogi dan mekanisme dari keluhan utama ; jawab 1 9ila disesuaikan dengan kasus maka demensia ini terjadi pada penyakit "arkinson ("'') sejauh ini hubungannya masih belum jelas tetapi diketahui bahwa pasien dengan "arkinson biasanya akan mengalami demensia resiko ! F + kali lebih tinggi. &eori yang berkembang sekarang adalah semakin tingi resiko deensia pada "arkinson diibaratkan sebagai >dose e##e0t? 1 bila mutasi duplikasi triplikasi dari gen al#a synu0lein maka akan semakin tinggi resiko demensia dan tampilan gejala neuropsikiatriknya. Selan itu pada "arkinson de#i0it dopamiergi0 0holinergi0 dan noradrenergi0 menjadi dasar gangguan kogniti# pada "arkinson penurunan #lourodopa di nu0leus 0adatus dan korteks #rontal berhubungan dengna neurophysi0ology 8erbal atensi dan memori. Lewys body di kortek pada "'' berat dan 'L9 juga ditemukan sebagai sebab gangguan #ungsi kogniti#. 'iketahui bahwa demensia pada "' merupakan dyse-e0uti8e syndrome .

d. 5engapa keluhan semakin berat selama 1 tahun belakangan ini ; jawab 1


5

Karena penyakit ini baik "arkinson ataupun demensia (parkinsonAs dementia disease) merupakan penyakit neurodegenerati# progresi# artinya semakin lama se0ara perlahan F lahan kerusakan otak akan semakin parah dan gejala pun akan semakin bertabah berat seiring dengan bertambahnya waktu. Semakin bertambanya usia semakin progresi#. maka proses kompensasi (neuroplasti0ity juga semakin kurang) sehingga semakin kerusakannya

,. a. :pa makna klinis dari sukar berjalan karena badan kaku tangan mengalami tremor kasar dan mudah jatuh; Gawab 1 5akna klinis dari sukar berjalan karena badan kaku (rigiditas) tangan mengalami tremor kasar yang merupakan tremor pada waktu istirahat dan ke0epatan rata2rata empat sampai lima denyutan per detik mudah jatuh akibat instabilitas posisi tegak merupakan / dari 3 tanda motorik sebagai kriteria diagnostik klinis untuk penyakit "arkinson. 5akna klinis dari gejala ini yaitu ada penurunan kadar dopamin akibat kematian neuron di substansia nigra pars 0ompa0ata suatu regio ke0il di batang otak (terletak sedikit di atas medula spinalis) yang menjadi pusat kontrol*koordinasi dari seluruh pergerakan. 'opamin diperlukan untuk komunikasi elektrokimia antara sel2sel neuron di otak terutama dalam mengatur pergerakan keseimbangan dan re#leks postural seta kelan0aran komunikasi.

b. :pa etilogi dan mekanisme dari badan kaku tangan mengalami tremor kasar dan mudah jatuh ; jawab 1
6

'opamin bekerja sebagai neurotransmitter inhibisi

:0etilkolin bekerja sebagai

neurotransmitter eksitasi dan bekerja saling menyeimbangkan. 1."ada penyakit parkinson terjadi de#isit neuron pada substansi nigra penurunan dopamin sekresi dopamin dalam neostriatum menurun tanpa dopamin neuron akan distimulasi berlebihan oleh :0h tonus (ketegangan) otot berlebihan tremor dan kaku(rigiditas) :danya hipertoni pada otot #leksor ekstensor dan hipertoni seluruh gerakan hal ini oleh karena meningkatnya akti#itas motorneuron al#a ( 0ogwheel phenomenon ). ,. $angguan postural merupakan hilangnya re#leks postural normal. "aling sering ditemukan pada penyakit parkinson. &erjadi #leksi pada tungkai dan badan karena penderita tidak dapat mempertahankan keseimbangan se0ara 0epat. "enderita akan terjatuh bila berputar dan didorong. 6ni merupakan gejalan negati# yang terjadi akibat penurunan jumlah dopamin akibat produksinya yang menurun. adanya #enomena roda bergigi

0. 9agaimana hubungan dari badan kaku tangan mengalami tremor kasar dan mudah jatuh dengan keluhan utama ; jawab 1 "enyakit "arkinson merupakan gangguan neurodegenerati8e progresi# yang disebabkan karena proses degenerasi spesi#ik neuron2neuron dopaminergik ganglia basalis terutama di substansia nigra pars kompakta yang disertai inklusi sitoplasmik eosino#ilik (badan lewy). 'imana degenerasi ini akan menyebabkan gangguan2gangguan diantaranya adalah gangguan motorik (badan kaku tremor kasar dll) dan juga gangguan kogniti# seperti hilangnya memori. 'alam perkembangan penyakitnya "' dapat menyebabkan gangguan kogniti# yang ber8ariasi tingkat keparahannya. "enyebabnya adalah multi#aktorial menyangkut didalam sistem dopamin di subkortikal F #rontal dan sistem ekstrastriatum.
7

/. a. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (dihubungkan dengan gejala utama) dari pemeriksaan #isik ; jawab 1 Tabel Klasifikasi Tekanan arah !enurut "#$ %II 2003 Klasifikasi Normal "rehipertensi Bipertensi Stage 1 Bipertensi Stage , Sistolik &!!'() H 1,) 1,) F 1/9 13) F 1!9 =16) iastolik &!!'() H +) +) F +9 9) F 99 =1))

'an :tau :tau :tau

Genis "emeriksaan .espon buka mata (7ye Ipening 7) J J J .espon spontan (tanpa stimulus*rangsang) .espon terhadap suara (suruh buka mata) .espon terhadap nyeri (di0ubit)

Nilai 3 / , 1 ! 3

J &ida ada respon (meski di0ubit) .espon 8erbal (C) J J J J 9erorientasi baik 9erbi0ara menga0au (bingung)

Kata2kata tidak teratur (kata2kata jelas dengan substansi tidak jelas dan non2 / Suara tidak jelas (tanpa arti mengerang) , 1 6 3 / , 1

kalimat misalnya >aduhK bapak..?) J &idak ada suara .espon motorik terbaik (5) J J J J J J 6kut perintah

5elokalisir nyeri (menjangkau < menjauhkan stimulus saat diberi rangsang ! Dleksi normal (menarik anggota yang dirangsang) Dleksi abnormal (dekortikasi1 tangan satu atau keduanya posisi kaku diatas 7kstensi abnormal (deserebrasi1 tangan satu atau keduanya e-tensi di sisi &idak ada (#lasid)

nyeri)

dada < kaki e-tensi saat diberi rangsang nyeri) 8 tubuh dengan jari mengepal < kaki e-tensi saat diberi rangsang nyeri)

.isiko "' tidak dikaitkan dengan sejarah yang dilaporkan sendiri hipertensi (.. L ) 96 9!4 %6 L ) +)21 1!) kolesterol tinggi (.. L ) 9+ 9!4 %6 L ) +,21 19) atau diabetes (.. L 1.)3 9!4 %6 L ) (321 36) setelah disesuaikan untuk usia dan merokok di bungkus2tahun. .isiko "' menurun sederhana dengan peningkatan tingkat kolesterol total yang dilaporkan sendiri (.. untuk peningkatan !)2mg*dL kolesterol total L ) +6 9!4 %6 L ) (+2) 9! p L ) ), untuk ke0enderungan) tetapi penggunaan kolesterol obat penurun tidak terkait dengan risiko "' (.. membandingkan pengguna dengan bukan pengguna L ) +! 9!4 %6 L ) !921 ,/). :ntara indi8idu dengan "' tekanan darah sistolik mirip dengan non0ases hingga saat diagnosis tetapi menolak sesudahnya. Kesimpulan1 Basil penelitian prospekti# besar menunjukkan bahwa risiko penyakit "arkinson tidak signi#ikan berhubungan dengan riwayat hipertensi hiperkolesterolemia atau diabetes tapi sopan mungkin menurun dengan meningkatnya kadar kolesterol darah. b. bagaimana 0ara pemeriksaan #isik $%S dan klasi#ikasinya ; jawab 1 $lasgow %oma S0ale ($%S) adalah skala yang dipakai untuk menentukan*menilai tingkat kesadaran pasien mulai dari sadar sepenuhnya sampai keadaan koma. &eknik penilaian dengan ini terdiri dari tiga penilaian terhadap respon yang ditunjukkan oleh pasien setelah diberi stimulus tertentu yakni respon buka mata respon motorik terbaik dan respon 8erbal. Setiap penilaian men0akup poin2poin di mana total poin tertinggi bernilai 1!. 6nterpretasi atau hasil pemeriksaan tingkat kesadaran berdasarkan $%S disajikan dalam simbol 7KCK5K Selanutnya nilai tiap2tiap pemeriksaan dijumlahkan nilai $%S yang tertinggi adalah 1! yaitu 73 C! 56 dan terendah adalah / yaitu 71 C1 51. 9iasanya pasien dengan nilai $%S dibawah ! ialah pasien emergensi yang sulit dipertahankan keselamatannya. 9erdasarkan buku :d8an0ed &rauma Li#e Support $%S berguna untuk menentukan derajat trauma*0edera kepala (trauma 0apitis). 'erajat 0edera kepala berdasarkan $%S1
9

$%S 1 1321! L %K. (0edera kepala ringan) $%S 1 921/ L %KS (0edera kepala sedang) $%S 1 /2+ L %K9 (0edera kepala berat)

3. 9agaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (dihubungkan dengan gejala utama) dari "emeriksaan neurologis ; Gawab1 $erakan dan kekuatan ekstremitas menurun tremor kasar di kedua lengan. Tre!or kasar 6nterpretasi1 tremor kasar merupakan tremor pada waktu istirahat dan ke0epatan rata2rata empat sampai lima denyutan per detik. Kelainan ini paling sering terlokalisir pada satu atau kedua tangan dan kadang2kadang pada rahang dan lidah. Kelainan ini sering merupakan gambaran penyakit "arkinson. Bal ini se0ara khas terjadi dengan kontraksi postural (tonik) dari otot2otot aksial dan lingkaran ekstremitas jika ekstremitas dalam sikap berbaring. &remor pada waktu istirahat men0ampuri gerakan 8olunter dengan tiba2tiba melambatnya gerakan rigiditas sikap tubuh #leksi tanpa paralisis yang sebenarnya dan ketidakstabilan tubuh membentuk sindroma 5ekanisme abnormal1 lesi pada jalur ekstrapiramidal.

