Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN KASUS

General Anestesi Pada Operasi Seksio Cesarea dengan Preeklampsia Berat dan Oedem Pulmonal
Disusun Guna Memenuhi Tugas Dan Melengkapi Syarat Dalam Menempuh Program Studi Profesi Dokter

Pembimbing:

dr. H. Sabur Nugraha, Sp. An dr. Ucu Nurhadiat, Sp. An dr. Ade N, Sp. An

Disusun Oleh : Christopher Roswell Patarniari Siagian (030.09.053) Sartika Rizky Hapsari (030.09. )

BAB I ILUSTRASI KASUS


OS G1P0A0 datang dirujuk bidan dengan edema paru. Sesak dirasakan memberat sejak 4 hari yang lalu. Mules tidak ada. Perdarahan tidak ada. Keluar air air tidak ada. Hari pertama haid terakhir pada tanggal 20 Februari 2013. Usia kehamilan 38 minggu dengan taksiran partus tanggal 27 November 2013. Riwayat ANC oleh teratur oleh bidan dilakukan kurang lebih 10 kali. Sudah pernah dilakukan USG sebanyak 2 kali oleh dokter kandungan, dikatakan bayi sehat dan kepala dibawah. Sudah mendapatkan tetanus toxoid sebanyak 2 kali. Riwayat hipertensi, DM, alergi dan asma pada pasien dan keluarga disangkal. OS pertama kali menarche pada usia 12 tahun dan lamanya 7 hari. Pasien sudah menikah pada usia 31 tahun dan tidak pernah menjalani program KB. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, tekanan darah 150/90 mmHg, nadi 113x/menit, pernafasan 48x/menit. Status generalisata didapatkan konjungtiva anemis (-/-), paru didapatkan suara ronki basah halus pada kedua basal paru. S1, S2 normal, murmur (-), gallop (-). Ekstremitas terdapat oedem pada kedua tungkai bawah. Pemeriksaan status obstetrikus didapatkan TFU 30 cm, His (-), DJJ 142 dpm. Inspeksi U/U tenang, perdarahan aktif(-). Pemeriksaan vaginal touche porsio kenyal, tertutup, kepala janin di bidang Hodge I II. OS didiagnosis edema paru akut pada G1, hamil 38 minggu, belum inpartu, serta preeklampsia berat. Diberikan tatalaksana furosemid 120 mg, nifedipin 10 mg/ 20 sampai tercapai MAP maintenance nifedipin 4 x 10 mg PO , Vit C 2 x 400 mg IV, balans cairan 3000cc 5000cc, restriksi cairan 1800c/jam, O2 NRM 8L/menit, dianjurkan terminasi perabdominam cito. 15 November 2013, dalam ruang operasi keadaan prabedah nadi 114x/menit dan tekanan darah 173/76 mmHg, diberikan premedikasi miloz 2 mg dan ditetapkan ASA 3. Jenis pembedahan adalah seksio cesarea dan pemasangan IUD. Dilakukan anestesi umum dengan pemberian ketamin 50 mg, fentanil 100 mg, dan propofol 30 mg. Lalu kedalaman anestesi dipertahankan dengan inhalasi O2 2L/menit, N2O 2L/menit, dan isoflurane. Diberikan relaksasi dengan roculax 40 mg. Untuk mempertahankan jalan nafas, dilakukan intubasi dengan ETT kinking No. 7 cuff (+) pernafasan dikendali. Pasien diletakkan dalam posisi terlentang (supine) dan diberikan infus cairan ringer laktat 500 cc pada tangan kanan. Setelah bayi lahir diberikan oxytocin (induxin) 10 IU dalam RL dan setelah plasenta lahir diberikan metilergometrin (pospargin) bolus 0,2 mg. Lama pembedahan adalah 55 menit dengan keadaan setelah operasi nadi 100x/menit dan tekanan darah 170/90 mmHg. Setelah selesai operasi, pasien dikirim ke ICU sambil tetap dilakukan baging.