Anda di halaman 1dari 5

Peluang Usaha Nasi Goreng

Nasi goreng merupakan makanan sejuta umat yang disantap hampir di seluruh keadaan, dari mulai untuk sarapan pagi, makan siang ataupun pengganjal lapar disaat malam. Nasi goreng juga di sukai hampir setiap orang, baik tua, muda hingga anak anak. Saat ini banyak sekali penjual nasi goreng yang bisa kita temui, baik di kaki lima maupun di rumah makan kapan pun dan di mana pun kita berada. Nah, ini menandakan peluang usaha nasi goreng masih sangat menjanjikan. Karena, saat ini banyak orang yang ingin praktisnya saja tanpa harus di repotkan untuk memasak walaupun hanya untuk membuat sepiring nasi goreng untuknya.

Usaha nasi goreng yang biasa kita jumpai di kaki lima merupakan nasi goreng yang sangat standar dengan bumbu sekedarnya dan bahan-bahan yang hampir sama yakni suwiran daging ayam dan telor ceplok. Sebetulnya sudah ada yang menjual nasi goreng special yang memang menawarkan lebih banyak pilihan rasa serta bahan campurannya, tapi tentu masih sedikit yang menjual menu - menu seperti ini,dan kalau pun ada jelas biasanya tersaji di rumah makan yang harganya lumayan tinggi. Untuk memberikan perbedaan peluang usaha nasi goreng yang anda buka, anda dapat mengkreasikan menu nasi goreng seperti nasi goreng kambing, nasi goreng pedas atau bahkan nasi goreng gila!

Deskripsi Usaha Nasi Goreng


Bahan Baku Nasi Goreng Bahan baku utama adalah nasi putih, selain itu telur dan ayam juga merupakan bahan baku yang wajib ada. Anda juga bisa menyediakan bihun, mie dan kwetiau sebagai menu vareasi anda. Aneka bumbu yang di haluskan juga harus anda buat, buatlah bumbu yang benar benar enak dan berbeda dari penjual yang lain. Anda bisa melihat resep nasi goreng kambing sebagai sumber inspirasi yang bisa anda kreasikan sendiri.

Tempat Usaha Nasi Goreng Hampir semua tempat bisa anda jadikan tempat usaha nasi goreng. Mulai dari pinggiran jalan raya, perumahan, perkantoran bahkan pusat perbelanjaan atau Mal. Usaha nasi goreng biasanya baru buka saat sore hari terutama yang di kaki lima, tapi bila anda membuka usaha nasi goreng di kios atau Mal atau rumah makan. Maka anda dapat membukanya mulai dari pagi hari karena nasi goreng bisa di makan di setiap waktu.

Perlengkapan Usaha Nasi Goreng Perlengkapan usaha bagi usaha ini tidak jauh berbeda dengan usaha makanan lainnya. Anda memerlukan sebuah gerobak atau etalase sebagai sarana berjualan, selain itu peralatan memasak juga anda butuhkan. Anda juga harus menyediakan kursi dan peralatan makan seperti piring dan sendok garpu bagi orang yang makan di tempat. Berikut ini beberapa perlengkapan dan perkiraan harganya. Perlengkapan Usaha Harga ( Rp )

Gerobak atau Etalase 1.500.000 - 3.000.000 Kompor dan Tabung Gas300.000 - 450.000 Peralatan Masak 200.000 - 400.000 Peralatan Makan 100.000 - 200.000 Meja Kursi 300.000 - 400.000

Karyawan Untuk usaha nasi goreng kaki lima, anda tidak perlu bantuan karyawan. Namun bila sudah cukup ramai bisa mengangkat seorang karyawan untuk membantu melayani tamu yang datang. Sebaiknya anda mengawasi atau membuat langsung nasi goreng, buatlah resep khusus yang tidak berubah ubah dan enak.

Promosi dan Pemasaran Nasi Goreng Rasa nasi goreng buatan anda adalah promosi yang terbaik bagi pemasaran usahanasi goreng anda. Anda tidak memerlukan promosi khusus karena usaha ini sudah sangat di kenal oleh masyarakat, cukup membuat plang nama yang menandakan keberadaan usaha anda. Kreativitas anda dalam membuat nasi goreng juga sangat berpangaruh bagi promosi usaha anda.

Resiko Usaha Nasi Goreng Usaha nasi goreng umumnya baru di mulai saat sore hari, hujan yang turun menjelang sore mungkin akan menurunkan omzet anda karena orang akan malas keluar rumah. Selain itu persaingan yang ketat juga akan berpengaruh bagi usaha anda, usahakan untuk memilih lokasi dimana persaingan tidak terlalu ketat. Walau begitu peluang usaha nasi goreng masih sangat terbuka lebar bila anda serius menekuninya.