!. 9agaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (dihubungkan dengan gejala utama) dari "emeriksaan laboratorium ; jawab 1
10

Pe!eriksaan Kolesterol total $'S &$

#or!al ,)) H11) ,))mg4

#y.l ,6) mg4 13) mg*dl 1,) mg4

Inter*retasi meningkat 5eningkat Normal

Mekanis!e 'i*erkolesterole!ia &erdapat hubungan antara Biperkolesterolemia dengan nilai 65&. Namun pada kasus ini tidak bisa ditentukan karena tidak ada data 99 dan &9. Daktor resiko dapat berupa geneti0 pola makan obesitas #aktor kebiasaan merokok kurang keteraturan olahraga dan stress. Namun semua data ini tidak bisa di periksa karena data tidak lengkap. 9elum ditemukan hubungan yang jelas antara risk #a0tor tersebut dengan "arkinson. Namun terdapat penelitian yang menunjukkan korelasi antara hiperkolesterolemia dengan hipertensi yang diderita Ny. L. "ada hiperkolesterolemia terdapat in#lu- kolesterol L'L pada tunika intima yang melebihi kadar normal bila L'L teroksidasi dengan molekul oksigen bebas yang terbentuk dari reaksi en@imatik dan non en@imatik didalam tubuh maka akan memi0u perlengketan dan masuknya monosit dan lim#osit & kedalam tunika intima pembuluh darah melalui permukaan endothelium terbentuklah makro#ag yang akan mem#agosit kolesterol L'L yang teroksidasi terbentuklah #oam 0ell memi0u pelepasan sitokin inter#eron gamma &ND2a dan 6L21 :terosklerosis lumen pembuluh darah menyempit resistensi 8as0ular sistemik hipertensi

11

6.

a. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (dihubungkan dengan gejala utama) dari "emeriksaan penunjang ; jawab 1 :tro#i ringan di lobus anterior1 6nterpretasi1 terdapat gangguan #ungsi kogniti# dan motorik. :danya atro#i menjadi bukti adanya staining alpha2synu0lein. 5ekanisme1 lobus #rontal terhubung dengan area subkortikal yang dinamakan dengan jalur*sirkuit #rontal2subkortikal melalui beberapa jalur yang kompleks yang memegang peran penting dalam menjalankan #ungsi kogniti#. Galur ini melalui mekanisme neurotransmitter membentuk jalur langsung (melibatkan lobus #rontal striatum globus palidus*substansia nigra dan talamus) dan jalur tidak langsung (melibatkan globus palidus eksterna globus palidus interna dan nukleus subtalamikus). Galur*sirkuit #rontal2 subkortikal yang terlibat pada kasus ini1 Sirkuit motorik dibentuk oelh neuron2neuron di korteks pre2motorik dan korteks somatosensorik. Sirkuit ini berperan dalam menjalankan #ungsi motorik. Drontal 0orte- striatum globus palidus*substantia nigra thalamus

12

Gumlah sel yang mati di otak gangguan neurotransmitter jalur korteks2korteks terganggu jalur korteks2subkorteks terganggu gangguan kogniti# "erubahan yang terjadi di otak lansia adalah otak menjadi tro#i yang beratnya berkurang ! sampai 1)4 yang ukurannya ke0il terutama di bagian prasagital #rontal dan parietal jumlah neuron berkurang dan tidak dapat diganti dengan yang baru terjadi pengurangan neurotransmiter terbentuknya struktur abnormal di otak dan akumulasi pigmen organik mineral (lipo#us0in amyloid plaMue neuro#ibrillary tangle).

b. Gelaskan #ungsi lobus anterior otak N sertakan gambar


13

jawab 1 Dungsi lobus #rontal 1. presental gyrus merupakan area motor kontralateral dari wajah lengan tungkai trunkus. ,. area 9ro00aOs merupakan pusat bi0ara motorik pada lobus dominan. /. area motor tambahan untuk gerakan kontralateral kepala dan lirikan mata. 3. area pre#rontal merupakan area untuk kepribadian dan inisiati#. !. lobulus parasental merupakan pusat kontrol inhibisi untuk miksi dan de#ekasi.

$angguan lobus #rontal 1. presentral gyrus1 monophlegi atau hemiphlegia ,. area 9ro00a dis#asia /. suplementari motor area 1 paralysis kepala dan gerakan bola mata berlawanan arah lesi sehingga kepala dan mata kearah lesi hemis#er 3. area pre#rontal1 kerusakan sering bilateral karean gangguan aneurisma a. 0ommuni0an anterior mengakibatkan gangguan tingkab laku * kehilangan :da / sindroma pre#rontal 1 2 Sindroma orbito#rontal 1 disinhibisi. #ungsi menilai jelek emosi labil. 2 Sindroma #rontal kon8eksitas 1 apati. indi#erens. pikiran abstrak. 2 Sindroma #rontal medial1 akineti inkontinen sparse 8erbal output inhibisi.

14

:natomi Lobus Drontalis 9erdasarkan beberapa #ungsi lobus #rontalis dibagi menjadi / kategori umum yaitu1 1. 5otor 0orte- adalah area 3. 5otor 0orte- ber#ungsi untuk gerakan 8oluntary

(. "remotor "remotor 0orte- termasuk area 6 an +. "ada manusia area 6 diperluas menjadi area bro0a (33). "remotor 0ote- berhubungan dengan kortek motor primer dan penting untuk integrasi dan program program gerakan yang berurutan +. "re#rontal terbagi atas / area yaitu dorsolateral (area 9 36) lateral #rontopolar 0orte(area 1)) dan 8entrolateral pre#rontal 0orte- (3( 3! 33). 'alam pre#rontal ini terdapat / sirkuit yakni Sirkuit dorsolateral Sirkuit orbito#rontal Sirkuit 0ingulatum. Bubungan antara motor2dan premotor "remotor bertugas untuk mempengaruhi gerakan menerima proyeksi dan berhubungan motor area untuk menggerakkan anggota tubuh menerima proyeksi untuk gerakan mata dan mengirimnya pada area yang akan mengeksekusi kontrol gerakan mata. Bubungan dengan pre#rontal area 'orsolateral pre#rontal 0orteber#ungsi untuk menerima input utama dari posterior parietal area dan the superior temporal sul0us. :rea lainnya ber#ungsi untuk menerima proyeksi dari lobus temporal
15

dari area auditory dan 8isual. &eori dari lobus Drontal 2 "engaturan sementara dari perilaku adalah #ungsi utama dari #rontal lobe. Gika motor 0orte- mem#asilitasi mekanisme eksekusi dari indi8idual mo8ement maka premotor 0orte- memilih mo8ement mana yang akan dieksekusi. "assingham mengusulkan bahwa bagian premotor ber#ungsi untuk memilih perilaku dalam merespon tanda dari eksternal dan suppelemtary motor 0orte- . "assingham menyarankan bahwa area + dispesialisasikan untuk gerakan terhadap stimulus langsung (stimulus2dire0ted mo8ement) dan area +: bertuga untuk gerakan yang distimulasi oleh dri8e internal (internally dri8en mo8ements). 5otor 0ortebertugas untuk membuat mo8ement. "remotor 0orte- bertugas untuk memilih mo8ement. 5aka pre#rontal 0orte- bertuga untuk mengontrol proses kogniti# agar mo8ement yang tepat dapat dipilih di waktu yang tepat dan di tempat yang tepat. Korteks frontalis Se0ara anatomis girus #rontalis superior medial dan in#erior membentuk aspek lateral dari lobus #rontalis. Se0ara #ungsional korteks motorik korteks pramotorik dan korteks asosiasi pra#rontalis adalah bagian yang utama. Korteks motorik terlibat dalam pergerakan otot spesi#ikP korteks pramotorik terlibat dalam gerakan terkoordinasi berbagai otot dan korteks asosiasi terlibat dalam integrasi in#ormasi sensoris yang diproses oleh korteks sensorik primer. 'ari aspek medial korteks #rontalis girus singulat membungkus disekeliling korpus kalosum. Dungsi utama korteks #rontalis adalah akti8asi motorik intelektual peren0anaan konseptual aspek kepribadian dan aspek produksi bahasa. 'ua prosedur psikologis yang sering digunakan untuk menguji #ungsi korteks pra#rontalis adalah Qis0onsin %ard Sorting &est dan %ontinuous "er#orman0e &est. Kedua pengujian tersebut telah digunakan sebagai tes pro8okasi dari berbagai jenis pemeriksaan pen0itraan otak. Efek gangguan lobus frontalis, antara lain: 1. a. b. 0. ,. a. "erubahan akti8itas motorik &idak adanya spontanitas "enurunan ke0epatan dan jumlah akti8itas mental dan #isik 5utisme akinetik $angguan intelektual Konsentrasi yang buruk
16

b. 0. d. e. /. a. b. 0.

Ketidakmampuan melalukan ren0ana 'e#isit daya perhatian $angguan mengurutkan tugas "erlambatan proses mental "erubahan kepribadian Dlasiditas &idak adanya perhatian terhadap akibat tindakan Ketidaka0uhan sosial khususnya mandi berpakaian kontrol usus dan kandung Kegembiraan kekanak2kanakan (moria) $urauan kata2kata yang tidak sesuai (wit@elsu0ht) 7mosi yang tidak stabil dan super#isial 'is#ungsi bahasa :#asia bro0a 5utisme

kemih d. e. 3. a. b. 0.

0. :rea mana saja yang terlibat dalam kasus ini ; jawab 1 Drontal sub korteks 2 substansia nigra 2 striatum ganglia basalis (nukleus 0audatus dan putamen) 2 korteks motorik 2 nukleus kaudatus

17

'aerah #ronto2subkortikal yang paling sering terlibat adala striatum yang menyebabkan gangguan pergerakan pada Butington %horea Qilson disease sdb. Selain itu uga &halamus juga menjadi tempat yang sering mengalami perubahan patologis beberapa kondisi adalah area utama di mana perubahan terjadi terutama di idiopatik degenerasi thalami0 dan struktur in#ar0tion. 'aerah lainnya sering terlibat dalam demensia #rontal2 subkortikal termasuk substantia nigra globus pallidus inti subthalami0 8entral tegmental daerah lokus seruleus dan white matter. Struktur ini memiliki hubungan yang kuat dengan sistem limbik dan korteks serebral khususnya lobus #rontal.

'emensia "arkinson merupakan 0lassi0 #ronto sub0orti0al demensia. $angguan pada daerah subkorteks tersebut akan menyebabkan gangguan memori (re0all) #ungsi e-e0uti8e ( kerusakan pada nu0leus 0audatus) de#i0it eksekuti# termasuk diantaranya tidak bisa melakukan akti8itas sehari F hari gangguan regulasi sikap tidak bisa membuat peren0anaan dan organisasi pikiiran $angguan #ungsi kogniti# disebabkan tidak ada 0holinergi0 +ells in the nu0leus basalis o# 5eynert dan hippokampus menyebabkan gangguan kogniti#. (. a. bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal (dihubungkan dengan gejala utama) dari "emeriksaan kogniti# ; jawab 1
18

55S7 1(*/) #ilai 1,-23 . (an((uan ko(nitif probable bisa dikatakan Ny. L mengalami demensia. "emeriksaan status mental mini (55S7) 55S7 merupakan bagian penting dari setiap pemeriksaan neurologis. "emeriksaan ini meliputi e8aluasi kualitas dan kuantitas kesadaran/ *erilaku/ e!osi/ isi *ikir/ ke!a!*uan intelektual dan sensorik. 9agian paling sensiti# dan penting adalah orientasi waktu daya ingat dan urutan angka. 55S7 diperkenalkan sebagai pemeriksaan standar #ungsi kogniti# dalam segi klinis maupun penelitian. "enilaian 55S7 sangat mudah nilai maksimum adalah /). Nilai kurang dari ,3 dita#sirkan sebagai demensia. Tabel Pe!eriksaan status !ini !ental &MMS0) #o. Tes 12I0#TASI 1 , Sekarang (tahun) (musim) (bulan) (tanggal) hari apa; Kita berada dimana; (Negara propinsi kota rumah sakit lantai*kamar) 203IST2ASI / Sebutkan / buah nama benda (apel meja atau koin) setiap benda 1 detik pasien disuruh mengulangi ketiga nama benda tadi. Nilai 1 untuk setiap nama benda yang benar. Elangi sampai pasien dapat menyebutkan dengan benar dan 0atat jumlah pengulangan AT0#SI A# KA4K54ASI 3 Kurangi 1)) dengan (. Nilai 1 untuk tiap jawaban yang benar. Bentikan ! setelah ! jawaban. :tau disuruh mengeja terbalik kata >Q:BRE? (nilai diberi pada huru# yang benar sebelum kesalahanP misalnya uyahw L , nilai) M0#3I#3AT K0MBA4I &20$A44) ! "asien disuruh menyebut kembali / nama benda di atas
19

#ilai !aks

! !

