Anda di halaman 1dari 16

TUGAS KELOMPOK ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM SENSORI DAN PENGINDRAAN

DISUSUN OLEH 1.ARDI JUNA 2.AHMAD. R 3.AGUSTINA 4.ANDRIA.P KOORDINATOR Ns. MARIA MAGDALENA P , S.Kep,MMedEd

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN PALANGKARAYA JURUSAN KEPERA TAHUN 2O11 ATAN REGULER !I" A

A. Anatomi Sistem Sensoris dan Pengindraan 1. Sistem Penglihatan (Mata) Mata memiliki struktur sebagai berikut: Sklera (bagian putih mata) : merupakan lapisan luar mata yang berwarna putih dan relatif kuat. Konjungtiva : selaput tipis yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian luar sklera Kornea : struktur transparan yang menyerupai kubah, merupakan pembungkus dari iris, pupil dan bilik anterior serta membantu memfokuskan cahaya. Pupil : daerah hitam di tengah-tengah iris. Iris : jaringan berwarna yang berbentuk cincin, menggantung di belakang kornea dan di depan lensa; berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dengan cara merubah ukuran pupil. Lensa : struktur cembung ganda yang tergantung diantara humor aqueus dan itreus; berfungsi membantu memfokuskan cahaya ke retina. Retina : lapisan jaringan peka cahaya yang terletak di bagian belakang bola mata; berfungsi mengirimkan pesan isuil melalui saraf optikus ke otak. Saraf optikus : kumpulan jutaan serat saraf yang membawa pesan isuil dari retina ke otak. Humor aqueus : cairan jernih dan encer yang mengalir diantara lensa dan kornea !mengisi segmen anterior mata), serta merupakan sumber makanan bagi lensa dan kornea; dihasilkan oleh prosesus siliaris. Humor vitreus : gel transparan yang terdapat di belakang lensa dan di depan retina !mengisi segmen posterior mata). "ahaya yang masuk melalui kornea diteruskan kepupil. Iris mengatur jumlah cahaya yang masuk dengan cara membuka dan menutup, seperti halnya celah pada lensa kamera. #ika lingkungan di sekitar gelap, maka cahaya yang masuk akan lebih banyak; jika lingkungan di sekitar terang, maka cahaya yang masuk menjadi lebih sedikit. $kuran pupil dikontrol oleh otot sfingter pupil, yang membuka dan menutup iris. Lensa terdapat di belakang iris. %engan merubah bentuknya, lensa memfokuskan cahaya ke retina. #ika mata memfokuskan pada objek yang dekat, maka otot silier akan berkontraksi, sehingga lensa menjadi lebih tebal dan lebih kuat. #ika mata memfokuskan pada objek yang jauh, maka otot silier akan mengendur dan lensa menjadi lebih tipis dan lebih lemah. &ejalan dengan pertambahan usia, lensa menjadi kurang lentur, kemampuannya untuk menebal menjadi berkurang sehingga kemampuannya untuk memfokuskan objek yang dekat juga berkurang. 'eadaan ini disebut presbiopia. Retina mengandung saraf-saraf cahaya dan pembuluh darah. (agian retina yang paling sensitif adalah makula, yang memiliki ratusan ujung saraf. (anyaknya ujung saraf ini menyebabkan gambaran isuil yang tajam. )etina mengubah gambaran tersebut menjadi gelombang listrik yang oleh saraf optikus dibawa ke otak. Saraf optikus menghubungkan retina dengan cara membelah jalurnya. &ebagian serat saraf menyilang ke sisi yang berlawanan pada kiasma optikus !suatu daerah yang berada tepat di bawah otak bagian depan). 'emudian sebelum sampai ke otak bagian belakang, berkas saraf tersebut akan bergabung kembali. (ola mata terbagi menjadi * bagian, masing-masing terisi oleh cairan: &egmen anterior : mulai dari kornea sampai lensa. &egmen posterior : mulai dari tepi lensa bagian belakang sampai ke retina.

&egmen anterior berisi humor aqueus yang merupakan sumber energi bagi struktur mata di dalamnya. &egmen posterior berisi humor itreus. "airan tersebut membantu menjaga bentuk bola mata.

&egmen anterior sendiri terbagi menjadi * bagian: (ilik anterior : mulai dari kornea sampai iris (ilik posterior : mulai dari iris sampai lensa. %alam keadaan normal, humor aqueus dihasilkan di bilik posterior, lalu melewati pupil masuk ke bilik anterior kemudian keluar dari bola mata melalui saluran yang terletak ujung iris.

