Anda di halaman 1dari 8

DISUSUN OLEH : RENY MADURATRI NIM. 07.40.

085 PEMBIMBING : ERFANDY MASALAH MENTAL DAN PSIKIATRI PADA LANSIA Penda !"!an Psikogeriatri atau psikiatri geriatri adalah cabang ilmu kedokteran yang memperhatikan pencegahan,diagnosisi,dan terapi gangguan fisik dan psikologik atau psikiatrik pada lanjut usia .Saat ini disiplin ini sudah berkembang menjadi suatu cabang psikiatri,analog dengan psikiatri anak(Brocklehurst,Allen,19 !".#iagnosisi dan terapi gangguan mental pada lanjut usia memerlukan pengetahuan khusus,karena kemungkinan perbedaan dalam manifestasi klinis,patogenesis dan patofisiologi gangguan mental antara patogenesis de$asa muda dan lanjut usia (%einberg,199&' (olb) Brodie,19 *".+aktor penyulit pada pasien lanjut usi juga perlu dipertimbangkan,antara lain sering adanya penyakit dan kecacatan medis kronis penyerta,pemakaian banyak obat (polifarmasi" dan peningkatan kerentanan terhadap gangguan kognitif ( %einberg,199&',unadi,19 -". Sehubungan dengan meningkatnya populasi usia lanjut (lihat tulisan mengenai demografi di bagian lain buku ini",perlu mulai dipertimbangkan adanya pelayanan psikogeriatri di rumah sakit yang cukup besar .Bangsal akut,kronis dan day hospital,merupakan tiga layanan yang mungkin harus sudah,merupakan tiga layanan yang mungkin harus sudah mulai difikirkan ( Brocklehurst,Allen,19 !"..entang bagaimana kerjasama antara bidang psikogeriatri dan geriatri dapat dilihat pada bab mengenai pelayanan kesehatan pada usia lanjut. Pe#e$%&'aan P'%&%a($%& )ada !'%a "an*!( Penggalian ri$ayat psikiatrik dan pemeriksaan status mental pada penderita usi lanjut harus mengikuti format yang sama dengan yang berlaku pada de$asa muda .(arena tingginya pre/alensi gangguan kognitif pada usi lanjut,dokter0calon dokter harus menentukan apakah penderita mengerti sifat dan tujuan pemeriksaan .1ika penderita mengalami gangguan kognitif,ri$ayat pra)morbid dan ri$ayat sakit harus didapatkan dari anggota keluarga atau mereka yang mera$atnya.2amun,penderita juga tetap harus diperiksa tersendiri($alaupun terlihat adanya gangguan yang jelas"untuk mempertahankan pri/asi hubungan dokter dan penderita dan untuk menggali adakah pikiran bunuh diri atau gagasan paranoid dari penderita yang mungkin tidak diungkapkan dengan kehadiran sanak saudara atau seorang pera$at ((aplan et al 199!'3amilton,19 &". R%+a,a( )'%&%a($%& Bisa didapatkan dari alo) atau oto) anamnesisi.4i$ayat psikiatrik lengkap termasuk identifikasi a$al (nama,usia,jenis kelamin,status perka$inan",keluhan utama,ri$ayat penyakit sekarang ,ri$ayat penyakit dahulu (termasuk gangguan fisik yang pernah diderita ",ri$ayat pribadi dan ri$ayat keluarga.Pemakainan obat (termasuk obat yang dibeli bebas".yang sedang atau pernah digunakan penderita juga penting untuk diketahui. Penderita yang berusia diatas 5& tahun (atau di atas 56 tahun di Asia" sering memiliki keluhan subyektif adanya gangguan daya ingat yang ringan,seperti tidak dapat mengingat kembali nama orang atau keliru meletakkan benda)benda.,angguan daya ingat yang berhubungan dengan usia tersebut

