Anda di halaman 1dari 11

Acara V

CROPWAT
Bayu Adhinugraha 9033 / PN Kelompo !
AB"TRAK"! Pra #i um dila u an di la$ora#orium Agrohidrologi %a ul#a& Per#anian '() pada #anggal *+ O #o$er +00,- .a#a yang diguna an dalam pra #i um ini adalah da#a #ahun +00+- Nilai /#o #ahun +00+ dihi#ung dengan $er$agai me#ode menun0u an $ah1a nilai /#o #er#inggi pada #ahun +00+ dicapai pada perhi#ungan /#o dengan mengguna an me#ode Penman 2manual3 yang dii u#i oleh me#ode Blaney4 Criddle5 me#ode Crop1a# &edang an nilai /#o #erendah dicapai pada perhi#ungan /#o dengan me#ode on6er&i BC- )a&ing4ma&ing me#ode mempunyai ele$ihan dan e urangan dalam menghi#ung /#o5 a an #e#api me#ode yang #er$ai adalah me#ode Penman Crop1a# arena me#ode a#au program ini merupa an cara perhi#ungan yang paling e7e #i7 di$anding cara lain yang dila u an di dalam pra #i um ini arena program ini mempunyai human error yang paling ecil- .engan ecanggihan yang dimili inya5 me#ode ini dapa# mengopera&i an da#a dengan le$ih cepa# dan ha&il yang diperoleh le$ih a ura#- '0i T yang dila u an menun0u an $ah1a me#ode yang #ida $er$eda nya#a yai#u BC 6& KBC5 BC 6& P Crop1a#5 KBC 6& P manual dan KBC 6& P Crop1a#5 &edang an yang $er$eda nya#a yai#u P manual 6& P Crop1a# dan BC 6& P manualTanaman 0eru yang di#anam pada *0 No6em$er +00+ a an dipanen pada #anggal 8 No6em$er +003- Nilai TA) &e$e&ar *99 mm5 nilai RA) &e$e&ar 9: mm dan nilai "). $er i&ar +58 mm &ampai *005, mm-

P/N.A;'<'AN Evapotranspirasi (ET) adalah jumlah air total yang dikembalikan lagi ke atmosfer dari permukaan tanah, badan air dan vegetasi oleh adanya pengaruh faktor-faktor iklim dan fisiologis vegetasi. ET merupakan gabungan antara evaporasi dan transpirasi. Evaporasi adalah proses penguapan yaitu perubahan dari zat cair menjadi uap air atau gas dari semua bentuk permukaan kecuali vegetasi sedang transpirasi adalah perjalanan air dalam jaringan vegetasi (proses fisiologis) dari akar tanaman ke permukaan daun dan akhirnya menguapkan ke atmosfer. esarnya laju transpirasi kurang lebih sama dengan laju evaporasi apabila pori-pori daun (stomata) terbuka. !roses pembukaan pori-pori daun tampaknya dikendalikan oleh besarnya pembukaan diameter pori-pori daun. "etika pori-pori daun menutup, proses transpirasi tetap berlangsung tetapi dengan laju yang sangat lambat (#anielista,$%%& cit 'sdak, $%%().