OTOT SARA! " P#M$%L%& 'ARA& Otot Penggerak $ola Mata +tot ini menggerakan mata dengan fungsi ganda dan untuk pergerakan mata tergantung pada letak dan sumbu penglihatan sewaktu aksi otot. +tot penggerak bola mata terdiri enam otot yaitu: Muskulus oblik inferior memiliki aksi primer eksotorsi dalam abduksi, dan memiliki aksi sekunder ele asi dalam adduksi, abduksi dalam ele asi. Muskulus oblik superior memiliki aksi primer intorsi dalam aduksi, dan aksi sekunder berupa depresi dalam aduksi, dan abduksi dalam depresi. Muskulus rektus inferior memiliki aksi primer berupa gerakan depresi pada abduksi, dan memiliki aksi sekunder berupa gerakan ekstorsi pada abduksi, dan aduksi dalam depresi. Muskulus rektus lateral memiliki aksi gerakan abduksi. Muskulus rektus medius memiliki aksi gerakan aduksi Muskulus rektus superior memiliki aksi primer yaitu ele asi dalam abduksi dan aksi sekunder berupa intorsi dalam aduksi serta aduksi dalam ele asi. (eberapa otot bekerja sama menggerakkan mata. &etiap otot dirangsang oleh sarafkranialtertentu. 1ulang orbita yang melindungi mata juga mengandung berbagai saraf lainnya.

,. *. -. .. /. 0.

&araf optikus membawa gelombang saraf yang dihasilkan di dalam retina ke otak &araf lakrimalis merangsang pembentukan air mata oleh kelenjar air mata &araf lainnya menghantarkan sensasi ke bagian mata yang lain dan merangsang otot pada tulang orbita. 2rteri oftalmika dan arteri retinalis menyalurkan darah ke mata kiri dan mata kanan, sedangkan darah dari mata dibawa oleh ena oftalmika dan ena retinalis. 3embuluh darah ini masuk dan keluar melalui mata bagian belakang.

STR%(T%R P#LI)'%)* &truktur di sekitar mata melindungi dan memungkinkan mata bergerak secara bebas kesegala arah. &truktur tersebut melindungi mata terhadap debu, angin, bakteri, irus, jamur dan bahan-bahan berbahaya lainnya, tetapi juga memungkinkan mata tetap terbuka sehingga cahaya masih bisa masuk.

+rbita adalah rongga bertulang yang mengandung bola mata, otot-otot, saraf, pembuluh darah, lemak dan struktur yang menghasilkan dan mengalirkan air mata. 'elopak mata merupakan lipatan kulit tipis yang melindungi mata. 'elopak mata secara refleks segera menutup untuk melindungi mata dari benda asing, angin, debu dan cahaya yang sangat terang.

'etika berkedip, kelopak mata membantu menyebarkan cairan ke seluruh permukaan mata dan ketika tertutup, kelopak mata mempertahankan kelembaban permukaan mata. 1anpa kelembaban tersebut, kornea bisa menjadi kering, terluka dan tidak4tembus cahaya. (agian dalam kelopak mata adalah selaput tipis !konjungti a) yang juga membungkus permukaan mata. (ulu mata merupakan rambut pendek yang tumbuh di ujung kelopak mata dan berfungsi membantu melindungi mata dengan bertindak sebagai barrier !penghalang). 'elenjar kecil di ujung kelopak mata menghasilkan bahan berminyak yang mencegah penguapan air mata. 'elenjar lakrimalis terletak di puncak tepi luar dari mata kiri dan kanan dan menghasilkan air mata yang encer.

2ir mata mengalir dari mata ke dalam hidung melalui * duktus lakrimalis; setiap duktus memiliki lubang di ujung kelopak mata atas dan bawah, di dekat hidung. 2ir mata berfungsi menjaga kelembaban dan kesehatan mata, juga menjerat dan membuang partikel-partikel kecil yang masuk ke mata. &elain itu, air mata kaya akan antibodi yang membantu mencegah terjadinya infeksi. (ola mata mempunyai - lapis dinding yang mengelilingi rongga bola mata. 'etiga lapis dinding ini dari luar ke dalam adalah sebagai berikut:

&klera &klera merupakan jaringan ikat dengan serat yang kuat; berwarna putih buram !tidak tembus cahaya), kecuali di bagian depan bersifat transparan, disebut kornea. 'onjungti a adalah lapisan transparan yang melapisi kornea dan kelopak mata. 5apisan ini berfungsi melindungi bola mata dari gangguan. 'oroid 'oroid berwarna coklat kehitaman sampai hitam merupakan lapisan yang berisi banyak pembuluh darah yang memberi nutrisi dan oksigen terutama untuk retina. 6arna gelap pada koroid berfungsi untuk mencegah refleksi !pemantulan sinar). %i bagian depan, koroid membentuk badan siliaris yang berlanjut ke depan membentuk iris yang berwarna. %i bagian depan iris bercelah membentuk pupil !anak mata). Melalui pupil sinar masuk. 7ris berfungsi sebagai diafragma, yaitu pengontrol ukuran pupil untuk mengatur sinar yang masuk. (adan siliaris membentuk ligamentum yang berfungsi mengikat lensa mata. 'ontraksi dan relaksasi dari otot badan siliaris akan mengatur cembung pipihnya lensa. )etina 5apisan ini peka terhadap sinar. 3ada seluruh bagian retina berhubungan dengan badan sel-sel saraf yang serabutnya membentuk urat saraf optik yang memanjang sampai ke otak. (agian yang dilewati urat saraf optik tidak peka terhadap sinar dan daerah ini disebut bintik buta. 2danya lensa dan ligamentum pengikatnya menyebabkan rongga bola mata terbagi dua, yaitu bagian depan terletak di depan lensa berisi carian yang disebut aqueous humor dan bagian belakang terletak di belakang lensa berisi vitreous humor.

