Anda di halaman 1dari 19

KONSEP DAN PRINSIP SERTA KEWENANGAN Dalam Pendelegasian dan Supervisi

CREATED BY
1. ALIF FAKHTUR RAMDHAN 2. ANITA SUKARNO 3. DELIANA 4. ARNY DAMAYANTI 5. DWI SETYO HARINI 6. FAIZAL APRIYANTO NATSIR 7. FITRIANI

DEFINISI DELEGASI

Delegasi (delegation) merupakan proses bagi para manajer untuk mentransfer wewenang dan tanggung jawab kepada bawahanbawahannya dalam hirarki organisasi

Aspek Penting dalam Pendelegasian

HATI-HATI UNTUK DIDELEGASIKAN


1. Tugas yang terlalu teknis 2. Tugas yang berhubungan dengan kepercayaan dan kerahasiaan

1. 2.
3. 4. 5.

Tempat dan Waktu Pendelegasian Tugas rutin Tugas yang tidak mencukupi waktunya Penyelesaian masalah Peningkatan kemampuan Kapan pendelegasian tidak diperlukan

Wewenang yang didelegasikan

Wewenang yang didelegasikan harus memenuhi pedoman pelimpahan wewenang yang efektif. Proses pendelegasian harus didahului dengan informasi yang jelas. Pendelagasian yang harus mengandung informasi mengenai tujuan spesifik, target waktu, dan pelaksanaan tindakan keperawatan.

Pendelegasian harus mengandung

1. informasi mengenai tujuan spesifik 2. target waktu 3. pelaksanaan tindakan keperawatan.

DEFINISI SUPERVISI
melakukan pengamatan secara langsung dan berkala oleh atasan terhadap pekerjaan yang dilakukan bawahan untuk kemudian bila ditemukan masalah segera diberikan bantuan yang bersifat langsung guna mengatasinya.

Hubungan Supervisi dengan yang lain


Delegation

Accountability

Personal Observation

SUPERVISI

Adequate Service Delivery

Leadership

Evaluation

Unsur Pokok Supervisi


1. Pelaksana 2. Sasaran 3. Frekuensi 4. Tujuan 5. Teknik

Fungsi Supervisi

mengatur &mengorganisir proses pemberian pelayanan keperawatan

memperbaiki factor-faktor yg mempengaruhi proses pemberian pelayanan ASKEP

mengkoordinasikan, menstimulasi & mendorong kea rah peningkatan kualitas ASKEP

Asistensing, supporting, sharing

TUJUAN SUPERVISI
memberikan bantuan kepada bawahan secara lansung sehingga dengan bantuan tersebut bawahan akan memiliki bekal yang cukup untuk dapat melaksanakan tugas atau pekerjaan dengan hasil yang baik.

MANFAAT SUPERVISI

meningkatan efektifitas kerja

meningkat efisiensi kerja

Sasaran yang harus dicapai


1. Pelaksanaan tugas keperawatan 2. Penggunaan alat yang efektif dan ekonomis 3. Sistem dalam prosedur yang tidak menyimpang 4. Pembagian tugas dan wewenang 5. Penyimpangan /penyelewengan kekuasaan, kedudukan dan keuangan.

PRINSIP SUPERVISI

1. Tujuan Utama supervisi ialah untuk lebih meningkatkan kinerja bawahan, bukan untuk mencari kesalahan. 2. edukatif dan suportif bukan otoriter 3. Didasarkan atas hubungan professional dan bukan pribadi. 4. Kegiatan direncanakan secara matang 5. Bersifat edukatif, supporting dan informal. 6. Memberikan perasaan aman pada staf dan pelaksana keperawatan. 7. Membentuk hubungan kerjasama yang demokratis antara supervisor dan staf. 8. Harus objektif dan sanggup mengadakan self valuation. 9. Harus progresif, inovatif, fleksibel, dan dapat mengembangkan kelebihan masing-masing perawat yang disupervisi.

Teknik supervisi
Tekhnik pokok supervisi pd dasarnya identik dgn tekhnik penyelesaian masalah (problem solving). Bedanya, pd supervisi, tekhnik pengumpulan data unt menetapkan masalah & penyebab masalah menggunakan tekhnik pengamatan langsung (direct observation) oleh pelaksana supervise terhadap sasaran supervisi, serta pelaksana jalan keluar

Prosedur Delegasi
1. Seleksi dan susunan tugas 2. Seleksi orang yang tepat 3. Berikan arahan dan motivasi kepada staf 4. Lakukan supervise yang tepat

Prosedur Supervisi
1. Supervisi pendokumentasian askep dilakukan oleh kepala ruang 2. Waktu supervisi adl saat perawat melkukan pendokumentasian, satu pasien minimal satu penilaian unt satu tindakan. Dpt diulang jika nilai tdk memuaskan.

Lanjutan....
3. Area yang disurvei - Pengetahuan dan pengertian tentang klien dan diri sendiri - Keterampilan teknis keperawatan yang dilakukan sesuai dengan standar 4. Kegiatan dalam supervise adalah sebagai berikut: - Persiapan - Pelaksanaan supervise - Evaluasi