Evapotranspirasi adalah penguapan total baik dari permukaan air, daratan, maupun dari tumbuh-tumbuhan. anyak faktor yang mempengaruhi evapotranspirasi ini antara lain) suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin, tekanan udara, sinar matahari, ketinggian lokasi dan lain sebagainya (*adjulaini, +&&,). -ntuk mengetahui faktor-faktor yang dianggap berpengaruh terhadap evapotranspirasi, maka dalam hal ini evapotranspirasi dibedakan menjadi evapotranspirasi potensial (!ET) dan evapotranspirasi aktual ('ET). !ET lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor meteorologi sementara 'ET lebih dipengaruhi oleh faktor fisiologi tanaman dan unsur tanah. .aktor-faktor dominan yang mempengaruhi !ET adalah radiasi panas matahari dan suhu, kelembaban atmosfer dan angin dan secara umum besarnya !ET akan meningkat ketika suhu , radiasi panas matahari, kelembaban dan kecepatan angin bertambah besar ('sdak, $%%(). Evapotranspirasi dipengaruhi oleh temperatur, pelaksanaan pemberian air, panjangnya musim tanam, presipitasi dan faktor lainnya. /olume air yang ditranspirasikan oleh tanaman-tanaman tergantung kepada dimana air dibuang , dan juga temperatur dan kelembaban udara, gerakan angin, intensitas dan lamanya sinar matahari, tahapan perkembangan tanaman, jenis dan keadaan alami daundaunan (0ansen et. al, $%%+). Tanah-tanah pasiran mempunyai evapotranspirasi yang tinggi karena tanah pasiran tersebut mempunyai struktur yang sangat jelek, berbutir tunggal lepaslepas, mempunyai berat volume tinggi, kemampuan menyerap dan menyimpan air rendah sehingga kurang memadai untuk usaha tani selama musim kemarau. 1elain itu tanah ini sangat peka terhadap pelindian unsur-unsur hara, serta peka terhadap erosi baik oleh air maupun angin. 2alam kaitannya dengan daya mengikat dan menyimpan air, tanah pasiran mempunyai daya yang rendah dalam mengikat air karena permukaan kontak antara tanah pasiran ini didominasi oleh pori mikro $. 3leh karena itu air yang jatuh ke dalam tanah pasiran akan segera mengalami perkolasi dan air kapiler akan mudah lepas karena evaporasi (4ukhid, +&&+). esarnya evapotranspirasi suatu 5ilayah dapat dipergunakan dalam berbagai hal. !eran sistem penggunaan lahan pada suatu bentang lahan (lansekap)

dapat dinilai dari sudut perubahan tingkat evapotranspirasi yang berhubungan dengan keberadaan pohon, laju infiltrasi tanah yang berhubungan dengan kondisi fisik tanah, dan laju draenase yang berhubungan dengan jaringan draenase pada skala lansekap (6oord5ijk, +&&7). !enerapan metode neraca energi untuk menaksir evapotranspirasi salah satunya dilakukan oleh !enman ($%78). !endekatan !enman merupakan suatu kombinasi metode-metode transfer massa dan neraca energi. Teorinya didasarkan atas + kondisi yang penting, yaitu (1eyhan, $%%() ) $. kondisi neraca energi ) harus terdapat penyediaan energi untuk memberikan panas laten penguapan +. kondisi kekuatan tenggelam ) harus ada suatu mekanisme untuk memindahkan uap, sekali dihasilkan. !enman menganggap bah5a pengangkutan uap dan pengangkutan panas oleh difusi pusaran pada dasarnya dikendalikan oleh mekanisme yang sama, misalnya turbulensi atmosfer, turbulensi yang ditentukan oleh defisit penjenuhan (es-e), yang lainnya oleh perbedaan suhu antar udara dan udara pada lapisan batas (Ts9 : T). Teknik yang paling sering dikenal dan digunakan dalam menaksir keperluan konsumtif adalah rumus empiris dari laney dan ;riddle. erhubung harga yang ditaksir didasarkan atas pasokan air yang tidak terbatas, tentu saja harga ini merupakan evapotranspirasi aktual. *umus ini dikembangkan di 'merika 1erikat dengan menggunakan data yang diperoleh di petak-petak lapangan dan <ysimeter, rumus ini me5akili kondisi-kondisi 'merika 1erikat bagian arat saja (1eyhan, $%%(). laney dan ;riddle mengembangkan rumusan yang disederhanakan dengan menggunakan temperatur dan jam siang hari untuk bagian arat 'merika 1erikat yang kering. *umusan mereka telah digunakan secara ekstensif oleh 1oil ;onservation 1ervice of the -nited 1tates 2epartment of 'griculture (1;1) dimana data yang cukup telah dikumpulkan untuk menghitung harga koefisien yang akan digunakan untuk berbagai tanaman (0ansen et al, $%%+).