'edua cairan tersebut berfungsi menjaga lensa agar selalu dalam bentuk yang benar. 'otak mata pada tengkorak berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. &elaput transparan yang melapisi kornea dan bagian dalam kelopak mata disebut konjungti a. &elaput ini peka terhadap iritasi. 'onjungti a penuh dengan pembuluh darah dan serabut saraf. )adang konjungti a disebut konjungtivitis. $ntuk mencegah kekeringan, konjungti a dibasahi dengan cairan yang keluar dari kelenjar air mata (kelenjar lakrimal) yang terdapat di bawah alis. 2ir mata mengandung lendir, garam, dan antiseptik dalam jumlah kecil. 2ir mata berfungsi sebagai alat pelumas dan pencegah masuknya mikroorganisme ke dalam mata. 8ormalnya, sinar 9 sinar sejajar yang masuk ke dalam bola mata akan dibiaskan oleh sistem optis bolamata dan terfokus dalam satu titik yang jatuh tepat pada retina. 'ondisi ini disebut emmetropia. Ammetropia ini terdiri dari beberapa jenis, diantaranya yaitu myopia. +. Sistem Pendengaran (Telinga)

A. Anatomi Telinga Luar 1elinga luar, yang terdiri dari aurikula !atau pinna) dan kanalis auditorius eksternus, dipisahkan dari telinga tengan oleh struktur seperti cakram yang dinamakan membrana timpani !gendang telinga). 1elinga terletak pada kedua sisi kepala kurang lebih setinggi mata. 2urikulus melekat ke sisi kepala oleh kulit dan tersusun terutama oleh kartilago, kecuali lemak dan jaringan bawah kulit pada lobus telinga. 2urikulus membantu pengumpulan gelombang suara dan perjalanannya sepanjang kanalis auditorius eksternus. 1epat di depan meatus auditorius eksternus adalah sendi temporal mandibular. 'aput mandibula dapat dirasakan dengan meletakkan ujung jari di meatus auditorius eksternus ketika membuka dan menutup mulut. 'analis auditorius eksternus panjangnya sekitar *,/ sentimeter. &epertiga lateral mempunyai kerangka kartilago dan fibrosa padat di mana kulit terlekat. %ua pertiga medial tersusun atas tulang yang dilapisi kulit tipis. 'analis auditorius eksternus berakhir pada membrana timpani. 'ulit dalam kanal mengandung kelenjar khusus, glandula seruminosa, yang mensekresi substansi seperti lilin yang disebut serumen. Mekanisme pembersihan diri telinga mendorong sel kulit tua dan serumen ke bagian luar tetinga. &erumen nampaknya mempunyai sifat antibakteri dan memberikan perlindungan bagi kulit.

$. Anatomi Telinga Tengah ((a,um Timpani) 1elinga tengah tersusun atas membran timpani !gendang telinga), osikula auditus, tuba auditi a, antrum mastoideum, sellulae mastoidea. Membrana timpani terletak pada akhiran kanalis aurius eksternus dan menandai batas lateral telinga. Membran ini sekitar , cm dan selaput tipis normalnya berwarna kelabu mutiara dan translulen.1elinga tengah merupakan rongga berisi udara merupakan rumah bagi osikuli !tulang telinga tengah) dihubungkan dengan tuba eustachii ke nasofaring berhubungan dengan beberapa sel berisi udara di bagian mastoid tulang temporal. 1elinga tengah mengandung tulang terkecil !osikuli) yaitu malleus, inkus stapes. +sikuli dipertahankan pada tempatnya oleh sendian, otot, dan ligamen, yang membantu hantaran suara. 2da dua jendela kecil !jendela o al dan dinding medial telinga tengah, yang memisahkan telinga tengah dengan telinga dalam. (agian dataran kaki menjejak pada jendela o al, di mana suara dihantar telinga tengah. #endela bulat memberikan jalan ke getaran suara.