perlu dibedakan dengan adanya kecemasan pada saat dilakukanpemeriksaan0$a$ancara (%einberg,199&'3amilton,19 &".4i$ayat medis penderita harus meliputi semua penyakit berat ,terutama gangguan kejang,kehilangan kesadaran ,nyeri kepala ,masalah penglihatan dan kehilangan pendengaran.4i$ayat penggunaan alkohol dan pemakaian 7at yang lama perlu diketahui karena bisa menyebabkan kelainan saat ini ((olb)Brodie,19 *'(aplan et al,199!'#ir (es %a,19 *". 4i$ayat keluarga harus termasuk penjelasan tentang sikap orang tua penderita dan adaptasi terhadap ketuaan mereka.1ika mungkin informasi tentang kematian orang tua,ri$ayat gangguan ji$a dalam keluarga. Situasi sosial penderita sekarang harus dinilai.Siapa yang harus mera$at penderita,apakah penderita mempunyai anak.Bagaimana karakteristik hubungan orangtua)anak.4i$ayat sosial ekonomi dipakai untuk menilai peran ekonomi dalam mengelola pemyakit penderita dalam membuat anjuran terapi yang realistik (,unadi,19 *'(aplan et al,199!" 4i$ayat perka$inan,termasuk penjelasan tentang pasangan hidup dan karakteristik hubungan.1ika penderita adalah janda atau duda,harus digali bagaimana rasa duka citanya dulu saat ditinggal mati oleh pasanganya.1ika kehilangan pasangan hidup terjadi dalam satu tahun terakhir,penderita dalam keadaan resiko tinggi mengalami peristi$a fisik atau psikologik yang merugikan (#ir (es %a,19 *". 4i$ayat seksual penderita termasuk akti/itas seksual,orientasi libido,mastrubasi,hubungan gelap diluar perka$inan dan gejala disfungsi seksual (#ir (es %a,89 *". Pe#e$%&'aan '(a(!' #en(a" Pemeriksaan status mental meliputi bagaimana penderita berfikir(proses pikir",merasakan dan bertingkah laku selama pemeriksaan.(eadaan umum penderita adalah termasuk penampilan ,akti/itas psikomotorik,sikap terhadap pemeriksaan dan akti/itas bicara. ,angguan motorik,antara lain gaya berjalan menyeret,posisi tubuh membungkuk,gerakan jari seperti memilin pil,tremor dan asimetris tubuh perlu dicatat ((aplan et al,1991!".Banyak penderita depresi mungkin lambat dalam bicara dan gerakannya.%ajah seperti topeng terdapat pada penderita penyakit parkison ((aplan et al,199!'3amilton,19 &". Bicara penderita dalam keadaan teragitasi dan cemas mungkin tertekan.(eluar air mata dan menangis ditemukan pada gangguan depresi dan gangguan kognitif,terutama si penderita merasa frustasi karena tidak mampu menja$ab pertanyaan pemeriksa (%einberg,199&'(aplan et al,199!'3amilton,19 &".Adanya alat bantu dengar atau indikasi lain bah$a penderita menderita gangguan pendengaran,misalnya selalu minta pertanyaan diulang,harus dicatat (,unadi,19 -". Sikap penderita pada pemeriksa untuk bekerjasama,curiga,bertahan dan tak berterima kasih dapat memberi petunjuk tentang kemungkinan adanya reaksi transferensi.Penderita lanjut usia dapat bereaksi pada dokter muda seolah)olah dokter adalah seorang tokoh yang lebih tua ,tidak peduli terhadap adanya perbedaan usia (%einberg,199&'9aitman,1996" Pen%"a%an -!n.'%. Penderita lanjut usia harus diperiksa tentang kemampuan mereka untuk mempertahankan kemandirian dan untuk melakukan akti/itas dalam kehidupan sehari)hari.Akt/itas tersebut adalah termasuk ke toilet,menyiapkan makanan,berpakaian ,berdandan dan makan.#erajat kemampuan fungsional dari perilaku sehari)hari adalah suatu pertimbangan penting dalam menyusun rencana terapi selanjutnya (%einberg,199&'9aitman,1996". M//d0)e$a'aan dan a-e&.#i negara lain,bunuh diri adalah salah satu penyebab utama kematian pada golongan usia lanjut.:leh karenanya pemeriksaan ide bunuh diri pada penderita lanjut usi sangat penting.Perasaan kesepian ,tidak berguna, putus asa dan tidak berdaya adalah gejala depresi.(esepian