!raktikum pada kali ini bertujuan untuk dapat menggunakan program komputer ;rop5at untuk menentukan kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi. )/TO.O<O(! ahan yang digunakan dalam praktikum ini yaitu data iklim selama $ tahun, data tanaman dan soft5are computer ;rop5at for #indo5s. 'lat yang digunakan yaitu $ unit komputer processor 78= atau lebih cepat, *'4 7 4 dengan sistem operasi #indo5s ,.$, ,.$$, %( atau %8 dan $ unit printer. <angkah pertama dari praktikum ini adalah dengan menganalisis data iklim untuk menentukan Eto, kemudian menentukan kebutuhan air irigasi dengan periode irigasi tertentu. <angkah selanjutnya mengoperasikan crop5at 5indo5s untuk menentukan kebutuhan air tanaman berdasarkan data iklim dan vegetasi. ;ara kerja yang dilakukan yaitu menganalisis data iklim untuk menentukan Eto dengan menggunakan program komputer crop5at dan cara manual metode !enman dan laney ;riddle. "ebutuhan air irigasi dengan periode irigasi tertentu ditentukan dengan program ;rop5at. ;A"!< .AN P/)BA;A"AN 2ata yang digunakan dalam praktikum kali ini adalah data tahun +&&+. 4etode yang digunakan untuk menghitung nilai Eto dalam praktikum ini adalah metode laney-;riddle, metode !enman (konversi ;), metode !enman (crop5at ) dan metode !enman (manual). 6ilai Eto yang diperoleh dari hasil perhitungan beberapa metode tersebut berbeda karena data yang digunakan sebagai dasar perhitungan juga berbeda. 4asing-masing metode mempunyai kelebihan dan kekurangan. 4etode laney-;riddle digunakan untuk menghitung nilai ET pada daerah dimana data iklim yang tersedia hanyalah temperatur udara. "elebihan dari metode ini adalah rata-rata nilai untuk satu bulan sudah ter5akili oleh setiap faktor yang mempengaruhi evapotranspirasi, sedangkan kelemahan dari metode ini adalah adanya keterbatasan dalam menyajikan kebutuhan air untuk periode

5aktu yang lebih pendek dari pada satu bulan karena variabel yang digunakan hanya temperatur. 4etode !enman digunakan untuk menghitung nilai Eto pada daerah dimana pengukuran data temperatur, kelembaban udara, kecepatan angin dan lama penyinaran matahari tersedia. "elebihan metode ini adalah data yang digunakan untuk perhitungan lebih lengkap sehingga hasil akhir yang diberikan lebih baik sedangkan kekurangannya adalah kurang memadainya pengukuran keadaan udara pada kebanyakan daerah. "elebihan dari metode crop5at adalah kemampuannya menghasilkan data yang lebih akurat dan prosesnya cepat sedangkan kekurangannya terletak pada biaya yang lebih mahal. -ntuk mengetahui perbandingan hasil perhitungan dari berbagai metode untuk mengetahui Eto, dapat dilihat dari grafik berikut ini ) Grafik Perbandingan Metode Eto
6 5.5 Eto (mm/hari) 5 4.5 4 3.5 3 2.5 2 Eto BC Eto P manual Eto KBC Eto Cropwat

bulan

2ari grafik perbandingan nilai Eto dengan berbagai metode dapat diketahui bah5a nilai Eto tertinggi pada tahun +&&+ dicapai pada perhitungan Eto dengan menggunakan metode !enman (manual) yang diikuti oleh metode laney;riddle, metode crop5at sedangkan nilai Eto terendah dicapai pada perhitungan Eto dengan metode konversi ;. 0al ini menunjukkan bah5a perhitungan Eto dengan metode !enman dapat memberikan hasil akhir yang lebih baik karena data

