Anda di halaman 1dari 12

CREATIVE ACCOUNTING : SEBUAH PRAKTEK OLEH MANAJER MENUJU KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN

Winarno/1080011008 J!r!"an A#!n$an"i Uni%&r"i$a" I"'a( N&)&ri A'a!**in Ma#a""ar arno_gara@yahoo.com ABSTRACT This paper explores the nature and incidence of creative accounting practices within the context of ethical considerations. This paper explores several definitions of creative accounting and the potential and the range of reasons for a company's managers to engage in creative accounting. theory used is theory of agent and theory stakeholder. Later the paper considers the various ways in which creative accounting can be undertaken and what makes the motivation of managers doing the act. And at the end of the paper will explain possible solutions to prevention creative accounting. Keywords : Creative accounting ethical manager. ABSTRAK Paper ini membahas sifat dan kejadian praktek akuntansi kreatif dalam konteks pertimbangan etis. Papaer ini mengeksplorasi beberapa definisi kreatif alasan akuntansi dan potensi dan kisaran bagi manajer perusahaan untuk terlibat dalam akuntansi kreatif. Teori yang digunakan adalah teori keagenan dan teori stakeholder. Kemudian tulisan ini mempertimbangkan berbagai cara di mana akuntansi kreatif dapat dilakukan dan motivasi apa yang membuat manajer melakukan tindakan tersebut. Dan di akhir dari paper akan dijelaskan kemungkinan solusi untuk mencegah akuntansi kreatif. Ka$a #!n+i : akuntansi kreatif, etika, manejer. 1, PEN-AHULUAN a, La$ar .&'a#an) Akuntansi merupakan salah satu cabang ilmu yang tidak terlepas dari dunia bisnis. Dengan adanya ilmu akuntansi maka pembukuan keuangan menjadi
1

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

lebih mudah dan lebih akurat.Akan tetapi, dalam kenyataannya banyak pembukuan keuangan yang tidak sesuai dengan keuangan yang ada. al ini terjadi karena kekeliruan dari pembuatan laporan keuangan atau adanya kecurangan yang dilakukan oleh pihak!pihak tertentu. Dalam melakukan penyusunan laporan keuangan perusahaan, seorang akuntan harus mengikuti aturan yang ada dalam pembuatan laporan keuangan, yaitu sesuai dengan aturan P"AK. Akan tetapi, dalam kenyataanya banyak perusahaan yang secara kreatif melakukan manipulasi data keuangan untuk mendapatkan respon yang baik dari beberapa kalangan. al ini disebut dengan akuntansi kreatif # Creatif Accounting $. Akuntansi kreatif bukan hal yang baru dalam dunia akuntansi, karena banyak perusahaan yang melakukan hal tersebut. Akuntansi kreatif oleh beberapa kalangan dianggap hal yang tidak etis karena memanipulasi data. Akan tetapi, kreatif akuntansi dalam pandangan teori akuntansi positif, sepanjang kreatif akuntansi tidak bertentangan dengan prinsip! prinsip akuntansi yang berterima umum tidak ada masalah yag harus dipersoalkan. %anyak faktor yang menyebabkan perusahaan menggunakan kreatif akuntansi untuk mempertahankan eksitensi perusahaan ditengah persaingan yang sangat ketat sekarang ini. &leh karena itu diperlukan cara!cara yang kreatif dalam penghitungan keuangan dalam dunia bisnis, 'alaupun itu sering dianggap hal yang kurang etis. Creative accounting adalah sebuah proses dimana beberapa pihak menggunakan kemampuan pemahaman pengetahuan akuntansi #termasuk didalamnya standar, teknik dsb.$ dan menggunakannya untuk memanipulasi pelaporan keuangan # Amat, %lake dan Do'd, ()))$ . *aser #())+$ dalam Amat et.al. #()))$ medefinisikan ,,creative accounting-- sebagai berikut: &The process of manipulating accounting figures by taking advantage of loopholes in accounting rules and the choice of measurement and disclosure practices in them to transform financial statements from what they should be to what prepares
2