merupakan alasan yang paling sering dinyatakan oleh para lanjut usia yang ingin bunuh diri .#epresi merupakan resiko yang tinggi untuk bunuh diri (%einberg,199&'(olb)Brodie,19 *',unadi,19 -' Gan..!an )e$'e)'% . 3alusinasi dan ilusi pada lanjut usia merupakan fenomena yang disebabkan oleh penurunan ketajaman sensorik.Pemeriksa harus mencatat apakah penderita mengalami kebingungan terhadap $aktu atau tempat selama episode halusinasi dapat disebabkan oleh tumor otak dan patologo fokal yang lain.Pemeriksaan yang lebih lanjut diperlukan untuk menegakkan diagnosis pasti (3almiton,19 &". F!n.'% 1%'!/')a'%a".Suatu penurunan kapasitas /isuospasial adalah normal dengan lanjutnya usia.;eminta penderita untuk mencotoh gambar atau menggambar mungkin membantu dalam penilaian.Pemeriksaan neuropsikologis harus dilaksanakan jika fungsi /isuospasial sangat terganggu ((aplan et al, 199!'3amilton,19 &". P$/'e' 2e$)%&%$. ,angguan pada progresi pikiran adalah neologisme,gado)gado kata,sirkumstansialitas,asosiasi longgar,asosiasi bunyi,flight of ideas,dan retardasi.3ilangnya kemampuan untuk dapat mengerti pikiran abstrak mungkin tanda a$al dementia. <si pikiran harus diperiksa adanya obsesi ,preokupasi somatik,kompulsi atau $aham.,agasan tentang bunuh diri atau pembunuhan harus dicari .Pemeriksaan harus menentukan apakah terdapat $aham dan bagaimana $aham tersebut mempengaruhi kehidupan penderita.%aham mungkin merupakan alasan untuk dira$at.Pasien yang sulit mendengar mungkin secara keliru diklasifikasikan sebagai paranoid atau pencuriga(%einberg,199&'(aplan et al,199!'3amilton,19 &'9aitman,8996". Sen'/$%!# dan &/.n%'%. Sensorium mempermasalhkan fungsi dari indra tertentu,sedangkan kognisi mempermasalahkan inrformasi dan intelektual (%einberg,199&'3amilton,19 &". Ke'ada$an.<ndikator yang peka terhadap disfungsi otak adalah adanya perubahan kesadaran ,adanya fluktuasi tingkat kesadaran atau tampak letargik.Pada keadaan yang berat penderita dalam keadaan somnolen atau stupor ((aplan et al,199!'3amilton,199&" O$%en(a'%.,angguan orientasi terhadap $aktu,tempat dan orang berhubungan dengan gangguan kognisi.,angguan orientasi sering ditemukan pada gangguan kognitif,gangguan kecemasan,gangguan buatan,gangguan kon/ersi dan gangguan kepribadian,terutama selam periode stres fisik atau lingkungan yang tidak mendukung ((aplan et al,199!'3amilton,19 &".Pemeriksa harus menguji orientasi terhadap tempat dengan meminta penderita menggambar lokasi saat ini.:rientasi terhadap orang mungkin dinilai dengan dua cara =apakah penderita,mengenali namnya sendiri,dan apakah juga mengenali pera$at dan dokter.:rientasi $aktu diuji dengan menanyakan tanggal,tahun,bulan dan hari. Da,a %n.a(.