Anda di halaman 1dari 5

ILMA HUDALINA FUMASA 11 158 005 AKUNTANSI KOMPARATIF : EROPA Standar akuntansi merupakan regulasi atau peraturan yang

mengatur pengolahan laporan keuangan. Namun, praktik yang sebenarnya bisa saja menyimpang dari apa yang diharuskan standar. Pada tahun 2002, Uni Eropa menyetujui sebuah aturan akuntansi yang mengharuskan semua perusahaan Uni Eropa yang terdaftar dalam sebuah pasar resmi untuk mengikuti IFRS dalam laporan keuangan gabungan mereka, dimulai pada tahun 2005. Laporan keuangan IFRS terdiri atas neraca gabungan, laporan laba rugi, laporan kas, laporan perubahan ekuitas (atau laporan laba rugi dan pengeluaran yang diakui), dan catatan penjelasan. Ungkapan catatan harus mencakup kebijakan akuntansi yang diikuti, penilaian yang dibuat oleh manajemen dalam menerapkan kebijakan akuntansi yang penting, asumsi utama mengenai masa depan dan sumbersumber penting tentang ketidakpastian estimasi. Dalam IFRS, semua kombinasi bisnis dianggap sebagai pembelanjaan. Goodwill merupakan perbedaan antara harga pasar dari pertimbangan yang ada dan harga pasar dari aset cabang, kewajiban, dan kewajiban bersyarat. Goodwill diuji setiap tahun untuk memeriksa penurunan nilainya. Goodwill yang negatif harus segera diakui dalam pendapatan. Translasi laporan keuangan dari operasi asing didasarkan pada konsep mata uang fungsional. Aset dinilai berdasarkan harga perolehan atau harga pasar. Pinjaman keuangan dikapitalisasi dan diamortisasi, sementara pinjaman operasional dibebankan pada dasar yang sistematis, biasanya membayar utang pinjaman pada dasar garis lurus. Sistem Akuntansi Keuangan Lima Negara 1. Prancis Menteri Ekonomi Nasional Prancis menyetujui Plan Comptable General (undang-undang akuntansi nasional) formal yang pertama pada September 1947. Ketentuan tersebut direvisi pada 1957, 1982, 1986, dan terakhir pada 1999. Plan Comptable General berisi : a. Tujuan dan prinsip laporan dan akuntansi keuangan b. Definisi aset, utang, ekuitas pemegang saham, pendapatan, dan pengeluaran c. Aturan-aturan valuasi dan pengakuan d. Daftar akun, persyaratan penggunaannya, dan persyaratan tata buku lainnya yang telah distandardisasi e. Contoh laporan keuangan dan aturan presentasinya. Dasar utama untuk regulasi akuntansi di Prancis adalah Undang-Undang Akuntansi 1983 dan Dekrit Akuntansi 1983, yang menjadikan Plan Comptable General suatu kewajiban bagi semua perusahaan. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi Ada lima perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di Prancis :
1

a. b. c. d. e.

Counseil National de la Comptabilite, atau CNC (Badan Akuntansi Nasional). Comite de la Reglementation Comptable, atau CRC (Komite Regulasi Akuntansi). Autorite des Marches Financiers, atau AMF (Otoritas Pasar Keuangan). Ordre des Experts-Comptables, atau OEC (Institut Akuntan Publik). Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes, atau CNCC (Institut Nasional Undang-Undang Auditor). Laporan Keuangan Perusahaan Prancis harus melaporkan hal-hal berikut ini : a. Neraca b. Laporan laba rugi c. Catatan atas laporan keuangan d. Laporan direktur e. Laporan auditor