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

would prefer to see reported '..and The process by which transactions are structured so as to produce the re(uired accounting results rather than reporing transaction in neutral and consistent way). .hosh #/0(0$ mendefinisikan akuntansi kreatif sebagai transformasi angka akuntansi dari apa yang sebenarnya pelaku inginkan dengan mengambil keuntungan dari aturan dan 1 atau mengabaikan ada beberapa atau semua aturan 1 pedoman tersebut. "edangkan, "tolo'y dan %reton #/000$ menyebut creative accounting merupakan bagian dari ,,accounting manipulation-- yang terdiri dari ,,earning management-- , ,,income smoothing-- dan ,,creative accounting-- itu sendiri. Dalam creative accounting melibatkan begitu banyak manipulasi, penipuan, penyajian laporan keuangan yang tidak benar, seperti permainan pembukuan #memilih penggunaan metode alokasi, mempercepat atan menunda pengakuan atas suatu transasksi dalam suatu periode ke periode yang lain$. Pihak!pihak yang terlibat di dalam proses creative accounting, seperti manajer, akuntan #tapi jarang sekali ditemukan kasus yang melibatkan akuntan dalam proses creative accounting karena profesi ini terikat dengan aturan!aturan profesi$, pemerintah, asosiasi industri, dll. Pihak yang paling sering terlibat dari kesemuanya diatas adalah manajer karena manajer merupakan orang dapat dengan leluasanya melakukan tidakan akuntansi kreatif dalam lingkup perusahaan. 2anajer merupakan orang yang ditunjuk oleh para investor untuk memimpin perusahaan, tanpa sepengetahuan siapa pun manajer adakalahnya melakukan tindakan tersebut secara opurtinistik dengan alih!alih untuk memajukan perusahaan. 2anajer dengan mudahnya melakukan peraktik tersebut karena adanya keterpisahan antara fungsi kepemilikan dengan fungsi pengolahan perusahaan, manajer sebagai pengelolah perusahaan jauh lebih memiliki informasi yang banyak,lebih cepat, serta akurat dibanding dengan pemegang saham #pemilik$, sehingga ia dengan sadarnya melakukan peraktik akuntansi kreatif tersebut.

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

., R!(!"an (a"a'a/ Dengan apa yang dijabarkan diatas dapat dirumuskan beberapa masalah sebagai berikut :
(. Apakah creative accounting sebuah hal yang positif untuk dilakukan

dalam perusahaan 3
/. 2otivasi apa yang membuat manajer untuk melakukan tindakan

creative accounting 3 0, TINJAUN PUSTAKA Teori Agensi Teori agensi menjelaskan mengenai adanya pemisahan fungsi kepemilkikan oleh pemegang saham # principal $ dengan fungsi pengendalin oleh manajer # agent $ dalam perusahaan cenderung mengakibatkan adanya konflik keagenan antara principal dengan agen. 2anajer sebagai pengendali atau pengelolah perusahaan memiliki informasi lebih cepat, lebih valid daripada pemegang saham # 45bal dan 6ahriansyah /007 $, sehingga hal ini dapat menjadi pintu masuk bagi manajer untuk melakukan praktik kecurangan dengan creative accounting. 2anajer akan mencoba memaksimalkan laba perusahaan dengan opurtunistiknya tanpa memperdulikan bagaimana keadaan yang akan terjadi bagi perusahaan dan pemegang saham yang pada dasarnya merupakan stakeholder dari perusahaan pun dirugikan dengan adanya sikap manajer tersebut. Pemegang saham tidak memiliki banyak informasi mengenai kinerja dari manajer, sedangkan manajer memili banyak informasi mengenai keadaan perusahaan. hal ini menghadirkan asimetri # ketimpangan $ informasi. Dan hasil dari keputusan yang diambil dari asimetri ini menjadi tanggung ja'ab pemegang saham bukan tanggung ja'ab manajer. "coot #/00)$ membagi asimetri informasi ke dalam dua tipe utama : ($ adverse selection, manajer dan orang!orang dalam lainnya biasanya lebih mengetahui lrbih banyak kondisi perusahaan dan prospek
4