BA'ASA 6 ( + "asien disuruh menyebutkan nama benda yang ditunjukkan (pensil buku) , "asien disuruh mengulang kata2kata >namun? >tanpa? >bila? 1

"asien disuruh melakukan perintah1 >ambil kertas ini dengan tangan / anda lipatlah menjadi dua dan letakkan di lantai?

"asien disuruh memba0a dan melakukan perintah >pejamkanlah mata 1 anda?

1) 11

"asien disuruh menulis dengan spontan "asien disuruh menggambar bentuk dibawah ini

1 1

T1TA4 Skor Nilai ,32/) L normal . (an((uan ko(nitif probable (MCI) L gangguan kogniti# de#init

/)

#ilai 1,-23 Nilai )216

&abel skor median pada 55S7 berdasarkan usia dan tingkat pendidikan

20

"enyandang dengan pendidikan yang rendah dengan nilai 55S7 paling rendah ,3 masih dianggap normal namun nilai yang rendah ini mengidenti#ikasikan resiko untuk demensia. (:sosiasi :l@heimer 6ndonesia ,))/). "ada penelitian %rum ..5 199/ didapatkan median skor 55S7 adalah ,9 untuk usia 1+2,3 tahun median skor ,! untuk yang = +) tahun dan median skor ,9 untuk yang lama pendidikannya =9 tahun ,6 untuk yang berpendidikan !2+ tahun dan ,, untuk yang berpendidikan )23 tahun. b. 9agaimana 0ara pemeriksaan dan indikasi pemeriksaan kogniti# ; jawab 1 1. 'idalam $%S terdapat / ma0am pemeriksaan yang memiliki skor masing2masing yaitu 1 o "emeriksaan respon membuka mata (Skor 1 hingga 3) o "emeriksaan respon 8erbal (Skor 1 hingga !)
21

o "emeriksaan respon motorik (Skor 1 hingga 6) ,. 9erilah skor pada masing2masing pemeriksaan setiap pemeriksaan hanya memiliki satu skor tidak boleh lebih dari Satu 5isal 1 o "ada saat pemeriksaan respon membuka mata klien tidak membuka mata spontan saat petugas datang. "etugas harus memerintahkan terlebih dahulu kepada klien untuk membuka mata baru klien membuka mata. 9erarti skor pada pemeriksaan ini adalah / o "ada pemeriksaan respon 8erbal klien mampu berkomunikasi dengan petugas klien dapat menyebutkan sedang berada di mana dapat menyebutkan hari apa sekarang dapat menyebutkan nama klien dapat menyebutkan pukul berapa sekarang dll. 9erarti skor klien pada pemeriksaan ini adalah ! o "ada pemeriksaa respon motorik klien dapat dengan mudah diperintahkan untuk mengangkat tangan menggerakkan jari dan perintah2perintah sederhana lainnya. 9erarti skor klien pada pemeriksaan ini adalah 6 /. Gumlahkan setiap skor yang diberikan pada masing2masing pemeriksaan 5isal 1 o "ada pemeriksaan di atas jumlah skor adalah /S!S6 L 16 o Basil pemeriksaan $%S adalah 16 "enurunan skor reaksi pada satu atau beberapa kategori dapat menjadi sinyal dari krisis neurologi yang mengan0am klien. Skor totoal kurang dari 7 menunjukkan adanya kerusakan otak yang parah.

.ingan atau 5ild (1/21!)1 T 5enunjukkan gejala2gejala &raumatik 9rain 6njury yang ringan atau 5ild &96 Symptoms Sedang atau 5oderate 'isability (921,)1 T Kehilangan kesadaran lebih dari /) menit T "hysi0al or 0ogniti8e impairments whi0h may or may resol8e T 9ene#it #rom .ehabilitation 9erat atau Se8ere 'isability (/2+)1
22

T %oma1 un0ons0ious state. No meaning#ul response no 8oluntary a0ti8ities Kondisi 8egetati# atau Cegetati8e State (Less &han /)1 T Sleep wake 0y0les T :ruosal but no intera0tion with en8ironment T No lo0ali@ed response to pain Kondisi 8egetati8e yang menetap atau "ersistent Cegetati8e State1 T Cegetati8e state lasting longer than one month Kematian otak atau 9rain 'eath1 T No brain #un0tion T Spe0i#i0 0riteria needed #or making this diagnose

'engan menggunakan ! Ketentuan pokok1 a. :tensi "emeriksan dilakukan dengan menyuruh pasien menghitung mundur mulai dari angka ,) b. 9ahasa 'apat dinilai dari kelan0arannya penamaan 0. 5emori "emerisaan dilakukan dengan 0ara pasien digunakan kemampuan mere0all dan rekognisi d. Cisual ruang "asien disuruh menggambarkan objek atau menyalin gambar geometris e. Dungsi eksekuti# bi0ara spontan komprehensi repetisi dan

23

"asien disuruh membedakan State 7-amination)

hal2hal yang mirip misalnya mobil dengan kereta

menginterpretasikan peribahasa atau menjawab pertanyaan 1 55S7 (5ini 5ental

5etode pemeriksaan untuk menilai #ungsi kogniti# yang telah digunak se0ar luas oleh para klinisi untuk praktek klinik maupun penelitian. &es2tes pada 55S7 antara lain1 &es orientasi untuk menilai kesadaran dan daya ingat. &es registrasi untuk menilai memori kerja. &es re0all untuk menilai memori mengenal kembali. 9ila memori kerja negati# berarti in#ormasi tidak disimpan. 9ila memori kerja negati# sedang memori mengaenal kembali positi# berarti ada dis#ungsi proses pen0arian*pemanggilan kembali in#ormasi. 9ila ada gangguan pada tes atensi dan kalkulasi berarti ada penurunan konsentrasi dan ini terdapat pada degenerasi di#us atau gangguan metabolik. "ada tes bahasa pasien diminta untuk menyebut nama (naming) bila ada ganguan penamaan berarti ada lesi #okal di otak atau dis#ungsi di#us hemis#er. "ada tes pengulangan kalimat pasien diminta untuk mengulang kalimat (repetisi) bila ada gangguan repetisi berarti ada gangguan pada periSyl8ian hemis#er kiri. &es lainnya adalah dengan menyuruh pasien untuk melakukan tiga perintah bertahap (bahasa komprehensi#) bila ada gangguan pada tes ini berarti ada dis#ungi lobus temporal posterior kiri atau korteks parieto temporal. "asien juga disuruh menulis kalimat spontan dan menyalin gambar pentagon kesemuanya ini untuk menilai #ungsi eksekuti#. &erdapat beberapa perbedaan diantara para ahli dalam menentukan klsasi#ikasi penilaian 55S7. $rut et al dan Dolstein et al men#apatkan nilai normal 55S7 adalah lebih besar atau sama dengan ,( sedangkan Qind mendapatkan nilai 55S7 normal adalah lebih atau sama dengan ,(. "asien dinilai se0ara kuantitati# pada #ungsi2#ungsi tersebut dan nilais semputana adalah /). Nilai 55S7 dipengaruhi oleh beberapa #aktor seperti #aktor sosiodemogra#ik termasuk didalamnya umur jenis kelamin tigkat pendidikan pekerjaan atau status perkawinan.
24

Daktor lingkungan dan #aktor beha8ior yang termasuk dalam ini adalah beban kehidupan se0ara umum stres #isik kontak sosial akti#itas #isik merokok dan minum alkohol. &erdapat beberapa perbedaan diantara para ahli dalam menerntukan klasi#ikasi penilaian 55S7. $rut et al dan Dolsteinn et al mendapatkan nilai normal 55S7 adalah lebih besar atau sama dengan ,( sedangkan Qind mendapatkan nilai 55S7 normal (,(2/)) 0uriga gangguan #ungsi kognitis (,,2,6) pasti gangguan #ungsi kogniti# (H,1). Sedangkan Kukull et al menyatakan bahwa 55S7 normal adalah lebih besar atau sama dengan ,(. 6tem &es 1rientasi 1 Sekarang (tahun) (musim) (bulan) (tanggal) (hari) apa; , Kita berada dimana; (negara) ! ! Nilai maks. Nilai

(propinsi)

(kota)

(rumah sakit)

(lantai*kamar) 2e(istrasi Sebutkan / buah nama benda ( / 8eruk/ uan(/ !a9ar) tiap benda 1 detik pasien disuruh mengulangi ketiga nama benda tadi. Nilai 1 untuk tiap nama benda yang benar. Elangi sampai pasien dapat menyebutkan dengan benar dan 0atat jumlah pengulangan Attensi dan Kalkulasi Kurangi 1)) dengan (. Nilai 1 untuk tiap jawaban yang benar. Bentikan
25

setelah ! jawaban. :tau disuruh mengeja terbalik kata > Q:BRE? (nilai diberi pada huru# yang benar sebelum 3 kesalahanP misalnya ! uyahwL, nilai) Men(in(at Ke!bali &20$A44) "asien disuruh menyebut kembali / nama benda di atas Bahasa "asien diminta menyebutkan nama benda yang ditunjukkan ( pensil arloji) "asien diminta mengulang rangkaian kata1? tan*a kalau dan atau teta*i ! ? "asien diminta melakukan perintah1 > :mbil kertas ini dengan tangan kanan 6 lipatlah menjadi dua dan , memba0a dan letakkan di lantai?. "asien diminta /

melakukan ( "asien

perintah

>:ngkatlah 1

tangan kiri anda? diminta menulis sebuah

kalimat (spontan) + "asien diminta meniru gambar di / bawah ini


26

1)

11 Skor &otal

1 /)

"edoman Skor kogniti# global (se0ara umum)1 Nilai1 ,3 2/)1 normal Nilai1 1(2,/ 1 probable gangguan kogniti# Nilai1 )2161de#inite gangguan kogniti# %atatan1 dalam membuat penilaian #ungsi kogniti# harus diperhatikan tingkat pendidikan dan usia responden :lat bantu periksa1 Siapkan kertas kosong pinsil arloji tulisan yang harus diba0a dan gambar yang harus ditiru * disalin. 6ndikasi1 "robable gangguan kogniti# atau 5%6 (5ild %ogniti8e 6mpairment)

27

+. 9agaimana 0ara menegakkan diagnosis pada kasus ini; Gawab 1 :namnesis Kurangnya atensi saat menjawab pertanyaan Kurangnya kelan0aran penamaan pada bahasa Kurangnya ekspresi muka serta mimik muka 9erbi0ara atau pengu0apan kata2kata yang monoton dengan 8olume yang ke0il bi0ara spontan komprehensi repetisi dan

"emeriksaan Emum &remor 6stirahat 9radikinesia .igiditas roda pedati Kelainan posisi tubuh dan 0ara berjalan 5ikrogra#ia Qajah seperti topeng Suara datar .e#leks hiperakti# glabelar

"emeriksaan "enunjang .espon terhadap stres

28

Kemampuan #ungsional 77$ %&2s0an otak 'iagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis. Kun0i untuk menegakkan diagnosis "' sejati adalah respons pengobatan terhadap ledo8a (L2dopa). 9entuk lainnya adalah degenerasi sel neuron yang sebelumnya mendapat masukan dopaminergik sehingga tidak berespons terhadap L2dopa.

