Anda di halaman 1dari 47

PENGENALAN TENTANG TEKNIK DAN MANAJEMEN PERAWATAN

Oleh :

Ir.Arino Anzip MEngSc Program D3 Teknik Mesin - ITS

What is Maintenance All About ?


Upaya atau aktivitas yang dilakukan untuk menjaga fungsi asset / property All activities that maintain facilities and equipment in good working order so that a system can perform as intended (Sesuai Specification) All actions necessary for retaining an item, or restoring to it, a serviceable condition including servicing, repair and overhaul, modification, inspection and condition verification

Daftar Pustaka
Keith Mobley, R.,Higgins,L.R and Wikoff, D.J., Maintenance Engineering Handbook, 7th Edition, McGraw-Hill, New York, 2008 Sachs, N.W., Practical Plant Failure Analysis, CRC Press,Boca Raton,2007 Bannister, K. E., Lubrication for Industry, Industrial Press Inc, New York, 1996 Kister, T. C and Hawkins, B., Maintenance Planning and Scheduling Handbook, Elsevier Science and Technology Books, Oxford, 2006 Nyman, D dan Levitt, J., Maintenance Planning, Scheduling and Coordination, 1st Edition, Industrial Press Inc,New York, 2001

Smith, R and Mobley, R.K., Rules of Thumb for Maintenance and Reliability Engineers, Gulf Publishing Company, Houston, 2006 Smith, A.M and Hinchcliffe, G.R., RCM Gateway To World Class Maintenance, Elsevier Inc, Oxford, 2004 Sullivan,G.P at al, Operations and Maintenance Best Practices : A Guide to Achieving Operational Efficiency, US Department of Energy, 2004. Gresham, R.M and Totten, G.E, Lubrication and Maintenance of Industrial Machinery : Best Practices and Reliability, CRC Press, Boca Raton, 2009

Definisi Perawatan

Pengertian Asset :
Kekayaan milik pribadi seperti mobil, komputer, AC, Kompor Listrik, dll Kekayaan milik perusahaan seperti Peralatan sistim pneumatik dan hidraulik, turbin, kompresor, gedung dan instalasi lainnya Kekayaan milik negara seperti hutan, sungai, suaka marga satwa dan lingkungan dimana makhluk hidup berada

Jenis Jenis Perawatan

Maintenance Excellence

Definisi :
Breakdown Maintenance or Run-to-Failure Maintenance : Kegiatan perawatan yang dilakukan setelah peralatan rusak Preventive Maintenance : Merupakan kegiatan perawatan yang dilakukan secara terjadwal dengan tujuan mencegah rusaknya peralatan Predictive Maintenance : Perawatan yang dilakukan atas dasar condition monitoring untuk memastikan keadaan sebenarnya dari peralatan Proactive Maintenance : Dengan memonitor hal hal mendasar yang menyebabkan kerusakan, tindakan perawatan dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan peralatan Reactive Maintenance : Perawatan ini biasanya mencakup penggantian komponen peralatan yang rusak yang didasarkan atas pengecekan secara teratur

Tujuan Perawatan
Dari sudut pandang pihak manajemen : 1. Mengurangi biaya perawatan 2. Mengurangi production loss 3. Memberikan quality maintenance service Dari sudut pandang peralatan : 1. Plant availability tercapai dengan baik 2. Plant reliability 3. Plant Health and Safety (HSE)

Penyebab equipment failure (kegagalan suatu peralatan beroperasi sesuai rancangannya)


Kerusakan akibat praktek perawatan :
1. Kegiatan pelumasan yang jelek 2. Perbaikan peralatan yang salah 3. Respon terhadap kerusakan lambat 4. Kurangnya training bagi maintenance personil 5. Pelaksanaan program perawatan tidak efektif 6. Perawatan yang rutin tidak terlaksana dengan baik 7. No or lack of management commitment and support

Kerusakan akibat hal hal lain :

1. Operator atau Human error 2. Set-up mesin yang tidak tepat 3. Spesifikasi komponen yang salah 4. Adanya sabotase 5. Lingkungan kerja yang buruk 6. Adanya bencana 7. Rancangan mesin yang salah

Pentingnya perawatan bagi dunia industri


Setiap tahun dunia industri di USA membelanjakan sekitar USD 1,2 Trilyun untuk perawatan mesin Biaya perawatan mencakup 15 60 % dari biaya produksi barang Perawatan berpengaruh terhadap semua aspek bisnis suatu perusahaan Perawatan dapat memperpanjang umur hidup peralatan Perawatan dapat berpengaruh terhadap tuntutan perundangan nasional dan internasional

Basic Maintenance Program

Breakdown Maintenance or Run-To-Failure Maintenance


Definisi : Aktivitas perawatan baru dilakukan setelah terjadi kerusakan
Konsep : Production runs it, and Maintenance fixes it when it breaks down

Alasan Munculnya Breakdown Maintenance


Manajemen tidak begitu paham tentang pentingnya perawatan Manajemen kurang mendukung atau berkomitmen terhadap pelaksanaan perawatan Tradisi yang kurang baik dalam menyikapi perawatan Tidak ada data tentang biaya perawatan Tidak ada kepedulian atau rasa memiliki dari para operator

Kerugian Breakdown Maintenance


Temporary repair work Production capacity is reduced Emergency spares Extra capacity is required Over manning Secondary failures Quality issues Safety issues