yang digunakan untuk perhitungan lebih lengkap meliputi data temperatur, kelembaban udara, kecepatan angin dan radiasi matahari sehingga semua faktor yang mempengaruhi evapotranspirasi dapat dihitung maka nilai Eto dapat mencakup secara keseluruhan. !ada metode konversi laney-;riddle diperoleh nilai Eto yang lebih kecil daripada metode !enman (manual) karena pada metode ini variabel yang digunakan hanya temperatur sehingga nilai yang dicapai pada Eto tidak mencakup semua faktor yang mempengaruhi evapotranspirasi sehingga nilai Eto kecil. 2ari grafik perbandingan nilai Eto dengan berbagai metode tersebut juga menunjukkan bah5a nilai Eto dari bulan >anuari sampai 2esember pada metode !enman mengalami fluktuasi sedangkan pada metode yang lain, mula-mula nilai Eto mengalami penurunan tetapi pada bulan berikutnya terjadi kenaikan yang cenderung stabil. .luktuasi ini terjadi karena variabel yang digunakan dalam metode !enman cukup banyak sehingga perubahan yang terjadi cukup tajam karena berasal dari beberapa variabel. "eadaan tersebut yang memungkinkan terjadinya fluktuasi. -ji T juga dilakukan terhadap masing-masing metode untuk membandingkan apakah antara metode pengukuran Eto yang satu berbeda nyata dengan metode yang lain atau tidak. 0asil perhitungan dapat dilihat pada tabel di ba5ah ini ) Tabel perbandingan uji T antar metode Eto ; vs " ; ! manual vs ! ;rop5at ; vs ! manual ; vs ! ;rop5at " ; vs ! manual " ; vs ! ;rop5at Tida berbeda nyata erbeda nyata erbeda nyata Tida beda nyata Tida berbeda nyata Tida beda nyata

2ari tabel tersebut dapat dilihat bah5a metode laney : ;riddle dan metode konversi ; tidak berbeda nyata atau dapat dikatakan T tabel ? T hitung, hal ini berarti perhitungan evapotranspirasi antara metode laney : ;riddle dengan metode konversi ; dapat dikatakan sama berarti antara kedua cara tersebut memiliki metode perhitungan yang hampir sama. -ji T untuk metode

!enman (manual) dan metode !enman ;rop5at berbeda nyata atau dapat dikatakan T tabel @ T hitung, hal ini berarti perhitungan evapotranspirasi antara metode !enman (manual) dengan metode !enman ;rop5at dapat dikatakan berbeda berarti antara kedua cara tersebut memiliki metode perhitungan yang tidak sama. -ji T untuk metode laney : ;riddle dan metode !enman (manual) berbeda nyata atau dapat dikatakan T tabel @ T hitung, hal ini berarti perhitungan evapotranspirasi antara metode !enman (manual) dengan metode laney : ;riddle dapat dikatakan berbeda berarti antara kedua cara tersebut memiliki metode perhitungan yang tidak sama. -ji T untuk metode laney : ;riddle dan metode !enman ;rop5at tidak berbeda nyata atau dapat dikatakan T tabel ? T hitung, hal ini berarti perhitungan evapotranspirasi antara metode laney : ;riddle dengan metode !enman ;rop5at dapat dikatakan sama berarti antara kedua cara tersebut memiliki metode perhitungan yang hampir sama. -ji T untuk metode konversi ; dan metode !enman (manual) tidak berbeda nyata atau dapat dikatakan T tabel ? T hitung, hal ini berarti perhitungan evapotranspirasi antara metode konversi ; dengan metode !enman (manual) dapat dikatakan sama berarti antara kedua cara tersebut memiliki metode perhitungan yang hampir sama. -ji T untuk metode konversi ; dan metode !enman ;rop5at tidak berbeda nyata atau dapat dikatakan T tabel ? T hitung, hal ini berarti perhitungan evapotranspirasi antara metode konversi ; dengan metode !enman ;rop5at dapat dikatakan sama berarti antara kedua cara tersebut memiliki metode perhitungan yang hampir sama. 'pabila dilihat dari segi pengoperasian data, metode yang paling baik dan lebih efektif adalah metode ;rop5at. ;rop5at adalah program komputer untuk menghitung kebutuhan air tanaman dan kebutuhan irigasi dari data iklim dan data tanaman. !rogram untuk membantu teknik irigasi dan irigasi agronomi sebagai perkiraan standar untuk mendesain dan mengatur rencana irigasi. Ani bisa berarti juga untuk membantu merekomendasikan pembangunan untuk meningkatkan pelaksanaan irigasi dan rancangan jad5al irigasi pada berbagai kondisi suplai air. ;rop5at diambil dari pendekatan !enmann-4onteith sebagai rekomendasi dari ahli konsultasi .'3. !rogram ini merupakan cara perhitungan yang paling efektif

