Anda di halaman 1dari 32

Matek 2 Sistem PD dan Solusinya

Rudy Dikairono

Outline

• Sistem PD dan Solusinya

– Metode deret pangkat (AEM p 167)

– Teori metode deret pangkat (AEM p 170)

Metode Deret Pangkat

• Bentuk dasar persamaan deret pangkat

Metode Deret Pangkat • Bentuk dasar persamaan deret pangkat x adalah sebuah varibel dan a 0

x adalah sebuah varibel dan a 0 ,a 1 ,a 2 …. adalah konstanta2nya. x 0 adalah sebuah konstanta yang disebut sebagai pusat dari deret. Jika x 0 = 0, kita dapatkan deret pangkat x.

x 0 adalah sebuah konstanta yang disebut sebagai pusat dari deret. Jika x 0 = 0,

Contoh deret pangkat Deret Maclaurin

Contoh deret pangkat Deret Maclaurin

Ide dari metode deret pangkat

• PD 2 :

Ide dari metode deret pangkat • PD 2 : Kita asumsikan penyelesaian dalam bentuk deret pangkat

Kita asumsikan penyelesaian dalam bentuk deret pangkat sebagai berikut :

Ide dari metode deret pangkat • PD 2 : Kita asumsikan penyelesaian dalam bentuk deret pangkat
Ide dari metode deret pangkat • PD 2 : Kita asumsikan penyelesaian dalam bentuk deret pangkat

Contoh

Kita punya persamaan PD:

Contoh • Kita punya persamaan PD: Masukkan (3) dan (4a) Kita cari koefisien yang bersesuaian koef

Masukkan (3) dan (4a)

Contoh • Kita punya persamaan PD: Masukkan (3) dan (4a) Kita cari koefisien yang bersesuaian koef

Kita cari koefisien yang bersesuaian

koef ganjil : koef genap :
koef ganjil :
koef genap :

Hasil akhirnya adalah:

Hasil akhirnya adalah: • Penyelesaian yang lebih cepat dapat dilakukan sebagai berikut: Kita mempunyai dua buah

• Penyelesaian yang lebih cepat dapat dilakukan sebagai berikut:

yang lebih cepat dapat dilakukan sebagai berikut: Kita mempunyai dua buah deret yang mempunyai bentuk hampir
yang lebih cepat dapat dilakukan sebagai berikut: Kita mempunyai dua buah deret yang mempunyai bentuk hampir

Kita mempunyai dua buah deret yang mempunyai bentuk hampir sama, selanjutkan kita geser index m = 2 + s agar didapatkan index yang sama.

Kita samakan koefisien x dengan pangkat yang bersesuaian.

Kita samakan koefisien x dengan pangkat yang bersesuaian.

Kita samakan koefisien x dengan pangkat yang bersesuaian.

Contoh

Selesaikan

Contoh • Selesaikan
Contoh • Selesaikan
Contoh • Selesaikan
Contoh • Selesaikan
Contoh • Selesaikan

Tugas “Metode deret pangkat”

Selesaikan persamaan berikut dengan metode deret pangkat.

Tugas “Metode deret pangkat” Selesaikan persamaan berikut dengan metode deret pangkat.

Teori Metode Deret Pangkat Konsep Dasar

Kita punya deret pangkat

Teori Metode Deret Pangkat Konsep Dasar Kita punya deret pangkat Jumlah suku ke n adalah Remaindernya

Jumlah suku ke n adalah

Teori Metode Deret Pangkat Konsep Dasar Kita punya deret pangkat Jumlah suku ke n adalah Remaindernya

Remaindernya adalah

Teori Metode Deret Pangkat Konsep Dasar Kita punya deret pangkat Jumlah suku ke n adalah Remaindernya

Konsep dasar

Remainder didapatkan dengan menghilangkan a 0 . Misalnya pada deret berikut:

dengan menghilangkan a 0 . Misalnya pada deret berikut: s 0 (x), s 1 (x), s

s 0 (x), s 1 (x), s 2 (x),…. disebut jumlah deret parsial.