Perusahaan-perusahaan besar juga harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan pencegahan kebangkrutan bisnis dan sebuah laporan sosial. Fitur signifikan dalam laporan keuangan Prancis adalah persyaratan untuk penulisan catatan kaki yang ekstensif dan rinci, termasuk hal-hal berikut : Penjelasan pengukuran aturan yang digunakan (misalnya kebijakan akuntansi). Perlakuan akuntansi untuk barang dengan mata uang asing. Laporan perubahan dalam aset tetap dan depresiasinya. Rincian provisi. Rincian setiap revaluasi. Laporan utang dan piutang menurut waktunya. Daftar anak perusahaan dan pembagian saham. Jumlah tanggungan pensiun dan kepentingan pengunduran diri lainnya. Rincian pengaruh pajak pada laporan keuangan. Jumlah rata-rata karyawan yang diurutkan menurut kategorinya. Analisis perputaran menurut aktivitas dan secara geografis. 2. Jerman Iklim akuntansi Jerman terus berubah semenjak akhir Perang Dunia II. Perlindungan kreditor merupakan perhatian utama dari akuntansi Jerman seperti yang dibubuhkan pada Commercial Code. Undang-undang perpajakan juga sangat menentukan akuntansi komersial. Karakteristik dasar ketiga dari akuntansi Jerman adalah ketergantungannya pada keputusan undang-undang dan pengadilan. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi Sistem penyusunan standar akuntansi Jerman secara umum sama dengan sistem yang digunakan di Inggris dan Amerika Serikat, dan sama dengan IASB. Semenjak pendiriannya, GASB telah mengeluarkan German Accounting Standards (GAS) pada
2

masalah-masalah seperti laporan arus kas, laporan segmen, pajak-pajak yang ditangguhkan, dan translasi mata uang asing. Laporan Keuangan Undang-undang Jerman menetapkan persyaratan akuntansi, audit, dan laporan keuangan yang berbeda tergantung pada ukuran perusahaan alih-alih pada bentuk organisasi bisnisnya. Undang-undang menetapkan isi dan format laporan keuangan, yang mencakup hal-hal berikut : a. Neraca b. Laporan laba rugi c. Catatan d. Laporan manajemen e. Laporan auditor Sebuah keistimewaan dari sistem laporan keuangan Jerman adalah adanya laporan pribadi dari auditor kepada dewan direktur dan dewan pengawas perusahaan. Laporan ini mengomentari prospek masa depan perusahaan dan, khususnya, faktor-faktor yang bisa mengancam kelangsungannya. Pengukuran Akuntansi Berdasarkan Commercial Code (HGB), metode pembelian (akuisisi) merupakan metode penggabungan yang mendasar, tapi penyatuan kepentingan bisa diterima dalam keadaan tertentu. Harga perolehan merupakan dasar untuk menilai aset berwujud. Persediaan dicatat pada biaya atau pasar yang lebih rendah dimana FIFO, LIFO dan ratarata merupakan metode untuk menentukan biaya. Biaya riset dan pengembangan dibebankan saat terjadinya. Provisi sebagai estimasi beban atau kerugian masa depan digunakan.

3. Republik Ceko Akuntansi di Republik Ceko telah berganti arah beberapa kali, seiring dengan sejarah politik negaranya. Praktik dan prinsip akuntansinya digambarkan oleh negara-negara berbahasa Jerman di Eropa hingga akhir PD II. Harga tidak mencerminkan kekuatan pasar akan permintaan dan penawaran. Harga ditentukan dan dikendalikan secara terpusat, khususnya pada dasar cost plus. Informasi akuntansi dianggap rahasia dan laporan keuangan tidak dipublikasikan. Sementara informasi akuntansi diperiksa, informasi tersebut tidak diaudit secara independen. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi Commercial Code memperkenalkan sejumlah legislasi dasar yang berhubungan dengan bisnis. Legislasi ini berisi persyaratan untuk laporan keuangan tahunan, pajakpajak penghasilan, audit, dan pertemuan rapat pemegang saham. Accountancy Act, yang menentukan persyaratan untuk akuntansi, dikeluarkan pada tahun 1991 dan mulai efektif 1 Januari 1993. Berdasarkan pada Fourth and Seventh Directives dari Uni Eropa, undang-

