Anda di halaman 1dari 30

BAB II PEMBAHASAN A. PSAK No 59 akuntansi perbankan syariah Dikeluarkannya pernyataan standar akuntansi keuangan no.

59 tentang akuntansi perbankan syariah Indonesia oleh bank Indonesia (bi) merupakan hal yang perlu kita syukuri keberadaannya. Adanya PSAK No. 59 memiliki banyak makna. Dari sudut pandang perkembangan industri perbankan syariah PSAK dapat diharapkan sebagai instrument yang dapat meningkatkan keper ayaan publi dalam menabung dan berbisnis dengan bank syariah yang pada giliranya akan lebih mema u perkembangan industri bank syariah di Indonesia. Dikeluarkannya PSAK No. 59 tentang Akuntansi perbankan Syariah oleh ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bertu!uan untuk mengatur perlakuan akuntansi (pengakuan" pengukuran" penya!ian dan pengungkapan) transaksi khusus yang berkaitan dengan akti#itas bank syariah. Pernyataan ini diterapkan untuk bank umum syariah" bank pengkreditan rakyat syariah" dan kantor abang syariah bank kon#ensional yang beroperasi di Indonesia. $al%hal umum yang tidak diatur dalam pernyataan ini mema u pada pernyataan standar akuntansi yang berlaku umum sepan!ang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. pernyataan ini bukan merupakan pengaturan penya!ian laporan keuangan sesuai permintaan khusus (statutorial) pemerintah"lembaga pemerintah independent"dan bank sentral (&ank Indonesia). laporan keuangan yang disa!ikan berdasarkan pernyataan ini tidak dimaksudkan untuk memenuhi peraturan perundang%undangan tersebut. B. Jenis Produk Bank Syariah 'enis produk &ank Syariah akan tergantung pada (ungsi pokok banksyariah. )ungsi pokok bank syariah dalam kaitannya dengan kegiatanperekonomian masyarakat terdiri dari* +

+. )ungsi Pengumpulan Dana ( )unding) ,. )ungsi Penyaluran Dana ()inan ing) -. Pelayanan 'asa (Ser#i e)

+. )ungsi penghimpunan dana Dalam bank syariah produk%produk penghimpunan dana dapat diterapkanberdasarkan prinsip masing%masing" yaitu* a. Wadiah yaitu akad titipan di mana barang yang dititipkan dapat diambilse.aktu%.aktu. b. Mudharabah yaitu akad usaha di mana salah satu pihak memberikanmodal (Sahibul /al)" sedangkan pihak lainnya memberikan keahlian(/udharib) ,. 'enis Produk &ank Syariah bila dilihat dari (ungsi penyaluran dana (financing) dibagi men!adi - kategori besar* a. 'ual%beli Produk !ual%beli dalam &ank Syariah dibagi men!adi -" yaitu* Murabahah Salam dan salam parallel Istishna dan istishna paralel b. &agi $asil01ntung Produk &agi $asil01ntung dalam &ank Syariah dibagi men!adi -" yaitu* a. Mudharabah b. Musyarakah c. Rahn

. Se.a (I!arah) &ila pembiayaan berdasarkan akad I!arah maka &ank berlaku sebagai pemberi se.a (mujir) dan nasabah selaku penye.a (mustajir). Pada (i 2ih klasik" bank (pemberi se.a)" bank harus memiliki barang sebelum menye.akan kepada nasabah (penye.a). Pada umumnya &ank tidak memiliki barang" tetapi menye.a dari pihak lain" kemudian menye.akan lagi kepada nasabah dengan nilai se.a yang lebih tinggi selama tidak ada kaitan antara akad se.a pertama dengan se.a kedua. Ijarah dalam bank syariah bisa disamakan dengan operating lease" bukan fi nancial lease atau capital lease (lihat bahasan se.a guna usaha0leasing). 'adi bank bertanggung !a.ab atas pemeliharaan aset yang dise.a. &ila bank memiliki ob!ek yang dise.akan" maka bank dapat member 3psi bagi nasabah untuk memiliki ob!ek yang dise.anya. Ijarah !enis ini dinamakan Ijarah al Muntahiyyah Bittamlik atau Ijarah walI tina. Ijarah al Muntahiyyah Bittamlik memakai , akad yaitu akad se.a dan !an!i (opsi) kepemilikan. Kepemilikan bisa dilakukan kalau masa se.a telah berakhir. $al ini hampir sama dengan capital lease. -. Pelayanan 'asa Adalah pelayanan &ank terhadap nasabah dengan tidak menggunakanmodal tunai. Atas !asa yang diberikan" bank akan menerima imbalan(fee).'enis Produk &ank bila dilihat dari (ungsi pelayanan !asa (ser!ice)terdiri dari* a. "ransfer (pengiriman uang) b. Inkaso (pen airan ek) . 4alas (penukaran mata uang asing) d. #$% (#ettter of %redit) -

e. #etter of &uarantee dll


C. Pengakuan dan Pengukuran Mudharabah a. Karekteristik

/udharabah adaalah akad ker!a sama usaha antara shahibul maal (pemilik dana) dan mudharib (pengelola dana) dengan nisbah bagi hasil menurut kesepakatan dimuka. 'ika usaha mengalami kerugian" maka seluruh kerugian ditanggung oleh pemilik dana" ke uali ditemukan adanya kelalaian atau kesalahan oleh pengelola dan" seperti penyele.engan" ke urangan"dan penyalahgunaan dana. /enurut PSAK no 59 akuntansi perbankan syariah" * 5 '. Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara shahibul maal (pemilik dana)
dan mudharib (pengelola dana) dengan nisbah bagi hasil menurut kesepakatan di muka.*

/udaharabah ada , !enis"yaitu 6mudharabah mutla2ah (in#estasi tidak terikat) dan mudharabah mu2ayyadah (in#estasi terikat). Seperti yang tertulis di PSAK no 59 akuntansi perbankan syariah" *
+. Mudharabah terdiri dari dua jenis, yaitu mudharabah muthla ah (in!estasi tidak terikat) dan mudharabah mu ayyadah (in!estasi terikat). -. Mudharabah muthla ah adalah mudharabah dimana pemilik dana memberikan kebebasan kepada pengelola dana dalam pengelolaan in!estasinya. ./. Mudharabah mu ayyadah adalah mudharabah dimana pemilik dana memberikan batasan kepada pengelola dana mengenai tempat, cara, dan obyek in!estasi. Sebagai contoh, pengelola dana dapat diperintahkan untuk0 (a) tidak mencampurkan dana pemilik dana dengan dana lainnya1 (b) tidak mengin!estasikan dananya pada transaksi penjualan cicilan, tanpa penjamin, atau tanpa jaminan1 atau (c) mengharuskan pengelola dana untuk melakukan in!estasi sendiri tanpa melalui pihak ketiga.

