Anda di halaman 1dari 2

Mengenal Jenis-jenis Perawatan Gigi (Ortodonti)

Minggu, 24 Februari 2013 09:01 Wayan Diananto

BU, selain kawat gigi baku, Anda juga perlu memperhatikan korelasi pemakaian kawat dengan usia si kecil. Usia untuk perawatan ortodonti tergantung indikasi perawatan. Penggunaan kawat gigi dapat dimulai ketika minimal 4 gigi seri permanen atas dan bawah serta seluruh gigi geraham pertama tumbuh menggantikan gigi susu. Yaitu sekitar usia 9-11 tahun. Ada tiga tahap perawatan ortodonti: 1. Ortodonti preventif (pencegahan), perawatan untuk mencegah terjadinya ketidakteraturan gigi sejak anak masih kecil. 2. Ortodonti interseptif, perawatan untuk mencegah kondisi di mana sudah terlihat ketidakteraturan gigi, agar tidak lebih parah. Biasanya terjadi pada anak usia tumbuh kembang.

3. Ortodonti korektif, perawatan di mana ketidakteraturan dan ketidakharmonisan hubungan gigi makin berat dan menetap pada usia dewasa. drg Gita Gayatri, Sp.Ort. membagikan beberapa hal yang patut dicamkan saat menjalani perawatan Ortodonti: 1. Yang benar, sebelum menjalani perawatan ortodonti, Anda diminta melakukan pencetakan gigi, pengambilan foto rontgen gigi dan kepala untuk mendiagnosis kelainan serta merencanakan perawatan yang akan dilakukan. 2. Keberhasilan perawatan ortodonti tergantung kemampuan dokter gigi menentukan diagnosis dan rencana perawatan. Juga, kepatuhan pasien untuk melakukan kontrol, menjaga alat ortodonti, dan kebersihan dalam mulut. 3. Tidak ada batasan umur maksimal untuk menjalani perawatan ortodonti. Selama kondisi gigi, jaringan gusi, dan tulang rahang sehat. 4. "Dua yang patut Anda kenali selama perawatan, fluoride dan retainer. Fluoride senyawa untuk membuat gigi lebih resistan terhadap kekeroposan atau mencegah gigi berlubang. Pasien yang menggunakan behel biasanya kesulitan membersihkan gigi sehingga mudah mengalami lubang pada gigi. Aplikasi fluoride perlu dilakukan. Retainer alat yang digunakan selesai perawatan ortodonti dilakukan. Fungsinya menstabilkan gigi-geligi pada tempat yang baru serta mencegah kembalinya ketidakteraturan gigi (relapse),"papar Gita. 5. Gunakan sikat gigi khusus pengguna kawat gigi (orthodontic toothbrush) untuk menjangkau daerah di sekitar gigi yang gagal dijangkau sikat gigi biasa.