#endela bulat ditutupi oleh membrana sangat tipis, dan dataran kaki stapes ditahan oleh yang agak tipis, atau struktur berbentuk cincin. anulus jendela bulat maupun jendela o al mudah mengalami robekan. (ila ini terjadi, cairan dari dalam dapat mengalami kebocoran ke telinga tengah kondisi ini dinamakan fistula perilimfe. 1uba eustachii yang lebarnya sekitar ,mm panjangnya sekitar -/ mm, menghubngkan telingah ke nasofaring. 8ormalnya, tuba eustachii tertutup, namun dapat terbuka akibat kontraksi otot palatum ketika melakukan manu er :alsal a atau menguap atau menelan. 1uba berfungsi sebagai drainase untuk sekresi dan menyeimbangkan tekanan dalam telinga tengah dengan tekanan atmosfer. -. Anatomi Telinga 'alam (La.irintus) 1elinga dalam tertanam jauh di dalam bagian tulang temporal. +rgan untuk pendengaran !koklea) dan keseimbangan !kanalis semisirkularis), begitu juga kranial :77 !ner us fasialis) dan :777 !ner us koklea estibularis) semuanya merupakan bagian dari komplek anatomi. 'oklea dan kanalis semisirkularis bersama menyusun tulang labirint. 'etiga kanalis semisi posterior, superior dan lateral erletak membentuk sudut ;< derajat satu sama lain dan mengandung organ yang berhubungan dengan keseimbangan. +rgan ahir reseptor ini distimulasi oleh perubahan kecepatan dan arah gerakan seseorang. Koklea berbentuk seperti rumah siput dengan panjang sekitar -,/ cm dengan dua setengah lingkaran spiral dan mengandung organ akhir untuk pendengaran, dinamakan organ Corti. %i dalam lulang labirin, namun tidak sem-purna mengisinya,5abirin membranosa terendam dalam cairan yang dinamakan perilimfe, yang berhubungan langsung dengan cairan serebrospinal dalam otak melalui aquaduktus koklearis. 5abirin membranosa tersusun atas utrikulus, akulus, dan kanalis semisirkularis, duktus koklearis, dan organ "orti. 5abirin membranosa memegang cairan yang dinamakan en olimfe. Proses Sistem Pendengaran 1elinga luar menangkap gelombang bunyi lalu diubah menjadi getarangetaran oleh membrane timpani. =etaran ini diteruskan oleh rangkaian tulang pendengaran dalam telinga tengah ke perilimf dalam estibulum hingga menimbulkan gelombang tekanan dalam perilimf dan pergerakan cairan dalam skala estibule dan skala timpani. Membran timpani pada tingkat bulat bergerak bebas sebagai katup pengaman dalam pergerakan cairan ini, yang juga menggerakkan duktus koklearis dam membrane basilarisnya. Membrane basilaris pada basis koklea peka terhadap bunyi berfrekuensi tinggi, sedangkan bunyi berfrekuensi rendah lebih diterima pada bagian lain dari duktus koklearis.

/.

Sistem Pera.a ((ulit) 'ulit merupakan organ tubuh yang terletak paling luar dan membatasinya dari lingkungan hidup manusia. 5uas kulit orang dewasa ,,/ m> dengan berat kirakira ,/? berat badan. 2natomi kulit secara histopatologik :

2. 3enampang 'ulit 1ersusun atas - lapisan utama, yaitu : 1. Lapisan epidermis atau kutikel 1erdiri atas : a. &tratum korneum !lapisan tanduk) Merupakan lapisan kulit yang paling luar dan terdiri atas beberapa lapis sel-sel gepeng yang mati, tidak berinti, dan protoplasmanya telah berubah menjadi keratin !@at tanduk). b. &tratum lusidum 1erdapat di bawah stratum korneum, merupakan lapisan sel-sel gepeng tanpa inti dengan protoplasma yang berubah menjadi protein yang disebut eleidin. c. &tratum granulosum !lapisan keratohialin) Merupakan bagian dengan *-- lapis sel-sel gepeng dengan sitoplasma berbutirbutir kasar yang terdiri atas keratohialin dan terdapat inti di antaranya. d. &tratum spinosum A stratum malpighi A prickle cell layer A lapisan akanta 1erdiri atas beberapa lapis sel yang berbentuk poligonal yang besarnya berbedabeda karena adanya proses mitosis. 3rotoplasmanya jernih karena banyak mengandung glikogen dengan inti terletak di tengah-tengah. &el-sel ini makin ke permukaan makin gepeng bentuknya. %i antaranya terdapat jembatan antar sel !intercelluler bridge) yang terdiri dari protoplasma dan tonofibril atau keratin. 3erlekatan antar jembatan-jembatan ini membentuk penebalan bulat kecil yang disebut nodulus (i@@o@ero, terdapat pula sel 9 sel 5angerhans. e. &tratum (asale 1erdiri dari sel-sel berbentuk kubus A kolumnar yang tersusun ertikal pada perbatasan dermo-epidermal berbaris seperti pagar !palisade). 5apisan ini berfungsi reproduktif dengan adanya mitosis. 1erdapat pula sel pembentuk melanin !melanosit) yang merupakan sel-sel berwarna muda dengan sitoplasma basofilik dan inti gelap dan mengandung butir pigmen !melanosomes). +. Lapisan 'ermis (korium kutis ,era true skin) 5apisan ini terdiri atas lapisan elastik dan fibrosa padat dengan elemenelemen selular dan folikel rambut. &ecara garis besar dibagi menjadi * bagian : 3ars papilare (agian yang menonjol ke epidermis, berisi ujung serabut saraf dan pembuluh darah. 3ars retikulare (agian dibawahnya yang menonjol ke arah subkutan. 1erdiri atas serabutserabut penunjang yaitu serabut kolagen, elastin, dan retikulin. /. Lapisan Su.kutis (hipodermis) 'elanjutan dermis dan terdiri atas jaringan ikat longggar berisi sel-sel lemak di dalamnya. %i lapisan ini terdapat ujung-ujung saraf tepi, pembuluh darah, dan getah bening. :askularisasi di kulit diatur oleh * pleksus yaitu pleksus superfisial !di bagian atas dermis) dan pleksus profunda !di subkutis). 3leksus di dermis bagian atas mengadakan anastomosis di papil dermis, pleksus di subkutis dan di pars retikulare juga mengadakan anstomosis, di bagian ini pembuluh darah berukuran lebih besar. (ergandengan dengan pembuluh darah terdapat saluran getah bening.