b. Bank Sebagai Shabibul Maal (pemilik Dana) 1. Pengakuan dan pengukuran pembiyaan mudharabah

Pengakuan mudharabah adalah sebagai berikut * +. pembiyaan mudharabah diakui pada saat pembayaran kas atau penyerahan akti#a nonkas kepada pengelola dana8 dan ,. pembiyaan mudharabaha yang diberikan se ara bertihahap diakui pada setisptshap pembayaran atau penyerahaan. Pengukuran pembiyaan mudharabah adalah sebagai berikut* +. Pembiyaan mudharabah dalabentuk kas diukur se!umlah uang yang diberikan bank pada saat pembayaran8 ,. pembiyaan mudharabah dalam bentuk akti#a nonkas* a. diukur sebesar nilai .a!ar akti#a nonkas pada saat penyerahan8dan b. selisisih antara nilai .a!ar dan nilai buku akti#a nonkas diakui sebagai keuntungan atau kerugian bank8 dan -. beban yang ter!adi sehubungan dengan mudharabah tidak dapat diakui sebagai bagian pembayaran mudharabah ke uali telah disepakati bersama.
2. Pengakuan Laba atau ugi Mudharabah

Apabila pembiyaan mudharabah mele.ati satu periode pelaporan* +. laba pembayaran mudharabah diakui dalam periode ter!adinya hak bagi hasil sesuai nasabah yang disepakati8 dan ,. rugi yang ter!adi diakuidalam periode ter!adinya rugi tersebut dan mengurangi saldo pembayaran mudharabah 5

!. Bank sebagai Mudharib (Pengel"la Dana)

Dana in#estasi tidak terikat diakui sebagai in#estasi tidakterikat pada saat ter!adinya sebesar !umlah yangditerima.pada akhirperiode akuntansi" in#estasi tidak terikat diukur sebesar nila ter atat. &agi hasil in#estasi tidak terikat dialokasikan kepada bank dan pemilik dana sesuai dengan nisbah yang disepakati. &agi hasil mudharabah dapat dilakukan dengan menggunakan dua metode" yaitu bagi laba (pro(it sharing) atau bagi pendapatan (re#enue sharing). Kerugiankesalahanatau kelalaian bank dibebankan kepada bank (pengelola dana).
d. Bank sebagai #gen $n%estasi

Apabila bank bertindak sebagai agenda lammnyalurkan dana mudharabah mu2ayyadah dan bank tidak menanggung risiko (9hanelling agent)"maka pelaporannya tidak dilakukan dalam nera a tetapi dalam laporan perubaha dana in#estasi terikat. Sedangkan dana yang diterima dan belum disalurkan diakui sebagai titipan. Apabila bank bertindak sebagai agendalammenyalurkan dana mudharabah atauin#estasi terikat tetapi bank menanggung risiko atas penyaluran dana tersebut (e:e uting agent) maka pelaporanya dilakukan dalam nera a sebesar porsi yang ditanggung oleh bank.

D. Pengakuan dan pengukuran Musyarakah a. Karakteristik

/enurut PSAK No 59" * -5. Musyarakah adalah akad ker!asama di


antara para pemilik modal yang men ampurkan modal mereka untuk tu!uan men ari keuntungan.< Dalam musyarakah" mitra dan bank sama%sama

menyediakan modal untuk membiayai suatu usaha tertentu"baik yang sudah ber!alan maupun yang baru.selan!utnya mitra dapat mengembalikan modal tersebut berikutbagi hasil yang telah disepakati se ara bertahap atas Sekaligus kepada bank. Pembiayaan musyarakah dapat diberikan dala bentuk kas" setara kas" atau akti#a nonkas" termasuk akti#a tidak ter.u!ud" seperti lisensidan hak paten. Karena setiap mitra tidak dapaat men!adi modal mitra lainnya" maka setiap mitra dapat meminta mitra lainnya untuk menyediakan !aminan atas kelalaian atau kesalahan yang disenga!a. &eberapa hal yang menun!ukan adanya kesalahan yang disenga!a. &ebrapa hal yang menun!ukan adanya kesalahan yang disenga!a adalah* pelanggaran terhadap akad antara lain penyalahgunaan dana pembiayaan" manipulasi biaya dan pendapatan operasional" serta pelaksanaan yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. 'ika tidak terdapat kesepakatan antara pihak yang bersengketa" kesalahan yang disenga!a harus dibuktikan berdasarkan badan arbitrase atau pengadilan =aba musyarakah dibagi diantara para mitra dan bank se ara proposional sesuai dengan modal yang disetorkan ( baik berupa kas maupun akti#a lainnya) atau sesuai dengan yang disepakati oleh semua mitra. Sedangkan rugi dibebankan se ara proposional sesuai dengan modal yang disetorkan (baik berupa kas maupun akti#a lainnya) /usyarakah dapat bersi(at permanen maupun menurun. Dalam musyarakah permanen" bagi modal setiap mitra ditentukan sesuai akad dan !umlahnya tetap hingga akhir masa akad. Sedangkan dalam musyarakah menurun" bagian modal bank akan menurun dan pada akhir masa akad" mitra akan men!adi pemilik usaha tersebut. >

b. Bank Sebagai Mitra 1. Pengakuan dan Pengukuran #&al Pembiayaan Musyarakah

Pembiayaan musyarakah diakui pada saat pembayaran tunai atau penyerahan akti#a nonkas kepada mitra musyarakah. Pengukuran pembiayaan musyarakah dalam bentuk* +. Pembiayaan musyarakah dalam bentuk8 a. b. Kas dinilai sebesar !umlah yang dibayarkan8 dan Akti#a non kas dinilai sebesar nilai .a!ar dan nilai buku akti#a non kas" maka selisih tersebut diakui sebagai keuntungan atau kerugian bank pada saat penyerahan8 dan ,. &iaya yang ter!adi akibat akad musyarakah (misalnya" biaya studi kelayakan) tidak dapat diakui sebagai bagian pembiayaan musyarakah ke uali persetu!uan dari seluruh mitra musyarakah.
2. Pengukuran bagi Bank atas Pembiayaan Musyarakah Setelah #kad

