Anda di halaman 1dari 5

BAB I PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Masalah PT. Krakatau Wajatama dalam proses produksinya menggunakan bahan baku billet, billet tersebut didistribusikan dari PT. Krakatau Steel menggunakan truck/trailler. Billet disimpan digudang secara berlapis-lapis dengan orientasi tiap lapisnya adalah berbeda
! atau bersilangan. Billet diangkat dari truck dengan menggunakan crane dan

kemudian ditumpuk secara berlapis-lapis, guna proses tersebut billet harus diputar sesuai dengan orientasi lapisan tumpukan billet yang ada. "rane yang ada sekarang tidak memiliki mekanisme pemutar beban secara mekanis, yang ada sekarang hanya pemutar manual yaitu pengait/hook-nya yang diputar. "rane yang digunakan itu adalah model crane gantry, dengan single girder. #iba$ahnya dipasang rail tunggal untuk penempatan monorail hoist. Selama ini proses pemutaran billet dilakukan oleh orang secara manual, yaitu dengan cara ditarik tali, kemudian saat berada di atas tumpukan billet baru diputar sesuai dengan arah yang dikehendaki. Pada pengikatan billet harus dilakukan dengan hati-hati karena bisa saja karena satu dan lain hal billetnya dapat terlepas dari hooknya, yang mengakibatkan billet jatuh, dan itu bisa membahayakan petugas pemutar billet. Pemutarannya harus persis
! agar tumpukannya rapi. Pemutaran billet perlu ada !, dikarenakan tidak ada rem pada gerakan

keahlian %kesabaran& agar bisa berputar

putar. 'pabila tumpukan billetnya sudah cukup tinggi, tali yang dipergunakan untuk mengikat billet biasanya mudah menyangkut pada billet yang sudah tertumpuk tinggi.,

dalam hal ini berarti petugasnya harus banyak berjalan atau lari digudang billet terbuka guna mencegah penyangkutan tali. (ntuk meningkatkan keselamatan kerja, meningkatkan produkti)itas dan penge*isienan $aktu, maka diperlukan adanya alat pemutar magnet yang dapat dioperasikan.secara mekanis.

I.2 Identifikasi Masalah Peletakan billet dari truck ke gudang terbuka dan peletakan billet ke trans*er car dilakukan dengan cara memutar billetnya. Proses pemutaran billet secara manual dengan menggunakan tenaga manusia kurang terjamin keamanannya karena dapat saja terlepas apabila pengikatan billetnya kurang benar yang dapat membahayakan keselamatan pekerja, selain itu pemutaran billet secara manual tidak memenuhi e*isiensi $aktu.

I.3 Pemecahan Masalah Supaya proses pemutaran billet tidak membayakan pekerja dan dapat dilakukan dengan cepat maka dilakukan +Perancangan Transporter Pemutar Billet+ .

I. Batasan Masalah 'gar permasalahan mengarah sesuai dengan tujuan yang diharapkan, maka diberikan pembatasan masalah yang dititik beratkan pada perhitungan kekuatan konstruksi crane, gaya dan daya yang dibutuhkan, instalasi daya listrik dan jalur pengendalian gerak serta jaminan k$alitas.

I.! Met"de Pem#ahasan #alam penyusunan tugas akhir ini, metode pembahasan yang digunakan untuk proses Perancangan Transporter Pemutar Billet adalah metode ,#- .../, yang secara umum prinsip-prinsip solusi dari tiap-tiap sub *ungsi proses perancangan Transporter Pemutar Billet akan di )isualisasikan dengan membuat model simulasi 0-dimensi dengan mengunakan softwer SolidWorks. #alam metode ,#- .../ langkah-langkah kerja dan hasil kerja dapat dibagi menjadi empat tahap pengerjaan yaitu1 Tahap - 1 Penjabaran Tugas % Clarification of the Task& 2eliputi pengumpulan in*ormasi atau data tentang sarat-sarat yang akan dipenuhi oleh proses perancangan Transporter Pemutar Billet dan juga batasan-batasanya. 3asil dari tahap ini berupa sarat-sarat atau spesi*ikasi. Tahap -- 1 Perancangan Konsep %Conceptual Design& 2eliputi in*ormasi struktur-struktur *ungsi pencarian prinsip-prinsip

pemecahan masalah yang cocok dan mengkombinasikan menjadi konsep )arian. 3asil dari tahap ini berupa pemecahan masalah dasar atau konsep. Tahap --- 1 Perancangan Wujud %Embodiment Design& Sketsa kombinasi prinsip solusi yang telah dibuat merupakan bentuk layout a$al, kemudian dipilih yang memenuhi persaratan yang sesuai dengan spesi*ikasi dan baik menurut kriteria teknis dan ekonomis. 4ayout a$al yang dipilih dan dikembangkan menjadi layout definitive yang merupakan $ujud perancangan yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan. Pada layout

definitive meliputi beberapa hal yang merupakan hasil dari tahapan ini antara lain1 Bentuk elemen suatu produk. Pemilihan jenis dan kekuatan material Perhitungan teknik Pemilihan bentuk, ukuran Tahap -, 1 Perancangan Terinci %Detail Design& #alam tahapan ini, hasil rancangan dibuat suatu dokumen produk, sehingga dapat diproduksi secara kontinyu dan pengembangan produk yang lebih baik. #okumen produk ini dapat meliputi 1 5ambar mesin #etail gambar mesin Sistem pengoperasian #a*tar material

I.$ %istematika Pen&lisan #alam perancangan Transporter Pemutar Billet ini sistematika penulisan yang digunakan adalah sebagai berikut 1 Bab 1 PENDAHULUAN, berisikan tentang latar belakang masalah, pemecahan masalah, batasan masalah, metode perancangan dan

sistematika penulisan Bab -1 PEN'ABA(AN )U*A%, berisikan tentang penjelasan

mende*inisikan tugas dengan cara mengklasi*ikasikan tugas

tersebut ke dalam da*tar persyaratan.perancangan dengan konsep, yang memuat tentang pembuatan konsep dari mesin yang dirancang yang berisikan struktur *ungsi, prinsip solusi.

Bab ---

1 LANDA%AN )E+(I, menjelaskan teori-teori dan rumus pendukung tentang materi yang dibahas dalam perhitungan

pembuatan alat. Bab -, 1 PE(AN-AN*AN .U'UD, yang merupakan bentuk lay out de*initi)e yang sesuai dengan kombinasi prinsip solusi yang dipilih yang memuat tentang kontruksi mesin pembalik slab. Bab , 1 /E%IMPULAN DAN %A(AN, merupakan kesimpulan dari materi yang di bahas pada bab-bab sebelumnya