Anda di halaman 1dari 9

SELASA, 13 NOVEMBER 2012

laporan Media pertumbuhan mikrobiologi


BABA I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Mikroorganisme yang ingin kita tumbuhkan, yang pertama harus dilakukan adalah memahami kebutuhan dasarnya kemudian memformulasikan suatu medium atau bahan yang akan digunakan. Air sangat penting bagi organisme bersel tunggal sebagai komponen utama protoplasmanya serta untuk masuknya nutrien ke dalam sel. Pembuatan medium sebaiknya menggunakan air suling. Air sadah umumnya mengandung ion kalsium dan magnesium yang tinggi. Pada medium yang mengandung pepton dan ektrak daging, air dengan kualitas air sadah sudah dapat menyebabkan terbentuknya endapan fosfat dan magnesium fosfat (Hadioetomo, 1993). Mikroorganisme dapat berkembang biak dengan alami atau dengan bantuan manusia. Mikroorganisme yang dikembangkan oleh manusia diantaranya melalui substrat yang disebut media. ntuk melakukan hal ini, haruslah dimengerti !enis"!enis nutrien

yang diisyaratkan oleh bakteri dan !uga ma#am lingkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhannya (Anonim, $%11). &rganisme hidup memerlukan nutrisi untuk pertumbuhannya. 'ubtansi kimia organik dan inorganik diperoleh dari lingkungan dalam berbagai ma#am bentuk. (utrien diambil dari likungan kemudian ditransformasikan melalui membran plasma menu!u sel. )i sel beberapa nutrisi diolah menghasilkan energi yang digunakan dalam proses seluler (*im, 199+). Medium yang digunakan untuk menumbuhkan dan mengembangbiakkan mikroorganisme tersebut harus sesuai susunanya dengan kebutuhan !enis"!enis mikroorganisme yang bersangkutan. ,eberapa mikroorganisme dapat hidup baik pada medium yang sangat sederhana yang hanya mengandung garam anargonik di tambah sumber karbon organik seperti gula. 'edangkan mikroorganime lainnya memerlukan

suatu medium yang sangat kompleks yaitu berupa medium ditambahkan darah atau bahan"bahan kompleks lainnya (-olk, 1993). Memformulasikan suatu medium atau bahan yang akan digunakan untuk menumbuhkan mikroorganisme di dalamnya harus memperhatikan berbagi ma#am ketentuan seperti !ika yang ingin kita membuat medium untuk organisme bersel tunggal, biasanya air sangat penting sebagai komponen utama protoplasmanya serta untuk masuknya nutrien ke dalam sel. Pembuatan medium agar padat, digunakan agar"agar, gelatin atau gel silika) agar merupakan media tumbuh yang ideal yang diperkenalkan melalui metode ba#teriaologi#al (Hadioetomo, 1993). B. Tujuan .u!uan dari praktikum ini adalah agar mahasis/a dapat membuat media pertumbuhan (atrium Agar ((A) dan Potato )e0trose Agar (P)A). C. Manfaat 1ita dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan media. 1ita dapat mengetahui bentuk"bentuk media 1ita dapat mengetahui bahan"bahan pembuatan media 1ita dapat mengetahui ada berapa !enis"!enis media. 1ita dapat mengetahui 'ifat"sifat media.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Mikroorganisme dapat ditumbuhkan dan dikembangkan pada suatu substrat yang disebut medium. )engan adanya medium pertumbuhan, akti2itas mikrobia dapat dipela!ari dan dengan medium tumbuh dapat dilakukan isolasi mikrobia dengan kultur murni, perbanyakan, pengu!ian sifat fisiologis, dan perhitungan !umlah mikroba. 1eragaman yang luas dalam tipe nutrisi untuk mikrobia yaitu diimbangi dengan oleh tersedianya berbagai media yang banyak ma#amnya untuk kulti2asinya. Media"media yang digunakan seperti pepton, ekstrak daging, ekstrak khamir, dan agar. ,ahan yang paling umum digunakan untuk membuat medium men!adi padat dapat dipakai agar ('uted!o, 1991). ,akteri dalam medium !uga memerlukan makanan untuk pertumbuhannya. ,akteri yang tidak punya akar harus berada pada permukaan larutan makanan yang #air. Pertumbuhan bakteri berarti meningkatnya !umlah sel yang konstituen. Apabila disusun 1% bakteri dalam 1 ml medium yang #o#ok dan $3 !am kemudian ditemukan 1% !uta bakteri tiap milimeternya, maka ter!adilah pertumbuhan bakteri. Meningkatnya !umlah bakteri ter!adi dengan proses yang disebut dengan pembelahan biner, dimana setiap bakteri membentuk dinding sel baru (-olk, 1993). ntuk menumbuhkan mikroba ada berbagai ma#am medium yang digunakan. ntuk mudahnya medium mikroba diklasifikasikan berdasarkan sifat, komposisi dan fungsinya. ,erdasarkan sifat fisiknya, medium dibagi men!adi 3, yaitu solid medium, semi solid medium, dan broth medium. 'edangkan berdasarkan komposisi penyusunnya !uga dibedakan men!adi medium sintetis, medium semi sintetis, medium non"sintetis. ,erdasarkan fungsinya sendiri medium terbagi men!adi medium umum, medium selektif, medium diferensial, medium u!i dan medium diperkaya (4robisher, 1953.). Mikrobia dapat tumbuh dengan baik !ika dalam suatu media tersebut memenuhi syarat"syarat antara lain sebagai berikut 6 a). Harus mengandung semua 7at hara yang mudah digunakan oleh mikroba8 b). Harus mempunyai tekanan osmosa, tegangan permukaan, dan pH yang sesuai dengan kebutuhan mikroba yang ditumbuhkan8