&agian pengukuran atas pembiayaan musyarakah permanen dinilai sebesar nilai historis(!umlah yang dibayarkan atau nilai .a!ar akti#a non kas pada saat penyerahan modal musyarakah) setelah dikurangi dengan kerugian" apabila ada. &agian bank atas pembiayaan musyarakah menurun dinilai sebesar nilai historis setelah dikurangi dengan bagian pembiayaan bank yang telah dikembalikan oleh mitra (yaitu sebesar harga !ual yang .a!ar) dan kerugian" apabila ada. Selisih antara nilai historis dan nilai .a!ar bagian ?

pembiayaan musyarakah yang dikembalikan diakui sebagai keuntungan atau kerugian ban pada periode ber!alan. 'ika akad musyarakah yang belum !atuh tempo diakhiri dengan pengembalian diakui sebagai laba atau rugi bank pad aperiode ber!alan. Pada saat akad diakhiri" pembiayaan musyarakah yang belum dikembalikan oleh mitra diakui sebagai piutang !atuh tempo kepada mitra.
!. Pengakuan Laba atau ugi Musyarakah

=aba pembiayaan musyarakah diakui sebesar bagian bank sesuai dengan nisbah yang disepakati atas hasil usaha musyaraah. Sedangkan rugi pembiayaan musyarakah diakui se ara proporsional sesuai dengan kontibusi modal. Apabila pembiayaan musyarakah permanen mele.ati satu periode pelaporan maka* +. =aba diakui dalam periode ter!adinya sesuai dengan nisbah bagi hasil yang disepakati8 dan ,. rugi diakui dalam periode ter!adinya kerugian tersebut dan mengurangi pembiayaan musyarakah. Apabila pembiayaan musyarakah menurun mele.ati satu periode pelaporan dan terdapat pengembalian sebagian atau seluruh pembiayaan" maka* +. laba diakui dalam periode ter!adinya sesuai dengan nisbah yang disepakati8dan ,. rugi diakui dalam periode ter!adinya se ara proporsional sesuai dengan kontribusi modal dan mengurangi pembiayaan musyarakah. Apabila ter!adi rugi dalam musyarakah akibat kelalaian atau kesalahan mitra pengelola usaha musyarakah" maka rugi tersebut ditanggung oleh mitra 9

pengelola usaha musyarakah. @ugi karena kelalaian mitra musyarakah tersebut diperhitungkan sebagai pengurang modal mitra pengelola usaha" ke uali !ika mitra mengganti kerugian dengan dana baru.

'. Pengakuan dan Pengukuran Murabahah a. Karakteristik

Pengertian murabahah dalam PSAK no 59" 5 5,. Murabahah adalah akad !ual beli barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan ( margin) yang disepakati oleh pen!ual dan pembeli<. /urabahah dapat dilakukan

berdasarkan pesanan atau tanpa pesanan. /urabahah berdasarkan pesanan dapat bersi(at mengikat atau tidak mengikat nasabah untuk membeli barang yang dipesannya. Dalam murabahah pesanan mengikat pembeli tidak dapat membatalkan pesanannya. Apabila akti#a murabahah yang telah dibeli bank(sebagai pen!ual) dalam murabahah pesanan mengikat mengalami penurunan nilai sebelum diserahkan kepada pembeli" maka penurunan nilai tersebt men!adi beban pen!ual (bank) dan pen!ual (bank) akan mengurangi nilai akad. Pembayaran murabahah dapat dilakukan se ara tunai atau i ilan. $arga yang disepakati dalam murabahah adalah harga !ual sedangkan harga beli harus diberitahukan. 'ika bank mendapat potongan dari pemasok" maka potongan itu merupakan hak nasabah. Apabila potongan tersebut ter!adi setelah akad" maka pembagian potongan tersebut dilakukan berdasarkan per!an!ia yang dimuat dalam akad. &ank dapat meminta nasabah menyediakan angunan atas piutang murabahah" antara lain" dalam bentuk barang yang telah dibeli dari bank. &ank dapat meminta kepada nasabah urban sebagai uang muka pembelian pada saat akad apabila kedua belah pihak bersepakat. 1rban men!adi bagian +A

pelunasan piutang murabahah apabila murabahah !adi dilaksanakan. Betapi apabila murabahah batal" urban dikembalikan kepada nasabah setelah dikurangi dengan kerugian sesuai dengan kesepakatan. 'ika uang muka itu lebih ke il dari kerugian bank maka bank dapat meminta tambahan dari nasabah. Apabila nasabah tidak dapat memenuhi piutang murabahah sesuai dengan yang diper!an!ikan" bank berhak menggunakan denda ke uali !ika dapat dibuktikan bah.a nasabah tidak mampu melunasi. Denda ditetapkan berdasarkan pada pendekatan taCDir yaitu untuk membuat nasabah lebih disiplin terhadap ke.a!ibannya. &esarnya denda sesuai dengan yang diper!an!ikan dalam akad dan dana yang berasal dari denda diperuntukkan sebagai dana sosial ( Eardhul hasan).
b. Bank Sebagai Pen(ual

Pada saat perolehan" akti#a yang diproleh dengan tu!uan untuk di!ual kembali dalam murabahah diakui sebagai akti#a murabahah sebagai biaya perolehan. Pengukuran akti#a murababahah setelah perolehan adalah sebagai berikut* +. Akti#a tersedia untuk di!ual dalam murabahah pesanan mengikat* a. dinilai sebesar biaya perolehan8 dan b. !ika ter!adi penurunan nilai aki#a karena usang" rusak atau kondisi lainnya" penurunan nilai tersebut diakui sebagai beban dan mengurangi nilai akti#a8 ,. Apabila dalam murabahah tanpa pesanan atau murabahah pesanan tidak mengikat terdapat indikasi kuat pembeli batal melakukan transaksi" maka akti#a murabahah* a. Dinilai berdasarkan biaya perolehan atau nilai bersih yang dapat direalisasi" mana yang lebih rendah8dan ++

b.

