Anda di halaman 1dari 25

HSDK 610 ASPEK HUKUM dalam PEMBANGUNAN (2 SKS)

Oleh : Eliatun, ST., MT.

ASPEK HUKUM dalam PEMBANGUNAN


Hukum Kontrak Konstruksi Hukum & Perundang-undangan Jasa Konstruksi di Indonesia Jasa Konstruksi Aspek Hukum Kontrak Konstruksi di Indonesia Aspek Hukum Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kontrak Konstruksi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Kegagalan Konstruksi dan Kegagalan Bangunan Claim

ASPEK HUKUM dalam PEMBANGUNAN


SILABUS Malangjoedo, Soekarsono, AV-41, Badan Penerbit PU, Jakarta Condition of Contract (FIDIC), 3rd edition Ir. H. Nazarkhan Yasin. Mengenal Kontrak Konstruksi di Indonesia, PT. Gramedia pustaka Utama, Jakarta

MODUL 3
JASA KONSTRUKSI di INDONESIA

JASA KONSTRUKSI
INDUSTRI KONSTRUKSI

INDUSTRI YANG TERFRAGMENTASI


Dari data statistik jasa konstruksi merupakan industri jasa yang paling banyak mempekerjakan tenaga manusia, namun terpecah-pecah (fragmented)

JASA KONSTRUKSI

DALAM PENYELENGGARAN PROYEK KONSTRUKSI, FUNGSI-FUNGSI PERANCANGAN, PEMASANGAN, & OPERASIONAL DILAKSANAKAN SECARA TERPISAH-PISAH OLEH BERBAGAI PIHAK YG BERBEDA

JASA KONSTRUKSI
UU No.18/99, Psl 1 Psl 16
LAYANAN JASA KONSTRUKSI LAYANAN JASA KONSULTASI PERENC. PEKERJ. KONSTRUKSI LAYANAN JASA KONSULTASI PENGAWASAN PEKERJ. KONSTRUKSI

LAYANAN JASA PELAKS. PEKERJ. KONSTRUKSI KONSULTAN PERENCANA KONTRAKTOR KONSULTAN PENGAWAS

TENAGA PENDIDIK & RISET

JASA KONSTRUKSI
PADA UMUMNYA BATASAN/KLASIFIKASI DIDALAM INDUSTRI KONSTRUKSI
INDUSTRI KONSTRUKSI SUPPLY MATERIAL PROYEK KONSTRUKSI KEL.DESIGN QUARRY PRODUSEN BENDA

KEL.PRODUKSI MANUFACTURING

PROFESSIONAL SERVICES

PERANAN STRATEGIS JASA KONSTRUKSI dalam PEMBANGUNAN NASIONAL


PERANAN STRATEGIS JASA KONSTRUKSI
BANGUNAN/BENTUK FISIK ; PRASARANA & SARANA BID. EKO., SOS., & BUDAYA INDUSTRI PENDUKUNG PENYELENG. PEKERJ. KONST.

MENDUKUNG PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN BERBAGAI BID. PEMBANGUNAN

MENDUKUNG PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN BERBAGAI INDUSTRI BRG & JASA

PERANAN STRATEGIS JASA KONSTRUKSI dalam PEMBANGUNAN NASIONAL


PERANAN STRATEGIS JASA KONSTRUKSI

MEWUJUDKAN MASYARAKAT ADIL & MAKMUR YG MERATA MATERIIL & SPRIRITUAL

PANCASILA &

UUD45

PERANAN STRATEGIS JASA KONSTRUKSI dalam PEMBANGUNAN NASIONAL


JASA KONSTRUKSI MAMPU MENGEMBANGKAN PERANNYA dalam PEMBANGUNAN NASIONAL PENINGKATAN KEANDALAN

didukung
Struktur usaha yg kokoh Kualitas konstruksi

Tercermin dlm daya saing & kemampuan menyelenggarakan pekerj. Konst. Secara efisien & efektif

PERANAN STRATEGIS JASA KONSTRUKSI dalam PEMBANGUNAN NASIONAL


didukung Struktur usaha yg kokoh Kualitas konstruksi

Tercermin dgn terwujudnya kemitraan yg sinergis an. Penyedia jasa, baik yg berskala besar, menengah, & kecil, maupun yg berkualifikasi umum, spesialis, & terampil. Serta tercermin jg dlm terwujudnya ketertiban penyelenggaraan jasa konstruksi u. menjamin kesetaraan kedudukan an. Pengguna jasa dgn penyedia jasa dlm hak & kewajiban

PERIODE PERKEMBANGAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI


PERIODE 1945 1950 Pada periode ini praktis industri jasa konstruksi belum bangkit karena belum tumbuh pembangunan atau industri jasa konstrusi. Perusahaan jasa konstruksi yang ada kebanyakan perusahaan Belanda PERIODE 1951 1959 Pada periode ini juga industri jasa konstruksi tetap masih belum bangkit. Bentuk kontrak mengacu pada AV41

PERIODE PERKEMBANGAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI


PERIODE 1960 1966 Pembangunan baru dimulai dengan Proyek-proyek Mandataris ; Monas, Jembatan Semanggi, Gelora Senayan, dll. Para penyedia jasanya umumnya adalah perusahaan Belanda yang dinasionalisasikan menjadi Perusahaan Negara, seperti :