! enksa Kulit " 'elenjar kulit 1erdapat di bagian dermis terdiri atas kelenjar keringat !glandula sudorifera) dan kelenjar palit !glandula sebasea). 'elenjar keringat terdiri dari kelenjar ekrin dan apokrin. 'uku )ambut

0.

Sistem Pen1iuman (&idung) &istem penciuman merupakan alat isera !alat dalam rongga badan) yang erat hubungannya dengan gastrointestinalis. )eseptor penciuman merupakan kemoreseptor yang dirangsang oleh molekul larutan di dalam mucus. )eseptor penciuman juga merupakan reseptor jauh !telereseptor). #aras penciuman tidak disalurkan dalam thalamus dan tidak diproyeksikan neokortes bagi penciuman. +lfaktori adalah organ pendeteksi bau yang berasal dari makanan. 3ada manusia, bau mempunyai muatan afeksi yang bisa menyenangkan atau membangkitkan rasa penolakan dan keterlibatan memori, selain itu bau juga penting untuk nafsu makan.

a. Membran Mukosa +lfaktorius )eseptor olfaktorius terletak di dalam bagian khusus mukosa hidung dan berpigmen kekuning-kuningan. %i antara sel-sel ini terdapat ,<-*< juta sel reseptor. 1iap reseptor olfaktorius merupakan , neuron. Membran mukosa olfaktorius merupakan tempat di dalam badan dengan susunan saraf terdekat ke dunia luar. 8euron mempunyai dendrite pendek dan tebal dengan ujung yang membesar di namakan batang olfaktorius. %ari batang ini, silia diproyeksikan ke permukaan mucus. &ilia merupakan prosesus yang tidak bermielin. Membran mukosa olfaktorius selalu ditutupi oleh mucus yang dihasilkan oleh glandula bowman yang tepat dibawah lamina basalis. Mucus mengandung protein yang membantu transport molekul berbau ke bulbus olfaktorius. b. 1ransduksi olfaktori (au berupa gas atau @at yang menguap mencapai ka um nasal melalaui nostril. Meghidu akan meningkatkan masukan gas dalam rongga hidung ke sinuds superior, gas tersebut akan larut dalam cairan mukus sebelum dapat mengaktifkan sel reseptor. 7katan bau molekul pengikat akan meningkatkan 2M3 dalam sel reseptor untuk melipat gandakan sinyal dan kemudian membuat depolarisasi membran dengan meningkatkan permealibitas sodium dan kalsium. 2kibat terjadinya potensial reseptor yang menginduksi potensial aksi dalam akson bulbus olfaktorius, penjumlahan potensial reseptor dari banyak neuron olfaktori akan menghasilkan elektro olfaktorgram yang dapat direkam dari permukaan mukosa olfaktori. c. (ulbus +lfaktorius (ulbus olfaktorius merupakan stasiun sinaps pertama impuls olfaktorius, strukturnya berlapis dan teroganisir rapih. &timulasi tunggal meningkatkan akti itas metabolic dalam region terbatas di bulbus meskipun seraf olfaktori cenderung merangsang dalam area yang luas. 3usat olfakatori diproses di glomeruli kemudian dikirim melalui traktus olfaktorius untuk disampaikan ke

pusat luhur pembau di otak. (ulbus olfaktori menerima serabut sentrifugal dari otak yang sebagian besar mengaktifkan sel granula bulbus olfaktorius.