'ika nilai bersih yang dapat direalisasi lebih rendah dari biaya perolehan" maka slisihnya diakui sebagai kerugian. Potongan pembelian dari pemasok diakui sebagai pengurangan biaya

perolehan akti#a murabahah. Pada saat akad" piutang murabahah diakui sebesar biaya perolehan akti#a murabahah ditambah keuntungan yang disepakati. Pada akhir periode laporan keuangan" piutang murabahah dinilai sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi" yaitu saldo piutang dikurangi penyisihan kerugian piutang. Keuntungan murabahah diakui* +. pada periode ter!adiya" apabila akad berakhir pada periode laporan keungan yang sama8 atau ,. selama periode akad se ara proposional" apabila akad melampaui satu periode laporan keuangan. Potongan pelunasan dini diakui dengan menggunakan salah satu metode berikut* +. !ika potongan pelunasan diberikan pada penyelesaian" bank mengurangi piutang murabahah dan keuntungan murabahah8atau ,. !ika potongan pelunasan diberikan setelah penyelesaian" bank terlebih dulu menerima pelunasan piutang murabahah dari nasabah" kemudian bank membayar potongan pelunasan kepada nasabah dengan mengurangi keuntungan murabahah. Denda dikenakan apabila nasabah lalai dalam melakukan

ke.a!ibannya sesuai dengan akad. Pada saat diterima" denda diakui sebagai bagian dana sosial. +. urban diakui sebagai uang muka pembelian sebesar !umlah yang diterima bank pada saat dterima8 +,

,. pada saat barang !adi dibeli oleh nasabah" maka urban diakui sebagai pembayaran piutang8 dan -. !ika barang batal dibeli oleh nasabah" maka urban dikembalikan kepada nasabah setelah diperhitungkan dengan biaya%biaya yang telah dikeluarkan bank.
). Pengakuan Dan Pengukuran Salam Dan Salam Paralel

Pengertian salam dan salam paralel menurut PSAK no 59 *


'-. Salam merupakan akad jual beli muslam fiih (barang pesanan) dengan penangguhan pengiriman oleh muslam ilaihi (penjual) dan pelunasannya dilakukan segera oleh pembeli sebelum barang pesanan tersebut diterima sesuai dengan syarat2syarat tertentu. 3/. Bank dapat bertindak sebagai pembeli dan atau penjual

dalam suatu transaksi salam. 4ika bank bertindak sebagai penjual kemudian memesan kepada pihak lain untuk menyediakan barang pesanan dengan cara salam maka hal ini disebut salam paralel.

Salam parallel dapat dilakukan dengan syarat* +. Akad kedua antara bank dan pemasok terpisah dari akad pertama antara bank dan pembeli akhir" dan ,. Akad kedua dilakukan setelah akad pertama sah.
a. Bank sebagai pembeli

Piutang salam diakui pada saat modal usaha salam dibayarkan atau dilihat kepada pen!ual. /odal usaha salam dapat berupa kas dan akti#a non kas. /odal usaha salam dapat berbentuk kas diukur sebesar !umlah yang +-

dibayarkan" sedangkan modal usaha salam dalam bentuk akti#a non kas diukur sebesar nilai .a!ar (nilai yang disepakati antara bank dan nasabah). Penerimaan barang pesanan diakui dan diukur sebagai berikut* +. 'ika barang pesanan sesuai dengan akad dilihat sesuai nilai yang disepakati ,. 'ika barang pesanan berbeda kualitasnya" maka* a.&arang pesanan yang diterima diukur sesuai dengan akad" !ika nilai pasar (nilai .a!ar !ika nilaii pasar tidak tersedia) dari barang pesanan yang diterima nilainya sama atau lebih tinggi dari nilai barang pesanan yang ter antum didalam akad b. &arang pesanan yang diterima diukur sesuai nilai pasar (nilai .a!ar !ika nilai pasar tidak tersedia) pada saat diterima dan selisihnya diakui sebagai kelebihan" !ika nilai pasar dari barang pesanan lebih rendah dari barang pesanan yang ter antum dalam akad -. 'ika bank tidak menerima sebagian atau seluruh barang pesanan pada tanggal !atuh tempo pengiriman" maka* a. 'ika tanggal pengiriman diperpan!ang nilai ter atat piutang salam sebesar bagian yang belum dipenuhi tetap sesuai dengan nilai yang ter antum dalam akad b. 'ika akad salam dibatalkan sebagian atau seluruhnya" maka piutang salam berubah men!adi piutang yang harus dilunasi oleh nasabah sebesar bagian yang tidak dapat dipenuhi. . 'ika akad salam dibatalkan sebagian atau seluruhnya dan bank mempunyai !aminan atas barang pesanan serta hasil pen!ualan !aminan tersebut lebih ke il dari nilai ter atat piutang salam dan hasil pen!ualan tersebut diakui sebagai piutang kepada nasabah yang telah !atuh tempo. d. &ank dapat menggunakan denda kepada nasabah. b.bank sebagai pen ua! +7

1tang salam diakui pada saat bank menerima modal usaha salam yang diterima. /odal usaha salam yang diterima dapat berupa kas dan akti#a non kas. /odal usaha salam dalam bentuk akti#a non kas diukur sebesar nilai .a!ar.

*. Pengakuan dan Pengukuran $stishna dan $stishna Paralel

5alam 6S78 no 9- pengertian istishna dan istishna paralel adalah 0


+.. Istishna adalah akad jual beli antara al2mustashni (pembeli) dan as2shani (produsen yang juga bertindak sebagai penjual). Berdasarkan akad tersebut, pembeli menugasi produsen untuk menyediakan al2mashnu (barang pesanan) sesuai spesifikasi yang disyaratkan dan menjualnya dengan harga yang disepakati. %ara pembayaran dapat berupa pembayaran di muka, cicilan, atau ditangguhkan sampai jangka waktu tertentu +:. Bank dapat bertindak sebagai pembeli atau penjual dalam istishna. 4ika bank bertindak sebagai penjual kemudian memesan kepada pihak lain (sub2kontraktor) untuk menyediakan barang pesanan dengan cara istishna maka hal ini disebut istishna paralel.

