Anda di halaman 1dari 755

Pendahuluan

Outline
Materi UTS
Materi UAS
Aljabar Abstrak 2
(Gelanggang)
Pengampu:
Muhamad Ali Misri
Tadris Matematika
IAIN Syekh Nurjati Cirebon
2013
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pertemuan 1
Perkenalan dan Kontrak Kuliah
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Data Diri Pengampu
Nama Lengkap : Muhamad Ali Misri, M. Si
Nama Panggilan : Misri
email : alimisri @gmail .com
url : http://www.alimisri.tk
No. HP : 081 327 494 373
Status : Sudah Menikah
Figure: Foto bareng Istri
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Data Diri Pengampu
Nama Lengkap : Muhamad Ali Misri, M. Si
Nama Panggilan : Misri
email : alimisri @gmail .com
url : http://www.alimisri.tk
No. HP : 081 327 494 373
Status : Sudah Menikah
Figure: Foto bareng Istri
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Data Diri Pengampu
Nama Lengkap : Muhamad Ali Misri, M. Si
Nama Panggilan : Misri
email : alimisri @gmail .com
url : http://www.alimisri.tk
No. HP : 081 327 494 373
Status : Sudah Menikah
Figure: Foto bareng Istri
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Data Diri Pengampu
Nama Lengkap : Muhamad Ali Misri, M. Si
Nama Panggilan : Misri
email : alimisri @gmail .com
url : http://www.alimisri.tk
No. HP : 081 327 494 373
Status : Sudah Menikah
Figure: Foto bareng Istri
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Data Diri Pengampu
Nama Lengkap : Muhamad Ali Misri, M. Si
Nama Panggilan : Misri
email : alimisri @gmail .com
url : http://www.alimisri.tk
No. HP : 081 327 494 373
Status : Sudah Menikah
Figure: Foto bareng Istri
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Data Diri Pengampu
Nama Lengkap : Muhamad Ali Misri, M. Si
Nama Panggilan : Misri
email : alimisri @gmail .com
url : http://www.alimisri.tk
No. HP : 081 327 494 373
Status : Sudah Menikah
Figure: Foto bareng Istri
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Data Diri Pengampu
Nama Lengkap : Muhamad Ali Misri, M. Si
Nama Panggilan : Misri
email : alimisri @gmail .com
url : http://www.alimisri.tk
No. HP : 081 327 494 373
Status : Sudah Menikah
Figure: Foto bareng Istri
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 3 Sarakan, Tangerang
SMP Negeri 1 Sepatan, Tangerang
SMU Negeri 2 Tangerang, Tangerang
S1 Matematika UNSOED, Purwokerto
S2 Matematika ITB, Bandung
S3 Matematika ITB, Bandung
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 3 Sarakan, Tangerang
SMP Negeri 1 Sepatan, Tangerang
SMU Negeri 2 Tangerang, Tangerang
S1 Matematika UNSOED, Purwokerto
S2 Matematika ITB, Bandung
S3 Matematika ITB, Bandung
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 3 Sarakan, Tangerang
SMP Negeri 1 Sepatan, Tangerang
SMU Negeri 2 Tangerang, Tangerang
S1 Matematika UNSOED, Purwokerto
S2 Matematika ITB, Bandung
S3 Matematika ITB, Bandung
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 3 Sarakan, Tangerang
SMP Negeri 1 Sepatan, Tangerang
SMU Negeri 2 Tangerang, Tangerang
S1 Matematika UNSOED, Purwokerto
S2 Matematika ITB, Bandung
S3 Matematika ITB, Bandung
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 3 Sarakan, Tangerang
SMP Negeri 1 Sepatan, Tangerang
SMU Negeri 2 Tangerang, Tangerang
S1 Matematika UNSOED, Purwokerto
S2 Matematika ITB, Bandung
S3 Matematika ITB, Bandung
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 3 Sarakan, Tangerang
SMP Negeri 1 Sepatan, Tangerang
SMU Negeri 2 Tangerang, Tangerang
S1 Matematika UNSOED, Purwokerto
S2 Matematika ITB, Bandung
S3 Matematika ITB, Bandung
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Latar Belakang Pendidikan
SD Negeri 3 Sarakan, Tangerang
SMP Negeri 1 Sepatan, Tangerang
SMU Negeri 2 Tangerang, Tangerang
S1 Matematika UNSOED, Purwokerto
S2 Matematika ITB, Bandung
S3 Matematika ITB, Bandung
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[1] Misri, Muhamad Ali dan Irawati (2010): Submodul prima pada
modul perkalian, Seminar Nasional Aljabar, UIN, Jakarta.
[2] Misri, Muhamad Ali, Irawati dan Hanni Garminia Y (2011):
Generalization of B ezout Module, International Conference in
Mathematics and Application (ICMA), University of Economics
and Law (UEL), HCMC-Vietnam.
[3] Mengikuti Seminar Pengajaran Aljabar serta Penelitian Bidang
Aljabar Murni dan Terapannya (2011), UNPAD, Jatinangor
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[1] Misri, Muhamad Ali dan Irawati (2010): Submodul prima pada
modul perkalian, Seminar Nasional Aljabar, UIN, Jakarta.
[2] Misri, Muhamad Ali, Irawati dan Hanni Garminia Y (2011):
Generalization of B ezout Module, International Conference in
Mathematics and Application (ICMA), University of Economics
and Law (UEL), HCMC-Vietnam.
[3] Mengikuti Seminar Pengajaran Aljabar serta Penelitian Bidang
Aljabar Murni dan Terapannya (2011), UNPAD, Jatinangor
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[1] Misri, Muhamad Ali dan Irawati (2010): Submodul prima pada
modul perkalian, Seminar Nasional Aljabar, UIN, Jakarta.
[2] Misri, Muhamad Ali, Irawati dan Hanni Garminia Y (2011):
Generalization of B ezout Module, International Conference in
Mathematics and Application (ICMA), University of Economics
and Law (UEL), HCMC-Vietnam.
[3] Mengikuti Seminar Pengajaran Aljabar serta Penelitian Bidang
Aljabar Murni dan Terapannya (2011), UNPAD, Jatinangor
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[4] Misri, Muhamad Ali., Irawati and Hanni Garminia Y. (2012):
Cyclic and Multiplication P-B ezout Modules, International
Journal of Algebra, Vol.6, No.23, 1117 - 1120.
[5] Misri, Muhamad Ali., Irawati dan Hanni Garminia Y. (2012):
Modul P-B ezout, KNM XVI, Unpad, Jatinangor.
[6] Misri, Muhamad Ali., Irawati and Hanni Garminia Y. (2013):
Generalization of B ezout Modules, Fareast Journal of
Mathematical Science, Vol.72, No.1, 131 - 133.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[4] Misri, Muhamad Ali., Irawati and Hanni Garminia Y. (2012):
Cyclic and Multiplication P-B ezout Modules, International
Journal of Algebra, Vol.6, No.23, 1117 - 1120.
[5] Misri, Muhamad Ali., Irawati dan Hanni Garminia Y. (2012):
Modul P-B ezout, KNM XVI, Unpad, Jatinangor.
[6] Misri, Muhamad Ali., Irawati and Hanni Garminia Y. (2013):
Generalization of B ezout Modules, Fareast Journal of
Mathematical Science, Vol.72, No.1, 131 - 133.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[4] Misri, Muhamad Ali., Irawati and Hanni Garminia Y. (2012):
Cyclic and Multiplication P-B ezout Modules, International
Journal of Algebra, Vol.6, No.23, 1117 - 1120.
[5] Misri, Muhamad Ali., Irawati dan Hanni Garminia Y. (2012):
Modul P-B ezout, KNM XVI, Unpad, Jatinangor.
[6] Misri, Muhamad Ali., Irawati and Hanni Garminia Y. (2013):
Generalization of B ezout Modules, Fareast Journal of
Mathematical Science, Vol.72, No.1, 131 - 133.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[7] Mengikuti Sandwich like Program selama 3 bulan
(19 Januari - 2 April 2013) bersama Prof. Dr. M Majid Ali.
di Sultan Qaboos University, Al Khoud - Sultanate of Oman.
[8] Misri, Muhamad Ali dan Irawati (2013): P-B ezout Module,
Seminar Nasional dan Workshop Aljabar dan Pembelajarannya,
20-21 April 2013, Universitas Negeri Malang (UM), Malang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
[7] Mengikuti Sandwich like Program selama 3 bulan
(19 Januari - 2 April 2013) bersama Prof. Dr. M Majid Ali.
di Sultan Qaboos University, Al Khoud - Sultanate of Oman.
[8] Misri, Muhamad Ali dan Irawati (2013): P-B ezout Module,
Seminar Nasional dan Workshop Aljabar dan Pembelajarannya,
20-21 April 2013, Universitas Negeri Malang (UM), Malang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Mengajar
ITTelkom Bandung : KPB dan Aljabar Linier
MMC Bandung : Matlab dan SPSS
IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Matdas, Analisis Geometri,
Teori himpunan, Aljabar Abstrak
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Mengajar
ITTelkom Bandung : KPB dan Aljabar Linier
MMC Bandung : Matlab dan SPSS
IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Matdas, Analisis Geometri,
Teori himpunan, Aljabar Abstrak
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Mengajar
ITTelkom Bandung : KPB dan Aljabar Linier
MMC Bandung : Matlab dan SPSS
IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Matdas, Analisis Geometri,
Teori himpunan, Aljabar Abstrak
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Data Diri Pengampu
Latar Belakang Pendidikan
Pengalaman Penelitian, Seminar dan publikasi
Pengalaman Mengajar
Pengalaman Mengajar
ITTelkom Bandung : KPB dan Aljabar Linier
MMC Bandung : Matlab dan SPSS
IAIN Syekh Nurjati Cirebon : Matdas, Analisis Geometri,
Teori himpunan, Aljabar Abstrak
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 1 : Pengertian dan Contoh Gelanggang
Pertemuan 2 : Sifat Gelanggang
Pertemuan 3 : Daerah Integral
Pertemuan 4 : Quiz
Pertemuan 5 : Lapangan
Pertemuan 6 : Homomorsma Gelanggang
Pertemuan 7 : Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 8 : UTS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Topik Perkuliahan
Pertemuan 9 : Karakteristik Gelanggang
Pertemuan 10 : Ideal
Pertemuan 11 : Gelanggang Kuosien
Pertemuan 12 : Quiz
Pertemuan 13 : Lapangan Hasil Bagi
Pertemuan 14 : DE, DIU dan DFT
Pertemuan 15 : Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 16 : UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Referensi
[1] Muchlis, Ahmad dan Pudji Astuti. 2007. Ajlabar 1.
Penerbit UT
[2] Fraleigh, John B. 2002. A First Course in Abstract Algebra,
Seventh Edition. New York: Addison Wesley.
[3] Arin, Achmad. 2000. Aljabar. Bandung: Penerbit ITB.
[4] Choudhary, P. 2008. Abstract Algebra.
New Delhi: McGraw Hill.
[5] Durbin, J. R. 2009. Modern Algebra: an Introduction.
New York: John Wiley and Sons.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Referensi
[1] Muchlis, Ahmad dan Pudji Astuti. 2007. Ajlabar 1.
Penerbit UT
[2] Fraleigh, John B. 2002. A First Course in Abstract Algebra,
Seventh Edition. New York: Addison Wesley.
[3] Arin, Achmad. 2000. Aljabar. Bandung: Penerbit ITB.
[4] Choudhary, P. 2008. Abstract Algebra.
New Delhi: McGraw Hill.
[5] Durbin, J. R. 2009. Modern Algebra: an Introduction.
New York: John Wiley and Sons.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Referensi
[1] Muchlis, Ahmad dan Pudji Astuti. 2007. Ajlabar 1.
Penerbit UT
[2] Fraleigh, John B. 2002. A First Course in Abstract Algebra,
Seventh Edition. New York: Addison Wesley.
[3] Arin, Achmad. 2000. Aljabar. Bandung: Penerbit ITB.
[4] Choudhary, P. 2008. Abstract Algebra.
New Delhi: McGraw Hill.
[5] Durbin, J. R. 2009. Modern Algebra: an Introduction.
New York: John Wiley and Sons.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Referensi
[1] Muchlis, Ahmad dan Pudji Astuti. 2007. Ajlabar 1.
Penerbit UT
[2] Fraleigh, John B. 2002. A First Course in Abstract Algebra,
Seventh Edition. New York: Addison Wesley.
[3] Arin, Achmad. 2000. Aljabar. Bandung: Penerbit ITB.
[4] Choudhary, P. 2008. Abstract Algebra.
New Delhi: McGraw Hill.
[5] Durbin, J. R. 2009. Modern Algebra: an Introduction.
New York: John Wiley and Sons.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Referensi
[1] Muchlis, Ahmad dan Pudji Astuti. 2007. Ajlabar 1.
Penerbit UT
[2] Fraleigh, John B. 2002. A First Course in Abstract Algebra,
Seventh Edition. New York: Addison Wesley.
[3] Arin, Achmad. 2000. Aljabar. Bandung: Penerbit ITB.
[4] Choudhary, P. 2008. Abstract Algebra.
New Delhi: McGraw Hill.
[5] Durbin, J. R. 2009. Modern Algebra: an Introduction.
New York: John Wiley and Sons.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Referensi
[1] Muchlis, Ahmad dan Pudji Astuti. 2007. Ajlabar 1.
Penerbit UT
[2] Fraleigh, John B. 2002. A First Course in Abstract Algebra,
Seventh Edition. New York: Addison Wesley.
[3] Arin, Achmad. 2000. Aljabar. Bandung: Penerbit ITB.
[4] Choudhary, P. 2008. Abstract Algebra.
New Delhi: McGraw Hill.
[5] Durbin, J. R. 2009. Modern Algebra: an Introduction.
New York: John Wiley and Sons.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Partisipasi Kelas: : 5%
(tatap muka dan keaktifan perkuliahan)
Tugas Mandiri : 15%
Tugas Terstruktur : 15%
Ujian Tengah Semester : 25%
Ujian Akhir Semester : 40%
catatan:
Nilai UTS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 1 dan UTS
Nilai UAS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 2 dan UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Partisipasi Kelas: : 5%
(tatap muka dan keaktifan perkuliahan)
Tugas Mandiri : 15%
Tugas Terstruktur : 15%
Ujian Tengah Semester : 25%
Ujian Akhir Semester : 40%
catatan:
Nilai UTS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 1 dan UTS
Nilai UAS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 2 dan UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Partisipasi Kelas: : 5%
(tatap muka dan keaktifan perkuliahan)
Tugas Mandiri : 15%
Tugas Terstruktur : 15%
Ujian Tengah Semester : 25%
Ujian Akhir Semester : 40%
catatan:
Nilai UTS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 1 dan UTS
Nilai UAS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 2 dan UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Partisipasi Kelas: : 5%
(tatap muka dan keaktifan perkuliahan)
Tugas Mandiri : 15%
Tugas Terstruktur : 15%
Ujian Tengah Semester : 25%
Ujian Akhir Semester : 40%
catatan:
Nilai UTS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 1 dan UTS
Nilai UAS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 2 dan UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Partisipasi Kelas: : 5%
(tatap muka dan keaktifan perkuliahan)
Tugas Mandiri : 15%
Tugas Terstruktur : 15%
Ujian Tengah Semester : 25%
Ujian Akhir Semester : 40%
catatan:
Nilai UTS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 1 dan UTS
Nilai UAS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 2 dan UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Partisipasi Kelas: : 5%
(tatap muka dan keaktifan perkuliahan)
Tugas Mandiri : 15%
Tugas Terstruktur : 15%
Ujian Tengah Semester : 25%
Ujian Akhir Semester : 40%
catatan:
Nilai UTS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 1 dan UTS
Nilai UAS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 2 dan UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Kegiatan dan Topik Perkuliahan
Referensi
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Evaluasi Proses dan produk Belajar
Partisipasi Kelas: : 5%
(tatap muka dan keaktifan perkuliahan)
Tugas Mandiri : 15%
Tugas Terstruktur : 15%
Ujian Tengah Semester : 25%
Ujian Akhir Semester : 40%
catatan:
Nilai UTS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 1 dan UTS
Nilai UAS yang diambil adalah rata-rata dari Quiz 2 dan UAS
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Materi UTS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Materi UTS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Materi UTS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Materi UTS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Materi UTS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Materi UTS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Dalam materi 1 dan 2 akan kita kaji konsep struktur aljabar
yang dilengkapi oleh dua operasi yang disebut gelanggang.
Konsep gelanggang, seperti halnya grup, akan kita kaji
sebagai generalisasi dari sistem aljabar yang kita kenal
seperti sistem bilangan bulat, sistem bilangan rasional dan
sistem bilangan real.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Dalam materi 1 dan 2 akan kita kaji konsep struktur aljabar
yang dilengkapi oleh dua operasi yang disebut gelanggang.
Konsep gelanggang, seperti halnya grup, akan kita kaji
sebagai generalisasi dari sistem aljabar yang kita kenal
seperti sistem bilangan bulat, sistem bilangan rasional dan
sistem bilangan real.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Dalam materi 1 dan 2 akan kita kaji konsep struktur aljabar
yang dilengkapi oleh dua operasi yang disebut gelanggang.
Konsep gelanggang, seperti halnya grup, akan kita kaji
sebagai generalisasi dari sistem aljabar yang kita kenal
seperti sistem bilangan bulat, sistem bilangan rasional dan
sistem bilangan real.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
memeriksa apakah suatu himpunan dengan dua buah operasi
merupakan gelanggang
memeriksa apakah suatu gelanggang komutatif, dan
memanfaatkan sifat-sifat gelanggang dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
memeriksa apakah suatu himpunan dengan dua buah operasi
merupakan gelanggang
memeriksa apakah suatu gelanggang komutatif, dan
memanfaatkan sifat-sifat gelanggang dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
memeriksa apakah suatu himpunan dengan dua buah operasi
merupakan gelanggang
memeriksa apakah suatu gelanggang komutatif, dan
memanfaatkan sifat-sifat gelanggang dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
memeriksa apakah suatu himpunan dengan dua buah operasi
merupakan gelanggang
memeriksa apakah suatu gelanggang komutatif, dan
memanfaatkan sifat-sifat gelanggang dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
kenapa ?
a 0 = 0 a = 0 dan
(a)b = a(b) = (ab)
untuk setiap a, b R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
kenapa ?
a 0 = 0 a = 0 dan
(a)b = a(b) = (ab)
untuk setiap a, b R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
kenapa ?
a 0 = 0 a = 0 dan
(a)b = a(b) = (ab)
untuk setiap a, b R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
kenapa ?
a 0 = 0 a = 0 dan
(a)b = a(b) = (ab)
untuk setiap a, b R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 1.1 (Hukum Distributif)
Sistem Matematika (R, +, ) memenuhi hukum distributif jika
a, b, c R berlaku
a(b + c) = ab + ac
(a + b)c = ac + bc
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Perhatikan Sistem Bilangan Berikut!
Figure: Tabel Sistem Bilangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Perhatikan Tabel Sistem Bilangan Berikut!
Figure: Tabel Sistem Bilangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 1.2 (Gelanggang)
Misal diberikan
+ : R R R dan : R R R
(r
1
, r
2
) r
1
+ r
2
(r
1
, r
2
) r
1
r
2
secara berurutan adalah operasi jumlah dan kali di R.
Sistem Matematika (R, +, ) dikatakan Gelanggang jika memenuhi
(i ) (R, +) membentuk grup komutatif
(ii ) (R, ) bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan
(iii ) (R, +, ) memenuhi hukum distributif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 1.2 (Gelanggang)
Misal diberikan
+ : R R R dan : R R R
(r
1
, r
2
) r
1
+ r
2
(r
1
, r
2
) r
1
r
2
secara berurutan adalah operasi jumlah dan kali di R.
Sistem Matematika (R, +, ) dikatakan Gelanggang jika memenuhi
(i ) (R, +) membentuk grup komutatif
(ii ) (R, ) bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan
(iii ) (R, +, ) memenuhi hukum distributif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 1.2 (Gelanggang)
Misal diberikan
+ : R R R dan : R R R
(r
1
, r
2
) r
1
+ r
2
(r
1
, r
2
) r
1
r
2
secara berurutan adalah operasi jumlah dan kali di R.
Sistem Matematika (R, +, ) dikatakan Gelanggang jika memenuhi
(i ) (R, +) membentuk grup komutatif
(ii ) (R, ) bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan
(iii ) (R, +, ) memenuhi hukum distributif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 1.2 (Gelanggang)
Misal diberikan
+ : R R R dan : R R R
(r
1
, r
2
) r
1
+ r
2
(r
1
, r
2
) r
1
r
2
secara berurutan adalah operasi jumlah dan kali di R.
Sistem Matematika (R, +, ) dikatakan Gelanggang jika memenuhi
(i ) (R, +) membentuk grup komutatif
(ii ) (R, ) bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan
(iii ) (R, +, ) memenuhi hukum distributif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 1.2 (Gelanggang)
Misal diberikan
+ : R R R dan : R R R
(r
1
, r
2
) r
1
+ r
2
(r
1
, r
2
) r
1
r
2
secara berurutan adalah operasi jumlah dan kali di R.
Sistem Matematika (R, +, ) dikatakan Gelanggang jika memenuhi
(i ) (R, +) membentuk grup komutatif
(ii ) (R, ) bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan
(iii ) (R, +, ) memenuhi hukum distributif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 1.2 (Gelanggang)
Misal diberikan
+ : R R R dan : R R R
(r
1
, r
2
) r
1
+ r
2
(r
1
, r
2
) r
1
r
2
secara berurutan adalah operasi jumlah dan kali di R.
Sistem Matematika (R, +, ) dikatakan Gelanggang jika memenuhi
(i ) (R, +) membentuk grup komutatif
(ii ) (R, ) bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan
(iii ) (R, +, ) memenuhi hukum distributif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur kesatuan adalah unsur identitas terhadap operasi kali
yang dinotasikan dengan 1
R
atau cukup 1 saja
Gelanggang yang dimaksud pada denisi adalah gelanggang
dengan unsur kesatuan (digunakan dalam kuliah ini)
Notasi gelanggang (R, +, ) cukup ditulis R saja (jika tidak
mengaburkan pembahasan)
Operasi + (tambah) dan (kali) hanya penamaan saja.
Kita bisa mendenisikan operasi tambah dan kali sendiri
Grup (R, +) disebut grup penjumlahan dengan unsur
identitasnya disebut unsur nol gelanggang dan diberi notasi
0
R
atau 0 saja.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur kesatuan adalah unsur identitas terhadap operasi kali
yang dinotasikan dengan 1
R
atau cukup 1 saja
Gelanggang yang dimaksud pada denisi adalah gelanggang
dengan unsur kesatuan (digunakan dalam kuliah ini)
Notasi gelanggang (R, +, ) cukup ditulis R saja (jika tidak
mengaburkan pembahasan)
Operasi + (tambah) dan (kali) hanya penamaan saja.
Kita bisa mendenisikan operasi tambah dan kali sendiri
Grup (R, +) disebut grup penjumlahan dengan unsur
identitasnya disebut unsur nol gelanggang dan diberi notasi
0
R
atau 0 saja.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur kesatuan adalah unsur identitas terhadap operasi kali
yang dinotasikan dengan 1
R
atau cukup 1 saja
Gelanggang yang dimaksud pada denisi adalah gelanggang
dengan unsur kesatuan (digunakan dalam kuliah ini)
Notasi gelanggang (R, +, ) cukup ditulis R saja (jika tidak
mengaburkan pembahasan)
Operasi + (tambah) dan (kali) hanya penamaan saja.
Kita bisa mendenisikan operasi tambah dan kali sendiri
Grup (R, +) disebut grup penjumlahan dengan unsur
identitasnya disebut unsur nol gelanggang dan diberi notasi
0
R
atau 0 saja.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur kesatuan adalah unsur identitas terhadap operasi kali
yang dinotasikan dengan 1
R
atau cukup 1 saja
Gelanggang yang dimaksud pada denisi adalah gelanggang
dengan unsur kesatuan (digunakan dalam kuliah ini)
Notasi gelanggang (R, +, ) cukup ditulis R saja (jika tidak
mengaburkan pembahasan)
Operasi + (tambah) dan (kali) hanya penamaan saja.
Kita bisa mendenisikan operasi tambah dan kali sendiri
Grup (R, +) disebut grup penjumlahan dengan unsur
identitasnya disebut unsur nol gelanggang dan diberi notasi
0
R
atau 0 saja.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur kesatuan adalah unsur identitas terhadap operasi kali
yang dinotasikan dengan 1
R
atau cukup 1 saja
Gelanggang yang dimaksud pada denisi adalah gelanggang
dengan unsur kesatuan (digunakan dalam kuliah ini)
Notasi gelanggang (R, +, ) cukup ditulis R saja (jika tidak
mengaburkan pembahasan)
Operasi + (tambah) dan (kali) hanya penamaan saja.
Kita bisa mendenisikan operasi tambah dan kali sendiri
Grup (R, +) disebut grup penjumlahan dengan unsur
identitasnya disebut unsur nol gelanggang dan diberi notasi
0
R
atau 0 saja.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur balikan dari a R terhadap tambah disebut negatif
dari a dan diberi notasi a
Unsur nol dan unsur kesatuan berbeda. Jadi paling tidak
ada dua unsur pada gelanggang
Notasi a b dapat disingkat menjadi ab
Ekspresi ab + ac artinya lakukan perkalian ab dan ac dahulu,
lalu kita tambahkan hasil kedua perkalian tersebut
Ekspresi (a + b)c artinya lakukan penjumlahan a dan b
dahulu, lalu kita kalikan hasil penjumlahan tersebut dengan c.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur balikan dari a R terhadap tambah disebut negatif
dari a dan diberi notasi a
Unsur nol dan unsur kesatuan berbeda. Jadi paling tidak
ada dua unsur pada gelanggang
Notasi a b dapat disingkat menjadi ab
Ekspresi ab + ac artinya lakukan perkalian ab dan ac dahulu,
lalu kita tambahkan hasil kedua perkalian tersebut
Ekspresi (a + b)c artinya lakukan penjumlahan a dan b
dahulu, lalu kita kalikan hasil penjumlahan tersebut dengan c.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur balikan dari a R terhadap tambah disebut negatif
dari a dan diberi notasi a
Unsur nol dan unsur kesatuan berbeda. Jadi paling tidak
ada dua unsur pada gelanggang
Notasi a b dapat disingkat menjadi ab
Ekspresi ab + ac artinya lakukan perkalian ab dan ac dahulu,
lalu kita tambahkan hasil kedua perkalian tersebut
Ekspresi (a + b)c artinya lakukan penjumlahan a dan b
dahulu, lalu kita kalikan hasil penjumlahan tersebut dengan c.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur balikan dari a R terhadap tambah disebut negatif
dari a dan diberi notasi a
Unsur nol dan unsur kesatuan berbeda. Jadi paling tidak
ada dua unsur pada gelanggang
Notasi a b dapat disingkat menjadi ab
Ekspresi ab + ac artinya lakukan perkalian ab dan ac dahulu,
lalu kita tambahkan hasil kedua perkalian tersebut
Ekspresi (a + b)c artinya lakukan penjumlahan a dan b
dahulu, lalu kita kalikan hasil penjumlahan tersebut dengan c.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Unsur balikan dari a R terhadap tambah disebut negatif
dari a dan diberi notasi a
Unsur nol dan unsur kesatuan berbeda. Jadi paling tidak
ada dua unsur pada gelanggang
Notasi a b dapat disingkat menjadi ab
Ekspresi ab + ac artinya lakukan perkalian ab dan ac dahulu,
lalu kita tambahkan hasil kedua perkalian tersebut
Ekspresi (a + b)c artinya lakukan penjumlahan a dan b
dahulu, lalu kita kalikan hasil penjumlahan tersebut dengan c.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Untuk menunjukan sistem matematika (R, +, ) merupakan
suatu gelanggang cukup dengan menunjukan semua aksioma
pada denisi gelanggang
Jika hanya diberikan himpunan H dan dua buah pengaitan
maka perlu diperiksa dahulu apakah pengaitan tersebut
benar-benar operasi di H. selanjutnya baru tunjukan
semua aksioma pada denisi gelanggang
Untuk menunjukan suatu himpunan dengan dua buah peng-
kaitan bukan suatu gelanggang cukup dengan menunjukan
salah satu pengaitan tersebut bukan operasi atau
salah satu aksioma pada denisi gelanggang tidak terpenuhi.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Untuk menunjukan sistem matematika (R, +, ) merupakan
suatu gelanggang cukup dengan menunjukan semua aksioma
pada denisi gelanggang
Jika hanya diberikan himpunan H dan dua buah pengaitan
maka perlu diperiksa dahulu apakah pengaitan tersebut
benar-benar operasi di H. selanjutnya baru tunjukan
semua aksioma pada denisi gelanggang
Untuk menunjukan suatu himpunan dengan dua buah peng-
kaitan bukan suatu gelanggang cukup dengan menunjukan
salah satu pengaitan tersebut bukan operasi atau
salah satu aksioma pada denisi gelanggang tidak terpenuhi.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Untuk menunjukan sistem matematika (R, +, ) merupakan
suatu gelanggang cukup dengan menunjukan semua aksioma
pada denisi gelanggang
Jika hanya diberikan himpunan H dan dua buah pengaitan
maka perlu diperiksa dahulu apakah pengaitan tersebut
benar-benar operasi di H. selanjutnya baru tunjukan
semua aksioma pada denisi gelanggang
Untuk menunjukan suatu himpunan dengan dua buah peng-
kaitan bukan suatu gelanggang cukup dengan menunjukan
salah satu pengaitan tersebut bukan operasi atau
salah satu aksioma pada denisi gelanggang tidak terpenuhi.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1.1
Sistem bilangan Z, Q, R, C dan M
2
(R)
Sistem Bilangan modulo n (Z
n
, +, )
Sistem (2
S
, , )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1.1
Sistem bilangan Z, Q, R, C dan M
2
(R)
Sistem Bilangan modulo n (Z
n
, +, )
Sistem (2
S
, , )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1.1
Sistem bilangan Z, Q, R, C dan M
2
(R)
Sistem Bilangan modulo n (Z
n
, +, )
Sistem (2
S
, , )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1.1
Sistem bilangan Z, Q, R, C dan M
2
(R)
Sistem Bilangan modulo n (Z
n
, +, )
Sistem (2
S
, , )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , )
2
S
adalah himpunan kuasa dari himpunan tak hampa S
adalah operasi beda simetri, yaitu:
A B = (A B) (B A)
A B = (A B) (A B)
Pandang sebagai operasi jumlah dan operasi kalinya
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , )
2
S
adalah himpunan kuasa dari himpunan tak hampa S
adalah operasi beda simetri, yaitu:
A B = (A B) (B A)
A B = (A B) (A B)
Pandang sebagai operasi jumlah dan operasi kalinya
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , )
2
S
adalah himpunan kuasa dari himpunan tak hampa S
adalah operasi beda simetri, yaitu:
A B = (A B) (B A)
A B = (A B) (A B)
Pandang sebagai operasi jumlah dan operasi kalinya
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , )
2
S
adalah himpunan kuasa dari himpunan tak hampa S
adalah operasi beda simetri, yaitu:
A B = (A B) (B A)
A B = (A B) (A B)
Pandang sebagai operasi jumlah dan operasi kalinya
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A B = (A B) (B A)
= (B A) (A B)
= B A
Sistem (2
S
, ) bersifat komutatif
A = (A ) ( A)
= A
= A
unsur nol dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur nol
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A B = (A B) (B A)
= (B A) (A B)
= B A
Sistem (2
S
, ) bersifat komutatif
A = (A ) ( A)
= A
= A
unsur nol dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur nol
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A B = (A B) (B A)
= (B A) (A B)
= B A
Sistem (2
S
, ) bersifat komutatif
A = (A ) ( A)
= A
= A
unsur nol dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur nol
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A B = (A B) (B A)
= (B A) (A B)
= B A
Sistem (2
S
, ) bersifat komutatif
A = (A ) ( A)
= A
= A
unsur nol dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur nol
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A A = (A A) (A A)
=
=
negatif setiap unsur adalah dirinya sendiri
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur negatif
(A B) C = A (B C)
(berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A A = (A A) (A A)
=
=
negatif setiap unsur adalah dirinya sendiri
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur negatif
(A B) C = A (B C)
(berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A A = (A A) (A A)
=
=
negatif setiap unsur adalah dirinya sendiri
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur negatif
(A B) C = A (B C)
(berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) membentuk grup komutatif
A A = (A A) (A A)
=
=
negatif setiap unsur adalah dirinya sendiri
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur negatif
(A B) C = A (B C)
(berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) bersifat Asosiatif
Figure: Diagram Venn Sifat Asosiatif Sistem (2
S
, )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, )
A S = A (karena A S untuk setiap A 2
S
)
S unsur kesatuan dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur kesatuan
(A B) C = A (B C) (berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, )
A S = A (karena A S untuk setiap A 2
S
)
S unsur kesatuan dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur kesatuan
(A B) C = A (B C) (berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, )
A S = A (karena A S untuk setiap A 2
S
)
S unsur kesatuan dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur kesatuan
(A B) C = A (B C) (berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, )
A S = A (karena A S untuk setiap A 2
S
)
S unsur kesatuan dari Sistem (2
S
, )
Sistem (2
S
, ) mempunyai unsur kesatuan
(A B) C = A (B C) (berdasarkan diagram Venn)
Sistem (2
S
, ) bersifat asosiatif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, ) bersifat Asosiatif
Figure: Diagram Venn Sifat Asosiatif Sistem (2
S
, )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , ) memenuhi hukum Distributif
(A B) C = [(A B) (B A)] C
= [(A B) C] [(B A) C]
= (A B
c
C) (B A
c
C)
= [(A C) (B
c
C
c
)] [(B C) (A
c
C
c
)]
= [(A C) (B C)] [(B C) (A C)]
= (A C) (B C)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , ) memenuhi hukum Distributif
(A B) C = [(A B) (B A)] C
= [(A B) C] [(B A) C]
= (A B
c
C) (B A
c
C)
= [(A C) (B
c
C
c
)] [(B C) (A
c
C
c
)]
= [(A C) (B C)] [(B C) (A C)]
= (A C) (B C)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , ) memenuhi hukum Distributif
(A B) C = [(A B) (B A)] C
= [(A B) C] [(B A) C]
= (A B
c
C) (B A
c
C)
= [(A C) (B
c
C
c
)] [(B C) (A
c
C
c
)]
= [(A C) (B C)] [(B C) (A C)]
= (A C) (B C)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , ) memenuhi hukum Distributif
(A B) C = [(A B) (B A)] C
= [(A B) C] [(B A) C]
= (A B
c
C) (B A
c
C)
= [(A C) (B
c
C
c
)] [(B C) (A
c
C
c
)]
= [(A C) (B C)] [(B C) (A C)]
= (A C) (B C)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , ) memenuhi hukum Distributif
(A B) C = [(A B) (B A)] C
= [(A B) C] [(B A) C]
= (A B
c
C) (B A
c
C)
= [(A C) (B
c
C
c
)] [(B C) (A
c
C
c
)]
= [(A C) (B C)] [(B C) (A C)]
= (A C) (B C)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , ) memenuhi hukum Distributif
(A B) C = [(A B) (B A)] C
= [(A B) C] [(B A) C]
= (A B
c
C) (B A
c
C)
= [(A C) (B
c
C
c
)] [(B C) (A
c
C
c
)]
= [(A C) (B C)] [(B C) (A C)]
= (A C) (B C)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sistem (2
S
, , ) memenuhi hukum Distributif
(A B) C = [(A B) (B A)] C
= [(A B) C] [(B A) C]
= (A B
c
C) (B A
c
C)
= [(A C) (B
c
C
c
)] [(B C) (A
c
C
c
)]
= [(A C) (B C)] [(B C) (A C)]
= (A C) (B C)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misalkan diberikan dua buah gelanggang R
1
dan R
2
. Hasil kali
kartesius gelanggang R
1
dan R
2
didenisikan sebagai
R
1
xR
2
= (r
1
, r
2
) [ r
1
R
1
, r
2
R
2
.
Tunjukan bahwa R
1
xR
2
merupakan gelanggang jika diberikan
operasi jumlah dan kali sebagai berikut:
(r
1
, r
2
) + (s
1
, s
2
) = (r
1
+ s
1
, r
2
+ s
2
)
(r
1
, r
2
)(s
1
, s
2
) = (r
1
s
1
, r
2
s
2
)
Untuk setiap (r
1
, r
2
), (s
1
, s
2
) R
1
xR
2
!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
2. Misal M(R) didenisikan sebagai himpunan semua fungsi
f : R R. Tunjukan bahwa (M(R), +, ) suatu gelanggang
jika diberikan operasi + dan yaitu:
(f + g)(x) = f (x) + g(x)
(f g)(x) = f (x)g(x)
untuk setiap f , g M(R)!
3. Kenapa jika operasi pada soal di atas diganti dengan operasi
komposisi f g(x) = f (g(x)) menyebabkan (M(R), +, )
bukan suatu gelanggang ?
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
2. Misal M(R) didenisikan sebagai himpunan semua fungsi
f : R R. Tunjukan bahwa (M(R), +, ) suatu gelanggang
jika diberikan operasi + dan yaitu:
(f + g)(x) = f (x) + g(x)
(f g)(x) = f (x)g(x)
untuk setiap f , g M(R)!
3. Kenapa jika operasi pada soal di atas diganti dengan operasi
komposisi f g(x) = f (g(x)) menyebabkan (M(R), +, )
bukan suatu gelanggang ?
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 2
Sifat-sifat Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 2.1 (Notasi n a)
Notasi n a dengan n Z dan a R pada grup penjumlahan
(R, +) didenisikan sebagai
n a =