9. :pa diagnosis banding dari kasus ini ;

3a!baran

e!ensia %askular

e!ensia Al:hei!er Selalu ada

e!ensia Parkinson Selalu ada

eliriu!

$angguan ingat $angguan berpikir $angguan

daya Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

Selalu ada

pertimbangan "engaburan kesadaran 'isorientasi Biasanya ada Biasanya ada Biasanya ada $angguan siklus KadangF tidur bangun kadang ada Kadangkadang ada Kadang29

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Selalu ada

Selalu ada

Kadangkadang ada Kadang-

Biasanya ada Selalu ada

Dluktuasi selama Kadang-

sehari $angguan persepsi jelas Inset

kadang ada Kadangyang kadang ada

kadang ada Kadangkadang ada

kadang ada Kadangkadang ada Biasanya ada

Tiba-tiba

Perlahan dan Perlahan progresif dan progresif

Tiba-tiba

Keluhan #okal

dan Ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

gejala neurologis

.iwayat penyakit &6: atherosklerosis #aktor seperti

stroke resiko

Tidak ada

Tidak ada

Kadangkadang ada

aterosklerosis 'iabetes melitus hipertensi 3an((uan !otorik &idak ada Tidak ada Selalu ada Tidak ada

1). :pa working diagnosis pada kasus ini ; :ksis 61 D),./ 'emensia pada "enyakit "arkinson :ksis 661 U)/., &isak ada 'iagnosis :ksis 66 :ksis 6661 $))2$)9 "enyakit susunan sara# 6))26)9 "enyakit sistem sirkulasi (Bipertensi) .))2.99 $ejala tanda dan temuan klinis2laboratorium abnormal
30

:ksis 6C1 &idak ada :ksis C1 3)2/1 L beberapa disabilitas dalam hubungan dengan realita dan komunikasi disabilitas berat dalam beberapa #ungsi. 11. :pa etiologi dari kasus ini ; "enyakit "arkinson belum di ketahui penyebabnya atau ideopatik. "arkinsonisme ideopatik adalah penyakit "arkinson atau paralysis agitans. &erdapat beberapa dugaan di antaranya ialah 1 in#eksi oleh 8irus yang non2kon8ensional (belum diketahui) reaksi abnormal terhadap 8irus yang sudah umum pemaparan terhadap @at toksik yang belum diketahui terjadinya penuaan yang prematur atau diper0epat."arkinson disebabkan oleh rusaknya sel2sel otak tepatnya di substansi nigra. Suatu kelompok sel yang mengatur gerakan2gerakan yang tidak dikehendaki (in8oluntary). :kibatnya penderita tidak bisa mengatur*menahan gerakan2gerakan yang tidak disadarinya. 5ekanisme bagaimana kerusakan itu belum jelas benar.

1,. :pa epidemiologi dari kasus ini ; Gawab 1 "enyakit parkinson 0ukup sering ditemukan mungkin mengenai 12, 4 populasi berusia lebih dari 6) tahun tanpa adanya bias jenis kelamin yang signi#ikan. 'istribusi ditemukan di seluruh dunai walaupun tampaknya lebih sering terjadi di 7ropa dan :merika Etara. "ada demensia yang menyertai "' diperkirakan dialami oleh ,)persen pasien yang pre8alensinya lebih tinggi pada pasien usia tua dan jarang pada pasien dengan onset pada umur lebih muda. "ada QBI /6juta menderita demensia dalam "'

1/. :pa #aktor resiko pada kasus ini ;


31

Gawab 1 Daktor resiko tidak diketahui tapi sebagian besar pasien yang etiologinya dapat diidenti#ikasi adalah pasien yang menerima antagonis dopamine. Selain itu beberapa hal yang dapat menyebabkan gejala "arkinson antara lain1 o Ibat spt1 #enotia@in ben@amid metildopa dan reserpin metoklopramid SS.6 :miodarone 'iltia@em asamCalproat o Kera0unan logam berat (5n) o :noksia (kera0unan %I) o "as0a trauma dll. ;aktor resiko *ada Parkinson i!ensia yaitu : Daktor resiko Esia Sebagai National 6nstitute o# Neurologi0al $angguan dan Stroke menyatakan usia merupakan #aktor risiko untuk penyakit "arkinson jelas. .ata2rata pemogokan "arkinson orang pada usia 6) tahun. Semakin tua :nda semakin besar kemungkinan :nda untuk mengembangkan penyakit. Sekitar ! persen sampai 1) persen kasus "arkinson bagaimanapun didiagnosis sebelum usia !). Genis kelamin 5enurut National 6nstitute o# Neurologi0al $angguan dan Stroke penyakit "arkinson mempengaruhi laki2laki sekitar !) persen lebih dari wanita. "ara peneliti saat ini tidak dapat menjelaskan perbedaan ini. Sejarah Keluarga Sebagai National 6nstitute o# Neurologi0al $angguan dan Stroke menjelaskan para peneliti telah mengidenti#ikasi beberapa mutasi genetik yang berkaitan dengan risiko penyakit "arkinson. 5enurut Rayasan 5i0hael G. Do- untuk .iset "arkinson para ilmuwan telah menentukan bahwa dalam kasus yang jarang "arkinson disebabkan oleh mutasi genetik tunggal yang diturunkan melalui keluarga menyebabkan sejumlah besar kasus penyakit "arkinson pada beberapa generasi. 'alam kebanyakan kasus bagaimanapun para ilmuwan per0aya bahwa #aktor genetik berinteraksi
32

dengan #aktor lingkungan untuk produksi "arkinson. Bal ini menjelaskan mengapa sebagai National 6nstitute o# Neurologi0al $angguan dan titik waktu yang walaupun memiliki kerabat dekat "arkinson meningkatkan risiko "arkinson kemungkinan tertular penyakit ini masih hanya sekitar , persen sampai ! persen ke0uali ada mutasi genetik yang dikenal dalam keluarga :nda. .a0un lingkungan 5enurut National 6nstitute o# Neurologi0al $angguan dan Stroke paparan ra0un lingkungan juga diyakini menjadi #aktor risiko penyakit "arkinson. 5"&" misalnya ra0un yang ditemukan di beberapa jenis heroin sintetis diketahui menyebabkan gejala "arkinson. "estisida telah dikaitkan dengan peningkatan risiko untuk penyakit "arkinson menurut 5i0hael G. Do- Rayasan "enelitian "arkinson. Irang yang terus2menerus dan biasa menggunakan am#etamin kokain heroin dan metam#etamin. Irang yang menderita ense#alitis (in#eksi 8irus yang menyerang otak). Irang yang mengalami 0edera otak parah.

33

13. "ato#6siologi beauty sabrina miranda 1!. 16.


Kerusakan r!nt!-su"k!rtikal Mutan alphasynuclein,dll Genetik

#ukleus kaudatus tidak "erhu"un$an den$an k!rteks pre r!ntal

%ipp!ka&pus tidak "isa 'recall( pikun

) neur!n d!pa&iner$ik ) d!pa&in di su"stansia ni$ra $an$lia "asalis - .ch un$si!n al K!&pensa si ) .ch /1th3 Gan$$ua n ekstrapir a&idal /0re&!r, 1radikin esia,2i$i ditas, *e&"entukan +e,y "!dy

.tr! i k!rtikal

34

1(. :pa mani#estasi dari kasus ini ; Gawab 1 $ejala2gejala klinis demensia menurut Ratim (,))/) meliputi 1 1. ,. /. Bilang atau menurunnya daya ingat serta penurunan intelektual. Kadang2kadang gejala ini begitu ringan hingga luput dari perhatian pemeriksa "enderita kurang perhatian terhadap sesuatu yang merupakan kejadian sehari2hari

bahkan dokter ahli yang berpengalaman sekalipun. dan tidak mampu ber#ikir jernih atas kejadian yang di hadapi sehari2hari kurang inisiati# serta mudah tersinggung. 3. !. lain. 6. (. 5un0ul re#leks sebagai tanda regresi (kemunduran kualitas #ungsi seperti1 re#leks 9anyak perubahan perilaku diakibatkan oleh penyakit syara# maka terlihat dalam mengisap rre#leks memegang dan re#leks glabella). bentuk lain yang dikaburkan oleh gejala penyakit syara#. "ada gejala klinis usia lanjut telihat dari penurunan perkembangan pemahaman yang terlihat sebagai berikut1 1. ,. a. b. 0. /. "enurunan daya ingat. Salah satu gangguan pengamatan1 Aphasia (kurang lan0ar berbahasa). Apraxia (tidak ada kemauan). Agnosia (kurang mampu merasakan rangsangan bau pen0iuman dan rasa). "enurunan pengamatan timbul se0ara bertahap dan terus menurus dari waktu ke Kurang perhatian dalam ber#ikir. 7mosi yang mudah berubah2ubah terlihat dari mudahnya gembira tertawa

terbahak2bahak lalu tiba2tiba sedih berurai air mata hanya karena sedikit pengaruh

waktu sehingga menggangu kerja dan hubungan masyarakat

35

1+. 9agaimana tatalaksana kasus ini ; Tatalaksana e!ensia "enatalaksanaan terdiri dari non2medikamentosa dan medikamentosa1 1. #on-Medika!entosa a. Me!*erbaiki !e!ori &he Beart and Stroke Doundation o# %anada mengusulkan beberapa 0ara untuk mengatasi de#isit memori dengan lebih baik V5embawa nota untuk men0atat nama tanggal dan tugas yang perlu dilakukan. 'engan ini stres dapat dikurangkan. V5elatih otak dengan mengingat kembali a0ara sepanjang hari sebelum tidur. 6ni dapat membina kapasiti memori V5enjauhi distraksi seperti tele8isyen atau radio ketika 0oba memahami mesej atau instruksi panjang. V&idak tergesa2gesa mengerjakan sesuatu hal baru. %oba meren0ana sebelum melakukannya. V9anyak besabar. 5arah hanya akan menyebabkan pasien lebih sukar untuk mengingat sesuatu. 9elajar teknik relaksasi juga berkesan. b. iet "enelitian di .otterdam mendapati terdapat peningkatan resiko demensia 8askular berhubungan dengan konsumsi lemak total. &ingkat #olat 8itamin 96 dan 8itamin 91, yang rendah juga berhubungan dengan peningkatan homosisteine yang merupakan #aktor resiko stroke. 2. Medika!entosa Me!*erbaiki fun(si ko(nitif dan si!*to! *erilaku Ibat untuk penyakit :l@heimer yang memperbaiki #ungsi kogniti# dan gejala perilaku dapat juga digunakan untuk pasien demensia 8askular. Ibat2obat demensia adalah seperti berikut1 Nama obat $olongan 6ndikasi
36

'osis

7#ek

'onepe@il

"enghambat kolinesterase

'emensia ringan2 sedang

'osis setelah

awal 326

mg*hr

samping 5ual diare

minggu muntah insomnia 5ual

menjadi 1) mg*hr 'osis mg*hr awal + mg*hr

$alantamine

"enghambat kolinesterase

'emensia ringan2 sedang

setiap bulan dinaikkan + muntah sehingga dosis diare maksimal ,3 mg*hr anoreksia 'osis awal , - 1.! mg*hr. 5ual Setiap bulan dinaikkan , muntah 1.! mg*hr hingga pusing diare anoreksia "using maksimal , -6mg*hr