&erdasarkan akad tersebut" pembeli menugasi produsen untuk menyediakan barang pesanan sesuai spesi(ikasi yang disyaratkan pembeli dan men!ualnya dengan harga yang disepakati. Spesi(ikasi dan barang pesanan disepakati oleh pembeli dan pen!ual dia.al akad. &arang pesanan harus diketahui karakteristiknya se ara umum yang meliputi* !enis" spesi(ikasi teknis" kualitias dan kuantitas. &arang pesanan harus sesuai dengan karakteristik antara pembeli dan pen!ual. 'ika barang pasanan yang dikirim salah satu a at" maka pen!ual bertanggung !a.ab atas kelalaiannya. +5

Istishna Paralel dapat Dilakukan dengan Syarat* +. Akad kedua antara bank dan subkontraktor terpisah dari akad pertama antara bank dan pembeli akhir ,. Akad kedua dilakukan setelah akad pertama sah. Pada dasarnya istishna tidak dapat dibatalkan" ke uali memenuhi kondisi* +. Kedua belah pihak setu!u untuk menghentikannya ,. Akad batal demi hukum karena timbul kondisi hukum yang dapat menghalangi pelaksanaan atau penyelesaian akad. Pembeli mempunyai hak untuk memperoleh !aminan dari pen!ual atas* +. 'umlah yang telah dibayarkan. ,. Penyerahan barang pesanan sesuai dengan spesi(ikasi dan tepat .aktu.
a. Pengakuan Paralel Pendapatan dan Keuntungan $stishna

Pendapatan istishna adalah total harga yang disepakati dalam akad antara bank dan pembeli akhir" termasuk margin keuntungan. /argin keuntungan adalah selisih antara pendapatan istishna dan harga pokok istishna. Pendapatan istishna diakui dengan mengenakan metode persentase penyelesaian atau metode akad.
b. Bank Sebagai Pembeli

&ank mengakui akti#a istihna dalam menyelesaikan se!umlah termin yang ditagih oleh pen!ual dan sekaligus mengakui utang istishna kepada pen!ual. Apabila barang pesanan terlambat diserahkan karena kelalaian atau kesalahan pen!ual dan mengakibatkan kerugian bank" maka kerugian itu dikurangkan dari garansi penyelesaian proyek yang telah diserahkan pen!ual. +;

Apabila kerugian tersebut melebihi garansi penyelesaian proyek" maka selisihnya akan diakui sebagai piutang !atuh tempo kepada sub kontraktor.

+. Pengakuan dan Pengukuran $(arah dan $(arah Muntahiyah Bittamlik

I!arah adalah akad se.a menye.a antara pemilik se.a dan penye.a untuk mendapatkan imbalan atas ob!ek se.a dan penye.a untuk mendapatkan imbalan atas ob!ek se.a yang dise.akan. I!arah muntahiyah bittamlik adalah akad se.a menye.a antara pemilik ob!ek se.a dan penye.a untuk mendapatkan imbalan atas ob!ek se.a yang dise.akannya dengan obsi perpindahan hak milik ob!ek se.a pada saat tertentu sesuai dengan akad se.a. Perpindahan hak milik ob!ek se.a kepada penye.a dalam i!arah muntahiyah bittamlik dapat dilakukan dengan* +. $ibah ,. Pen!ualan sebelum akad berakhir sebesar harga yang sisa i ilan se.a -. Pen!ual pada akhir masa se.a dengan pembayaran tertentu yang disepakati pada a.al akad 7. Pen!ual se ara bertahap sebesar hraga tertentu yang disepakati dan ter antum dalam akad.
a. Bank Sebagai Pemillik ,b(ek Se&a

3b!ek se.a diakui sebesar biaya perolehan pada saat perolehan ob!ek se.a dan disusutkan sesuai dengan* +>

+. Kebi!akan penyusutan pemilik ob!ek se.a untuk akti#a se!enis !ika merupakan i!arah ,. /asa se.a !ika merupakan ternsaksi i!arah muntahiyah bittamlik Pendapatan i!arah dan i!arah muntahiyah bittamllik diakui selama masa akad se ara proporsional ke uali pendapatan i!arah muntahiyah bittamlik memulai pen!ualan se ara bertahap maka besar pendapatan setiap periode aka menurun se ara progresi( selama masa akad karena adanya pelunasan bagian per bagian ob!ek se.a pada periode tersebut.
$. Pengakuan dan Pengukuran -adi.ah

FadiCah adalah titipan nasabah yang harus di!aga dan dikembalikan setiap saat apabila nasabah yang bersangkutan menghendaki. &ank bertanggung !a.ab atas pengembalian ttitpan. FadiCah terbagi atas .adiCah yad%dhamanah adalah titipan yang selama belum dikembalikan kepada penitip dapat diman(aatkan oleh penerima titipan" dan .adiCah yad%amanah apabila dari hasil peman(aatan tersebut diperoleh keuntungan" maka seluruhnya men!adi hak penerimaan titipan. Sedangkan dalam prinsip .adiaCah yad%amanah" penerimaan titipan tidak boleh meman(aatkan barang titipan tersebut sampai diambil kembali oleh penitip. Penerimaan titipan dalam transaksi .adiCah dapat* +. /eminta u!rah (imbalan) atas penitipan barang0uang tersebut8 dan ,. /emberikan bonus kepada penitip dari hasil peman(aatan barang0uang titipan (.adiCah yad%amanah) namun tidak boleh diper!an!ikan sebelumnya dan besarnya tergantung pada kebi!akan penerima titipan.
/. Pengakuan dan Pengukuran 0ardh

Pin!aman Eardh adalah penyediaan dana atau tgihan yang dapat disamakan dengan itu berdasarkan persetu!uan atau kesepakatan antara pemin!am dan pihak yang dipin!amkan. &ank syariah disampinkan memberikan pin!aman 2ard !uga dapat menyalurkan pin!aman dalam bentu 2ardhul hasan. Eardhul $asan adalah +?

pin!aman tanpa pin!aman yang memungkinkan pin!aman untuk menggunakan dana tersebut selam !angka .aktu tertentu dan mengembalikan dalam !umlah yang sama pada akhir periode yang disepakati. Sumber dana 2ardhul hasan bersal dari eksternal dan internal. Sumber dana eksternel meliputi dana 2ardh yang diterima bank syariah dari pihak lain (missal dari sumbangan" in(a2" shada2ah" dan hasil pendapatan nonhalal). Sumber dana internal meliputi hasil tagihan pin!aman 2aldhul hasan.

