Anda di halaman 1dari 1

Pokok dan dasar Motif Hias Majapahit Bagian Pokok: Campuran cekung dan cembung, memang daun ini

merupakan campuran yang sesuai untuk menambah baiknya motif tersebut. Angkup: Ragam ini mempunyai dua angkup, yang berbentuk cembung dan cekung memakai u ir mene ungkup pada sehe ai daun pokok. !ambu : Ragam ini mempunyai jambu susun dan jambu satu. "ni suatu tanda untuk daun#daun pokok atau daun ainnya. !ambu yang satu untuk daun yang tanggung. Adapun daun keci tidak memer ukan jambu . !ambu ini di etakkan di muka bagian atas u ir pada penghabisan u ir angkup. $rubusan: %daun semi& ia ah sehe ai daun yang ter etak di atas angkup atau daun besar berebentuk bu at atau cekung %kra'ing&, baik daun tanggung maupun daun keci . Benangan: (ama dengan motif Padjajaran, hanya bedanya jika motif Majapahit mempunyai benangan rangkap. Benangan rangkap ini dipakai pada daun yang besar dan benangan satu pada daun yang tanggung. (imbar: "a ah sehe ai daun tambahan yang tumbuh pada daun besar atau pokok daun pada bagian ba'ah, berdampingan dengan tangkai angkup. Pecahan: (ama dengan pada motif Padjajaran