Anda di halaman 1dari 2

Untuk mengaktifkan dukungan pembaca layar, tekan CTRL + ALT + Z.

Untuk mempelajari pintasan keyboard, tekan CTRL + FORWARD SLASH. BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Masalah Usaha untuk mencari solusi guna mengatasi kesulitan dalam membaca Al Qur'an saat i ni penting bagi umat Islam, terutama orang tua dan masyarakat, karena membaca Al Qu r'an merupakan ibadah yang besar nilai pahalanya. Terlebih lagi Rasulullah Saw., memb erikan penghargaan yang sangat tinggi bagi orang yang membaca Al Qur'an, belajar dan mengajarkannya, yaitu dianggap sebagai umat yang terbaik. Namun yang terjadi sekarang ini masih banyak yang mengabaikan akan penghargaan yang diberikan oleh Rasulullah Saw., padahal dilihat dari nilai pahalanya sangat lah tinggi, akan tetapi banyak masyarakat yang justru memilih aktivitas yang terkadang justru tid ak memiliki nilai pahala sama sekali. Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian bersama yaitu orang tua, guru dan pemerintah dalam upaya meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT., melalui me mbaca Al Qur'an. Sebagaimana Allah SWT. berfirman dalam Surat Fathir Ayat 29-30 yaitu: b) t%!$# cq=Gt |=tG. !$# (#qB$s%r&ur no4qn=9$# (#q)xRr&ur $JB NguZ%y u #u Zpu R xtur cq_ t Zot pgB `9 u q7s? Ogu juq 9 Ndu q_& Ndy t ur `iB &#s 4 mR) qx q6x Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah dan mendirikan shalat d an menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan dia m-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (QS. Fathii r: 29-30).[1] Ayat tersebut di atas memberi penjelasan bahwa dibalik membaca Al Qur'an itu, Alla h SWT memberi anugerah kepada pembacanya dan merupakan penyempurna pahala serta menambanya karunia. Disebutkan dalam Surat Al A'raaf Ayat 204, yaitu: #s )ur % b#u )9$# (#qJtG $$s ms9 (#qFRr&ur N3=ys9 tbqHxq ? Dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikan dengan tenang, agar kami mendapat rahmat. (QS. Al A'raaf: 204).[2] Ayat tersebut di atas, menunjukkan pula adanya perintah bahwa apabila dibacakan Al Qur'an agar mendengarkan dengan baik dan memperhatikan dengan tenang. Hal ini agar supaya mendapat rahmat dari Allah SWT. Penghargaan yang diberikan oleh Rasulullah Saw., perlu disosialisasikan sejak di ni kepada anak didik yang masih duduk di bangku tingkat dasar. Upaya membuat pesert a didik mencintai Al Qur'an dan Hadit merupakan tugas orang tua ketika di rumah, dan tugas guru ketika berada di sekolah ataupun madrasah. Sebab apapun dan bagaimanapun kondisi anak, Kitab

1 2 3 4 5 Aktifkan/Nonaktifkan dukungan pembaca layar <#>