Anda di halaman 1dari 3

invaginasi (intususepsi) PENDAHULUAN Invaginasi atau intususepsi sering ditemukan pada anak dan agak jarang pada orang

dewasa. Invaginasi pada anak biasan a bersi!at idiopatik karena tidak diketa"ui pen ebabn a. #eban akan ditemukan pada ke$ompok umur % & '% bu$an( dan $ebi" ban ak pada anak $aki & $aki. Invaginasi ia$a" suatu keadaan( sebagian usus masuk ke da$am usus berikutn a. )iasan a bagian proksima$ masuk ke dista$( jarang terjadi seba$ikn a. )agian usus ang masuk di*sebut intussus+eptum dan bagian ang menerima intussus+epturn dinamakan intussus+ipiens . ,$e" karena itu( invaginasi disebut juga intussus+eption. Pemberian nama invaginasi bergantung "ubungan antara intussus+eptum dan intussus+ipiens( misa$n a i$eo*i$ea$ menunjukkan invaginasi "an a me$ibatkan i$eum saja. I$eo*+o$i+a berarti i$eum sebagai intussus+eptum dan +o$on sebagai intussus+ipiens. #ombinasi $ain dapat terjadi seperti i$eo*i$eo +o$i+a( +o$o*+o$i+a dan appendi+a$*+o$i+a. I$eo*+o$i+a ang pa$ing ban ak ditemukan (-./)( i$eo* i$eo +o$i+a './( $ain*$ain '0/( pa$ing jarang tipe appendi+a$ 1o$i+a. Invaginasi sering dijumpai pada umur 2 bu$an & % ta"un( pa$ing ban ak . ** 3 bu$an( Preva$ensi pen akit diperkirakan '**% penderita di antara '000 ke$a"iran "idup. Anak $e$aki $ebi" ban ak daripada perempuan( 2 4 '. Pada umur .**3 bu$an sebagian besar be$um diketa"ui pen ebabn a. Penderita biasan a ba i se"at( menetek( gi5i baik dan da$am pertumbu"an optima$. Ada ang meng"ubungkan terjadin a invaginasi karena gangguan perista$tik( '0/ dida"u$ui o$e" pemberian makanan padat dan diare. Diare dan invaginasi di"ubungkan dengan in!eksi virus( karena pada pemeriksaan tinja dan ke$enjar $im!a mesenterium( terdapat adenovirus bersama*sama invaginasi. Invaginasi pada umur % ta"un ke atas( biasan a bersama*sama divertike$ 6e+ke$( po$ip( "emangioma dan $im!osarkoma. In!eksi parasit sering juga men ertai invaginasi anak besar. 7E8ALA 6ani!estasi pen akit mu$ai tampak da$am waktu 29%: jam sete$a" terjadi invaginasi. 7eja$a*geja$a sebagai tanda*tanda obstruksi usus aitu n eri perut( munta" dan perdara"an. N eri perut bersi!at serangan setiap '.*20 menit( $aman a '**% menit.. Di antara % serangan( ba i ke$i"atan se"at. Perut berbentuk ;+ap"oid ;erangan n eri suda" dapat ditemukan pada anak kurang ' ta"un (<0(-/)( ='(=/ pada umur '**% ta"un dan 3'/ pada umur $ebi" % ta"un. Pada anak besar $ebi" % ta"un( n eri perut merupakan geja$a ang men o$ok. biasan a n eri disusu$ o$e" munta". Pada ba i ke+i$ munta" ma$a"an dapat sebagai geja$a pertama. 6unta" mu$a*mu$a terdiri atas sisa*sisa makanan ang ada da$am $ambung( kemudian berisi empedu. ;eban ak 3.(./ geja$a munta" terjadi pada anak berumur kurang dari % ta"un. >imbu$n a munta" dapat tejadi 2 jam pertama sete$a" ber$angsungn a pen akit( masing*masing -2/ pada umur kurang % ta"un dan .%/ pada umur $ebi" % ta"un.