#). .idak mengandung 7at"7at yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba8 d). Harus berada dalam kondisi steril sebelum digunakan, agar mikroba yang diinginkan dapat tumbuh baik. Pertumbuhan bakteri selain memerlukan nutrisi, !uga memerlukan pH yang tepat. 1ebanyakan bakteri tidak dapat tumbuh pada kondisi yang terlalu basa, ke#uali Vibrio cholerae yang dapat hidup pada pH lebih dari +. 'uhu !uga merupakan 2ariabel yang perlu dikendalikan. 1elompok terbesar yaitu mesofil, suhu optimum untuk

pertumbuhannya $%"3%o9 (-olk, 1993). PH merupakan faktor yang sangat mempengaruhi suatu keberhasilan dalam pembuatan medium sehingga kondisi pH yang terlalu basa atau terlalu asam tidak #o#ok untuk di!adikan medium mikroba karena mikroba tidak dapat hidup pada kondisi tersebut. Medium didiamkan atau disimpan selama $ 0 $3 !am untuk menyakinkan bah/a medium masih steril, karena selain pH sebagai penentu tumbuhnya mikroba, alat dan medium yang steril !uga menentukan ()/id!oseputro, 1993). ,ahan"bahan untuk pertumbuhan medium dapat dikelompokkan men!adi 3 kelompok yaitu bahan dasar yang meliputi air, agar yang bersifat tidak diuraikan oleh mikrobia, gelatin yang merupakan protein yang dapat diuraikan oleh mikrobia, dan silika gel yaitu bahan yang mengandung natrium silikat khusus untuk menumbuhkan mikrobia yang bersifat obligat autotrof, unsur"unsur nutrien yang dapat diambil dari bahan alam, meliputi karbohidrat, lemak dan asam"asam organik, sumber nitrogen yang men#akup pepton dan protein, garam"garam kimia (1, (a, 4e dan Mg), 2itamin, dan sari buah, ekstrak sayuran dan susu. 'erta bahan"bahan tambahan yaitu bahan yang senga!a ditambahkan ke dalam medium dengan tu!uan tertentu seperti indikator maupun antibioti# (Hadioetomo, 1993).

BAB III METODOLOGI A. aktu !an Te"#at Praktikum mikrobiologi dengan !udul :Media Pertumbuhan; dilaksanakan pada hari <abu, tanggal $3 oktober $%1$, pukul 1$.%%"1=.3% >?. dan bertempat di *aboratorium ,iologi, 4akultas Matematika dan ?lmu Pengetahuan Alam, ni2ersitas 9endera/asih, @ayapura. B. Alat !an Ba$an a. Alat Hot Plate 9a/an petri (steril) *abu Arlenmeyer ,unsen Autoklaf ,eaker glass Belas ukur %. Ba$an (utrient Agar Potato )e0trose Agar 1entang ACuades 1ertas pH indi#ator 1ertas saring C. Pr&'e!ur Kerja 1. Pembuatan P)A

a.

1entang dikupas dan di#u#i hingga bersih kemudian dipotong dadu dan ditimbang

sebanyak 1%% gr b. 1entang direbus didalam aCuades sebanyak 3%% ml sampai masak #. Akstrak kentang disaring dan ditambah dengan destros 1% gr dan agar 1% gr

d. 1emudian #ampuran tersebut diaduk hingga terlarut e. f. *arutan tersebut ditambah dengan aCuades hingga 2olume men#apai =%% ml *arutan dimasukkan kedalam labu erlemayerDbotol, disumbat dengan kapas dan

ditutup dengan #ling/rop g. Media diautoklaf selama 1="$% menit pada 1$1E9 ditekanan 1= psi.

$. a.

Pembuatan (A ACuades =%% ml dibagi men!adi dua bagian

b. 1% gram beef ekstrak dilarutkankedalam $%% ml aCuadesdan diaduk hingga homogen #. *arutan beef ekstrak kedalam larutan hingga homogen

d. *arutan dimasukkan kedalam botol, disumbat dengan kapas dan ditutup dengan #ling/rop e. *arutan dimasukkan kedalam labu erlemayerDbotol, disumbatdengan kapas dan

ditutup dengan #ling/rop f. Media diautoklaf selama 1="$% menit pada 1$1E9 ditekanan 1= psi.

