Anda di halaman 1dari 8

Ejaan Yang Disempurnakan

Ejaan Yang Disempurnakan


Ditetapkan berlakunya sejak 16 Agustus 1972 oleh Presiden Soeharto Pada 1988 bertepatan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-60 dilakukan penyempurnaan terhadap EYD Sebelumnya ada ejaan 1. Ejaan Soewandi atau Republik 19 Maret 1947 2. Ejaan Van Ophuysen sejak 1901

EYD sangat penting untuk penulisan karya ilmiah


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. EYD mengatur Penulisan huruf kapital Penulisan huruf miring Penulisan tanda baca Penulisan singkatan dan gelar Penulisan angka/bilangan Penulisan kata gabung Penulisan kata serapan

Penulisan Huruf Kapital


1. 2. 3. 4. 5. Huruf pertama awal kalimat Nama diri Huruf pertama ucapan langsung Nama Tuhan dan kata gantinya serta Kitab suci Gelar kehormatan, jabatan keturunan, keagamaan yang berkaitan dengan nama diri 6. Nama lembaga yang terdr atas bbrp kata 7. Nama tahun, bulan, hari, dan pasaran 8. Nama-nama geografi 9. Kata sapaan 10. Judul buku dan karangan dll

Huruf Tebal dan Miring


Judul buku, nama majlah dan media cetak ditulis dengan huruf tebal Judul naskah yang belum diterbitkan sebagai buku ditulis dalam tanda petik, tetapi jika naskah tersebut dicetak penulisannya menggunakan huruf miring Judul karangan yang dimuat dalam majalah, buku kumpulan, atau judul satu bab ditulis dg huruf miring Menegaskan kata atau bagian kata Nama ilmiah atau ungkapan asing

Yang dirangkai dan dipisah


Semua imbuhan ditulis serangkai sedangkan kata depan dipisah Kata antara ditulis terpisah sdgkan antardirangkaikan Maha bila dirangkai dengan kata dasar ditulis serangkai sedangkan bila bertemu dengan kata jadian dipisahkan Ingat Mahakasih, Maha Penyayang, dan Maha Esa

Penulisan Bilangan
Bilangan ditulis dengan angka apabila dipakai untuk menunjuk tahun, tanggal, jam, nomor rumah, nomor bab, subbab, atau bagian subbab Bilangan yang menunjukkan jumlah dari satu sampai sembilan hrs ditulis dengan huruf. Jumlah seperti dua juta rupiah bisa ditulis dengan huruf Jumlah yang menmyatakan ukuran dg timbngan selalu ditulis dengan angka. Di samping itu digunakan tanda titik dan koma Bilangan tingkat dapat dinyatakan dengan huruf, angka, dan gabungan huruf dan kata.

Tanda Baca dan penulisan kata serapan


Silakan lihat pada EYD dan Pedoman Pembentukan Istilah