a + a + + a (n buah suku) jika n > 0


0 jika n = 0
(a) + (a) + + (a) (-n buah suku) jika n < 0
Selanjutnya, notasi a b akan digunakan untuk menyingkat notasi
a + (b).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 2.1 (Notasi n a)
Notasi n a dengan n Z dan a R pada grup penjumlahan
(R, +) didenisikan sebagai
n a =

a + a + + a (n buah suku) jika n > 0


0 jika n = 0
(a) + (a) + + (a) (-n buah suku) jika n < 0
Selanjutnya, notasi a b akan digunakan untuk menyingkat notasi
a + (b).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 2.1 (Notasi n a)
Notasi n a dengan n Z dan a R pada grup penjumlahan
(R, +) didenisikan sebagai
n a =

a + a + + a (n buah suku) jika n > 0


0 jika n = 0
(a) + (a) + + (a) (-n buah suku) jika n < 0
Selanjutnya, notasi a b akan digunakan untuk menyingkat notasi
a + (b).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 2.2 (Notasi a
n
)
Notasi a
n
dengan n Z, n 0 dan a R pada (R, ) (yang
bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan) didenisikan
sebagai
a
n
=

a a a (perkalian n buah a) jika n > 0


1
R
jika n = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 2.2 (Notasi a
n
)
Notasi a
n
dengan n Z, n 0 dan a R pada (R, ) (yang
bersifat asosiatif dan memiliki unsur kesatuan) didenisikan
sebagai
a
n
=

a a a (perkalian n buah a) jika n > 0


1
R
jika n = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang dan a, b, c R. Maka di R berlaku
sifat-sifat berikut
unsur nol di gelanggang R tunggal
negatif setiap unsur di gelanggang R adalah tunggal
berlakunya hukum pembatalan terhadap operasi (+), yaitu:
jika a + b = a + c maka b = c
jika b + a = c + a maka b = c
setiap persamaan a + x = b dan x + a = b mempunyai
penyelesaian tunggal
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang dan a, b, c R. Maka di R berlaku
sifat-sifat berikut
unsur nol di gelanggang R tunggal
negatif setiap unsur di gelanggang R adalah tunggal
berlakunya hukum pembatalan terhadap operasi (+), yaitu:
jika a + b = a + c maka b = c
jika b + a = c + a maka b = c
setiap persamaan a + x = b dan x + a = b mempunyai
penyelesaian tunggal
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang dan a, b, c R. Maka di R berlaku
sifat-sifat berikut
unsur nol di gelanggang R tunggal
negatif setiap unsur di gelanggang R adalah tunggal
berlakunya hukum pembatalan terhadap operasi (+), yaitu:
jika a + b = a + c maka b = c
jika b + a = c + a maka b = c
setiap persamaan a + x = b dan x + a = b mempunyai
penyelesaian tunggal
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang dan a, b, c R. Maka di R berlaku
sifat-sifat berikut
unsur nol di gelanggang R tunggal
negatif setiap unsur di gelanggang R adalah tunggal
berlakunya hukum pembatalan terhadap operasi (+), yaitu:
jika a + b = a + c maka b = c
jika b + a = c + a maka b = c
setiap persamaan a + x = b dan x + a = b mempunyai
penyelesaian tunggal
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang dan a, b, c R. Maka di R berlaku
sifat-sifat berikut
unsur nol di gelanggang R tunggal
negatif setiap unsur di gelanggang R adalah tunggal
berlakunya hukum pembatalan terhadap operasi (+), yaitu:
jika a + b = a + c maka b = c
jika b + a = c + a maka b = c
setiap persamaan a + x = b dan x + a = b mempunyai
penyelesaian tunggal
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang dan a, b, c R. Maka di R berlaku
sifat-sifat berikut
unsur nol di gelanggang R tunggal
negatif setiap unsur di gelanggang R adalah tunggal
berlakunya hukum pembatalan terhadap operasi (+), yaitu:
jika a + b = a + c maka b = c
jika b + a = c + a maka b = c
setiap persamaan a + x = b dan x + a = b mempunyai
penyelesaian tunggal
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
(a) = a; dan (a + b) = a + (b)
jika m, n Z maka
(m + n) a = m a + n a
m (a + b) = m a + m b
m(n a) = (m n) a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
(a) = a; dan (a + b) = a + (b)
jika m, n Z maka
(m + n) a = m a + n a
m (a + b) = m a + m b
m(n a) = (m n) a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
(a) = a; dan (a + b) = a + (b)
jika m, n Z maka
(m + n) a = m a + n a
m (a + b) = m a + m b
m(n a) = (m n) a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.1 (Sifat Gelanggang)
(a) = a; dan (a + b) = a + (b)
jika m, n Z maka
(m + n) a = m a + n a
m (a + b) = m a + m b
m(n a) = (m n) a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.2 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang, 0
R
unsur nol di R, dan a, b, c R.
Maka di gelanggang R berlaku:
a. 0
R
a = a 0
R
= 0
R
b. a(b) = (a)b = (ab)
c. (a)(b) = ab
d. a(b c) = ab ac dan (a b)c = ac bc
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.2 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang, 0
R
unsur nol di R, dan a, b, c R.
Maka di gelanggang R berlaku:
a. 0
R
a = a 0
R
= 0
R
b. a(b) = (a)b = (ab)
c. (a)(b) = ab
d. a(b c) = ab ac dan (a b)c = ac bc
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.2 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang, 0
R
unsur nol di R, dan a, b, c R.
Maka di gelanggang R berlaku:
a. 0
R
a = a 0
R
= 0
R
b. a(b) = (a)b = (ab)
c. (a)(b) = ab
d. a(b c) = ab ac dan (a b)c = ac bc
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.2 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang, 0
R
unsur nol di R, dan a, b, c R.
Maka di gelanggang R berlaku:
a. 0
R
a = a 0
R
= 0
R
b. a(b) = (a)b = (ab)
c. (a)(b) = ab
d. a(b c) = ab ac dan (a b)c = ac bc
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.2 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang, 0
R
unsur nol di R, dan a, b, c R.
Maka di gelanggang R berlaku:
a. 0
R
a = a 0
R
= 0
R
b. a(b) = (a)b = (ab)
c. (a)(b) = ab
d. a(b c) = ab ac dan (a b)c = ac bc
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2.2 (Sifat Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang, 0
R
unsur nol di R, dan a, b, c R.
Maka di gelanggang R berlaku:
a. 0
R
a = a 0
R
= 0
R
b. a(b) = (a)b = (ab)
c. (a)(b) = ab
d. a(b c) = ab ac dan (a b)c = ac bc
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
Perhatikan bahwa!
0
R
a + 0
R
a = (0
R
+ 0
R
) a (Hukum distributif)
= 0
R
a (Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a + 0
R
a = 0
R
a + 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a = 0
R
(Hukum pembatalan)
0
R
a = 0
R
(i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
Perhatikan bahwa!
0
R
a + 0
R
a = (0
R
+ 0
R
) a (Hukum distributif)
= 0
R
a (Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a + 0
R
a = 0
R
a + 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a = 0
R
(Hukum pembatalan)
0
R
a = 0
R
(i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
Perhatikan bahwa!
0
R
a + 0
R
a = (0
R
+ 0
R
) a (Hukum distributif)
= 0
R
a (Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a + 0
R
a = 0
R
a + 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a = 0
R
(Hukum pembatalan)
0
R
a = 0
R
(i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
Perhatikan bahwa!
0
R
a + 0
R
a = (0
R
+ 0
R
) a (Hukum distributif)
= 0
R
a (Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a + 0
R
a = 0
R
a + 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a = 0
R
(Hukum pembatalan)
0
R
a = 0
R
(i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
Perhatikan bahwa!
0
R
a + 0
R
a = (0
R
+ 0
R
) a (Hukum distributif)
= 0
R
a (Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a + 0
R
a = 0
R
a + 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
0
R
a = 0
R
(Hukum pembatalan)
0
R
a = 0
R
(i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
a 0
R
+ a 0
R
= a (0
R
+ 0
R
) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
+ a 0
R
= a 0
R
+ 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
= 0
R
(Hukum Pembatalan)
a 0
R
= 0
R
(ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
a 0
R
+ a 0
R
= a (0
R
+ 0
R
) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
+ a 0
R
= a 0
R
+ 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
= 0
R
(Hukum Pembatalan)
a 0
R
= 0
R
(ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
a 0
R
+ a 0
R
= a (0
R
+ 0
R
) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
+ a 0
R
= a 0
R
+ 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
= 0
R
(Hukum Pembatalan)
a 0
R
= 0
R
(ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.2a
a 0
R
+ a 0
R
= a (0
R
+ 0
R
) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
+ a 0
R
= a 0
R
+ 0
R
(Sifat unsur nol gelanggang)
a 0
R
= 0
R
(Hukum Pembatalan)
a 0
R
= 0
R
(ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab
= a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b)
(Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab))
= 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2(2)
Perhatikan bahwa!
a (b) +ab = a (b + b) (Sifat distributif gelanggang)
= a 0
(denisi unsur negatif
gelanggang)
= 0
(point 1)
Selanjutnya, karena ab R dan R adalah grup penjumlahan maka
(ab) R sehingga bisa kita tambahkan pada masing-masing
ruas sehingga diperoleh
a (b) + ab + ((ab)) = 0 + ((ab))
Selanjutnya, karena ab + ((ab)) = 0 dan 0 + ((ab)) = (ab)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
a (b) = (ab) (i )
silakan coba sendiri untuk (a) b = (ab) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
a (b) = (ab) (i )
silakan coba sendiri untuk (a) b = (ab) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang.
Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal
cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R
maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