Preventive Maintenance
Definisi : Merupakan schedule of planned maintenance actions yang ditujukan untuk mencegah kerusakan peralatan Principle Prevention is better than Cure Procedure Stich-in-Time Bersifat Periodik : 1. Result of planned inspection 2. Sesuai kalender atau jadwal 3. Setelah jangka waktu tertentu

Tujuan Preventive Maintenance :


Reduce equipment breakdown Reduce maintenance cost 1.Cost to replace or repair 2. Losses of output 3. Delayed shipment 4. Scrap and rework Menjamin bahwa peralatan 1. Handal atau reliable 2. Aman dioperasikan

Fungsi Preventive Maintenance


Menjamin peralatan bekerja sesuai rancangannya dan fungsinya Menjamin keselamatan operator yang menggunakan peralatan, operator yang berada dekat peralatan dan peralatan itu sendiri Maximize equipment effectiveness Memastikan bahwa peralatan tidak rusak selama jadwal operasinya Memperpanjang umur hidup peralatan

Aktivitas Preventive Maintenance


Routine maintenance Lubrication Cleaning Inspection and Checking Mechanical and Electrical adjustment Minor repair no more than 5 minutes Preliminary identification of potential problem Documentation process 1.Job carried out 2. Components used 3. Tools used

Preventive Maintenance Implementation in the shop floor


Concept of Avoiding and Solving Problems Mengontrol rancangan dan konfigurasi peralatan Menetapkan standard operating procedure (SOP) yang layak Lubrication process control Equipment Checking of potential failure Menganalisa kondisi peralatan untuk mengetahui pola kerusakan yang tidak biasa Menganalisa equipment maintenance history

Avoiding equipment problems


Planning and material control Use of equipment standard Uses of Standard operating procedure Good lubrication process 1. Good lubrication process oleh mekanik 2. Pemilihan pelumas yang sesuai 3. Good lubrication schedule 4. Training untuk lubrication personnel 5. SOP for lubrication process 6. Kontrol terhadap penyimpanan pelumas dan kontaminasi yang terjadi

Inspection process Merubah pola breakdown maintenance ke pola yang lebih terjadwal dengan baik

Solving Problems
Perusahaan biasanya membentuk Equipment Improvement Team (cross functional team) untuk menangani masalah yang terjadi dengan anggota dari : 1. Pihak Manajemen 2. Engineering 3. Produksi 4. Pengadaan dan Store 5. Maintenance

Metoda Perawatan Preventif


Maintenance Service yang meliputi : 1.Pelumasan perawatan yang terjadwal 2. Inspection 3. Adjustment peralatan 4. Cleaning dan painting 5. Components replacement 6. Repair dan overhaul

Best Maintenance Practice

Best Maintenance Practice

Elemen Preventive Maintenance

Pengertian
Inspection : Periodically inspecting materials / items to determine their serviceability by comparing their physical, electrical, mechanical etc characteristics to expected standards Servicing : Cleaning, lubricating, charging, preservation etc of items / materials to prevent the occurrence of incipient failures Calibration : Periodically determining the value of characteristics of an item by comparison to a standard Testing : Periodically testing or checking out to determine serviceability and detect electrical or mechanical related degradation

Alignment : Making changes to an items specified variable elements for the purpose of achieving optimum performance Adjustment : Periodically adjusting specified variable elements of materials for the purpose of achieving the optimum system performance Installation : Periodic replacement of limited life items or the items experiencing time cycle or wear degradation to maintain the specified system tolerance Overhaul : A comprehensive inspection and restoration of an item or a piece of equipment to an acceptable level at a durability time or usage limit

Operator care atau Kepedulian operator


1.Harus mempunyai sense of belonging 2. Mengoperasikan peralatan dengan benar 3. Memonitor kondisi operasi peralatan 4. Melaporkan bila ada gangguan peralatan

Equipment Design
Penggunaan peralatan harus sesuai spesifikasinya

Inspection : Program ini biasanya untuk mengetahui adanya early warning munculnya kerusakan Periodic replacement : 1. Dilakukan sesuai petunjuk OEM 2. Pengalaman dari maintenance history 3. Bisa pula dilakukan bila muncul kerusakan ` yang terjadi secara tiba - tiba

Adanya peralatan cadangan Biasanya untuk memback up peralatan yang sama bila rusak mendadak

Tujuan Perawatan

Harapan Maintenance

Maintenance Technique

Perkembangan Konsep Perawatan

Kurva Bath-up dan Maintenance Planning

Penyebab Rusaknya Peralatan

Maintenance Technique

Penyebab Kerusakan Peralatan Dari luar

Strategi Perawatan

Human Error in Maintenance


Merupakan Kegagalan melaksanakan tugas tertentu yang dapat menyebabkan terganggunya jadwal operasi atau menghasilkan rusaknya peralatan Penyebabnya adalah : 1. Poor equipment design 2. Poor work environment 3. Poor work layout 4. Improper work tools 5. Inadequate training 6. Poor equipment maintenance and SOP

Klasifikasi Human Error


Design / Perancangan peralatan Assembly Inspection Installation Operation Maintenance Incorrect repair or PM

Maintenance Error

Breakdown of Persons time in Maintenance

Human Failures in Airplane Maintenance