#aya ingat dinilai dalam hal daya ingat jangka panjang,pendek dan segera..es yang diberikan pada penderita dengan memberikan angka enam digit dan penderita diminta untuk mengulangi maju mundur .Penderita dengan daya ingat yang tak terganggu biasanya dapat mengingat enam angka maju dan lima angka mundur .#aya ingat jangka panjang diuji dengan menanyakan tempat dan tanggal lahir,nama dan hari ulang tahun anak)anak penderita.#aya ingat jangka pendek dapat diperiksa dengan beberapa cara ,misalnya dengan menyebut tiga benda pada a$al $a$ancara dan meminta penderita mengingat kembali benda tersebut akhir $a$ancara.Atau dengan memberikan cerita singkat pada penderita dan penderita diminta untuk mengulangi cerita tadi secara tepat0persisi (3amilton,19 &". F!n.'% %n(e"e&(!a"0&/n'en($a'%0%n-/$#a'% dan &e3e$da'an.Sejumlah fungsi intelektual mungkin

diajukan untuk menilai pengetahuan umum dan fungsi intelektual.;enghitung dapat diujikan dengan meminta penderita untu mengurangi ! dari angka 166 dan mengurangi ! lagi dari hasil akhir dan seterusnya sampai tercapai angka *.Pemeriksa mencatat respons sebagai dasar untuk penguji selanjutnya.Pemeriksa juga dapat meminta penderita intuk menghitung mundur dari *6 ke 1,dan mencatat $aktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pemeriksaan tersebut ((aplan et al,199!'3amilton,19 &". Me#2a3a dan #en!"%'.Penting bagi klinisi untuk memeriksa kemampuan membaca menulis dan menetukan apakah penderita mempunyai defisit bicara khusus.Pemeriksaan dapat meminta penderita membaca kisah singkat dengan suara keras atau menulis kalimat sederhana untuk menguji gangguan membaca atau menulis pada penderita .Apakah menulis dengan tangan kiri atau kanan juga perlu dicatat(3amilton,19 &". Be2e$a)a #a'a"a d% 2%dan. )'%&/.e$%a($%' Ke'e)%an (esepian atau loneliness,biasanya dialami oleh seorang lanjut usia pada saat meninggalnya pasangan hidup atau teman dekat ,terutama bila dirinya sendiri saat itu juga mengalami penurunan status kesehatan,misalnya menderita berbagai penyakit fisik berat,gangguan mobilitas atau gangguan sensorik,terutama gangguan pendengaran (Brocklehurst)Allen,19 !" 3arus dibedakan antara kesepian dengan hidup sendiri.Banyak diantara lansia yang hidup sendiri tidak mengalami kesepian,karena akti/itas sosial yang masih tinggi,taetapi dilain pihak terhadap lansia yang $alaupun hidup dilingkungan yang beranggotakan cukup banyak ,mengalami kesepian. Pada penedreita kesepian ini peran dari organisasi sosial sangat berarti,karena bisa bertindak menghibur,memberikan moti/asi untuk lebih meningkatkan peran sosial penderita,disamping memberikan bantuan pengerjaan pekerjaan dirumah bila bila memang terdapat disabilitas penderita dalam hal)hal tersebut. De)$e'% ;enurut kriteria baku yang dikeluarkan oleh #S;)<<< 4 >ang dikeluarkan oleh Asosiasi Psikiater Amerika,diagnosis depresi harus memenuhi kriteria diba$ah ini (?an der @ammen,1991" Ta2e" 4.K$%(e$%a DSM5III R678987: !n(!& d%a.n/'%' de)$e'% 1. Perasaan tertekan hampir sepanjang hari *. Secara nyata berkurang perhatian atau keinginan untuk berbagi kesenangan,atau atas semua atau hampir semua akti/itas. A. Berat badan turun atau naik secara nyata,atau turun atau naiknya selera makan secara nyata -. <somnia atau justru hipersomnia &. Agitasi atau retardasi psikomotorik. 