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

perusahaan kedepannya dibanding dengan dengan pemegang saham yang berada di luar perusahaan8 /$ moral ha*ard, kegiatan seorang manajer tidak sepenuhnya diketahui oleh pemegang saham maupun pemberi pinjaman. "ehingga ia dapat berbuat sesuatu di luar pengetahuaan pemegang saham. Teori Stakeholder Teori stakeholder mengatakan bah'a perusahaan bukanlah entitas yang hanya beroperasi untuk kepentingan sendiri namun harus mampu memberikan manfaat bagi stakeholdernya. Dengan demikian, keberadaan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh dukungan yang diberikan oleh stakeholder perusahaan tersebut #.ho9ali dan :hariri, /007$. "takeholder holder di sini adalah para pemegang saham, "takeholder pada dasarnya dapat mengendalikan atau memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pemakaian sumber!sumber ekonomi yang digunakan perusahaan. Kemampuan tersebut dapat berupa kemampuan untuk membatasi pemakaian sumber ekonomi yang terbatas #modal dan tenaga kerja$, akses terhadap media yang berpengaruh, kemampuan untuk mengatur perusahaan, atau kemampuan untuk mempengaruhi konsumsi atas barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan. &leh karena itu, ;ketika stakeholder mengendalikan sumber ekonomi yang penting bagi perusahaan, maka perusahaan akan bereaksi dengan cara!cara memuaskan keinginan stakeholder<. Dan stakeholder pun memberikan 'e'enang kepada manajer untuk mengelolah perusahaan tapi, akuntabilitas manajer tetap kepada stakeholder. Dengan adanya pemberiaan 'e'enang oleh stakeholder maka manajer pun dengan mencoba untuk melakukan pemuasan kepada kebutuhannnya sendiri, salah satu tindakan yang dilakukan manajer adalah melakukan peraktek creative accounting. 4a tidak lagi memperdulikan apa yang menjadi tanggungja'abnya pada mulanya berdirinya perusahaan, ia hanya mencoba untuk memperkaya diri, dan stakeholder pun tidak tahu akan hal itu, ia telah memberikan 'e'enang kepada manajer namun hal ini dicederai dengan sikap oportunistik dari sang manajer, dan manajer pun akan coba unutk menyembunyikan tindakannya itu
5

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

dengan keahliannya di bidang akuntansi dengan mencari celah dalam standar akuntansi yang ada PEMBAHASAN Creative Accounting *an E$i#a ,Creative accounting- mempunyai banyak konsekuensi. Dalam perspektif ekonomi, ,creative accounting- dipengaruhi oleh kerangka ekonomi yang bertujuan untuk self!interset. al ini mungkin sah!sah saja dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan prinsip!prinsip akuntansi berterima umum. *amun pertanyaan yang harus dija'ab adalah apakah creative accounting memang sesuatu yang benar untuk dilakukan3 Apakah maksud dan tujuan creative accountin- sehingga moral judgment!nya tergantung kepada tujuan creative accounting itu sendiri. Persepsi ini harus diluruskan agar tidak menjadikan bah'a creative accounting menjadi hal yang pro dan kontra. Dalam pandangan orang a'am creative accounting dianggap tidak etis, bahkan merupakan bentuk dari manipulasi informasi sehingga menyesatkan perhatiannya. Tetapi dalam pandangan teori akuntansi positif, sepanjang creative accounting tidak bertentangan dengan prinsip!prinsip akuntansi yang berterima umum, tidak ada masalah yang harus dipersoalkan. Asalkan tidak ada asimetri informasi antara pelaku creative accounting dan pengguna informasi keuangan. Perilaku yang tidak semestinya #disfunctional behaviour$ para manajer terjadi akibat adanya asimetri informasi dalam penyajian laporan keuangan tidak terlepas dari pertimbangan konsekuensi ekonomi. Perhatian kita mungkin diarahkan bagaimana mendorong keterbukaan informasi secara lebih luas sehingga inside information bukanlah sesuatu yang ,tabu- untuk diumumkan kepada khalayak. Karena dalam kerangka keterbukaan yang menyeluruh sebenarnya creative accounting atau apapun namanya, tidak akan berpengaruh kepada semua pihak yang berkepentingan terhadap organisasi. Karena semua pihak akan mempunyai informasi yang sama dan tidak ada asimetri informasi lagi. "ekali lagi, pentingnya mendorong keterbukaan dalam rangka good governance akan memba'a dampak
6