Konsep dasar

Untuk x =x 1 deret ini dikatakan konvergen jika

dasar Untuk x =x 1 deret ini dikatakan konvergen jika dan deret (1) dikatakan konvergen pada

dan deret (1) dikatakan konvergen pada x = x 1 , jumlah dari s(x 1 ) disebut nilai atau jumlah dari (1) pada x 1 . dan kita tulis:

, jumlah dari s(x 1 ) disebut nilai atau jumlah dari (1) pada x 1 .

Untuk setiap n kita dapatkan:

, jumlah dari s(x 1 ) disebut nilai atau jumlah dari (1) pada x 1 .

Konsep dasar

Pada kasus konvergen, untuk semua E positif ada sebuah N dimana

kasus konvergen, untuk semua E positif ada sebuah N dimana Secara geometri, ini berarti sn(x1) dengan

Secara geometri, ini berarti sn(x1) dengan n > N berada diantara s(x 1 ) – E dan s(x 1 ) + E.

N berada diantara s(x 1 ) – E dan s(x 1 ) + E. Secara praktis

Secara praktis kita dapat mencari s(x 1 ) dari (1) pada x 1 dengan pendekatan nilai s n (x 1 ) dengan n yang cukup besar.

Interval konvergensi

• Berdasarkan konvergensi dari deret pangkat (1). Maka ada 3 kasus (three cases).

– Case 1 => the useless case

– Case 2 => the usual case

– Case 3 => the best case

Case 1 (the useless case)

Deret pangkat (1) selalu konvergen pada x = x 0 .

case) Deret pangkat (1) selalu konvergen pada x = x 0 . Semua bagian-bagiannya sama dengan

Semua bagian-bagiannya sama dengan 0, kecuali a 0 .

Case 2 (the usual case)

Jika ada beberapa nilai x dalam interval tertentu yang menyebabkan (1) konvergen, maka interval ini disebut convergence interval. Jika interval ini finit, dia mempunyai nilai tengah x0, dan dapat digambarkan sebagai

dia mempunyai nilai tengah x0, dan dapat digambarkan sebagai deret pangkat (1) konvergen untuk semua x

deret pangkat (1) konvergen untuk semua x pada |x-x0| < R dan |x – x0| > R. Angka R disebut sebagai radius of convergence.

Radius of Convergence

R dapat dihitung dengan rumus

Radius of Convergence R dapat dihitung dengan rumus Dengan nilai limit tidak sama dengan nol. Jika

Dengan nilai limit tidak sama dengan nol. Jika nilai dari limit ini infinite, maka deret pangkat (1) hanya konvergen pada center x0.

limit tidak sama dengan nol. Jika nilai dari limit ini infinite , maka deret pangkat (1)

Case 3 (the best case)

• Nilai interval konvergensi adalah infinite. Sehingga deret pangkat (1) konvergen untuk semua nilai x.

• Sebagai contoh bila pada 7(a) atau 7(b) nilai dari limit adalah nol, maka R = ∞. (untuk pembuktian dapat dilihat pada bab 15.2)

• Untuk setiap x pada deret pangkat (1) dinyatakan konvergen bila mempunyai nilai pasti s(x). Kita mengatakan bahwa (1) merepresentasikan nilai s(x) pada interval konvergen dan dapat ditulis

nilai pasti s(x). Kita mengatakan bahwa (1) merepresentasikan nilai s(x) pada interval konvergen dan dapat ditulis

Contoh Case 1

Hitung nilai R dari deret berikut:

Contoh Case 1 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen hanya pada center
Contoh Case 1 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen hanya pada center
Contoh Case 1 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen hanya pada center
Contoh Case 1 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen hanya pada center
Contoh Case 1 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen hanya pada center
Contoh Case 1 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen hanya pada center

Maka deret ini konvergen hanya pada center x = 0. sehingga deret ini adalah useless case.