PERIODE PERKEMBANGAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI


NV Hollandshe Beton Maatschappij; PT. Hutama Karya NV Associatie; PT. Adhi Karya NEDAM; PT. Nindya Karya Volker Aanneming Maatschappij; PT. Waskita Karya Kontrak Cost Plus Fee

PERIODE PERKEMBANGAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI


PERIODE 1967 1996 Periode awal kebangkitan industri jasa konstruksi, karena : Pembangunan mulai terencana (PJPT1) Perusahaan eks Belanda diubah statusnya dari PN menjadi BUMN Pekerjaan/proyek tidak lagi ditunjuk langsung tapi melalui tender Dilarangnya kontrak Cost Plus Fee Kontrak konstruksi menggunakan standar/versi Pemerintah/Departemen

PERIODE PERKEMBANGAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI


PERIODE 1997 2002 Industri konstruksi mengalami goncangan hebat karena Krisis Ekonomi 1997. Di periode ini juga pemerintah membuat Peraturan Perundang-undangan Baku mengenai industri jasa konstrusi yaitu; UU No.18/99, PP No.28, 29 dan 30/2000

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


DEWASA INI

Bertambahnya jlh perusahaan yg bergerak di bid. Usaha jasa konstruksi


Bid. Usaha yg banyak diminati

Namun peningkatan ini belum diikuti dgn peningkatan kualifikasi & kinerjanya, yg tercermin dlm mutu produk, ketepatan waktu pelaks., serta efisiensi pemanfaatan SDM,modal & teknologi dlm penyelenggaran usaha jasa konstruksi

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


KONDISI INI DISEBABKAN O/ 2 FAKTOR :
a. FAKTOR INTERNAL, YAKNI : 1. Pd umumnya jasa konstruksi nasional masih mempunyai kelemahan dlm manajemen, penguasaan teknologi, & permodalan, serta keterbatasan tenaga ahli & tenaga terampil

2. Struktur usaha jasa konstruksi nasional belum tertata secara utuh & kokoh yg tercermin dlm kenyataan belum terwujudnya kemitraan yg sinergis antar penyedia jasa dlm berbagai klasifikasi &/atau kualifikasi

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


b. FAKTOR EKSTERNAL, YAKNI :
1. Kekurang setaraan hub. Kerja an. Pengguna jasa & penyedia jasa

2. Belum mantapnya dukungan berbagai sektor secara langsung maupun tdk langsung yg mempengaruhi kinerja & keandalan jasa konstruksi nasional, an. Lain akses kpd permodalan, pengembangan profesi keahlian & profesi keterampilan, ketersediaan bahan & komponen bangunan yg standar
3. Belum tertatanya pembinaan jasa konstruksi secara nasional, masih bersifat parsial & sektoral

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN USAHA JASA KONSTRUKSI NASIONAL DIPERLUKAN IKLIM USAHA YG KONDUSIF, YAKNI :

a. Terbentuknya kepranataan usaha, meliputi :


1. Persyaratan usaha yg mengatur klasifikasi & kualifikasi perusahaan jasa konstruksi

2. Standar klasifikasi & kualifikasi keahlian & keterampilan yg mengatur bid. & tingkat kemampuan org perseorangan yg bekerja pd perusahaan jasa konstruksi ataupun yg melakukan usaha org perseorangan

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


a. Kepranataan usaha 3. Tanggung jawab profesional yakni penegasan atas tangung jawab terhadap hasil pekerjaannya 4. Terwujudnya perlindungan bagi pekerja konstruksi yg meliputi: kesehatan & keselamatan kerja, serta jaminan sosial 5. Terselenggaranya proses perikatan yg terbuka & adil, yg dilandasi o/ persaingan sehat 6. Pemenuhan kontrak kerja konst. Yg dilandasi prinsip kesetaraan kedudukan antar-pihak dlm hak & kewajiban dlm suasana hub. Kerja yg bersifat terbuka, timbal balik, & sinergis yg memungkinkan pr pihak u. mendudukkan diri pd fungsi masing2 secara konsisten

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


b. Dukungan pengembangan usaha, yakni : 1. Tersedianya permodalan termasuk pertanggungan yg sesuai dgn karakteristik usaha jasa konst. 2. Terpenuhinya ketentuan ttg jaminan mutu 3. Berfungsinya asosiasi perusahaan & asosiasi prafesi dlm memenuhi kepentingan anggoyanya termasuk memperjuangkan ketentuan imbal jasa yg adil

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


c. Berkembangnya partisipasi masyarakat, yakni : timbulnya kesadaran masyarakat ak. Mendorong terwujudnya tertib jasa konstruksi serta mampu mengaktualisasikan hak & kewajibannya Terselenggaranya pengaturan, pemberdayaan, & pengawasan yg dilakukan o/ pemerintah &/atau masyarakat jasa konst. Bagi pr pihak dlm penyelenggaraan pekerj. Konst. Agar mampu memenuhi berbagai ketentuan yg disyaratkan ataupun kewajiban2 yg diperjanjikan

d.

KONDISI JASA KONSTRUKSI NASIONAL


e. Perlunya masyarakat jasa konstruksi dengan unsur asosiasi profesi perusahaan & asosiasi profesi membentuk lembaga untuk pengembangan jasa konstruksi