BAB I( HASIL DAN PEMBAHASAN

Media pertumbuhan mikroorganisme adalah suatu bahan yang terdiri dari #ampuran 7at"7at makanan (nutrisi) yang diperlukan mikroorganisme untuk pertumbuhannya. Mikroorganisme memanfaatkan nutrisi media berupa molekul"molekul ke#il yang dirakit untuk menyusun komponen sel. )engan media pertumbuhan dapat dilakukan isolat mikroorganisme men!adi kultur murni dan !uga memanipulasi komposisi media pertumbuhannya.. Pembuatan medium Potato )e0trose Agar (P)A) adalah dengan Akstrak kentang yang diambil dari hasil perebusan kentang. 'elan!utnya air rebusan kentang di#ampur dengan bahan tambahan lain seperti agar dan destrose. 'elan!utnya larutan dididihkan selama kurang lebih 3% menit. *angkah selan!utnya adalah menyeterilkan botol dan memasukkan larutan P)A kedalamnya, saat hendak memasukkannya ke dalam botol !angan tunggu sampai larutan dingin sebab !ika dingin larutan akan mengental. 'elan!utnya alat sekaligus bahan harus diauto#laf untuk men#egah ter!adinya kontaminasi. )isini agar berfungsi untuk mengentalkan medium. Akstrak kentang dan agar disterilkan serta suhu dan pHnya diatur. 'ebelum dilakukan sterilisasi, medium bera/arna kuning, setelah disterilisasi dalam autoklaf medium ber/arna ke#oklatan dan didapat endapan ber/arna putih. 'etelah didinginkan beberapa saat, medium dapat ditanami bakteri Pembuatan medium (utrien Agar ((A) menggunakan bahan utama beef ekstrak, peptom dan !uga agar. 'eluruh bahan di#ampurkan dengan aCuades dan direbus selama 3% menit kemudian di masukkan kedalam botol. botol harus ditutup rapat menggunakan kapas yang dibalut dengan /arp#lean, agar tidak terkontaminasi saat penyimpanan. )an harus di sterilisasi dalam auto#lafe sebelum disimpan dalam beberapa hari. Pada a/al pengamatan medium (utrien Agar, sebelum proses sterilisasi ber/arna kuning, setelah sterilisasi /arna medium men!adi agak #oklat. Pada pembuatan medium (A ini ditambahkan pepton agar mikroba #epat tumbuh, karena mengandung banyak ($. Agar yang digunakan dalam proses ini untuk mengentalkan medium sama halnya dengan yang digunakan pada medium P)A yang !uga berperan sebagai media tumbuh yang ideal bagi mikroba.

BAB ( PENUTUP A. Ke')"#ulan )ari praktikum pada media pertumbuhan mikroba dapat disimpulkan bah/a 6 Media pertumbuhan mikroorganisme adalah suatu bahan yang terdiri dari #ampuran 7at"7at makanan (nutrisi) yang diperlukan mikroorganisme untuk pertumbuhannya. Mikroorganisme memanfaatkan nutrisi media berupa molekul"molekul ke#il yang dirakit untuk menyusun komponen sel. )engan media pertumbuhan dapat dilakukan isolat mikroorganisme men!adi kultur murni dan !uga memanipulasi komposisi media pertumbuhannya 4ungsi medium ((A) berdasrkan susunan kimianya merupakan medium non sintetik atau semi ilmiah, berdasarkan konsistennya merupakan medium padat, untuk menumbuhkan bakteri, (P)A) termasuk media padat, berdasarkan susunan kimianya termasuk sintetik untuk menumbuhkan !amur. B. Saran 'aran saya sebagai mahasis/a kesehatan, dimana harus mengetahui #ara pembuatan media pertumbuhan mikroorganisme. ,aik de2inisi, sifat , maupun !enis"!enis media !uga kita harus ketahui. Buna Menun!ang kita sebagai seorang analis kesehatan.

DA*TA+ PUSTAKA Anonim. $%11. Media Tumbu Bakteri. 'umber6 http6DDantiserra./en.suDalkes.html. )iakses pada tgl $= &ktober $%1$. )/id!oseputro, ). 1993. Dasar-Dasar Mikrobiologi. )!ambatan, @akarta. 4robisher. 1953. Fundamentals Of Microbiology. 'aunders 9ompany, *ondon Hadioetomo, <. '. 1993. Mikrobiologi Dasar Dalam Praktek. P. Bramedia, @akarta *im, ). 199+. Microbiology. >9, M#Bra/"Hill. Missouri 'uted!o. 1991. Mikrobiologi Tanah. <ineka 9ipta, @akarta -olk. 1993. Mikrobiologi Dasar. Penerbit Arlangga, @akarta (http6DDiandrumer.blogspot.#omD$%11D1$Dlaporan"media"pertumbuhan.html)