.i8astigmine

"enghambat kolinesterase

'emensia ringan2 sedang

5emantine

"enghambat reseptor N5':

'emensia sedang2 berat

'osis

awal

mg*hr

stelah 1 minggu dosis nyeri kepala dinaikkan menjadi ,-! konstipasi mg*hr hingga maksimal , - 1) mg*hr

Ibat2obat untuk gangguan psikiatrik dan perilaku pada demensia adalah1 $angguan perilaku 'epresi Nama obat Sitalopram 7sitalopram 'osis 1)23) mg*hr !2,) mg*hr 7#ek samping 5ual mengantuk nyeri kepala tremor 6nsomnia diare mual mulut Sertralin ,!21)) mg*hr :gitasi ansietas Ilan@apin Wuetiapin ,!2/)) mg*hr , !21)
37

kering

mengantuk 5ual diare mengantuk mulut kering dis#ungsi seksual 5engantuk pusing

mulut kering dispepsia 5eningkat berat badan

mg*hr .isperidon ) !21 /-*hr Uolpidem &ra@odon !21) mg

mulut kering tremor 5engantuk insomnia

pusing tremor

perilaku obsesi# 6nsomnia

pandangan

kabur nyeri kepala mg 'iare mengantuk nyeri kepala

malam hari ,!21)) mg "using malam hari

mulut kering konstipasi

;1441< 5P 1. 2A<AT I#AP Gika pasien yang depresi tidak menunjukkan respon terhadap pengobatan atau depresi berat (seperti men0oba untuk membunuh diri) diindikasikan. "ada demensia yang terus berlanjut perubahan perilaku yang lebih berat seperti agitasi agresi berjalan tanpa arah jelas gangguan tidur dan perilaku seksual yang abnormal diobser8asi. Sebaiknya pasien ditempatkan di institusi khusus apabila masalah perilaku tidak terkawal akti8itas harian sangat memerlukan bantuan atau penjaga tidak lagi mampu menjaga pasien. 2. 2A<AT "A4A# Dollow up yang reguler setiap 326 bulan direkomendasikan untuk menilai kondisi umum pasien dan gejala kogniti#. "engobatan #aktor resiko seperti hipertensi hiperkolesterolemia dan diabetes melitus juga memerlukan perhatian khusus. terapi elektrokon8ulsi#

Tatalaksana Parkinson &erapi medikamentosa 1 Ibat pengganti dopamin (Le8odopa %arbidopa) Ibat utama yang paling sering dipakai untuk terapi "arkinson. Le8odopa akan diubah menjadi dopamin di dalam tubuh sehingga sangat e#ekti# untuk menghilangkan gejala. 7#ek samping obat antara lain mual di@@iness muntah hipotensi postural dan konstipasi.
38

:gonis dopamin (9romo0riptine "ergolide "ramipe-ole .opinirol) 5erupakan obat yang mempunyai e#ek serupa dopamin pada reseptor '1 maupun ',. 9iasanya dipakai sebagai kombinasi utama dengan le8odopa*0arbidopa agar dapat menurunkan dosis le8odopa sehingga dapat menghindari terjadinya diskinesia atau mengurangi #enomena on2o##.

:ntikolinergik (9en@tropin &riheksi#enidil 9iperidin) Ibat ini menghambat asetilkolin di otak agar terjadi keseimbangan antara dopamin dan asetilkolin sehingga mengurangi gejala tremor.

"enghambat 5onoamin o-idase*5:I (Selegiline) "eranan obat ini untuk men0egah degradasi dopamin menjadi /23 dihydro-yphenila0eti0 di otak. Karena 5:I dihambat maka umur dopamin menjadi lebih panjang. 9iasa digunakan sebagai kombinasi le8odopa*0arbidopa. Selain itu obat ini ber#ungsi sebagai antidepresi ringan.

:mantadin 9erperan sebagai pengganti dopamin tetapi bekerja di bagian otak lain. 7#eknya yaitu dapat menurunkan gejala tremor bradikinesia dan #atigue pada awal "" dan dapat menghilangkan #luktuasi motorik. 'apat dipakai sendirian atau kombinasi.

"enghambat %ate0hol I25ethyl &rans#erase*%I5& (&ol0apone 7nta0apone) 9er#ungsi menghambat degradasi dopamin oleh en@im %I5& da memperbaiki trans#er le8odopa ke otak. 5ulai dipakai sebagai kombinasi le8odopa saat e#ekti8itas le8odopa menurun.

19. :pa pen0egahan pada kasus ini ; Gawab 1 2:pabila mun0ul gejala se0epat mungkin berkonsultasi kedokter 2memperbaiki pola hidup sehat ( latihan stimulasi otak nutrisi) 2 meningkatkan interaksi sosial
39

2 latihan (bisa dengan terapis)

,). :pa komplikasi pada kasus ini ; Gawab 1 2 2 2 2 "eningkatan risiko in#eksi di seluruh bagian tubuh 1 Elkus 'ekubitus 6n#eksi saluran ken0ing "neumonia

a. &hromboemboli in#ark miokardium. b. Kejang 0. Kontraktur sendi d. Kehilangan kemampuan untuk merawat diri e. 5alnutrisi dan dehidrasi akibat na#su makan kurang dan kesulitan menggunakan peralatan #. Kehilangan kemampuan berinteraksi g. Barapan hidup berkurang

,1. 9agaimana prognosis kasus ini ; Gawab 1 Esia awitan dan ke0epatan perburukan ber8ariasi diantara jenis2jenis demensia dan kategori diagnostik masing2masing indi8idu. Sekali demensia didiagnosis pasien
40

harus menjalani pemeriksaan medis dan neurologis lengkap karena 1) hingga 1! persen pasien dengan demensia potensial mengalami perbaikan (re8ersible) jika terapi yang diberikan telah dimulai sebelum kerusakan otak yang permanen terjadi. "ada stadium terminal dari demensia pasien dapat menjadi ibarat >0angkang kosong? dalam diri mereka sendiri pasien mengalami disorientasi inkoheren amnestik dan inkontinensia urin dan inkontinensia al8i.

,,. Kompetensi dokter umum pada kasus ini ; /:. 9ukan gawat darurat Lulusan dokter mampu membuat diagnosis klinik dan memberikan terapi pendahuluan pada keadaan yang bukan gawat darurat. Lulusan dokter mampu menentukan rujukan yang paling tepat bagi penanganan pasien selanjutnya. Lulusan dokter juga mampu menindaklanjuti sesudah kembali dari rujukan.

I%.

'i*otesis Ny. L 69 tahun mengalami demensia pada penyakit parkinson

%.

Keran(ka konse*
&ulti akt!ra l Menurunn ya

parkins!n

de&ensi a 41

%I.

Kesi!*ulan Ny. L 69 tahun mengalami demensia penyakit parkinson ("'d) dengan etiologi multi#aktoral.

%II.

Sintesis 1. :natomi dan #isiologi otak yang berkaitan dengan #ungsi luhur Kogniti# $angguan kogniti# merupakan masalah yang 0ukup serius untuk para lanjut usia karena

dapat mengganggu akti8itas hidup seehari2hari dan kemandirian. Kondisi gangguan kogniti# sangat ber8ariasi antara ringan sedang dan berat. $angguan kogniti# yang paling berat adalah dememsia. ,) "engertian mengenai kogniti# menurut 9enson D' Cognition is the process by which information internal and external! is manipulated in the brain" "endapat lain menurut Kaplan dan Sado0k (19(!) Cognition is mental process of knowing and becoming aware . Pen(ertian yan( lebih lebih sesuai den(an beha=ior neurolo(y dan neuro*sikolo(i: ko(nitif adalah suatu *roses di!ana se!ua !asukan sensoris &taktil/ =isual dan auditorik) akan diubah/ diolah/ disi!*an dan selan8utnya di(unakan untuk hubun(an interneuron se+ara se!*urna sehin((a indi=idu !a!*u !elakukan *enalaran terhada* !asukan sensoris tersebut. 20/21 Me!bahas anato!i fun(si kortikal luhur/ terda*at 3 siste! yan( *entin( yaitu siste! kesadaran/ siste! li!bik/ dan kortek. Modalitas *ada ko(nitif !enurut bebera*a *eneliti diba(i atas bebera*a ba(ian. Menurut 'od(es "2 &1776) !e!ba(i atas 3 !odalitas: 1. Atensi>konsentrasi/ 2. Me!ori/ 3. ;un(si intelektual/ *erilaku sosial dan ke*ribadian &hi(her-order intelle+tual beha=iour and *ersonality). 'e+ker &177?) !enyebutkan !odalitas dari ko(nitif terdiri dari se!bilan !odalitas: 1. Me!ori/ 2. Bahasa/ 3. Praksis/ 6. %isuos*asial/ @. Atensi dan konsentrasi/ A. Kalkulasi/ ,. Men(a!bil ke*utusan/ ?. 2easonin(/ 7. Ber*ikir abstrak. Manifestasi 3an((uan
42

Manifestasi (an((uan fun(si ko(nitif da*at !eli*uti (an((uan *ada as*ek bahasa/ !e!ori/ e!osi/ =isuos*asial dan ko(nisi. a. 3an((uan bahasa

Menurut $rit+hley &17@7) yan( dikuti* dari Sidarta &17?7) (an((uan bahasa yan( ter8adi *ada de!ensia teruta!a ta!*ak *ada ke!iskinan kosa kata. Pasien tak da*at !enyebutkan na!a benda atau (a!bar yan( ditun8ukkan *adanya &+onfrontation na!in()/ teta*i lebih sulit la(i !enyebutkan na!a benda dala! satu kate(ori &+ate(ory na!in()/ !isalnya disuruh !enyebutkan na!a buah atau he9an dala! satu kate(ori. Serin( adanya diskre*ansi antara *ena!aan konfrontasi dan *ena!aan kate(ori di*akai untuk !en+uri(ai adanya de!ensia dini. Misalnya oran( den(an +e*at da*at !enyebutkan na!a benda dala! satu kate(ori/ ini didasarkan karena adanya abstraksinya !ulai !enurun b. 3an((uan !e!ori