K. Pengakuan dan Pengukuran Shar1

Shar( adalah akad !ual beli suatu #aluta denan #aluta lainnya. Bransaksi #aluta asing pada bank syariah hanya dapat dilakukan untuk tu!uan lindung nilai dan dibenarkan utuk tu!uan spekulati(. Selisih antara kurs yang diper!an!ikan dalam kontrak dan kurs tunai pada tanggal penyerahan #aluta2 diakui sebagai keuntungan0kerugian pada saat penyerahan0penerimaan dana.
L. Pengakuan dan Pengukuran Kegiatan Bank Syariah Berbasis $mbalan

Kegiatan%kegiatan yang menghasilkan u!rah (imbalan ) antara lain* +. Fakalah adalah akad pemberian kuasa dari pemberi kuasa 0nasabah kepada penerima kuasa 0bank untuk melaksanakan suatu tugas atas nama pemberi kuasa0. Akad .akalah tersebut dapat digunakan antara lain dalam pengiriman tarans(er" penagihan utang baik melalui kliring maupun inkaso" dan realisasi =09. ,. $i.alah adalah pemindahan pengalihan hak dan ke.a!iban" baik dalam bentuk pengalihan piutang maupun utang" dan !asa pemindahan0pengalihan dana dari suatu etnis kepada etnis lain. +9

-. Ka(alah adalah akad pemberian pin!aman yang diberikan oleh penerima !aminan dan pemin!am bertanggung !a.a atas pemenuhan kembali suatu ke.a!iban yang men!adi hak penerima !aminan. Ka(alah dapat digunakan untuk pemberian !asa bank antara lain garansi bank" standy by =09" pembukaan =09 impor" dan lain%lain.

M. Penya ian "a!a# Akuntansi Syariah Penya!ian laporan akuntansi bank syariah telah diatur dengan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PA&SI). 3leh karena itu laporan keuangan harus mampu mem(asilitasi semua pihak yang terikat dengan bank syariah. =aporan keuangan bank syariah yang lengkap terdiri dari komponen%komponen berikut* +. Nera a ,. =aporan laba rugi -. =aporan Arus Kas 7. =aporan Perubahan Gkuitas 5. =aporan Perubahan Dana In(estasi Berikat ;. =aporan Sumber dan Penggunaan Dana Hakat In(a2 dan Shada2ah >. =aporan Sumber dan Penggunaan Dana Eardhul $asan" dan ?. 9atatan atas =aporan Keuangan N. Penyusunan $aporan Keuangan Bank Syariah =aporan keuangan bank syariah harus disusun berdasarkan kerangka dasar penyususunan dan penya!iannya. Sebab laporan keuangan bank syariah ,A

tentunya memiliki perbedaan" meskipun ada beberapa aspek yang mungin sama dengan bentuk laporan keuangan pada umumnya. Seperti halnya dengan perusahaan lainnya" bank syariah se ara umum dalam melakukan penyusunan laporan keuangan melalui beberapa tahapan antara lain* +. &ukti transaksi ,. 'urnal -. &uku &esar 7. Nera a Saldo 5. 'urnal Penyesuain ;. =aporan Keuangan %. Bentuk $aporan Keuangan Syariah +. =aporan posisi keuangan (Nera a) (Nama &ank) =aporan Posisi Keuangan Konsolidasi Pada &ulan :: Bahun ,A:: :::: 1raian 9atatan (tahun) 1nit /oneter Akti&a Kas dan setara kas Piutang Pen!ualan In#estasi In#estasi dalam surat%surat berharga In#estasi mudharabah In#estasi /usyarakah Penyertaan /odal Persediaan In#estasi pada real estat Akti#a yang dise.akan Istishna In#estasi lain%lain %% %% %% ,+ ? 9 +A ++ +, ++7 +5 +; +> ::.:::.::: :.:::.::: ::.:::.::: ::.:::.::: %% :::.:::.::: %% ::.:::.::: ::.:::.::: %% %% %% %%

:::: (tahun) 1nit /oneter

::.:::.::: :::.::: ::.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: :::.:::.::: :.:::.::: ::.:::.::: ::.:::.::: :.:::.::: %% %% %%

Botal In#estasi Akti#a lainnya Akti#a tetap (neto) Botal Akti#a

+? +9 ,A

:::.:::.::: :::.::: ::.:::.::: :::.:::.:::

:::.:::.::: ::.:::.::: ::.:::.::: :::.:::.:::

(Nama &ank) =aporan Posisi Keuangan Konsolidasi Pada &ulan :: Bahun ,A:: 1raian Ke'a iban @ekening koran dan tabungan @ekening koran bank dan lembaga keuangan 1tang Di#iden yang diusulkan Ke.a!iban lainnya Botal Ke.a!iban @ekening in#estasi tidak terbatas Saham minoritas Botal Ke.a!iban" @ekening In#estasi Bidak Berbatas dan Saham /inoritas Gkuitas pemilik /odal disetor 9adangan =aba ditahan Botal Gkuitas Pemilik ,, ,5 ,; ,7"-7 9atatan ,+ ,, ,:::: (tahun) 1nit /oneter ::.:::.::: :.:::.::: :::.::: :.:::.::: :.:::.::: ::.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: ::.:::.::: :::.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: :::.::.::: :::: (tahun) 1nit /oneter ::.:::.::: :.:::.::: :::.::: :.:::.::: :.:::.::: ::.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: ::.:::.::: :::.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: ::.:::.:::

Botal Ke.a!iban" @ekening In#estasi Bidak Berbatas" Saham /inoritas dan Gkuitas Pemilik ,. =aporan =aba @ugi

:::.:::.:::

:::.:::.:::

(Nama &ank) =aporan =aba @ugi 1ntuk Bahun Iang &erakhir :::: (tahun) dengan :::: (tahun lalu) (raian )atatan **** +tahun, **** +tahun, (nit Moneter (nit Moneter Pendapatan Pen!ualan tangguhan In#estasi "ikurangi Keuntungan rekening in#estasi tidak terbatas sebelum bagian bank sebagai mudharib &agian bank sebagai mudharib Keuntungan terhadap rekening in#estasi tidak terbatas sebelum pa!ak &agian bank pada pendapatan dari in#estasi (sebagai mudharib dan sebagai pemilik dana) Pendapatan bank dari in#estasi &agian keuntungan bank dari rekening In#estasi terbatas sebagai mudharib ;ee bank sebagai agen in#estasi untuk in#estasi terbatas Pendapatan dan !asa%!asa perbankan Pendapatan lain%lain Botal pendapatan bank &iaya umum dan administrasi Depresiasi Pendapatan neto sebelum pa!ak dan pa!ak Pro#isi untuk Dakat Pendapatan neto sebelum saham minoritas (saham minoritas) Pendapatan neto ,9A ,9& ,?",9 ::.::: :.:::.::: :.:::.::: ::.::: :.:::.::: :.:::.:::

:::.::: (:::.:::) (:::.:::) :.:::.::: ::.:::.::: ,9& :::.::: :::.::: :.::: :.::: ::.:::.::: (:.:::.:::) (:.:::.:::) :.:::.::: (:.:::.:::) :.:::.::: (:.:::) :.:::.:::

