Anda di halaman 1dari 20

KEKURANGAN KARBOHIDRAT

BY KELOMPOK 1

KEKURANGAN KARBOHIDRAT
MEKANISME CONTOH CARA

PENYAKIT

PENCEGAHAN & PENGOBATAN

KEKURANGAN KARBOHIDRAT
MONOSAKARIDA

KARBOHIDRA T
POLIGOSAKARID A

OLIGOSAKARIDA

SELANJUTNYA

PATI atau tepung,merupakan bentuk karbohidrat yang diperoleh dari sumber biji-bijian. Akar-akaran, umbiumbian,dan buah tanaman (terutama yang belum matang)

Dekstrin merupakan bentuk karbohidrat yang diperoleh sebagai hasil antara pencernaan pati untuk dibentuk menjadi maltosa

likogen disimpan dalam hati dan jaringan otot,digunakan untuk pemenuhan energi bagi jaringan tubuh pada saat-saat tubuh menjalani kerja keras atau latihan-latihan berat, glukosa diperoleh sebagai hasil ubahan glikogen dan selanjutnya disirkulasikan ke berbagai bagian tubuh

!ellulosa adalah unsur dari polisakarida yang tidak dapat dicerna, tahan terhadap kerja en"im dan berpengaruh pada ,massa besar makanan.

Pektin, juga merupakan unsur polisakarida yang tidak dapat dicerna sebagai sumbernya yang utama adalah buah-buahan yang menjadikan kulit buahnya memiliki ketebalan tertentu,#ungsi pektin yaitu sebagai laksati# dan sebagai pengental,pengikat dan pembentuk sel makanan.

MEKANISME
$arbohidrat

glukosa sirkulasi darah

metabolisme oksidasi sumber energi


%tak

sebagai pusat kegiatan selamanya glukosa sebagai sumber

menggunakan energinya

CONTOH PENYAKIT MARASMUS


$onsep

dasar

&arasmus adalah bentuk malnutrisi kalori protein yang terutama akibat kekurangan kalori yang berat dan kronis terutama terjadi selama tahun pertama kehidupan dan mengurusnya lemak ba'ah kulit dan otot. (Dorland, ())*+,-)).

Marasmus adala

sua!u "#$%a&'! %a$( d's#)a)&a$

*l# &#&ura$(a$ &al*r' "r*!#'$+ ,Sur'ad'- .//101123+

Marasmus adala ada d' da#ra

mal$u!r's' )#ra! "ada )a%' s#r'$(

d#$(a$ ma&a$a$ !'da& 4u&u" a!au

'('#$# &ura$(+ S'$*$'m marasmus d'!#ra"&a$ "ada "*la "#$%a&'! &l'$'s %a$( m#$#&a$&a$ sa!u a%au l#)' !a$da d#5's'#$s' "r*!#'$ da$ &al*r'+ ,N#ls*$11110.1.3+

.at gi"i adalah "at yang diperoleh dari makanan dan digunakan oleh tubuh untuk pertumbuhan, pertahanan dan atau perbaikan. .at gi"i dikelompokkan menjadi karbohidrat, lemak, protein, /itamin, mineral dan air. (Arisman, 011-+(23)

4nergi yang diperoleh oleh tubuh bukan hanya diperoleh dari proses katabolisme "at gi"i yang tersimpan dalam tubuh, tetapi juga berasal dari energi yang terkandung dalam makanan yang kita konsumsi.

5ungsi utama karbohidrat adalah sebagai sumber energi, disamping membantu pengaturan metabolisme protein. Protein dalam darah mempunyai peranan #isiologis yang penting bagi tubuh untuk +

&engatur tekanan air, dengan adanya tekanan osmose dari plasma protein. !ebagai cadangan protein tubuh. &engontrol perdarahan (terutama dari #ibrinogen). !ebagai transport yang penting untuk "at-"at gi"i tertentu. !ebagai antibodi dari berbagai penyakit terutama dari gamma globulin.

CONTOH PENYAKIT

&A6A!&7!

Penyakit yang diakibatkan kekurangan asupan makanan yang mengandung karbohidrat. !ering mengenai anak usia balita dengan tanda-tanda + -. !elalu merasa kelaparan -. Anak sering menangis -. Tubuh menjadi sangat kurus -. $ulit mennjadi keriput -. Pernapasan terganggu akibat tekanan darah dan detak jantung yang tidak stabil

Marasmus

PENCEGAHAN

Pemberian air susu ibu (A!I) sampai umur 0 tahun merupakan sumber energi yang paling baik untuk bayi.

Ditambah dengan pemberian makanan tambahan bergi"i pada umur , tahun ke atas

Pencegahan penyakit in#eksi, dengan meningkatkan kebersihan lingkungan dan kebersihan perorangan

Pemberian imunisasi.

La$6u!a$+

&engikuti program keluarga berencana untuk mencegah kehamilan terlalu kerap.

Penyuluhan8pendidikan gi"i tentang pemberian makanan yang adekuat merupakan usaha pencegahan jangka panjang.

Pemantauan (sur/eillance) yang teratur pada anak balita di daerah yang endemis kurang gi"i, dengan cara penimbangan berat badan tiap bulan.

"#$(*)a!a$

Tahap a'al yaitu 0---* jam per-tama merupakan masa kritis, yaitu tindakan untuk menyelamat-kan ji'a, antara lain mengkoreksi keadaan dehidrasi atau asidosis dengan pemberian cairan intra/ena.

9airan yang diberikan ialah larutan Darro'- lucosa atau 6inger :actat De;trose 2<. 9airan diberikan sebanyak 011 ml8kg ==8hari. &ula-mula diberikan ,1 ml8kg == pada --* jam pertama. $emudian (-1

ml sisanya diberikan dalam (,-01 jam berikutnya.

"#$(*)a!a$
Tahap

kedua yaitu penyesuaian.

!ebagian besar penderita tidak memerlukan koreksi cairan dan elektrolit, sehingga dapat langsung dimulai dengan penyesuaian terhadap pemberian makanan.

P#m)#r'a$ ma&a$a$

Pada hari-hari pertama jumlah kalori yang diberikan sebanyak >1-,1 kalori8kg ==8hari atau rata-rata 21 kalori8kg ==8hari, dengan protein (-(,2 g8kg ==8hari. ?umlah ini dinaikkan secara berangsur-angsur tiap (-0 hari sehingga mencapai (21(32 kalori8kg ==8hari dengan protein >-2 g8kg ==8hari.

@aktu yang diperlukan untuk mencapai diet tinggi kalori tinggi protein ini lebih kurang 3-(1 hari.

Antibiotik

perlu

diberikan,

karena

penderita

marasmus sering disertai in#eksi. Pilihan obat yang dipakai ialah procain penicillin atau gabungan penicilin dan streptomycin.

a$& %*u++

Pa

am&a 777 Or s!'ll Ham"a777


S'la

&a$ )#r!a$%a77