Anda di halaman 1dari 25

I.

IDENTITAS DIRI KLIEN Nama : Tn. A Tgl Masuk RS Sumber Informasi : 05-11-2013 : Klien

Tempat/Tgl.Lahir : Gowa, 03-02-1956 Umur Jenis Kelamin Alamat Sts. Perkawinan Pendidikan Pekerjaan Lama kerja : 37 thn : Laki-Laki : Bunea Bt. Nompo Gowa : Kawin : SMP : Petani :-

Keluarga Yg dapat Dihubungi Pendidikan Pekerjaan Alamat : Ny S : SD : IRT : Bunea

II. STATUS KESEHATAN SAAT INI 1. Keluhan utama 2. Riwayat Keluhan Utama : Perdarahan saat BAB : Klien mengeluh perdarahan saat BAB dialami sejak

10 hari yg lalu, awalnya darah yang keluar hanya sedikit dan klien mengacukannya namun sejak 2 hari yg lalu perdarahan semakin parah, disertai nyeri seperti teriris. Klien mengatakan pernah di operasi dengan kasus yang sama (Hemoroid) 2 tahun yang lalu. III. RIWAYAYAT KESEHATAN MASA LALU 1. Penyakit Yang Pernah Dialami. a. Kanak-kanak b. Kecelakaan c. Operasi Pola Nutrisi Sebelum Sakit : Berat badan : 54 Kg Tinggi badan : 155 Cm Jenis makanan : Nasi, ikan lele, sayuran. Makananan yang disukai : Semua makanan disukai klien Makanan yang tidak disukai : tidak ada makanan yng tidak di sukai Makanan pantangan : Tidak ada : tidak ada : Tidak pernah : Hemoroid ( 2 tahun yg lalu)

Karmila, S.Kep

Nafsu makan : (

) Baik

Perubahan Setelah Sakit : Jenis diet: Bubur saring Nafsu makan : Baik Rasa mual : Tidak ada

Porsi makan : 3x / Hari 2. Pola Eliminasi Sebelum Sakit : Buang Air Besar Frekuensi : 2x Perhari Waktu : Pagi dan Malam : lunak

Konsistensi Buang Air Kecil Frekuensi Frekuensi

: 3-4 x perhari : 1200 ml

Warna : kuning

Bau : khas urin

Perubahan Setelah Sakit : Buang Air Besar Frekuensi Waktu Konsistensi : 1x /2 hari : Pagi dan sore : Lunak

Buang Air Kecil Frekuensi Frekuensi : 3x perhari : 1100 ml Warna : kuning Bau : khas urin

3. Pola Tidur dan Istirahat Sebelum Sakit : Waktu Tidur (jam) : Siang ( dari jam 1-2) Malam (dari jam 10-5 subuh) Lama tidur / hari: kurang lebih 7-8 jam

Karmila, S.Kep

Kebiaasaan pengantar tidur : Tidaak ada Kesulitan dalam tidur :( ) Sering / mudah terbangun Perubahan Setelah Sakit : Pada waktu di rumah sakit, klien mengatakan sering mengantuk Waktu Tidur (jam) : Siang ( dari jam 10-11) Malam (dari jam 9-4 subuh) Lama tidur / hari: kurang lebih 7-8 jam Kebiaasaan pengantar tidur : Tidak ada Kesulitan dalam tidur 4. Pola Aktifitas Dan Latihan Sebelum Sakit : Kegiatan dalam pekerjaan : klien adalah seorang pekerja karyawan, jadi sebelum masuk di rumah sakit dan menjalani penyakit hemoroid grade III, pekerjaan. Perubahan Setelah Sakit : setelah menjalani hemoroid grade III dan di rawat di ruang Perawatan Baji dakka I kamar (303), klien terbatas mobilisasinya, karna adanya nrei bagian anus, terpasang infus RL. IV. RIWAYAT KELUARGA Genogram : klien setiap harinya mengerjakan : ( )Sering / mudah terbangun

Karmila, S.Kep

59

53

51

61

39

37

35
4 4 4 4

29

27

Keterangan : : Laki-Laki : Perempuan ? : Tidak Diketahui

4 4

: Meninggal

: Satu Rumah

: Klien

Komentar : Generasi I : Kakek dan Nenek Klien Meninggal karena Usia yang sudah cukup Tua Gnerasi II : Ibu klien anak pertama dari tiga saudara. Ayah klien anak ke dua dari tiga bersaudara Generasi III : Saudara klien masih hidup semua dan klien masih tinggal sama orang tuannya . V. PENGKAJIAN FISIK 1. Kesadaran : Kompos mentis TD : 110/60 mmHg P 2. Kepala : a. Inspeksi : : 24 x/menit Keadaan Umum : Lemah N : 72 x/menit S : 36 o C