Serin( !eru*akan (e8ala yan( *erta!a ti!bul *ada de!ensia dini. Taha* a9al ter(an((u adalah !e!ori baru/ yakni +e*at lu*a a*a yan( baru sa8a diker8akan/ la!bat laun !e!ori la!a 8u(a da*at ter(an((u. ;un(si !e!ori diba(i dala! ti(a tin(katan ber(antun( la!anya rentan( 9aktu antara sti!ulus dan re+all/ yaitu: 1) Me!ori se(era &i!!ediate !e!ory)/ rentan( 9aktu antara sti!ulus dan re+all hanya bebera*a detik. &attention). ,) Me!ori baru &re+ent !e!ory)/ rentan( 9aktu lebih la!a yaitu bebera*a !enit/ 8a!/ bulan bahkan tahun. /) Me!ori la!a &re!ote !e!ory)/ rentan( 9aktunya bertahun-tahun bahkan seusia hidu*. 0. 3an((uan e!osi : 3an((uan ini serin( ti!bul *ada *enderita stroke. Sekitar 1@B *asien !en(ala!i kesulitan kontrol terhada* eks*resi dari e!osi. Tanda lain adalah !enan(is den(an tiba-tiba atau tidak da*at !en(endalikan ta9a. 0fek lan(sun( yan(
43

i sini hanya dibutuhkan *e!usatan *erhatian untuk !en(in(at

*alin( u!u! dari *enyakit *ada otak *ada *ersonality adalah e!osi yan( tu!*ul/ disinhibition/ ke+e!asan yan( berkuran( atau euforia rin(an/ dan !enurunnya sensitifitas sosial. hi*ersensitif. d. 3an((uan =isuos*asial : Serin( ti!bul dini *ada de!ensia. Pasien banyak lu*a 9aktu/ tidak tahu ka*an sian( dan !ala!/ lu*a 9a8ah te!an dan serin( tidak tahu te!*at sehin((a serin( tersesat &disorientasi 9aktu/ te!*at dan oran(). Se+ara obyektif (an((uan =isuos*asial ini da*at ditentukan den(an !e!inta *asien !en(ko*i (a!bar atau !enyusun balok-balok sesuai bentuk tertentu. e. 3an((uan ko(nisi &+o(nition) : ;un(si ini yan( *alin( serin( ter(an((u *ada *asien de!ensia/ teruta!a daya abstraksinya. Ia selalu ber*ikir konkret/ sehin((a sukar sekali !e!beri !akna *eribahasa. "u(a daya *ersa!aan &si!ilarities) !en(ala!i *enurunan. ,. 'emensia 5enurut QBI demensia adalah sindrom neurodegenerati# yang timbul karena adanya kelainan yang bersi#at kronis dan progresi# disertai dengan gangguan #ungsi luhur multipel seperti kalkulasi kapasitas belajar bahasa dan mengambil keputusan. Kesadaran pada demensia tidak terganggu. $angguan #ungsi kogniti# biasanya disertai dengan perburukan kontrol emosi perilaku dan moti8asi. 5erosotnya #ungsi kogniti# ini harus 0ukup berat sehingga mengganggu #ungsi sosial dan pekerjaan indi8idu. 'emensia adalah suatu kondisi klinis yang perlu didiagnosis dan ditelusuri penyebabnya. "enyebab demensia sangat banyak namun tampilan gejala klinis umumnya hampir sama. 7nam puluh persen demensia adalah irre8ersibel (tidak dapat pulih ke kondisi semula) ,!4 dapat dikontrol dan 1!4 re8ersibel (dapat pulih kembali). "enyakit penyebab demensia yang dapat diobati harus dapat diidenti#ikasi dan dikelola sebaik2baiknya. "re8alensi demensia pada populasi lanjut usia (= 6! tahun) berkisar /2/)4. 'emensia tipe :l@heimer dilaporkan bertumbuh , kali lipat setiap pertambahan usia ! tahun yaitu bila pre8alensi demensia pada usia 6! tahun /4 maka menjadi 64 pada usia () tahun 1,4 pada (! tahun dan ,34 pada usia +) tahun. 'i 6ndonesia pada tahun ,))6 diperkirakan ada 1 juta orang dengan demensia untuk jumlah lanjut usia ,) juta orang.
44

a*at 8u(a ter8adi ke+e!asan yan( berlebihan/ de*resi dan

'emensia 8askular adalah bentuk demensia kedua terbanyak setelah penyakit :l@heimer. 'emensia 8askular merupakan sindrom yang berhubungan dengan mekanisme 8askular yang berbeda. "asien yang pernah mengalami stroke mempunyai resiko yang lebih tinggi untuk demensia 8askular. 9aru2baru ini lesi 8askular diduga telah memainkan peran dalam penyakit:l@heimer.Entuk mengetahui perbedaan kedua tipe demensia tersebut pada re#erat ini akan dibahas mengenai demensia :l@heimer dan demensia 8askular.

/. "arkinson "enyakit "arkinson adalah penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada otak yaitu pada sistem sara# pusat otak manusia mengalami kemunduran. "ertama kali ditemukan oleh seorang dokter inggris yang bernama Games "arkinson pada tahun 1++(. "enyakit ini merupakan suatu kondisi ketika seseorang mengalami ganguan pergerakan. "enyakit "arkinson terjadi di seluruh dunia jumlah penderita antara pria dan wanita seimbang. ! F 1) 4 orang yang terjangkit penyakit parkinson gejala awalnya mun0ul sebelum usia 3) tahun tapi rata2rata menyerang penderita pada usia 6! tahun. Se0ara keseluruhan pengaruh usia pada umumnya men0apai 1 4 di seluruh dunia dan 1 6 4 di 7ropa meningkat dari ) 6 4 pada usia 6) F 63 tahun sampai / ! 4 pada usia +! F +9 tahun. $ejala "enyakit "arkinson$ejala pada penyakit ini antara lain1 1. $emetaran.Seseorang penderita penyakit parkinson pada saat beristirahat atau tidak melakukan akti8itas akan mengalami gemetaran. $emetaran yang timbul dapat terjadi pada tangan kaki rahang atau kapala. ,. Kekakuan."enderita akan mengalami rasa kaku pada otot rasa sakit pada bahu

leher dan sendi2sendi sehingga sulit untuk bergerak. /. tubuh. Bilangnya re#lek postural."enderita akan mengalami ganguan keseimbangan

45

3.

Kebekuan.$ejala ini menga0u terhadap ketidakmampuan untuk melakukan

pergerakan yang akti#. Ketika akan berjalan memutar berjalan melalui jalan yang sempit penderita akan sulit utuk melakukannya. !. $ejala nonmotor (tidak berhubungan dengan pergerakan). $ejala ini juga timbul

pada penderita penyakit parkinson antar lain penderita merasakan sakit seperti terbakar perasaan geli hilangnya moti8asi susah tidur ataupun merasakan tekanan. Kebanyakan gejala ini akan memperparah penderita penyakit parkinson. Pene!uan Kilinis 'ari penemuan klinis penderita penyakit parkinson mempunyai raut muka yang relati# tidak bergerak dengan 0elah pada kelopak mata melebar jarang berkedip dan terdapat guratan e-presi tertentu pada wajah keluar minyak (seborrhea) di kulit kepala dan muka gemetaran di bibir dan mulut. "enemuan klinis lain dari penyakit ini adalah keluarnya air liur dari mulut kekakuan pada otot tenggorokan sehingga sulit untuk menelan sulit untuk bangun dari tempat duduk ketika akan berjalan dan ketika berjalan akan berjalan dengan terseok2seok. Penyebab Penyakit Parkinson "enyakit parkinson terjadi ketika sel sara# atau neuron di dalam otak yang disebut substantia nigra mati atau menjadi lemah. Se0ara normal sel ini menghasilkan bahan kimia yang penting di dalam otak yang disebut dopamine. 'opamine adalah suatu bahan kimia yang dapat menghantarkan sinyal2sinyal listrik diantara substantia nigra dan di sepanjang jalur sel sara# yang akan membantu menghasilkan gerakan tubuh yang halus. Ketika kira2kira +)4 sel yang memproduksi dopamine rusak gejala penyakit parkinson akan nampak. ia(nosa Penyakit Parkinson 'iagnosa penyakit parkinson didasarkan dengan pengambilan data2data riwayat pasien se0ara hati2hati dan dengan pemeriksaan #isik pasien yang dikaitkan dengan gejala2gejalanya. Bingga saat ini belum ditemukan test laboratorium atau alat pen0itraan yang dapat mengkon#irmasi penyakit parkinson. "en0itraan resonansi magnetik atau yang
46

dikenal dengan 5.6 mungkin menunjukan kondisi lain yang mempunyai gejala serupa dengan penyakit parkinson.! Ileh karena itu pasien yang mempunyai gejala2gelaja serupa disarankan utuk men0ari seorang ahli sara# pada penyakit parkinson. Pera9atan Penyakit Parkinson "erawatan pada penderita penyakit parkinson bertujuan untuk memperlambat dan menghambat perkembangan dari penyakit itu. "erawatan ini dapat dilakukan dengan pemberian obat dan terapi #isik seperti terapi berjalan terapi suara*berbi0ara dan pasien diharapkan tetap melakukan kegiatan sehari2hari. 9eberapa obat yang diberikan pada penderita penyakit parkinson1 1. AnticholinergicsBen#tropine Cogentin!$ trihexyphenidyl Artane!"9erguna untuk mengendalikan gejala dari penyakit parkinson. Entuk mengaluskan pergerakan. ,. Carbidopa%le&odopa'e&odopa merupakan pengobatan utama untuk penyakit

parkinson. 'i dalam otak le8odopa dirubah menjadi dopamine. Ibat ini mengurangi tremor kekakuan otot dan memperbaiki gerakan. "enderita penyakit parkinson ringan bisa kembali menjalani akti8itasnya se0ara normal. Le8odopa diberikan bersama 0arbidopa untuk meningkatkan e#ekti8itasnya < mengurangi e#ek sampingnya. /. C()T inhibitors*ntacapone Comtan!$ Tolcapone Tasmar).Entuk mengontrol

#luktuasi motor pada pasien yang menggunakan obat le8odopa. 3. +opamine agonistsBromocriptine Parlodel!$ Pergolide Permax!$ Pramipexole

)irapex! Ibat ini di berikan pada awal pengobatan dan sering kali ditambahkan pada pemberian le8odopa untuk meningkatkan kerja le8odopa atau diberikan kemudian ketika e#ek samping le8odopa menimbulkan masalah baru. !. )A(-B inhibitorsSelegiline *ldepryl!$ ,asagaline A#ilect!" 9erguna untuk

mengendalikan gejala dari penyakit parkinson. Entuk mengaluskan pergerakan. 6. Amantadine Symmetrel! 9erguna untuk perawatan akinesia dyskinesia

kekakuan gemetaran.Selain terapi obat yang diberikan pemberian makanan harus benar2 benar diperhatikan karena kekakuan otot bisa menyebabkan penderita mengalami kesulitan untuk menelan sehingga bisa terjadi kekurangan gi@i (malnutrisi) pada

47

penderita. 5akanan berserat akan membantu mengurangi ganguan pen0ernakan yang disebabkan kurangnya akti8itas 0airan dan beberapa obat.

3. 5ild %ogniti8e 6mpairment $ejala merepotkan lain "arkinson adalah gangguan kogniti# ringan . 9anyak orang dengan "arkinson yang terkejut menemukan bahwa mereka merasa terganggu atau tidak teratur atau mengalami kesulitan peren0anaan dan pelaksanaan melalui tugas . 6ni mungkin lebih sulit untuk #okus dalam situasi yang membagi perhatian mereka seperti per0akapan grup . Ketika menghadapi tugas atau situasi mereka sendiri orang dengan "' mungkin merasa kewalahan karena harus membuat pilihan . 5ereka mungkin juga mengalami kesulitan mengingat in#ormasi pekerjaan atau memiliki kesulitan menemukan kata yang tepat ketika berbi0ara . 9agi untuk orang lain mereka mengganggu urusan rumah tangga. atau dengan mengelola sebagian orang perubahan ini sangat menganggu

Entuk tingkat tertentu

gangguan kogniti# mempengaruhi kebanyakan orang dengan obat2obatan dan depresi ini .