.
Hal ini dapat kita
tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Buktikan bahwa unsur kesatuan suatu gelanggang adalah tunggal!
Bukti:
Misalkan R suatu gelanggang. Untuk menunjukan bahwa unsur
kesatuan di R tunggal cukup ditunjukan bahwa jika 1 dan 1

unsur
kesatuan di gelanggang R maka 1 = 1

. Hal ini dapat kita


tunjukan sebagai berikut:
1 = 1 1

adalah unsur kesatuan


1 = 1

1 adalah unsur kesatuan.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti:
Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Buktikan bahwa jika R suatu gelanggang dan a, b R maka
(a + b)
2
= a
2
+ ab + ba + b
2
.
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a + b)
2
= (a + b)(a + b)
denisi 2
= a(a +b) +b(a +b)
sifat distributif di R
= a
2
+ ab + ba + b
2
sifat distributif di R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 3
Suatu gelanggang R dikatakan gelanggang komutatif
jika untuk
setiap a, b R berlaku
ab = ba
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 3
Suatu gelanggang R dikatakan gelanggang komutatif jika untuk
setiap a, b R berlaku
ab = ba
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 3
Suatu gelanggang R dikatakan gelanggang komutatif jika untuk
setiap a, b R berlaku
ab = ba
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 3
berdasarkan tabel pengamatan pada pertemuan ke-2, dapat
disimpulkan bahwa sistem matematika
R,Q dan Z merupakan
gelanggang komutatif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 3
berdasarkan tabel pengamatan pada pertemuan ke-2, dapat
disimpulkan bahwa sistem matematika R,
Q dan Z merupakan
gelanggang komutatif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 3
berdasarkan tabel pengamatan pada pertemuan ke-2, dapat
disimpulkan bahwa sistem matematika R,Q
dan Z merupakan
gelanggang komutatif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 3
berdasarkan tabel pengamatan pada pertemuan ke-2, dapat
disimpulkan bahwa sistem matematika R,Q dan Z
merupakan
gelanggang komutatif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 3
berdasarkan tabel pengamatan pada pertemuan ke-2, dapat
disimpulkan bahwa sistem matematika R,Q dan Z merupakan
gelanggang komutatif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti:
Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab)
= a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b)
sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 4
Tunjukan jika R suatu gelanggang komutatif dan a, b R maka
(a + b)(a b) = a
2
b
2
Bukti: Misalkan a, b R maka
(a+b)(ab) = a(a b) + b(a b)
sifat distributif
= a
2
+a(b)+ba+b(b) sifat distributif
= a
2
(ab) + ab b
2
Teorema 2,
denisi 2 dan 3
= a
2
b
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0.
Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
.
Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

;
B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B


= 0.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 5
Pada gelanggang bilangan bulat berlaku sifat:
jika a, b Z dengan ab = 0 dan a ,= 0 maka b = 0. Ternyata sifat
ini tidak berlaku untuk sembarang gelanggang R.
Bukti:
Hal ini dapat kita tunjukan dengan memberikan contoh
penyangkal.
Perhatikan gelanggang matriks M
22
. Ambil dua buah matriks tak
nol di M
22
A =

1 0
1 0

; B =

0 0
1 1

akan tetapi menghasilkan A B = 0.


Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 4
Misalkan R suatu gelanggang.
Unsur 0 ,= a R dikatakan
pembagi nol jika terdapat 0 ,= b R sehingga
ab = ba = 0.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 4
Misalkan R suatu gelanggang. Unsur 0 ,= a R dikatakan
pembagi nol jika terdapat 0 ,= b R sehingga
ab = ba = 0.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi 4
Misalkan R suatu gelanggang. Unsur 0 ,= a R dikatakan
pembagi nol jika terdapat 0 ,= b R sehingga
ab = ba = 0.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif
cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti:
ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b
lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b
= a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba
= 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0
Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
jika R suatu gelanggang yang bersifat bahwa untuk setiap x R
berlaku x
2
= x maka R merupakan gelanggang komutatif.
Perhatikan!
Untuk menunjukan suatu gelanggang R bersifat komutatif cukup
dengan menunjukan ab = ba untuk setiap a, b R.
Bukti: ambil a, b R.
(a + b)
2
= a + b
dari sifat x
2
= x
a
2
+ ab + ba + b
2
= a + b lihat contoh 2
a + ab + ba + b = a + b
dari sifat x
2
= x
ab + ba = 0 Hukum Pembatalan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba
= ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba
= 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 6
ab = (ba) (i )
Selanjutnya, kita tunjukan bahwa (ba) = ba untuk setiap
a, b R
(ba + ba)
2
= ba + ba
(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
+(ba)
2
= ba + ba
ba + ba + ba + ba = ba + ba
ba + ba = 0
ba = (ba) (ii )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang.
Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif
dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol.
Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Buktikan Teorema 2(3)!.
Misal diberikan R suatu gelanggang. Maka (a)(b) = ab
untuk setiap a, b R
2. Apakah gelanggang pada contoh 6 memiliki pembagi nol?
Lengkapi jawaban dengan bukti!
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a R dengan
a ,= 0 bukan pembagi nol. Tunjukan bahwa pemetaan
: R R
x ax
merupakan pemetaan satu-satu!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
Latihan
4. Carilah akar persamaan x
2
5x + 6 = 0 di Z
6
!
5. Carilah akar persamaan x
2
5x + 6 = 0 di Z
5
!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
Latihan
4. Carilah akar persamaan x
2
5x + 6 = 0 di Z
6
!
5. Carilah akar persamaan x
2
5x + 6 = 0 di Z
5
!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 3
Daerah Integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Pada pertemuan 4 dan 5 akan dikaji lebih dalam mengenai dua
buah kelas gelanggang yang disebut daerah integral dan lapangan.
Daerah integral dapat dipandang sebagai perumuman dari sistem
bilangan bulat dan lapangan sebagai perumuman sistem bilangan
real.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Pada pertemuan 4 dan 5 akan dikaji lebih dalam mengenai dua
buah kelas gelanggang yang disebut daerah integral dan lapangan.
Daerah integral dapat dipandang sebagai perumuman dari sistem
bilangan bulat
dan lapangan sebagai perumuman sistem bilangan
real.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Pada pertemuan 4 dan 5 akan dikaji lebih dalam mengenai dua
buah kelas gelanggang yang disebut daerah integral dan lapangan.
Daerah integral dapat dipandang sebagai perumuman dari sistem
bilangan bulat dan lapangan sebagai perumuman sistem bilangan
real.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan daerah
integral
dapat memanfaatkan sifat-sifat daerah integral dalam
pembuktian
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan
lapangan
dapat memanfaatkan sifat-sifat lapangan dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan daerah
integral
dapat memanfaatkan sifat-sifat daerah integral dalam
pembuktian
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan
lapangan
dapat memanfaatkan sifat-sifat lapangan dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan daerah
integral
dapat memanfaatkan sifat-sifat daerah integral dalam
pembuktian
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan
lapangan
dapat memanfaatkan sifat-sifat lapangan dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan daerah
integral
dapat memanfaatkan sifat-sifat daerah integral dalam
pembuktian
dapat memeriksa apakah suatu gelanggang merupakan
lapangan
dapat memanfaatkan sifat-sifat lapangan dalam pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Daerah Integral)
Suatu sistem matematika dengan dua buah operasi (R, +, )
disebut daerah integral
jika R suatu gelanggang komutatif dan
tidak memuat pembagi nol.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Daerah Integral)
Suatu sistem matematika dengan dua buah operasi (R, +, )
disebut daerah integral jika R suatu gelanggang komutatif
dan
tidak memuat pembagi nol.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Daerah Integral)
Suatu sistem matematika dengan dua buah operasi (R, +, )
disebut daerah integral jika R suatu gelanggang komutatif dan
tidak memuat pembagi nol.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Daerah Integral
1
Gelanggang bilangan bulat, rasional dan real adalah
daerah
integral
2
Gelanggang bilangan bulat modulo 5 (Z
5
) membentuk daerah
integral tetapi gelanggang bilangan bulat modulo 6 (Z
6
)
bukan daerah integral.
Catatan:
Z
n
= 0, 1, , n 1 adalah gelanggang modulo n dengan n Z
Pada Z
n
berlaku x = x + kn dengan k Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Daerah Integral
1
Gelanggang bilangan bulat, rasional dan real adalah daerah
integral
2
Gelanggang bilangan bulat modulo 5 (Z
5
) membentuk daerah
integral
tetapi gelanggang bilangan bulat modulo 6 (Z
6
)
bukan daerah integral.
Catatan:
Z
n
= 0, 1, , n 1 adalah gelanggang modulo n dengan n Z
Pada Z
n
berlaku x = x + kn dengan k Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Daerah Integral
1
Gelanggang bilangan bulat, rasional dan real adalah daerah
integral
2
Gelanggang bilangan bulat modulo 5 (Z
5
) membentuk daerah
integral tetapi gelanggang bilangan bulat modulo 6 (Z
6
)
bukan daerah integral.
Catatan:
Z
n
= 0, 1, , n 1 adalah gelanggang modulo n dengan n Z
Pada Z
n
berlaku x = x + kn dengan k Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Daerah Integral
1
Gelanggang bilangan bulat, rasional dan real adalah daerah
integral
2
Gelanggang bilangan bulat modulo 5 (Z
5
) membentuk daerah
integral tetapi gelanggang bilangan bulat modulo 6 (Z
6
)
bukan daerah integral.
Catatan:
Z
n
= 0, 1, , n 1 adalah gelanggang modulo n dengan n Z
Pada Z
n
berlaku x = x + kn dengan k Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Daerah Integral
1
Gelanggang bilangan bulat, rasional dan real adalah daerah
integral
2
Gelanggang bilangan bulat modulo 5 (Z
5
) membentuk daerah
integral tetapi gelanggang bilangan bulat modulo 6 (Z
6
)
bukan daerah integral.
Catatan:
Z
n
= 0, 1, , n 1 adalah gelanggang modulo n dengan n Z
Pada Z
n
berlaku x = x + kn dengan k Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
0 1 2 3 4
0 0 0 0 0 0
1 0 1 2 3 4
2 0 2 4 1 3
3 0 3 1 4 2
4 0 4 3 2 1
0 1 2 3 4 5
0 0 0 0 0 0 0
1 0 1 2 3 4 5
2 0 2 4 0 2 4
3 0 3 0 3 0 3
4 0 4 2 0 4 2
5 0 5 4 3 2 1
Tabel Perkalian di Z
5
dan Z
6
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (Daerah Integral)
Suatu gelanggang komutatif R membentuk suatu daerah integral
jika dan hanya jika untuk setiap a, b, c R dengan a ,= 0 dan
ab = ac maka b = c.
Catatan: Pernyataan untuk setiap a, b, c R dengan a ,= 0 dan
ab = ac maka b = c disebut dengan hukum pembatalan kiri
terhadap operasi kali.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (Daerah Integral)
Suatu gelanggang komutatif R membentuk suatu daerah integral
jika dan hanya jika untuk setiap a, b, c R dengan a ,= 0 dan
ab = ac maka b = c.
Catatan: Pernyataan untuk setiap a, b, c R dengan a ,= 0 dan
ab = ac maka b = c disebut dengan hukum pembatalan kiri
terhadap operasi kali.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (Daerah Integral)
Suatu gelanggang komutatif R membentuk suatu daerah integral
jika dan hanya jika untuk setiap a, b, c R dengan a ,= 0 dan
ab = ac maka b = c.
Catatan: Pernyataan untuk setiap a, b, c R dengan a ,= 0 dan
ab = ac maka b = c disebut dengan hukum pembatalan kiri
terhadap operasi kali.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ().
Ambil a, b, c R dengan a ,= 0 dan ab = ac
tambahkan ruas kiri dan kanan dengan ac sehingga
diperoleh ab ac = 0
berdasarkan sifat distributif diperoleh a(b c) = 0
karena a ,= 0 dan R tidak memuat pembagi nol maka
diperoleh
b c = 0 atau b = c.
hukum pembatalan kiri berlaku di sembarang daerah integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ().
Ambil a, b, c R dengan a ,= 0 dan ab = ac
tambahkan ruas kiri dan kanan dengan ac sehingga
diperoleh ab ac = 0
berdasarkan sifat distributif diperoleh a(b c) = 0
karena a ,= 0 dan R tidak memuat pembagi nol maka
diperoleh
b c = 0 atau b = c.
hukum pembatalan kiri berlaku di sembarang daerah integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ().
Ambil a, b, c R dengan a ,= 0 dan ab = ac
tambahkan ruas kiri dan kanan dengan ac sehingga
diperoleh ab ac = 0
berdasarkan sifat distributif diperoleh a(b c) = 0
karena a ,= 0 dan R tidak memuat pembagi nol maka
diperoleh
b c = 0 atau b = c.
hukum pembatalan kiri berlaku di sembarang daerah integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ().
Ambil a, b, c R dengan a ,= 0 dan ab = ac
tambahkan ruas kiri dan kanan dengan ac sehingga
diperoleh ab ac = 0
berdasarkan sifat distributif diperoleh a(b c) = 0
karena a ,= 0 dan R tidak memuat pembagi nol maka
diperoleh
b c = 0 atau b = c.
hukum pembatalan kiri berlaku di sembarang daerah integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ().
Ambil a, b, c R dengan a ,= 0 dan ab = ac
tambahkan ruas kiri dan kanan dengan ac sehingga
diperoleh ab ac = 0
berdasarkan sifat distributif diperoleh a(b c) = 0
karena a ,= 0 dan R tidak memuat pembagi nol maka
diperoleh
b c = 0 atau b = c.
hukum pembatalan kiri berlaku di sembarang daerah integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (b membagi a)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan unsur a, b R
dengan b ,= 0.
Unsur b dikatakan membagi a atau a kelipatan b
jika terdapat unsur c R sehingga
a = bc
Catatan:
Pengertian b membagi a diberi notasi b [ a, dan b tidak membagi
a diberi notasi b a.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (b membagi a)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan unsur a, b R
dengan b ,= 0. Unsur b dikatakan membagi a atau a kelipatan b
jika terdapat unsur c R sehingga
a = bc
Catatan:
Pengertian b membagi a diberi notasi b [ a, dan b tidak membagi
a diberi notasi b a.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (b membagi a)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan unsur a, b R
dengan b ,= 0. Unsur b dikatakan membagi a atau a kelipatan b
jika terdapat unsur c R sehingga
a = bc
Catatan:
Pengertian b membagi a diberi notasi b [ a, dan b tidak membagi
a diberi notasi b a.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (b membagi a)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan unsur a, b R
dengan b ,= 0. Unsur b dikatakan membagi a atau a kelipatan b
jika terdapat unsur c R sehingga
a = bc
Catatan:
Pengertian b membagi a diberi notasi b [ a, dan b tidak membagi
a diberi notasi b a.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh (b membagi a)
Pandang tiga buah bilangan bulat, yaitu: 2, 5 dan 6.
2 [ 6 karena ada bilangan bulat 3 sehingga 6 = 2 3
sedangkan 5 6 karena 6 = 5
6
5
dan
6
5
bukan bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh (b membagi a)
Pandang tiga buah bilangan bulat, yaitu: 2, 5 dan 6.
2 [ 6 karena ada bilangan bulat 3 sehingga 6 = 2 3
sedangkan 5 6 karena 6 = 5
6
5
dan
6
5
bukan bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh (b membagi a)
Pandang tiga buah bilangan bulat, yaitu: 2, 5 dan 6.
2 [ 6 karena ada bilangan bulat 3 sehingga 6 = 2 3
sedangkan 5 6 karena 6 = 5
6
5
dan
6
5
bukan bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sifat (Daerah Integral)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
1
jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc untuk setiap
x, y R.
2
Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sifat (Daerah Integral)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
1
jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc untuk setiap
x, y R.
2
Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sifat (Daerah Integral)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
1
jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc untuk setiap
x, y R.
2
Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Unit suatu Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan 0 ,= a R.
Unsur a
disebut unit jika terdapat unsur b R sehingga mengakibatkan
ab = ba = 1.
unsur b yang memenuhi persamaan di atas disebut unsur balikan
dari a dan diberi notasi a
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Unit suatu Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan 0 ,= a R. Unsur a
disebut unit
jika terdapat unsur b R sehingga mengakibatkan
ab = ba = 1.
unsur b yang memenuhi persamaan di atas disebut unsur balikan
dari a dan diberi notasi a
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Unit suatu Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan 0 ,= a R. Unsur a
disebut unit jika terdapat unsur b R sehingga mengakibatkan
ab = ba = 1.
unsur b yang memenuhi persamaan di atas disebut unsur balikan
dari a dan diberi notasi a
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Unit suatu Gelanggang)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan 0 ,= a R. Unsur a
disebut unit jika terdapat unsur b R sehingga mengakibatkan
ab = ba = 1.
unsur b yang memenuhi persamaan di atas disebut unsur balikan
dari a dan diberi notasi a
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh
1
Pada gelanggang bilangan bulat (Z), hanya ada dua unsur
yang menjadi unit yaitu 1 dan 1
2
Semua unsur tak nol pada gelanggang bilangan rasional (Q)
dan gelanggang bilangan real (R) adalah unit.
3
Pada gelanggang matrik 2 2 atas bilangan real (M
22
(R))
unsur unsur unitnya persis matrik tak singular.
4
Daerah bilangan bulat gauss (Z[i ]) memiliki empat buah unit
yaitu 1, 1, i dan i .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh
1
Pada gelanggang bilangan bulat (Z), hanya ada dua unsur
yang menjadi unit yaitu 1 dan 1
2
Semua unsur tak nol pada gelanggang bilangan rasional (Q)
dan gelanggang bilangan real (R) adalah unit.
3
Pada gelanggang matrik 2 2 atas bilangan real (M
22
(R))
unsur unsur unitnya persis matrik tak singular.
4
Daerah bilangan bulat gauss (Z[i ]) memiliki empat buah unit
yaitu 1, 1, i dan i .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh
1
Pada gelanggang bilangan bulat (Z), hanya ada dua unsur
yang menjadi unit yaitu 1 dan 1
2
Semua unsur tak nol pada gelanggang bilangan rasional (Q)
dan gelanggang bilangan real (R) adalah unit.
3
Pada gelanggang matrik 2 2 atas bilangan real (M
22
(R))
unsur unsur unitnya persis matrik tak singular.
4
Daerah bilangan bulat gauss (Z[i ]) memiliki empat buah unit
yaitu 1, 1, i dan i .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh
1
Pada gelanggang bilangan bulat (Z), hanya ada dua unsur
yang menjadi unit yaitu 1 dan 1
2
Semua unsur tak nol pada gelanggang bilangan rasional (Q)
dan gelanggang bilangan real (R) adalah unit.
3
Pada gelanggang matrik 2 2 atas bilangan real (M
22
(R))
unsur unsur unitnya persis matrik tak singular.
4
Daerah bilangan bulat gauss (Z[i ]) memiliki empat buah unit
yaitu 1, 1, i dan i .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh
1
Pada gelanggang bilangan bulat (Z), hanya ada dua unsur
yang menjadi unit yaitu 1 dan 1
2
Semua unsur tak nol pada gelanggang bilangan rasional (Q)
dan gelanggang bilangan real (R) adalah unit.
3
Pada gelanggang matrik 2 2 atas bilangan real (M
22
(R))
unsur unsur unitnya persis matrik tak singular.
4
Daerah bilangan bulat gauss (Z[i ]) memiliki empat buah unit
yaitu 1, 1, i dan i .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Dua Unsur Sekawan)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif.
Dua buah unsur tak nol
a, b R disebut sekawan jika a [ b dan b [ a.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Dua Unsur Sekawan)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Dua buah unsur tak nol
a, b R disebut sekawan
jika a [ b dan b [ a.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Dua Unsur Sekawan)
Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Dua buah unsur tak nol
a, b R disebut sekawan jika a [ b dan b [ a.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh
2 dan 2 adalah sekawan karena 2 [ 2 dan 2 [ 2.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misal diberikan Gelanggang Z[i ] = a + bi [ a, b Z
dengan
operasi jumlah dan operasi kali secara berurutan yaitu:
(a + bi ) + (c + di ) = (a + c) + (b + d)i
(a + bi )(c + di ) = (ac bd) + (ad + bc)i
Tunjukan Z[i ] adalah daerah integral!
2. Jelaskan kenapa Gelanggang matriks M
22
(R) bukan termasuk
daerah integral?
3. Jelaskan kenapa R
1
R
2
dengan R
1
dan R
2
daerah integral
adalah bukan daerah integral?
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misal diberikan Gelanggang Z[i ] = a + bi [ a, b Z dengan
operasi jumlah dan operasi kali secara berurutan yaitu:
(a + bi ) + (c + di ) = (a + c) + (b + d)i
(a + bi )(c + di ) = (ac bd) + (ad + bc)i
Tunjukan Z[i ] adalah daerah integral!
2. Jelaskan kenapa Gelanggang matriks M
22
(R) bukan termasuk
daerah integral?
3. Jelaskan kenapa R
1
R
2
dengan R
1
dan R
2
daerah integral
adalah bukan daerah integral?
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misal diberikan Gelanggang Z[i ] = a + bi [ a, b Z dengan
operasi jumlah dan operasi kali secara berurutan yaitu:
(a + bi ) + (c + di ) = (a + c) + (b + d)i
(a + bi )(c + di ) = (ac bd) + (ad + bc)i
Tunjukan Z[i ] adalah daerah integral!
2. Jelaskan kenapa Gelanggang matriks M
22
(R) bukan termasuk
daerah integral?
3. Jelaskan kenapa R
1
R
2
dengan R
1
dan R
2
daerah integral
adalah bukan daerah integral?
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misal diberikan Gelanggang Z[i ] = a + bi [ a, b Z dengan
operasi jumlah dan operasi kali secara berurutan yaitu:
(a + bi ) + (c + di ) = (a + c) + (b + d)i
(a + bi )(c + di ) = (ac bd) + (ad + bc)i
Tunjukan Z[i ] adalah daerah integral!
2. Jelaskan kenapa Gelanggang matriks M
22
(R) bukan termasuk
daerah integral?
3. Jelaskan kenapa R
1
R
2
dengan R
1
dan R
2
daerah integral
adalah bukan daerah integral?
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misal diberikan Gelanggang Z[i ] = a + bi [ a, b Z dengan
operasi jumlah dan operasi kali secara berurutan yaitu:
(a + bi ) + (c + di ) = (a + c) + (b + d)i
(a + bi )(c + di ) = (ac bd) + (ad + bc)i
Tunjukan Z[i ] adalah daerah integral!
2. Jelaskan kenapa Gelanggang matriks M
22
(R) bukan termasuk
daerah integral?
3. Jelaskan kenapa R
1
R
2
dengan R
1
dan R
2
daerah integral
adalah bukan daerah integral?
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
4. Tunjukan bahwa sistem bilangan bulat modulo n, Z
n
,
membentuk suatu daerah integral jika dan hanya jika
n suatu bilangan prima!
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan padanya berlaku
hukum pembatalan. Buktikan bahwa R suatu daerah integral!
6. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
Buktikan bahwa,
a. jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc
untuk setiap x, y R.
b. Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
4. Tunjukan bahwa sistem bilangan bulat modulo n, Z
n
,
membentuk suatu daerah integral jika dan hanya jika
n suatu bilangan prima!
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan padanya berlaku
hukum pembatalan. Buktikan bahwa R suatu daerah integral!
6. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
Buktikan bahwa,
a. jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc
untuk setiap x, y R.
b. Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
4. Tunjukan bahwa sistem bilangan bulat modulo n, Z
n
,
membentuk suatu daerah integral jika dan hanya jika
n suatu bilangan prima!
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan padanya berlaku
hukum pembatalan. Buktikan bahwa R suatu daerah integral!
6. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
Buktikan bahwa,
a. jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc
untuk setiap x, y R.
b. Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
4. Tunjukan bahwa sistem bilangan bulat modulo n, Z
n
,
membentuk suatu daerah integral jika dan hanya jika
n suatu bilangan prima!
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan padanya berlaku
hukum pembatalan. Buktikan bahwa R suatu daerah integral!
6. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
Buktikan bahwa,
a. jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc
untuk setiap x, y R.
b. Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
4. Tunjukan bahwa sistem bilangan bulat modulo n, Z
n
,
membentuk suatu daerah integral jika dan hanya jika
n suatu bilangan prima!
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan padanya berlaku
hukum pembatalan. Buktikan bahwa R suatu daerah integral!
6. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan a, b, c R.
Buktikan bahwa,
a. jika a ,= 0, a [ b dan a [ c maka a [ xb + yc
untuk setiap x, y R.
b. Jika a, b ,= 0, a [ b dan b [ c maka a [ c
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
7. Misalkan D suatu daaerah integral dan 0 ,= a, b R.
Jika a dan b unsur sekawan, buktikan bahwa terdapat u D
unit sehingga
a = ub.
8. Misalkan R suatu daerah integral. Buktikan Apakah
persamaan
ax = b dengan a, b R dan a ,= 0.
selalu mempunyai penyelesaian tunggal!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
7. Misalkan D suatu daaerah integral dan 0 ,= a, b R.
Jika a dan b unsur sekawan, buktikan bahwa terdapat u D
unit sehingga
a = ub.
8. Misalkan R suatu daerah integral. Buktikan Apakah
persamaan
ax = b dengan a, b R dan a ,= 0.
selalu mempunyai penyelesaian tunggal!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Selesai
Sampai Jumpa Minggu depan!
Bisa bukan karena apa-apa tapi karena terbiasa
untuk itu, belajar dan berlatihlah!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 5
Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Lapangan)
Misalkan R suatu sisten matematika dengan dua buah operasi
tambah dan kali.
Sistem R disebut lapangan jika R membentuk
gelanggang komutatif dan setiap unsur tak nolnya merupakan unit.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Lapangan)
Misalkan R suatu sisten matematika dengan dua buah operasi
tambah dan kali. Sistem R disebut lapangan
jika R membentuk
gelanggang komutatif dan setiap unsur tak nolnya merupakan unit.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Lapangan)
Misalkan R suatu sisten matematika dengan dua buah operasi
tambah dan kali. Sistem R disebut lapangan jika R membentuk
gelanggang komutatif
dan setiap unsur tak nolnya merupakan unit.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Lapangan)
Misalkan R suatu sisten matematika dengan dua buah operasi
tambah dan kali. Sistem R disebut lapangan jika R membentuk
gelanggang komutatif dan setiap unsur tak nolnya merupakan unit.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian.
Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan
jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i .
Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii .
(R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii .
(R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Berdasarkan denisi lapangan kita peroleh bahwa sistem R
membentuk grup komutatif terhadap operasi perkalian. Dengan
demikian kita punya denisi alternatif, yaitu:
Sistem R disebut lapangan jika
i . Sistem (R, +) membentuk grup komutatif
ii . (R 0, ) membentuk grup komutatif, dan
iii . (R, +, ) bersifat distributif.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak
empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu:
gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif,
daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan
lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut,
dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral
R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif
R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan
R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif
R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Keterangan Denisi
Sampai saat ini, kita sudah mengenal struktur aljabar dari sistem
matematika (R, +, ) sebanyak empat buah, yaitu: gelanggang,
gelanggang komutatif, daerah integral dan lapangan.
Berdasarkan masing-masing denisi struktur tersebut, dapat kita
simpulkan bahwa:
R daerah integral R gelanggang komutatif R gelanggang
R lapangan R gelanggang komutatif R gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh lapangan
Gelanggang bilangan rasional, Q dan
Gelanggang bilangan real, R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh lapangan
Gelanggang bilangan rasional, Q dan
Gelanggang bilangan real, R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh lapangan
Gelanggang bilangan rasional, Q dan
Gelanggang bilangan real, R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (1)
Jika R suatu lapangan
maka R suatu daerah integral.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (1)
Jika R suatu lapangan maka R suatu daerah integral.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik.
R lapangan
Dit. ? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik. R lapangan
Dit. ? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik. R lapangan
Dit.
? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik. R lapangan
Dit. ? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik. R lapangan
Dit. ? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik. R lapangan
Dit. ? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik. R lapangan
Dit. ? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1
Dik. R lapangan
Dit. ? R daerah integral
Jawab:
Diketahui bahwa R suatu lapangan. Artinya R adalah gelanggang
komutatif
Untuk itu, agar R membentuk daerah integral kita cukup
menunjukan bahwa di R berlaku hukum pembatalan kiri terhadap
operasi kali
Ambil a, b, c R dan a ,= 0 sehingga berlaku:
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu,
dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral
karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 1.
ab = ac.
a
1
(ab) = a
1
(ac) Karena a R lapangan maka ada a
1
R
(a
1
a)b = (a
1
a)c Sifat asosiatif
1 b = 1 c sifat unsur balikan
b = c sifat unsur kesaatuan.
di R berlaku hukum pembatalan kiri.
Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa R membentuk daerah
integral karena R gelanggang komutatif dan berlaku hukum
pembatalan kiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
berdasarkan Teorema 1, jelas bahwa:
setiap lapangan merupakan daerah integral.
Contohnya adalah gelanggang bilangan real dan rasional
Tidak berlaku kebalikannya, artinya ada daerah integral
yang bukan lapangan.
Contohnya adalah gelanggang bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
berdasarkan Teorema 1, jelas bahwa:
setiap lapangan merupakan daerah integral.
Contohnya adalah gelanggang bilangan real dan rasional
Tidak berlaku kebalikannya, artinya ada daerah integral
yang bukan lapangan.
Contohnya adalah gelanggang bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
berdasarkan Teorema 1, jelas bahwa:
setiap lapangan merupakan daerah integral.
Contohnya adalah gelanggang bilangan real dan rasional
Tidak berlaku kebalikannya, artinya ada daerah integral
yang bukan lapangan.
Contohnya adalah gelanggang bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
berdasarkan Teorema 1, jelas bahwa:
setiap lapangan merupakan daerah integral.
Contohnya adalah gelanggang bilangan real dan rasional
Tidak berlaku kebalikannya,
artinya ada daerah integral
yang bukan lapangan.
Contohnya adalah gelanggang bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
berdasarkan Teorema 1, jelas bahwa:
setiap lapangan merupakan daerah integral.
Contohnya adalah gelanggang bilangan real dan rasional
Tidak berlaku kebalikannya, artinya ada daerah integral
yang bukan lapangan.
Contohnya adalah gelanggang bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
berdasarkan Teorema 1, jelas bahwa:
setiap lapangan merupakan daerah integral.
Contohnya adalah gelanggang bilangan real dan rasional
Tidak berlaku kebalikannya, artinya ada daerah integral
yang bukan lapangan.
Contohnya adalah gelanggang bilangan bulat.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (2)
Jika R suatu daerah integral hingga, maka R membentuk lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (2)
Jika R suatu daerah integral hingga,
maka R membentuk lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (2)
Jika R suatu daerah integral hingga, maka R membentuk lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Diketahui bahwa R suatu daerah integral,
artinya R adalah
gelanggang komutatif.
Sehingga untuk menunjukan R suatu lapangan, cukup dengan
menunjukan bahwa setiap unsur tak nol di R mempunyai balikan.
Misalkan 0 ,= a R. Untuk menunjukan a memiliki balikan kita
bentuk pemetaan berikut:

a
: R R
x ax
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Diketahui bahwa R suatu daerah integral, artinya R adalah
gelanggang komutatif.
Sehingga untuk menunjukan R suatu lapangan, cukup dengan
menunjukan bahwa setiap unsur tak nol di R mempunyai balikan.
Misalkan 0 ,= a R. Untuk menunjukan a memiliki balikan kita
bentuk pemetaan berikut:

a
: R R
x ax
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Diketahui bahwa R suatu daerah integral, artinya R adalah
gelanggang komutatif.
Sehingga untuk menunjukan R suatu lapangan, cukup dengan
menunjukan bahwa setiap unsur tak nol di R mempunyai balikan.
Misalkan 0 ,= a R. Untuk menunjukan a memiliki balikan kita
bentuk pemetaan berikut:

a
: R R
x ax
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Diketahui bahwa R suatu daerah integral, artinya R adalah
gelanggang komutatif.
Sehingga untuk menunjukan R suatu lapangan, cukup dengan
menunjukan bahwa setiap unsur tak nol di R mempunyai balikan.
Misalkan 0 ,= a R.
Untuk menunjukan a memiliki balikan kita
bentuk pemetaan berikut:

a
: R R
x ax
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Diketahui bahwa R suatu daerah integral, artinya R adalah
gelanggang komutatif.
Sehingga untuk menunjukan R suatu lapangan, cukup dengan
menunjukan bahwa setiap unsur tak nol di R mempunyai balikan.
Misalkan 0 ,= a R. Untuk menunjukan a memiliki balikan kita
bentuk pemetaan berikut:

a
: R R
x ax
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Diketahui bahwa R suatu daerah integral, artinya R adalah
gelanggang komutatif.
Sehingga untuk menunjukan R suatu lapangan, cukup dengan
menunjukan bahwa setiap unsur tak nol di R mempunyai balikan.
Misalkan 0 ,= a R. Untuk menunjukan a memiliki balikan kita
bentuk pemetaan berikut:

a
: R R
x ax
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Jika kita dapat menunjukan bahwa
a
suatu pemetaan pada,
maka
untuk 1 R terdapat x
a
R sehingga
1 =
a
(x
a
) = ax
a
Dengan menggunakan sifat komutatif dari R kita peroleh x
a
merupakan unsur balikan dari a karena
1 = ax
a
= x
a
a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Jika kita dapat menunjukan bahwa
a
suatu pemetaan pada, maka
untuk 1 R terdapat x
a
R sehingga
1 =
a
(x
a
) = ax
a
Dengan menggunakan sifat komutatif dari R kita peroleh x
a
merupakan unsur balikan dari a karena
1 = ax
a
= x
a
a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Jika kita dapat menunjukan bahwa
a
suatu pemetaan pada, maka
untuk 1 R terdapat x
a
R sehingga
1 =
a
(x
a
) = ax
a
Dengan menggunakan sifat komutatif dari R kita peroleh x
a
merupakan unsur balikan dari a karena
1 = ax
a
= x
a
a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Jika kita dapat menunjukan bahwa
a
suatu pemetaan pada, maka
untuk 1 R terdapat x
a
R sehingga
1 =
a
(x
a
) = ax
a
Dengan menggunakan sifat komutatif dari R kita peroleh x
a
merupakan unsur balikan dari a karena
1 = ax
a
= x
a
a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Jika kita dapat menunjukan bahwa
a
suatu pemetaan pada, maka
untuk 1 R terdapat x
a
R sehingga
1 =
a
(x
a
) = ax
a
Dengan menggunakan sifat komutatif dari R kita peroleh x
a
merupakan unsur balikan dari a karena
1 = ax
a
= x
a
a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Selanjutnya,
karena
a
merupakan pemetaan dari R pada dirinya
sendiri, dan R hanya mengandung berhingga unsur, maka
a
merupakan pemetaan pada jika
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Jadi untuk menunjukan bahwa a mempunyai unsur balikan cukup
dengan menunjukan bahwa
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Selanjutnya, karena
a
merupakan pemetaan dari R pada dirinya
sendiri,
dan R hanya mengandung berhingga unsur, maka
a
merupakan pemetaan pada jika
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Jadi untuk menunjukan bahwa a mempunyai unsur balikan cukup
dengan menunjukan bahwa
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Selanjutnya, karena
a
merupakan pemetaan dari R pada dirinya
sendiri, dan R hanya mengandung berhingga unsur,
maka
a
merupakan pemetaan pada jika
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Jadi untuk menunjukan bahwa a mempunyai unsur balikan cukup
dengan menunjukan bahwa
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Selanjutnya, karena
a
merupakan pemetaan dari R pada dirinya
sendiri, dan R hanya mengandung berhingga unsur, maka
a
merupakan pemetaan pada jika
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Jadi untuk menunjukan bahwa a mempunyai unsur balikan cukup
dengan menunjukan bahwa
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Selanjutnya, karena
a
merupakan pemetaan dari R pada dirinya
sendiri, dan R hanya mengandung berhingga unsur, maka
a
merupakan pemetaan pada jika
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Jadi untuk menunjukan bahwa a mempunyai unsur balikan cukup
dengan menunjukan bahwa
a
merupakan pemetaan satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Sekarang mari kita tunjukan
a
(x) merupakan pemetaan satu-satu.
Mari kita ambil dua unsur x, y R dengan

a
(x) =
a
(y).
Selanjutnya substitusikan x, y R tersebut pada pemetaan

a
(x) = ax sehingga kita diperoleh
ax = ay.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Sekarang mari kita tunjukan
a
(x) merupakan pemetaan satu-satu.
Mari kita ambil dua unsur x, y R dengan

a
(x) =
a
(y).
Selanjutnya substitusikan x, y R tersebut pada pemetaan

a
(x) = ax sehingga kita diperoleh
ax = ay.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2
Sekarang mari kita tunjukan
a
(x) merupakan pemetaan satu-satu.
Mari kita ambil dua unsur x, y R dengan

a
(x) =
a
(y).
Selanjutnya substitusikan x, y R tersebut pada pemetaan

a
(x) = ax sehingga kita diperoleh
ax = ay.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.
Karena a ,= 0 dan R daerah integral
maka menurut teorema DI
kita peroleh
x = y
Jadi
a
merupakan pemetaan satu-satu, sehingga dapat kita
simpulkan bahwa R membentuk lapangan.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.
Karena a ,= 0 dan R daerah integral maka menurut teorema DI
kita peroleh
x = y
Jadi
a
merupakan pemetaan satu-satu, sehingga dapat kita
simpulkan bahwa R membentuk lapangan.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.
Karena a ,= 0 dan R daerah integral maka menurut teorema DI
kita peroleh
x = y
Jadi
a
merupakan pemetaan satu-satu,
sehingga dapat kita
simpulkan bahwa R membentuk lapangan.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 2.
Karena a ,= 0 dan R daerah integral maka menurut teorema DI
kita peroleh
x = y
Jadi
a
merupakan pemetaan satu-satu, sehingga dapat kita
simpulkan bahwa R membentuk lapangan.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Perhatikan bukti Teorema 2. Mengapa kita tidak dapat mem
perluas teorema 2 untuk daerah integral tak hingga?
2. Misalkan R ,= 0 suatu lapangan. Tunjukan bahwa R 0
terhadap operasi kali membentuk grup komutatif!
3. Misalkan R suatu lapangan dan 0 ,= a R. Tunjukan bahwa
unsur balikan a adalah tunggal!
4. Misalkan R = 0, e, a, b. Buatlah tabel penjumlahan dan
perkalian pada R agar R membentuk suatu lapangan!
5. Apakah tabel yang diperoleh juga sama jika R merupakan
daerah integral!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Sekian
Terima kasih
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 6
Homomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Konsep Homomorsma gelanggang adalah dimaksudkan
untuk membandingkan antar gelanggang.
dua gelanggang (katakanlah R
1
dan R
2
) dikatakan
homomork jika ada homomorsma dari R
1
ke R
2
.
Dengan homomorsma gelanggang, kita dapat menyelidiki
sifat suatu gelanggang dengan memanfaatkan sifat
gelanggang yang sudah kita kenal jika kedua gelanggang
tersebut homomork.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Konsep Homomorsma gelanggang adalah dimaksudkan
untuk membandingkan antar gelanggang.
dua gelanggang (katakanlah R
1
dan R
2
) dikatakan
homomork jika ada homomorsma dari R
1
ke R
2
.
Dengan homomorsma gelanggang, kita dapat menyelidiki
sifat suatu gelanggang dengan memanfaatkan sifat
gelanggang yang sudah kita kenal jika kedua gelanggang
tersebut homomork.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pendahuluan
Konsep Homomorsma gelanggang adalah dimaksudkan
untuk membandingkan antar gelanggang.
dua gelanggang (katakanlah R
1
dan R
2
) dikatakan
homomork jika ada homomorsma dari R
1
ke R
2
.
Dengan homomorsma gelanggang, kita dapat menyelidiki
sifat suatu gelanggang dengan memanfaatkan sifat
gelanggang yang sudah kita kenal jika kedua gelanggang
tersebut homomork.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
Memeriksa apakah pemetaan diantara dua gelanggang
merupakan homomorsma dan/ atau isomorsma
memanfaatkan sifat homomorsma dalam pembuktian
menentukan inti suatu homomorsma gelanggang
memanfaatkan pengertian karakteristik gelanggang dalam
pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
Memeriksa apakah pemetaan diantara dua gelanggang
merupakan homomorsma dan/ atau isomorsma
memanfaatkan sifat homomorsma dalam pembuktian
menentukan inti suatu homomorsma gelanggang
memanfaatkan pengertian karakteristik gelanggang dalam
pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
Memeriksa apakah pemetaan diantara dua gelanggang
merupakan homomorsma dan/ atau isomorsma
memanfaatkan sifat homomorsma dalam pembuktian
menentukan inti suatu homomorsma gelanggang
memanfaatkan pengertian karakteristik gelanggang dalam
pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Tujuan
Memeriksa apakah pemetaan diantara dua gelanggang
merupakan homomorsma dan/ atau isomorsma
memanfaatkan sifat homomorsma dalam pembuktian
menentukan inti suatu homomorsma gelanggang
memanfaatkan pengertian karakteristik gelanggang dalam
pembuktian
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Homomorsma Gelanggang)
Homomorsma gelanggang merupakan pemetaan di antara dua
buah gelanggang yang mengawetkan operasi padanya.
Denisi
formalnya adalah sebagai berikut:
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Suatu pemetaan
: R
1
R
2
disebut homomorsma gelanggang jika untuk setiap x, y R
1
berlaku
1. (x + y) = (x) + (y)
2. (xy) = (x)(y)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Homomorsma Gelanggang)
Homomorsma gelanggang merupakan pemetaan di antara dua
buah gelanggang yang mengawetkan operasi padanya. Denisi
formalnya adalah sebagai berikut:
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Suatu pemetaan
: R
1
R
2
disebut homomorsma gelanggang jika untuk setiap x, y R
1
berlaku
1. (x + y) = (x) + (y)
2. (xy) = (x)(y)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Homomorsma Gelanggang)
Homomorsma gelanggang merupakan pemetaan di antara dua
buah gelanggang yang mengawetkan operasi padanya. Denisi
formalnya adalah sebagai berikut:
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang.
Suatu pemetaan
: R
1
R
2
disebut homomorsma gelanggang jika untuk setiap x, y R
1
berlaku
1. (x + y) = (x) + (y)
2. (xy) = (x)(y)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Homomorsma Gelanggang)
Homomorsma gelanggang merupakan pemetaan di antara dua
buah gelanggang yang mengawetkan operasi padanya. Denisi
formalnya adalah sebagai berikut:
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Suatu pemetaan
: R
1
R
2
disebut homomorsma gelanggang
jika untuk setiap x, y R
1
berlaku
1. (x + y) = (x) + (y)
2. (xy) = (x)(y)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Homomorsma Gelanggang)
Homomorsma gelanggang merupakan pemetaan di antara dua
buah gelanggang yang mengawetkan operasi padanya. Denisi
formalnya adalah sebagai berikut:
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Suatu pemetaan
: R
1
R
2
disebut homomorsma gelanggang jika untuk setiap x, y R
1
berlaku
1. (x + y) = (x) + (y)
2. (xy) = (x)(y)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Homomorsma Gelanggang)
Homomorsma gelanggang merupakan pemetaan di antara dua
buah gelanggang yang mengawetkan operasi padanya. Denisi
formalnya adalah sebagai berikut:
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Suatu pemetaan
: R
1
R
2
disebut homomorsma gelanggang jika untuk setiap x, y R
1
berlaku
1. (x + y) = (x) + (y)
2. (xy) = (x)(y)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Homomorsma Gelanggang)
Homomorsma gelanggang merupakan pemetaan di antara dua
buah gelanggang yang mengawetkan operasi padanya. Denisi
formalnya adalah sebagai berikut:
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Suatu pemetaan
: R
1
R
2
disebut homomorsma gelanggang jika untuk setiap x, y R
1
berlaku
1. (x + y) = (x) + (y)
2. (xy) = (x)(y)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Operasi jumlah dan kali pada sebelah kiri persamaan 1 dan 2
pada denisi homomorsma gelanggang tersebut adalah
operasi di R
1
Operasi jumlah dan kali pada sebelah kanan persamaan 1 dan
2 pada denisi homomorsma gelanggang tersebut adalah
operasi di R
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Operasi jumlah dan kali pada sebelah kiri persamaan 1 dan 2
pada denisi homomorsma gelanggang tersebut adalah
operasi di R
1
Operasi jumlah dan kali pada sebelah kanan persamaan 1 dan
2 pada denisi homomorsma gelanggang tersebut adalah
operasi di R
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Operasi jumlah dan kali pada sebelah kiri persamaan 1 dan 2
pada denisi homomorsma gelanggang tersebut adalah
operasi di R
1
Operasi jumlah dan kali pada sebelah kanan persamaan 1 dan
2 pada denisi homomorsma gelanggang tersebut adalah
operasi di R
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Misalkan n suatu bilangan bulat positif.
Pemetaan

1
: Z Z
n
k k
merupakan homomorsma gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Misalkan n suatu bilangan bulat positif. Pemetaan

1
: Z Z
n
k k
merupakan homomorsma gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Misalkan n suatu bilangan bulat positif. Pemetaan

1
: Z Z
n
k k
merupakan homomorsma gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Misalkan n suatu bilangan bulat positif. Pemetaan

1
: Z Z
n
k k
merupakan homomorsma gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 1
Misalkan n suatu bilangan bulat positif. Pemetaan

1
: Z Z
n
k k
merupakan homomorsma gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti
ambil k, l Z maka

1
(k + l ) = k + l dari denisi pemetaan
1
= k + l dari denisi penjumlahan di Z
n
=
1
(k) +
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti
ambil k, l Z maka

1
(k + l ) = k + l dari denisi pemetaan
1
= k + l dari denisi penjumlahan di Z
n
=
1
(k) +
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti
ambil k, l Z maka

1
(k + l ) = k + l dari denisi pemetaan
1
= k + l dari denisi penjumlahan di Z
n
=
1
(k) +
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti
ambil k, l Z maka

1
(k + l ) = k + l dari denisi pemetaan
1
= k + l dari denisi penjumlahan di Z
n
=
1
(k) +
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.