Contoh Case 2

Hitung nilai R dari deret berikut:

Contoh Case 2 Hitung nilai R dari deret berikut:
Contoh Case 2 Hitung nilai R dari deret berikut:
Contoh Case 2 Hitung nilai R dari deret berikut:
Contoh Case 2 Hitung nilai R dari deret berikut:

Contoh Case 3

Hitung nilai R dari deret berikut:

Contoh Case 3 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret tersebut konvergen untuk semua nilai
Contoh Case 3 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret tersebut konvergen untuk semua nilai
Contoh Case 3 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret tersebut konvergen untuk semua nilai
Contoh Case 3 Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret tersebut konvergen untuk semua nilai

Maka deret tersebut konvergen untuk semua nilai x

Latihan

Hitung nilai R dari deret berikut:

Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada
Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada
Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada
Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada
Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada
Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada
Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada

Maka deret ini konvergen pada

Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada
Latihan Hitung nilai R dari deret berikut: Maka deret ini konvergen pada

Operasi-operasi pada Deret Pangkat

• Diferensial

• Penjumlahan

• Perkalian

• Menghilangkan koefisien dari deret.

Diferensial

• Deret pangkat dapat diturunkan bagian per bagian. (term by term)

pangkat dapat diturunkan bagian per bagian. (term by term) konvergen untuk |x - x0| < R

konvergen untuk |x - x0| < R dimana R > 0, maka deret turunannya juga konvergen.

bagian per bagian. (term by term) konvergen untuk |x - x0| < R dimana R >
bagian per bagian. (term by term) konvergen untuk |x - x0| < R dimana R >

Penjumlahan

• Deret pangkat dapat dijumlahkan bagian per bagian. (term by term)

pangkat dapat dijumlahkan bagian per bagian. (term by term) Mempunyai radius konvergensi positif, dan total jumlah

Mempunyai radius konvergensi positif, dan total jumlah mereka adalah f(x) dan g(x). Maka deret

dan total jumlah mereka adalah f(x) dan g(x). Maka deret konvergen dan merepresentasikan f(x) + g(x)

konvergen dan merepresentasikan f(x) + g(x) untuk setiap x dalam radius konvergensi.

Perkalian

• Deret pangkat dapat dikalikan bagian per bagian. (term by term)

pangkat dapat dikalikan bagian per bagian. (term by term) Mempunyai radius konvergensi positif, dan total jumlah

Mempunyai radius konvergensi positif, dan total jumlah mereka adalah f(x) dan g(x). Maka deret

dan total jumlah mereka adalah f(x) dan g(x). Maka deret konvergen dan merepresentasikan f(x)g(x) untuk setiap

konvergen dan merepresentasikan f(x)g(x) untuk setiap x dalam radius konvergensi.

Menghilangkan koefisien dari deret

• If a power series has positive radius of convergence and a sum that is identically zero throughout its interval of convergence, then each coefficient of the series mush be zero.

• Jika deret pangkat mempunyai radius konvergensi positif dan sebuah total jumlah yang sama dengan nol pada seluruh interval konvergensinya, maka seluruh koefisien dari deret tersebut adalah nol.

Keberadaan penyelesaian Deret Pangkat

• Apakah setiap Persamaan Differensial mempunyai penyelesaian Deret Pangkat?

Persamaan Differensial mempunyai penyelesaian Deret Pangkat? Jika koefisien p, q dan r dapat direpresentasikan oleh deret

Jika koefisien p, q dan r dapat direpresentasikan oleh deret pangkat, maka Persamaan Diferensial tersebut mempunyai penyelesaian deret pangkat.

Wrap up

• Today’s Lecture Sistem PD dan Solusinya

– Metode deret pangkat (AEM p 167)

– Teori metode deret pangkat (AEM p 170)

• Next Lecture

– Integral