7eja$a munta" $ebi" sering pada invaginasi usus "a$us bagian atas jejunum dan i$eum daripada i$eo*+o$i+a. ;ete$a" serangan ko$ik ang petama( tinja masi" norma$( kemudian disusu$ o$e" de!ekasi dara" ber+ampur $endir (+urrant je$$ stoo$). ?ang berasa$ dari intususeptum ang terbendung( tertekan atau seuda" menga$ami strangu$asi. )i$a invaginasi disertai strangu$asi "arus di ingat kemungkinan terjadin a peritonitis sete$a" per!orasi. Pada .3/ penderita( perdara"an terjadi da$am waktu '% jam Dara" $endir berwarna segar pada awa$ pen akit( kemudian berangsur*angsur ber+ampur jaringan nekrosis( disebut terr stoo$ o$e" karena terjadi kerusakan jaringan dan pembu$u" dara". DIA7N,;I; DAN PE6E@I#;AAN Diagnosis invaginasi dapat diduga atas pemeriksaan !isik dan dipastikan dengan pemeriksaan rontgen dengan enema barium. Pada pemeriksaan perut dapat teraba sausage s"ape pada %:/ penderita. ;uatu massa dengan $ekukan dan posisin a mengikuti garis usus +o$on as+endens sampai ke sigmoid dan rektum. 6assa tumor sukar diraba bi$a berada di be$akang "ati atau pada dinding ang tegang. Perkusi pada tempat invaginasi terkesan suatu rongga kosong. )ising usus terdengar meninggi se$ama serangan ko$ik( menjadi norma$ kemba$i di $uar serangan. 1o$ok dubur memper$i"atkan dara" $endir dan kadang*kadang teraba pseudo*portio bi$a invaginasi suda" men+apai re+to*sigmoid. PE6E@I#;AAN @ADI,L,7I# Aoto po$os perut dibuat da$am % ara"( posisi supine dan $atera$ dekubitus kiri. Posisi $atera$ dekubitus kiri ia$a" posisi penderita ang dibaringkan dengan bagian kiri di atas meja dan sinar dari ara" mendatar. Dengan posisi ini( se$ain untuk mengeta"ui invaginasi juga dapat mendeteksi adan a per!orasi. 7ambaran B*ra pada invaginasi i$eo*+oe+a$ memper*$i"atkan daera" bebas udara ang !ossa i$ia+a kanan karena terisi massa. Pada invaginasi tingkat $anjut ke$i"atan air !$uid $eve$. PEN7EL,LAAN 6asukan ora$ di"entikan( penderita diberi +airan intravena dan se$anjutkan di$akukan reposisi usus. )ergantung pada keadaan penderita( reposisi di$akukan dengan operasi atau barium enema. Pada operasi( reposisi se+ara manua$ dan "asi$n a $angsung diketa"ui. @eposisi barium diikuti o$e" B*ra . 6u$a*mu$a tampak ba angan barium bergerak berbentuk +upping pada tempat invaginasi. Dengan tekanan "idrostatik sebesar C * ' meter air( barium didorong ke ara".proksima$.

tekanan "idrostatik tidak bo$e" me$ewati ' meter air dan tidak bo$e" di$akukan pengurutan atau penekanan manua$ di perut sewaktu di$akukan reposisis "idrostatik. Pengobatan dianggap ber"asi$ bi$a barium suda" men+apai i$eum termina$is. Pada saat itu( pasase usus kemba$i norma$( norit ang diberikan per os akan ke$uar me$a$ui dubur. ;eiring dengan pemeriksaan 5at kontras kemba$i dapat ter$i"at +oi$ed spring appearan+e. 7ambaran tersebut disebabkan o$e" sisa*sisa barium pada "austra sepanjang bekas tempat invaginasi. ;ejak '=-<( barium enema suda" dipergunakan untuk pengobatan invaginasi dan "asi$n a memuaskan. Han a sedikit kemungkinan terjadi per!orasi wa$aupun usus te$a" menga$ami gangren( asa$ tekanan "idrostatik tidak me$ebi"i ' meter. Demikian pu$a $aman a perawatan pada reposisi barium $ebi" pendek daripada operasi. ;eba$ikn a dengan reduksi manua$ pada operasi tern ata $ebi" bersi!at traumatik( se"ingga $ebi" muda" terjadi ruptur usus. dengan ke$ebi"an ang disebut tadi( di ;kandinavia reposisi barium $ebi" ban ak digunakan. ;urviva$ rate ../( masing*masing ='/ pada umur kurang ' ta"un dan './ pada usia kurang 2 bu$an #adang*kadang reposisi barium tidak ber"asi$( misa$n a pada umur kurang 2 bu$an dan invaginasi i$eo*i$ea$. )a angan kontras da$am bentuk +upping tidak men+apai i$eum termina$is se"ingga memer$ukan operasi. 8ika reposisis konservati! ini tidak ber"asi$( terpaksa diadakan reposisi operati!. ;ewaktu oprasi akan di+oba reposisi manua$ dengan mendorong invaginatum dari ora$ kea ra" sudut i$eosae+a$. Dorongan di$akukan dengan "ati0"ati tanpa tarikan dari bagian proksima$ ,perasi dini tanpa terapi barium dikerjakan bi$a terjadi per!orasi( peritonitis dan tanda*tanda obstruksi. #eadaan ini biasan a pada invaginasi ang suda" ber$angsung := jam. Demikian pu$a pada kasus*kasus re$apse. Invaginasi beru$ang ''/ sete$a" reposisi barium dan 2/ pada operasi tanpa reseksi usus. )isan a reseksi di$akukan jika a$iran dara" tidak pu$i" kemba$i sete$a" di"angatkan dengan $arutan !isio$ogik. Usus ang menga$ami invaginasi nampak kebiruan. Pada perawatan ke*%D( dikerjakan operasi tanpa barium enema.