:::.::: (::.:::) (:::.:::) :.:::.::: ::.:::.::: :::.::: :::.::: :.::: :.::: ::.:::.::: (:.:::.:::) (:.:::.:::) :.:::.::: (:.:::.:::) :.:::.::: (:.:::) :.:::.:::

-A

,-

-. =aporan Arus Kas (Nama &ank) =aporan Arus Kas 1ntuk Bahun yang &erakhir :::: (tahun) dengan ::: (tahun lalu) **** +tahun, **** +tahun, (raian )atatan (nit Moneter (nit Moneter Arus kas dari operasi Pendapatan neto :.:::.::: %% Penyesuaian terhadap pendapatan neto %% %% Kas neto dari kegiatan operasional %% %% Depresiasi :.:::.::: %% Pro#isi rekening ragu%ragu ::.::: %% Pro#isi untuk Dakat :.:::.::: %% Pro#isi untuk pa!ak %% %% Hakat yang dibayarkan (:::.:::) %% Pa!ak yang dbayarkan %% %% Keuntungan dar rekening in#estasi tidak terbatas :::.::: %% Keuntungan dari pen!ualan akti#a tetap %% %% Depresiasi dari akti#a yang dise.akan :.:::.::: %% Pro#isi untuk penurunan nilai in#estasi pada surat% surat berharga :::.::: %% Piutang ragu%ragu (:.:::) %% Pembelian akti#a tetap (:::.:::) %% Arus kas neto dari operasi Arus kas dari kegiatan in#estasi Pen!ualan real estat yang dise.akan Pembelian real estat yang dise.akan Pen!ualan real estat In#estasi pada surat%surat berharga Kenaikan pada in#estasi mudharabah Pen!ualan persediaan Pen!ualan Istishna Kenaikan neto pada piutang Arus kas neto dari kegiatan in&estasi Arus kas dari kegiatan keuangan Kenaikan neto pada rekening in#estasi tidak ,7 ::.:::.::: %% %% ::.:::.::: %% (:.:::.:::) :.:::.::: :.:::.::: (:.:::.:::) :.:::.::: %% %% %% %% %% %% %% %% %% %%

terbatas Kenaikan neto pada rekening koran Di#iden yang dibayarkan Kenaikan pada saldo kredit dan biaya%biaya (Penurunan) pada biaya yang masih harus dibayar Kenaikan pada saham minoritas Penurunan pada akti#a lain Penurunan arus kas dari kegiatan pembiayaan Kenaikan0penurunan uang kas dan setara kas Kas dan setara kas pada a.al tahun Kas dan setara kas pada akhir tahun ->

:::.::: :.:::.::: :.:::.::: :::.::: (::.:::) :::.::: ::.:::.::: ::.:::.::: ::.:::.::: ::.:::.::: ::.:::.:::

%% %% %% %% %% %% %% %% %% %% %%

7. =aporan Perubahan /odal atau =aporan =aba Ditahan (Nama &ank) =aporan Perubahan /odal 1ntuk Bahun yang &erakhir :::: (tahun) dengan :::: (tahun lalu) Moda! )adangan "isetor (nit (nit (nit Moneter Moneter $aba (raian Moneter -ang Sah (#u# "itahan Saldo per :::: (tahun) :::.:::.::: %% %% %% Gmisi ( ) saham %% Pendapatan neto :.:::.::: Keuntungan dibagikan (:.:::.:::) Brans(er ke adangan :::.::: :::.::: (:.:::.:::) Nera a per :::: (tahun) Pendapatan neto Keuntungan dibagikan Brans(er ke adangan Saldo per :::: (tahun) :::.:::.::: :::.::: :::.::: :::.:::.::: :.:::.::: :::.::: :::.::: :.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: (:.:::.:::) :.:::.::: :.:::.:::

.ota! :::.:::.::: %% :.:::.::: (:.:::.:::) %% :::.:::.::: :.:::.::: (:.:::.:::) %% :::.:::.:::

5. =aporan Sumber%sumber dan Penggunaa Dana Hakat" In(a2" dan Shada2ah (Nama &ank) ,5

=aporan Sumber dan Penggunaan Dana Hakat" In(a2 dan Shada2ah 1ntuk Bahun yang &erakhir ::: (tahun) dengan ::: (tahun lalu) **** +tahun, **** +tahun, (nit (nit Moneter )atatan Moneter Sumber%sumber Hakat dan Sumbangan Hakat !atuh tempo dari bank :.:::.::: %% Hakat !atuh tempo dari pemilik rekening :::.::: %% Sumbangan :::.::: %% Botal Sumber Hakat Penggunaan Hakat dan Sumbangan Hakat untuk (akir dan miskin Hakat untuk Ibnu Sabil Hakat untuk &harimin dan membebaskan budak Hakat untuk muallaf Hakat untuk fisabilillah Hakat untuk amil Dakat (biaya administrasi dan umum) Botal Penggunaan Dana Kenaikan (penurunan) sumber%sumber terhadap penggunaan Hakat dan sumbangan yang belum dibagikan pada a.al tahun Hakat dan sumbangan yang belum diberikan pada akhir tahun :.:::.::: :::.::: :::.::: ::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: :.:::.::: %% %% %% %% %% %% %% %% %% %% %%

;. =aporan Sumber%sumber dan Penggunaan Dana <ardhul =asan (Nama &ank) =aporan Sumber dan Penggunaan Dana Eardhul $asan 1ntuk Bahun yang &erakhir ::: (tahun) dengan ::: (tahun lalu) **** +tahun, **** +tahun, (raian )atatan (nit Moneter (nit Moneter Saldo A.al Pin!aman keba!ikan :::.::: :::.::: Sumber%sumber dana ardhul hasan :::.::: :::.::: Alokasi dari rekening koran :::.::: :::.::: ,;

Alokasi dari pendapatan yang dilarang syariah (haram) Sumber di luar bank Botal Sumber Dana Selama Bahun Ini Penggunaan <ardhul =asan Pin!aman kepada para pela!ar Pin!aman kepada para pengra!in Penyelesaian rekening koran Botal Penggunaan Selama Bahun ini Saldo Akhir Bahun Pin!aman Keba!ikan Dana tersedia untuk pin!aman P. Pengungkapan "a!a# Akuntansi Bank Syariah

:::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.:::