d. 3usat +lfaktori di +tak 'eluaran olfaktori dari bulbus ke otak mempunyai beberapa target. 1arget utama adalah korteks olfaktori dan area asosiasi olfaktori. 'edua area ini tempat membedakan bau persepsi dan memori yang berkaitan dengan pusat olfaktori di otak. 1arget kedua adalah system limbic !amigdala dan septum) di mana sinyal olfaktori mengaktikan emosi dan perilaku uang berkaitan dengan bau yan memproyeksikan insting dan respon stereoptik disebut pheromone. Bubungan erat dengan bau dan sistem limbic merupakan basis dari rhinencefalon !nousebrain) untuk ss4istem limbic. 1arget ketiga adalah pusat hipotalamik, pengatur makanan, respo otonom dan kontrol hormon terutama hormone reproduksi. 1arget ke empat adalah formasi reticular, suatu pengatur atensi dan terjaga. &inyal ini dipancarkan secara langsung melalui sistem limbik dan korteks. e. %iskriminasi +lfaktori &etiap orang dapat membedakan berbagai macam bau. Mekanisme pembedaan bau dan peran saraf perifer, serta saraf sentral tidak banyak diketahui. 8euron olfaktori tunggal dapat diaktifkan oleh lebih dari satu jenis bau, meskipun reseptor tidak seragan untuk mendiskriminasikan, sentral olfaktori otak harus menyaring informasi dengan membaca pola discharge serabut aferen yang aktif secara bersamaan. 2. Indra Penge1ap (Lidah) 3engecapan merupakan fungsi putting kecap paa mulut, manfaatnya terletak pada pemilihan makanan menurut kesukaan dan menurut kebutuhan gi@i tertentu pada jaringan. (erdasarkan penilitian ditemukan peling sedikit terdapat . kesan pengecap primer !asam, manis, asin dan pahit). 3engecap berhubungan erat dengan fungsi gastrointestinalis. Makanan bisa dikecap berbeda-beda reseptor pengecapan yang dirangsang oleh molekul dalam larutan di dalam mucus suli a dalam mulut. #aras pengecapan melalui batang otak akan berjalan ke thalamus dan diproyeksikan ke girus post sentralis bersama dengan jaras bagi sensibilitas raba dan tekanan dari mulut. a) #aras 3engecapan 1unas pengecapan merupakan badan a oid yang berukuran /<-C< Dm. tiap tunas pengeca dibentuk oleh empat jenis sel yang mempunyai mikrofili yang menonjol ke dalam pori pengecapan !lubang dalam pori lidah). 5eher dari semua sel ini berhubungan satu sama lain ke sel epitel sekilingnya sehingga reseptor yang terpapar ke cairan dalam rongga mulut merupakan mahkota apeks mikrofilinya. 1iap tunas pengecap dipersarafi oleh /< serabut saraf dan tiap serabut saraf menerima rata-rata / tunas pengecap. #ika saraf sensorid dipotong maka tunas pengecap yang disarafinya akan berdegenerasi kemudian hilang. 3ada manusia tunas pengecap terletak dalam mukosa epiglotis, palatum dan faring, serta di dalam dinding papilla fungiformis dan papilla allate lidah. &etiap 3apila fungiformis, memiliki sampai / tunas pengecapan dan biasanya terletak pada puncak papilla. 3apilla allate berukuran lebih besar dan mengandung sampai ,<< tunas penegcapan yang terletak sepanjang sisi papilla. 3apilla filiformis berbentuk kerucut kecil yang menutupi dorsum lingua dan biasanya tidak mengandung tunas pengecapa. 3ada orang dewasa mempunyai ,<.<<< puting pengecap dan pada anak-anak memiliki sedikit lebih banyak dari

pada orang dewasa. 3ada usia di atas ,/tahun,banyak puting pengecap mengalami degenerasi yang menyebabkan sensasi rasa secara progresif makin berkurang.

b) #aras 3engecapan &erabut saraf sensoris dari tunas pengecapan terdapat pada

anterior

lidah, berjalan di dalam cabang korda timpani dari ner us fasialis, sedangkan posterior lidah mencapai batang otak melalui ner us glassofaringeus. &erabut dari area selain lidah akan mencapai batang otak melalui ner us agus. 3ada tiap sisi serabut pengecapan bermielin, tetapi menghantarkan rangsangan relati e lambat di dalam - ner us ini , bersatu dalam medulla oblongata untuk memasuki nucleus dari traktus solitaries. 3engecapan tidak mempuyai area proyeksi korteks terpisah, tetapi diwakili di dalam bagian gyrus !lekuk) post sentralis yang melayani sensasi kulit dari wajah. c) Membedakan rasa )asa primer yang kita kenal adalah manis, asam , asin dan pahit. )asa manis dirasakan oleh ujung lidah, bagian anterior sensiti e terhadap rasa asin, bagian posterolateral untuk rasa asin, dan pangkal lidah sensiti e untuk rasa pahit. 2da tumpang tindih area penerima rasa terutama bagian posterior dan lateral yaitu rasa asin dan asam. )asa manis mempunyai ambang rasa tinggi dan sensitif yang rendah, rasa pahit menunjukkan ambang yang rendah dan sensitifitas tinggi, sedangkan asin dan asam di antara kaduanya. &ali a membantu pelarutan makanan sebab hanya makanan yang larut yang dapat dikecap. &inyal refleks isceral berintegrasi dengan pusat degistif di medulla, perintah motor parasimpatis dikirim ke kelenjar ludah melalui saraf fasialis dan ke lambung melalui ner us agus ke system limbic dan hipotalamus untuk reseptor afektif.