"arkinson . "erubahan otak yang sama yang menyebabkan gejala motor juga dapat mengakibatkan kelambatan dalam memori dan berpikir . Stres dapat juga berkontribusi terhadap perubahan

Bal ini penting untuk memberitahu dokter :nda jika :nda memiliki keprihatinan tentang perubahan kogniti# . :nda mungkin perlu mengubah obat :nda . :tau :nda mungkin akan dirujuk ke ahli sara# atau ahli sara# untuk penilaian . Seorang ahli terapi okupasional kemudian dapat bekerja dengan :nda pada strategi untuk beradaptasi dengan dan mengatasi gejala2gejala ini . Seorang terapis bi0ara dapat membantu dengan kesulitan bahasa . "enurunan kogniti# berbeda dari demensia yang merupakan kerugian lebih parah dari

kemampuan intelektual yang mengganggu kehidupan sehari2hari begitu banyak sehingga tidak mungkin bagi seseorang untuk hidup mandiri . 'ua studi jangka panjang baru2baru ini menunjukkan bahwa banyak orang dengan "arkinson akhirnya akan mengembangkan bentuk ringan dari demensia sebagai penyakit berlangsung
48

biasanya bertahun2tahun setelah

diagnosis awal mereka . Salah satu obat 7-elon X ( ri8astigmine tartrat ) sekarang tersedia untuk mengobati demensia di "arkinson Kognisi dan dan lain2lain berada di bawah studi . "arkinson

Se0ara tradisional

penyakit "arkinson ( "' ) telah dikenal sebagai gangguan gerakan hal ini menjadi

ditandai dengan gejala seperti tremor dan lambatnya gerakan . Semakin

dikenal juga untuk karakteristik nonmotor termasuk kesulitan kogniti# . 9agi banyak orang dengan "arkinson masalah ini bisa sangat menyedihkan dan juga dapat menjadi salah satu yang paling sulit untuk membawa dengan dokter mereka dan keluarga mereka . Kognisi adalah agak sulit untuk menentukan karena men0akup beberapa keterampilan dan bagaimana kita menerapkan

mental yang berbeda dan kegiatan . Bal ini biasanya menga0u pada proses otak melalui mana kita menemukan dan memahami dunia di sekitar kita mengambil kenangan peren0anaan kegiatan belajar hal2hal bahasa pengetahuan itu dari hari ke hari . 6ni termasuk 1 rasa membuat persepsi menyimpan dan membentuk konsep peme0ahan masalah dan pemikiran abstrak . wawasan men0apai

9erikut adalah garis besar perubahan kogniti# umum di "' dan apa yang :nda dan orang yang :nda 0intai dapat lakukan untuk mengatasi mereka yang paling e#ekti# . "erubahan kogniti# pada "arkinson

5emahami betapa banyak orang dengan pengalaman perubahan kogniti# "arkinson sulit sebagian karena perubahan itu sendiri sulit untuk diukur . Studi telah melaporkan sangat ber8ariasi perkiraan karena mereka telah menggunakan berbagai 0ara untuk mengidenti#ikasi dan menentukan gangguan dan peserta studi yang dipilih dengan 0ara yang berbeda . 'iperkirakan pada waktu tertentu dari semua orang dengan "arkinson sekitar seperempat sampai sepertiga memiliki kerusakan kogniti# ringan ( 5%6 ) untuk orang yang punya ketiga sementara seperempat lain demensia .

49

$ejala 5%6 yang ringan dan tidak akan mengganggu kemampuan seseorang untuk ber#ungsi di rumah dan bekerja. 5ereka bahkan mungkin tidak terlihat tetapi dapat dideteksi melalui pengujian . 'okter digunakan untuk per0aya bahwa perubahan kogniti# tidak berkembang sampai pertengahan hingga akhir tahap "arkinson tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa perubahan ringan dapat hadir pada awal saat diagnosis .

'emensia adalah penurunan kemampuan mental multipel atau dalam situasi sosial . :kibatnya banyak "enyebab mungkin terus

termasuk namun tidak terbatas

pada memori yang 0ukup berat untuk membawa masalah di rumah atau di tempat kerja orang mengalami kesulitan merawat diri mereka mengembangkan "erubahan demensia . Kogniti# sendiri . Gika kita mengikuti sejumlah besar indi8idu dengan "arkinson dari waktu ke waktu

:pa yang menyebabkan perubahan kogniti# pada orang dengan "arkinson ; Salah satu penyebab adalah penurunan tingkat dopamin neurotransmitter yang terlibat dalam mengatur gerakan tubuh . Namun perubahan kogniti# yang terkait dengan penurunan dopamin biasanya ringan dan dibatasi .

"erubahan otak lain yang kemungkinan juga terlibat dalam penurunan kogniti# pada "arkinson . "ara ilmuwan melihat perubahan dalam dua utusan kimia lainnya 2 asetilkolin dan norepine#rin 2 sebagai kemungkinan penyebab tambahan memori dan hilangnya #ungsi eksekuti# 'ampak di "erubahan "arkinson . Kogniti#

"erubahan kogniti# yang menyertai "arkinson awal 0enderung terbatas pada satu atau dua bidang mental atau domain orang . 'omain dan tingkat keparahan mereka akan ber8ariasi dari orang ke yang paling sering terkena meliputi 1

Dungsi eksekuti# . :nalog dengan tugas peme0ahan masalah dari seorang eksekuti# di sebuah perusahaan #ungsi eksekuti# meliputi kegiatan seperti membentuk konsep membuat ren0ana merumuskan tujuan mengantisipasi konsekuensi strategi untuk men0apai tujuan
50

dan

menge8aluasi

kemajuan

Kesulitan perhatian . "erubahan kogniti# pada "' dapat membuat sulit untuk membayar perhatian. 'alam situasi seperti pesta di mana beberapa per0akapan yang terjadi sekaligus masalah ini mungkin sangat akut .

'iperlambat berpikir. Irang dengan "' mungkin mengatakan otak mereka merasa Y berawa . Y 6ni memakan waktu lebih lama bagi mereka untuk menyelesaikan tugas2tugas dan dibutuhkan upaya yang lebih dari biasanya untuk menyelesaikan mereka . Bal ini dapat berarti bahwa proyek yang semula butuh waktu satu atau dua minggu untuk menyelesaikan sekarang bisa memakan waktu tiga minggu atau lebih .

Kata 2 temuan . Irang dengan "' mungkin mengalami kesulitan datang dengan kata2kata karena memperlambat kemampuan berpikir bukan karena kata2kata yang hilang seperti yang terjadi pada penyakit :l@heimer . Kata2kata yang tersedia tetapi mungkin sulit untuk mengakses dengan 0epat atau e#isien . Gika :nda berpikir kosakata :nda sebagai kamus orang dengan "' harus men0ari kamus sebelum membukanya untuk menemukan kata2kata sedangkan untuk orang dengan penyakit :l@heimer kamus tersedia tetapi banyak dari halaman kosong .

9elajar dan mengingat in#ormasi . Sekitar setengah sampai dua pertiga orang dengan "arkinson laporan bahwa mereka memiliki masalah memori . :da dua jenis memori yang pertama adalah memori deklarati# ( misalnya mengingat peristiwa dari waktu atau tempat tertentu atau #akta ) . Kedua jenis memori non 2 deklarati# 2 yaitu itu ditunjukkan melalui kinerja tugas ( misalnya mengendarai sepeda ) . 5emori juga melibatkan setidaknya tiga proses 1 en0oding penyimpanan dan pengambilan . "ikirkan memori sebagai lemari arsip 1 pertama2tama :nda harus mendapatkan in#ormasi dan kemudian :nda harus mengatur dan menyimpannya sehingga tidak ada yang jatuh sehingga menjadi sulit bagi dan akhirnya :nda harus mengambilnya . untuk mengingat nanti . Irang dengan "' mengalami kesulitan menyerap in#ormasi dan mengorganisir dengan baik mereka

51

&ipe lain tertentu memori ingatan prospekti# . Kegagalan 0alon memori mengganggu sebagian besar dari kita :nda tetapi tampaknya lebih umum di "' . 5isalnya di malam hari rumah tanpa mengirimkannya . :nda menempatkan sebuah paket keluar surat di pagi hari tapi kemudian menemukan diri meninggalkan

%itra dan proses spasial . Kemampuan untuk membentuk 0itra mental dan untuk menentukan di mana hal2hal yang di luar angkasa 2 relati# terhadap diri sendiri atau satu sama lain 2 mungkin akan terpengaruh oleh "' . %ontoh dari masalah ini adalah ketika seseorang mengendarai mobil men0oba untuk membentuk peta mental yang ternyata mengambil untuk mendapatkan 5en0ari dari 9antuan rumah untuk ke toko "erubahan kelontong . Kogniti#

Kogniti# perubahan adalah isu yang sensiti# . 9ahkan dokter yang sering ragu2ragu untuk membahas masalah ini sebagai orang dengan "arkinson adalah untuk bertanya tentang hal itu . Kadang2kadang dokter akan menunda membahas kemungkinan penurunan kogniti# dari kepedulian untuk orang yang masih menghadapi sho0k diagnosis baru "arkinson atau karena orang tersebut berjuang dengan gejala motorik seperti kekakuan dan kelambatan. Entuk alasan ini orang dengan "arkinson sering perlu satu untuk memulai per0akapan . Gika orang tersebut mengalami masalah yang mengganggu keluarga atau menyebabkan masalah di tempat kerja kita harus mendiskusikannya dengan dokter . 6ndi8idu dengan "arkinson dimulai mungkin dengan terutama pada tahap tidak harus memberitahu diri mereka sendiri bahwa masalah ini terlalu ringan untuk membuka . 'okter dapat menyediakan 0ara untuk membantu rujukan ke psikiater seorang neuropsikolog pidato atau terapis okupasi untuk e8aluasi dan bantuan lebih lanjut . 78aluasi neuropsikologi dapat sangat berguna awal dari suatu masalah kogniti# . Setelah ini tes dasar dapat membantu dokter menentukan apakah perubahan masa depan terkait dengan obat2obatan untuk perkembangan "' sendiri atau 5engobati #aktor2#aktor "erubahan lain seperti Kogniti# depresi di . "'

Ketika seseorang melaporkan gejala gangguan kogniti# ringan dokter akan terlebih dahulu
52

ingin menyingkirkan penyebab selain "' kelelahan mendadak

seperti 8itamin 9 2 1, de#isiensi

depresi

atau gangguan tidur . "erlu di0atat bahwa "' tidak menyebabkan perubahan penyebabnya adalah mungkin sesuatu yang lain seperti e#ek samping obat .

mendadak dalam #ungsi mental . Gika seseorang melakukan mengalami perubahan

Gika tidak ternyata bahwa gejala kogniti# dapat dila0ak pada "arkinson ada terapi obat yang tersedia . Semua ini dikembangkan untuk :l@heimer tetapi mereka telah ditemukan satu2 memiliki beberapa e#ek dalam "arkinson juga. Salah satunya adalah ri8astigmine

satunya obat yang telah disetujui oleh ES Dood and 'rug :dministration ( D': ) untuk demensia di "' . 'okter mungkin juga meresepkan 'onepe@il dan galantamine . Selain itu orang dengan kesulitan perhatian yang disebabkan kantuk di siang hari dapat mengambil man#aat :rah dari stimulan . penelitian

5asih banyak yang harus dipelajari tentang biologi dasar yang mendasari perubahan kogniti# pada "' . "ara peneliti sedang bekerja menuju pengembangan tes diagnostik untuk mengidenti#ikasi orang2orang yang tampaknya berada pada risiko terbesar untuk perubahan kogniti# dan untuk membedakan masalah kogniti# pada orang dengan "' dari orang2orang yang terjadi pada gangguan lain 2 terkait tetapi berbeda 2 yang dikenal sebagai demensia dengan badan Lewy . Kami dua harapan terbesar adalah bahwa kita akan mampu untuk dapat mendeteksi dini gangguan kogniti# mengobatinya . dan kemudian memiliki lebih banyak terapi untuk