1
(kl ) = kl dari denisi pemetaan
1
= k l dari denisi perkalian di Z
n
=
1
(k)
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Jadi, dapat kita simpulkan bahwa
1
merupakan homomorsma
gelanggang dari Z ke Z
n
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.

1
(kl ) = kl dari denisi pemetaan
1
= k l dari denisi perkalian di Z
n
=
1
(k)
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Jadi, dapat kita simpulkan bahwa
1
merupakan homomorsma
gelanggang dari Z ke Z
n
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.

1
(kl ) = kl dari denisi pemetaan
1
= k l dari denisi perkalian di Z
n
=
1
(k)
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Jadi, dapat kita simpulkan bahwa
1
merupakan homomorsma
gelanggang dari Z ke Z
n
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.

1
(kl ) = kl dari denisi pemetaan
1
= k l dari denisi perkalian di Z
n
=
1
(k)
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Jadi, dapat kita simpulkan bahwa
1
merupakan homomorsma
gelanggang dari Z ke Z
n
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.

1
(kl ) = kl dari denisi pemetaan
1
= k l dari denisi perkalian di Z
n
=
1
(k)
1
(l ) dari denisi pemetaan
1
Jadi, dapat kita simpulkan bahwa
1
merupakan homomorsma
gelanggang dari Z ke Z
n
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Misalkan C dan R masing-masing adalah lapangan bilangan
kompleks dan real.
Untuk setiap z = x + yi C, modulus dari z
didenisikan sebagai [ z [=

x
2
+ y
2
. Periksa apakah pemetaan

2
: C R
z [ z [
membentuk suatu homomorsma gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Misalkan C dan R masing-masing adalah lapangan bilangan
kompleks dan real. Untuk setiap z = x + yi C, modulus dari z
didenisikan sebagai [ z [=

x
2
+ y
2
.
Periksa apakah pemetaan

2
: C R
z [ z [
membentuk suatu homomorsma gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Misalkan C dan R masing-masing adalah lapangan bilangan
kompleks dan real. Untuk setiap z = x + yi C, modulus dari z
didenisikan sebagai [ z [=

x
2
+ y
2
. Periksa apakah pemetaan

2
: C R
z [ z [
membentuk suatu homomorsma gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Misalkan C dan R masing-masing adalah lapangan bilangan
kompleks dan real. Untuk setiap z = x + yi C, modulus dari z
didenisikan sebagai [ z [=

x
2
+ y
2
. Periksa apakah pemetaan

2
: C R
z [ z [
membentuk suatu homomorsma gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Misalkan C dan R masing-masing adalah lapangan bilangan
kompleks dan real. Untuk setiap z = x + yi C, modulus dari z
didenisikan sebagai [ z [=

x
2
+ y
2
. Periksa apakah pemetaan

2
: C R
z [ z [
membentuk suatu homomorsma gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh 2
Misalkan C dan R masing-masing adalah lapangan bilangan
kompleks dan real. Untuk setiap z = x + yi C, modulus dari z
didenisikan sebagai [ z [=

x
2
+ y
2
. Periksa apakah pemetaan

2
: C R
z [ z [
membentuk suatu homomorsma gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2

2
bukan homomorsma gelanggang. Untuk membuktikannya, kita
ambil contoh penyangkal berikut ini.
Ambil z
1
, z
2
C dengan
z
1
= 1 + 3i dan z
2
= 2 + i sehingga kita peroleh

2
(z
1
) +
2
(z
2
) = [ z
1
[+ [ z
2
[ denisi
2
= [ 1 + 3i [ + [ 2 + i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

1
2
+ 3
2
+

2
2
+ 1
2
denisi modulus
=

10 +

5
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2

2
bukan homomorsma gelanggang. Untuk membuktikannya, kita
ambil contoh penyangkal berikut ini. Ambil z
1
, z
2
C dengan
z
1
= 1 + 3i dan z
2
= 2 + i sehingga kita peroleh

2
(z
1
) +
2
(z
2
) = [ z
1
[+ [ z
2
[ denisi
2
= [ 1 + 3i [ + [ 2 + i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

1
2
+ 3
2
+

2
2
+ 1
2
denisi modulus
=

10 +

5
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2

2
bukan homomorsma gelanggang. Untuk membuktikannya, kita
ambil contoh penyangkal berikut ini. Ambil z
1
, z
2
C dengan
z
1
= 1 + 3i dan z
2
= 2 + i sehingga kita peroleh

2
(z
1
) +
2
(z
2
) = [ z
1
[+ [ z
2
[ denisi
2
= [ 1 + 3i [ + [ 2 + i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

1
2
+ 3
2
+

2
2
+ 1
2
denisi modulus
=

10 +

5
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2

2
bukan homomorsma gelanggang. Untuk membuktikannya, kita
ambil contoh penyangkal berikut ini. Ambil z
1
, z
2
C dengan
z
1
= 1 + 3i dan z
2
= 2 + i sehingga kita peroleh

2
(z
1
) +
2
(z
2
) = [ z
1
[+ [ z
2
[ denisi
2
= [ 1 + 3i [ + [ 2 + i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

1
2
+ 3
2
+

2
2
+ 1
2
denisi modulus
=

10 +

5
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2

2
bukan homomorsma gelanggang. Untuk membuktikannya, kita
ambil contoh penyangkal berikut ini. Ambil z
1
, z
2
C dengan
z
1
= 1 + 3i dan z
2
= 2 + i sehingga kita peroleh

2
(z
1
) +
2
(z
2
) = [ z
1
[+ [ z
2
[ denisi
2
= [ 1 + 3i [ + [ 2 + i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

1
2
+ 3
2
+

2
2
+ 1
2
denisi modulus
=

10 +

5
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2
Oleh karena itu

2
(z
1
+ z
2
) = [ z
1
+ z
2
[ dari denisi
2
= [ (1 + 2) + (3 + 1)i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

3
2
+ 4
2
denisi modulus
= 5
,=
2
(z
1
) +
2
(z
2
)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2
Oleh karena itu

2
(z
1
+ z
2
) = [ z
1
+ z
2
[ dari denisi
2
= [ (1 + 2) + (3 + 1)i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

3
2
+ 4
2
denisi modulus
= 5
,=
2
(z
1
) +
2
(z
2
)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2
Oleh karena itu

2
(z
1
+ z
2
) = [ z
1
+ z
2
[ dari denisi
2
= [ (1 + 2) + (3 + 1)i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

3
2
+ 4
2
denisi modulus
= 5
,=
2
(z
1
) +
2
(z
2
)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2
Oleh karena itu

2
(z
1
+ z
2
) = [ z
1
+ z
2
[ dari denisi
2
= [ (1 + 2) + (3 + 1)i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

3
2
+ 4
2
denisi modulus
= 5
,=
2
(z
1
) +
2
(z
2
)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2
Oleh karena itu

2
(z
1
+ z
2
) = [ z
1
+ z
2
[ dari denisi
2
= [ (1 + 2) + (3 + 1)i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

3
2
+ 4
2
denisi modulus
= 5
,=
2
(z
1
) +
2
(z
2
)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Jawaban Contoh 2
Oleh karena itu

2
(z
1
+ z
2
) = [ z
1
+ z
2
[ dari denisi
2
= [ (1 + 2) + (3 + 1)i [ memasukan nilai z
1
dan z
2
=

3
2
+ 4
2
denisi modulus
= 5
,=
2
(z
1
) +
2
(z
2
)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (1)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang. Maka
untuk setiap x, 0
R
1
R
1
berlaku:
i . (0
R
1
) = 0
R
2
ii . (x) = (x)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (1)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang.
Maka
untuk setiap x, 0
R
1
R
1
berlaku:
i . (0
R
1
) = 0
R
2
ii . (x) = (x)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (1)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang. Maka
untuk setiap x, 0
R
1
R
1
berlaku:
i . (0
R
1
) = 0
R
2
ii . (x) = (x)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (1)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang. Maka
untuk setiap x, 0
R
1
R
1
berlaku:
i . (0
R
1
) = 0
R
2
ii . (x) = (x)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (2)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang yang
bukan merupakan pemetaan nol.
i . Jika R
2
suatu daerah integral maka (1
R
1
) = 1
R
2
ii . Jika suatu pemetaan pada maka (1
R
1
) = 1
R
2
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (2)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang yang
bukan merupakan pemetaan nol.
i . Jika R
2
suatu daerah integral maka (1
R
1
) = 1
R
2
ii . Jika suatu pemetaan pada maka (1
R
1
) = 1
R
2
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (2)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang yang
bukan merupakan pemetaan nol.
i . Jika R
2
suatu daerah integral maka (1
R
1
) = 1
R
2
ii . Jika suatu pemetaan pada maka (1
R
1
) = 1
R
2
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada
jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada
maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
Ingat! Suatu pemetaan dikatakan pada jika untuk setiap y R
2
terdapat x R
1
sehingga y = (x).
Sekarang ambil y R
2
karena pada maka akan ada x R
1
sehingga
y = (x)
= (1
R
1
x)
= (1
R
1
)(x) hom
= (1
R
1
)y ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
dengan cara yang sama diperoleh
y = (x)
= (x 1
R
1
)
= (x)(1
R
1
) hom gel
= y(1
R
1
) ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
dengan cara yang sama diperoleh
y = (x)
= (x 1
R
1
)
= (x)(1
R
1
) hom gel
= y(1
R
1
) ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
dengan cara yang sama diperoleh
y = (x)
= (x 1
R
1
)
= (x)(1
R
1
) hom gel
= y(1
R
1
) ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii)
dengan cara yang sama diperoleh
y = (x)
= (x 1
R
1
)
= (x)(1
R
1
) hom gel
= y(1
R
1
) ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii).
berdasarkan () dan () diperoleh bahwa
y = (1
R
1
) y = y (1
R
1
)
berdasarkan denisi identitas dapat kita simpulkan bahwa
(1
R
1
) = 1
R
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii).
berdasarkan () dan () diperoleh bahwa
y = (1
R
1
) y = y (1
R
1
)
berdasarkan denisi identitas dapat kita simpulkan bahwa
(1
R
1
) = 1
R
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii).
berdasarkan () dan () diperoleh bahwa
y = (1
R
1
) y = y (1
R
1
)
berdasarkan denisi identitas
dapat kita simpulkan bahwa
(1
R
1
) = 1
R
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema 2(ii).
berdasarkan () dan () diperoleh bahwa
y = (1
R
1
) y = y (1
R
1
)
berdasarkan denisi identitas dapat kita simpulkan bahwa
(1
R
1
) = 1
R
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Inti)
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Inti suatu
homomorsma gelanggang : R
1
R
2
didenisikan sebagai
Inti () = x R
1
[ (x) = 0
R
2
.
Istilah Inti biasa disebut juga dengan Kernel dan dinotasikan
dengan Ker ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Inti)
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang.
Inti suatu
homomorsma gelanggang : R
1
R
2
didenisikan sebagai
Inti () = x R
1
[ (x) = 0
R
2
.
Istilah Inti biasa disebut juga dengan Kernel dan dinotasikan
dengan Ker ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Inti)
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Inti suatu
homomorsma gelanggang : R
1
R
2
didenisikan sebagai
Inti () = x R
1
[ (x) = 0
R
2
.
Istilah Inti biasa disebut juga dengan Kernel dan dinotasikan
dengan Ker ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Inti)
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Inti suatu
homomorsma gelanggang : R
1
R
2
didenisikan sebagai
Inti () = x R
1
[ (x) = 0
R
2
.
Istilah Inti biasa disebut juga dengan Kernel dan dinotasikan
dengan Ker ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Inti)
Misalkan R
1
dan R
2
dua buah gelanggang. Inti suatu
homomorsma gelanggang : R
1
R
2
didenisikan sebagai
Inti () = x R
1
[ (x) = 0
R
2
.
Istilah Inti biasa disebut juga dengan Kernel dan dinotasikan
dengan Ker ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (3)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang. Maka
i. Inti () adalah subgrup dari (R
1
, +)
ii. satu-satu jika dan hanya jika Inti () = 0
R
1

iii. untuk setiap a R


1
dan b Inti () maka ab dan ba Inti ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (3)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang.
Maka
i. Inti () adalah subgrup dari (R
1
, +)
ii. satu-satu jika dan hanya jika Inti () = 0
R
1

iii. untuk setiap a R


1
dan b Inti () maka ab dan ba Inti ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (3)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang. Maka
i. Inti () adalah subgrup dari (R
1
, +)
ii. satu-satu jika dan hanya jika Inti () = 0
R
1

iii. untuk setiap a R


1
dan b Inti () maka ab dan ba Inti ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (3)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang. Maka
i. Inti () adalah subgrup dari (R
1
, +)
ii. satu-satu jika dan hanya jika Inti () = 0
R
1

iii. untuk setiap a R


1
dan b Inti () maka ab dan ba Inti ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema (3)
Misalkan : R
1
R
2
suatu homomorsma gelanggang. Maka
i. Inti () adalah subgrup dari (R
1
, +)
ii. satu-satu jika dan hanya jika Inti () = 0
R
1