$. !isiologi Sistem Sensoris dan Pengindraan ,.3englihatan Mata merupakan indra pengelihatan yang terdiri dari organ okuli assesoria ! alat bantu mata ) dan okulus ! bola mata ). a.+kuli 2ssesoria ! alat bantu mata ) 2lat bantu mata yang terdiri dari beberapa agian antara lain : 'a um orbita yang berfungsi untuk tempat melekatnya bola mata dan jaringan mata lainnya. &upersilium ! alis mata ) merupakan bulu pendek yang berfungsi sebagai alat kecantikan dan sebagai pelindung mata dari sinar matahari,debu dan keringat. 3alpebra ! kelopak mata ) yang berfungsi sebagai pelindung bola mata terhadap ganguan pada bola mata dan menyebarkan cairan lakrimal setiap kali mengedip. 2paratus lakrimalis ! air mata ) yang berfungsi untuk menangkap debu yang mengenai mata dan mengeluarkannya bersama dengan cairan lakrimal melalui ducktus lakrimal. Muskulus okuli ! otot mata ) merupakan otot pergerakan keseluruhan organ mata 1erdiri dari tujuh bagian yaitu : Muskulus levator palpebralis superior inferior, fungsinya mengangkat kelopak mata. Muskulus orbikularis okuli ! otot melingkar mata ) , fungsinya menutup mata. Muskulus rektus okuli inferior ! otot disekitar mata ), fungsinya untuk menutup mata. Musklus rektus okuli medial ! otot disekitar mata ), menggerakan mata dalam ! bola mata ). Muskulus obliques okuli inferior,fungsinya menggerakan bola mata ke bawah %an ke dalam. Muskulus obliques okuli superior, fungsinya memutar mata ke atas, kebawah dan ke luar. b.+kulus ! bola mata ) (ola mata dihubungkan oleh ner us optikus saraf 77, merupakan saraf otak yang menghubungkan bolbus okuli dengan otak dan merupakan bagian pentig dari organ :isus. +kulus terdiri dari beberapa bagian yaitu : ,) 1unika okuli Kornea berfungsi untuk mendeleksi cahaya dengan sudut sesuai ke dalam mata. Skelera berfungsi untuk melindungi struktur internal mata fragil *) 1unika askulosa okuli Koroid merupakan lapisan askular yang terdapat antara skelera dan retina, berfungsi menyalurkan nutrisi dan oksigen untuk retina. Kurpus siliaris berfungsi untuk terjadinya proses akomodasi, pada proses melihat muskulus siliaris harus berkontraksi.%an juga corpus siliaris untuk menarik

dan merelaksasi lensa untuk megatur kur aturanya. Iris mempunyai dua buah otot yang berfungsi untuk dilatasi atau kontraksi untuk Menentukan ukuran pembukaan pupil dan memberikan warna yang ber ariasi pada tiap orang. -) 1unika ner osa ! )etina ) 1erdiri dari tiga bagian yaitu, pars optika retina, pars siliaris, dan pars iridika. )etina merupakan satu 9 satunya sel yang memiliki pigmen yang mampu mengubah cahaya menjadi impuls listrik. Mekanisme 3englihatan "ahaya masuk kemata melalui kornea, yang merupakan lensa okuler.5alu menembus lubang pupil. %i belakang pupil terdapat lensa eperti kristal, yang mengon ergensikan cahaya ke retina. "ahaya yang mencapi retina harus melewati beberapa lapisan sebelum mencapai sel fotoreseptor, satu 9 satunya sel yang memiliki pigmen yang mampu mengubah cahaya menjadi impuls listrik. 7mpuls itu diteruskan oleh neuron intermediar menncapai neuron opticus, yang membawa informasi ke otak. &kema 3engelihatan "ahaya masuk kedalam mata 9 kornea 9 aqueous humor 9 pupil 9 lensa 9 itreous humor 9 retina. *.3endengaran 7ndra pendengaran adalah suatu alat panca indra untuk mendengar ! telinga ). 1elinga terdiri dari telinga bagian luar, tengah, dan dalam. a.1elinga bagian luar Auricula ! daun telinga ) berfungsi menampung gelombang suara yang datang dari luar masuk kedalam telinga. Meatus akustikus eksterna ! liang telinga ) berfungsi menghubungkan auricula dengan membran timpani. &aluran ini mengandung rambut, kelenjar sebasea dan kelenjar keringat khususnya menghasilka sekret 9 sekret berbentuk serum. Membran timpani merupakan selaput gendang telinga. b.1elinga bagian tengah Kavum timpani yaitu rongga didalam temporalis yang memeiliki tiga buah tulang pendengaran maleus, inkus dan stapes yang melekat pada bagian dalam membran timpani.(erfungsi sebagai tempat melekatnya membran timpani. Antrum timpani merupakan rongga tidak teratur yang agak luas berhubungan dengan beberapa rongga kecil. Tuba auditiva eustaki terdiri dari lapisan mokusa dan t ulang rawan.(erfungsi memungkinkan keseimbangan tekanan udara di dalam dan luar ca um timpani. c.1elinga bagian dalam estibulum merupakan bagian tengah labirintus osseous pada estibulum ini yang berfungsi membuka fenestra o ale dan fenestra rotundum. %an mempunyai neuron vestibularis berfungsi untuk meneruskan informasi dan keseimbangan. !oc"lea ! rumah siput ) berisi cairan dan membentuk tiga kanal spiral pada sumbu sentral .%an memiliki neuron cochlearis sebagai sinyal saraf untuk pendengaran. !analis semicircularis berfungsi untuk keseimbangan. Mekanisme 3endengaran &uara, diteruskan dari auricula melalui liang telinga luar membuat membran timpani

(ergetar. 1ulang pendengaran di belakang membran memperkuat getaran dan meneruskan ke pintu telinga dalam, jendela o al.=etaran suara lalu menjalar sepanjang canalis estibularis dari cochlea dan menstimulasi organ corti. &uara berfrekuensi tinggi %i terima di bagian basal spiral dan suara frekuensi rendah di apeE. 'etika getaran mencapai helicotrema, di teruskan ke canalis timpanikus dan meninggalkan cochlea melalui jendela bundar.