Peluang Usaha Nasi Goreng

Siapa yang kenal nasi goreng, sesuai dengan perkembangannya nasi goreng pun mengalami penambahan variasi menu seperti nasi goreng seafood, nasi goreng keju, bahkan ada juga yang menawarkan nasi goreng strawberry. Makanan tradisional ini sebenarnya berasal dari Tionghoa yang awalnya tercipta karena masyarakat Toinghoa yang tidak suka memakan makanan dingin dan sering membuang sisa nasi. Oleh karena itu dibuatlah nasi dengan campuran bumbu-bumbu dan kecap sehingga bisa dihidangkan kembali dalam keadaan hangat. Walaupun begitu, kenyataannya di beberapa kota di luar negeri ada yang menjual nasi goreng dengan nama nasi goreng bukan dengan bahasa mereka, seperti jika dalam bahasa Inggris nasi goreng dituliskan fried rice. Target Konsumen

Semua kalangan dan usia bisa menjadi target pasar peluang usaha nasi goreng ini Info Bisnis Lokasi usaha nasi goreng sebaiknya dekat dengan keramaian. Lokasi starteginya antara lain di pinggir jala raya, di dekat perkantoran, atau perumahan. Penjual nasi goreng bisa berjualan terpisah atau berkumpul dengan pedagang makanan lain. Kelebihan Menu nasi goreng biasa dicari orang yang lapar dan malas memasak pada malam hari. Selain itu, cocok juga dimakan saat cuaca dingin, membuat hangat badan karena di masak pada waktu itu juga. Oleh karena itulah nasi goreng ini dan banyak di cari orang. Kekurangan Kebosanan pengunjung terhadap makanan ini. Dan persaingan pasar dengan produk sejenis Pemasaran Promosi usaha nasi goreng antara lain dengan memasang spanduk atau papan nama di tempat usaha. Sediakan lampu dengan penerangan yang cukup saat berjualan pada malam hari sehingga dapat terlihat dari kejauhan. Jika perlu buat papan nama yang dilengkapi lampu. Kunci Sukses Buatlah rasa yang berbeda dengan yang lainnya, atau sesuatu yang unik. Atau bisa juga dengan membuat nama menu masakan yang unik sehingga bisa terus diingat, misalnya Nasi Goreng Selimut, Nasi Goreng Gila atau Nasi Goreng Gulung. Analisa Usaha Modal Awal: Peralatan: Peralatan Masak: Kompor, Elpiji, Wajan, dll Rp 1.800.000,00 Peralatan Warung: Meja, kursi, piring, gelas, dll Rp 1.200.000,00 + Jumlah modal awal Rp 3.000.000,00 Biaya penyusutan selama 2 tahun: (3.000.000 Rp 0) / 2 = Rp 1.500.000 per tahun atau Rp 125.000,00 per bulan. Perhitungan Laba/Rugi per bulan Pemasukan satu bulan: Perkiraan pendapatan bulanan: Rp 8.000,00 x 40 porsi x 30 hari Rp 9.600.000,00 Biaya produksi satu bulan: Bahan baku: Beras, daging, ikan, minyak, dll Rp 2.280.000,00 Bahan penunjang: Air minum, bumb, elpiji dll Rp 700.000,00 Upah karyawan 2 @ Rp 600.000 Rp 1.200.000,00 + Jumlah Rp 4.180.000,00

Laba kotor satu bulan Rp 5.420.000,00 Biaya penyusutan peralatan dan perlengkapan Rp 125.000,00 biaya transportasi dll Rp 650.000,00 Jumlah Rp 925.000,00 + Laba bersih satu bulan Rp 4.495.000,00

Usaha Nasi Goreng Gerobakan


Usaha penjualan nasi goreng dirasa masih cukup luas pasarnya mengingat banyak orang Indonesia suka makan nasi. Nasi goreng merupakan menu yang sering disantap pada pagi hari dan malam hari. Akan tetapi pada umumnya untuk nasi goreng gerobakan dijual pada malam hari. Usaha nasi goreng gerobakan ada yang dijual secara berkeliling tetapi ada juga walaupun memakai gerobak penjualan nasi goreng mangkal di satu tempat dan biasanya dilengkapi dengan tambahan tenda sederhana. Kebutuhan peralatan yang dibutuhkan untuk usaha nasi goreng gerobakan antara lain:

Peralatan Perkiraan Harga 1. Wajan sedang bertangkai2. Baskom Rp60.000100.000Rp5.000 nasi 20.000
3. Sodet 4. Kompor khusus 5. Piring makan 6. Sendok garpu 7. Tabung gas 3kg 8. Gerobak bila perlu di atas 9. PeraIatan kecil penunjang lainnya Seperti pisau, talenan, plastik dan sebagainya Rp8.00020.000 Rp100.000300.000 Rp3.00010.000 Rp2.0005.000 Rp175.000 Rp1 .000.000

Menghitung Modal Pokok Sepiring Nasi Goreng Telur Bahan nasi goreng: Nasi putih 100gr : Rp500 Telur ayam 1 butir : Rp1.000 Garam, dan bumbu-bumbu : Rp1.500 Total biaya bahan Rp3.000 Dengan resep ini akan menghasilkan sepiring nasi. Maka modal pokok sepiring nasi goreng telur adalah: Rp3.000 Biaya Operasional yang Dibutuhkan: 1. Gas/minyak tanah untuk kompor. 2. Belanja bahan pelengkap seperti kecap, saus sambal, acar, sayur, minyak goreng, sambal dan sebagainya. 3. Tenaga kerja. 4. Kemasan nasi goreng dan plastik.

5. Risiko kerusakan/bahan nasi goreng yang tersisa.