:::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.::: :::.:::

a. &ank Syariah harus mengungkapkan hal%halberikut* +. 'enis akti#a produkti("se tor ekonomi" dan !umlah akti#a produkti(masing% masing ,. 'umlah akti#a produkti( yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istime.a. -. Kedudukan bank dalam pembiayaan bersamadan besarnya porsi yang di biayai 7. 'umlah akti#a produkti( yang telah direktrukturisasidan in(ormasi lain tentang akti#a produkti( yang direktrukturisasi selama periode ber!alan 5. Klasi(ikasi akti(a produkti( menurut !angka .aktu" k.alitas akti#a produkti(" #aluta dan tingkat bagi hasilrata%rata. ;. Ikhtisar perubahan penyisihan kerugian dan penghapusan akti#a produkti( yang diberikan dalam tahun yang bersangkutan yang menun!ukan saldo a.al" penyisihan selama tahun ber!alan" penghapusan selamatahun ber!alan" pembayaran akti(a produkti( yang telah dihapus bukukan dan saldo penyisihan pada akhir tahun. >. Kebi!akan dan metode akuntansi penyisihan (penghapusan akti(a produkti( bermasalah). ?. /etode yang digunakan untuk menetukan penyisihan khusus dan umum. 9. Kebi!akan" mana!eman dan pelaksanaan pengendalian resiko porto(olio akti(a produkti(. ,>

+A. &esarnya akti#a produkti( bermasalah dan penyisihannya untuk setiap sektor ekonomi. ++. Saldo akti#a yang sudah diakti(kan. b. Pengungkapan 1ntuk Setiap Komponen =aporan Keuangan +. Nera a Pangungkapan pembiayaan mudharabah men akup* 'umlah pembiayaan mudharabah kasdan non kas. Kerugian atas penurunan nilai akti#a mudharabah" apabila ada"dan Persentase kepemilikan dana pada in#estasi tidak terikat yang signi(ikan berdasarkan kepemilikan perorangan dan0atau badan hokum Pengungkapan transaksi IstisnaC* +. Pendapatan dan keuntungan dari kontrak istisnaC selama periode ber!alan. ,. 'umlah akumulasi biaya ataskontrak ber!alan serta pendapatan dan keuntungan sampai dengan akhir periode ber!alan -. 'umlah sisa kontrak yang belum selesai menurut spesi(ikasi dan syarat kontrak. 7. Klaim tambahan yang belum selesai dan semua denda yang bersi(at konti!an sebagai akibat keterlambatan pengiriman barang. 5. Nilai kontrak IstisnaCparalel yang sedang ber!alan rentang periode pelaksanaannya ;. NilaikontrakistisnaCyang telah ditanda tangani bank selama periode ber!alan tetapi belum dilaksanakan dan rentang periode pelaksanaannya Pengungkapan transaksi i!arah dan i!arah muntahiyah bittamlik men akup * +. Sumber dana yang digunakan dalam pembiayaan i!arah ,. 'umlah piutang i ilan i!arah yang akan !atuh tempo hingga dua tahun terakhir -. 'umlah ob!ek se.a berdasarkan !enis transaksi(i!arah dan i!arah muntahiyah bittamlik)"!enis akti#a" dan akumulasi penyusutannya apabila bank syariah sebagai pemilik ob!ek se.a 7. 'umlah utang i!arah yang !atuh tempo hingga dua tahun yang akan datang apabila bank syariah sebagai penye.a" dan 5. Komitmen yang berhubungan dengan per!an!ian i!arah muntahiyah bittamlik yang berlaku e(ekti( pada periode laporan keuangan berikutnya Pengungkapan transaksi .adiah men akup* +. 'umlah dana 0barang yang mengikuti prinsip .adiah yad%amanah ,. 'umlah dana .adiah yang di blokir sebagai !aminan pembiayaan atau transaksi perbankan lainnya. ,?

,. =aporan =aba @ugi Pendapatan"beban" keuntungan" dan kerugian harus diungkapkan berdasarkan !enis menurut karakteristik transaksi. Se!auh bias dilaksanakan" hal%hal tersebut diba.ah ini yang berasal dari in#estasi yang dibiayai bersama oleh bank dan para pemilik dana in#estasi tidak terikat dan in#estasi yang hanya dibiayai oleh bank harus diungkapkan se ara terpisah* Pendapatan dan keuntungan in#estasi &ebandan kerugian in#estasi =aba(rugi) in#estasi &agian para pemilik dana in#estasi tidak terikat pada pendapatan (kerugian ) dari in#estasi sebelum bagian pengelola dana &agian bank pada pendapatan (kerugian) in#estasi &agian bank pada pendapatan dana in#estasi tidak terikat sebagai pengelola dana -. =aporan Perubahan Dana In#estasi Berikat Pengungkapan hal%halyang berkaitan dengan laporan perubahan dana in#estasi terikat dalam atatan atas laporan keuangan men akup* Periode yang di akup laporan perubahan dana in#estasi terikat Se ara terpisah saldo a.al" keuntungan (kerugian) dan saldo akhir dana in#estasi terikat yang berasal dari e#aluasi dana in#estasi tidak terikat Sio(atdari hubungan antara bank dan para pemilik dana in#estasi terikat" baik bank sebagai pengelola dana maupun sebagai agen in#estasi $ak dan ke.a!iban yang dikaitkan dengan masing%masing !enis dana in#estasi terikat atau unit in#estasi 7. =aporan Sumber dan Penggunaan Hakat" in(ak" dan Shada2ah Pengungakapan hal%hal yang berkaitan dengan sumber dan penggunaan dana Dakat" in(ak" dan shada2ah dalam atatan laporan keuangan men akup * Periode yang di akup oleh laporan sumber dan penggunaan dana Dakat" in(ak dan shada2ah Dasarpenentuan Dakat para pemegang saham !ika bank diharuskan membayar Dakat atas nama parapemegang saham ,9

@in ian sumber dana Dakat"in(ak" dan shada2ah Dana Dakat" in(a2" dan shada2ah yang disalurkan bank selama periode Dana Dakat"in(a2" dan shada2ah yang belum disalurkan pada akhir periode laporan. 5. =aporan Sumber dan Penggunaan Dana Eardhul $asan

Pengungkapan hal%hal yang berkaitan dengan laporan sumber dan panggunaan dana 2ardhul hasan dalam atatan atas laporan keuangan men akup* Periode yang di akup laporan sumber dan penggunaan dana 2ardhul hasan @in ian saldo 2ardhul hasan pada a.al dan akhir periode berdasarkan sumbernya 'umlah dana yang disalurkan dan sumber dana yang diterima selama periode laporan berdasarkan !enisnya.

Sumber : http://ninisug.blogspot.com/2011/05/akuntansi-perbankansyariah.html

-A