dibanding cara lain yang dilakukan di dalam praktikum ini karena program ini mempunyai human error yang paling kecil. 2engan kecanggihan yang dimilikinya, metode ini dapat mengoperasikan data dengan lebih cepat dan hasil yang diperoleh lebih akurat. -ntuk menentukan jad5al irigasi pada program crop5at, salah satu tanaman yang dipilih adalah jeruk. Tanaman ini ditanam pada tanggal $& 6ovember +&&+ untuk blok pertama dan blok kedua ditanam selisih + hari yaitu tanggal $+ 6ovember +&&+. -ntuk blok pertama diramalkan panen akan dapat dilakukan pada tanggal ( 6ovember +&&, sedangkan untuk blok kedua dapat dipanen pada tanggal B 6ovember +&&,. 4etode yang digunakan adalah $ tanaman dengan + blok, jarak pemberian irigasi selama $& hari dengan efisiensi irigasi B& C. Tanaman jeruk mempunyai umur untuk panen selama ,=( hari atau hampir satu tahun dengan "c &,B&. !enanaman dilakukan pada saat musim hujan sehingga pada a5al penanaman tidak memerlukan air irigasi untuk menambah pengairan, untuk lebih tepatnya dari tanggal $& 6ovember +&&+ sampai tanggal % 4ei +&&, yaitu sebanyak $% dasarian. !ada saat tersebut tanaman jeruk masuk ke fase development. 4ulai tanggal $% 4ei +&&, sampai ( 6ovember +&&, kebutuhan air mulai kurang tercukupi sehingga membutuhkan tambahan dari sistem irigasi karena curah hujan efektif yang turun lebih kecil daripada kebutuhan air tanaman. "ebutuhan irigasi untuk blok pertama sebanyak ++8.&%, sedangkan untuk blok kedua membutuhkan irigasi sebanyak ++8.&(, jadi total irigasi yang dibutuhkan untuk mengairi kedua blok tersebut sebesar 7(=.,=. -ntuk blok pertama dan kedua, tanaman jeruk mempunyai nilai T'4 (Total 'vailable 4oisture) sebesar $%= mm, besarnya tetap dari a5al tanam hingga panen dan nilai *'4 (*eadily 'vailable 4oisture) sebesar %8 mm, besarnya juga tetap dari a5al tanam sampai panen. 'kan tetapi nilai 142 (1oil 4oisture 2eficit) selalu berfluktuasi dari a5al tanam sampai panen, nilainya yaitu berkisar +,( mm sampai $&&,7 mm.