5. 4asa capai0lemah atau hilangnya kekuatan. !. Perasaan tidakn berharga,rasa bersalah yang berlebihan atau tidak tepat (seiring bersifat delusi" . 3ilangnya kemampuan untuk berpikir,berkosentrasi atau membuat keputusan. 9. Pikiran berulang tentang kematian (bukan sekedar takut mati",pikiran berulang untuk lakukan bunuh diri tanpa rencana yang jelas,atau upaya bunuh diri atau rencana khusus untuk melakukan bunuh diri #itambah lagi

) .akdapat duibuktikan bah$a perasaan0gangguan tersebut disebabkan oleh gangguan organik ) ,angguan tersebut bukan suatu reaksi normal atas kematian seseorang yang dicintainya ((omplikasi duka)cita" ) Pada saat gangguan tersebut tidak pernah terjadi ilusi atau halusinasi selama berturut)turut * minggu tanpa adanya gejala perasaan hati yang nyata(misal sebelum gejala perasaan hati tersebut atau setelah perasaan hati menjadi lebih baik". ) .idak merupakan superimposing pada suatu ski7ofrenia,gangguan ski7ofreniform,gangguan delusional atau psikotik.

Ta2e" ;.P$/.n/'%' de)$e'% )ada !'% "an*!( Prognosis baik Bsia C !6 tahun 4i$ayat keluarga adanya penderita depresi atau manik 4i$ayat pernah depresi berat (sembuh sempurna" sebelum usia & tahun (epribadian ekstro/ert dan tempramen yang datar (.ak berubah)ubah"

Prognosis buruk BsiaD!6 tahun dengan $ajah tua .erdapat penyakit fisik serius E disabilitas 4i$ayat depresi terus menerus selama * tahun .erbukti adanya kerusakan otak,misal gejala neurologik dadanya dementia

D%a.n/'%' Anamnesis merupakan hal yang sngat penting dalam diagnosis depresi dan harus diarahkan pada pencarian terjadinya berbagai perubahan dari fungsi terdahulu dan terdapatnya & atau lebih gejala depresi mayor seperti disebutkan pada defenisi depresi di atas.Aloanamnesis dengan keluarga atau informan lain bisa sangat membantu. ,ejala depresi pada usi lanjut sering hanya berupa apatis dan penarikan diri dari aktifitas sosial,gangguan memori,perhatian serta memburuknya kognitif secara nyata..anda disfori atau sedih yang jelas seringkali tidak terdapat .Seringkali sukar untuk mengorek adanya penurunan perhatian dari hal)hal yang sebelumnya disukai,penurunan nafsu makan,akti/itas atau sukar tidur. #epresi pada usia lanjut seringkali kurang atau tidak terdiagnosis karena hal)hal berikut = Penyakit fisik yang diderita seringkali mengacaukan gambaran depresi,antara lain mudah lelah dan penurunan berat badan. ,olongan lanjut usia sering kali menutupi rasa sedihnya dengan justru menunjukan bah$a dia lebih aktif. (ecemasan,obsesionalitas,histeria dan hipokondria yang sering merupakan gejala depresi justru sering menutupi depresinya.Penderita dengan hipokondria,misalnya justru sering dimasukkan ke bangsal Penyakit #alam atau Bedah (misalnya karena diperlukan penelitian untuk konstipasi dan lain sebagainya" ;asalah sosial yang juga di derita seringkali membuat gambaran depresi menjadi lebih rumit. ;engingat hal)hal tersebut diatas,maka dalam setiap asesmen geriatri seringkali disertakan form pemeriksaan untuk depresi,yang seringkali berupa skala depresi geriatrik (,#S" atau skala penilian (depresi"3amilton (3amilton 4ating ScaleF34S".