Tanda-tanda Vital :

Karmila, S.Kep

Bentuk Kepala : bulat Warna/distribusi rambut/kulit kepala : Warna rambut hitam, distribusi rambut baik, rambuat ikal b.Palpasi : Nyeri Tekan : tidak ada 3. Mata :

a. Inspeksi : Kelopak mata : tidak ada pembengkakan pada bola mata Konjungtiva : tidak pucat Skelera : tidak ikterus Ukuran pupil : isokor kiri dan kanan Reaksi terhadap cahaya : baik Gerakan bola mata normal b. Palpasi : Tio : tidak ada Nyeri tekan Masa tumor : tidak ada Nyeri tekan : tidak ada 4. Hidung : a. Inspeksi : Bentuk kesimetrisan : kiri/ kanan Bengkak ; tidak bengkak Septum : tidak nampak adanya deviasi septum b. Palpasi : Sinus : Tidak ada Nyeri tekan pada ke empat sinus Sinus frontalis Sinus spinoid Sinus ethoemoidalis Sinus maxilaris

Karmila, S.Kep

5. Mulut dan Tenggorokan : mulut bersih, fun gsi mengunya, Gigi geligi : caries Inspeksi : Tidak nampak adanya tonsilitis Mukosa bibir kering Gigi geligi: tidak ada Jumlah gigi : 31 buah Caries : terdapar karies Caries : terdapat caries pada gigi klien Gangguan bicara : tidak ada Kesulitaan menelan : tidak ada Pemeriksaan gigi terakhir : tidak normal pada 1 tahun yang lalu 6. Leher a. Inspeksi : o Bentuk kesimetrisan : Simetris kiri kanan o Mobilisasi leher : Baik, dapat di gerakkan ke segala arah b. Palpasi o Kelenjar tiroid : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan kelenjar limfe o Vena jugularis : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid 7. Dada, Paru-paru, Jantung a. Inspeksi : Bentuk dada : Normal Chest Kesimetrisan : simetrisan kiri / kanan Ekspansi dada : seimbang kiri / kanan Retraksi : tidak ada :

b. Palpasi

Nyeri teka : tidak ada

Karmila, S.Kep

Massa tumor : tidak ada Taktif fremitus : seimbanh ki/ ka Denyut apeks : tidak ada :

c. Auskultasi

Suara Nafas : Vesikuler, suara tambahan : tidak terdengar bunyi tambahan wheezing, rongkhi, gargling, stidor. Bunyi jantung I dan II ; bunyi jatung I : lup, bunyi jantung II : dup

d. Perkusi : Paru paru : sonor Jantung : pekak

8. Abdomen : a. Inspeksi :Kesimetrisan dan warna kulit : simetris kiri dan kanan dan berwarna sawo matang. b. Keseimbangan c. Auskultasi : bising usus 8-9 menit

d. Perkusi : Suara timpani e. Palpasi : tidak ada nyeri tekan 9. Genitalia dan Status Reproduksi : Kehamilan : tidak hamil Buah dada : simetris Kiri dan kanan Keadaan genitalia : tidak ada kelainan Kelainan seksual : tidak ada Perdaraahan tidak ada 10. Status Neurologis : GCS E : 4 M:5 V:6 ( + ) Trisep ( + ) Patella ( +)

Refleks Patologis : Refleks Fisiologis : Bisep 11. Ekstremitas : Keadaan ekstremitas :

Karmila, S.Kep

Tidak dapat melakukan aktivitas Kesimetrisan : simetris kaki kanan dan kiri Atropi : tidaak adaa Cyanosis : tidaak ada Akral : Dingin Nadi perifer : kuat Tidak ada nyeri Perubahan warna (kulit, kuku,) : Kulit namapak berwarana sawo matang, kuku Nampak bersih dan pendek . Capilarry refilling time 2 detik Nyeri :

VI. DATA PENUNJANG

Jenis Pemeriksaan WBC RBC HGB HCT MCV MC MCHC PLT LYM %

Hasil 10.7X103/L 42.3 % 4.85x106 / L 87.3 fL 31.3 pg 26.8 pg 35.9 9/dL 267x10 / L 14.2 %
3