iii. untuk setiap a R


1
dan b Inti () maka ab dan ba Inti ()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup,
dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ). Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti (). Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat! b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup, dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ). Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti (). Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat! b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup, dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ).
Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti (). Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat! b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup, dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ). Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti (). Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat! b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup, dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ). Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti ().
Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat! b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup, dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ). Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti (). Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat! b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup, dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ). Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti (). Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat!
b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3
Bukti sifat (i ) dan (ii ) diperoleh sebagai akibat dari merupakan
homomorsma grup, dalam hal ini adalah akibat dari teorema 1.
Sekarang kita buktikan sifat (iii ). Ambil a R
1
dan b Inti ().
Akan kita tunjukan bahwa ab Inti (). Dengan kata lain akan
kita tunjukan (ab) = 0
R
2
Ingat! b Inti () artinya bahwa
(b) = 0
R
2
()
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3.
Oleh karena itu
(ab) = (a) (b) homomorsma
= (a) 0
R
2
berdasarkan
= 0
R
2
Teorema 2(1) Pertemuan 3.
Jadi terbukti bahwa (ab) = 0
R
2
. Artinya bahwa ab Inti ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3.
Oleh karena itu
(ab) = (a) (b) homomorsma
= (a) 0
R
2
berdasarkan
= 0
R
2
Teorema 2(1) Pertemuan 3.
Jadi terbukti bahwa (ab) = 0
R
2
. Artinya bahwa ab Inti ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3.
Oleh karena itu
(ab) = (a) (b) homomorsma
= (a) 0
R
2
berdasarkan
= 0
R
2
Teorema 2(1) Pertemuan 3.
Jadi terbukti bahwa (ab) = 0
R
2
. Artinya bahwa ab Inti ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3.
Oleh karena itu
(ab) = (a) (b) homomorsma
= (a) 0
R
2
berdasarkan
= 0
R
2
Teorema 2(1) Pertemuan 3.
Jadi terbukti bahwa (ab) = 0
R
2
. Artinya bahwa ab Inti ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Teorema 3.
Oleh karena itu
(ab) = (a) (b) homomorsma
= (a) 0
R
2
berdasarkan
= 0
R
2
Teorema 2(1) Pertemuan 3.
Jadi terbukti bahwa (ab) = 0
R
2
. Artinya bahwa ab Inti ().
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Inti
Perhaatikan contoh 1,
k = 0 Z
n
n [ (k 0) = k
k = mn untuk suatu m Z
Jadi Inti () = mn [ m Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Inti
Perhaatikan contoh 1,
k = 0 Z
n
n [ (k 0) = k
k = mn untuk suatu m Z
Jadi Inti () = mn [ m Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Inti
Perhaatikan contoh 1,
k = 0 Z
n
n [ (k 0) = k
k = mn untuk suatu m Z
Jadi Inti () = mn [ m Z.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misalkan n dan m dua buah bilangan bulat positif dengan
m [ n.
Buktikan bahwa pemetaan
: Z
n
Z
m
k k
merupakan suatu homomorsma gelanggang.
2. Tentukan Inti homomorsma gelanggang di atas.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misalkan n dan m dua buah bilangan bulat positif dengan
m [ n.
Buktikan bahwa pemetaan
: Z
n
Z
m
k k
merupakan suatu homomorsma gelanggang.
2. Tentukan Inti homomorsma gelanggang di atas.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misalkan n dan m dua buah bilangan bulat positif dengan
m [ n.
Buktikan bahwa pemetaan
: Z
n
Z
m
k k
merupakan suatu homomorsma gelanggang.
2. Tentukan Inti homomorsma gelanggang di atas.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misalkan n dan m dua buah bilangan bulat positif dengan
m [ n.
Buktikan bahwa pemetaan
: Z
n
Z
m
k k
merupakan suatu homomorsma gelanggang.
2. Tentukan Inti homomorsma gelanggang di atas.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
1. Misalkan n dan m dua buah bilangan bulat positif dengan
m [ n.
Buktikan bahwa pemetaan
: Z
n
Z
m
k k
merupakan suatu homomorsma gelanggang.
2. Tentukan Inti homomorsma gelanggang di atas.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
3. Periksa apakah pemetaan
: Z Z
k 2k
merupakan suatu homomorsma gelanggang!
4. Misalkan R
1
, R
2
dua buah gelanggang dan suatu homomor-
sma gelanggang dari R
1
ke R
2
yang bukan pemetaan nol.
Jika R
2
suatu daerah integral, tunjukan bahwa (1
R
1
) = 1
R
2
!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
3. Periksa apakah pemetaan
: Z Z
k 2k
merupakan suatu homomorsma gelanggang!
4. Misalkan R
1
, R
2
dua buah gelanggang dan suatu homomor-
sma gelanggang dari R
1
ke R
2
yang bukan pemetaan nol.
Jika R
2
suatu daerah integral, tunjukan bahwa (1
R
1
) = 1
R
2
!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
3. Periksa apakah pemetaan
: Z Z
k 2k
merupakan suatu homomorsma gelanggang!
4. Misalkan R
1
, R
2
dua buah gelanggang dan suatu homomor-
sma gelanggang dari R
1
ke R
2
yang bukan pemetaan nol.
Jika R
2
suatu daerah integral, tunjukan bahwa (1
R
1
) = 1
R
2
!.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
5. Misalkan terdapat suatu homomorsma tak nol dari gelang-
gang R
1
ke gelanggang komutatif R
2
.
Apakah gelanggang R
1
bersifat komutatif? Jelaskan!.
6. Bagaimana sebaliknya? Misalkan terdapat suatu homomor-
sma tak nol dari gelanggang komutatif R
1
ke gelanggang
R
2
. Apakah gelanggang R
2
bersifat komutatif? Jelaskan!.
7. Tunjukan bahwa peta suatu homomorsma gelanggang yang
bersifat satu-satu membentuk suatu gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
5. Misalkan terdapat suatu homomorsma tak nol dari gelang-
gang R
1
ke gelanggang komutatif R
2
.
Apakah gelanggang R
1
bersifat komutatif? Jelaskan!.
6. Bagaimana sebaliknya? Misalkan terdapat suatu homomor-
sma tak nol dari gelanggang komutatif R
1
ke gelanggang
R
2
. Apakah gelanggang R
2
bersifat komutatif? Jelaskan!.
7. Tunjukan bahwa peta suatu homomorsma gelanggang yang
bersifat satu-satu membentuk suatu gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan
5. Misalkan terdapat suatu homomorsma tak nol dari gelang-
gang R
1
ke gelanggang komutatif R
2
.
Apakah gelanggang R
1
bersifat komutatif? Jelaskan!.
6. Bagaimana sebaliknya? Misalkan terdapat suatu homomor-
sma tak nol dari gelanggang komutatif R
1
ke gelanggang
R
2
. Apakah gelanggang R
2
bersifat komutatif? Jelaskan!.
7. Tunjukan bahwa peta suatu homomorsma gelanggang yang
bersifat satu-satu membentuk suatu gelanggang!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Pertemuan 7
Isomorsma Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Isomorsma)
Suatu pemetaan : R
1
R
2
disebut isomorsma jika
i. suatu homomorsma gelanggang
ii. bijektif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Isomorsma)
Suatu pemetaan : R
1
R
2
disebut isomorsma jika
i. suatu homomorsma gelanggang
ii. bijektif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Isomorsma)
Suatu pemetaan : R
1
R
2
disebut isomorsma jika
i. suatu homomorsma gelanggang
ii. bijektif
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Isomorsma
Misalkan Z[i ] menyatakan daerah integral bilangan bulat Gauss.
Pemetaan
: Z[i ] Z[i ]
a + bi a bi
merupakan isomorsma gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Isomorsma
Misalkan Z[i ] menyatakan daerah integral bilangan bulat Gauss.
Pemetaan
: Z[i ] Z[i ]
a + bi a bi
merupakan isomorsma gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Isomorsma
Misalkan Z[i ] menyatakan daerah integral bilangan bulat Gauss.
Pemetaan
: Z[i ] Z[i ]
a + bi a bi
merupakan isomorsma gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Contoh
Untuk menunjukan suatu isomorsma gelanggang perlu
ditunjukan:
i. adalah homomorsma gelanggang
ii. bersifat satu-satu (injektif)
iii. bersifat pada (surjektif)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Contoh
Untuk menunjukan suatu isomorsma gelanggang perlu
ditunjukan:
i. adalah homomorsma gelanggang
ii. bersifat satu-satu (injektif)
iii. bersifat pada (surjektif)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Contoh
Untuk menunjukan suatu isomorsma gelanggang perlu
ditunjukan:
i. adalah homomorsma gelanggang
ii. bersifat satu-satu (injektif)
iii. bersifat pada (surjektif)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti Contoh
Untuk menunjukan suatu isomorsma gelanggang perlu
ditunjukan:
i. adalah homomorsma gelanggang
ii. bersifat satu-satu (injektif)
iii. bersifat pada (surjektif)
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
+ a
2
) + (b
1
+ b
2
)i )
= (a
1
+ a
2
) (b
1
+ b
2
)i
= a
1
+ a
2
b
1
i b
2
i
= (a
1
b
1
i ) + (a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
+ a
2
) + (b
1
+ b
2
)i )
= (a
1
+ a
2
) (b
1
+ b
2
)i
= a
1
+ a
2
b
1
i b
2
i
= (a
1
b
1
i ) + (a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
+ a
2
) + (b
1
+ b
2
)i )
= (a
1
+ a
2
) (b
1
+ b
2
)i
= a
1
+ a
2
b
1
i b
2
i
= (a
1
b
1
i ) + (a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
+ a
2
) + (b
1
+ b
2
)i )
= (a
1
+ a
2
) (b
1
+ b
2
)i
= a
1
+ a
2
b
1
i b
2
i
= (a
1
b
1
i ) + (a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
+ a
2
) + (b
1
+ b
2
)i )
= (a
1
+ a
2
) (b
1
+ b
2
)i
= a
1
+ a
2
b
1
i b
2
i
= (a
1
b
1
i ) + (a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
+ a
2
) + (b
1
+ b
2
)i )
= (a
1
+ a
2
) (b
1
+ b
2
)i
= a
1
+ a
2
b
1
i b
2
i
= (a
1
b
1
i ) + (a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
+ a
2
) + (b
1
+ b
2
)i )
= (a
1
+ a
2
) (b
1
+ b
2
)i
= a
1
+ a
2
b
1
i b
2
i
= (a
1
b
1
i ) + (a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i ) + (a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti i.
ambil a
1
+ b
1
i dan a
2
+ b
2
i Z[i ] sehingga diperoleh
((a
1
+ b
1
i ) (a
2
+ b
2
i )) = ((a
1
a
2
b
1
b
2
) + (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i )
= (a
1
a
2
b
1
b
2
) (a
1
b
2
+ b
1
a
2
)i
= a
1
a
2
b
1
b
2
a
1
b
2
i b
1
a
2
i
= a
1
a
2
a
1
b
2
i b
1
b
2
b
1
a
2
i
= a
1
(a
2
b
2
i ) b
1
i (b
2
i + a
2
)
= (a
1
b
1
i )(a
2
b
2
i )
= (a
1
+ b
1
i )(a
2
+ b
2
i )
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
ambil a
1
+ b
1
i , a
2
+ b
2
i Z[i ] dengan
(a
1
+ b
1
i ) = (a
2
+ b
2
i )
sehingga diperoleh
a
1
b
1
i = a
2
b
2
i
(a
1
a
2
) + (b
2
b
1
)i = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
ambil a
1
+ b
1
i , a
2
+ b
2
i Z[i ] dengan
(a
1
+ b
1
i ) = (a
2
+ b
2
i )
sehingga diperoleh
a
1
b
1
i = a
2
b
2
i
(a
1
a
2
) + (b
2
b
1
)i = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
ambil a
1
+ b
1
i , a
2
+ b
2
i Z[i ] dengan
(a
1
+ b
1
i ) = (a
2
+ b
2
i )
sehingga diperoleh
a
1
b
1
i = a
2
b
2
i
(a
1
a
2
) + (b
2
b
1
)i = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
ambil a
1
+ b
1
i , a
2
+ b
2
i Z[i ] dengan
(a
1
+ b
1
i ) = (a
2
+ b
2
i )
sehingga diperoleh
a
1
b
1
i = a
2
b
2
i
(a
1
a
2
) + (b
2
b
1
)i = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
ambil a
1
+ b
1
i , a
2
+ b
2
i Z[i ] dengan
(a
1
+ b
1
i ) = (a
2
+ b
2
i )
sehingga diperoleh
a
1
b
1
i = a
2
b
2
i
(a
1
a
2
) + (b
2
b
1
)i = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
ambil a
1
+ b
1
i , a
2
+ b
2
i Z[i ] dengan
(a
1
+ b
1
i ) = (a
2
+ b
2
i )
sehingga diperoleh
a
1
b
1
i = a
2
b
2
i
(a
1
a
2
) + (b
2
b
1
)i = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
ambil a
1
+ b
1
i , a
2
+ b
2
i Z[i ] dengan
(a
1
+ b
1
i ) = (a
2
+ b
2
i )
sehingga diperoleh
a
1
b
1
i = a
2
b
2
i
(a
1
a
2
) + (b
2
b
1
)i = 0
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
dengan demikian
a
1
a
2
= 0 dan b
2
b
1
= 0
karena a
1
= a
2
dan b
2
= b
1
maka a
1
+ b
1
i = a
2
+ b
2
i sehingga
dapat disimpulkan bahwa satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
dengan demikian
a
1
a
2
= 0 dan b
2
b
1
= 0
karena a
1
= a
2
dan b
2
= b
1
maka a
1
+ b
1
i = a
2
+ b
2
i sehingga
dapat disimpulkan bahwa satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti ii.
dengan demikian
a
1
a
2
= 0 dan b
2
b
1
= 0
karena a
1
= a
2
dan b
2
= b
1
maka a
1
+ b
1
i = a
2
+ b
2
i sehingga
dapat disimpulkan bahwa satu-satu.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti iii.
ambil z = a + bi Z[i ]
pilih z
0
= a bi Z[i ] sehingga
(z
0
) = (a bi )
= a (b)i
= a + bi
= z
Karena untuk setiap z Z[i ] terdapat z
0
Z[i ] sehingga (z
0
) = z
maka adalah pemetaan pada.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
Suatu isomorsma gelanggang dari suatu gelanggang kepada
dirinya sendiri disebut automorsma.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Denisi (Isomork)
Dua buah gelanggang R
1
dan R
2
disebut isomork dan diberi
notasi R
1
R
2
jika terdapat isomorsma : R
1
R
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
untuk menunjukan dua gelanggang (katakan R
1
dan R
2
)
saling isomork perlu mengkonstruksi pemetaan yang
merupakan isomorsma dari R
1
ke R
2
atau sebaliknya.
sifat isomork dua buah gelanggang menghasilkan kesamaan
secara esensial diantara dua gelanggang tersebut. Misalnya:
sifat kekomutatifan, keberadaan pembagi nol dan sifat
keberadaan unsur unit.
Perbedaan yang mungkin diantara mereka hanya dalam
bentuk nyata dari unsur-unsur dan operasinya.
berdasarkan uraian tersebut, kita dapat bekerja dengan
gelanggang yang satu untuk memperoleh sifat gelanggang
yang lain.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
untuk menunjukan dua gelanggang (katakan R
1
dan R
2
)
saling isomork perlu mengkonstruksi pemetaan yang
merupakan isomorsma dari R
1
ke R
2
atau sebaliknya.
sifat isomork dua buah gelanggang menghasilkan kesamaan
secara esensial diantara dua gelanggang tersebut. Misalnya:
sifat kekomutatifan, keberadaan pembagi nol dan sifat
keberadaan unsur unit.
Perbedaan yang mungkin diantara mereka hanya dalam
bentuk nyata dari unsur-unsur dan operasinya.
berdasarkan uraian tersebut, kita dapat bekerja dengan
gelanggang yang satu untuk memperoleh sifat gelanggang
yang lain.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
untuk menunjukan dua gelanggang (katakan R
1
dan R
2
)
saling isomork perlu mengkonstruksi pemetaan yang
merupakan isomorsma dari R
1
ke R
2
atau sebaliknya.
sifat isomork dua buah gelanggang menghasilkan kesamaan
secara esensial diantara dua gelanggang tersebut. Misalnya:
sifat kekomutatifan, keberadaan pembagi nol dan sifat
keberadaan unsur unit.
Perbedaan yang mungkin diantara mereka hanya dalam
bentuk nyata dari unsur-unsur dan operasinya.
berdasarkan uraian tersebut, kita dapat bekerja dengan
gelanggang yang satu untuk memperoleh sifat gelanggang
yang lain.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
untuk menunjukan dua gelanggang (katakan R
1
dan R
2
)
saling isomork perlu mengkonstruksi pemetaan yang
merupakan isomorsma dari R
1
ke R
2
atau sebaliknya.
sifat isomork dua buah gelanggang menghasilkan kesamaan
secara esensial diantara dua gelanggang tersebut. Misalnya:
sifat kekomutatifan, keberadaan pembagi nol dan sifat
keberadaan unsur unit.
Perbedaan yang mungkin diantara mereka hanya dalam
bentuk nyata dari unsur-unsur dan operasinya.
berdasarkan uraian tersebut, kita dapat bekerja dengan
gelanggang yang satu untuk memperoleh sifat gelanggang
yang lain.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Catatan
untuk menunjukan dua gelanggang (katakan R
1
dan R
2
)
saling isomork perlu mengkonstruksi pemetaan yang
merupakan isomorsma dari R
1
ke R
2
atau sebaliknya.
sifat isomork dua buah gelanggang menghasilkan kesamaan
secara esensial diantara dua gelanggang tersebut. Misalnya:
sifat kekomutatifan, keberadaan pembagi nol dan sifat
keberadaan unsur unit.
Perbedaan yang mungkin diantara mereka hanya dalam
bentuk nyata dari unsur-unsur dan operasinya.
berdasarkan uraian tersebut, kita dapat bekerja dengan
gelanggang yang satu untuk memperoleh sifat gelanggang
yang lain.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh Isomork
Misalkan Z
6
menyatakan gelanggang bilangan bulat modulo 6 dan
Z
2
Z
3
menyatakan hasil kali kartesius gelanggang bilangan bulat
modulo 2 dan 3. Kita peroleh bahwa Z
6
dan Z
2
Z
3
saling
isomork.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Bukti.
Konstruksi pengaitan dari Z
6
ke Z
2
Z
3
yaitu
: Z
6
Z
2
Z
3
a (a, a)
Selajutnya perlu ditunjukan:
1
pemetaan yang terdenisi dengan baik
2
homomorsma gelanggang
3
satu-satu
4
pada
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Contoh
Misalkan Z
4
menyatakan gelanggang bilangan bulat modulo 4 dan
Z
2
Z
2
menyatakan hasil kali kartesius dua gelanggang bilangan
bulat modulo 2. Kita peroleh bahwa Z
4
tidak isomork dengan
Z
2
Z
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Teorema
Isomorsma merupakan relasi ekuivalen pada himpunan semua
gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan 6
1. Tunjukan bahwa isomorsma merupakan relasi ekuivalen
pada himpunan semua gelanggang?
2. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu unit di R
1
jika dan hanya jika
petanya, (a), merupakan unit di R
2
.
3. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu pembagi nol di R
1
jika dan
hanya jika petanya, (a), merupakan pembagi nol di R
2
.
4. Misalkan m dan n dua buah bilangan bulat positif. Buktikan
bahwa Z
mn
isomork dengan Z
m
Z
n
jika dan hanya jika (m, n) = 1 dengan (m, n)adalah FPB dari m
dan n.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan 6
1. Tunjukan bahwa isomorsma merupakan relasi ekuivalen
pada himpunan semua gelanggang?
2. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu unit di R
1
jika dan hanya jika
petanya, (a), merupakan unit di R
2
.
3. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu pembagi nol di R
1
jika dan
hanya jika petanya, (a), merupakan pembagi nol di R
2
.
4. Misalkan m dan n dua buah bilangan bulat positif. Buktikan
bahwa Z
mn
isomork dengan Z
m
Z
n
jika dan hanya jika (m, n) = 1 dengan (m, n)adalah FPB dari m
dan n.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan 6
1. Tunjukan bahwa isomorsma merupakan relasi ekuivalen
pada himpunan semua gelanggang?
2. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu unit di R
1
jika dan hanya jika
petanya, (a), merupakan unit di R
2
.
3. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu pembagi nol di R
1
jika dan
hanya jika petanya, (a), merupakan pembagi nol di R
2
.
4. Misalkan m dan n dua buah bilangan bulat positif. Buktikan
bahwa Z
mn
isomork dengan Z
m
Z
n
jika dan hanya jika (m, n) = 1 dengan (m, n)adalah FPB dari m
dan n.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan 6
1. Tunjukan bahwa isomorsma merupakan relasi ekuivalen
pada himpunan semua gelanggang?
2. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu unit di R
1
jika dan hanya jika
petanya, (a), merupakan unit di R
2
.
3. Misalkan : R
1
R
2
suatu isomorsma gelanggang dan
a R
1
. Tunjukan bahwa a suatu pembagi nol di R
1
jika dan
hanya jika petanya, (a), merupakan pembagi nol di R
2
.
4. Misalkan m dan n dua buah bilangan bulat positif. Buktikan
bahwa Z
mn
isomork dengan Z
m
Z
n
jika dan hanya jika (m, n) = 1 dengan (m, n)adalah FPB dari m
dan n.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan 6
5. Periksa apakah sistem bilangan bulat dan sistem bilangan bulat
Gauss saling isomork
6. Misalkan R
1
dan R
2
dua buah glenggang yang saling isomork.
Tunjukan bahwa R
1
suatu daerah integral jika dan hanya jika R
1
suatu daerah integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Pengertian dan Contoh Gelanggang
Sifat-sifat Gelanggang
Daerah Integral
Lapangan
Homomorsma Gelanggang
Isomorsma Gelanggang
Latihan 6
5. Periksa apakah sistem bilangan bulat dan sistem bilangan bulat
Gauss saling isomork
6. Misalkan R
1
dan R
2
dua buah glenggang yang saling isomork.
Tunjukan bahwa R
1
suatu daerah integral jika dan hanya jika R
1
suatu daerah integral
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 9
Karakteristik Gelanggang
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 7.1 (Karakteristik Gelanggang)
Bilangan bulat positif terkecil n disebut karakteristik gelanggang R
jika memenuhi persamaan
n a = 0
R
untuk setiap a R.
Catatan:
jika tidak ada bilangan bulat positif n yang memenuhi persamaan
tersebut di atas, kita katakan bahwa gelanggang R mempunyai
karakteristik 0.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 7.1 (Karakteristik Gelanggang)
Bilangan bulat positif terkecil n disebut karakteristik gelanggang R
jika memenuhi persamaan
n a = 0
R
untuk setiap a R.
Catatan:
jika tidak ada bilangan bulat positif n yang memenuhi persamaan
tersebut di atas, kita katakan bahwa gelanggang R mempunyai
karakteristik 0.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh Karakteristik Gelanggang
Gelanggang Z
n
memiliki nilai karakteristik n
Gelanggang Z, Q, R dan C
semuanya memiliki nilai karakteristik 0
4 bukan nilai karakteristik dari Z
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh Karakteristik Gelanggang
Gelanggang Z
n
memiliki nilai karakteristik n
Gelanggang Z, Q, R dan C
semuanya memiliki nilai karakteristik 0
4 bukan nilai karakteristik dari Z
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh Karakteristik Gelanggang
Gelanggang Z
n
memiliki nilai karakteristik n
Gelanggang Z, Q, R dan C
semuanya memiliki nilai karakteristik 0
4 bukan nilai karakteristik dari Z
2
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 7.1 (Karakteristik Gelanggang)
Bilangan bulat positif terkecil n adalah karakteristik gelanggang R
jika memenuhi n 1
R
= 0
R
untuk suatu n Z
+
. Jika tidak ada n
yang memenuhi maka karakteristiknya adalah 0.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.1
Misalkan n adalah bilangan bulat positif yang memenuhi n 1
R
= 0.
Ambil sembarang a R sehingga diperoleh
n a = a + a + + a
= a(1
R
+ 1
R
+ + 1
R
)
= a(n 1
R
)
= a 0
R
= 0
R

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.1
Misalkan n adalah bilangan bulat positif yang memenuhi n 1
R
= 0.
Ambil sembarang a R sehingga diperoleh
n a = a + a + + a
= a(1
R
+ 1
R
+ + 1
R
)
= a(n 1
R
)
= a 0
R
= 0
R

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.1
Misalkan n adalah bilangan bulat positif yang memenuhi n 1
R
= 0.
Ambil sembarang a R sehingga diperoleh
n a = a + a + + a
= a(1
R
+ 1
R
+ + 1
R
)
= a(n 1
R
)
= a 0
R
= 0
R

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.1
Misalkan n adalah bilangan bulat positif yang memenuhi n 1
R
= 0.
Ambil sembarang a R sehingga diperoleh
n a = a + a + + a
= a(1
R
+ 1
R
+ + 1
R
)
= a(n 1
R
)
= a 0
R
= 0
R

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.1
Misalkan n adalah bilangan bulat positif yang memenuhi n 1
R
= 0.
Ambil sembarang a R sehingga diperoleh
n a = a + a + + a
= a(1
R
+ 1
R
+ + 1
R
)
= a(n 1
R
)
= a 0
R
= 0
R

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.1
Misalkan n adalah bilangan bulat positif yang memenuhi n 1
R
= 0.
Ambil sembarang a R sehingga diperoleh
n a = a + a + + a
= a(1
R
+ 1
R
+ + 1
R
)
= a(n 1
R
)
= a 0
R
= 0
R

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.1
Misalkan n adalah bilangan bulat positif yang memenuhi n 1
R
= 0.
Ambil sembarang a R sehingga diperoleh
n a = a + a + + a
= a(1
R
+ 1
R
+ + 1
R
)
= a(n 1
R
)
= a 0
R
= 0
R

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 7.2 (Karakteristik Daerah Integral)
Karakteristik suatu daerah integral adalah 0 atau prima.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
Misalkan R daerah integral dan suatu bilangan bulat positif n
adalah karakteristik R.
Untuk membuktikan teorema ini cukup kita
tunjukan n adalah prima dengan menggunakan kontradiksi.
Andaikan n bukan bilangan prima maka ada 1 < r < n dan
1 < s < n sehingga n = rs. Karena n karakteristik dari R maka
diperoleh
n 1
R
= 0
R
(r s) 1
R
= 0
R
(r 1
R
)(s 1
R
) = 0
R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
Misalkan R daerah integral dan suatu bilangan bulat positif n
adalah karakteristik R. Untuk membuktikan teorema ini cukup kita
tunjukan n adalah prima dengan menggunakan kontradiksi.
Andaikan n bukan bilangan prima maka ada 1 < r < n dan
1 < s < n sehingga n = rs. Karena n karakteristik dari R maka
diperoleh
n 1
R
= 0
R
(r s) 1
R
= 0
R
(r 1
R
)(s 1
R
) = 0
R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
Misalkan R daerah integral dan suatu bilangan bulat positif n
adalah karakteristik R. Untuk membuktikan teorema ini cukup kita
tunjukan n adalah prima dengan menggunakan kontradiksi.
Andaikan n bukan bilangan prima maka ada 1 < r < n dan
1 < s < n sehingga n = rs. Karena n karakteristik dari R maka
diperoleh
n 1
R
= 0
R
(r s) 1
R
= 0
R
(r 1
R
)(s 1
R
) = 0
R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
Misalkan R daerah integral dan suatu bilangan bulat positif n
adalah karakteristik R. Untuk membuktikan teorema ini cukup kita
tunjukan n adalah prima dengan menggunakan kontradiksi.
Andaikan n bukan bilangan prima maka ada 1 < r < n dan
1 < s < n sehingga n = rs. Karena n karakteristik dari R maka
diperoleh
n 1
R
= 0
R
(r s) 1
R
= 0
R
(r 1
R
)(s 1
R
) = 0
R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
Misalkan R daerah integral dan suatu bilangan bulat positif n
adalah karakteristik R. Untuk membuktikan teorema ini cukup kita
tunjukan n adalah prima dengan menggunakan kontradiksi.
Andaikan n bukan bilangan prima maka ada 1 < r < n dan
1 < s < n sehingga n = rs. Karena n karakteristik dari R maka
diperoleh
n 1
R
= 0
R
(r s) 1
R
= 0
R
(r 1
R
)(s 1
R
) = 0
R
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
karena R daerah integral maka diperoleh
(r 1
R
) = 0
R
atau (s 1
R
) = 0
R
.
Kedua kemungkinan tersebut menimbulkan kontradiksi dengan n
karakteristik dari R
(n bilangan bulat positif terkecil yang memenuhi n 1
R
= 0
R
).
Jadi haruslah n adalah bilangan prima