!. Neuro0hemistry #0521T2A#SMIT02 Neurotransmiter adalah senyawa organik endogenus membawa sinyal di antara neuron. Neurotransmiter terbungkus oleh 8esikel sinapsis sebelum dilepaskan bertepatan dengan datangnya potensial aksi. Neurotransmitter dalam bentuk @at kimia bekerja sebagai penghubung antara otak ke seluruh jaringan sara# dan pengendalian #ungsi tubuh. Se0ara sederhana dapat
53

dikatakan neurotransmiter merupakan bahasa yang digunakan neuron di otak dalam berkomunikasi. Neurotransmiter mun0ul ketika ada pesan yang harus di sampaikan ke bagian2 bagian lain. Seluruh akti8itas kehidupan manusia yang berkenaan dengan otak di atur melalui tiga 0ara yaitu sinyal listrik pada neuron @at kimiawi yang di sebut neurotransmitter dan hormon yang dilepaskan ke dalam darah. Bampir seluruh akti8itas di otak meman#aatkan neurotransmitter. 9eberapa neurotransmiter utama antara lain1 T Asam amino1 asam glutamat asam aspartat serina $:9: glisina T )onoamina1 dopamin adrenalin noradrenalin histamin serotonin melatonin T Bentuk lain1 asetilkolina adenosina anandamida dll. "uluhan jenis neurotransmiter yang telah teridenti#ikasi di bentuk melalui asupan yang berbeda. 9ahan dasar pembentuk neurotransmiter adalah asam amino. :sam amino merupakan salah satu nutrisi otak terpenting yang ber#ungsi meningkatkan kewaspadaan mengurangi kesalahan dan mema0u kegesitan pikiran. Dungsi asam amino antara lain 1 T "enyusun protrein termasuk en@im. T Kerangka dasar sejumlah senyawa penting dalam metabolisme (terutama 8itamin hormon dan asam nukleat) T "engikat logam penting yang di perlukan dalam reaksi en@imatik (ko#aktor). :sam amino di dapatkan dari sumber2sumber protein. Kadar protein tinggi dapat ditemukan pada makanan*minuman seperti susu daging telur dan keju. Sedangkan protein yang terdapat dalam sayur2sayuran memiliki kadar terbatas "enis-8enis #eurotrans!iter 1. Asetilkolin &A+h). Dungsi asetilkolin antara lain mempengaruhi kesiagaan kewaspadaan dan pemusatan perhatian. 9erperan pula pada proses penyimpanan dan pemanggilan kembali ingatan atensi dan respon indi8idu. 'i otak asetilkolin ditemukan pada 0erebral 0orte- hippo0ampus (terlibat dalam #ungZs ingatan) bangsal ganglia (terlibat dalam #ungZs motoris) dan 0erebrlum
54

(koordinasi bi0ara dan motoris). :0h merupakan neurotransmitter yang tidak diproduksi didalam neuron. 6a ditransportasikan ke otak dan ditemukan pada seluruh bagaian otak. :0h memiliki konsentrasi tinggi di basal ganglia dan 0orte- motorik. Dungsi Etama asetilkolin (:0h) adalah mengatur atensi memori rasa haus pengaturan mood tidur .75 mem#asilitasi perilaku se-ual dan tonus otot. $ejala de#isit meliputi1 T Kurangnya inhibisi T 9erkurangnya #ungsi memori T 7uphoria T :ntisosial T "enurunan #ungsi bi0ara $ejala berlebih antara lain 1 T I8er2inhibisi T :n-ietas < 'epresi T Keluhan Somati0 2. o*a!in 9erbagai penelitian menunjukkan dopamin juga makin mendekatkan pada kesimpulan bahwa neurotransmiter jenis ini mempengaruhi proses pengingatan. 5elalui mekanisme kompensasi yang di mun0ulkan oleh dopamin maka hubungan @at kimia ini dalam proses belajar dan ingatan dapat terlihat jelas. 'opamin di produksi pada inti2inti sel yang terletak dekat dengan sistem akti8asi retikuler. 'opamin di bentuk dari asam amino tirosin yang ber#ungsi membantu otak mengatasi depresi meningkatkan ingatan dan meningkatkan kewaspadaan mental. Qalaupun dopamin di produksi oleh otak indi8idu tetap membutuhkan asupan tirosin yang 0ukup guna memproduksi dopamin. &irosin di temukan pada makanan berprotein seperti 1 daging produk2produk susu (sperti keju) ikan ka0ang panjang ka0ang2ka0angan dan produk kedelai. 'engan /23 ons protein sehari energi kita akan lebih terjaga. Dungsi 'opamin sebagai neururotransmiter kerja 0epat disekresikan oleh neuron2neuron yang berasal dari substansia nigra neuron2neuron ini terutama berakhir pada regio striata ganglia basalis. "engaruh dopamin biasanya sebagai inhibisi.($uyton 199(1 (13).

55

'opamin bersi#at inhibisi pada beberapa area tapi juga eksitasi pada beberapa area. Sistem norepine#rin yang bersi#at eksitasi menyebar ke setiap area otak sementara serotonin dan dopamin terutama ke regio ganglia basalis dan sistem serotonin ke struktur garis tengah (midline).($uyton 199(19/,) 3. #ore*ine*hrine Norepinephrine memiliki konsentrasi tinggi di dalam lo0us 0eruleus serta dalam konsentrasi sekunder dalam hippo0ampus amygdala dan korte- 0erebral. Selain itu ditemukan juga dalam konsentrasi tinggi di sara# simpatis. Norepinephrine dipindahkan dari 0elah synapti0 dan kembali ke penyimpanan melalui proses reuptake akti#. Dungsi Etama adalah mengatur #ungsi kesiagaan pusat perhatian dan orientasiP mengatur >#ight2#light?dan proses pembelajaran dan memory. $ejala 'e#isit 1 T Ketumpulan T Kurang energi (DatiMue) T 'epresi $ejala 9erlebihan 1 T :n-ietas T kesiagaan berlebih T "enurunan rasa awas T "aranoia T Kurang napsu makan. T "aranoid 6. Serotonin &@'T) Kelainan Serotonin (!B&) berimplikasi terhadap beberapa jenis gangguan jiwa yang men0akup ansietas depresi psikosis migren gangguan #ungsi seksual tidur kogniti# dan gangguan makan. 9anyak tindakan dalam perawatan gangguan jiwa adalah dengan jalan mempengaruhi sistem serotonin tersebut.

56

Dungsi Etama dari Serotonin (!B&) adalah dalam pengaturan tidur persepsi nyeri mengatur status mood dan temperatur tubuh serta berperan dalam perilaku aggresi atau marah dan libido. $ejala 'e#isit 1 T 6rritabilitas < :gresi# T 'epresi < :nsietas T "sikosis T 5igren T $angguan #ungsi seksual T $angguan tidur < $angguan kogniti# T $angguan makan. T Ibsessi8e 0ompulsi8e disorder (I%') $ejala 9erlebihan 1 T Sedasi T "enurunan si#at dan #ungsi aggresi T "ada kasus yang jarang1 halusinasi. @. 3luta!ate $lutamat merupakan neurotransmitter e-0itatory utama pada otak dimana hampir tiap area otak berisi glutamate. $lutamat memiliki konsentrasi tinggi di 0orti0ostriatal dan di dalam sel 0erebellar. $angguan pada neurotrasmitter ini akan berakibat gangguan atau penyakit bipolar a#ekti# dan epilepsi. Dungsi Etama $lutamat adalah pengaturan kemampuan memori dan memelihara u#ngsi automati0. $ejala 'e#isit 1 T $angguan memori T Low energy T 'istra0tibilitas. T S0hi@ophrenia $ejala 9erlebihan 1 T Kindling
57

T Sei@ures T 9ipolar a##e0ti8e disorder. A. 3a!!a A!ino Butyri+ A+id &3ABA) $:9: merupakan neurotransmitter yang memegang peranan penting dalam gejala2gejala pada gangguan jiwa. Bampir tiap2tiap area otak berisi neuron2neuron $:9:. 9anyak pathway di otak menggunakan $:9: dan merupakan Neurotransmitter utama untuk sel "urkinje. $:9: dipindahkan dari synaps melalui katabolism oleh $:9: transaminase Dungsi Etama adalah menurunkan arousal dan mengurangi agresi ke0emasan dan akti# dalam #ungsi eksitasi. $ejala 'e#isit 1 T 6rritabilitas T Bostilitas T &ension and worry T :n-ietas T Sei@ure. $ejala 9erlebihan 1 T 5engurangi rangsang selular T Sedasi T $angguan memori ,. Pe*tide Dungsi Etama dari "eptide adalah mengatur emosi dan #ungsi pusat reward. $ejala 'e#isit 1 T Bypersensiti8as untuk menyakitkan dan menekan T Kurangnya sensasi rasa senang T 'ysphoria. T Substan0e abuse $ejala 9erlebihan 1 T 6nsensiti8itas terhadap rangsang nyeri
58

T $angguan 0atatoni02like T Balusinasi dengar T 5emori menurun. ?. 0ndor*hin 7ndorphin adalah suatu bahan2kimia diproduksi di dalam otak dan spinal 0ord yang mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan mood. 'alam keadaan de#isit adalah Keluhan Somati0.

':D&:. "ES&:K:
14

+orland$ -"A .ewman" Kamus Kedokteran +orland edisi kedua puluh sembilan" /akarta0 *1C" 2332" :nwar 'esy. Kamus Lengkap 9ahasa 6ndonesia. Surabaya. "enerbit :melis. ,))/. Sta# "engajar 6K: E6. 9uku kuliah 6lmu Kesehatan :nak E6. Gakarta. "er0etakan 6n#omedika.199( Saddo0k 9enjamin < 8irginia Saddo0k. 9uku :jar "sikiatri Klinis

,. /. 3.
54

7disi Kedua. Gakarta17$%. ,))3) +epkes ,4 +irektorat /enderal Pelayanan )edik" Pedoman Penggolongan dan +iagnosis 1angguan /iwa di 4ndonesia 444" /akarta" +epartemen Kesehatan" 5667"
64

Kaplan 84$ Sadock B/$ 1rebb /A" Sinopsis Psikiatri 4lmu Pengetahuan Perilaku Psikiatri Klinis /ilid +ua" /akarta" Binarupa Aksara" 2353"

(. http1**penyakitparkinson.0om*pato#isiologi2penyakit2parkinson*

59

+. Soetedjo ,))6. 'iagnosis gangguan kogniti# dan 5%6 pada usia lanjut dalam1 Be-anto 5. < &rianggoro 9. (penyunting) Epdate 5anagement o# Neurologi0al 'isorders in 7lderly "ertemuan 6miah &ahunan EN'6"2E$52ENS [[6. 9. "7NR:K6& ":.K6NSIN. &itiek Sunaryati. 'osen Dakultas Kedokteran Eni8ersitas Qijaya Kusuma Surabaya 1). 9oedhi2'armojo (,))9) $eriatri 6lmu Kesehatan Esia Lanjut. 7disi 3. Gakarta 1 DKE6. 5edi0astore ,))+ 'emensia (Inline) a8ailable 1 http1*www.medi0astore.0om (,))9 :gust ,3). Kusumawati ,))( 5engenal 'emensia "ada Lanjut Esia iptek ,))1 online.0om 'iagnosis (,))9 $angguan (Inline) :gust Giwa a8ailable 1 ,3). Gakarta

http1*www.berita 5aslim .usdi

"ujiastuti Sri Suruni ,))/ Disioterapi "ada Lansia 7$% Gakarta

60

Anda mungkin juga menyukai