Anda di halaman 1dari 16

REFERAT

ANGINA LUDWIG
Oleh: Maria Krishanta Manek, S.Ked Pembimbing: dr. M.A. Sri Wahyuningsih, Sp.THT-KL
SMF/ BAGIAN ILMU PENYAKIT THT-KL FAKULTAS KEDOKTERAN UNDANA RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG 2013

PENDAHULUAN
Abses Leher Dalam
Abses Peritonsil Angina Ludwig Abses Retrofaring Abses Parafaring
Kematian Mendadak Kompresi jalan napas Peradangan ruang submandibular
Kontrol Jalan Napas & Antibiotik

DEFINISI
Angina Ludwig/ Angina Ludovici

Infeksi polimikrobial yang progresif pada ruang submandibula berupa selulitis dengan tanda khas berupa pembengkakan seluruh ruang submandibula, tidak berbentuk abses, sehingga keras pada perabaan dan dapat menyebabkan kompresi jalan napas

EPIDEMIOLOGI
12-84 Tahun USIA 20-60 Tahun
Faktor predisposisi: - Diabetes melitus - Neutropenia - Alkoholisme - Anemia aplastik - Gromerulonefritis - Dermatomiositis - SLE

3 4

: :

1 1

JENIS KELAMIN

ANATOMI

ETIOLOGI
- Streptokokus alfa hemolitikus

- Streptokokus viridians
- Stafilokokus aureus - Kelompok bakteroides

Sumber Infeksi: - Odontogenik - Dasar Mulut

- Peptostreptokokkus
- Peptokokkus - Mikroorganisme lain yang pernah diisolasi

Fusobacterium nucleatum, Aerobacter


aeruginosa, spirochetes, Candida, Eubacteria, Neisseria, Escherichia coli, Pseudomonas, Haemophilus influenza, dan Klebsiella.

Patogenesis
Sialadenitis Abses peritonsilar Fraktur terbuka mandibula Kista duktus tiroglosus yang terinfeksi Epiglotitis Bronkoskopi traumatik Laserasi mulut Tindik lidah ISPA Trauma dasar mulut

Gejala Klinis
pembengkakan bilateral yang eritem (bulls neck), berbatas tegas, keras, dan nyeri pada daerah submandibular

Perluasan pembengkakan ke arah dalam: - Disfagia, odinofagia - Hot potato voice - Kompresi jalan napas (stridor hingga sianosis)

hipersalivasi, sakit gigi, bau napas

4 TANDA UTAMA ANGINA LUDWIG


1) Keterlibatan bilateral jaringan ikat ruang submandibular. 2) Gangren dengan infiltrasi serosanguinolen dan berbau busuk namun tanpa atau dengan sedikit pus. 3) Keterlibatan jaringan ikat, fascia, dan otot tanpa keterlibatan struktur kelenjar. 4) Penyebaran perkontinuitatum lewat ruang fasial lebih sering

terjadi dibanding penyebaran secara limfatik.

Penegakan Diagnosis
Riwayat ekstraksi gigi, riwayat higienitas mulut yang Anamnesis buruk, dan nyeri gigi Gejala-gejala angina Ludwig dan komplikasinya pada pasien elevasi lidah indurasi dasar mulut dan leher anterior yang keras pembengkakan suprahyoid yang tidak Pemeriksaan Fisis fluktuatif (bulls neck ) edema submandibula dengan nyeri pada palpasi kadang disertai dengan emfisema

Pemeriksaan Penunjang
Foto polos Pembengkakan jaringan lunak, adanya gas, dan penyempitan jalan napas Sonografi Kumpulan cairan pada jaringan ikat CT-Scan pembengkakan jaringan lunak, adanya gas, kumpulan cairan, dan kompresi jalan napas

Penatalaksanaan
Hyperlink.docx

Komplikasi
Sumbatan jalan napas Penjalaran abses ke ruang leher dalam lain dan mediastinum Trombosis sinus kavernosus dan abses otak Tromboflebitis supurativa vena jugularis interna Efusi pericardia dan/ atau efusi pleura Osteomielitis mandibula Abses subfrenikus Pneumonia aspirasi Sepsis

Prognosis
Ketepat an pemberi an anibioti k Tindaka n bedah yang sesuai

Proteksi jalan napas

PROGNOSIS

50%

5-8%

Diagnosis Banding
Edema angioneurotik Karsinoma lidah Hematoma sublingual Abses kelenjar ludah Limfadenitis Selulitis Abses peritonsilar

TERIMA KASIH