Normal 4.0-12.0 4.20-6.40 13-16 30-40 80-99 27.0-31.0 10.0-15.0 150-450 2-6

Karmila, S.Kep

MXD % NEUT % LYM # MXD # NEUT # RDW PDW MPV P-LCT

78.3 % 15.2 % 1.5x103/ L 0.8x103/ L 8.4x10 / L 45.4 fL 11.2 fL 9.8 Fl 0.200 %


3

50-70 20-40 2-8 Negt (-) 2-6 6.5-11.0 10.0-18.0 10/UL MN/JAM

Analysis SGOT SGPT Uream Creatinine

Method IFCC IFCC U.V JAFEE

Result 36.04 UI/I 15.75 UI/I 13.21 mg/dL 0.60 mg/dL

Range 0.000-37.00 0.000-41.00 10.00-50.00 0.640.1.300

VII. TERAPI MEDIS Terapi obat Infuse RL Rute Pemberian Intravena Dosis 20 tts/m Fungsi Terapi pengobatan

(memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan Ketorolac Intravena 1 ampul/ 8 jam Analgetik, /IV mengurangi rasa nyeri

Ceftriazone

Intravena

1 ampl/12 jam/IV

Antibiotik,

Karmila, S.Kep

KLASIFIKASI DATA
Nama Klien Umur : Tn. R : 37 thn Dx. Medik Ruangan Tanggal : Hemoroid : OKB :

Jenis Kelamin : Laki-Laki

DATA SUBJEKTIF 1. Klien mengatakan nyeri pada daerah anus pada saat BAB 2. Klien mengatakan BAB tidak lancar (hanya sedikit yang keluar)

DATA OBJEKTIF 1. Klien nampak meringis 2. TTV TD: 110/60 S : 36oC

Karmila, S.Kep

DATA SUBJEKTIF 3. klien 4. Klien sering tanya tentang

DATA OBJEKTIF N : 72 x/menit P : 24 x/ menit

penyakitnya mengatakan takut dengan

3. Ekspresi wajah tegang 4. Klien tampak gelisah 5. Klien mengeluh sudah 2 hari belum BAB

adanya penyakitnya

ANALISA DATA
Nama Klien Umur : Tn. R : 37 thn Dx. Medik Ruangan Tanggal : Hemoroid : OKB :

Jenis Kelamin : Laki-Laki

DATA DS : Klien mengatakan nyeri pada

ETIOLOGI Gangguan aliran darah balik di vena hemoroidalis

MASALAH

Nyeri

Karmila, S.Kep

daerah anus pada saat BAB DO : - Klien Nampak Meringis - TTV TD: 110/60 S : 36oC N : 72 x/menit P : 24 x/ menit Nyeri Varices terjepit oleh sfingter anal Pembesaran vena( varices) Peningkatan tekanan intra abdominal

DS : Klien mengatakan BAB tidak lancar keluar) DO : - klien mengeluh sudah 2 hari belum BAB (hanya sedikit yang

Mengabaikan dorongan devekasi Konstipasi

Adanya inflamasi

Konstipasi

DS : - klien sering tanya tentang penyakitnya - Klien mengatakan takut dengan adanya penyakitnya

Perubahan status kesehatan

Kurang informasi

Kecemasan

Stressor bagi keluarga

DO : - Ekspresi wajah tegang - klien tampak gelisah

Koping tidak efektif

Kecemasan

Karmila, S.Kep

DIAGNOSA KEPERAWATAN
Nama Klien Umur : Tn. R : 37 thn Dx. Medik Ruangan Tanggal : Hemoroid : OKB :

Jenis Kelamin : Laki-Laki

No.

DIAGNOSA

TANGGAL DITEMUKAN

TANGGAL TERATASI

Karmila, S.Kep

Nyeri b/d adanya pembengkakan pembuluh darah pada anus.

