Anda di halaman 1dari 5

PROSES CONDENSING GAS DRIVE

Injeksi gas dengan komposisi antara A dan B pada gambar 2.14 masih dikatakan sebagai reservoir minyak dengan pendesakan tercampur walaupun tidak terjadi first contact miscible diantaranya. ada situasi ini! hasil dynamic miscibility dari transfer insitu pada berat molekul hidrokarbon menengah! pada umumnya etana sampai butane! dari injeksi gas dalam reservoir minyak. "ebagai contoh! asumsikan komposisi gas B diinjeksikan untuk pendesakan minyak pada gambar tsb. #omposisi gas B dibatasi dengan memperpanjang garis tie line menembus ujung titik ! sampai nantinya memotong sisi kanan dari segitiga. $sisi kanan pada segitiga menggambarkan seluruh campuran dari meatna dan berat hidrokarbon menengah%. &inyak dan gas B pada mulanya bukan miscible karena

PROSES CONDENSING GAS DRIVE


A. Gambar 2.14 ada gambar 2.14 ini menunjukkan proses condensing gas drive yang ditunjukkan dalam diagram terner sebagai berikut '

roses condensing gas drive dapat terjadi apabila komposisi minyak terletak di sebelah kiri dari garis batas tie line pada diagram terner sedangkan komposisi gas injeksi harus terletak di sebelah kanan dari garis batas tie line. (ika komposisi fluida injeksi berada diluar titik A dan )2*+ maka akan terjadi contact ke titik oil dimana contact tersebut memasuki daerah dua fasa dan nantinya akan mencapai kesetimbangan di titik &1 sehingga minyak yang ada di dalam reservoir akan terkondensasi menghasilkan li,uid dan gas $-1 dan .1%. /ntuk mengetahui komposisi -1 dan .1 maka dibuat garis sejajar dengan garis yang dibentuk )1 sampai )01. #emudian -1 yang terkondensasi akan contact lagi dengan titik B $titik komposisi fluida injeksi% dan terjadi titik kesetimbangan lagi di titik &2 dimana terjadi kondensasi lagi pada minyak yang berada di dalam reservoir yang akan menghasilkan -2 dan .2. /ntuk mengetahui komposisi -2 dan .2 ini dibuat lagi garis yang sejajar dengan garis yang dibentuk )1 dan

)01 . -2 tersebut kemudian contact lagi dengan titik B dan terjadi lagi kesetimbangan di titik &2 dimana minyak dalam reservoir akan terkondensasi menghasilkan -2 dan .2. #omposisi -2 dan .2 ini dapat diketahui dengan membuat garis sejajar dengan garis yang dibentuk )1 dan )01. roses ini berlangsung terus secara dinamik sampai akhirnya garis sejajar yang dibuat mengenai titik $plait point% dimana garis ini yang menghubungkan titik komposisi fluida injeksi $B% dengan titik $sudah dikatakan miscible%. .aris inilah yang disebut dengan limiting tie line. "ehingga pada gambar 2.14 proses anatara A dan B disebut dengan condensing gas drive miscibility sedangkan proses yang terjadi antara titik A dan )2*+ merupakan first contact miscibility dimana terjadi contact langsung menjadi satu fasa $homogen%. Adapun dua variable yang dapat diatur dalam menentukan proses condensing gas drive dalam mencapai miscible yaitu tekanan reservoir dan komposisi gas. #omposisi injeksi gas dalam tekanan minimum yang disebut tekanan miscible minimum $&& % yang mana nantinya dynamic miscibility dapai dicapai. 3engan menaikkan tekanan reservoir dapat memperkecil ukuran daerah dua fasa. #onsentrasi dari intermediate*molecular*weight hydrocarbons yang kecil dalam penginjeksian gas dalam mencapai miscible sama seperti bertambahnya tekanan reservoir.

B. Gambar 2.15 ada gambar 2.14 menunjukkan *5 diagram untuk minyak utara -ouisiana dan diperkaya dengan gas hydrocarbon yang terdiri dari 42 6 mol etana sampai pentane. .as tersebut ditambahkan pada reservoir minyak sehingga tekanan gelembung gas naik bertahap mencapai 2277 psig. 8ekanan saturasi membentuk curam yang tajam karena cricondenbar tinggi yakni berkisar antara 4777 9 4777 psig. 8ekanan miscible telah ditentukan sebesar 2:77 psi yakni dari percobaan pendesakan oleh sandpacked tube.

C. Gambar 2.16 ada gambar 2.1+ ini menampilkan hasil dari percobaan sel kesetimbangan multicontact dengan reservoir minyak serta rich gas yang digunakan untuk menentukan *5 diagram pada gambar 2.14. ercobaan sel kesetimbangan ini pada tekanan 2777 psig dan tekanan dynamic miscible 277 psig. ;ich gas dicampur dengan reservoir minyak sampai dihasilkan dua fasa. #esetimbangan li,uid dari campuran pertama telah disimpan dan dibawa dengan rich gas yang

baru. rosedur ini diulang untuk pengembangan simulasi pada <ona transisi dynamic miscible. Apa yang terlihat pada daerah dua fasa akan digabungkan bersama pada plait point yang telah dibatasi pada prosedur ini. 8itik yang telah dicapai selanjutnya contact dengan kesetimbangan li,uid dengan rich gas memberikan campuranitu lebih banyak gas dalam kesetimbangan dengan dewpoint li,uid dalam jumlah yang kecil. 3engan kata lain! kesuksesan multiple contact pada kesetimbangan li,uid dengan rich gas digantikan li,uid menjadi komposisi plait point yang diharapkan untuk condensing gas drive sederhana! tetapi kemudian contact dengan rich gas disebabkan komposisi overall yang berkurang menjadi daerah dewpoint. =ona transisi yang berdekatan dengan komposisi miscible diarahkan dari tekanan gelembung fluida sampai plait point mencapai dewpoint fluids.