Pena(a"a&'anaan Penatalaksanaan terdiri atas penatalaksanaan psikologik,penatalaksanaan dan pencegahan sosial dan penatalaksanaan farmakologik.4ujukan ke psikiater dianjurkan apabila penderita menunjukan gejala (?an der @ammen,1991". ;asalah diagnostik yang serius 4isiko bunuh diri tinggi Pengabaian diri (self neglect"yang serius agitasi,delusi atau halusinasi berat tidak memberikan tanggapan atau tak patuh terhadap pengobatan yang diberikan ;emerlukan tindakan0ra$at inap di institusi atau pelayanan psikiatrik lain. #iantara obat)obat depresi harus dipilih dan disesuaikan dengan keadaan dan gejala yang diderita.Bntuk penderita yang secara fisik aktif,sebaiknya tidak diberikan obat yang memberikan efek sedatif,sebaliknya penderita yang agiant golongan obat tersebut mungkin diperlukan Ta2e" <.Be$2a.a% )%"% an /2a( an(%de)$e'an Antidepresan trisiklik >ang bersifat sedatif = Amitriptilin #otipin Sedikit bersifat sedatif = <mipramin 2ortriptilin Protriptilin Antidepresan yang lebih baru Bersifat sedatif = .rasodon ;ianserin (urang sedatif = ;aprotilin 9ofepramin +lukfosamin #ari ?an der @ammen,1991 %alaupun obat golongan litium mungkin bisa memberikan efek,terutama penderita dengan depresi manik,obat ini sebaiknya hanya diberikan setelah berkonsultasi pada psikiater.:bat juga harus diberikan dengan dosis a$al rendah dan berhati)hati bila terdapat penurunan fungsi ginjal. Gan..!an 3e#a' ,angguan cemas dibagi dalam beberapa golongan ,yaitu fobia,gangguan panik,gangguan cemas umum,gangguan stres pasca trauma dan gangguan obsesif)kompulsif.Puncak <nsidensi antara usi *6)-6 tahun,dan pre/alensi pada lansia lebih kecil dibandingkan pada de$asa muda.Pada usia lanjut seringkali gangguan cemas ini merupakan kelanjutan dari de$asa muda.A$itan yang terjadi pada usia lanjut biasanya berhubungan0sekunder akibat depresi,penyakit medis,efek samping obat atau gejala penghentian mendadak dari suatu obat (4euben et al,1995". ,ejala dan pengobatan pada usia lanjut hampir serupa dengan pada usia de$asa muda,oleh karenanya tidak akan disinggung lebih mendalam. P'%&/"/.%' )ada !'%a "an*!( Berbagai bentuk psikosis bisa terdapat pada usia lanjut,baik sebagai kelanjutan keadaan pada de$asa muda atau yang timbul pada usia lanjut.Pada dasarnya jenis dan Penatalaksanaanya hampir

tidak berbeda dengan yang terdapat pada populasi de$asa muda.%alaupun beberapa jenis khusus akan disinggung sedikit berikut ini. Pa$a-$en%a.Adalah suatu bentuk ski7ofrenia lanjut yang sering terdpat pada lanjut usia yang ditandai dengan $aham (Biasanya $aham curiga dan menuduh",sering penderita merasa tetangga mencuri barang)barangnya atau tetangga berniat membunuhnya (Brocklehurst)Allen,19 !".Biasanya terjadi pada indi/idu yang terisolasi atau menarik diri pada kegiatan sosial.Apabila $aham tersebut menimbulkan keributan antar tetangga atau bahkan skandal,pemberian terapi dengan deri/at fenotiasin sering bisa menenangkan (Brocklehurst)Allen,19 !". S%nd$/#a D%/.ene'.Adalah suatu keadaan dimana seorang