24-04-2012

Konstipasi

b/d

mengabaikan defekasi akibat

dorongan untuk

25-04-2012

nyeri selama defekasi 3 Cemas b/d rencana pembedahan dan rasa malu 25-04-2012

INTERVENSI KEPERAWATAN

Nama Klien Umur

: Tn. R : 37 thn

Dx. Medik Ruangan Tanggal

: Hemoroid : OKB :

Jenis Kelamin : Laki-Laki

No

DIAGNOSA

TUJUAN

INTERVENSI

RASIONAL

Karmila, S.Kep

KEPERAWATAN 1. Nyeri berhubun Nyeri Berkurang 1. Kaji skala Nyeri 1. Menentukan tingkat nyeri dan untuk tukan menen tindakan

gan dengan adanya setelah perawatan pembengkakan pembuluh pada anus 1x24 jam dengan darah kriteria : Skala nyeri 0-1 Wajah Pasien 2. Ajurkan menarik untuk napas

yang tepat

tampak Rileks

2. Mengurangi rasa nyeri

dalam setiap kali timbul nyeri

3. Berikan yang sesuai

posisi nyaman dengan

3. memberikan rasa nyaman

keinginan pasien

4. Observasi TTV

4. Untuk mengetahui kondisi klien umum

5. Anjurkan tidak

untuk

5. Mengurangi rasa nyeri

mengejan

yang berlebihan pada defekasi saat

6. Kolaborasi pemberaian obat

6. Mengurangi Nyeri

Karmila, S.Kep

analgetik 2. Konstipasi Dapat defekasi setelah 2x24 1. Kaji eliminasi pola dan 1. Mengetahui pola kebiasaan BAB

berhubungan dengan lancar mengabaikan dorongan perawatan

konsistensi feses 2. Anjurkan minum air putih (1500-2000 cc) 2. Hidrasi yang

untuk jam dgn criteria: Konsituensi feses lembek BAB tidak nyeri dan tidak perlu mengejan lama

defekasi untuk nyeri BAB 1x/hari selama defekasi

adekuat membuat konsistensi feses lembek

3. Anjurkan banyak makan sayur dan buah

3. Meningkatkan massa sehingga mudah dikeluarkan feses lebih

4. Tatalaksana untuk pemberian terapi laksantia

4. Pelunak

feses

dan mengurangi nyeri pada saat BAB

dan analgetik.

3.

Cemas dengan

berhungan Cemas berkurang rencana setelah perawatan dan 1x24 jam dengan kriteria : Klien aman, Klien tidak merasa

1. Evaluasi tingkat 1. Kecemasan kecemasan klien dapat

klien

pembedahan rasa malu

mempengaruhi psikologis klien 2. Berikan invormasi tentang penyakit prosedur proses dan 2. Mengetahui yang apa

diharapkan

dan menurungkan kecemasan.

takut/cemas

Karmila, S.Kep

tindakan 3. Dorong untuk mengatakan perasaannya klien 3. Membuat hubungan terapeutik membantu dapat dalam

mengidentifikasi . masalah.

4. Anjurkan untuk berdoa.

klien selalu

4.Dapat

membantu

dalam menurunkan ancietas.

IMPLEMENTASI KEPERAWATAN

Nama Klien Umur

: Tn. R : 37 thn

Dx. Medik Ruangan Tanggal

: Hemoroid : OKB :

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Karmila, S.Kep

Hari/Tgl

DX Kep

Pukul

Implementasi

Evaluasi

Rabu, 25/04/12

08.00

1. Megkaji skala Nyeri Hasil : P : inflamasi di daerah anus Q : klien mengatakan nyeri seperti ter iris R : Nyeri pada bagian anus S : Nyeri sedang (skala 4) T : Nyeri bagian anus pada saat BAB

Jam :08.25 S : Klien masih merasa nyeri, Skala nyeri 4 O : TTV : TD: 110/60 S : 36oC N : 72 x/menit P : 24 x/ menit - Klien Nampak lesu

08.05

2. Meganjurkan untuk menarik

napas dalam setiap kali timbul A : Masalah belum nyeri Teratasi

Hasil : klien tampak lebih P : Lanjutkan intervensi rileks 08.10 3. Memberikan nyaman posisi yang dengan 1.Mengkaji Nyeri 2.Meganjurkan untuk menarik dalam setiap napas kali skala

sesuai

keinginan pasien Hasil : klien terbaring dengan posisi miring 08.14 4. Mengobservasi TTV Hasil : TD: 110/60 S : 36oC N : 72 x/menit P : 24 x/ menit 08.17 5. Meganjurkan mengedan untuk tidak

timbul nyeri 3. Meberikan posisi

yang nyaman sesuai dengan pasien 4. Mengobservasi TTV 5. Meganjurkan untuk tidak mengejan yang berlebihan pada saat defekasi keinginan

yang berlebihan

pada saat defekasi

Karmila, S.Kep

Hasil

klien

mengikuti

6. Mengkolaborasi untuk pemberaian

anjuran perawat 08.20 6. Mengkolaborasi untuk

obat analgetik

pemberaian obat analgetik Hasil : Ketorolac 1 amp / 12 jam

08.30

1. Mengkaji pola eliminasi dan konsituensi feses Hasil : lancar

Jam :08.45 S:-

klien BAB tidak O : Klien mengatakan BAB belum lancar minum air A : Masalah belum teratasi P : lanjutkan intervensi pola dan