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

kepada ketersediaannya informasi sehingga akan mengeliminasi dan mengurangi dampak creative accounting. =ntuk itu keputusan pelaksanaan cretive accunting dalam mengelola laporan keuangan perusahaan tentu harus benar!benar dipikirkan dengan mendalam, karena tentu akan berpengaruh terhadap kredibititas perusahaan itu sendiri. 2aka, akuntansi kreatif merupakan hal yang tak etis uktuk dilakukakan karena akan merugikan pihak stakeholder dan begitu juga akan mengancam eksistensi perusahaan yang berujung pada kebangrutan perusahaan. Mo$i%a"i -ari Tin*a#an Creative Accounting "tolo'y dan %reton #/000$ menyebut creative accounting merupakan bagian dari accounting manipulation yang terdiri dari earning management , income smoothing dan creative accounting itu sendiri. Dalam pemahaman mengenai creative accounting ini bukan berarti akuntan yang memanfaatkan pemahaman akuntansi tersebut, tetapi pihak!pihak yang mempunyai kepentingan dan kekuatan untuk menggunakan creative accounting tersebut, seperti manajer, akuntan, pemerintah, asosiasi industri dan sebagainya. al yang menyebabkan terjadinya creative accounting adalah karena adanya kebijakan dari perusahaan yang menyebabkan banyak pihak manjemen yang melakukan manipulasi data untuk mendapatkan keuntungan yang lebih khususnya manajer perusahaan. 2anajer dalam bereaksi terhadap pelaporan keuangan menurut >att dan ?immerman #()@A$ digolongkan menjadi tiga buah hipotesis, yaitu : +onus plan hyphotesis 2anajer seringkali berperilaku seiring dengan bonus yang akan diberikan. Bika bonus yang diberikan tergantung pada laba yang akan dihasilkan, maka manajer akan melakukan creative accounting dengan menaikkan laba atau mengurangi laba yang akan dilaporkan. Pemilik biasanya menetapkan batas ba'ah laba yang paling minim agar mendapatkan bonus. Dari pola bonus ini manajer akan menaikkan labanya hingga ke atas batas minimal tadi. Tetapi jika pemilik perusahaan membuat batas atas untuk mendapatkan bonus, maka manajer akan berusaha mengurangkan laba sampai batas atas tadi dan mentransfer laba

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

saat ini ke periode yang akan datang.

al ini dia lakukan karena jika laba

mele'ati batas atas tersebut manajer sudah tidak mendapatkan insentif tambahan atas upayanya memperoleh laba di atas batas yang ditetapkan oleh pemilik perusahaan. 6ormula bonus yang digunakan didasarkan pada asumsi bah'a perusahaan terdiri atas manajer yang menghindari resiko #risk averse$ sehingga manajer akan memilih discretionary accrual untuk menurunkan earning ketika earning sebelum keputusan accrual lebih kecil dari bogey #batas ba'ah$ atau melebihi cap #batas atas$ menaikkan earning ketika earning sebelum keputusan accrual melebihi bogey tetapi tidak melebihi cap. 4mplikasi yang dihasilkan adalah bah'a manajer akan berperilaku oportunistik menghadapi intertemporal choice. ,ebt-covenant hyphotesis Penelitian dalam bidang teori akuntansi positif juga menjelaskan praktek akuntansi mengenai bagaimana manajer menyikapi perjanjian hutang. 2anajer dalam menyikapi adanya pelanggaran atas perjanjian hutang yang telah jatuh tempo, akan berupaya menghindarinya dengan memilih kebijakan!kebijakan akuntansi yang menguntungkan dirinya. Ada dua kejadian dalam pemilihan kebijakan akuntansi, yaitu pada saat diadakannya perjanjian hutang dan pada saat jatuh temponya hutang. Kontrak hutang jangka panjang #debt covenant$ merupakan perjanjian untuk melindungi pemberi pinjaman dari tindakan!tindakan manajer terhadap kepentingan kreditur, seperti pembagian deviden yang berlebihan, atau membiarkan ekuitas berada di ba'ah tingkat yang telah ditentukan. "emakin cenderung suatu perusahaan untuk melanggar perjanjian hutang maka manajer akan cenderung memilih prosedur akuntansi yang dapat mentransfer laba periode mendatang ke periode berjalan karena hal tersebut dapat mengurangi resiko ,default-. Perilaku ,memindahkan- laba tersebut dilakukan oleh perusahaan bermasalah yang terancam kebangkrutan dan ini merupakan strategi untuk bertahan hidup. "olitical-cost hyphotesis.