&kema Mekanisme 3endengaran =etaran suara 9 daun telinga ! auricula ) 9 Meatus akustikus eksterna ! liang telinga ) 9Membran timpani 9 maleus 9 inkus 9 stapes 9 cochlea 9 +rgan korti 9 sel saraf auditori 9 'e +tak. -.3enciuman 2lat penciuman terdapat dalam rongga hidung dari ujung saraf otak ner us olfaktorius 7 yang berfungsi menerima rangsangan berupa bau.1erdiri dari beberapa bagian : a.'onka nasalis superior b.'onka naslis medial c.'onka nasalis inferior %i sekitar rongga hidung terdapat rongga 9 rongga yang di sebut sinus para nasalis yang terdiri dari yaitu : a.&inus maksilaris ! rongga tulang hidung ) b.&inus sfenoidalis ! rongga tulang baji ) c.&inus frontalis ! rongga nasalis inferior ) Mekanisme 3enciuman (au yang di deteksi hidung dari bulbus olfactorius, impuls saraf menuju sistem limbik pada serebrum, dan mengalami kontak dengan @ona yang berkaitan dengan emosi dan memori seperti korus mamillaris.ini menjelaskan mengapa bau sederhana dapat langsung merangsang reaksi emosi yang kuat , mengingatkan pada memori atau bahkan mempengaruhi perilaku seksual. "abang lain ner us olfactorius melewati thalamus menuju korteks orbitofrontalis di mana kesadaran akan bau di bentuk. ..3eraba !3eraba) 3anca indra peraba terdiri atas kulit. 'ulit menutupi dan berhubungan dengan selaput lendir yang melapisi rongga 9 rongga dan lubang 9 lubang. 'ulit mempunyai banyak ujung 9 ujung saraf peraba yang menerima rangsangan dari luar yang di teruskan ke pusat saraf di otak. )eseptor pada kulit sebagai berikut : a.Korpuskula paccini, merupakan saraf perasa tekanan kuat. b.#$ung saraf sekeliling rambut merupakan saraf peraba. c.Korpuskula ruffini, merupakan saraf perasa panas. d.#$ung saraf crausse, merupakan saraf perasa dingin. e.Korpuskula meissner, merupakan saraf perasa nyeri. f.%empeng merkel, merupakan saraf perasa sentuhan dan tekanan ringan. /.3engecap

7ndra pengecap pada manusia adalah lidah terdiri dari beberapa bagian : a.)adiks lingua ! pangkal lidah ) berfungsi merasakan rasa pahit. b.%orsum lingua ! punggung lidah ) terletak pada samping kiri dan kanan yang berfungsi merasakan rasa asam. c.%orsum lingua terletak pada ujung samping kiri dan kanan yang berfungsi merasakan rasa asin. d.2peks lingua !ujung lidah ) berfungsi merasakan rasa manis. (ila lidah di gulung kebelakang tampak permukaan bawah yang di sebut frenulum 5ingua, sebuah struktur ligamen yang halus yang mengaitkan bagian posterior lidah pada dasar mulut .3ermukaan atas seperti beludru dan di tutupi papil 9 papil terdiri atas 1iga jenis yaitu :

a.3apila sirkum alata, terletak pada pangkal lidah atau dasar lidah. b.3apila fungiformis, menyebar pada permukaan ujung sisi lidah dan berbentuk jamur. c.3apila filiformis, merupakan papila terbanyak dan menyebar diseluruh permukaan lidah. Mekansime 3engecapan 5idah menyentuh sebuah benda atau makanan , tiga saraf kranial bersama 9 sama meneruskan sensasi pengecapan : ner us lingualis, cabang dari ner us facialis !:77 ), 8e us glossopharyngeus ! 7F ), dan ner us agus ! F ). 'etiga saraf mengalami kon ergensi di batang otak. &etelah analisis awal, impuls saraf diteruskan di hipotalamus, yang mengatur selera, dan thalamus yang melakukan analisis berikutnya. &inyal selanjutnya mencapai korteks serebrum, di mana terjadi pembentukan kesadaran pengecapan dan rasa.

'aftar Pustaka

Gortin, #acques. *<<0. isual Ilmu dan &egeta"uan &opuler Mengenal Tubu" Manusia. H2 7nternaional,#akarta. &yaifuddin, %rs. B. *<<0. Anatomi 'isiologi untuk Ma"asis(a Kepera(atan. 3enerbit (uku 'edokteran I=", #akarta. httpAA:www.wikipedia.com httpAA:www.artikel kedokteran.com httpAA:www .scirb.com