K/"!)P'<AN $. 2ari data tahun +&&+ nilai Eto yang dihitung dengan berbagai metode menunjukkan bah5a nilai Eto tertinggi pada tahun +&&+ dicapai pada perhitungan Eto dengan menggunakan metode !enman (manual) yang diikuti oleh metode laney- ;riddle, metode ;rop5at sedangkan nilai Eto terendah dicapai pada perhitungan Eto dengan metode konversi ;. +. 4asing-masing metode mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam menghitung Eto, akan tetapi metode yang terbaik adalah metode !enman ;rop5at karena metode atau program ini merupakan cara perhitungan yang paling efektif dibanding cara lain yang dilakukan di dalam praktikum ini karena program ini mempunyai human error yang paling kecil. 2engan kecanggihan yang dimilikinya, metode ini dapat mengoperasikan data dengan lebih cepat dan hasil yang diperoleh lebih akurat. ,. -ji T yang dilakukan menunjukkan bah5a metode yang tidak berbeda nyata yaitu ; vs " ;, ; vs ! ;rop5at, " ; vs ! manual dan " ; vs ! ;rop5at, sedangkan yang berbeda nyata yaitu ! manual vs ! ;rop5at dan ; vs ! manual. 7. Tanaman jeruk yang ditanam pada $& 6ovember +&&+ akan dipanen pada tanggal ( 6ovember +&&,. 6ilai T'4 sebesar $%= mm, nilai *'4 sebesar %8 mm dan nilai 142 berkisar +,( mm sampai $&&,7 mm.

"ARAN $. !erhitungan evapotranspirasi akan lebih mudah dilakukan dengan metode !enman ;rop5at karena faktor-faktor yang digunakan dalam penentuan evapotranspirasi lebih banyak dibandingkan metode lainnya, selain itu metode ini merupakan cara perhitungan yang paling efektif dibanding cara lain yang dilakukan di dalam praktikum ini karena program ini mempunyai human error yang paling kecil dan dengan kecanggihan yang dimilikinya, metode ini dapat mengoperasikan data dengan lebih cepat dan hasil yang diperoleh lebih akurat. +. !enelitian mengenai evapotranspirasi harus terus ditingkatkan karena untuk mengetahui kebutuhan air suatu tanaman di suatu daerah sehingga dapat diketahui pola tanam yang baik, terutama penghitungan evapotranspirasi menggunakan metode !enman ;rop5at karena lebih cepat dan lebih efektif.

.A%TAR P'"TAKA 'sdak. $%%(. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Dadjah 4ada -niversity !ress. Eogyakarta. (B$ p 0ansen,/E, 3#. Asraelsen, DE. 1tringham. !enerjemah E!. Tachyan dan 1oetjipto. $%%+. Dasar-dasar dan Praktek Irigasi. !enerbit Erlangga. >akarta. 7&B p 4ukhid, 1. +&&+. !engaruh pemberian lempung terhadap peningkatan lengas tanah pada lahan berpasir. >urnal 1aint dan Teknologi. /A(A/) http)FF555.iptek.net.idFindFjurnalFjurnalGidH.phpIdocJ/A.A/ .&$.htm diakses tanggal ) $ 3ktober +&&7 6oord5ijk, 4. v., .. 'gus, 2. 1uprayogo, ". 0airiah, D. !asya. +&&7. !eranan agroforestri dalam mempertahankan fungsi 0idrologi daerah aliran sungai (2'1). 'grivita. +=($) http)FF555.5orldagroforestry.orgFseaF!ublicationsF4anualsFagrivitaF$ !eranan'.dalam2'1.pdf diakses tanggal ) $ 3ktober +&&7 *adjulaini. +&&,. !emakaian Tiga 4etode #ater *eKuirement -ntuk 4emprediksi <uas 1a5ah 4aksimum Eang 2apat 2iairi (1tudi "asus 2'1 ;ikaduen- >abar). *udyct homepage http)FFrudyct.tripod.comFsem+G&+,Fradjulaini.htm diakses tanggal ) $ 3ktober +&&7

1eyhan, E.$%%(. Dasar-dasar Hidrologi. Dadjah 4ada -niversity !ress. Eogyakarta