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

Dalam pandangan teori agensi #agency theory$, perusahaan besar akan mengungkapkan informasi lebih banyak daripada perusahaan kecil. Perusahaan besar melakukannya sebagai upaya untuk mengurangi biaya keagenan tersebut.Perusahaan besar menghadapi biaya politis yang lebih besar karena merupakan entitas yang banyak disorot oleh publik secara umum.Para karya'an berkepentingan melihat kenaikan laba sebagai acuan untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui kenaikan gaji. Pemerintah melihat kenaikan laba perusahaan sebagai obyek pajak yang akan ditagihkan. "ehingga pilihan yang dihadapi oleh organisasi adalah dengan cara bagaimana le'at proses akuntansi agar laba dapat ditampilkan lebih rendah. al ini yang seringkali disebut dengan political cost hyphoyesis C>atts dan ?immerman: ()@AD. %erbagai macam pola yang dilakukan dalam rangka creative accounting sebagai berikut: Taking +ath, atau disebut juga ,big bath.. Pola ini dapat terjadi selama ada tekanan organisasional pada saat pergantian manajemen baru yaitu dengan mengakui adanya kegagalan atau defisit dikarenakan manajemen lama dan manajemen baru ingin menghindari kegagalan tersebut. Teknik ini juga dapat mengakui adanya biaya!biaya pada periode mendatang dan kerugian periode berjalan ketika keadaan buruk yang tidak menguntungkan yang tidak bisa dihindari pada periode berjalan. Konsekuensinya, manajemen melakukan pembersihan diri dengan membebankan perkiraan!perkiraan biaya mendatang dan melakukan ,clear the decks-. Akibatnya laba periode berikutnya akan lebih tinggi dari seharusnya. /ncome minimi*ation. :ara ini mirip dengan ,taking bath- tetapi kurang ekstrem. Pola ini dilakukan pada saat profitabilitas perusahaan sangat tinggi dengan maksud agar tidak mendapatkan perhatian oleh pihak!pihak yang berkepentingan #aspek political-cost$. Kebijakan yang diambil dapat berupa write-off atas barang modal dan aktiva tak ber'ujud, pembebanan biaya iklan, biaya riset dan pengembangan, metode successfull-efforts untuk perusahaan minyak bumi dan sebagainya. Penghapusan tersebut dilakukan bila dengan teknik yang lain masih menunjukkan hasil operasi yang kelihatan masih menarik minat pihak!pihak yang

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

berkepentingan. Tujuan dari penghapusan ini adalah untuk mencapai suatu tingkat return on assets yang dikehendaki. /ncome maximi*ation. 2aksimalisasi laba dimaksudkan untuk memperoleh bonus yang lebih besar, dimana laba yang dilaporkan tetap diba'ah batas atas yang ditetapkan. /ncome smoothing. Perataan laba merupakan cara yang paling populer dan sering dilakukan. Perusahaan!perusahaan melakukannya untuk mengurangi volatilitas laba bersih. Perusahaan mungkin juga meratakan laba bersihnya untuk pelaporan eksternal dengan maksud sebagai penyampaian informasi internal perusahaan kepada pasar dalam meramalkan pertumbuhan laba jangka panjang perusahaan. Timing revenue and expense recognition. Teknik ini dapat dilakukan dengan membuat kebijakan tertentu berkenaan dengan saat atau timing suatu transaksi seperti adanya pengakuan yang prematus atas penjualan. Cara M&n+&)a/ Tin*a#an Creative Accounting Creative accounting memiliki dampak yang kurang baik untuk penusahaan baik itu pemilik perusahaan tersebut maupun investor yang ingin menanamkan modalnya ke perusahaan tersebut. 0raudulent financial reporting di suatu perusahaan merupakan hal yang akan berpengaruh besar terhadap semua pihak yang mendasarkan keputusannya atas informasi dalam laporan keuangan #financial statement$ tersebut. &leh karena itu akuntan publik harus bisa menccegah dan mendeteksi lebih dini agar tidak terjadi fraud. =ntuk mengetahui adanya fraud, biasanya ditunjukkan oleh timbulnya gejala!gejala #symptoms$ berupa red flag #fraud indicators$, misalnya perilaku tidak etis manajemen. 1ed flag ini biasanya selalu muncul di setiap kasus kecurangan #fraud$ yang terjadi. The *ational :ommission &n 6raudulent 6inancial Eeporting #The Tread'ay :ommission$ merekomendasikan F #empat$ tindakan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya fraudulent financial reporting, yaitu :