lanjut usia menunjukkan penampakan perilaku yang sangat terganggu .4umah atau kamar sangat kotor,bercak dan bau urin dan feses dimana) mana(karena sering penderita terlihat bermain)main dengan feses0urin"..ikus berkeliaran dan sebagainya .Penderita menumpuk barang)barangnya dengan tidak teratur (GnyusuhH". <ndi/idu lanjut usi yang menderita keadaan ini biasanya mempunyai <I yang tinggi,&6J kasus intelektualnya normal (Brocklehurs)Allen,19 !".;ereka biasanya menolak untuk dimasukkan di institusi.Bpaya untuk mengadakan pengaturan0pembersihan rumah0kasar,biasanya akan gagal,karena setelah beberapa $aktu hal tersebut akan terulang kembali. Ke'%#)!"an Bah$a pelayanan geriatri di <ndonesia sudah saatnya diupayakan diseluruh jenjang pelayanan kesehatan di <ndonesia.Bntuk itu pengetahuan mengenai geriatri harus sudah merupakan pengetahuan yang diajarkan pada semua tenaga kesehatan.#alam hal ini pengetahuan mengenai psikogeriatri atau kesehatan ji$a pada usia lanjut merupakan salah satu diantara berbagai pengetahuan yang perlu diketahui ..atacara pemeriksaan dasar psikogeriatri oleh karena itu sering disertakan dalam pemeriksaan0asesmen geriatri,antara lain mengenai pemeriksaan gangguan mental.(ognitif,depresi dan beberapa pemeriksaan lain. Da-(a$ )!'(a&a 1. American psychiatric Association.#iagnostic and statistical manual of mental disorder,Ard edits,re/ised.%ashington #@,19 !. *. Brocklehurs 1@ and Allen S@ (19 !".Sociological and psychological gerontology.<n Brocklehurs 1@ and Allen S@ (eds".,eriatric ;edicine for students,Ard eds.@hurchill 9i/ingstone. A. Brocklehurs 1@ and Allen S@.@are of the dying.<n Brocklehurst 1@ anf Allen S@ (eds".,eriatric ;edicine for students,@hurchill 9i/ingstone. -. #irektorat (esehatan 1i$a.Pedoman Pengelolaan 1i$a dan #iagnosis ,angguan 1i$a di <ndonesia.#ep (es 4<,19 * &. ,unadi 3.Problematik usia lanjut ditinjau dari sudut kesehatan ji$a .1i$a K?<< (-"= 9)9!,19 5. 3amilton ;.+ishLs clinical psychophysiology.%right,bristol,19 & !. 3adi ;artono.Socio cultural factors influencing the de/elopment of depression in elderly patients admited to the acute geriatric $ards in <ndonesia.%ord @ongress of ,erontology,Adelaide,199!. . (aplan 3<,Sadock B1 and ,reb.,eriatri.Sinpsi Psikiatri /ol 10!.Alih bahasa =%ijaya (usuma,Bina 4upa Aksara,1akarta, 5!) 1,199!. 9. (olb 9@,Brodie 3(,;odern clinical psychiatry.%B Saunders @o.Philadelphia,19 * 16. 9aitman 94 Paraphrenias and other psychoses.<n ,eriatric ;edicine and ,erontology,*nd eds.;c,ra$ 3ill 2e$ >ork,1619)16*-,1996 11. 4euben #B,>oshika$a .. and Besdine 4%.,eriatric psychiatry.<n 4euben #B,>oshika$a ..

and Besdine 4% (eds" .,eriatric 4e/ie$ Syllabus,(endall)3unt Publishing @oy,#ebuMue,<o$a,1995 1*. ?an der @ammen .1;,4ai .,S and NOton)Smith A2 (eds".;anual of ,eriatric ;edicine.@huchill 9i/ingstone,Ndinburgh,1991 1A. %einberg 1.,enatric psychiatry.<n +reedman A2,(aplan 3< anf Sadock 41 (eds".@omprehensi/e .eOtbook of Psychiatry,5th eds..he %illiam)%ilkins @o.,*&6!)1&*!,199&