08.35

2. Meganjurkan

putih yang banyak (15002000 cc)

Hasil : klien minum 8 gelas/ 1. Mengkaji hari 08.38 3. Meganjurkan banyak makan sayur dan buah Hasil : klien mengikuti eliminasi

konsituensi feses 2. Meganjurkan minum air putih

anjuran perawat 08.40 4. Mengkolaborasi untuk

yang banyak (15002000 cc)

pemberian terapi laksantia 3. Meganjurkan dan analgetik. Hasil : Ketorolac 1 ampul/8 jam banyak makan sayur dan buah 4. Mengkolaborasi untuk pemberian

terapi laksantia dan analgetik.

Karmila, S.Kep

08.50

1. Mengeval

uasi

tingkat Jam : 09.00 S : klien mengatakan dia masih cemas klien Nampak

kecemasan klien Hasil : Cemas sedang 08.54 2. Memberikan

invormasi O:

tentang proses penyakit dan prosedur tindakan Hasil : klien mengerti A: -

belum tenang ekspresi tampak rileks masalah teratasi P: lanjutkan intervensi belum wajah

tentang penjelasan perawat 08.58 3. Mendorong klien untuk

mengatakan perasaannya

Hasil : klien menceritakan 1. Mengevaluasi tentang apa yang dirasakan 08.59 4. Meganjurkan selalu berdoa Hasil :klien mengikuti klien untuk tingkat klien 2. Memberikan invormasi tentang kecemasan

anjuran perawat

proses penyakit dan prosedur tindakan 3. Mendorong untuk klien

mengatakan

perasaannya 4. Meganjurkan klien

untuk selalu berdoa Kamis, 16/04/12 1 07.00 1. Mengkaji skala Nyeri Hasil : P : inflamasi di daerah anus Q : klien mengatakan nyeri seperti ter iris R : Nyeri pada bagian anus S : Nyeri sedang (skala 3) T : Nyeri bagian anus pada Jam :07.25 S : Klien masih merasa nyeri, Skala nyeri 3 O : TTV : TD: 120/70 S : 36oC N : 72 x/menit

Karmila, S.Kep

saat BAB 07.05 2. Meganjurkan untuk menarik

P : 24 x/ menit - Klien Nampak lesu

napas dalam setiap kali timbul A : Masalah belum nyeri Teratasi

Hasil : klien tampak lebih P : Lanjutkan intervensi rileks 07.08 3. Memberikan nyaman posisi yang dengan 1. Mengkaji Nyeri 2. Meganjurkan untuk menarik dalam setiap napas kali skala

sesuai

keinginan pasien Hasil : klien terbaring dengan posisi miring 07.10 4. Mengobservasi TTV Hasil : TD: 120/70 S : 36oC N : 72 x/menit P : 24 x/ menit 07.15 5. Meganjurkan mengedan untuk tidak

timbul nyeri 3. Memberikan posisi yang nyaman sesuai dengan pasien 4. Mengobservasi TTV 5. Meganjurkan untuk tidak mengejan yang berlebihan pada saat defekasi mengikuti 6. Mengkolaborasi untuk untuk pemberaian keinginan

yang berlebihan

pada saat defekasi Hasil : klien

anjuran perawat 07.20 6. Mengkolaborasi

obat analgetik

pemberaian obat analgetik Hasil : Ketorolac 1 amp / 12 jam

07.30

1. Mengkaji pola eliminasi dan konsituensi feses Hasil :

Jam :07.50 S:-

klien BAB tidak O : Klien mengatakan

Karmila, S.Kep

lancar 07.35 2. meganjurkan minum air putih yang banyak (1500-2000 cc) Hasil : klien minum 8 gelas/ hari 07.40 3. Meganjurkan banyak makan sayur dan buah Hasil : klien mengikuti

BAB sudah mulai lancar A : Masalah belum teratasi P : lanjutkan intervensi 1.Mengkaji eliminasi konsituensi feses 2. Meganjurkan untuk minum air putih pola dan

anjuran perawat 07.45 4. Mengkolaborasi

pemberian terapi laksantia dan analgetik. Hasil : Ketorolac 1 ampul/8 jam

yang banyak (15002000 cc) 3. Meganjurkan banyak makan sayur dan buah 4. MengKolaborasi untuk pemberian

terapi laksantia dan analgetik.

