Anda di halaman 1dari 6

t6

By firman at 5:10 pm, Nov 13, 2013


2.1 Prinsip Orthografik

Proyeksi tampang jamak merupakan suatu metoda untuk sarana menggambarkan suatu bentuk eksak suatu objek dengan dua atau lebih dari dua tampang terpisah yang dihasirkan pada bidang proyeksi yang biasanya membuat sudut siku-siku satu sama lain.

tersebut, rnaka garis proyeksi (proyekor) dari mata ke objek benda menjadi sejajar satu sama rain dan tegak lurus pada bidang gambar. proyeksi resurtan

Jika pengamat bergerak mundur dengan harus dari bidang gambar sampai pada jarak yang'tat terbatas dari bidang gambar

diperrihatkan tidak mengungkapkan tampang objerq maka diperrukan proyeksi tambahan sehingga dapat menggambarkan bentuk tampang-tampang
yang rain.

proyeki orthografik. Karena tampang yang

akan berbentuk dan berukuran sama seperti permukaan muka objek. Tampang itu disebut

seoiang pembuat gambar harus menggambarkan bagian dari gambar dalam 2 dimensi - poros dan 3 dimensi, jika benda mempunyai panjang, rebar dan tinggi. penggambaran yang sistematis adarah dengan menggambar suatu objek dengan 3 tampang (pandangan) yaitu:
atas, dan tampang sisi kiri/

kanan.

tampang depan, tampang


"E{GArAr

adalah

./ /"\ . ,'' .'/

Gambar 2.1 proyeki Orthografik

conocJ6hillips

bpl

t llt-:{;rr,l

t7

Prinsip proyeksi orthografik dapat dilakukan dengan sistem kuadran.


Kuadran yang seriag dipakai adalah kuadran (Sistem Amerika).

(Sistem Eropa) dan kuadran

III

Gambar 2,2 Sistem Kuadran

Simbol Proyeksi Orthografi k

Agar memudahkan untuk mengenali penggunaan proyeksi yang dipakai

pada gambar teknik, maka diperlukan suatu kode/ simbol. Menurut I5O,
standar simbol yang digunakan untuk kedua sistem proyeksi adalah:

il iJ

_ -tI

l--'-

I .t
I

l-l r,L!,, ir l.-t1'r AMERIKA SISTEM


I

t.a r'r -r' EROPA r.SISTEM i l';F

2.1.1 Sistem Eropa


Pada Sistem Eropa benda yang ditempatkan diantara penEamat/

peninjau dan bidang-bidang proyeksi diproyeksikan pada kuadran I.

Dengan ini, pandangan atas terletak dibawah dan pandangan sisi kiri
disebelah kanan disamping dengan pandangan depan.

bpt r:tg;,r*

.---..:
'.t

18

si gi

Kanan

Depan

5r5r

Atas

+@t
I I

Contoh:

I
I

q.

( -l-?rl

Gambar 2.3 Sistem Proyeksi Eropa (Kuadran

i)

Keterangan

'

: A B C D

= PandangandePan
=Pandanganatas

Pandangan sisi kiri

= Pandangan sisi kanan

v/

ConocoPhilliPs

bpr-* xqgl4:;

l9

2.1.2 Sistem Amerika

Pada Sistem Amerika bidang-bidang proyeksi

ditempatkan

diantara peninjau dan benda. Benda diproyeksikan pada kuadran III,


maka pandangan atas terletak diatas dan pandangan sisi kiri di kiri dan
pandangan sisi kanan dikanan disamping pandangan depan.

A\-t6u

Depan

Sr

sr Kanan

6)'-+
-V/;
-a
)

A
iII)

Gambar 2.4 Sistem Proyeksi Amerika (Kuadran

Keterangan:

A B C D

= Pandangandepan = Pandangan atas

= Pandangan sisi kanan

= Pandarrgan

sisi kiri

ConocoPhillips

v'

l0

LATIHAN

1: Gambarkan, gambar-garnbar berikut dalam proyeksi Orthografik


dengan Sistem EroPa.
wr"'

1.

Z,

w' u. ,-.- ;

w'/,.//

\/

J rlt/

cono.*IRnillip,

!:t6:r: : rrt:.

2l

Gambarkan, gambar-gambar berikut dalam proyeksi Orthografik


dengan Sistem Amerika.

conocJFhittips