10

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

(. 2embentuk lingkungan organisasi yang memberikan kontribusi terhada integritas proses pelaporan keuangan#financial reporting$. /. 2engidentifikasi dan memahami faktor! faktor yang mengarah ke fraudulent financial reporting. +. 2enilai resiko fraudulent financial reporting di dalam perusahaan. F. 2endisain dan mengimplementasikan internal control yang memadai untuk financial reporting. 1, SIMPULAN Creative accounting merupakan hal yang sering dilakukan oleh pihak internal diperusahaan bukan hanya untuk memanipulasi data yang ada akan tetapi juga untuk menyelamatkan perusahaannya. Akuntasi kreatif ini akhirnya dimanfaatkan oleh manajer dengan ilmu yang ia punya iapun melakukan tindakan tersebut dengan oportunistik. al ini tidak etis dilakukan oleh seorang manajer karena akan merugikan pihak yang berkepentingan terutama pihak stakeholder dan akhirnya juga akan menghancurkan eksistensi perusahaan. Akan tetapi, ada faktor yang menyebabkan memanipulasi data dilakukan oleh manajer untuk mendapatkan respon yang positif dari beberapa pihak dan keuntungan. Dalam melakukan kecurangan memanipulasi data ada banyak cara untuk mendeteksinya dan mencegahnya. al itu, dapat dilakukan dengan mengevaluasi ulang data yang ada dan memeriksa kembali sehingga kecurangan yang ada dapat terdeteksi dan dicegah. "ehingga cara creative accounting tdak disalahgunakan oleh pihak!pihak tertentu hanya untuk keuntungan pribadinya bukan untuk kelangsungan perusahaan dan pemegang saham perusahaan. -A2TAR PUSTAKA Amat, &. and :. .o'thorpe./00G. :reative Accounting : *ature, 4ncidence and Hthical 4ssues. 2ournal of 3conomic Literature classification: 2F(.

11

Winarno Creative Accounting : !ebuah "raktek #leh $ana%er...

Amat, &., B. %lake, B. Do'ds.())). The Hthics &f :reative Accounting. 3conomics 4orking "aper, December. :hariri, Anis dan 4mam .ho9ali. /007. Teori Akuntansi. 6akultas Hkonomi: =niversitas Diponegoro "emarang. .hosh, "ubhajit. /0(0. :reative Accounting: A 6 raudulent Practice Ieading to :orporate :ollapses. 1esearch and "ractice in !ocial !ciences Jol.A, *o.( #6ebruary /0(0$(!(G. =niversity of :alcutta. 45bal, "yaiful dan*. 6ahriansyah. /007. :orporate .overnance sebagai alat Pereda Praktik 2anajemen Iaba #Haerning 2anagement $. T3$A 2urnalAkuntansi Auditing dan !istem /nformasi, @ #($ : +7!G/ Popa, 2ihaela Ph. D "tudent, :reative Accounting 6rom True And 6air Jie' To 6iscal 6raud. =niversity of :raiova6aculty of Hconomics and %usiness Administration :raiova, Eomania. "coot, >.E. /00). 6inancial Accounting Theory. 6ifth Hdition, Pearson Prentice all 4nc., Toronto, &ntario. "tolo'y, erve dan %reton, .aetan, /000. KA frame'ork for the classification of accounts manipulations,K Ies :ahiers de Eecherche 70@, H: Paris. Jinnari, Hija 2. And "alme *LAsi./00@. :reative Accrual Accounting 4n The Public "ector: ,2ilking- >ater =tilities To %alance 2unicipal %udgets And Accounts. 0inancial Accountability 5 $anagement, /F#/$, 2ay /00@, 0/A7!FF/F. Jladu, A.%eattrice and D. 2atis./0(0. :orporate .overnance And :reative Accounting: T'o :oncepts "trongly :onnected3 "ome 4ntersting 4nsights ighlighted %y :onstructing The 4nternal istory &f A Iiterature. !eries #economica (/#($. Annales =niversitatis Apulensis.

>hatts, E. I. And B.I ?immerman, ()@A. Positive Accounting Theory. Prentice1 all 4nternational 4nc., Hngle'ood :lifs, *e' Bersey.

12