07.55 1. Mengevaluasi kecemasan klien 07.57 Hasil : Cemas sedang 2. Memberikan

Jam : 08.05 tingkat S : klien mengatakan dia sudah tidak

terlalu cemas lagi klien Nampak

invormasi O:

tentang proses penyakit dan prosedur tindakan Hasil : klien mengerti -

belum tenang ekspresi tampak rileks wajah

Karmila, S.Kep

07.59

tentang penjelasan perawat 3. Mendorong klien untuk

A:

masalah teratasi

belum

mengatakan perasaannya

P: lanjutkan intervensi

Hasil : klien menceritakan 1. Memberikan 08.00 tentang apa yang dirasakan 4. Meganjurkan selalu berdoa Hasil :klien klien untuk invormasi tentang

proses penyakit dan prosedur tindakan

mengikuti 2. Mendorong untuk

klien

anjuran perawat

mengatakan

perasaannya 3. Meganjurkan klien

untuk selalu berdoa

Jumat, 27/04/12

14.00

1. Mengkaji skala Nyeri Hasil : P : inflamasi di daerah anus Q : klien mengatakan nyeri seperti ter iris R : Nyeri pada bagian anus S : Nyeri sedang (skala 3) T : Nyeri bagian anus pada saat BAB

Jam :14.25 S : Klien masih merasa nyeri, Skala nyeri 3 O : TTV : TD: 110/70 S : 36.7oC N : 72 x/menit P : 24 x/ menit - Klien sudah tidak Nampak lesu lagi A : Masalah belum Teratasi P : Lanjutkan intervensi

14.05

2.Meganjurkan untuk menarik napas dalam setiap kali timbul nyeri Hasil : klien tampak lebih rileks

14.10

3. Memberikan nyaman

posisi

yang 1. Mengkaji skala Nyeri dengan 2. Menkolaborasi untuk pemberaian obat

sesuai

keinginan pasien

Karmila, S.Kep

Hasil : klien terbaring dengan posisi miring 14.15 4. Mengobservasi TTV Hasil : TD: 110/70 S : 36.7oC N : 72 x/menit P : 24 x/ menit 14.20 5. Meganjurkan mengedan untuk tidak

analgetik

yang berlebihan

pada saat defekasi Hasil : klien mengikuti

anjuran perawat 14.20 6. Mengkolaborasi untuk

pemberaian obat analgetik Hasil : Ketorolac 1 amp / 12 jam

14.30

1. Menkaji pola eliminasi dan konsituensi feses Hasil : klien BAB tidak lancar

Jam :14.50 S:O : Klien mengatakan BAB suda encer A : Masalah teratasi

14.35

2. Meganjurkan minum air putih yang banyak (1500-2000 cc)

Hasil : klien minum 8 gelas/ P : hentikan intervensi hari 14.40 3. Meganjurkan banyak makan

Karmila, S.Kep

sayur dan buah Hasil : klien mengikuti anjuran perawat 14.45 4. Mengkolaborasi untuk

pemberian terapi laksantia dan analgetik. Hasil : Ketorolac 1 ampul/8 jam

14.55

1. Mengevaluasi kecemasan klien

tingkat Jam : 15.15 S : klien mengatakan tidak cemas lagi

15.00

Hasil : Cemas sedang 2. Memberikan

invormasi O: - klien suda nampak tenang - ekspresi wajah mengerti tampak rileks A: masalah teratasi

tentang proses penyakit dan prosedur tindakan Hasil 15.05 : klien

tentang penjelasan perawat 3. Mendorong klien

untuk P: Hentikan intervensi

mengatakan perasaannya Hasil : klien menceritakan 15.10 tentang apa yang dirasakan 4. Meganjurkan selalu berdoa Hasil :klien mengikuti klien untuk

anjuran perawat

Karmila, S.Kep