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
karena R daerah integral maka diperoleh
(r 1
R
) = 0
R
atau (s 1
R
) = 0
R
.
Kedua kemungkinan tersebut menimbulkan kontradiksi dengan n
karakteristik dari R
(n bilangan bulat positif terkecil yang memenuhi n 1
R
= 0
R
).
Jadi haruslah n adalah bilangan prima

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Bukti Teorema 7.2
karena R daerah integral maka diperoleh
(r 1
R
) = 0
R
atau (s 1
R
) = 0
R
.
Kedua kemungkinan tersebut menimbulkan kontradiksi dengan n
karakteristik dari R
(n bilangan bulat positif terkecil yang memenuhi n 1
R
= 0
R
).
Jadi haruslah n adalah bilangan prima

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 7
1. Misalkan R gelanggang dengan karakteristik n > 0 dan m
suatu bilangan bulat positif. Buktikan bahwa m 1
R
= 0
R
jika dan hanya jika n membagi m.
2. Tentukan karakteristik dari gelanggang-gelanggang berikut.
a. Z
3
Z
3
b. Z
4
Z
6
c. Z
4
R
3. Dengan mengamati jawaban anda pada soal no.1 di atas,
tentukan karakteristik dari gelanggang R S jika
karakteristik gelanggang R dan S adalah masing-masing
n dan m (n dan m sembarang bilangan bulat tak negatif).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 7
1. Misalkan R gelanggang dengan karakteristik n > 0 dan m
suatu bilangan bulat positif. Buktikan bahwa m 1
R
= 0
R
jika dan hanya jika n membagi m.
2. Tentukan karakteristik dari gelanggang-gelanggang berikut.
a. Z
3
Z
3
b. Z
4
Z
6
c. Z
4
R
3. Dengan mengamati jawaban anda pada soal no.1 di atas,
tentukan karakteristik dari gelanggang R S jika
karakteristik gelanggang R dan S adalah masing-masing
n dan m (n dan m sembarang bilangan bulat tak negatif).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 7
1. Misalkan R gelanggang dengan karakteristik n > 0 dan m
suatu bilangan bulat positif. Buktikan bahwa m 1
R
= 0
R
jika dan hanya jika n membagi m.
2. Tentukan karakteristik dari gelanggang-gelanggang berikut.
a. Z
3
Z
3
b. Z
4
Z
6
c. Z
4
R
3. Dengan mengamati jawaban anda pada soal no.1 di atas,
tentukan karakteristik dari gelanggang R S jika
karakteristik gelanggang R dan S adalah masing-masing
n dan m (n dan m sembarang bilangan bulat tak negatif).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 7
4. Buktikan bahwa pernyataan berikut tidak benar. Jika R suatu
gelanggang dan terdapat 0 ,= a R dan n bilangan bulat
positif terkecil sehingga n a = 0
R
maka n merupakan
karakteristik dari R.
5. Misalkan R suatu daerah integral dengan karakteristik dari 0.
Buktikan bahwa R memiliki subgelanggang yang isomork
dengan gelanggang bilangan bulat Z
6. Misalkan R dan S dua buah gelanggang yang saling isomork
Tunjukan bahwa karakteristik R dan S adalah sama.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 7
4. Buktikan bahwa pernyataan berikut tidak benar. Jika R suatu
gelanggang dan terdapat 0 ,= a R dan n bilangan bulat
positif terkecil sehingga n a = 0
R
maka n merupakan
karakteristik dari R.
5. Misalkan R suatu daerah integral dengan karakteristik dari 0.
Buktikan bahwa R memiliki subgelanggang yang isomork
dengan gelanggang bilangan bulat Z
6. Misalkan R dan S dua buah gelanggang yang saling isomork
Tunjukan bahwa karakteristik R dan S adalah sama.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 7
4. Buktikan bahwa pernyataan berikut tidak benar. Jika R suatu
gelanggang dan terdapat 0 ,= a R dan n bilangan bulat
positif terkecil sehingga n a = 0
R
maka n merupakan
karakteristik dari R.
5. Misalkan R suatu daerah integral dengan karakteristik dari 0.
Buktikan bahwa R memiliki subgelanggang yang isomork
dengan gelanggang bilangan bulat Z
6. Misalkan R dan S dua buah gelanggang yang saling isomork
Tunjukan bahwa karakteristik R dan S adalah sama.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 10
Ideal
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 8.1 (Ideal)
Misalkan diberikan suatu gelanggang R. Suatu subhimpunan tak
kosong I R disebut ideal jika memenuhi
i . I adalah subgrup dari (R, +)
ii . untuk setiap r R dan a I berlaku ra, ar I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 8.1 (Ideal)
Misalkan diberikan suatu gelanggang R. Suatu subhimpunan tak
kosong I R disebut ideal jika memenuhi
i . I adalah subgrup dari (R, +)
ii . untuk setiap r R dan a I berlaku ra, ar I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 8.1 (Ideal)
Misalkan diberikan suatu gelanggang R. Suatu subhimpunan tak
kosong I R disebut ideal jika memenuhi
i . I adalah subgrup dari (R, +)
ii . untuk setiap r R dan a I berlaku ra, ar I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 8.1 (Ideal)
Suatu subhimpunan I dari suatu gelanggang R membentuk suatu
ideal jika dan hanya jika memenuhi
i . I ,=
ii . jika a, b I maka a b I
iii . jika a I dan r R maka ar , ra I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 8.1 (Ideal)
Suatu subhimpunan I dari suatu gelanggang R membentuk suatu
ideal jika dan hanya jika memenuhi
i . I ,=
ii . jika a, b I maka a b I
iii . jika a I dan r R maka ar , ra I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 8.1 (Ideal)
Suatu subhimpunan I dari suatu gelanggang R membentuk suatu
ideal jika dan hanya jika memenuhi
i . I ,=
ii . jika a, b I maka a b I
iii . jika a I dan r R maka ar , ra I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 8.1 (Ideal)
Suatu subhimpunan I dari suatu gelanggang R membentuk suatu
ideal jika dan hanya jika memenuhi
i . I ,=
ii . jika a, b I maka a b I
iii . jika a I dan r R maka ar , ra I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.1
Misal diberikan dua buah gelanggang R
1
dan R
2
. : R
1
R
2
adalah homomorsma gelanggang. Maka Inti () merupakan ideal
dari R
1
.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Misal R suatu gelanggang komutatif dan a R. Tunjukan bahwa
himpunan
a = ar [ r R
merupakan ideal terkecil yang memuat a.
Catatan:
Ideal yang berbentuk a disebut ideal utama (suatu ideal yang
dibangun oleh satu unsur, yaitu a).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Misal R suatu gelanggang komutatif dan a R. Tunjukan bahwa
himpunan
a = ar [ r R
merupakan ideal terkecil yang memuat a.
Catatan:
Ideal yang berbentuk a disebut ideal utama (suatu ideal yang
dibangun oleh satu unsur, yaitu a).
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Untuk menunjukan a adalah ideal terkecil dari R yang
mengandung a cukup dengan menunjukan tiga hal berikut:
i . himpunan a membentuk suatu ideal dari R
ii . unsur a a
iii . untuk setiap ideal I dari R dengan a I berlaku a I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Untuk menunjukan a adalah ideal terkecil dari R yang
mengandung a cukup dengan menunjukan tiga hal berikut:
i . himpunan a membentuk suatu ideal dari R
ii . unsur a a
iii . untuk setiap ideal I dari R dengan a I berlaku a I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Untuk menunjukan a adalah ideal terkecil dari R yang
mengandung a cukup dengan menunjukan tiga hal berikut:
i . himpunan a membentuk suatu ideal dari R
ii . unsur a a
iii . untuk setiap ideal I dari R dengan a I berlaku a I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Untuk menunjukan a adalah ideal terkecil dari R yang
mengandung a cukup dengan menunjukan tiga hal berikut:
i . himpunan a membentuk suatu ideal dari R
ii . unsur a a
iii . untuk setiap ideal I dari R dengan a I berlaku a I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Bukti (i .): himpunan a membentuk suatu ideal dari R
ia. Jelas bahwa 0
R
= a 0
R
a. Sehingga a , =
ib. misalkan x, y a. Maka x dan y dapat ditulis
x = ar
1
dan y = ar
2
untuk suatu r
1
, r
2
R
Sehingga diperoleh
x y = (ar
1
) (ar
2
)
= a(r
1
r
2
) sifat distributif
a r
1
r
2
R
jadi untuk setiap x, y a diperoleh x y a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Bukti (i .): himpunan a membentuk suatu ideal dari R
ia. Jelas bahwa 0
R
= a 0
R
a. Sehingga a , =
ib. misalkan x, y a. Maka x dan y dapat ditulis
x = ar
1
dan y = ar
2
untuk suatu r
1
, r
2
R
Sehingga diperoleh
x y = (ar
1
) (ar
2
)
= a(r
1
r
2
) sifat distributif
a r
1
r
2
R
jadi untuk setiap x, y a diperoleh x y a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
Bukti (i .): himpunan a membentuk suatu ideal dari R
ia. Jelas bahwa 0
R
= a 0
R
a. Sehingga a , =
ib. misalkan x, y a. Maka x dan y dapat ditulis
x = ar
1
dan y = ar
2
untuk suatu r
1
, r
2
R
Sehingga diperoleh
x y = (ar
1
) (ar
2
)
= a(r
1
r
2
) sifat distributif
a r
1
r
2
R
jadi untuk setiap x, y a diperoleh x y a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
ic. Misalkan x a dan r R. Maka x dapat ditulis
sebagai x = ar
1
untuk suatu r
1
R. Diperoleh
rx = xr R gelanggang komutatif
= (ar
1
)r
= a(r
1
r ) sifat asosiatif
a karena r
1
r R
Jadi berdasarkan (ia), (ib) dan (ic) dapat disimpulkan bahwa a
suatu ideal.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
ic. Misalkan x a dan r R. Maka x dapat ditulis
sebagai x = ar
1
untuk suatu r
1
R. Diperoleh
rx = xr R gelanggang komutatif
= (ar
1
)r
= a(r
1
r ) sifat asosiatif
a karena r
1
r R
Jadi berdasarkan (ia), (ib) dan (ic) dapat disimpulkan bahwa a
suatu ideal.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
ii . Jelas bahwa a = a 1
R
a
iii . Misal I suatu ideal dengan a I . Ambil sembarang x a
x = ar
1
untuk suatu r
1
R. Dengan demikian diperoleh
x = ar
1
I karena a I dan I suatu ideal.
Jadi untuk setiap ideal I dari R dengan a I maka a I
Berdasarkan (i ), (ii ) dan (iii ) dapat disimpulkan bahwa a
merupakan ideal terkecil dari R yang memuat a.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.2
ii . Jelas bahwa a = a 1
R
a
iii . Misal I suatu ideal dengan a I . Ambil sembarang x a
x = ar
1
untuk suatu r
1
R. Dengan demikian diperoleh
x = ar
1
I karena a I dan I suatu ideal.
Jadi untuk setiap ideal I dari R dengan a I maka a I
Berdasarkan (i ), (ii ) dan (iii ) dapat disimpulkan bahwa a
merupakan ideal terkecil dari R yang memuat a.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Misalkan Z menyatakan daerah integral bilangan bulat. Tunjukan
bahwa setiap ideal I di Z merupakan ideal utama.
Catatan:
Suatu daerah integral yang setiap idealnya merupakan ideal utama
disebut Daerah Ideal Utama.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Ambil I suatu ideal dari Z.
Jika ideal I = 0 jelas bahwa I adalah
ideal utama karena dibangun satu unsur yaitu oleh unsur 0.
Selanjutnya, untuk I ,= 0 akan ditunjukan bahwa I dibangun
oleh satu unsur.
ambil suatu unsur terkecil a di I maka diperoleh a ,= 0 dan
a = a(1) I karena I suatu ideal
berdasarkan Contoh 8.2 diperoleh a I ()
Ambil x I . Berdasarkan algoritma pembagian, terdapat r , s Z
sehingga
x = a r + s dengan 0 s < a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Ambil I suatu ideal dari Z. Jika ideal I = 0 jelas bahwa I adalah
ideal utama karena dibangun satu unsur yaitu oleh unsur 0.
Selanjutnya, untuk I ,= 0 akan ditunjukan bahwa I dibangun
oleh satu unsur.
ambil suatu unsur terkecil a di I maka diperoleh a ,= 0 dan
a = a(1) I karena I suatu ideal
berdasarkan Contoh 8.2 diperoleh a I ()
Ambil x I . Berdasarkan algoritma pembagian, terdapat r , s Z
sehingga
x = a r + s dengan 0 s < a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Ambil I suatu ideal dari Z. Jika ideal I = 0 jelas bahwa I adalah
ideal utama karena dibangun satu unsur yaitu oleh unsur 0.
Selanjutnya, untuk I ,= 0 akan ditunjukan bahwa I dibangun
oleh satu unsur.
ambil suatu unsur terkecil a di I maka diperoleh a ,= 0 dan
a = a(1) I karena I suatu ideal
berdasarkan Contoh 8.2 diperoleh a I ()
Ambil x I . Berdasarkan algoritma pembagian, terdapat r , s Z
sehingga
x = a r + s dengan 0 s < a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Ambil I suatu ideal dari Z. Jika ideal I = 0 jelas bahwa I adalah
ideal utama karena dibangun satu unsur yaitu oleh unsur 0.
Selanjutnya, untuk I ,= 0 akan ditunjukan bahwa I dibangun
oleh satu unsur.
ambil suatu unsur terkecil a di I maka diperoleh a ,= 0 dan
a = a(1) I karena I suatu ideal
berdasarkan Contoh 8.2 diperoleh a I ()
Ambil x I . Berdasarkan algoritma pembagian, terdapat r , s Z
sehingga
x = a r + s dengan 0 s < a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Ambil I suatu ideal dari Z. Jika ideal I = 0 jelas bahwa I adalah
ideal utama karena dibangun satu unsur yaitu oleh unsur 0.
Selanjutnya, untuk I ,= 0 akan ditunjukan bahwa I dibangun
oleh satu unsur.
ambil suatu unsur terkecil a di I maka diperoleh a ,= 0 dan
a = a(1) I karena I suatu ideal
berdasarkan Contoh 8.2 diperoleh a I ()
Ambil x I . Berdasarkan algoritma pembagian, terdapat r , s Z
sehingga
x = a r + s dengan 0 s < a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Ambil I suatu ideal dari Z. Jika ideal I = 0 jelas bahwa I adalah
ideal utama karena dibangun satu unsur yaitu oleh unsur 0.
Selanjutnya, untuk I ,= 0 akan ditunjukan bahwa I dibangun
oleh satu unsur.
ambil suatu unsur terkecil a di I maka diperoleh a ,= 0 dan
a = a(1) I karena I suatu ideal
berdasarkan Contoh 8.2 diperoleh a I ()
Ambil x I . Berdasarkan algoritma pembagian, terdapat r , s Z
sehingga
x = a r + s dengan 0 s < a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
Ambil I suatu ideal dari Z. Jika ideal I = 0 jelas bahwa I adalah
ideal utama karena dibangun satu unsur yaitu oleh unsur 0.
Selanjutnya, untuk I ,= 0 akan ditunjukan bahwa I dibangun
oleh satu unsur.
ambil suatu unsur terkecil a di I maka diperoleh a ,= 0 dan
a = a(1) I karena I suatu ideal
berdasarkan Contoh 8.2 diperoleh a I ()
Ambil x I . Berdasarkan algoritma pembagian, terdapat r , s Z
sehingga
x = a r + s dengan 0 s < a
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
s = x + a (r ) I karena I suatu ideal dari Z
s = 0 karena 0 s < a dan a bilangan bulat positif terkecil di I .
Dengan demikian diperoleh x = a r a.
karena untuk setiap x I mengakibatkan x a maka diperoleh
I a ()
Berdasarkan () dan () disimpulkan bahwa I = a untuk suatu
a bilangan bulat positif terkecil di I . Dengan demikian terbukti
bahwa setiap ideal di Z merupakan ideal utama.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
s = x + a (r ) I karena I suatu ideal dari Z
s = 0 karena 0 s < a dan a bilangan bulat positif terkecil di I .
Dengan demikian diperoleh x = a r a.
karena untuk setiap x I mengakibatkan x a maka diperoleh
I a ()
Berdasarkan () dan () disimpulkan bahwa I = a untuk suatu
a bilangan bulat positif terkecil di I . Dengan demikian terbukti
bahwa setiap ideal di Z merupakan ideal utama.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
s = x + a (r ) I karena I suatu ideal dari Z
s = 0 karena 0 s < a dan a bilangan bulat positif terkecil di I .
Dengan demikian diperoleh x = a r a.
karena untuk setiap x I mengakibatkan x a maka diperoleh
I a ()
Berdasarkan () dan () disimpulkan bahwa I = a untuk suatu
a bilangan bulat positif terkecil di I . Dengan demikian terbukti
bahwa setiap ideal di Z merupakan ideal utama.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
s = x + a (r ) I karena I suatu ideal dari Z
s = 0 karena 0 s < a dan a bilangan bulat positif terkecil di I .
Dengan demikian diperoleh x = a r a.
karena untuk setiap x I mengakibatkan x a maka diperoleh
I a ()
Berdasarkan () dan () disimpulkan bahwa I = a untuk suatu
a bilangan bulat positif terkecil di I . Dengan demikian terbukti
bahwa setiap ideal di Z merupakan ideal utama.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
s = x + a (r ) I karena I suatu ideal dari Z
s = 0 karena 0 s < a dan a bilangan bulat positif terkecil di I .
Dengan demikian diperoleh x = a r a.
karena untuk setiap x I mengakibatkan x a maka diperoleh
I a ()
Berdasarkan () dan () disimpulkan bahwa I = a untuk suatu
a bilangan bulat positif terkecil di I . Dengan demikian terbukti
bahwa setiap ideal di Z merupakan ideal utama.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.3
s = x + a (r ) I karena I suatu ideal dari Z
s = 0 karena 0 s < a dan a bilangan bulat positif terkecil di I .
Dengan demikian diperoleh x = a r a.
karena untuk setiap x I mengakibatkan x a maka diperoleh
I a ()
Berdasarkan () dan () disimpulkan bahwa I = a untuk suatu
a bilangan bulat positif terkecil di I . Dengan demikian terbukti
bahwa setiap ideal di Z merupakan ideal utama.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Maka R suatu lapangan
jika dan hanya jika R tidak memiliki ideal lain selain 0 dan R itu
sendiri.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Untuk menunjukan syarat cukup R suatu lapangan, akan
ditunjukan bahwa setiap ideal I dari R maka I = 0 atau I = R.
Misal R suatu lapangan dan I ideal dari R dengan I ,= 0. Akan
ditunjukan bahwa ideal I = R.
Jelas bahwa I R karena I suatu ideal dari R. ()
ambil suatu unsur a I
maka 0 ,= a R karena 0 , = I R.
Karena R lapangan maka ada a
1
R sehingga a a
1
= 1
Dengan demikian diperoleh bahwa unsur 1 = a a
1
I karena
a I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Untuk menunjukan syarat cukup R suatu lapangan, akan
ditunjukan bahwa setiap ideal I dari R maka I = 0 atau I = R.
Misal R suatu lapangan dan I ideal dari R dengan I ,= 0. Akan
ditunjukan bahwa ideal I = R.
Jelas bahwa I R karena I suatu ideal dari R. ()
ambil suatu unsur a I
maka 0 ,= a R karena 0 , = I R.
Karena R lapangan maka ada a
1
R sehingga a a
1
= 1
Dengan demikian diperoleh bahwa unsur 1 = a a
1
I karena
a I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Untuk menunjukan syarat cukup R suatu lapangan, akan
ditunjukan bahwa setiap ideal I dari R maka I = 0 atau I = R.
Misal R suatu lapangan dan I ideal dari R dengan I ,= 0. Akan
ditunjukan bahwa ideal I = R.
Jelas bahwa I R karena I suatu ideal dari R. ()
ambil suatu unsur a I
maka 0 ,= a R karena 0 , = I R.
Karena R lapangan maka ada a
1
R sehingga a a
1
= 1
Dengan demikian diperoleh bahwa unsur 1 = a a
1
I karena
a I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Untuk menunjukan syarat cukup R suatu lapangan, akan
ditunjukan bahwa setiap ideal I dari R maka I = 0 atau I = R.
Misal R suatu lapangan dan I ideal dari R dengan I ,= 0. Akan
ditunjukan bahwa ideal I = R.
Jelas bahwa I R karena I suatu ideal dari R. ()
ambil suatu unsur a I
maka 0 ,= a R karena 0 , = I R.
Karena R lapangan maka ada a
1
R sehingga a a
1
= 1
Dengan demikian diperoleh bahwa unsur 1 = a a
1
I karena
a I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Untuk menunjukan syarat cukup R suatu lapangan, akan
ditunjukan bahwa setiap ideal I dari R maka I = 0 atau I = R.
Misal R suatu lapangan dan I ideal dari R dengan I ,= 0. Akan
ditunjukan bahwa ideal I = R.
Jelas bahwa I R karena I suatu ideal dari R. ()
ambil suatu unsur a I
maka 0 ,= a R karena 0 , = I R.
Karena R lapangan maka ada a
1
R sehingga a a
1
= 1
Dengan demikian diperoleh bahwa unsur 1 = a a
1
I karena
a I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Untuk menunjukan syarat cukup R suatu lapangan, akan
ditunjukan bahwa setiap ideal I dari R maka I = 0 atau I = R.
Misal R suatu lapangan dan I ideal dari R dengan I ,= 0. Akan
ditunjukan bahwa ideal I = R.
Jelas bahwa I R karena I suatu ideal dari R. ()
ambil suatu unsur a I
maka 0 ,= a R karena 0 , = I R.
Karena R lapangan maka ada a
1
R sehingga a a
1
= 1
Dengan demikian diperoleh bahwa unsur 1 = a a
1
I karena
a I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Untuk menunjukan syarat cukup R suatu lapangan, akan
ditunjukan bahwa setiap ideal I dari R maka I = 0 atau I = R.
Misal R suatu lapangan dan I ideal dari R dengan I ,= 0. Akan
ditunjukan bahwa ideal I = R.
Jelas bahwa I R karena I suatu ideal dari R. ()
ambil suatu unsur a I
maka 0 ,= a R karena 0 , = I R.
Karena R lapangan maka ada a
1
R sehingga a a
1
= 1
Dengan demikian diperoleh bahwa unsur 1 = a a
1
I karena
a I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Sekarang, ambil sembarang r R maka diperoleh
r = r .1 I karena 1 I
Jadi karena untuk setiap r R mengakibatkan r I maka dapat
disimpulkan bahwa R I . ()
Berdasarkan () dan () dapat disimpulkan bahwa I = R.
Terbukti bahwa setiap ideal di R adalah 0 atau dirinya sendiri.
Atau dengan kata lain, R tidak memiliki ideal selain 0 dan R.
Bukti syarat perlu sebagai latihan.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Sekarang, ambil sembarang r R maka diperoleh
r = r .1 I karena 1 I
Jadi karena untuk setiap r R mengakibatkan r I maka dapat
disimpulkan bahwa R I . ()
Berdasarkan () dan () dapat disimpulkan bahwa I = R.
Terbukti bahwa setiap ideal di R adalah 0 atau dirinya sendiri.
Atau dengan kata lain, R tidak memiliki ideal selain 0 dan R.
Bukti syarat perlu sebagai latihan.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Sekarang, ambil sembarang r R maka diperoleh
r = r .1 I karena 1 I
Jadi karena untuk setiap r R mengakibatkan r I maka dapat
disimpulkan bahwa R I . ()
Berdasarkan () dan () dapat disimpulkan bahwa I = R.
Terbukti bahwa setiap ideal di R adalah 0 atau dirinya sendiri.
Atau dengan kata lain, R tidak memiliki ideal selain 0 dan R.
Bukti syarat perlu sebagai latihan.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Sekarang, ambil sembarang r R maka diperoleh
r = r .1 I karena 1 I
Jadi karena untuk setiap r R mengakibatkan r I maka dapat
disimpulkan bahwa R I . ()
Berdasarkan () dan () dapat disimpulkan bahwa I = R.
Terbukti bahwa setiap ideal di R adalah 0 atau dirinya sendiri.
Atau dengan kata lain, R tidak memiliki ideal selain 0 dan R.
Bukti syarat perlu sebagai latihan.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Sekarang, ambil sembarang r R maka diperoleh
r = r .1 I karena 1 I
Jadi karena untuk setiap r R mengakibatkan r I maka dapat
disimpulkan bahwa R I . ()
Berdasarkan () dan () dapat disimpulkan bahwa I = R.
Terbukti bahwa setiap ideal di R adalah 0 atau dirinya sendiri.
Atau dengan kata lain, R tidak memiliki ideal selain 0 dan R.
Bukti syarat perlu sebagai latihan.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 8.4
Sekarang, ambil sembarang r R maka diperoleh
r = r .1 I karena 1 I
Jadi karena untuk setiap r R mengakibatkan r I maka dapat
disimpulkan bahwa R I . ()
Berdasarkan () dan () dapat disimpulkan bahwa I = R.
Terbukti bahwa setiap ideal di R adalah 0 atau dirinya sendiri.
Atau dengan kata lain, R tidak memiliki ideal selain 0 dan R.
Bukti syarat perlu sebagai latihan.

Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)


Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 8
1. Diketahui himpunan R =

a b
0 c

[ a, b, c R

dengan R menyatakan lapangan bilangan riil. Tunjukan


a. R adalah gelanggang
b. I =

0 a
0 0

[ a R

adalah ideal dari R


2. Misalkan R suatu gelanggang komutatif, I ideal dari R dan
untuk suatu a R, himpunan J yaitu
J = I +a = i + ar [ i I dan r R.
a. Buktikan bahwa himpunan J merupakan ideal dari R
b. Buktikan bahwa I J
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 8
1. Diketahui himpunan R =

a b
0 c

[ a, b, c R

dengan R menyatakan lapangan bilangan riil. Tunjukan


a. R adalah gelanggang
b. I =

0 a
0 0

[ a R

adalah ideal dari R


2. Misalkan R suatu gelanggang komutatif, I ideal dari R dan
untuk suatu a R, himpunan J yaitu
J = I +a = i + ar [ i I dan r R.
a. Buktikan bahwa himpunan J merupakan ideal dari R
b. Buktikan bahwa I J
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 8
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif yang tidak memiliki
ideal selain 0 dan R. Tunjukan bahwa R suatu lapangan!
4. Misalkan R
22
menyatakan gelanggang matriks berukuran
2 2 dengan komponen bilangan riil. Buktikan bahwa R
22
tidak memiliki ideal lain selain 0 dan R
22
.
5. Misalkan R suatu gelanggang dan U, V dua buah ideal dari R
i . Buktikan bahwa subhimpunan
U + V = u + v [ u U, v V
adalah ideal terkecil di R yang memuat U dan V.
ii . Buktikan bahwa subhimpunan U V adalah ideal ter-
besar yang termuat dalam U dan V.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 8
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif yang tidak memiliki
ideal selain 0 dan R. Tunjukan bahwa R suatu lapangan!
4. Misalkan R
22
menyatakan gelanggang matriks berukuran
2 2 dengan komponen bilangan riil. Buktikan bahwa R
22
tidak memiliki ideal lain selain 0 dan R
22
.
5. Misalkan R suatu gelanggang dan U, V dua buah ideal dari R
i . Buktikan bahwa subhimpunan
U + V = u + v [ u U, v V
adalah ideal terkecil di R yang memuat U dan V.
ii . Buktikan bahwa subhimpunan U V adalah ideal ter-
besar yang termuat dalam U dan V.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 8
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif yang tidak memiliki
ideal selain 0 dan R. Tunjukan bahwa R suatu lapangan!
4. Misalkan R
22
menyatakan gelanggang matriks berukuran
2 2 dengan komponen bilangan riil. Buktikan bahwa R
22
tidak memiliki ideal lain selain 0 dan R
22
.
5. Misalkan R suatu gelanggang dan U, V dua buah ideal dari R
i . Buktikan bahwa subhimpunan
U + V = u + v [ u U, v V
adalah ideal terkecil di R yang memuat U dan V.
ii . Buktikan bahwa subhimpunan U V adalah ideal ter-
besar yang termuat dalam U dan V.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 8
6. Misalkan R suatu gelanggang dan U, V dua buah ideal dari R.
Jika UV merupakan himpunan semua unsur di R yang dapat
ditulis sebagai jumlah hingga perkalian dari unsur-unsur di U
dan V, buktikan bahwa UV merupakan ideal dari R dengan
UV U V!
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 11
Gelanggang Kuosien
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
ambil sembarang gelanggang R dan ideal I dari gelanggang
tersebut
bentuk himpunan R/I sebagai himpunan semua koset a + I
dengan a R atau dapat ditulis dengan
R/I = a + I [ a R
denisikan operasi jumlah dan kali pada R/I secara berurutan
yaitu:
(a + I ) + (b + I ) = (a + b) + I , dan
(a + I ) (b + I ) = (a b) + I
untuk setiap a + I , b + I R/I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
ambil sembarang gelanggang R dan ideal I dari gelanggang
tersebut
bentuk himpunan R/I sebagai himpunan semua koset a + I
dengan a R atau dapat ditulis dengan
R/I = a + I [ a R
denisikan operasi jumlah dan kali pada R/I secara berurutan
yaitu:
(a + I ) + (b + I ) = (a + b) + I , dan
(a + I ) (b + I ) = (a b) + I
untuk setiap a + I , b + I R/I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
ambil sembarang gelanggang R dan ideal I dari gelanggang
tersebut
bentuk himpunan R/I sebagai himpunan semua koset a + I
dengan a R atau dapat ditulis dengan
R/I = a + I [ a R
denisikan operasi jumlah dan kali pada R/I secara berurutan
yaitu:
(a + I ) + (b + I ) = (a + b) + I , dan
(a + I ) (b + I ) = (a b) + I
untuk setiap a + I , b + I R/I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
ambil sembarang gelanggang R dan ideal I dari gelanggang
tersebut
bentuk himpunan R/I sebagai himpunan semua koset a + I
dengan a R atau dapat ditulis dengan
R/I = a + I [ a R
denisikan operasi jumlah dan kali pada R/I secara berurutan
yaitu:
(a + I ) + (b + I ) = (a + b) + I , dan
(a + I ) (b + I ) = (a b) + I
untuk setiap a + I , b + I R/I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
tunjukan operasi tersebut terdenisi dengan baik
(R/I , +, ) membentuk sistem matematika
tunjukan (R/I , +, ) memenuhi denisi 1.2, yaitu:
i . (R/I , +) membentuk grup komutatif
ii . (R/I , ) memenuhi sifat asosiatif dan mempunyai unsur
kesatuan, dan
iii . (R/I , +, ) memenuhi hukum distributif.
R/I membentuk suatu gelanggang yang berbeda dari R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
tunjukan operasi tersebut terdenisi dengan baik
(R/I , +, ) membentuk sistem matematika
tunjukan (R/I , +, ) memenuhi denisi 1.2, yaitu:
i . (R/I , +) membentuk grup komutatif
ii . (R/I , ) memenuhi sifat asosiatif dan mempunyai unsur
kesatuan, dan
iii . (R/I , +, ) memenuhi hukum distributif.
R/I membentuk suatu gelanggang yang berbeda dari R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
tunjukan operasi tersebut terdenisi dengan baik
(R/I , +, ) membentuk sistem matematika
tunjukan (R/I , +, ) memenuhi denisi 1.2, yaitu:
i . (R/I , +) membentuk grup komutatif
ii . (R/I , ) memenuhi sifat asosiatif dan mempunyai unsur
kesatuan, dan
iii . (R/I , +, ) memenuhi hukum distributif.
R/I membentuk suatu gelanggang yang berbeda dari R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
tunjukan operasi tersebut terdenisi dengan baik
(R/I , +, ) membentuk sistem matematika
tunjukan (R/I , +, ) memenuhi denisi 1.2, yaitu:
i . (R/I , +) membentuk grup komutatif
ii . (R/I , ) memenuhi sifat asosiatif dan mempunyai unsur
kesatuan, dan
iii . (R/I , +, ) memenuhi hukum distributif.
R/I membentuk suatu gelanggang yang berbeda dari R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
tunjukan operasi tersebut terdenisi dengan baik
(R/I , +, ) membentuk sistem matematika
tunjukan (R/I , +, ) memenuhi denisi 1.2, yaitu:
i . (R/I , +) membentuk grup komutatif
ii . (R/I , ) memenuhi sifat asosiatif dan mempunyai unsur
kesatuan, dan
iii . (R/I , +, ) memenuhi hukum distributif.
R/I membentuk suatu gelanggang yang berbeda dari R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Membentuk Gelanggang R/I
tunjukan operasi tersebut terdenisi dengan baik
(R/I , +, ) membentuk sistem matematika
tunjukan (R/I , +, ) memenuhi denisi 1.2, yaitu:
i . (R/I , +) membentuk grup komutatif
ii . (R/I , ) memenuhi sifat asosiatif dan mempunyai unsur
kesatuan, dan
iii . (R/I , +, ) memenuhi hukum distributif.
R/I membentuk suatu gelanggang yang berbeda dari R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi + terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi + terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi + terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi + terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi + terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
+ b
1
= (a
2
+ i
1
) + (b
2
+ i
2
)
= (a
2
+ b
2
) + (i
1
+ i
2
)
(a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) = (i
1
+ i
2
)
I karena i
1
+ i
2
I
Oleh Karena (a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) I maka
(a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi tambah
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
+ b
1
= (a
2
+ i
1
) + (b
2
+ i
2
)
= (a
2
+ b
2
) + (i
1
+ i
2
)
(a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) = (i
1
+ i
2
)
I karena i
1
+ i
2
I
Oleh Karena (a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) I maka
(a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi tambah
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
+ b
1
= (a
2
+ i
1
) + (b
2
+ i
2
)
= (a
2
+ b
2
) + (i
1
+ i
2
)
(a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) = (i
1
+ i
2
)
I karena i
1
+ i
2
I
Oleh Karena (a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) I maka
(a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi tambah
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
+ b
1
= (a
2
+ i
1
) + (b
2
+ i
2
)
= (a
2
+ b
2
) + (i
1
+ i
2
)
(a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) = (i
1
+ i
2
)
I karena i
1
+ i
2
I
Oleh Karena (a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) I maka
(a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi tambah
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
+ b
1
= (a
2
+ i
1
) + (b
2
+ i
2
)
= (a
2
+ b
2
) + (i
1
+ i
2
)
(a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) = (i
1
+ i
2
)
I karena i
1
+ i
2
I
Oleh Karena (a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) I maka
(a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi tambah
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi + terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
+ b
1
= (a
2
+ i
1
) + (b
2
+ i
2
)
= (a
2
+ b
2
) + (i
1
+ i
2
)
(a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) = (i
1
+ i
2
)
I karena i
1
+ i
2
I
Oleh Karena (a
1
+ b
1
) (a
2
+ b
2
) I maka
(a
1
+ b
1
) + I = (a
2
+ b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi tambah
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Ambil unsur a
1
+ I , b
1
+ I , a
2
+ I , b
2
+ I R/I dengan
(i ) a
1
+ I = a
2
+ I dan
(ii ) b
1
+ I = b
2
+ I .
Untuk menunjukan bahwa operasi terdenisi dengan baik cukup
dengan menunjukan (a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I .
Point (i ) dan (ii ) secara berurutan artinya adalah
(iii ) a
1
a
2
= i
1
I dan
(iv) b
1
b
2
= i
2
I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
b
1
= (a
2
+ i
1
) (b
2
+ i
2
)
= a
2
b
2
+ a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
(a
1
b
1
) (a
2
b
2
) = a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
I karena a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
) I
Oleh Karena (a
1
b
1
) (a
2
b
2
) I maka
(a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi kali
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
b
1
= (a
2
+ i
1
) (b
2
+ i
2
)
= a
2
b
2
+ a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
(a
1
b
1
) (a
2
b
2
) = a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
I karena a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
) I
Oleh Karena (a
1
b
1
) (a
2
b
2
) I maka
(a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi kali
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
b
1
= (a
2
+ i
1
) (b
2
+ i
2
)
= a
2
b
2
+ a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
(a
1
b
1
) (a
2
b
2
) = a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
I karena a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
) I
Oleh Karena (a
1
b
1
) (a
2
b
2
) I maka
(a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi kali
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
b
1
= (a
2
+ i
1
) (b
2
+ i
2
)
= a
2
b
2
+ a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
(a
1
b
1
) (a
2
b
2
) = a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
I karena a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
) I
Oleh Karena (a
1
b
1
) (a
2
b
2
) I maka
(a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi kali
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
b
1
= (a
2
+ i
1
) (b
2
+ i
2
)
= a
2
b
2
+ a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
(a
1
b
1
) (a
2
b
2
) = a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
I karena a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
) I
Oleh Karena (a
1
b
1
) (a
2
b
2
) I maka
(a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi kali
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Operasi terdenisi dg baik di R/I
Sehingga berdasarkan (iii ) dan (iv) diperoleh
a
1
b
1
= (a
2
+ i
1
) (b
2
+ i
2
)
= a
2
b
2
+ a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
(a
1
b
1
) (a
2
b
2
) = a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
)
I karena a
2
i
2
+ i
1
(b
2
+ i
2
) I
Oleh Karena (a
1
b
1
) (a
2
b
2
) I maka
(a
1
b
1
) + I = (a
2
b
2
) + I . Jadi terbukti bahwa operasi kali
terdenisi dengan baik pada R/I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Perhatikan Sistem R/I !
bersifat asosiatif terhadap terhadap jumlah dan kali
(berasal dari gelanggang R)
unsur nolnya adalah I
unsur a + I adalah negatif dari unsur a + I
bersifat komutatif terhadap jumlah (berasal dari R)
unsur satuannya adalah 1
R
+ I
memenuhi hukum distributif (berasal dari R)
Jadi sistem R/I membentuk gelanggang.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 9.1 (Gelanggang Kuosien)
Misal diberikan sembarang gelanggang R dan ideal I dari
gelanggang tersebut. Gelanggang R/I disebut gelanggang
Kuosien dari R oleh ideal I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 9.1 (Gelanggang Kuosien)
Misalkan ambil R = Z maka ideal I = n untuk suatu n Z.
R/I = Z/n
= k +n [ k Z
= k [ k Z dengan k = k +n = k + nz [ z Z
adalah kelas ekuivalen yang memuat k
= 0, 1, , n 1
= Z
n
Jadi Z
n
merupakan gelanggang Kuosien dari gelanggang Z oleh
ideal n untuk suatu n Z
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 9.1 (Gelanggang Kuosien)
Misalkan ambil R = Z maka ideal I = n untuk suatu n Z.
R/I = Z/n
= k +n [ k Z
= k [ k Z dengan k = k +n = k + nz [ z Z
adalah kelas ekuivalen yang memuat k
= 0, 1, , n 1
= Z
n
Jadi Z
n
merupakan gelanggang Kuosien dari gelanggang Z oleh
ideal n untuk suatu n Z
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 9.1 (Gelanggang Kuosien)
Misalkan ambil R = Z maka ideal I = n untuk suatu n Z.
R/I = Z/n
= k +n [ k Z
= k [ k Z dengan k = k +n = k + nz [ z Z
adalah kelas ekuivalen yang memuat k
= 0, 1, , n 1
= Z
n
Jadi Z
n
merupakan gelanggang Kuosien dari gelanggang Z oleh
ideal n untuk suatu n Z
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 9.1 (Gelanggang Kuosien)
Misalkan ambil R = Z maka ideal I = n untuk suatu n Z.
R/I = Z/n
= k +n [ k Z
= k [ k Z dengan k = k +n = k + nz [ z Z
adalah kelas ekuivalen yang memuat k
= 0, 1, , n 1
= Z
n
Jadi Z
n
merupakan gelanggang Kuosien dari gelanggang Z oleh
ideal n untuk suatu n Z
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 9.1 (Gelanggang Kuosien)
Misalkan ambil R = Z maka ideal I = n untuk suatu n Z.
R/I = Z/n
= k +n [ k Z
= k [ k Z dengan k = k +n = k + nz [ z Z
adalah kelas ekuivalen yang memuat k
= 0, 1, , n 1
= Z
n
Jadi Z
n
merupakan gelanggang Kuosien dari gelanggang Z oleh
ideal n untuk suatu n Z
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Contoh 9.1 (Gelanggang Kuosien)
Misalkan ambil R = Z maka ideal I = n untuk suatu n Z.
R/I = Z/n
= k +n [ k Z
= k [ k Z dengan k = k +n = k + nz [ z Z
adalah kelas ekuivalen yang memuat k
= 0, 1, , n 1
= Z
n
Jadi Z
n
merupakan gelanggang Kuosien dari gelanggang Z oleh
ideal n untuk suatu n Z
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 9.1 (Proyeksi Kanonik)
Misalkan R suatu gelanggang, I ideal dari R dan R/I gelanggang
kuosien dari R oleh I . Maka pengaitan
: R R/I
a a + I
merupakan suatu homomorsma gelanggang yang bersifat pada
dengan ker() = I . Homomorsma seperti ini disebut proyeksi
kanonik.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 9.1 (Proyeksi Kanonik)
Misalkan R suatu gelanggang, I ideal dari R dan R/I gelanggang
kuosien dari R oleh I . Maka pengaitan
: R R/I
a a + I
merupakan suatu homomorsma gelanggang yang bersifat pada
dengan ker() = I . Homomorsma seperti ini disebut proyeksi
kanonik.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 9.2 (Ideal Maksimal)
Misalkan R suatu gelanggang dan M ideal dari R. Ideal M ,= R
disebut ideal maksimal jika untuk setiap ideal I dari R dengan
M I R maka I = M atau I = R.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 9.2
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan I ,= R ideal dari R.
Maka gelanggang kuosien R/I membentuk suatu lapangan jika
dan hanya jika I merupakan ideal maksimal.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Denisi 9.3
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan I ,= R ideal dari R.
Ideal I disebut ideal prima jika untuk setiap x, y R dengan
xy I maka berlaku x I atau y I .
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Teorema 9.3
Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan I ,= R ideal dari R.
Maka gelanggang kuosien R/I membentuk suatu daerah integral
jika dan hanya jika I merupakan ideal prima.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 9
1. Buktikan bahwa operasi pada gelanggang kuosien bersifat
asosiatif dan distributif!
2. Misalkan R suatu gelanggang dan I ,= R suatu ideal.
Buktikan bahwa pemetaan
: R R/I
a a + I
merupakan homomorsma gelanggang yang bersifat pada
dengan ker() = I !
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 9
1. Buktikan bahwa operasi pada gelanggang kuosien bersifat
asosiatif dan distributif!
2. Misalkan R suatu gelanggang dan I ,= R suatu ideal.
Buktikan bahwa pemetaan
: R R/I
a a + I
merupakan homomorsma gelanggang yang bersifat pada
dengan ker() = I !
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 9
1. Buktikan bahwa operasi pada gelanggang kuosien bersifat
asosiatif dan distributif!
2. Misalkan R suatu gelanggang dan I ,= R suatu ideal.
Buktikan bahwa pemetaan
: R R/I
a a + I
merupakan homomorsma gelanggang yang bersifat pada
dengan ker() = I !
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 9
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan I ,= R suatu
ideal dari R. Buktikan bahwa gelanggang R/I membentuk
suatu daerah integral jika dan hanya jika I ideal prima.
4. Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Buktikan bahwa
gelanggang R suatu daerah integral jika dan hanya jika 0
ideal prima.
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Tunjukan bahwa 0
adalah ideal maksimal jika dan hanya jika R lapangan.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 9
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan I ,= R suatu
ideal dari R. Buktikan bahwa gelanggang R/I membentuk
suatu daerah integral jika dan hanya jika I ideal prima.
4. Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Buktikan bahwa
gelanggang R suatu daerah integral jika dan hanya jika 0
ideal prima.
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Tunjukan bahwa 0
adalah ideal maksimal jika dan hanya jika R lapangan.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 9
3. Misalkan R suatu gelanggang komutatif dan I ,= R suatu
ideal dari R. Buktikan bahwa gelanggang R/I membentuk
suatu daerah integral jika dan hanya jika I ideal prima.
4. Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Buktikan bahwa
gelanggang R suatu daerah integral jika dan hanya jika 0
ideal prima.
5. Misalkan R suatu gelanggang komutatif. Tunjukan bahwa 0
adalah ideal maksimal jika dan hanya jika R lapangan.
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Latihan 9
6. Misalkan R suatu gelanggang dan I ,= R suatu ideal dari R.
Buktikan bahwa gelanggang R/I membentuk gelanggang
komutatif jika untuk setiap a, b R maka ab ba I
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 13
Lapangan Hasil Bagi
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 14
DE, DIU dan DFT
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Pertemuan 15
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)
Pendahuluan
Outline
Materi UTS
Materi UAS
Karakteristik Gelanggang
Ideal
Gelanggang Kuosien
Lapangan Hasil Bagi
DE, DIU dan DFT
Suku Banyak atas Lapangan
Muhamad Ali Misri Aljabar Abstrak 2 (Gelanggang)