undang tersebut menetapkan penggunaan daftar perkiraan untuk pembukuan catatan dan penyusunan laporan keuangan. Proses audit diatur oleh Act on Auditors, yang dikeluarkan tahun 1992. UU ini membentuk Chamber of Auditors, sebuah badan profesional yang mengatur dirinya sendiri yang mengawasi pendaftaran, pendidikan, pengujian, dan menertibkan auditor, penyusunan standar audit, dan regulasi praktik audit, seperti format laporan audit. Laporan Keuangan Laporan keuangan harus bersifat komparatif, terdiri atas a. Neraca b. Akun keuntungan dan kerugian (laporan laba rugi) c. Catatan, meliputi penjelasan kebijakan akuntansi dan informasi relevan lain untuk menilai laporan keuangan. Pengukuran Akuntansi Metode akuisisi (pembelian) digunakan untuk menghitung kombinasi bisnis. Aset berwujud dan tidak berwujud dinilai berdasarkan biaya dan dihapus pada umur ekonomis yang diharapkan. Persediaan dinilai pada biaya rendah atau nilai bersih yang dapat dicapai, dan FIFO serta metode rata-rata memungkinkan adanya asumsi aliran biaya (LIFO tidak). Simpanan wajib diharuskan.

4. Belanda Belanda memiliki UU akuntansi dan persyaratan laporan keuangan yang cukup bebas tapi standar praktik profesional yang sangat tinggi. Belanda merupakan sebuah negara hukum, namun akuntansinya diorientasikan ke arah kewajaran penyajian. Akuntansi di Belanda dianggap sebagai sebuah cabang ekonomi bisnis. Akuntan Belanda juga mau menerima pemikiran asing. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi Isi ketentuan regulasi akuntansi di Belanda (Act on Annual Financial Statements 1970) : a. Laporan keuangan tahunan harus menunjukkan gambaran yang jelas dari posisi keuangan dan hasil tahun tersebut, dan semua artikelnya harus dikelompokkan dan dijelaskan dengan tepat. b. Laporan keuangan harus disusun berdasarkan praktik bisnis yang aman (misalnya prinsip-prinsip akuntansi yang bisa diterima oleh komunitas bisnis). c. Dasar-dasar untuk penulisan aset dan utang serta untuk menentukan hasil operasi harus diungkapkan. d. Laporan keuangan harus disusun pada dasar yang konsisten, dan pengaruh material dari perubahan dalam prinsip-prinsip akuntansi harus diungkapkan dengan tepat. e. Informasi keuangan yang komparatif untuk periode terdahulu harus diungkapkan dalam laporan keuangan dan catatan kaki yang menyertainya. Laporan Keuangan Kualitas laporan keuangan Belanda sangat tinggi, yang meliputi hal-hal berikut :
4

a. Neraca b. Laporan laba rugi c. Catatan d. Laporan direktur e. Informasi lain yang sudah ditentukan Pengukuran Akuntansi Metode pembelian merupakan praktik yang umum. Goodwill merupakan selisih antara biaya akuisisi dan nilai wajar dari aset dan utang yang diakuisisi. Fleksibilitas Belanda terhadap pengukuran akuntansi sangat nyata dalam izin menggunakan nilai lancar untuk aset berwujud seperti persediaan dan aset yang bias didepresiasi.

5. Inggris Akuntansi di Inggris berkembang sebagai sebuah ilmu tunggal, secara pragmatis merespons terhadap kebutuhan dan praktik bisnis. Konsep kewajaran penyajian dari hasil dan posisi keuangan berasal dari Inggris. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi Dua sumber utama untuk standar akuntansi keuangan di Inggris adalah UU perusahaan dan profesi akuntansi. Tahun 1981 EU Fourth Directive diimplementasikan dan menetapkan prinsip akuntansi dasar yaitu : a. Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual. b. Aset dan kewajiban individu dalam setiap golongan aset dan kewajiban dihitung secara terpisah. c. Prinsip konservatisme (kehati-hatian) diterapkan, khususnya dalam pengenalan penghasilan yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang ditemukan. d. Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun ke tahun. e. Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang dihitung. Laporan Keuangan Laporan keuangan Inggris merupakan yang paling komprehensif di dunia, mencakup : a. Laporan direktur b. Akun laba dan rugi serta neraca c. Laporan arus kas d. Laporan keseluruhan laba dan rugi e. Laporan kebijakan akuntansi f. Catatan yang direferensikan dalam laporan keuangan g. Laporan auditor Penghitungan Akuntansi Inggris memperbolehkan adanya metode akuisisi dan penggabungan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Namun, syarat-syarat penggunaan metode penggabungan sangat terbatas sehingga hampir tidak pernah digunakan. Semua perusahaan Inggris diizinkan untuk menggunakan IFRS alih-alih GAAP Inggris yang baru saja dijelaskan.
5