Anda di halaman 1dari 2

Misi ke Planet Neptunus

Radioisotope Thermoelectric Generator (RTG)


Kelebihan - Keselamatan Kondisi RTG dalam perancangannya sangat mengutamakan safety first, sehingga dalam keadaan ini penggunaan RTG cukup aman untuk digunakan Kelayakan Prinsip dasar penggunaan RTG sebagai power generator untuk misi ke planet neptunus sangat tepat, karena untuk RTG berbahan dasar Plutonium238 memiliki half-time selama 87,7 tahun. Untuk mencapai misi ke neptunus dibutuhkan kurang lebih sebesar 10,9 kg (24 lb). Dengan jumlah massa Pu238 tersebut dapat menghasilkan daya listrik total sebanyak 888 watt dengan daya panas yang dicapai sebesar 13.182 watt. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan RTG dalam misi ke planet Neptunus cukup memadai seiring dengan kebutuhan menuju ke planet Neptunus membutuhkan waktu yang lama dengan energi yang besar. Ukuran dan Bentuk Berdasarkan data pesawat voyager 2 dimana pesawat tanpa awak ini berbentuk decahedral, dengan tinggi 1,78m, diameter 3,66 m parabolik. Untuk ukuran RTG yang digunakan berdiameter 40,6 cm ; lebar 50,8 cm dan berat 39 kg. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan menuju planet Neptunus tidaklah terlalu besar dan cukup memadai.

Sel Surya
Kelebihan - Keselamatan Pada dasarnya penyusun bahan material sel surya hanya berupa semikonduktor, sehingga dalam penggunaannya sel surya ini tidak memancarkan partikel bermuatan. Hal ini menyebabkan penggunaan sel surya sangat aman bila dibandingkan dengan RTG. Kelayakan Sejauh ini untuk daya yang dihasilkan dari sel surya cukup kecil hanya berkisar puluhan watt dengan effisiensi kurang lebih 10%. Daya yang dihasilkan hanya dapat menggerakkan alat-alat dengan spesifikasi yang daya yang kecil seperti robot atau sejenisnya. Penggunaan sel surya sebagai power generator untuk misi ke luar angkasa hanya efektik jika digunakan di daerah terrestrial atau hanya dekat dengan matahari.

Kekurangan - Bentuk dan Ukuran Secara umum ukuran tidaklah berbeda jauh, namun penggunaan sel surya sebagai power generator mengakibatkan adanya panel-panel surya yang cukup luas agar dapat meghasilkan daya yang cukup sehingga poesawat dapat beroperasi. Kelayakan Energi yang dihasilkan oleh sel surya cukup kecil, hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan sel surya sebagai power generator pesawat luar angkasa untuk misi ke planet Neptunus tidaklah memadai, dikarenakan energi yang dihasilkan tidak cukup membangkitakan

Kekurangan - Keselamatan Pada umumnya RTG ini menggunakan radioisotop berupa

Plutonium 238 atau Plutonium 238 dioxide dimana material ini bersifat radioaktif sehingga ketika terjadi kebocoran dalam sistem maka pancaran partikel alfa akan mampu mencemari lingkungan bahkan sesorang. Lingkungan Luar Angkasa Karakteristik dari planet Neptunus terdiri dari atas gas-gas berupa amonia, hidrogen, helium, hidrokarbon dan kandungan es yang besar. Selama perjalanan menuju ke planet ini cukup banyak gangguan yang dialami seperti adanya sabuk asteroid dan radiasi dari planetplanet lainnya sehingga memungkinkan terjadinya gangguan atas pengiriman sinyal komunikasi.

pesawat tersebut. Jaraknya yang jauh terhadap matahari pun mengurangi jumlah energi yang akan dihasilkan. Kondisi penyimpanan muatan listrik seperti aki (accu) atau battery hanya digunakan untuk jangka pendek tidak untuk jangka panjang. Lingkungan Luar Angkasa Banyaknya sampah luar angkasa berupa satelit-satelit yang gagal dalam beroperasi atau batuanbatuan asteroiddan sejenis lainnya membuat peluang terjadinya tumbukan antar benda tersebut cukup besar. Maka ketika hal ini terjadi panel-panel surya akan mudah rusak.